<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Pengaruh Model Pembelajaran SAVI Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran IPA Di SD Ash-Shiddiqiyah</article-title>
        <subtitle>The Effect of SAVI Learning Model on Cognitive Learning Outcomes of Grade IV Students in Science Subjects at Ash-Shiddiqiyah Elementary School</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-2416e730bde7ba772f19eda8968cae9b" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Nimah</surname>
            <given-names>Manzilatun</given-names>
          </name>
          <email>manzilanimah@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-2c6ab3a3b45ff3f9a07f34f959aaf3c9" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Wahyuni</surname>
            <given-names>Akhtim</given-names>
          </name>
          <email>awahyuni@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2022-09-20">
          <day>20</day>
          <month>09</month>
          <year>2022</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-c87bec0b0bbac19ceb50a6332aa1af0c">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-12">Pembelajaran merupakan suatu proses kerjasama antara siswa dengan guru dalam memanfaatkan segala potensi yang berasal dari dalam diri siswa maupun dari luar diri siswa. Pembelajaran merupakan suatu sistem, yang terdiri dari berbagai komponen yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Komponen-komponen tersebut meliputi tujuan, materi, metode, dan evaluasi. Semua komponen tersebut harus diperhatikan oleh guru dalam memilih dan menentukan model pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar mengajar. Pada kenyatannya proses belajar mengajar di sekolah masih banyak guru yang menggunakan model konstektual atau ceramah. Hal tersebut dikarenakan kurangnya penggunaan model pembelajaran yang diterapkan. dalam proses belajar mengajar, sehingga siswa kurang tertarik dan kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran di kelas.</p>
      <p id="_paragraph-13">Berdasarkan hasil observasi di SD Ash-Shiddiqiyah pada kelas IV, menunjukkan masih rendahnya hasil belajar IPA siswa. Data hasil belajar siswa 63% masih dibawah KKM dan 37% sudah memenuhi KKM yang ditetapkan yaitu 75. Hal ini dikarenakan model pembelajaran yang digunakan kurang mendukung siswa. Untuk itu diperlukan model pembelajaran yang cocok untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Pada kenyataan di lapangan model pembelajaran <italic id="_italic-992">S</italic><italic id="_italic-993">A</italic><italic id="_italic-994">V</italic><italic id="_italic-995">I</italic>masih belum pernah diterapkan di SD Ash-Shiddiqiyah.</p>
      <p id="_paragraph-14">Model pembelajaran <italic id="_italic-996">S</italic><italic id="_italic-997">A</italic><italic id="_italic-998">V</italic><italic id="_italic-999">I</italic>(Somatis, Audiotri, Visual, Intelektual) merupakan model pembelajaran yang menerapkan semua atau berbagai alat indera yang dimiliki oleh siswa. <italic id="_italic-1000">S</italic><italic id="_italic-1001">A</italic><italic id="_italic-1002">V</italic><italic id="_italic-1003">I</italic>merupakan singkatan dari somatis yaitu gerakan tubuh, dimana siswa melakukan aktivitas fisik dengan cara mengalami dan melakukan secara langsung, audiotori yang bermakna bahwa siswa belajar dengan melalui mendengarkan, menyimak, berbicara,presentasi,argumentasi,mengemuka kan pendapat dan menanggapi, visual yang berarti belajar haruslah dengan menggunakan indra mata melalui mengamati, menggambar, mendemonstrasikan,membaca, menggunakan media, dan alat peraga, dan intelektual yaitu belajar harus menggunakan kemampuan berfikir dengan konsentrasi pikiran dan berlatih menggunakannya melalui bernalar, menyelidiki, mengidentifikasi,menemukan, mencipta, mengonstruksi, memecahkan suatu masalah, dan menerapkan.</p>
      <p id="_paragraph-15">Penelitian terdahulu menyatakan bahwa model pembelajaran <italic id="_italic-1004">S</italic><italic id="_italic-1005">A</italic><italic id="_italic-1006">V</italic><italic id="_italic-1007">I</italic>dapat meningkatkan hasil belajar siswa, diantara penelitian terdahulu, yaitu Matha Rizqi1,I Nyoman Sudana Deheng2, Heri Suwignyo3, dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berjudul ”Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada Konsep Sifat Cahaya Dengan Model <italic id="_italic-1008">S</italic><italic id="_italic-1009">A</italic><italic id="_italic-1010">V</italic><italic id="_italic-1011">I</italic>”. Dari hasil penelitiannya menggunakan 2 siklus, yaitu pada siklus I pertemuan pertama dengan hasil rata-rata 78,33 dan ketuntasan dengan hasil klasikal 77,78%, menunjukkan peningkatan dengan rata-rata 83,61 dan ketuntasan hasil klasikal 83,33% pada pertemuan kedua. Siklus II pertemuan pertama dengan rata-rata 88,33 dan hasil ketuntasan klasikal 83,33% meningkat dengan menunjukkan hasil rata- rata 93,61 dengan ketuntasan klasikal 100%. Dari hal tersebut, hasil belajar siswa mengalami terus peningkatan. Sarnoko, Ruminiati, Punadji Setyosari, dalam jurnal pendidikan dengan judul “Penerapan Pendekatan <italic id="_italic-1012">S</italic><italic id="_italic-1013">A</italic><italic id="_italic-1014">V</italic><italic id="_italic-1015">I </italic>berbantuan Video Pembelajaran Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas IV SDN Sanan Girimarto Wonogiri”. Dari hasil Penelitian Tindakan Kelas menyatakan bahwa hasil belajar IPS setelah penerapan pendekatan <italic id="_italic-1016">S</italic><italic id="_italic-1017">A</italic><italic id="_italic-1018">V</italic><italic id="_italic-1019">I</italic>dengan berbantuan video pembelajaran mengalami adanya peningkatan. Hal tersebut diketahuidari hasil belajar IPS pada siklus pertama menunjukkan ketuntasan belajar klasikal mencapai 71,43% (10 siswa) kemudian pada siklus kedua mengalami peningkatan hasil menjadi 85,71% (12 siswa). Pada siklus kedua telah memenuhi kriteria keberhasilan penelitian (80% siswa dikatakan tuntas).</p>
      <p id="_paragraph-16">Berdasarkan latar belakang di atas, maka dilakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran <italic id="_italic-1020">S</italic><italic id="_italic-1021">A</italic><italic id="_italic-1022">V</italic><italic id="_italic-1023">I</italic> Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran IPA di SD Ash- Shiddiqiyah”, dapat diketahui rumusan masalahnya, yaitu : Apakah ada perbedaan tingkat hasil belajar kognitif siswa sebelum dan sesudah mendapat perlakuan model pembelajaran <italic id="_italic-1024">S</italic><italic id="_italic-1025">A</italic><italic id="_italic-1026">V</italic><italic id="_italic-1027">I</italic>pada siswa kelas IV SD Ash- Shiddiqiyah? dan berapa besar tingkat pengaruh model pembelajaran <italic id="_italic-1028">S</italic><italic id="_italic-1029">A</italic><italic id="_italic-1030">V</italic><italic id="_italic-1031">I</italic>pada siswa kelas IV SD Ash-Shiddiqiyah ? Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka dapat diketahui penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar kognitif IPA siswa sebelum dan sesudah mendapat perlakuan model pembelajaran <italic id="_italic-1032">S</italic><italic id="_italic-1033">A</italic><italic id="_italic-1034">V</italic><italic id="_italic-1035">I</italic>pada siswa kelas IV di SD Ash-Shiddiqiyah dan mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran <italic id="_italic-1036">S</italic><italic id="_italic-1037">A</italic><italic id="_italic-1038">V</italic><italic id="_italic-1039">I</italic>pada siswa kelas IV SD Ash- Shiddiqiyah.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-d5af7d3e3a999aa529bcf946862522e2">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="_paragraph-17">Penelitian ini dilaksanakan di SD Ash-Shiddiqiyah pada kelas IV, Pada penelitian ini digunakan metode kuantitatif, dengan jenis <italic id="_italic-1040">Pr</italic><italic id="_italic-1041">e</italic><italic id="_italic-1042">-</italic><italic id="_italic-1043">E</italic><italic id="_italic-1044">ks</italic><italic id="_italic-1045">p</italic><italic id="_italic-1046">e</italic><italic id="_italic-1047">r</italic><italic id="_italic-1048">i</italic><italic id="_italic-1049">m</italic><italic id="_italic-1050">e</italic><italic id="_italic-1051">n</italic><italic id="_italic-1052">t</italic><italic id="_italic-1053">a</italic><italic id="_italic-1054">l</italic><italic id="_italic-1055"> D</italic><italic id="_italic-1056">es</italic><italic id="_italic-1057">i</italic><italic id="_italic-1058">g</italic><italic id="_italic-1059">n</italic>, dengan metode <italic id="_italic-1060">O</italic><italic id="_italic-1061">n</italic><italic id="_italic-1062">e </italic><italic id="_italic-1063">G</italic><italic id="_italic-1064">ro</italic><italic id="_italic-1065">u</italic><italic id="_italic-1066">p </italic><italic id="_italic-1067">Pre</italic><italic id="_italic-1068">t</italic><italic id="_italic-1069">e</italic><italic id="_italic-1070">s</italic><italic id="_italic-1071">t</italic><italic id="_italic-1072">-</italic><italic id="_italic-1073">po</italic><italic id="_italic-1074">s</italic><italic id="_italic-1075">t</italic><italic id="_italic-1076">t</italic><italic id="_italic-1077">es</italic><italic id="_italic-1078">t </italic><italic id="_italic-1079">D</italic><italic id="_italic-1080">es</italic><italic id="_italic-1081">i</italic><italic id="_italic-1082">g</italic><italic id="_italic-1083">n</italic>. Dalam metode ini, dapat membandingkan dengan keadaan sebelum diberi perlakuan dan sesudah diberi perlakuan. Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <italic id="_italic-1084">S</italic><italic id="_italic-1085">A</italic><italic id="_italic-1086">V</italic><italic id="_italic-1087">I </italic>terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di SD Ash-Shiddiqiyah. Metode eksperimen yang digunakan untuk penelitian adalah <italic id="_italic-1088">O</italic><italic id="_italic-1089">n</italic><italic id="_italic-1090">e </italic><italic id="_italic-1091">G</italic><italic id="_italic-1092">r</italic><italic id="_italic-1093">ou</italic><italic id="_italic-1094">p </italic><italic id="_italic-1095">Pre</italic><italic id="_italic-1096">t</italic><italic id="_italic-1097">e</italic><italic id="_italic-1098">s</italic><italic id="_italic-1099">t</italic><italic id="_italic-1100">-</italic><italic id="_italic-1101">po</italic><italic id="_italic-1102">s</italic><italic id="_italic-1103">t</italic><italic id="_italic-1104">t</italic><italic id="_italic-1105">es</italic><italic id="_italic-1106">t </italic><italic id="_italic-1107">D</italic><italic id="_italic-1108">es</italic><italic id="_italic-1109">i</italic><italic id="_italic-1110">g</italic><italic id="_italic-1111">n</italic>.</p>
      <p id="_paragraph-18">Variabel yang digunakan dalam penelitian ini ada 2 jenis yaitu Variabel <italic id="_italic-1112">i</italic><italic id="_italic-1113">nd</italic><italic id="_italic-1114">e</italic><italic id="_italic-1115">p</italic><italic id="_italic-1116">e</italic><italic id="_italic-1117">nd</italic><italic id="_italic-1118">e</italic><italic id="_italic-1119">n</italic>dan Variabel <italic id="_italic-1120">d</italic><italic id="_italic-1121">e</italic><italic id="_italic-1122">p</italic><italic id="_italic-1123">e</italic><italic id="_italic-1124">nd</italic><italic id="_italic-1125">e</italic><italic id="_italic-1126">n</italic><italic id="_italic-1127">.</italic>Pada penelitian ini, yang menjadi populasi adalah seluruh siswa kelas IV di SD Ash- Shiddiqiyah yang berjumlah 16 siswa yang terdiri dari 6 perempuan dan 10 laki-laki. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu <italic id="_italic-1128">N</italic><italic id="_italic-1129">onp</italic><italic id="_italic-1130">r</italic><italic id="_italic-1131">o</italic><italic id="_italic-1132">b</italic><italic id="_italic-1133">ab</italic><italic id="_italic-1134">ilit</italic><italic id="_italic-1135">y </italic><italic id="_italic-1136">Sa</italic><italic id="_italic-1137">m</italic><italic id="_italic-1138">p</italic><italic id="_italic-1139">li</italic><italic id="_italic-1140">n</italic><italic id="_italic-1141">g</italic>, dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu denganmenggunakan tes. Tes ini digunakan dalam penelitian guna untuk mengukur hasil belajar kognitif mata pelajaran IPA siswa setelah di terapkan model pembelajaran SAVI. Tes ini terdiri atas <italic id="_italic-1142">p</italic><italic id="_italic-1143">re</italic><italic id="_italic-1144">t</italic><italic id="_italic-1145">e</italic><italic id="_italic-1146">s</italic><italic id="_italic-1147">t </italic>dan <italic id="_italic-1148">po</italic><italic id="_italic-1149">s</italic><italic id="_italic-1150">tt</italic><italic id="_italic-1151">e</italic><italic id="_italic-1152">s</italic><italic id="_italic-1153">t</italic>. <italic id="_italic-1154">Pr</italic><italic id="_italic-1155">e</italic><italic id="_italic-1156">s</italic><italic id="_italic-1157">-</italic><italic id="_italic-1158">Te</italic><italic id="_italic-1159">s</italic><italic id="_italic-1160">t</italic>ini diberikan kepada siswa sebelum dan setelah diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran <italic id="_italic-1161">S</italic><italic id="_italic-1162">A</italic><italic id="_italic-1163">V</italic><italic id="_italic-1164">I </italic>guna untuk mengetahui kemampuan awal siswa, sedangkan <italic id="_italic-1165">P</italic><italic id="_italic-1166">o</italic><italic id="_italic-1167">s</italic><italic id="_italic-1168">t</italic><italic id="_italic-1169">-</italic><italic id="_italic-1170">T</italic><italic id="_italic-1171">es</italic><italic id="_italic-1172">t</italic>diberikan kepada siswa sesudah diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran <italic id="_italic-1173">S</italic><italic id="_italic-1174">A</italic><italic id="_italic-1175">V</italic><italic id="_italic-1176">I </italic>guna untuk mengetahui kemampuan siswa setelah dilakukan tretmen.</p>
      <p id="_paragraph-19">Instrumen tes dipergunkan untuk menjawab pertanyaan rumusan masalah kedua, untuk seberapa besar pengaruh model pembelajaran <italic id="_italic-1177">S</italic><italic id="_italic-1178">A</italic><italic id="_italic-1179">V</italic><italic id="_italic-1180">I</italic>terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas IV di SD Ash-Shiddiqiyah. Dalam peneitian ini menggunakan tes berupa <italic id="_italic-1181">pr</italic><italic id="_italic-1182">e-</italic><italic id="_italic-1183">t</italic><italic id="_italic-1184">es</italic><italic id="_italic-1185">t</italic>dan <italic id="_italic-1186">po</italic><italic id="_italic-1187">s</italic><italic id="_italic-1188">t</italic><italic id="_italic-1189">- </italic><italic id="_italic-1190">t</italic><italic id="_italic-1191">es</italic><italic id="_italic-1192">t</italic>sebagai instrument peneliti. Sebelum instrumen penelitian ini diberikan, maka uji validitas dan realibitas terlebih dahulu untuk mengatahui kevalidan setiap butir soal instrumen yang akan diujikan yaitu perangkat pembelajaran.</p>
      <p id="_paragraph-20">Validitas yang digunakan peneliti adalah validitas kontruk yaitu pengujian instrument diukur berdasarkan teori tertentu. Dalam penelitian ini digunakan untuk menguji validitas perangkat instrumen. Dengan bentuk instrumen yang dapat digunakan pada instrument ini menggunakan <italic id="_italic-1193">r</italic><italic id="_italic-1194">a</italic><italic id="_italic-1195">ti</italic><italic id="_italic-1196">n</italic><italic id="_italic-1197">g</italic><italic id="_italic-1198">sc</italic><italic id="_italic-1199">a</italic><italic id="_italic-1200">l</italic><italic id="_italic-1201">e</italic>. <italic id="_italic-1202">R</italic><italic id="_italic-1203">a</italic><italic id="_italic-1204">ti</italic><italic id="_italic-1205">n</italic><italic id="_italic-1206">g</italic><italic id="_italic-1207">sc</italic><italic id="_italic-1208">a</italic><italic id="_italic-1209">l</italic><italic id="_italic-1210">e</italic>adalah alat yang digunakan untuk menjelaskan atau menilai situasi dalam suatu penelitian. <italic id="_italic-1211">R</italic><italic id="_italic-1212">a</italic><italic id="_italic-1213">ti</italic><italic id="_italic-1214">n</italic><italic id="_italic-1215">g</italic><italic id="_italic-1216">sc</italic><italic id="_italic-1217">a</italic><italic id="_italic-1218">l</italic><italic id="_italic-1219">e </italic>biasanya dapat ditulis dengan menggunkan simbol angka yang dicatat secara bertingkat. Rating scale digunakan oleh peneliti untuk mengatahui kevalidan dari suatu instrumen perangkat pembelajaran. Berikut skala pengukuran <italic id="_italic-1220">r</italic><italic id="_italic-1221">a</italic><italic id="_italic-1222">ti</italic><italic id="_italic-1223">n</italic><italic id="_italic-1224">g</italic><italic id="_italic-1225">sc</italic><italic id="_italic-1226">a</italic><italic id="_italic-1227">l</italic><italic id="_italic-1228">e</italic><italic id="_italic-1229">.</italic>Uji reliabilitas merupakan instrumen yang digunakan untuk mengetahui apakah instrumen dapat di percaya sebagai alat pengumpulan data yang sebenarnya dilapangan saat melakukan penelitian. Data reliabel dapat dikatakan reliabel apabila jawaban seseorang konsisten dari waktu kewaktu. Dengan demikian data yang diukur sebanyak dua kali dan mendapatkan hasil yang sama maka pengukuran dapat dikatakan reliabel. Pengujian reliabilitas instrumen dapat dilakukan dengan teknik belah dua genap dan ganjil dari <italic id="_italic-1230">S</italic><italic id="_italic-1231">p</italic><italic id="_italic-1232">e</italic><italic id="_italic-1233">a</italic><italic id="_italic-1234">rm</italic><italic id="_italic-1235">an </italic><italic id="_italic-1236">B</italic><italic id="_italic-1237">r</italic><italic id="_italic-1238">won.</italic></p>
      <p id="_paragraph-21">Jenis penelitaian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada dan tidaknya pengaruh model pembelajaran <italic id="_italic-1239">S</italic><italic id="_italic-1240">A</italic><italic id="_italic-1241">V</italic><italic id="_italic-1242">I</italic>terhadap hasil belajar kognitif siswa, untuk menganalisis data menggunakan cara : Uji Normalitas, untuk menguji normalitas, peneliti menggunakan rumus Chi kuadrat. Berikut ini merupakan langkah-langkah untuk menguji normalitas data dengan menggunakan Chi Kuadrat yaitu : Merangkum seluruh data dari variabel yang akan diuji normalitasnya, menentukan kelas interval, menentukan panjang kelas interval, menyusun kedalam tabel distribusi frekuensi yang merupakan tabel penolong untuk menghitung harga Chi kuadrat, menghitung frekuensi yang diharapkan (fh), caranya dengan mengalikan presentase luas tiap bidang kurva normal</p>
      <p id="_paragraph-22">dengan jumlah anggota sampel, memasukan harga-harga (fh) kedalam kolom (fh), sekaligus menghitung harga-harga (fo - fh) dan (fo − fh)2fh merupakan harga chi kuadrat (Xh2) hitung, memasukan harga-harga (fh) kedalam kolom (fh), sekaligus menghitung harga-harga (fo - fh) dan (fo − fh)2fh merupakan harga chi kuadrat (Xh2) hitung lebih kecil atau sama dengan harga chi kuadrat tabel (Xh2≤ Xt2), maka distribusi data dinyatakan normal, dan bila (Xh2≤ Xt2) maka dinyatakan tidak normal.</p>
      <p id="_paragraph-23">Uji Hiotesis digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran <italic id="_italic-1243">S</italic><italic id="_italic-1244">A</italic><italic id="_italic-1245">V</italic><italic id="_italic-1246">I</italic>terhadap hasil belajar konitif siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA di SD Ash-Shiddiqiyah. Rumus yang digunakan yaitu rumus uji t yakni</p>
    </sec>
    <sec id="heading-c3b718af79b650c5ffa63712b885a9ef">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <sec id="heading-06e563d1385920a213ed304157ccae5f">
        <title>Penyajian Data</title>
        <p id="_paragraph-24">Penelitian ini dilakukan dengan proses pembelajaran sebanyak 2 kali pertemuan. Pengambilan data pada pertemuan ke-I dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 26 Januari 2022, sedangkan pengambilan data ke–II dilaksanakan pada hari Senin tanggal 31 Januari 2022. Data yang dihasilkan dari nilai <italic id="_italic-1247">pretest </italic>dan <italic id="_italic-1248">posttest </italic>diambil dengan cara memberikan tes kepada 16 siswa kelas IV SD Ash-Shiddiqiyah. Tes yang digunakan berupa pilihan ganda yang berjumlah 20 butir soal. Tes tersebut dilakukan sebelum menggunakan model pembelajaran <italic id="_italic-1249">SAVI</italic> dan sesudah siswa mendapatkan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran <italic id="_italic-1250">SAVI</italic>. Hasil penelitian yang telah dilakukan di kelas IV SD Ash-Shiddiqiyah untuk mengatahui hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran IPA dengan materi bunyi.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-e7d478cd00a20107ee8906edd30033d4">
        <title>Analisis Data</title>
        <p id="heading-8686014e25cd2f88e65e3c59401abc94">1. Data Uji Coba Instrument</p>
        <p id="paragraph-f25b07dbf0eac6de187eb6032d6957ed">a. Validitas Butir Soal</p>
        <p id="_paragraph-25">Penelitian ini menggunakan pengukuran validitas butir soal menggunakan cara korelasi produk momen. Validitas soal dapat dilihat pada tabel 1.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-1">
          <label>Table 1</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-122"/>Validitas soal</title>
            <p id="_paragraph-27" />
          </caption>
          <table id="_table-1">
            <tbody>
              <tr id="table-row-338e7b608372d07b29ba904ae70bba84">
                <td id="table-cell-d896be9751ca97da6a7b78134946b0e2">No. Butir Soal</td>
                <td id="table-cell-2e2ce60e84918e1a2c58a8a90436f5f6">Kategori</td>
                <td id="table-cell-2e258d49d34a802a75eec663071fe96c">Keputusan</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-47186feda98e2a06d763e77f03763f09">
                <td id="table-cell-c5a044b6ad77f3a56ccffc51496cb027">1, 2, 4, 5, 6, 7, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 18, 22, 23, 24, 25, 26, 29, 30</td>
                <td id="table-cell-337ec88f31b89740ba79b59327de61bd">Valid</td>
                <td id="table-cell-db5546d10f440be262983eb65402beb7">Digunakan</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-4a041b0f03a5d5372e00ff03085246be">
                <td id="table-cell-6e4bc25547cf688345b98ab542e68651">3, 8, 15, 16, 17, 19, 20, 21, 27, 28</td>
                <td id="table-cell-47d04077bde839d901644e8696583084">Tidak valid</td>
                <td id="table-cell-c5678aee1b58af69bad7528352a9099d">Tidak digunakan</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="paragraph-0aefa71a0060a6579dc04ff4871f5caa">b. Reliabilitas</p>
        <p id="_paragraph-28">Dalam penelitian ini, reliabilitas diukur dengan menggunakan <italic id="_italic-1251">Cronbach Alpha</italic> yang merupakan koefisien reliabilitas yang sering digunakan. Perhitungan menunjukkan r<sub id="_subscript-1">hitung </sub>sebesar 0,961 dan r<sub id="_subscript-2">tabel</sub> sebesar 0,4973. Dapat disimpulakan r<sub id="_subscript-3">hitung</sub>&gt; r<sub id="_subscript-4">tabel </sub>yaitu 0,961 &gt; 0,4973 tersebut reliabel dan dapat digunakan saat penelitian.</p>
        <p id="paragraph-f525e4d812b09ec3b2fe35ba0f5410ad">c. Uji Normalitas</p>
        <p id="_paragraph-29">Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui data <italic id="_italic-1252">pretes</italic>t dan <italic id="_italic-1253">posttest </italic>yang berdistribusi normal yang telah dilakukan oleh peneliti. Uji menggunakan chi kuadrat apabila nilai chi kuadrat<sub id="_subscript-5">hitung </sub>&lt; chi kuadrat<sub id="_subscript-6">tabel </sub>maka hasil tes dikatakan berdistrubusi normal dan jika lebih beasr &gt; maka dinyatakan tidak normal.</p>
        <p id="_paragraph-30">Adapun hasil uji normalitas dapat dilihat pada tabel 2.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-2">
          <label>Table 2</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-123"/>Hasil Uji Normalitas</title>
            <p id="_paragraph-32" />
          </caption>
          <table id="_table-2">
            <tbody>
              <tr id="table-row-51a88702d4dbe2fbd1fbe1aa0a4758f9">
                <td id="table-cell-12c8eca8623136b4e9274f571bc79a82">Data</td>
                <td id="table-cell-50f5d8e7954c014b3577f844fe1e8f59">chi kuadrathitung</td>
                <td id="table-cell-c48c5d2542c933a6eb34f38e7cd3ee85">chi kuadrattabel</td>
                <td id="table-cell-fc2ef5a9b8069463a94e12a3974b2784">keterangan</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-40b0c7888c9398a1fc39302851a7df3a">
                <td id="table-cell-ed0eee7c4f19f42982294e90938946d3">pretest</td>
                <td id="table-cell-6b6574682c82097d49ed3eed586a17e2">10.431376</td>
                <td id="table-cell-76730a8d2541e15b8e656aafa9dd67e6">11,070</td>
                <td id="table-cell-424b03f6c4665992002867bb0eab6676">Normal</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-56ce6989ab47923885708e31b9f8b7b3">
                <td id="table-cell-940b7a9b95b191c111a8fe80507b18fe">posttest</td>
                <td id="table-cell-1f9b8b5d4b0e4aab561538d067252493">5.361546357</td>
                <td id="table-cell-32766331554c9aebfac149439175f81d">11,070</td>
                <td id="table-cell-cb48846483c62b1bc857975fd06687da">Normal</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="paragraph-456d7236c0f1e6920d62a89930209c9f">d. Uji Hipotesis</p>
        <p id="_paragraph-33">Uji hipotesis digunakan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran SAVI dengan menggunakan Uji t dengan taraf signifikan 5%, dapat dilihat pada tabel 3.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-3">
          <label>Table 3</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-124"/>Perhitungan Uji t</title>
            <p id="_paragraph-35" />
          </caption>
          <table id="_table-3">
            <tbody>
              <tr id="table-row-1d89deb58a63133e66f031256a6d0e16">
                <td id="table-cell-82c2221aae151f48db7f3b25dc17f1e1">Jumlah sampel</td>
                <td id="table-cell-148579a238c88faac35b0c59ac3d094d">thitung</td>
                <td id="table-cell-27367bfb8d766cf6bf14d14ca8e59952">ttabel</td>
                <td id="table-cell-14e2686d31735cc3b374e330176cc318">Ketrangan</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-5c613ad03b0ae64f6c7b284ca46ad439">
                <td id="table-cell-47e3c2f71520a9639e3901c90bcd3516">16</td>
                <td id="table-cell-b0fbc1a3faedcfdd32b4204202dce46e">18,589</td>
                <td id="table-cell-50e057ea179c7162d1b2b522d765d0e4">2,131</td>
                <td id="table-cell-880160118b0f6d8610f894ce3ed6fd3b">Ha diterima</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-36">Berdasarkan hasil yang diperoleh dengan tabel dan perhitungan rumus uji t nilai dalam distribusi t, dimana dk=16 - 1= 15. Diketahui bahwa hasil perhitungan uji-t diperoleh t<sub id="_subscript-11">tabel</sub> dengan signifikan 5% sebesar 2,131 diketahui bahwa t<sub id="_subscript-12">hitung </sub>sebesar 18,589. Maka perhitungan yang dilakukan peneliti menghasilkan nilai t<sub id="_subscript-13">hitung </sub>&gt; t<sub id="_subscript-14">tabel </sub>yaitu 18,589 &gt; 2,131. Maka dapat disimpulkan bahwa H<sub id="_subscript-15">0 </sub>ditolak dan H<sub id="_subscript-16">a</sub> diterima. Dari hasil tersebut menyatakan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran <italic id="_italic-1256">SAVI</italic> terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA di SD Ash-Shiddiqiyah.</p>
        <p id="paragraph-da9ec4196c8e35243cc10ee97115b035">e. Uji Besar Pengaruh</p>
        <p id="_paragraph-37">Peneliti menggunakan rumus <italic id="_italic-1257">Eta squared</italic>. Berikut ini tabel interprestasi nilai sebagai berikut:</p>
        <table-wrap id="_table-figure-4">
          <label>Table 4</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-130"/>Interprestasi Nilai Eta squared</title>
            <p id="_paragraph-39" />
          </caption>
          <table id="_table-4">
            <tbody>
              <tr id="table-row-6d19892eeae46f76441a2528c1a02ea9">
                <td id="table-cell-b724c5be915dd24e35dccc03e3f3965c">Kriteria perjenjangan seberapa besar</td>
                <td id="table-cell-32e9a9bb916c33eb3c580f31b87c374e">Keterangan</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-6fc5308e696ffdfad495e51845de8fbc">
                <td id="table-cell-b373bfc74b405f024f7797c813dac0b9">0,01 ≤ eta squared &lt; 0,06</td>
                <td id="table-cell-b96c692cd61309d30c566b7d4c3f8bc3">Terdapat pengaruh kecil</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7c46795fb735a9b2a1650b4dc8e1189e">
                <td id="table-cell-e001707da498b7d86a1309f660bb09cb">0,06 ≤ eta squared &lt; 0,14</td>
                <td id="table-cell-71cbf8a5ffa109e229f51914301f09d7">Terdapat pengaruh sedang</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-75d407a73adb4821d7f6e10fb43a8af7">
                <td id="table-cell-2a71a16faa59d70ed0bc3772d03ec2d0">eta squared &gt; 0,14</td>
                <td id="table-cell-fcd5d718dcc3c09e3bf818067c30ad4b">Terdapat pengaruh besar</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-40">Dari hasil perhitungan dengan menggunakan rumus <italic id="_italic-1262">Eta squared</italic> diperoleh dengan hasil 0,96. Sehingga dapat diinterprestasikan bahawa hasil uji <italic id="_italic-1263">eta </italic><italic id="_italic-1264">squared </italic>0,95 &gt; 0,14 yang berarti terdapat pengaruh besar pada penggunaan model pembelajaran <italic id="_italic-1265">SAVI</italic> terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA di SD Ash-Shiddiqiyah.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="heading-eb05cfcdbc9163f8f45de2d5ffdcae99">
      <title>Simpulan</title>
      <p id="_paragraph-41">Berdasarkan perhitungan analisis data uji hipotesis terdapat pengaruh dan signifikan model pembelajaran <italic id="_italic-1266">SAVI</italic> terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA di SD Ash-Shiddiqiyah. Dengan menggunakan rumus uji – t untuk mengetahui hasil perhitungan analisis data menghasilkan nilai t<sub id="_subscript-17">hitung &gt;</sub>t<sub id="_subscript-18">tabel </sub>yaitu t<sub id="_subscript-19">hitung </sub>sebesar 18,589 dan pada t<sub id="_subscript-20">tabel </sub>yang bernilai 2,131 maka dapat disimpulkan bahwa H<sub id="_subscript-21">0 </sub>ditolak H<sub id="_subscript-22">a </sub>diterima. Berdasarkan perhitungan besar pengaruh dari model pembelajaran <italic id="_italic-1267">SAVI</italic> terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA di SD Ash-Shiddiqiyah dengan menggunakan rumus <italic id="_italic-1268">eta squared</italic> yaitu sebesar 0,95 &gt; 0,14. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh besar terhadap hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV di SD Ash-Shiddiqiyah.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>