<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN, CORPORATE GOVERNANCE DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KETEPATAN WAKTU PELAPORAN DI INTERNET (CORPORATE INTERNET REPORTING TIMELINES) (STUDY PADA PERUSAHAAN LQ45 YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016-2020)</article-title>
        <subtitle>THE EFFECT OF COMPANY CHARACTERISTICS, CORPORATE GOVERNANCE AND COMPANY SIZE ON TIMELINESS OF REPORTING ON THE INTERNET (CORPORATE INTERNET REPORTING TIMELINES) (STUDY ON LQ45 COMPANIES LISTED ON THE INDONESIA STOCK EXCHANGE, 2016-2020)</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-3d7d228dbd58e1a7732d03bae88aba58" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>HADYAN</surname>
            <given-names>HADYAN CAESAR A</given-names>
          </name>
          <email>hadyancaesar@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-6ba2a956d44b63472cdd399383e5b0b3" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Hermawan</surname>
            <given-names>Sigit</given-names>
          </name>
          <email>sigithermawan@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2022-05-20">
          <day>20</day>
          <month>05</month>
          <year>2022</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-1">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-12">Perusahaan adalah segala bentuk usaha berbadan hukum maupun tidak yang berjalan terus menerus secara terbuka dengan tujuan memperoleh laba. Dalam menjalankan kegiatan operasional bisnisnya, komunikasi sebagai sarana penyampaian informasi menjadi faktor penting dalam kegiatan bisnis perusahaan. Menurut data riset yang dilakukan pada Juni 2020 oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) bahwa pengguna internet di Indonesia mencapai 196.7 juta jiwa, angka ini meningkat 8.9% dibanding tahun 2018. Dari data tersebut dapat dikatakan perkembangan akses internet membawa perubahan dalam penyampaian informasi. Peranan internet dianggap penting bagi masyarakat, termasuk para pebisnis dan investor. Oleh karena itu perusahaan memanfaatkan perkembangan teknologi internet sebagi media dalam penyedia sekaligus penyebaran informasi mengenai bisnisnya. Perkembangan tingkat penggunaan internet dapat menjadi faktor pendorong perusahaan dalam melakukan pelaporan informasi keuangan melalui internet atau <italic id="_italic-11">Corporate Internet Reporting</italic> sehingga laporan keuangan dapat dipublikasikan dengan lebih cepat dan lebih terbuka. Laporan keuangan utama suatu perusahaan disajikan dalam bentuk laporan keuangan dengan menyediakan informasi mengenai posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang digunakan pengguna laporan keuangan sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan ekonomi dan menjadi salah satu pertimbangan dalam pengambilan keputusan dalam menjalankan bisnis perusahaan. Untuk itu selain keakuratan data, ketepatan waktu dalam penyajian laporan keuangan menjadi penting untuk diperhatikan. Bagi pihak-pihak di luar manajmen perusahaan, laporan keuangan merupakan pintu informasi yang mungkin mereka melihat kndisi perusahaan tersebut [1]. Ketepatan waktu menjadi penting dari laporan keuangan karena informasi akan bermanfaat dan laporan keuangan akan mengurangi nilai guna jika tidak tepat waktu [2]. Ketepatan waktu pelaporan informasi keuangan dipengaruhi oleh bebergai faktor seperti besarnya sumber daya, sistem informasi akuntansi yang modern, kemampuan menginstal dan pengoperasian komputer, serta pengendalian intern. Agar informasi keuangan yang tedapat dalam laporan keuangan bisa bermanfaat untuk pengambilan keputusan oleh beragai pihak, maka laporan keuangan tersebut wajib memenuhi syarat karakteritik kualitatif. Karakteristik kualitatif adalah ukuran normatif yang harus ada dalam dalam informasi akuntansi sehingga dapat mencapai tujuannya. Karakteristik yang dimaksud sebagai syarat normatif adalah laporan akuntansi keuangan yang relevan, andal, dapat dibandingkan dan jelas. Menurut [3] karakteristik kualitatif sebagai pengambilan keputusan terkait dengan relevan dan keandalnya informasi yang disajikan, informasi yang relevan harus memiliki nilai prediktif dan nilai umpan balik dan harus disampaikan pada saat yang sama dengan tepat waktu. Hal ini sesuai pula dengan tujuan kualitatif laporan keuangan menurut APB statement No. 4, bahwa laporan keuangan yang disajikan memerlukan ketepatan waktu dalam penyampaiannya. [4] dalam riset 50 perusahaan aktif di mesirnyang tercatat di (CASE) di tahun 2006 meneliti hubungan antar karakteristik perusahaan dan corporate governance terhadap ketepatanbwaktu pada <italic id="_italic-12">Corporate Internet Reporting</italic> (CIR), mereka menemukan ukuran perusahaan, likuiditas, struktur kepemilikan, aktivitasspelayanan, komposisi dewan dan ukuran dewan mempunyai dampak positif terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Di Indonesia kepatuhan terhadap ketepatan waktu dalam menyampaikan laporan keuangan perusahaan publik diatur oleh BAPEPAM atau Badan Pengawas Pasar Modal dengan mengeluarkan Surat Keputusan Ketua BAPEPAM Nomor: Kep-36/PM/2003 tanggal 30 September 2003 mengenai pelaporan maksimal 90 hari setelah tutup buku dan ketentuan sanksi tertuang dalam aturan Bapepam-LK Nomor PER-03/BL/2010 dendanya mulai dari Rp. 1.000.000 per hari keterlambatan untuk semua laporan keuangan. <italic id="_italic-13">Retun Of Equity</italic> mempengaruhi ketepatan waktu pelaporan artinya semakin besar tingkat ROE perusahaan maka semakin tinggi tingkat ketepatan penyampaian laporan keuangan kepada publik. Pada penelitian [5] berpendapat bahwa perusahaan manufaktur membutuhkan waktu lebih lama dalam mempersiapkan laporan keuangannya. Proporsi dewan komisaris berpengaruh terhadap kemungkinan keterlambatan laporan keuangan. Salah satu informasi penting bagi perusahaan yang berkaitan dengan laporan keuangan perusahaan adalah profitabilitas perusahaan, dimana profitabilitas dapat mengukur tingkat keefektififan perusahaan dalam mengelola assetnya untuk menghasilkan laba. Selain itu <italic id="_italic-14">corporate governance</italic> membawa peran penting dalam perussahaan, OECD / <italic id="_italic-15">Organiization for Economic Corporationjand Development</italic> menerangkan bahwa <italic id="_italic-16">corporate gover</italic><italic id="_italic-17">n</italic><italic id="_italic-18">ance</italic> adalah suatu struktur untuk meneapkan tujuan perusahaan dan dapat menentukan pengawasn kinerjanperusahaan. <italic id="_italic-19">Corporatengovernance</italic> dapat dikatan sebagai mekanisme yg dapat berpengaruh dalam proses pengambilan keputusan oleh manajemen pada saat terjadi pemisah antara kepemilikan dan pengendalian [6]. Menurut Ahmad [7] <italic id="_italic-20">c</italic><italic id="_italic-21">orporate</italic><italic id="_italic-22">governanc</italic>e adalah suatu pola hubungan, sistem, dan proses yang digunakan perusahaan guna memberikan nilai tambah kepada pemegang saham dalam jangan panjng dengan tetap memprhatikan kepentingan stakeholders lainnya, berlandskan peraturan dan perundangan yang berlaku. Dapat diartikan kesuksesan atau kegagalan pada perusahaanktergantung pada strategi <italic id="_italic-23">corporate</italic><italic id="_italic-24">governance</italic> yang diterapkan. Karakteristik yang termasuk pada corporate governance adalah dewan komisaris, direksi, auditor, pemegang saham, anggota yang terkait, etika kebudayaan perusahaan serta tanggung jawab sosial perusahaan. Kesimpulannya <italic id="_italic-25">corporate govermance</italic> adalah struktur yang mengatur pola hubungan tentang peran dewan komisaris, direksi, pemegang saham dan para stakeholder lainnya sehingga tidak terjadi benturan peran. Prinsip dasar c<italic id="_italic-26">orporate governance</italic> menurut [8] adalah keterbukaan (<italic id="_italic-27">Transparancy</italic>) yaitu keterbukaan informasi baik dalam pengambilan keputusan ataupun dalam pengungkapan informasi, Akuntabilitas (<italic id="_italic-28">Accountability</italic>) yang merupakan kejelasan fungsi, struktur, sistem dan pertanggung jawaban manajemen sehingga perusahaan dapat berjalan secara efektif, independensi (Independency) adalah keadaan perusahaan yg dikelola secara profesional tanpa adanya kepentingan pribadi, kewajaran (<italic id="_italic-29">Fairness</italic>) adalah adil dan setara dalam memberikan hak – hak stakeholder berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang – undangan yang berlaku. Laporan keuangan dengan dukungan didukung corporate governance yang baik akan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas publik yang dapat mempengaruhi peningkatan kepercayaan investor. Rentang waktu antara tanggal laporan keuangan dan tanggal pada saat informasi keuangan diumumkan dalam mempunyai hubungan dengan kualitas informasi keuangan yang dilaporkan. untuk itu tepat waktu merupakan aspek penting dalam hal transparansi pada laporan keuangan. Oleh karena itu, tujuan utama dalam penelitian ini bermaksud mengintegrasikan beberapa penelitian yang telah ada sebelumnya yaitu untuk mencari informasi terkait tentang ketepatan waktukpelaporan laporan keuangan peusahaan di internet, dan apakah terdapat pengaruh karakteristik, <italic id="_italic-30">Corporate Governance</italic> dan ukuran perusahaan terhadap laporan keuangan yang disajikan. Objek pada penelitian ini adalah perusahaan LQ45 yang terdaftar di BEI tahun 2016-2020</p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="heading-ac09b0068deac0d309c1573183370864">A. Jenis Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-13">Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang menguji hipotesis dan menangkap hubungan antar variabel. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kuantitatif asosiatif (Hermawan dan Amirullah, 2016). Karena penelitian menguji pengaruh variabel independen terhadap dependen. Metode ini digunakan untuk meneliti Pengaruh karakteristik perusahaan ,<italic id="_italic-31">corporate governance</italic> dan ukuran perusahaan terhadap ketetapan waktu pelaporan perusahaan di internet (<italic id="_italic-32">corporate internet reporting timelines</italic>).</p>
      <p id="paragraph-73431c990ecb9ab0c4208a5778e22335">B. Lokasi Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-14">Data dalam penelitian ini diperoleh dari Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia yang terletak di Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Data diambil dari website resmi dari Bursa Efek Indonesia yaitu www.idx.co.id dan www.yahoofinance.com</p>
      <p id="paragraph-7f264cf90c09cb9782bbf1a8ae22e5dd">C. <bold id="_bold-9"/>Indikator Variabel</p>
      <p id="_paragraph-15">Menurut Kidder (1981) variabel adalah suatu kualitas dimana peneliti mempelajari dan menarik kesimpulan darinya. Terdapat 2 variabel dalam penelitian ini yaitu variabel dependen dan variabel independen:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title><bold id="bold-eab644a98f29c922d204ec33b150b8da"/>Indikator Variabel</title>
          <p id="_paragraph-17">Data Diolah, 2022</p>
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-c56f7f1959f5e58d337d661c9bf3e694">
              <td id="table-cell-7d4346fb9af1b24900683573d2b111fd">No</td>
              <td id="table-cell-dae2b3695fc08ce77d7a9f62f11e1ced">Variabel</td>
              <td id="table-cell-1f3b914a6847725e903720e85231fd5a">Indikator</td>
              <td id="table-cell-ef2145748e4937ad18655b77899aa9ac">Sumber</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d248bf24ea392b187f0bc9f3d66c3578">
              <td id="table-cell-ce808a5fa2bd90f1a470c227a811123b">1</td>
              <td id="table-cell-906c75449a2130ebce27007885a61076">Ketepatan Waktu Pelaporan Perusahaan di Internet</td>
              <td id="table-cell-50d5b74a2093a4f76527ff64721d2793">Penyampaian tepat waktu dengan nilai “1”Penyampaian tidak tepat waktu dengan nominal “0”</td>
              <td id="table-cell-1aa459c24482e0ae0307301b3ba5c167">[9]</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b2800caf1b5b10ef72375ebff737efa4">
              <td id="table-cell-e596a3355011a6061569562c2cf4c11c" rowspan="8">2</td>
              <td id="table-cell-787d48ed7be0347653d90d40a5718f29">Karakteristik perusahaan</td>
              <td id="table-cell-a33a4fc194a9afd757e82c5decbc3b49">Profit margin</td>
              <td id="table-cell-440e9693d35ceb77e07e4c564b2b329b">[10]</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d8a0b33984d9d447bbba12b01b52370b">
              <td id="table-cell-553e665ebd07bd7277039be0b3d16eab">Profitabilitas</td>
              <td id="table-cell-73427d54144ce8f1a8c86fba4d01a9fd">Return on Asset (ROA) </td>
              <td id="table-cell-4d63ccf72b66881d1e99107ecdec04e3">[11]</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-60c46c7b1a1fb219d101ab0705e84a69">
              <td id="table-cell-f5ac0920b77253d4413337eddf147909" />
              <td id="table-cell-df28a355ae0dd77afb0b02d25a050383">return on equity (ROE) </td>
              <td id="table-cell-e9b6e13db627dc983609f7388fd302de">[12]</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-428ebeab5434fec3bc31b4ced2708b29">
              <td id="table-cell-932479dc0d804c7b390af9ecc2adbb97" />
              <td id="table-cell-e3563cf11d82c373a4643e5b81c89319">Return On invesment </td>
              <td id="table-cell-a0218e8e8c42ef0264460e6a359ff684">[11]</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-997b32692353f0f8dbacfafe039ef045">
              <td id="table-cell-6f9b9ca1bd909634d2b3df1201d205af" />
              <td id="table-cell-31b6ea9eee7ae22897e338cf14aed8aa">EPS </td>
              <td id="table-cell-2c2a2955da553b113d53553aeee52f8e">[10]</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e549286d937fbd1573a66f818d65081c">
              <td id="table-cell-dfc8f221fd59009aacb7a0a88041b9a1">Liquiditas</td>
              <td id="table-cell-b8b132bfdbfd4139125ee7cc19ae3650">Current Ratio(CR)</td>
              <td id="table-cell-92cadccb44e3bdea33922034c0d2bb64">[13]</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c973768a2994a22763157eefdb4dd583">
              <td id="table-cell-ae89a8812e853c408374336ecda3552e">Leverage</td>
              <td id="table-cell-fa50edc1fdd3d64337e967a4c5199b04">𝐷𝑒𝑏𝑡 𝑡𝑜 𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐴𝑠𝑠𝑒𝑡 𝑅𝑎𝑡𝑖𝑜</td>
              <td id="table-cell-1e3079cc80104739b4f98b03677eb378">[14]</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b6a694ce0178ee4db2e1e7e14cf682af">
              <td id="table-cell-1db66f023a46cf9a300a135807768a7a" />
              <td id="table-cell-118c7da890ff36fecef93da94c0c1deb">𝐷𝑒𝑏𝑡 𝑡𝑜 𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 Equity 𝑅𝑎𝑡𝑖𝑜</td>
              <td id="table-cell-a7fc76a3a0c5998019bf0c0d8fa033ab">[14]</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a2c9c91a3189026d1c2feea15e3e8284">
              <td id="table-cell-aba960b99376cb0cb5513fd5f12444e7" rowspan="2">3</td>
              <td id="table-cell-b69c5fe07987468aa53e9b65181c5620">Corporate GovernanceDewan Direksi</td>
              <td id="table-cell-d83290862ef134c39cb4abdbadc12800">DewanxDireksi = Total Dewan Direksi</td>
              <td id="table-cell-70f1ffdeabb60a0a0b09b6af5db34158">[15]</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f0c70fdbd95e916fa9e04d545e39d2c3">
              <td id="table-cell-0af421ff49fe4f0d6e856245b8421473">Dewan Komisaris Independen</td>
              <td id="table-cell-13e3b4764ac31a4a93643dac80b5f866">Dewan Komisaris Independen =</td>
              <td id="table-cell-c5ec067ff028159dd92d7d88d1e754e7">[16]</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5780cf6659c261be232a2fa8b70db93b">
              <td id="table-cell-b23b81f296554659847ad3191e8c1d35">4</td>
              <td id="table-cell-80ed8d000e936e20cda8531e2b542826">Ukuran perusahaan</td>
              <td id="table-cell-82c307e6abac782c3609cfb39b3fafe7">Ukuran Perusahaan </td>
              <td id="table-cell-60b752f047f11f49a711946b89b474ac">[17]</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="paragraph-867f4579d3f565a7faf33bb020e5acd8">D. Populasi dan Sampel</p>
      <p id="_paragraph-19">Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari objek/subjek dengan kualitas dan karakteristik tertentu, yang ditentukan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya. Populasi dalam penelitian ini adalah Perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.</p>
      <p id="_paragraph-20">Sugiiyono (2017) Sampel merupakan bagian dari jumlah dan karakter yang dimilik oleh populasi . Sampel pada penelitian inicadalah Perusahaan LQ45 di Indonesia yang ada di BEI periode 2016-2020. Teknik pengaambilan sampel menggunakan metode <italic id="_italic-40">purposive sampling</italic> yaitu pemilihan sampel.berdasarkan kriteria tertentu. Dalam peneliitian ini kriteria yang ditentukan yaitu:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-63720044d92c9b5f355e12b8ab9e7055">
        <list-item>
          <p>PerusahaanxLQ45 yang ada di BEI periode 2016-2020 khususnya di Indonesia.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Perusahaan yang memilik kelengkapan data laporan keuangan tahun 2016-2020.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Laporan keuangan telah diaudit dan dipublikasikan oleh perusahaan pada tahun 2016-2020.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-cd4118e5984bee4e6d6dece00f24dafd">E. Jenis dan Sumber Data</p>
      <p id="_paragraph-21">Jumlah perusahaan LQ45 di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia ada 12 perusahaan.</p>
      <p id="paragraph-8939d3641b361c21775914a587e6f39f">F. Teknik Pengumpulan Data</p>
      <p id="_paragraph-22">Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu dari laporan keuangan dari data laporan keuangan perusahaan LQ45 di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020.</p>
      <p id="_paragraph-23">Data yang diperlukan dalam penelitian ini bersumber dari data sekunder yaitu data yang telah terbit dan dipublikasi Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi dengan mengambil data laporan keuangan perusahaan LQ45 di Indonesia yang terdaftar di BEI periode 2016-2020.</p>
      <p id="paragraph-5e999db99701ec3c994dafd90ee86a8f">G. Teknik Analisis</p>
      <p id="_paragraph-24">Analisis data merupakan langkah yang sangat penting dalam sebuah penelitian. Setelah data sudah terkumpul dan sudah lengkap, dalam rangka menguji hipotesis yang telah dirumuskan, analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan SPSS (<italic id="_italic-41">Statistical Product Service Solution</italic>) ver.25.0 :</p>
      <p id="paragraph-d286b3d1b5068257d28820e13de65619">1. Uji Statistik Deskriptif</p>
      <p id="_paragraph-25">Analisis statistik deskriptif adalah teknik deskriptif yang memberikan informasi mengenai data yang ada dan tidak dimaksudkan untuk menguji hipotesis</p>
      <p id="paragraph-cec0659340170afb201431dd5f67cc6a">2. Uji Asumsi Klasik</p>
      <p id="paragraph-353748b12a5142d189014921dacfeb1f">a) Uji Normalitas</p>
      <p id="_paragraph-26">Uji normalitas data mempunyai tujuan untuk menguji apakah dalam suatu model regresi, variabel bebas, variabel terikat, dan variabel residual terdapat distribusi secara normal ataupun tidak normal. Dalam suatu model regresi dinyatakan baik jika data tersebut normal ataupun mendekati normal. Apabila data berada disekitar garis diagonal ataupun tersebar dapat dikatakan telah memenuhi persyaratan normalitas yang diberlakukan.</p>
      <p id="paragraph-11da0ef404b1ca83b4d56afced8596a0">b) Uji Multikolinearitas</p>
      <p id="_paragraph-27">Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terdapat korelasi antar variabel bebas. Jika dalam model regresi terdapat korelasi antar variabel bebas maka dinyatakan terdapat permasalahan multikolinearitas.</p>
      <p id="paragraph-ef57f3c5921b620af1efc6fef4dbb94e">c) Uji Heteroskedastisitas</p>
      <p id="_paragraph-28">Uji Heteroskedastisitas bertujuan untuk mendeteksi apakah dalam model regresi linear terdapat perbedaan dari satu pengamatan dengan pengamatan lain. Cara mendeteksi ada atau tidaknya heteroskedastisitas dapat dilakukan dengan melihat pada titiknya pola tertentu pada grafik scaterplot.</p>
      <p id="paragraph-8bf1971b02d7942a93fc5851fde34072">d) Uji Autokorelasi durbin Watson</p>
      <p id="_paragraph-29">Uji Autokorelasi digunakan untuk melihat adanya korelasi antara anggota sampel. Konsekuensi adanya autokorelasi dalam suatu model regresi adalah varian sampel tidak dapat menggambarkan varian populasinya. Untuk menguji ada atau tidaknya autokorelasi dapat dideteksi dengan melihat nilai <italic id="_italic-42">Durbin-Watso</italic><italic id="_italic-43">n</italic>.</p>
      <p id="paragraph-04e353b33fe2aa81bdbb1bc0f8fee488">3, Analisis Korelasi dan koefisien Determinasi (R<sup id="superscript-1">2</sup>)</p>
      <p id="_paragraph-30">Uji koefisien determinasi bertujuan untuk mengukur besar kecilnya persentase variabel independen dalam variabel dependen. Koefisien determinasi dapat dikatakan tepat apabila angka koefisien mendekati angka 1.</p>
      <p id="paragraph-01420905c481afe71e71a5d9fea9b95c">H. Uji Hipotesis</p>
      <p id="_paragraph-31">Uji statistik T digunakan untuk menguji pengaruh dari masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat. Jika nilai signifikan t &lt; 0,05 maka artinya variabel bebas mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel terikat.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <sec id="heading-49b1cc022c5da4402bd1fa503c2d8307">
        <title>Hasil Analisis</title>
        <p id="paragraph-412fa76b177cf5816d204a3b58f975ff">1. <bold id="bold-a0f03fab2f68d21b09cc923dd4a2303e"/>Uji Multikolinieritas</p>
        <p id="_paragraph-33">Dalam sebuah model regresi dapat kita ketahui mengenai korelasi yang dihasilkan dalam suatu variabel hal ini digunakan uji multikolinearitas:</p>
        <table-wrap id="_table-figure-2">
          <label>Table 2</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-32"/>Uji Multikolinieritas</title>
            <p id="_paragraph-35">Olahan SPSS, 2022.</p>
          </caption>
          <table id="_table-2">
            <tbody>
              <tr id="table-row-4f9f504040da5300dc8919fd8f3080cd">
                <td id="table-cell-d21a5d5262db91c504802b3187d2bddc" rowspan="2" colspan="2">Model</td>
                <td id="table-cell-e3bcb4d79caac1494522d43411bcb97d" colspan="2">Collinearity Statistics</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-acf52d1ca4105fb06cd3986d212ac580">
                <td id="table-cell-ceb2642b34f48edd184406703a3a2de7">Tolerance</td>
                <td id="table-cell-8795764461a61530ca807bf8ba6c303d">VIF</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-0a1cf75622dd77f3407ac6bbcb0c4770">
                <td id="table-cell-873a2713ca2ac84a395e13cd11e914bd" rowspan="12">1</td>
                <td id="table-cell-6f3e653a65ab3e4f565978f710481442">(Constant)</td>
                <td id="table-cell-be9a42811863a54189653de312902937" />
                <td id="table-cell-b725fd6d89da1867343851fcb1b4ec6f" />
              </tr>
              <tr id="table-row-c55404aa9a7620df4056320f5c6f9fe2">
                <td id="table-cell-156e9770f3aa19bc6e321340bdb743cb">NPM_X1</td>
                <td id="table-cell-d7ace11c12151a75dbaa9ea8e5f0a91a">.551</td>
                <td id="table-cell-7e1994c3407c5c9bc74399f6c2d10bcd">1.816</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-561ec21e3b70a54bdffe18f55c79887f">
                <td id="table-cell-9d2b2dbf3eca34835ed72955c14a0dda">ROA_X2</td>
                <td id="table-cell-8f2a897b6228d6e91c4390fe78e971de">.765</td>
                <td id="table-cell-ab69f028a281c11c2bbeb505754f7160">1.306</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-d9c83f5ebe65397bdf591eaa79514e92">
                <td id="table-cell-6b5d6a044fbdce5f19cf58aca881bc4b">ROE_X3</td>
                <td id="table-cell-79d937d20bf49b173aca5a9e49c7bbee">.480</td>
                <td id="table-cell-c4ef69dd46100a1e2da0cd130169b3d3">2.083</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-0449549eae2a4b535caae33f92978884">
                <td id="table-cell-c9a0b7539045fb3b1673e8790485a870">ROI_X4</td>
                <td id="table-cell-ccbd38ad77512ddf84381350abbdb965">.694</td>
                <td id="table-cell-5a9e0689ca250af12b9f8cd7ccbdb58f">1.442</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b33a659e977ea3df91488d7a1c77357c">
                <td id="table-cell-daba96ed5ac94c83c20a4a625c037588">EPS_X5</td>
                <td id="table-cell-704f9191fccd232fa66f5ecdab69694a">.602</td>
                <td id="table-cell-c0af205ad8c6d0280a551c1ee8cc766d">1.662</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-01ea1631509bf3b8be3e2d6bdb4d27f6">
                <td id="table-cell-2bde9269b93d8ee89117b22f3d52dfd1">LKDTS_X6</td>
                <td id="table-cell-272be7ead4cf3a60daf1341ff6b77a34">.757</td>
                <td id="table-cell-36fa94d4df2dbb9c954940247115bb73">1.321</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-5edebb770e710a994a1272e6465dc2d7">
                <td id="table-cell-115ff8c948becb6ac37e9b1b10750f8b">DAR_X7</td>
                <td id="table-cell-b27a1dfb2eb159abfe90228dc101530c">.769</td>
                <td id="table-cell-d3e0384e98daf0aea30303c4eb89c34a">1.301</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-10585e87d796437e00c86cfec604aaf5">
                <td id="table-cell-78edf085fb70e287d1c03939123edfcd">DER_X8</td>
                <td id="table-cell-7fd59f2181050b3a600a172531a023f1">.558</td>
                <td id="table-cell-471e4b414b5822468f472e33bc382649">1.792</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c6fe188743038da6d21f2b2881b2dba2">
                <td id="table-cell-d2ace63b019c36fbfbeb0f224fe27cbc">DWN_DIRKSI_X9</td>
                <td id="table-cell-4bba94fa4c541b46ca8a6794336d4240">.633</td>
                <td id="table-cell-8886ee4ee1856fba085bd15d8149a1b6">1.580</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ab1db7828cd2dbd7fad34d3157c5776b">
                <td id="table-cell-4fa6c1ff66476246384066391f2ddd38">DWN_KMSARIS_X10</td>
                <td id="table-cell-227c10be73fd04f00c5c3e268510e070">.799</td>
                <td id="table-cell-02b74d8a84487d2de18206be7eb9ec8c">1.252</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-76633b13013fdeac3060093a07c8959b">
                <td id="table-cell-cab5e7119021a16b178e5b12092b09dc">UK.PRS_X11</td>
                <td id="table-cell-1ce0a999d0e0709a9b3f1a97d61105e0">.570</td>
                <td id="table-cell-a0284433feb83af8c740066ff5e5031f">1.756</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-5875648057132b42a797f00b4f3f2dea">
                <td id="table-cell-78639773732ca63bd01a135252798895" colspan="4">a. Dependent Variable: KETEPATAN_Y</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-37">Bahwa besaran VIF yang dihasilkan oleh <italic id="_italic-44">net profit margin</italic> (X1), <italic id="_italic-45">return on assets</italic> (X2), <italic id="_italic-46">return on equity</italic> (X3), <italic id="_italic-47">return on investmen</italic> (X4), <italic id="_italic-48">earning per share</italic> (X5), likuiditas (X6), <italic id="_italic-49">debt to asets ratio</italic> (X7), <italic id="_italic-50">debt to equity ratio</italic> (X8), dewan direksi (X9), dewan komisaris (X10) dan ukuran perusahaan (X11) kurang dari angka 10 dan nilai <italic id="_italic-51">tolerance</italic> melebihi 0,1 sehingga terbebas dari multikolineritas.</p>
        <p id="paragraph-8df217a1dd313743a0c2a022107eeb62">2. Uji Heterokedastisitas</p>
        <p id="_paragraph-38">Perlu diketahui bahwa model regresi yang baik yaitu data tidak terjadi heteroskedastisitas atau posisi data homoskedastisitas. Mengenai hasil dari pengujian pada masing-masing variabel penelitian untuk mengetahui uji heteroskedastisitas dapat dilihat pada gambar berikut:</p>
        <fig id="figure-panel-476edb8cc8d454011085326307ca79ac">
          <label>Figure 1</label>
          <caption>
            <title>Uji Heterokedastisitas</title>
            <p id="paragraph-08b7dfd9d244bea70c0729c6583cc855">Olahan SPSS, 2022</p>
          </caption>
          <graphic id="graphic-41fe5a4bee17c741ee64ccc236b092d7" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="4136 Acopen G1.png" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-41">Pada gambar di atas dapat terlihat bahwa penyebaran data terlihat normal dan menyebar sehingga model regresi dalam penelitian ini tidak adanya heterokedastisitas karena nilai titik distribusi tersebar antara nilai distibusi nol.</p>
        <p id="paragraph-74347ce0cfd0fc88d1719fa62dc269fb">3. Uji Normalitas</p>
        <p id="_paragraph-42">Tujuan dari uji normalitas ini adalah untuk mengetahui adanya distribusi data yang tidak normal data dari variabel tersebut adalah variabel dependen dan independen:</p>
        <table-wrap id="_table-figure-3">
          <label>Table 3</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-35"/>Uji Kolmogorov-Smirnov</title>
            <p id="_paragraph-44">Olahan SPSS, 2022</p>
          </caption>
          <table id="_table-3">
            <tbody>
              <tr id="table-row-c8d0fedb476740d1543c9c0080314a25">
                <td id="table-cell-b26db485ccac64a80b4f5ed0e1feaa8a" colspan="2">One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-eeca36622f5450f4360bff575c47fa01">
                <td id="table-cell-bde0cbe205fbdf507c10d3a3c23254e6">N</td>
                <td id="table-cell-311ab5407589c155af37a631d47f4cce">60</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-deb2ca164d2e22be9996a7f3204c2c61">
                <td id="table-cell-b3d5aaba407c7efb68ba2bab545e08ed">Test Statistic</td>
                <td id="table-cell-579f5aae5dfef3b7f8d8d6749875931b">.116</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-96659e78043698994a138980c093d06c">
                <td id="table-cell-358602b1181e0ece35a06332d5d3b4f9">Asymp. Sig. (2-tailed)</td>
                <td id="table-cell-52a8e8c4c9284922a830b4f2f7646499">. 369d</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-46">Hasil pengujian <italic id="_italic-53">kolmogorov smirnov Monte Carlo </italic>senilai 0,369 hal tersebut melebihi nilai signifikansi yang digunakan yaitu 5% atau 0,05 sehingga dalam hasil pengujian normalitas menggunakan <italic id="_italic-54">monte carlo</italic> dinyatakan bahwa secara normal data terdistribusi.</p>
        <p id="paragraph-b35ce6cf26b96f9704e0987c3d228263">4. <bold id="bold-f371fa72c89c44a45ef154872513050e"/>Uji Autokorelasi</p>
        <p id="_paragraph-47">Pengujian untuk menilai adanya autokorelasi yang sering dipakai yaitu dengan memakai biji durbin-watson dengan cara yaitu terdapat patokan antara min 2 hingga + 2 secara umum sehingga nantinya akan dilakukan acuan dalam menilai pengujian autokorelasi durbin watson:</p>
        <table-wrap id="_table-figure-4">
          <label>Table 4</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-37"/>Uji Autokorelasi</title>
            <p id="_paragraph-49">Olahan SPSS, 2022</p>
          </caption>
          <table id="_table-4">
            <tbody>
              <tr id="table-row-5f4c435458c4465ab221120cffcfb3ca">
                <td id="table-cell-5c009d328e804fcd4523e2e79d3de55d">Model</td>
                <td id="table-cell-98771607d9b3f55e467fb82bfc4c1bff">Durbin-Watson</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-74640181f624c55a9051a5276a2e5e3a">
                <td id="table-cell-d4c447f1492bc1cf06e40d27f66f6206">1</td>
                <td id="table-cell-e5df6b18a58de5dd0dbe93ac09a42a99">1.934</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-51">Dari hasil durbin-watson yang ditunjukkan senilai 1.934 nilai tersebut berada di antara -2 dan + 2 artinya bahwa nilai dari pengujian secara durbin watson tersebut dalam penelitian ini tidak ada autokorelasi positif atau negatif sehingga memenuhi kelayakan data.</p>
        <p id="paragraph-8a0d75768c135114918f249668cb6961">5. Analisis Regresi Linear Berganda</p>
        <p id="_paragraph-52">Analisis regresi linear berganda digunakan untuk menguji pengaruh peningkatan dari tiap-tiap variabel bebas terhadap variabel terikat yang dihasilkan:</p>
        <p id="_paragraph-53">Y = 11.552 + 0.228X<sub id="_subscript-1">1 </sub>- 0.247 X<sub id="_subscript-2">2</sub> + 0.153 X<sub id="_subscript-3">3 </sub>+ 0.105 X<sub id="_subscript-4">4</sub> + 0.464X<sub id="_subscript-5">5</sub>-0.230 X<sub id="_subscript-6">6</sub> - 0.177 X<sub id="_subscript-7">7</sub>- 0.004 X<sub id="_subscript-8">8</sub>+ 0.121X<sub id="_subscript-9">9</sub>+ 0.012 X<sub id="_subscript-10">10</sub> -0.008 X<sub id="_subscript-11">11</sub>+ e</p>
        <p id="_paragraph-54">Pada persamaan regresi diatas variabel <italic id="_italic-55">net profit margin</italic> (X1), <italic id="_italic-56">return on equity</italic> (X3), <italic id="_italic-57">return on investmen</italic> (X4), <italic id="_italic-58">earning per share</italic> (X5), dewan direksi (X9), dewan komisaris (X10) memiliki nilai positif hal artinya jika nilai dari variabel bebas tersebut meningkat maka akan mengakibatkan juga kenaikan ketepatan waktu pelaporan di internet.</p>
        <p id="_paragraph-55">Kemudian pada persamaan regresi variabel <italic id="_italic-59">return on assets</italic> (X2), likuiditas (X6), <italic id="_italic-60">debt to asets ratio</italic> (X7), <italic id="_italic-61">debt to equity ratio</italic> (X8) dan ukuran perusahaan (X11) memiliki nilai negatif hal artinya jika nilai dari variabel bebas tersebutmenurun maka akan mengakibatkan juga menurunkan ketepatan waktu pelaporan di internet</p>
        <p id="paragraph-4ed57d50f661bb7399681ffa027ae525">6. Analisa Koefisien Determinasi</p>
        <p id="_paragraph-56">Determinasi ini dipakai untuk mengukur besaran kontribusi yang dapat dihasilkan oleh variabel bebas dalam mempengaruhi variabel terikatnya. dalam pengujian ini analisis koefisien determinasi dengan menggunakan R<sup id="_superscript-6">2</sup> atau R <italic id="_italic-62">Square</italic>:</p>
        <table-wrap id="_table-figure-5">
          <label>Table 5</label>
          <caption>
            <title>Uji Koefisien Determinasi</title>
            <p id="_paragraph-58">Olahan SPSS, 2022</p>
          </caption>
          <table id="_table-5">
            <tbody>
              <tr id="table-row-f19efb155f5330e418b01317de3f053d">
                <td id="table-cell-cc02fb6bc1b5b0cf930ef45a281266fe" colspan="6">Model Summary b </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-42a6d163700a71e506b845bd72cf6025">
                <td id="table-cell-59df0421f27b06aad8cf17b550610890">Model</td>
                <td id="table-cell-505dccb9a3469ed57bc27ed084d177b9">R</td>
                <td id="table-cell-9cba9a848e45517f061000fd58b81437">R Square</td>
                <td id="table-cell-0459796b495765571d8b68e6138edd7b">Adjusted R Square</td>
                <td id="table-cell-b9b4b07e23132b93feb445fd7972c1e7">Std. Error of the Estimate</td>
                <td id="table-cell-460e283bdc8cc6f78826c899a6754d58">Durbin-Watson</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-29d3851be596e907e9f191b511f7d916">
                <td id="table-cell-21e553ec9d7bc7d320a5368e8aa828d5">1</td>
                <td id="table-cell-5581bb46b30d7b8831953adc2c73d02e">.880a</td>
                <td id="table-cell-b1145a3f91ac103d4e2997b415913c28">.774</td>
                <td id="table-cell-24df4673a0921d4e86c783ec9d762ad2">.722</td>
                <td id="table-cell-02e3d72718717c0df94cf48350e10129">1.074</td>
                <td id="table-cell-ddcccfc80329cd05d1fa6b320a4abfd7">1.934</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f3a0333ed1f4911c390eef2ac2d6bc93">
                <td id="table-cell-ec0db2b1196de97f597b7ebac0ec5540" colspan="6">a. Predictors: (Constant), UK.PRS_X11, NPM_X1, DWN_DIRKSI_X9, ROI_X4, ROA_X2, DAR_X7, DWN_KMSARIS_X10, LKDTS_X6, EPS_X5, DER_X8, ROE_X3</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b6d9baea5144b662f679595575dfcd96">
                <td id="table-cell-3f2a45815f30eb1bd862af5d9d3e458c" colspan="6">b. Dependent Variable: KETEPATAN_Y</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-60">Nilai r Square dapat diketahui dan diperoleh senilai 0.774 atau 77.4% dengan sisa 22.6% mampu dikontribusikan oleh variabel bebas di luar dalam penelitian ini sehingga hal ini mengindikasikan yaitu variabel <italic id="_italic-63">net profit margin</italic> (X1), <italic id="_italic-64">return on assets</italic> (X2), <italic id="_italic-65">return on equity</italic> (X3), <italic id="_italic-66">return on investmen</italic> (X4), <italic id="_italic-67">earning per share</italic> (X5), likuiditas (X6), <italic id="_italic-68">debt to asets ratio</italic> (X7), <italic id="_italic-69">debt to equity ratio</italic> (X8), dewan direksi (X9), dewan komisaris (X10) dan ukuran perusahaan (X11) mempengaruhi ketepatan pelaporan keuangan di internet sebesar 77.4%, sedangkan sisanya sebesar 82.9% dipengaruhi oleh faktor-faktor variabel lain di luar model.</p>
        <p id="paragraph-f82441093b391c3403587c8ac96c4b60">7. Uji Hipotesis</p>
        <p id="_paragraph-61">Dengan menggunakan uji secara parsial atau uji t pada penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kebenaran hipotesis hasil uji t secara parsial diuraikan yaitu:</p>
        <table-wrap id="_table-figure-6">
          <label>Table 6</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-52"/>Uji Hipotesis</title>
            <p id="_paragraph-63">Olahan SPSS, 2022</p>
          </caption>
          <table id="_table-6">
            <tbody>
              <tr id="table-row-640e1ff8d015344466931911d5e522ee">
                <td id="table-cell-fd09b768657a65f240de88aadf851511" colspan="7">Coefficients a </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-6eb0b1a581a56db2008e4f617862d2cf">
                <td id="table-cell-dc7eb6714e6bcd1a26dac4f6b2d54729" rowspan="2" colspan="2">Model</td>
                <td id="table-cell-3cf4ec9805143e9c88930a4875a5a2ac" colspan="2">Unstandardized Coefficients</td>
                <td id="table-cell-69c2fac94f3df5e528d2260322121a3a">Standardized Coefficients</td>
                <td id="table-cell-5d7b6035def1bfc3dcf20b9dc3defb5a" rowspan="2">t</td>
                <td id="table-cell-9b899de193c1ad66860794668e3f6419" rowspan="2">Sig.</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-feac0d1b3fb377abe4ffab0012ec45f5">
                <td id="table-cell-7fad653fac4868814dfb789012b23582">B</td>
                <td id="table-cell-c42f8ace1ee89cc62530c0cd21d3ccef">Std. Error</td>
                <td id="table-cell-b2e0f8fa217438025c67ba1dc0484f00">Beta</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b89c6db59d7ee3c88964cdff7511f0b5">
                <td id="table-cell-ba2fa69527078f37ce35698a4e6244dd" rowspan="12">1</td>
                <td id="table-cell-3a197ea100b36faccbb0819075724581">(Constant)</td>
                <td id="table-cell-7e812dd96909b9f95f5a82e44e6aa3fa">11.552</td>
                <td id="table-cell-72f0fad0472e9b2efca27b1c8db830d0">3.861</td>
                <td id="table-cell-8c3a9befa07d4b02f6f3e885a08f126a" />
                <td id="table-cell-c09ed03b46cc3d910696f69d726e74ed">2.992</td>
                <td id="table-cell-a54638d9d478df45d7d96a9c028792cf">.004</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-3c7db0593af4b5ed8232d4d8c132911d">
                <td id="table-cell-723f1eee146f45515f12f28eba1a7856">NPM_X1</td>
                <td id="table-cell-9a06572e5539c1e0e5b87c58707e3220">.228</td>
                <td id="table-cell-bd179cf9d94d81e747f049fd2d85a43f">.074</td>
                <td id="table-cell-9817575880fd2fe5e79f2dad59af25cc">.284</td>
                <td id="table-cell-5c75a4f132ae2cd3165908bc4b2f8c23">3.067</td>
                <td id="table-cell-62c6d86264bb9314495c16c75cef2ecc">.004</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-d0b04a1a8eed79dacfef69a5bb4e2b22">
                <td id="table-cell-ad60250e86737e7387591449a5858ced">ROA_X2</td>
                <td id="table-cell-0710c46629a51accfeb492fec7ab9b6d">-.247</td>
                <td id="table-cell-6c73cd40c445e42c72a48c490991526d">.095</td>
                <td id="table-cell-a44e9a43db39a8f36cbd5d0a4b02ccb8">-.205</td>
                <td id="table-cell-15a884f9e1d92ee795c29c5fa40d3286">-2.608</td>
                <td id="table-cell-9b88054a223d84cf6421cbde65ced1b0">.012</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7ea25d571fa37de09081c86794990be9">
                <td id="table-cell-a25745aaec34a9df4b0190c16b7ab287">ROE_X3</td>
                <td id="table-cell-fc53168aee8bf3ed6bba984f48b6ad39">.153</td>
                <td id="table-cell-d6bd377e22bde3ab11d0f63f6ef1c7c3">.073</td>
                <td id="table-cell-0d65a57489e01d5017955c188a69cae5">.207</td>
                <td id="table-cell-ab067c33ced6ce4d06b96d5889bbc145">2.094</td>
                <td id="table-cell-f2d669dc0b8349764fcb66625d450a5c">.042</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-bf6b73b096de639ceb5c48a06ca3924e">
                <td id="table-cell-eb7a6a9f6edb20b965807d4053120ef6">ROI_X4</td>
                <td id="table-cell-ba41f0400180a79385ea51f6248d3e71">.105</td>
                <td id="table-cell-0d220276caf99791b38385868f2f2069">.066</td>
                <td id="table-cell-078792af044314fe4cf0db1ad1744728">.131</td>
                <td id="table-cell-bba52c1ab5d1822fadcb3459ecc5fff1">1.589</td>
                <td id="table-cell-6e9ad950bcd7e821a75ddbece0db5cba">.119</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-1f9056dc4a3dd59aef8af142d7b899ea">
                <td id="table-cell-255713c25a240759fa58b4788e7c9b93">EPS_X5</td>
                <td id="table-cell-2c82d754389bfe459a9b718495a2f346">.464</td>
                <td id="table-cell-715e0861ce46b325cb26c32d64394628">.088</td>
                <td id="table-cell-d2528b00407ec779bdc3dfa47ad1d7ce">.467</td>
                <td id="table-cell-880fa119c18e2faa946227dc41308898">5.281</td>
                <td id="table-cell-986170265128e0a8b63d283f57230477">.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ce1a7158906c74c8415dafc3d77dfeea">
                <td id="table-cell-629c9e839646b2778d9562d6e84c6750">LKDTS_X6</td>
                <td id="table-cell-fa801801f1734b84098d53345fc6dd84">-.230</td>
                <td id="table-cell-78757bb344991323b4f2732d0875ad88">.091</td>
                <td id="table-cell-74be326a282a028f625e6b4cc5aa0e42">-.198</td>
                <td id="table-cell-53818b5b2b75267515947dd105b30be0">-2.516</td>
                <td id="table-cell-d8817edb0f6a8ca74d7fb9263e3dc31f">.015</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-cd8d395f73666fb10171a69cc6c158dc">
                <td id="table-cell-1a46f9400a4f04740e9a072683a96188">DAR_X7</td>
                <td id="table-cell-45cebefbcb35b5fabc2434d5e732a55b">-.177</td>
                <td id="table-cell-472a74229e7904ccb45cdb8949b2637b">.079</td>
                <td id="table-cell-0db015234d75c7e0f176ad3bffe07550">-.176</td>
                <td id="table-cell-0249287df58731a88cfc13754cd08907">-2.245</td>
                <td id="table-cell-27ac39867fd121028b594add405a899f">.029</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-880555db5adf89df3cb13a3288d02d08">
                <td id="table-cell-55c716f6c955075beabe12756b76d88a">DER_X8</td>
                <td id="table-cell-f992a5b249c255385163386ab8b1ccba">-.004</td>
                <td id="table-cell-78894cb8eb5405b3f325782fc3058ec6">.073</td>
                <td id="table-cell-889e6e87824823a0696c1f6a15c6c3ed">-.006</td>
                <td id="table-cell-9ef3a62d109b8f5659f835a1e5793590">-.061</td>
                <td id="table-cell-d065d0fb2794c4649e452fdef670efe1">.952</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7352a11b176df2efc64b4ee68c951d30">
                <td id="table-cell-fa2a0090f629151bc3fd31a2b7aead7b">DWN_DIRKSI_X9</td>
                <td id="table-cell-8a7e881bec420c8bf2990eedf30032a6">.121</td>
                <td id="table-cell-94f2dff192395484165353daff9e8115">.060</td>
                <td id="table-cell-54e72e621d675f433c12d5e412afccb7">.174</td>
                <td id="table-cell-5ab3c83cfc95e48e8734e4513617c178">2.019</td>
                <td id="table-cell-335ddbf9b77e1159bf4522da63e9499b">.049</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-bf7c76e37b1a844a6a2e7e3c82db076a">
                <td id="table-cell-3041ee3a09f3c0a399985131d4f8121c">DWN_KMSARIS_X10</td>
                <td id="table-cell-b649aeccc2d832ad93845e58e8371d2d">.012</td>
                <td id="table-cell-f755315b8eddc2b08196bbc1b2f16c31">.078</td>
                <td id="table-cell-ccd46f99f1e1f26ca28ae223e7f31c23">.012</td>
                <td id="table-cell-e7ad08fc8bc9e851c151decf302c8625">.159</td>
                <td id="table-cell-7ada8c30f7c63db09afba3824b54b208">.874</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7d187154543caadd0c37008254000617">
                <td id="table-cell-7e0de8f1966023a48092be5527862cda">UK.PRS_X11</td>
                <td id="table-cell-34917368ef07054c2dc95403abc7e5fa">-.008</td>
                <td id="table-cell-ff636dac25c9526fb2fd3900d77fd551">.073</td>
                <td id="table-cell-3b3c6fc094000ad184d9f35f33637c0f">-.010</td>
                <td id="table-cell-d93d2f8a9dac1d4fba4d2b5a3ed02d04">-.105</td>
                <td id="table-cell-c19441bad28fc186ae8bc0ef5c2e2265">.916</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-64">a. Dependent Variable: KETEPATAN_Y</p>
        <p id="paragraph-5548ff98b1d90026ac0f016864dd061e">a. <ext-link id="external-link-1" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-2" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-3" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-4" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-5" ext-link-type="uri" xlink:href=""/>Pengujian Hipotesis 1 “Karakteristik Perusahaan Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Di Internet”.</p>
        <p id="_paragraph-66">Untuk menentukan uji hipotesis yang pertama yang berbunyi karakteristik perusahaan berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu laporan perusahaan di internet, dalam penelitian ini karakteristik perusahaan menggunakan indikator antara lain <italic id="_italic-70">profit margin</italic><italic id="_italic-71">, </italic><italic id="_italic-72">return on asset (ROA)</italic><italic id="_italic-73">, return on equity (ROE), </italic><italic id="_italic-74">return on invesment (ROI)</italic>, <italic id="_italic-75">earning per share</italic> (X5), likuiditas (X6), <italic id="_italic-76">debt to asets ratio</italic> (X7), dan <italic id="_italic-77">debt to equity ratio</italic> (X8) dengan masing-masing hasil pengujian yaitu:</p>
        <p id="paragraph-f1857f3e11a11e58c26f2f15c8bc8a78">1) Hasil Pengujian Pengaruh Karakteristik Perusahaan Yang Diproksikan Oleh Indikator <italic id="italic-1">Profit Margin </italic>(X1) Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Di Internet.</p>
        <p id="_paragraph-67">Dengan menentukan nilai probabilitas signifikansi <italic id="_italic-78">profit margin</italic>(X1)yang diperoleh dari hasil signifikansi dari uji t parsial sebesar 0.004 (0,004 &lt; 0,05) nilai signifikansi lebih rendah dari 0,05 artinya variabel <italic id="_italic-79">profit margin</italic>(X1) berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet, sehingga karakteristik perusahaan yang diproksikan oleh indikator <italic id="_italic-80">profit margin</italic>(X1) berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet.</p>
        <p id="paragraph-0a2bdac5cd9ce29f40cbc1dea2c18ccd">2) Hasil Pengujian Pengaruh Karakteristik Perusahaan Yang Diproksikan Oleh Indikator <italic id="italic-6a4a2c5e9d45e5b577ab672d6ebe5b11">Return On Assets </italic>(X2) Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Di Internet.</p>
        <p id="_paragraph-68">Dengan menentukan nilai probabilitas signifikansi <italic id="_italic-81">Return On Assets </italic>(X2)yang diperoleh dari hasil signifikansi dari uji t parsial sebesar 0.012 (0,012 &lt; 0,05) nilai signifikansi lebih rendah dari 0,05 artinya variabel <italic id="_italic-82">Return On Assets </italic>(X2) berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet, sehingga karakteristik perusahaan yang diproksikan oleh indikator <italic id="_italic-83">Return On Assets </italic>(X2) berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet.</p>
        <p id="paragraph-282e5963479a7cd630925815314b22d8">3) Hasil Pengujian Pengaruh Karakteristik Perusahaan Yang Diproksikan Oleh Indikator <italic id="italic-413993e36af46b9faf843f9ea503dc01">Return On Equity </italic>(X3) Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Di Internet.</p>
        <p id="_paragraph-69">Dengan menentukan nilai probabilitas signifikansi <italic id="_italic-84">Return On Equity </italic>(X3)yang diperoleh dari hasil signifikansi dari uji t parsial sebesar 0.042 (0,042 &lt; 0,05) nilai signifikansi lebih rendah dari 0,05 artinya variabel <italic id="_italic-85">Return On Equity </italic>(X3) berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet, sehingga karakteristik perusahaan yang diproksikan oleh indikator <italic id="_italic-86">Return On Equity </italic>(X3) berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet.</p>
        <p id="paragraph-b6e93018570a7ea11d9dcfe8f555fec9">4) Hasil Pengujian Pengaruh Karakteristik Perusahaan Yang Diproksikan Oleh Indikator <italic id="italic-7b39a4fbe64abbe014cbd12c16a5df07">Return On Equity </italic>(X4) Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Di Internet.</p>
        <p id="_paragraph-70">Dengan menentukan nilai probabilitas signifikansi <italic id="_italic-87">Return On Investment </italic>(X4)yang diperoleh dari hasil signifikansi dari uji t parsial sebesar 0.119 (0,119 &gt; 0,05) nilai signifikansi lebih tinggi dari 0,05 artinya variabel <italic id="_italic-88">Return On Investment </italic>(X4) tidak berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet, sehingga karakteristik perusahaan yang diproksikan oleh indikator <italic id="_italic-89">Return On Investment </italic>(X4) tidak mampu mempengaruhi ketepatan waktu pelaporan di internet.</p>
        <p id="paragraph-b4b8919225b0e7702f0ecdcd6e5cda5a">5) Hasil Pengujian Pengaruh Karakteristik Perusahaan Yang Diproksikan Oleh Indikator <italic id="italic-105c47580b1c24935eab73cbc0a0622e">Earning Per Share </italic>(X5) Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Di Internet.</p>
        <p id="_paragraph-71">Dengan menentukan nilai probabilitas signifikansi <italic id="_italic-90">Earning Per Share </italic>(X5)yang diperoleh dari hasil signifikansi dari uji t parsial sebesar 0.000 (0,000 &lt; 0,05) nilai signifikansi lebih rendah dari 0,05 artinya variabel <italic id="_italic-91">Earning Per Share </italic>(X5)berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet, sehingga karakteristik perusahaan yang diproksikan oleh indikator <italic id="_italic-92">Earning Per Share </italic>(X5)berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet.</p>
        <p id="paragraph-266ac21b2b447f08f04a3d4881e19e09">6) Hasil Pengujian Pengaruh Karakteristik Perusahaan Yang Diproksikan Oleh Indikator Likuiditas<italic id="italic-d0d8a342d9c28f0412e3b8c1e4995208"> </italic>(X6) Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Di Internet.</p>
        <p id="_paragraph-72">Dengan menentukan nilai probabilitas signifikansi likuiditas(X6)yang diperoleh dari hasil signifikansi dari uji t parsial sebesar 0.015 (0,015 &lt; 0,05) nilai signifikansi lebih rendah dari 0,05 artinya variabel likuiditas(X6)berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet, sehingga karakteristik perusahaan yang diproksikan oleh indikator likuiditas(X6)berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet.</p>
        <p id="paragraph-d9f8bd8c8503e780e2eb09079e504a3c">7) Hasil Pengujian Pengaruh Karakteristik Perusahaan Yang Diproksikan Oleh Indikator <italic id="italic-c2a4c2b5417bdf28198bf3ea562c8b4d">Debt to Assets Ratio </italic>(X7) Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Di Internet.</p>
        <p id="_paragraph-73">Dengan menentukan nilai probabilitas signifikansi <italic id="_italic-93">Debt to Assets Ratio </italic>(X7)yang diperoleh dari hasil signifikansi dari uji t parsial sebesar 0.029 (0,029 &lt; 0,05) nilai signifikansi lebih rendah dari 0,05 artinya variabel <italic id="_italic-94">Debt to Assets Ratio </italic>(X7) berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet, sehingga karakteristik perusahaan yang diproksikan oleh indikator <italic id="_italic-95">Debt to Assets Ratio </italic>(X7) mampu mempengaruhi ketepatan waktu pelaporan di internet.</p>
        <p id="paragraph-c2e0c888a25b5aa5c7aa7180ec914fa0">8) Hasil Pengujian Pengaruh Karakteristik Perusahaan Yang Diproksikan Oleh Indikator <italic id="_italic-102">Debt to Equity Ratio </italic>(X8) Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Di Internet.</p>
        <p id="_paragraph-74">Dengan menentukan nilai probabilitas signifikansi <italic id="_italic-103">debt to equity ratio </italic>(X8)yang diperoleh dari hasil signifikansi dari uji t parsial sebesar 0.952 (0,952 &gt; 0,05) nilai signifikansi lebih tinggi dari 0,05 artinya variabel <italic id="_italic-104">debt to equity ratio </italic>(X8)tidakberpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet, sehingga karakteristik perusahaan yang diproksikan oleh indikator <italic id="_italic-105">debt to equity ratio </italic>(X8)tidak mampu mempengaruhi ketepatan waktu pelaporan di internet.</p>
        <p id="paragraph-fb97bb29eb9f77feb4dd0603b7325a8b">b. Pengujian Hipotesis 2 “<italic id="italic-724746d1e1a1f57c3aaff2d4cc46fc96">Corporate Governance </italic>Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Di Internet.</p>
        <p id="_paragraph-75">Untuk menentukan uji hipotesis yang pertama yang berbunyi <italic id="_italic-106">corporate governance</italic>berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu laporan perusahaan di internet, dalam penelitian ini <italic id="_italic-107">corporate governance</italic> perusahaan menggunakan indikator antara lain dewan direksi dan dewan komisaris independent dengan masing-masing hasil pengujian yaitu:</p>
        <p id="paragraph-abbf1d3143c765b9752199df17b563b1">1. Hasil Pengujian Pengaruh <italic id="italic-dcc7e477f1f0cd5487cbc33e696df55a">Corporate Governance</italic> Perusahaan Yang Diproksikan Oleh Indikator Dewan Direksi<italic id="italic-2"> </italic>(X9) Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Di Internet.</p>
        <p id="_paragraph-76">Dengan menentukan nilai probabilitas signifikansi dewan direksi(X9)yang diperoleh dari hasil signifikansi dari uji t parsial sebesar 0.049 (0,049 &lt; 0,05) nilai signifikansi lebih rendah dari 0,05 artinya variabel dewan direksi(X9) berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet, sehingga <italic id="_italic-108">corporate governance</italic> yang diproksikan oleh indikator dewan direksi(X9) berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet.</p>
        <p id="paragraph-e20abfb37e961e6ad253fedb5d605d79">2. Hasil Pengujian Pengaruh <italic id="_italic-110">Corporate Governance</italic> Perusahaan Yang Diproksikan Oleh Indikator Dewan Komisaris(X10) Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Di Internet.</p>
        <p id="_paragraph-77">Dengan menentukan nilai probabilitas signifikansi dewan komisaris(X10)yang diperoleh dari hasil signifikansi dari uji t parsial sebesar 0.874 (0,874 &gt; 0,05) nilai signifikansi lebih tinggi dari 0,05 artinya variabel dewan direksi(X9) tidak berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet, sehingga <italic id="_italic-111">corporate governance</italic> yang diproksikan oleh indikator dewan komisaris(X10) tidak mampu mempengaruhi ketepatan waktu pelaporan di internet.</p>
        <p id="paragraph-2cb8c8c0f1df6e6590a3225b35e270b2">c. Pengujian Hipotesis 3 “Ukuran Perusahaan<italic id="italic-f92977e644f9f5a86cb5fa69daeec9dd"> </italic>Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Di Internet.</p>
        <p id="_paragraph-78">Pada penelitian ini ukuran perusahaan diukur dengan ukuran aktiva digunakan untuk mengukur besarnya peruusahaan, ukuran aktiva diukur sebagai loggaritma dari total aktiva, hasil perhitungan ukuran perusahaan (X11)dengan menentukan nilai probabilitas signifikansi ukuran perusahaan (X11)yang diperoleh dari hasil signifikansi dari uji t parsial sebesar 0.916 (0,916 &gt; 0,05) nilai signifikansi lebih tinggi dari 0,05 artinya variabel ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet, sehingga ukuran perusahaan (X11) tidak mampu mempengaruhi ketepatan waktu pelaporan di internet.</p>
        <p id="_paragraph-79">Hasil pengujian hipotesis dalam penelitian ini dirangkum sesuai dengan tabel 7 dibawah ini sebagai berikut:</p>
        <table-wrap id="_table-figure-7">
          <label>Table 7</label>
          <caption>
            <title>Hasil Ringkasan Pengujian Hipotesis</title>
            <p id="_paragraph-80">Data Penelitian</p>
          </caption>
          <table id="_table-7">
            <tbody>
              <tr id="table-row-51eb3615ae6473a354d2d7f8bf2499be">
                <td id="table-cell-2037708cd74aa5cae5b909639277c87c">No</td>
                <td id="table-cell-b8d4d3a6ef59f7cbe79862e056ecf534">Pengujian</td>
                <td id="table-cell-e6ce37a0a9db14f6e119d9b4e235fc9d">Perhitungan</td>
                <td id="table-cell-39db6764187614cce268e48184fad6dd">Hasil</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b3c163230b8a717859bcac81924c0a8f">
                <td id="table-cell-93d5bb12ef32614a5a3cb9e92f4d0c8e">1</td>
                <td id="table-cell-857e6650499eb153bff13e0515c4047f">NPM (X1) * Ketepatan (Y)</td>
                <td id="table-cell-a9ff6e75db5a23164d8b87ed614aac0b">0.004 &lt; 0.05</td>
                <td id="table-cell-9478253e53f3107127004d1fbfcaa0fa">Diterima</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-509e4ec731edc54d04445415fb9118ba">
                <td id="table-cell-ff264cb3b958e50d93712f53db8c6cfc">2</td>
                <td id="table-cell-9e3f17718073f4801f4eed6616143280">ROA (X2) * Ketepatan (Y)</td>
                <td id="table-cell-93cc0691a83aceb5aadb0d96d2444975">0.012 &lt; 0.05</td>
                <td id="table-cell-23fc0f52d818fac95acedf4de00aeba6">Diterima</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-82a3b472cd7070357442f1c65f801564">
                <td id="table-cell-7404ae4771f5f0e0d5bec5abc5d1adcc">3</td>
                <td id="table-cell-fcf3e8e007f0a9b2a646cccc515be807">ROE (X3) * Ketepatan (Y)</td>
                <td id="table-cell-bb63f17e22e47d7e1565ab31e9875cea">0.042 &lt; 0.05</td>
                <td id="table-cell-75b0c1afe23b279b9b55655f36636857">Diterima</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-1cd0631a501bb89b77eeca46d9921d4c">
                <td id="table-cell-7fe663eb5c92c3b4e9eb9f2e6d83573d">4</td>
                <td id="table-cell-2ee9c4366c301f87b480e4c031947188">RO1 (X4) * Ketepatan (Y)</td>
                <td id="table-cell-fba73e7ab90723183df8fe58cdfe3bd5">0.119 &gt; 0.05</td>
                <td id="table-cell-4299d0b96a6bea852b02d02845e9a5b8">Ditolak</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a422eedf2f367f56ce8bffb9e24c376f">
                <td id="table-cell-4cc8a986c0ba1b33c6ccf3d4ab273213">5</td>
                <td id="table-cell-125d400a90ef20f6b29a05b89e7c03a1">EPS (X5) * Ketepatan (Y)</td>
                <td id="table-cell-2a6f8f55187520cde54022699a8c85fc">0.000 &lt; 0.05</td>
                <td id="table-cell-d1180cb7bce0cd72582f47144cb1b483">Diterima</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-780f9e256e10bf5360422ef41ecae7ef">
                <td id="table-cell-f1c86ed7b2b2c1336413868528c348c5">6</td>
                <td id="table-cell-446ac0de91d15e8531c0fa0284ab704c">Likuiditas (X6) * Ketepatan (Y)</td>
                <td id="table-cell-3c1a2bf7182a12458128e579f62fb759">0.015 &lt; 0.05</td>
                <td id="table-cell-800cf861ebddb373c492aa4483ad080a">Diterima</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-924d198313d7973f435a5081f34c00db">
                <td id="table-cell-0ac7f41a1441a8e29fd91a1f5faf5b29">7</td>
                <td id="table-cell-bc93240799a11712e2171ba3c5507b6a">DAR (X7) * Ketepatan (Y)</td>
                <td id="table-cell-5f1002fda526abfbf3cf902eb89dfb34">0.029 &lt; 0.05</td>
                <td id="table-cell-b9d2816f0ceb630efa034382e260b6ef">Diterima</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-3adb5b9d9d7683c2f7bb7abb2ae76081">
                <td id="table-cell-dd655a0147ceef36e9a8b320f889d7d7">8</td>
                <td id="table-cell-615a18cf9d669765f76d311bf1ff5e89">DER (X8) * Ketepatan (Y)</td>
                <td id="table-cell-9c632a5fa5e152e9af73e3d35da7b11d">0.952 &gt; 0.05</td>
                <td id="table-cell-1b9f80f0812d622814d69d2fdd034255">Ditolak</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-51d4166361595456c8d5313f7b0a1c3a">
                <td id="table-cell-f064e26a87fc8859e5df8ae6ff8e9a2a">9</td>
                <td id="table-cell-aca41f7d4df50fe7e6d3169bf816bc02">Dewan Direksi (X9) * Ketepatan (Y)</td>
                <td id="table-cell-0726b72b763cd5af3a2859468593d481">0.049 &lt; 0.05</td>
                <td id="table-cell-c76fe69f741162e934bb0a7710c270f8">Diterima</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-fdea906634418ea57265c4e4272450a2">
                <td id="table-cell-c1110d8bcb9185f644d75343e83d3227">10</td>
                <td id="table-cell-7bd0538d87710551b4d26e827d6cc26c">Dewan Komisaris (X10) * Ketepatan (Y)</td>
                <td id="table-cell-d4350807b2d1962121e6f4c8bad8f3da">0.874 &gt; 0.05</td>
                <td id="table-cell-a6e1aaf442ddd70dbc0d8ee9e5a4eb6b">Ditolak</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b0df66731cb60218eab2a6c6c9ece1dd">
                <td id="table-cell-76fd5c15528c143c01590b8b7280742d">11</td>
                <td id="table-cell-80db1ff95ef87aa0a24a6bd7d80ebadd">Ukuran Perusahaan (X11) * Ketepatan (Y)</td>
                <td id="table-cell-f21e63a424f55d555e04bbdcab87671a">0.916 &gt; 0.05</td>
                <td id="table-cell-fc579626811dcddd618539dc886319fc">Ditolak</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
      </sec>
      <sec id="heading-f74e9589b0c9f515910107215f294140">
        <title>Pembahasan</title>
        <p id="heading-6f945d8dc42da5c124cadfd9b3b4307c">1. Pengaruh Karakteristik perusahaan terhadap ketepatan waktu laporan perusahaan di internet</p>
        <p id="_paragraph-83">Berdasarkan hasil uji hipotesis yang merupakan dugaan dalam penelitian ini dengan menentukan nilai probabilitas signifikansi yang diperoleh dari hasil signifikansi sehingga pada perhitungan mengenai karakteristik perusahaan yang diproksikan dengan indikator dari <italic id="_italic-112">profit margin</italic>(X1)<italic id="_italic-113">, </italic><italic id="_italic-114">return on asset (ROA</italic><italic id="_italic-115">) </italic>(X2)<italic id="_italic-116">, return on equity (ROE) </italic>(X3), <italic id="_italic-117">earning per share</italic> (X5), likuiditas (X6) dan <italic id="_italic-118">debt to asets ratio</italic> (X7) dari pengujian 8 indikator tersebut terlihat bahwa pengujian yang mampu mempengaruhi ketepatan waktu laporan perusahaan di internet adalah variabel <italic id="_italic-119">Net Profit Margin</italic> (X1), <italic id="_italic-120">Return On Assets</italic> (X2), <italic id="_italic-121">Return On Equity</italic> (X3), <italic id="_italic-122">Earning Per Share</italic> (X5), Likuiditas (X6) dan <italic id="_italic-123">Debt To Aseets Ratio</italic> (X7), hasil ini juga dikukung oleh penelitian terdahulu yang dilaksanakan oleh [18] juga mendukung dalam penelitian ini bahwa karakteristik perusahaan dengan profitabilitas berpengaruh positif terdap ketepatan waktu pelaporan, selain itu penelitian lain oleh Karakter perusahaan membawa dampak terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan karena karakter perusahaan dapat mengandung <italic id="_italic-124">goodnews</italic> atau <italic id="_italic-125">badnews</italic>. Perusahaan yang mempunyai <italic id="_italic-126">goodnews</italic> akan cenderung segera mempublikasiakn laporan perusahaannya, sedangkan perusahaan dengan <italic id="_italic-127">badnews</italic> cenderung lebih lama dalam publikasi laporan perusahaannya. Karakter perusahaan membawa dampak terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan karena karakter perusahaan dapat mengandung <italic id="_italic-128">goodnews</italic> atau <italic id="_italic-129">badnews</italic>. Perusahaan yang mempunyai <italic id="_italic-130">goodnews</italic> akan cenderung segera mempublikasiakn laporan perusahaannya, sedangkan perusahaan dengan <italic id="_italic-131">badnews</italic> cenderung lebih lama dalam publikasi laporan perusahaannya. Berdasarkan riset ini variabel yang terbukti tidak mampu mempengaruhi ketepatan waktu dalam ketepatan waktu laporan perusahaan di internet adalah <italic id="_italic-132">Return On Investment</italic> (ROI) dan <italic id="_italic-133">Debt To Equity Ratio </italic>(DER) hasil ini didukung oleh hasil penelitian oleh [19] dan [20] menemukan liquiditas tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan, kemudian dalam penelitian [21] juga menemukan hasil bahwa <italic id="_italic-134">Return On Investment</italic> (ROI) tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan. Ketepatan waktu dapat ditingkatkan dengan cara menyediakan data keuangan kepada publik secepat mungkin dengan mengungkapkan data laporan keuangan tahunan pada internet sebelum data tersebut. dicetak. Ketepatan waktu (<italic id="_italic-135">timeliness</italic>) adalah salah satunya cara untuk mengukur kualitas pelaporan keuangan perusahaan. Laporangkeuangan sebagai alat pertimbangan dalam pengambilan keputusan maka ketepatan waktu menjadi penting dari laporan keuangan karena informasi akan bermanfaat jika disampaikan tepat waktu kepada pengguna laporan dan laporan keuangan akan mengurangi nilai guna jika tidak tepat waktu [22].</p>
        <p id="paragraph-c49801efa06f4dfc251d617f5880cdcc">2. Pengaruh Corporate Governance terhadap ketepatan waktu laporan perusahaan di internet</p>
        <p id="_paragraph-84">Berdasarkan hasil uji hipotesis kedua yang merupakan dugaan dalam penelitian ini dengan menentukan nilai probabilitas signifikansi yang diperoleh dari hasil signifikansi sehingga pada perhitungan mengenai dewan direksi (X9) dan dewan komisaris (X10) dari pengujian 2 indikator tersebut terlihat bahwa pengujian yang mampu mempengaruhi ketepatan waktu laporan perusahaan di internet adalah variabel dewan direksi (X9), artinya bahwa <italic id="_italic-136">corporate governance</italic> yang diproksikan oleh dewan direksi (X9) mampu mempengaruhi ketepatan waktu pelaporan keuangan di internet, dalam hasil penelitian ini juga didukung oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh [23] yang menyatakan bahwa dewan direksi memberi pengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan, peningkatan ukuran dan diversitas dewan direksi dapat memberikan manfaat bagi perusahaan karena terciptanya <italic id="_italic-137">network</italic> dengan pihak luar perusahaan dan dapat menjamin ketersediaan sumber daya.</p>
        <p id="_paragraph-85">Kemudian hasil pengujian dari <italic id="_italic-138">corporate governance</italic> yang diproksikan oleh dewan komisaris (X10) tidak mampu mempengaruhi ketepatan waktu pelaporan keuangan di internet hasil ini juga didukung oleh penelitian terdahulu yang dilakukan oleh [24], [19], [25] serta [26] yang sama-sama menyatakan bahwa dewan komisaris tidak signifikan pada level 5% sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel ini tidak berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan melalui internet. Tingkat independensi di Indonesia lebih dilihat berdasarkan pada proporsi komisaris independen yang ada. Semakin besar proporsi komisaris independen maka semakin tinggi tingkat independensinya. Independensi dewan komisaris berpengaruh terhadap fungsi pengawasan terhadap manajemen. Pengawasan yang baik akan menekan kemungkinan terjadinya penahanan informasi oleh manajemen. Secara umum dewan komisaris merupakan wakil pemilik kepentingan (<italic id="_italic-139">shareholder</italic>) dalam perusahaan berbentuk perseroan terbatas yang memiliki fungsi mengawasi pengelolaan perusahaan yang dilakukan manajemen (direksi), dan tanggung jawab untuk menilai apakah manajemen memenuhi tanggung jawab mereka dalam mengelola dan mengembangkan perusahaan, serta menyelenggarakan pengendalian intern perusahaan [26].</p>
        <p id="paragraph-acb25058c666128e1198031aa3409298">3. Pengaruh Ukuran Perusahaan Terhadap Ketepatan Waktu Laporan Perusahaan Di Internet</p>
        <p id="_paragraph-86">Dari hasil uji hipotesis ketiga dalam hasil uji ukuran perusahaan terhadap ketepatan waktu laporan perusahaan di internet hasil perhitungan ukuran perusahaan (X11)dengan cara penentuan signifikansi yang digunakan dari ukuran perusahaan (X11)yang didapatkan nilai signifikansi lebih besar dari 5% hal ini berarti variabel bebas ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet, sehingga ukuran perusahaan (X11) tidak mampu mempengaruhi ketepatan waktu pelaporan di internet, pada hasil penelitian ini hasilnya juga didukung oleh penelitian yang dilaksanakan penelitian oleh [27], [28], [29] dan [30] juga sama-sama menyatakan bahwa ukuran perusahaan tidak membawa pengaruh signifikan terhadap waktu pelaporan. Besar maupun kecilnya sebuah ukuran perusahaan mempunyai tekanan yang sama untuk mengolah dan mempublikasikan informasi laporan keuangan secara tepat waktu, karena untuk menjaga kredibilitas dan nama baik perusahaan terhadap adanya. Semakin besar ukuran perusahaan, maka semakin banyak pula informasi yang terkandung di dalamnya. Karena adanya asumsi <italic id="_italic-140">going concern,</italic> di mana perusahaan didirikan untuk jangka panjang atau untuk bertahan hidup, maka perusahaan akan memperoleh tekanan untuk mengolah informasi yang ada untuk dilaporkan pada pihak–pihak yang berkepentingan sehingga pihak manajemen perusahaan akan memiliki kesadaran yang lebih tinggi megenai pentingnya infomasi, dalam mempertahankan eksistensi perusahaan. Semakin tinggi kesadaran manajemen mengenai pentingnya informasi bagi pihak–pihak yang berkepentingan, akan membuat penyajian laporan keuangan menjadi lebih tepat waktu. [31] menyatakan semakin besar ukuran perusahaan, maka semakin banyak pula informasi yang terkandung di dalamnya. Pihak manajemen harus mengolah informasi tersebut dengan baik untuk dilaporkan pada pihak yang berkepentingan. Jika pihak manajemen tidak bersedia mengolah informasi tersebut dengan baik, maka laporan keuangan yang dihasilkan tidak akan bisa mencerminkan keadaan dari kondisi perusahaan. Bahkan bisa saja laporan keuangan tersebut akan terlihat dibuat secara sembarangan. Dengan demikian, pihak-pihak yang berkepentingan yang menggunakan laporan keuangan akan memandang bahwa kinerja perusahaan tersebut buruk. Jika hal itu terjadi, maka eksistensi perusahaan tidak akan bisa bertahan lama.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>Simpulan</title>
      <p id="_paragraph-87">Sesudah penelitian dilakukan maka sesuai dengan hasil analisis penelitian maka kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut : Hasil Uji Hipotesis 1 menunjukkan bahwa karakteristik perusahaan yang diproksikan oleh <italic id="_italic-141">profit margin</italic>(X1)<italic id="_italic-142">, </italic>pengembalian aset<italic id="_italic-143"> (ROA</italic><italic id="_italic-144">) </italic>(X2)<italic id="_italic-145">, </italic>pengembalian ekuitas<italic id="_italic-146"> (ROE) </italic>(X3), <italic id="_italic-147">earning per share</italic> (X5), likuiditas (X6) dan <italic id="_italic-148">debt to asets ratio</italic> (X7) mampu mempengaruhi terhadap ketepatan waktu pelaporan di internet, sedangkan karakteristik perusahaan yang diproksikan oleh pengembalian ivestasi (X4) dan <italic id="_italic-149">Debt To Equity Ratio </italic>(X8) tidak mampu mempengaruhi terhadap ketepatan laporan di internet. Hasil pengujian hiptesis kedua menghasilkan bahwa <italic id="_italic-150">tata </italic>kelola perusahaan (GCG) yang digunakan melalui variabel dewan direksi (X9) dapat memberikan pengaruh dari ketepatan pelaporan keuangan di internet, sedangkan <italic id="_italic-151">c</italic><italic id="_italic-152">orporate governance</italic> yang diproksikan oleh dewan komisaris (X10) tidak mampu mempengaruhi ketepatan pelaporan keuangan di internet, hal ini dikarena fungsi dewan komisaris sebagai pengawasan dalam penyusunan laporan keuangan namun apabila anggota terlalu banyak dewan komisaris dalam suatu perusahaan dapat menghambat dalam pengambilan keputusan yang strategis karena keberagaman dari banyaknya pemikiran oleh tiap-tiap anggota dewan komisaris yang berbeda-beda dengan demikian akan menghambat perusahaan dalam melakukan pelaporan informasi perusahaan dengan tepat waktu. Hasil pengujian hipotesis ketiga menghasilkan bahwa ukuran perusahaan (X11) tidak mampu mempengaruhi ketepatan pelaporan di internet, Ukuran besar atau kecilnya perusahaan tidak dapat dijadikan alasan dalam menentukan ketepatan waktu CIR. Perusahaan yang besar belum tentu dapat menyampaikan informasi perusahaannya dengan tepat waktu karena perusahaan yang besar memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dalam penyusunan laporan keuangan begitu juga sebaliknya perusahaan kecil juga belum tentu tidak tepat waktu dalam penyampaian informasi perusahaan.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>