<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Pengaruh Good Corporate Governance, Profitabilitas dan Kebijakan Deviden Terhadap Manejemen Laba Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Konsumsi Periode 2015-2019</article-title>
        <subtitle>The Influence of Good Corporate Governance, Profitability and Dividend Policy on Earnings Management in Manufacturing Companies in the Consumption Sector 2015-2019</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-2f2b90fd7c27f426ef03273599b24a11" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Sartam</surname>
            <given-names>Muhammad sabdo</given-names>
          </name>
          <email>smohsa80@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-98a4e165a8fefaf48feefbd4ce8ce656" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Setiyono</surname>
            <given-names>Wisnu Panggah Setiyono,SE.,M,Si.,Ph.D</given-names>
          </name>
          <email>wisnu.umsida@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2021-12-30">
          <day>30</day>
          <month>12</month>
          <year>2021</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-50d6b89d3edc6739ccbdcdc641913656">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-18">Sumber Perusahaan harus mampu mengelolah laporan keuangan atau yang disebut financial statement yang biasanya dilakukan untuk memberikan informasi selama periode yang di tentukan kepada para investor dalam mengambil keputusan atau kebijakan yang tepat. Hal ini ditunjukkan dalam laporan laba rugi di mana laporan laba rugi ini dapat digunakan untuk menjelaskan kinerja keuangan suatu perusahaan dalam satu periode [1].</p>
      <p id="_paragraph-19">Manajemen laba diartikan sebagai pengelolahan pendapatan dan pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk memaksimalkan laba yang diperoleh yang di tuangkan dalam laporan keuangan. Menurut [2] manajemen laba merupakan suatu bentuk langkah manajemen yang dapat berpengaruh terhadap nilai laba yang akan dilaporkan. Wujud manajemen laba salah satunya dijelaskan pada penghitungan laba rugi. Manajemen laba dapat dapat memprediksi kenaikan laba, penurunan laba, atau meratakan laba [3].</p>
      <p id="_paragraph-20">Peningkatan atau penurunan manajemen laba di tentukan berdasarkan kinerja perusahaan yang dilihat melalui Good Corporate Governance (GCG) di mana digunakan untuk memaksimalkan nilai perusahaan dan pemegang saham yang diterapkan dengan metode transpanasi, tanggung jawab, kepercayaan serta menentukan system pengelolahan perusahaan yang mendorong suatu perusahaan dapat tetap survive. [4] menjelaskan <italic id="_italic-69">good</italic> <italic id="_italic-70">corporate governance</italic> bahwa pedoman yang digunakan untuk mengontrol dan mengendalikan perusahaan untuk mencapai keseimbangan antara kewenangan perusahaan dalam memberikan pertanggungjawaban kepada para <italic id="_italic-71">shareholder.</italic> Hal ini tidak luput dari campur tangan dewan komisaris independen untuk dapat mengontrol dan menekan konflik yang ada antar pemegang saham dengan perusahaan [5].</p>
      <p id="_paragraph-21">Konflik ini pun dapat dinetralisi dengan adanya nilai profitabilitas yang mempu menghasilkan dan mengelolah laba bagi pemengang saham disebut dengan profitabilitas. Alat ukur kinerja keuangan yang dilakukan oleh para manajer untuk mengetahui manajemen mengelola kekayaan perusahaan yang diwujudkan dalam bentuk keuntungan yang dihasilkan oleh perusahaan disebut profitabilitas [6] Ketika perusahaan memiliki nilai profitabilitas positif dan meningkat maka perusahaan mampu menjalankan usahanya, sebaliknya jika nilai profitabilitas yang diperoleh menurun maka perusahaan dalam mempertahankan saham dan investor yang telah menanamkan saham pada perusahaan mereka maka cara yang dapat dilakukan adalah meningkatkan laba dan pendapatan[7].</p>
      <p id="_paragraph-22">Mempertahankan saham dan investor ini diperlukan suatu kebijakan deviden. Menurut [8] Kebijakan deviden sering dianggap sebagai signal bagi investor dalam menilai baik buruknya perusahaan, hal ini disebabkan karena kebijakan deviden dapat membawa pengaruh terhadap harga saham perusahaan. Kebijakan deviden diartikan suatu keputusan yang dapat diterima oleh pemegang saham dalam bentuk laba yang telah dibagikan oleh perusahaan yang ditentukan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS). Munculnya kebijakan deviden menjadi perhatian para investor dan pemegang saham hal ini dijelaskan bahwa dengan adanya pembagian untuk meningkatkan kepercayaan kepada perusahaan.</p>
      <p id="_paragraph-23">Berdasarkan fenomena diatas, penulis berniat untuk melakukan penelitian skripsi di PT. Lisa Concrete Indonesia dengan mengangkat judul “PengaruhvGood Corporate Governance, Profitabilitasgdan Kebijakan Deviden Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Manufaktur Periode 2015-2019”.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-1">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="heading-6d20745b5f6381cec341f46408b7e1dd">A. Lokasi Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-24">Pemilihan lokasi dalam melakukan penelitian ini adalah perusahaan manufaktur dibidang konsumsi. Data yang diambil secara tidak langsung dari perusahaan melainkan dari BEI yang didirikan oleh kampus di Jl. Mojopahit No.666 B, Sidowayah, Celep, Kec. Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. Jadi peneliti ini dilakukan di BEI kampus Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.</p>
      <p id="paragraph-7d53be303b74b09b2fcc49ae10d635c3">B. Populasi dan Sampel</p>
      <p id="_paragraph-25">1. Populasi pada penelitian ini berjumlah 16 perusahaan manufaktur di sektor konsumsi yang dilihat dari tahun 2015-2019.</p>
      <p id="_paragraph-26">2. pada penelitian ini menggunakan metode <italic id="_italic-72">nonprobability sampling</italic> dengan menggunakan <italic id="_italic-73">sampling purposive</italic> di mana teknik pengambilan sampel menggunakan pertimbangan tertentu yang sesuai dengan kriteria peneliti. berdasarkan kriteria yang telah ditentukan maka sampel yanag akan digunakan sebanyak 9 perusahaan manufaktur dengan laporan lengkap periode 2015-2019.</p>
      <p id="paragraph-c3b81acebcf8bfe57441aa0b6031b77c">C. Jenis Sumber Data</p>
      <list list-type="bullet" id="list-c83e876fe387f6f42dd4421143774310">
        <list-item>
          <p>Pada penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif di mana jenis data kuantitatif merupakan jenis data yang berwujud suatu angka diperoleh dari laporan keuangan perusahaan manufaktur di sektor konsumsi yang listing di BEI tahun 2015-2019.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Sumber data dibagai menjadi dua yaitu sumber data sekunder [9]. Sumber data primer dari penelitian ini diperoleh melalui laporan keuangan perusahaan manufaktur di sektor konsumsi yang listing di BEI tahun 2015-2019, melalui jurnal Online, dan Buku..</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-4eab37dbd471d525221f93b52afcc9ca">D. Teknik Pengumpulan Data</p>
      <p id="_paragraph-27">Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi data yang akurat. Hal ini dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi dan riset internet. Metode dokumentasi dengan cara mengumpulkan data-data pendukung seperti mempelajari dokumen-dokumen serta catatan-catatan yang dianggap sesuai dengan permasalahan yang diteliti. selanjutnya pada Riset Internet (<italic id="_italic-74">Online Research</italic>) Pengumpulan data diperoleh dari situs-situs yang dianggap berhubungan dengan beragam informasi yang dibutuhkan pada penelitianmengenai laporan keuangan.</p>
      <p id="paragraph-c8e845e96564515ddf85538499563597">E. Teknik Analis Data</p>
      <p id="_paragraph-28">Pada penelitian ini agar dapat menyelesaikan permasalahan yang terdapat pada rumusan masalah maka teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel yang ditunjang dengan data kuantitatif yang ada. Data diolah dengan menggunakan perhitungan <italic id="_italic-75">spss</italic>.</p>
      <p id="paragraph-67a760713dae42c54ee4b0d17fa6b863">F. <bold id="bold-ef0418a444563dd3e3b120cc22391ffa"/>Kerangka Konseptual</p>
      <p id="paragraph-0ff9092f0d953cc776e18a98ce3c0293">
        <italic id="italic-e03decf6ab5b11cda1cd241e0c9f2455">Supplementary Files</italic>
      </p>
      <p id="_paragraph-29"><bold id="_bold-25">Gambar 1. </bold>Kerangka Konseptual</p>
      <p id="paragraph-f61c4bddaa61236c1ecfcab76089b508">G. Hipotesis</p>
      <p id="_paragraph-31">Hipotesis merupakan anggapan sementara yang harus dibuktikan kebenarannya, dimana anggapan sementaranya adalah diduga sebagai berikut</p>
      <p id="_paragraph-32">H1 = Good Corporate Governance berpengaruh terhadap manajmen laba.</p>
      <p id="_paragraph-33">H2 = Profitabilitas berpengaruh terhadap manajmen laba.</p>
      <p id="_paragraph-34">H3 =Kebijakan Deviden berpengaruh terhadap manajmen laba.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="heading-44e20969f6ab580653665574fb1731e3">A. Analisis Data</p>
      <p id="paragraph-2">1. Analisis Regresi Linier Berganda</p>
      <p id="_paragraph-35">Analisis regresi linier berganda dilakukan untuk mengetahui pengaruh Konflik Kerja (X<sub id="_subscript-1">1</sub>), Stres Kerja (X<sub id="_subscript-2">2</sub>), dan Kompensasi (X<sub id="_subscript-3">3</sub>) , terhadap Kepuasan Kerja Karyawan (Y) baik secara parsial maupun simultan. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program SPSS (<italic id="_italic-76">Statistical Package for the Soc</italic><italic id="_italic-77">ial Science</italic>) versi 25.</p>
      <p id="_paragraph-38">
        <bold id="_bold-35">Coefficients</bold>
        <sup id="_superscript-5">
          <bold id="_bold-36">a</bold>
        </sup>
        <bold id="_bold-36" />
      </p>
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Analisis Regresi Linier Berganda</title>
          <p id="_paragraph-39" />
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-1b23c36c30213380a7941085e70461d2">
              <td id="table-cell-c0b1ec94f6b8ba923273abce03f8f92c">Model</td>
              <td id="table-cell-b11f715a37ed15d21f073fc8461d7f3c" />
              <td id="table-cell-58f93ab83f2f0c5b165872aa9b38a1f2" colspan="2">Unstandardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-8794193946f33227a7d97075d0e70974">Standardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-7a1c668e23cc69c5ae4c8d348709303c" rowspan="2">T</td>
              <td id="table-cell-234687e87f3d129a5a3bbdb31e3449ea" rowspan="2">Sig.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-482abc7ebe791f0df7a2eb293061f740">
              <td id="table-cell-30f56d10100f6c2056d076d0eb4a1522" />
              <td id="table-cell-85a6bca72832f2b84612a2cb8a27a7b4" />
              <td id="table-cell-eda23fa652f8402ecb3310e87dbbd91c">B</td>
              <td id="table-cell-a829b42e091414ae77a29f08c05f7983">Std. Error</td>
              <td id="table-cell-e97a72ee401046e64a5242b98f070953">Beta</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-36be02242d505e149253bb712d9144c8">
              <td id="table-cell-a001b9b350f99fb643b731adaef116a1" rowspan="4">1</td>
              <td id="table-cell-7c5330cd3e26788ebd9ac311ab7c87a7">(Constant)</td>
              <td id="table-cell-988d2d2e3ce81c492670478ff45991ae">.102</td>
              <td id="table-cell-8d1437c05fceb4acded8b64859896cca">.113</td>
              <td id="table-cell-a5b4992b7c97f8c6f7f6774993e23a0a" />
              <td id="table-cell-7db17f0185c1a5e401ec313ac552c51a">.902</td>
              <td id="table-cell-6efe22f66f1b7dee61a620adf6634776">.372</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-eb6dd3151e25fd547a7845c02b07a9b1">
              <td id="table-cell-c40469a248023172a13b99476840e347">GCG</td>
              <td id="table-cell-a5b79ae4491350352a57ac6e72861b06">-.089</td>
              <td id="table-cell-d837b725a831213906e488132df206d1">.070</td>
              <td id="table-cell-e5a46ece1d7edd572549d75432521ac0">-.171</td>
              <td id="table-cell-3a2bfe8a0009121dd329443054ea7a4d">-1.271</td>
              <td id="table-cell-87afcab0b35d452ef17579dd10cf954c">.211</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-37011cb200c6ee97ae5e9e82b9cde124">
              <td id="table-cell-0c6f4cac06690eb9a995dec8884a7a22">Profitabilitas</td>
              <td id="table-cell-e78dadd4e8552ca10d17d74085b07dd9">.560</td>
              <td id="table-cell-aa100a64335f4927d8a106b8e9c0b0d5">.121</td>
              <td id="table-cell-0f00345e542db33f8718b1374cb72009">.630</td>
              <td id="table-cell-c3c59bce1889daa0f1b875054b878a7f">4.647</td>
              <td id="table-cell-753c27e5d59e852004c7acf767ff2df6">.000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4428f7de084666a328d6492a435201f4">
              <td id="table-cell-8414d28faaa980667485466975877cc5">Kebijakan Dividen</td>
              <td id="table-cell-9cbb74e533ee0433029a1773a6b53b11">-.028</td>
              <td id="table-cell-0bd63e1bf6e70421922bb27b0fc12e7f">.026</td>
              <td id="table-cell-4219341a5c65b06aee36cbc2b3fa7227">-.133</td>
              <td id="table-cell-d163eca1d6440347b191d64fa4b022e7">-1.044</td>
              <td id="table-cell-000abbb27adc163c2f0ef5d74784d5f4">.303</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b6ab5a97b013c88e293bd70ee9f78998">
              <td id="table-cell-45e22c9a91d99e98b6725430dbb10c33" colspan="7">a. Dependent Variable: Manajemen Laba</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-40">Pada tabel 1 diatas, berdasarkan ketentuan persamaan regresi linier berganda yaitu dengan rumus sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-41">
        <bold id="_bold-49">Y= a + b</bold>
        <sub id="_subscript-4">
          <bold id="_bold-50">1</bold>
        </sub>
        <bold id="_bold-50" />
        <bold id="_bold-51">X</bold>
        <sub id="_subscript-5">
          <bold id="_bold-52">1</bold>
        </sub>
        <bold id="_bold-52" />
        <bold id="_bold-53">+b</bold>
        <sub id="_subscript-6">
          <bold id="_bold-54">2</bold>
        </sub>
        <bold id="_bold-54" />
        <bold id="_bold-55">X</bold>
        <sub id="_subscript-7">
          <bold id="_bold-56">2</bold>
        </sub>
        <bold id="_bold-56" />
        <bold id="_bold-57">+b</bold>
        <sub id="_subscript-8">
          <bold id="_bold-58">3</bold>
        </sub>
        <bold id="_bold-58" />
        <bold id="_bold-59">X</bold>
        <sub id="_subscript-9">
          <bold id="_bold-60">3</bold>
        </sub>
        <bold id="_bold-60" />
        <bold id="_bold-61">+e</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-42">Y= 0.102 + -0.089X<sub id="_subscript-10">1</sub> +0.560X<sub id="_subscript-11">2</sub> + -0.028X<sub id="_subscript-12">3</sub></p>
      <list list-type="bullet" id="list-13bbb121c228422eaff2767e17c82ff1">
        <list-item>
          <p>Nilai konstanta sebesar 0,102 dengan nilai positif. Artinya tanpa adanya pengaruh dari variabel <italic id="_italic-78">good corporate governance, </italic>profitabilitas dan kebijakan dividen, nilai dari variabel manajemen laba sebesar 0,102 satuan.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilai koefisien variabel <italic id="_italic-79">good corporate governance </italic>sebesar 0,089 dengan nilai negatif. Artinya setiap kenaikan satu satuan pada variabel <italic id="_italic-80">good corporate governance, </italic>akann berdampak padampenurunan variabel manajemen laba sebesar 0,089 satuan.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilaibkoefisien variabel profitabilitas sebesar 0,560 denganknilaikpositif. Artinyasetiap kenaikanrsatuan variabel profitabilitas, akankberdampak pada kenaikan variabel manajemen laba sebesar 0,560 satuan, dengan asumsilfaktor lainnyastetap.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilaidkoefisien variabel kebijakan dividen sebesara 0,028 dengananilai negatif. Artinya setiapdkenaikan satuasatuan variabel kebijakan dividen, akan berdampak pada penurunan variabel manajemen laba sebesar 0,028 satuan, dengansasumsi faktorplainnya tetap.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-b328ab6d276c30339c172902325fdea3">2. Uji Parsial (Uji t)</p>
      <p id="_paragraph-43">Uji parsial digunakan untuk menguji ada atau tidaknya pengaruh variable bebas terhadap variable terikat secara individu. Uji parsial dalam penelitian ini Dengan menggunakan tingkat kepercayaan sebesar 5% (α= 0,05), maka dapat dinyatakan berpengaruh parsial jika nilai signifikansi &lt; 0,05.</p>
      <p id="_paragraph-46">
        <bold id="_bold-64">Coefficients</bold>
        <sup id="_superscript-6">
          <bold id="_bold-65">a</bold>
        </sup>
        <bold id="_bold-65" />
      </p>
      <table-wrap id="_table-figure-2">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title>Hasil Parsial (Uji T)</title>
          <p id="_paragraph-47">Hasil <italic id="_italic-81">Output </italic>SPSS (2021)</p>
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-6d9fedf1cfc0f0695dde3f1970f85b7a">
              <td id="table-cell-22c772093c89bd8bfc7c5b0b3c2835f5">Model</td>
              <td id="table-cell-3359fc1a84dbc94be4265a19ce1475c8" />
              <td id="table-cell-1ab65f07f61f98c3f6c9c508165cf810" colspan="2">Unstandardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-83e99bd7981c95cbb1681f7dee03a4ce">Standardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-9a3c4966ed14580b25436ec1c5103e66" rowspan="2">T</td>
              <td id="table-cell-d061b42de38d871ce3274dbb62e1dd89" rowspan="2">Sig.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a473e794456d6cfb2e7b7d17a35f4d56">
              <td id="table-cell-5b53c76bcab830dc6c5104d524717830" />
              <td id="table-cell-968dc691afedfebea7d6196dff29df8a" />
              <td id="table-cell-b2a33b51480e151235120d20abe45ffd">B</td>
              <td id="table-cell-1ccb5c2c42c6352c6fe29f060b4d820d">Std. Error</td>
              <td id="table-cell-506df1d685884a183a6c607ae06a2676">Beta</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-2d906f47ed3ef9b433735efafcc03630">
              <td id="table-cell-577c6060aa98edabdb53c8aaa027a27f" rowspan="4">1</td>
              <td id="table-cell-18e7b4a8e154659e2db3d94ab29f0b39">(Constant)</td>
              <td id="table-cell-28a0163321b36a6de66eae8331c34d2e">.102</td>
              <td id="table-cell-a52d712a7fc37c090c6ab080f58297d7">.113</td>
              <td id="table-cell-842e52d5e3658d8ea557896dfc0570fe" />
              <td id="table-cell-65f754c96e432121c62f6b0bb4095e7f">.902</td>
              <td id="table-cell-4a8a3830360a4d2e12d25b3abdc77c3e">.372</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bb8adaa4cbb99e54b03c87a737e0e05a">
              <td id="table-cell-8873dac24a97ed9698c37206df0c2bb4">GCG</td>
              <td id="table-cell-dd2902f12cbad6e62b5262d662fef5fe">-.089</td>
              <td id="table-cell-b8521f2425c7b80415c9d25f725b9f7e">.070</td>
              <td id="table-cell-f665d75cd07824a2218a5c32cbe7feed">-.171</td>
              <td id="table-cell-faf400a700c150f5292a52a40a25824c">-1.271</td>
              <td id="table-cell-30f68392bf0f5d6cbbaa32d7cabb431a">.211</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f0767ff9d785f5909fd0d071ddce8965">
              <td id="table-cell-4d0bdaf0684e13e65da45ad1b91a2f1c">Profitabilitas</td>
              <td id="table-cell-d9d341f94bd71c9975f72569cbf189b0">.560</td>
              <td id="table-cell-64d5adfe4f317ff4a6a55122fe96f692">.121</td>
              <td id="table-cell-6876acbbdc632ba469744e79584e8574">.630</td>
              <td id="table-cell-2e35a6539fdcc4dbecde49500e9b47d1">4.647</td>
              <td id="table-cell-0a092f37538727e43dd0200f39f87bae">.000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b63d113df1588756cd2fbd3f6f2a2c88">
              <td id="table-cell-f63ff64773e1179ae199b5b9c3328758">Kebijakan Dividen</td>
              <td id="table-cell-7656a81785fb9b0d4040e4b153507262">-.028</td>
              <td id="table-cell-de3f528d104df78d562ae76746811dd0">.026</td>
              <td id="table-cell-d05667d367be1e471d7dece3aa06ed90">-.133</td>
              <td id="table-cell-6fbb297ab0089ad018be27131c767a85">-1.044</td>
              <td id="table-cell-aa5649426d1d4f80ed74ad9d8ebc37aa">.303</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-676064fa36d68e9cdba3096980593446">
              <td id="table-cell-8354d09afafacd2f0e5625d40ff0a474" colspan="7">a. Dependent Variable: Manajemen Laba</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-49">Dari hasil uji t (parsial) pada tabel di atas dapat dijelaskan sebagai berikut:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-c418141e500f307795adc84e20d68c78">
        <list-item>
          <p>Variabel <italic id="_italic-82">good corporate governance</italic> memperoleh nilai sigifikansi sebesar 0,211 &gt; 0,05. Artinya secara parsial variabel <italic id="_italic-83">good corporate governance</italic> tidak berpengaruhLsignifikanKterhadapSvariabel manajemen laba.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Variabel profitabilitas memperoleh nilai signifikansiHsebesar 0,000 &lt; 0,05. Artinya secaraNparsial variabel profitabilitas berpengaruhe signifikan terhadapkvariabel manajemen laba.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Variabel kebijakan dividen memperolehmnilai sigifikansi sebesar 0,303 &gt; 0,05. Artinya secarazparsial variabel kebijakan dividen tidak berpengaruh signifikanpterhadap variabel manajemen laba.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-9bc663d786e2c520281eb58d98794e3b">3. Uji Simultan (Uji f)</p>
      <p id="_paragraph-50">Uji simultan digunkan untuk menguji ada atau tidaknya pengaruh variable bebas terhadap variabel terikat secara bersama-sama. Uji parsial dalam penelitian ini menggunakan nilai <italic id="_italic-84">level of significance </italic>(α) 0,05, di mana dapat dinyatakan berpengaruh parsial apabila nilai signifikansi &lt; 0,05. Berikut hasil uji simultan dalam penelitian ini:</p>
      <p id="_paragraph-53">
        <bold id="_bold-80">ANOVA</bold>
      </p>
      <table-wrap id="_table-figure-3">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <title>Hasil Simultan (Uji F)</title>
          <p id="_paragraph-54">Hasil <italic id="_italic-85">Output</italic> SPSS (2021)</p>
        </caption>
        <table id="_table-3">
          <tbody>
            <tr id="table-row-74692a2f4332898ef6cf7d2118874a0a">
              <td id="table-cell-52445f5556fc5fad8ce5b64ac46c8bb6" colspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-553cf8d2daad3ad7a98dd7ebd7d20316">Sum of Squares</td>
              <td id="table-cell-a8a396bc4a36af0ad11fb5d058e449d0">Df</td>
              <td id="table-cell-26e2277158ebddc6f1e56f4a921588af">Mean Square</td>
              <td id="table-cell-0bb55effbb0d995b96b197bbf878204f">F</td>
              <td id="table-cell-1179dc74b2873a043c1ff14a6e1fbb98">Sig.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d0d17be21a1b3526d6611009eaac3d48">
              <td id="table-cell-68be3762d08cecf7ecdf32980c2a5b4d" rowspan="3">1</td>
              <td id="table-cell-f7a86d7a9ad21ba05343491d1806a008">Regression</td>
              <td id="table-cell-ab8a45bbc237764795ddaf0bf71e096a">.336</td>
              <td id="table-cell-851507dea721bd090e590a7f89aa7a3d">3</td>
              <td id="table-cell-716d7fbed3d5e5adc896c9860595dfb7">.112</td>
              <td id="table-cell-9336611da09a3fba63320e63bcbd11fe">7.294</td>
              <td id="table-cell-46569d2c457e704eb41f01e84821dee5">.000b</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-cddc1e2527e89406d85c4bc52bf8a814">
              <td id="table-cell-9c92e97349a754d6eb58956c9e1971c3">Residual</td>
              <td id="table-cell-ce72c3e7215e47afe40bd5eed8d58b2b">.629</td>
              <td id="table-cell-7dfc67da59d623cdae796f6add0793bf">41</td>
              <td id="table-cell-5b5c30c4774bdd96739402b5ddfbdf09">.015</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f69133883adbfe02ddb0fd53efe5ff1a">
              <td id="table-cell-5267a5f7b735073ab118b67f0df0dd42">Total</td>
              <td id="table-cell-9ebd94f887b085d094bc158387783abc">.965</td>
              <td id="table-cell-1fdba9f59070f2482c44f6cefcb67336">44</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8dbab20955523b28980d567d285382ff">
              <td id="table-cell-93fe8227d83ac319ab38d851e8a0f2b4" colspan="7">a. Dependent Variable: Manajemen Laba</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c3dcc6094d9fa2542b56e8bc9d35ec69">
              <td id="table-cell-bcde77e8a6a005832fbe32f9f41c535b" colspan="7">b. Predictors: (Constant), Kebijakan Dividen, GCG, Profitabilitas</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="paragraph-c433f19e20ff35e5c82b0428fedf15c8">4. Koefisien Determinasi Berganda (R<sup id="superscript-1">2</sup>)</p>
      <p id="_paragraph-56">Menurut Suyono (2018:84), uji R<sup id="_superscript-8">2</sup> digunakan untuk mengetahui kemampuan model dalam menjelasakan variabel terikat atau dependen. Nilai yang kecil berarti kemampuan variabel-variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen amat terbatas.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-4">
        <label>Table 4</label>
        <caption>
          <title>Uji Koefisien Determinasu Berganda (R<sup id="_superscript-9">2</sup>)</title>
          <p id="_paragraph-59" />
        </caption>
        <table id="_table-4">
          <tbody>
            <tr id="table-row-1a35b261371595b7ba3f5ec7bfd3edf2">
              <td id="table-cell-9fd8ce25f58fe5c541dee44b49943426" colspan="6">Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summary b </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-779c88277f2632fbe3162bfe4880f1c7">
              <td id="table-cell-28322161ed6386dbbe5db2b42da7668c">Model</td>
              <td id="table-cell-05d19b687c9e816a68853f7e3cc4a0fc">R</td>
              <td id="table-cell-dd6970ace26a80dfc35da0c4d7fc3303">R Square</td>
              <td id="table-cell-b90bce54f52924938109492e673b8a32">Adjusted R Square</td>
              <td id="table-cell-c3e2895c4e8b76478411ac0f938b619e">Std. Error of the Estimate</td>
              <td id="table-cell-2865f81afaf368d4044db2a8eb92c0ff">Durbin-Watson</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8aba24d878ba0cb8d55e93be9dc0d5b9">
              <td id="table-cell-aafff3a6ee36cdea9ce96777df8c3960">1</td>
              <td id="table-cell-a7bdd36bb04274ee6fd674d19f0d3618">.590a</td>
              <td id="table-cell-2003a2e5162ac88f0c4cd98febbd0d67">.348</td>
              <td id="table-cell-9e1a80de440570a97e794b437cbd8a6b">.300</td>
              <td id="table-cell-9a3372a3bfcb08291b6bff877c877dce">.1238919</td>
              <td id="table-cell-b5555801ca9387ec9d8c78b27e4533dc">.348</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-042592d82f682f02d84f665204670617">
              <td id="table-cell-8f5f7cc3c54d4d736292f3d64b7a40c7" colspan="6">a. Predictors: (Constant), Kebijakan Dividen, GCG, Profitabilitas</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-11e8187f74b276de4db23f0b6656770f">
              <td id="table-cell-0d76b9fe9a5404b6aebd2bfbf2fe2552" colspan="6">b. Dependent Variable: Manajemen Laba</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-60">Berdasarkan pada tabel Model Summaryb menunjukkan bahwa nilai R-Square (R<sup id="_superscript-12">2</sup>) sebesar 0.369, hal ini menunjukkan bahwa besar koefisien determinasi sebesar 36.9% yang memiliki makna bahwa besar kontribusi pengaruh variabel Konflik Kerja, Stres Kerja, dan Kompensasi terhadap variabel Kepuasan Kerja Karyawan sebesar 36.9%, dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain diluar dari model regresi.</p>
      <p id="paragraph-7e24c30e995a3be7abd2bff11b6d9510">5. Pembahasan</p>
      <p id="_paragraph-61">Pada bagian ini akan dijelaskan terkait pembahasan hasil analisis yang telah dilakukan. Pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen akan dijelaskan sebagai berikut :</p>
      <p id="paragraph-30fe482e9096078f44167398f3e83320">a. H<sub id="subscript-1">1</sub>: Pengaruh <italic id="italic-1">Good Corporate Governance </italic>terhadap Manajemen Laba.</p>
      <p id="_paragraph-62">Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil bahwa <italic id="_italic-86">good corporate governance </italic>terbukti tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur sektor konsumsi, sehingga H<sub id="_subscript-13">1</sub> ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa baik tidaknya penerapan tata kelola perusahaan yang baik, masih belum mencerminkan pada ada tidaknya praktik manajemen laba pada perusahaan sektor konsumsi. Tidak berpengaruhnya GCG terhadap manajemen laba dapat disebabkan karena masih ada perusahaan yang tidak konsisten dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, seperti PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk yang tidak memiliki komite audit selama periode 2018 dan 2019.</p>
      <p id="_paragraph-63">Selaras dengan hasil studi yang dilakukan [5], yang membuktikan bahwa tata kelola perusahaan yang baik atau GCG tidak memiliki kontribusi pada praktik manajemen laba perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun perusahaan memiliki tata kelola yang profesional, tidak menjamin perusahaan tersebut tidak melakukan praktik manajemen laba. Mengingat tujuan utama dari penerapan GCG yaitu agar perusahaan mampu memanfaatkan aset yang dimiliki dengan efektif dan efisien [10].</p>
      <p id="_paragraph-64">Hasil didukung dengan studi yang dilakukan [11], di mana GCG yang diproksikan dengan kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, <italic id="_italic-87">board size, </italic>ukuran komite audit dan proporsi komisaris independen, terbukti tidak memiliki kontribusi signifikan terhadap manajemen laba perusahaan. Setiap manajemen perusahaan memiliki pertimbangan dalam pengambilan keputusan masing-masing. Pihak pemilik (<italic id="_italic-88">principal</italic>) terdorong mengadakan kontrak untuk mensejahterahkan dirinya dengan profitabilitas yang selalu meningkat. Sedangkan manajer (<italic id="_italic-89">agent</italic>) terdorong untuk mengoptimalkan pemenuhan ekonomi serta psikologinya, antara lain dalam hal mendapatkan investasi, pinjaman, ataupun kontrak kompensasi. Tingkat liabilitas perusahaan yang tinggi dapat diartikan perusahaan sedang mengalami konflik agensi, sebab pinjaman merupakan salah satu cara manajemen untuk mengoptimalkan keuntungan pribadi serta memenuhi keinginan principal.</p>
      <p id="paragraph-a709c260cdb0e5e2ef671dc7a5772a1a">b. H2 : Pengaruh Profitabilitas terhadap Manajemen Laba.</p>
      <p id="_paragraph-65">Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil bahwa profitabilitas terbukti berpengaruh terhadap manjemen laba pada perusahaan manufaktur sektor konsumsi di BEI, sehingga H<sub id="_subscript-14">2</sub> diterima. Artinya naik turunnya pencapaian profit perusahaan, akan mencerminkan pada nilai manajemen laba perusahaan. Manajemen melakukan praktik manajemen laba bertujuan untuk memperoleh kepercayaan publik khususnya investor. Profitabilitas yang tinggi maka, praktik manajemen laba cenderung tinggi. Di mana maksud dan tujuan manajemen melakukan manajemen laba agar pada periode-periode yang akan datang yang masih belum diprediksi, perusahaan memiliki perolehan laba yang stabil.</p>
      <p id="_paragraph-66">Penelitian ini sesuia dengan penelitian yang dilakukan [1], yang membuktikan bahwa profitabilitas yang diproksikan dengan ROA terbukti berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Profitabilitas yang baik menunjukkan kemampuan manajer dalam mengelola aset perusahaan yang baik, sehingga menghasilkan profit. Perusahaan dengan profitabilitas yang rendah pada periode tertentu akan memicu manajemen melakukan manajemen laba denga cara meningkatkan pendapatan yang diperoleh, sehingga akan memperlibatkan saham serta dapat mempertahanka investor yang ada.</p>
      <p id="_paragraph-67">Didukung dengan penelitian yang dilakukan [12], yang memperoleh hasil bahwa dengan tinggi rendahnya profitabilitas perusahaan, akan berdampak pada praktik manajemen laba. Perusahaan dengan profit yang besar juga berdampak pada besaran pajak yang harus dibayarkan, sehingga memicu praktik manajemen laba dengan cara <italic id="_italic-90">income minimization </italic>atau menimisasi laba dengan maksud agar pajak yang dibayarkan juga berkurang. Adapun praktik manajemen laba dengan cara<italic id="_italic-91"> income maximization </italic>atau maksimisasi laba dilakukan dengan tujuan agar bonus yang diperoleh manajer lebih banyak, dan meningkatkan kinerja perusahaan sehingga perusahaan masih dapat kepercayaan dari pihak investor..</p>
      <p id="paragraph-7307b54c844851ff765629d63be91572">c. H3 : Pengaruh Kebijakan Dividen terhadap Manajemen Laba.</p>
      <p id="_paragraph-68">Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil bahwa kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap manajemen laba pada perusahaan manufaktur sektor konsumsi di BEI, sehingga H<sub id="_subscript-16">3</sub> ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa besar kecilnya dividen yang dibayarkan kepada pemilik saham, tidak memiliki kontribusi pada terjadi atau tidaknya praktik manajemen laba perusahaan. Tidak berpengaruhnya kebijakan dividen terhadap manajemen laba, dapat disebabkan karena masih ada beberapa perusahaan yang tidak melakukan pembagian dividen karena beberapa faktor, salah satunya perusahaan mengalami kerugian.</p>
      <p id="_paragraph-69">Selaras dengan studi yang dilakukan [13], yang memperoleh hasil bahwa kebijakan dividen tidak terbukti berpengaruh terhadap manajemen laba. Artinya tinggi rendahnya nila kebijakan dividen perusahana yang diukur dengan <italic id="_italic-93">dividend payout ratio</italic>, tidak memiliki kontribusi pada tinggi rendahnya nilai praktik manajemen laba. Manajemen laba dilakukan manajemen dengan maksud dan tujuan untuk memperoleh kepercayaan investor. Kebijakan dividen berkaitan dengan dengan keputusan manajemen untuk membagikan atau menahan laba yang diperoleh.</p>
      <p id="_paragraph-70">Didukung dengan studi yang dilakukan [14], yang memperoleh hasil bahwa kebijakan dividen tidak memiliki dampak signifikan pada praktik manajemen laba. Hal ini dapat disebabkan karena kebijakan dividen merupakan kebijakan yang melibatkan kedua belah pihak yaitu manajemen dan pemegang saham tergantung dari keputusan dari RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). Sehingga tidak memiliki dampak pada praktik manajemen laba. Sebagian besar perusahaan melakukan manajemen laba bertujuan untuk memperkecil jumlah kewajiban pajak, serta menjaga stabilitas kinerja perusahaan agar tetap memperoleh kepercayaan dari pihak investor.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Kesimpulan</title>
      <p id="paragraph-e7f595e02d5aec5aad4879e0a59f04b0">Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut:</p>
      <p id="paragraph-14f724418d1153006b75ed9c692cc5cb">1. <italic id="_italic-94">Good corporate governance </italic>tidak berpengaruh terhadap manajemen laba .</p>
      <p id="paragraph-d54ee8f4574d31acb365d3468d1ee090">2. Profitabilitas berpengaruh terhadap manajemen laba.</p>
      <p id="paragraph-3f458e5aa46c5e1258a42b14e5486a93">3. Kebijakan dividen tidak berpe ngaruh terhadap manajemen laba.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>