<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>“PENGARUH PROFITABILITAS DAN UKURAN PERUSAHAAN (SIZE) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN STRUKTUR MODAL SEBAGAI VARIABLE INTERVENING PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR FOOD AND BEVERAGES PERIODE 2016-2020”</article-title>
        <subtitle>"INFLUENCE OF PROFITABILITY AND COMPANY SIZE ON COMPANY VALUE WITH CAPITAL STRUCTURE AS VARIABLE INTERVENING IN FOOD AND BEVERAGES MANUFACTURING COMPANIES FOR THE 2016-2020 PERIOD"</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-ffdb5e4d6deb54567c585c3470a16462" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>za</surname>
            <given-names>nilamsari</given-names>
          </name>
          <email>nilamzahrin@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2021-09-22">
          <day>22</day>
          <month>09</month>
          <year>2021</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-2">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="paragraph-60b997764a8752aa8ca972bcd314244c">Keberhasilan suatu perusahaan yang berhubungan dengan harga saham dari invertor mempengaruhi nilai perusahaan, apabila terjadi kenaikan pada harga saham maka mengakitbatkan harga saham diperusahaan juga mengalami peningkatan. Nilai perusahaan mempunyai peran yang krusial untuk suatu perusahaan karena dengan adanya nilai untuk memaksimumkan suatu nilai perusahaan maka sama halnya dengan memaksimumkan tujuan utama suatu perusahaan, sehingga dapat disimpulkan bahwa jika Nilai perusahaan semakin tinggi semakin besar pula kemakmuran yang akan diterima oleh pemegang saham atau pemilik perusahaan [1]</p>
      <p id="paragraph-71343afd7a48c1ff8bdd848aed9e4059">Dalam proses memaksimalkan nilai perusahaan, akan ada konflik antara kepentingan agent dan principal sering disebut agency problem. Konflik keagenan timbul akibat minat yang berbeda, Agent mempunyai kepentingan dan tujuan yang berbeda dengan tujuan utama pemegang saham dan perusahaan, minat yang berbeda antara agen dan principal memicu masalah keagenan, agent terlalu menomersatukan keuntungan pribadi yang dapat menambah biaya bagi perusahaan yang dapat berpengaruh terhadap perolehan laba perusahaan serta berpengaruh terhdap penurunan nilai perusahaan yang menyebabkan harga saham juga mengalami penurunan. [2]</p>
      <p id="paragraph-e45987cbda0ddb727a8ca6f77415d3ae">Interaksi agensi muncul ketika principal memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada agent untuk menjalankan seluruh tugas dan pekerrjaan yang salah satunya merrupakan terkait pengambilan keputusan.Agent digambarkan sebagai pemegang kendali atass menejemen perusahaan atau pimpinan perusahaan yang dapat mengelola aktivitas operassional perusahaan secara langsung, agent lebih banyak mengetahui perkembangan dan isi perusahaan di bandingkan dengan principal, principal digambarrkan sebagai pemegang saham atau pemilik perusahaan. Agent diharuskan memberikan informasi yang sinkron terkait kondisi perusahaan, informasi tersebut diharapkan dapat memberikan signal bagi pemegang saham ataass kepercayaan yang telah diberikan tersebut, akan tetapi, terkadang agent memberikan informasi yang tidak sinkron terkait kondisi perusahaan, peristiwa semacam ini disebut juga dengan penyajian informasi tidak simetri <italic id="_italic-3">(information asymmetric).</italic> Informasi yang tidak simetri timbul akibat dipicu oleh niat agen memperoleh laba tersendiri dari perusahaan yang dipimpinnya . . Diisamping itu principal ingin mewujudkan tujuannya dengan meningkatkan kekayaan pemilik saham yang dapat ditandai dengan meningkatnya nilai perrusahaan dan harga saham. [3]</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="heading-080e783a685ef18e96a2a2fa7c99a770">A. Lokasi Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-11">Penelitian in dilakukan pada perusahaan manufaktur Makanan dan Minuman <italic id="_italic-4">(food and beverages) </italic>yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dimana data tersebut tidak diambil secara langsung dari perusahaan, melainkan data yang sudah dipublikasikan dan diperoleh dari Galeri BEI yang berada di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Jl.Mojopahit 666-B Sidoarjo.</p>
      <p id="paragraph-749311e162a8210be1208f03b22aee01">B. Populasi dan Sampel</p>
      <p id="paragraph-9c72164c6075782714bc7329ea862b8c">1. Populasi</p>
      <p id="_paragraph-12">Dalam penelitian ini populasinya adalah perusahaan Perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman (food and beverages) pada periode 2016-2020. Jumlah populasi adalah sebanyak 26 perusahaan dan tidak semua populasi ini akan menjadi objek penelitian, sehingga perlu dilakukan pengambilan sampel lebih lanjut.</p>
      <p id="paragraph-7c5ea78d96e4ca006ccf9c8dc701f1a6">2. Sampel</p>
      <p id="_paragraph-13">Dalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah 8 Perusahaan Manufaktur Makanan dan Minuman <italic id="_italic-5">(food and beverages</italic><italic id="_italic-6">)</italic> <italic id="_italic-7">)</italic>yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik pengambilan sampel menggunakan metode <italic id="_italic-8">Purposive Sampling.</italic></p>
      <p id="paragraph-ab56e0b555414d08449ffef4f71c14e5">C. Jenis dan Sumber Data</p>
      <p id="paragraph-934a8d90e0f9ed74fa0bb4255a6dcf3b">1. Jenis Data</p>
      <p id="_paragraph-14">Dalam penelitian ini digunnakan jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Definisi data sekunder adalah sumber data penelitian yang diperoleh secara tidak langsung melalui perantara baik yang dipublikasikan dan tidak dipublikasikan</p>
      <p id="paragraph-d95760195dc20b1e71abf478b5f92757">2. Sumber Data</p>
      <p id="_paragraph-15">Dalam penelitian ini sumber data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari <italic id="_italic-9">Indonesia Stock Exchange</italic> (IDX) melalui Galeri Bursa Efek Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.</p>
      <p id="paragraph-ffae7023d209c638160afeae433ad242">D. Teknik Pengumpulan Data</p>
      <p id="_paragraph-16">Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini teknik dokumentasi, Teknik dokumentasi data sekunder dalam penelitian ini yaitu berupa data laporan keuangan <italic id="_italic-10">(financial statement)</italic> yang bersumber dari Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2020. Sumber data penelitian ini diperoleh dari internet melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu <italic id="_italic-11">Indonesia Stock Exchange</italic> (IDX) www.idx.co.id.</p>
      <p id="paragraph-0f8a529c5a06f3200c2b17ad9ad8e548">E. Teknik Analisis Data</p>
      <p id="_paragraph-17">Penelitian ini menggunakan teknik analisa jalur (path analysis). path analysis merupakan teknik analisis yang fungsinya untuk menganalisis hubungan sebab akibat antara variabel yang disusun berdasarkan urutan dengan menggunakan koefisien jalur sebagai besaran nilai untuk penentuan besarnya pengaruh variabel terikat terhadap variabel bebas. Pada penelitian ini analisis jalur path (path analysis) dilakukan dengan menggunakan soft ware SmartPLS (Partial Least Square) versi 3.0 for windows.</p>
      <p id="paragraph-b40654e652000ffc85459fb99d5412dd">F. Kerangka Konseptual</p>
      <fig id="figure-panel-5602e87a55188248b0da6546cd6e3b0d">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <title>Kerangka Konseptual</title>
          <p id="paragraph-d3af5d6be2a3ce5141b53640448e0cfe" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-f9de45d2d979a8e7c40bd91daf5cdf60" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="3089 Acopen G1.png" />
      </fig>
      <p id="paragraph-2c3aec0c11f64fbad4f98d2e79514c12">G. Hipotesis</p>
      <p id="_paragraph-19">Hipotesis merupakan aggapan sementara yang harus dibuktikan kebenarannya, dimana anggapan sementara diduga adalah sebagai berikut :</p>
      <p id="_paragraph-20">H1 : Profitabilitas berpengaruh positif terhadap Struktur Modal.</p>
      <p id="_paragraph-21">H2 : Ukuran Perusahaan berpengaruh positif terhadap Struktur Modal.</p>
      <p id="_paragraph-22">H3 : Profitabilitas berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan</p>
      <p id="_paragraph-23">H4 : Ukuran Perusahaan berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan.</p>
      <p id="_paragraph-24">H5 : Struktur Modal berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan.</p>
      <p id="_paragraph-25">H6 :Profitabilitas berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan melalui variable intervening Struktur Modal</p>
      <p id="_paragraph-26">H7 :Ukuran Perusahaan berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan melalui variable intervening Struktur Modal.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <sec id="heading-35cd47667cc5ae7e751801dfa076159d">
        <title>Hasil Analisis Data</title>
        <p id="heading-b9a292856b57d364604ef3c9b2206745">a) Model Pengukuran (<italic id="italic-1">Outer Model</italic>)</p>
        <fig id="figure-panel-dd1215f3ca40945425b4e6d19d881d26">
          <label>Figure 2</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="_bold-52" />
              <italic id="_italic-12">Outer Model</italic>
            </title>
            <p id="paragraph-beb1044f344c91d42478792c35d66ce1" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-5af1f4765a592059c61936f5176d4ce4" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="3089 Acopen G2.png" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-28">Pada skema diatas menspesifikasikan hubungan antar variabel laten dengan indikator-indikatornya, dengan kata lain <italic id="_italic-13">outer</italic><italic id="_italic-14">.</italic><italic id="_italic-15">model</italic> menjelaskan dari setiap variabel berhubungan dengan variabel lainnya. Pada <italic id="_italic-16">outer model</italic> uji yang dilakukan diantaranya:</p>
        <p id="paragraph-07b234ee701e65ea85fd1b44267460e4">1. Uji Validitas</p>
        <p id="_paragraph-29">a) <italic id="_italic-17">Convergent Validity</italic> </p>
        <p id="_paragraph-30">Untuk menguji <italic id="_italic-18">convergent validity</italic> digunakan nilai <italic id="_italic-19">outer loading</italic> atau loading factor. Suatu indikator dinyatakan memenuhi <italic id="_italic-20">convergent validity</italic> dalam kategori baik apabila nilai outer loading &gt;0,7.</p>
        <p id="_paragraph-31">Berikut adalah nilai <italic id="_italic-21">outer loading</italic> dari masing-masing indikator pada variabel penelitian:</p>
        <table-wrap id="_table-figure-1">
          <label>Table 1</label>
          <caption>
            <title>Outer Loading</title>
            <p id="_paragraph-33">Output SmartPLS, Data diolah, 2021</p>
          </caption>
          <table id="_table-1">
            <tbody>
              <tr id="table-row-927c4b282c177d92ff6478e2fd171908">
                <td id="table-cell-a82a6f680f97a0baec7edcc8f822c35a">Variabel</td>
                <td id="table-cell-08706bd18019d6e42e878615f40c4d13">Indikator</td>
                <td id="table-cell-5630714365c8bce3f5d94a57eaf8f529">Outer Loading</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-59356de69c301c9500943b869da2107b">
                <td id="table-cell-444892f6707daf2c13487bb7812bb970">Profitabilitas</td>
                <td id="table-cell-558cc8584a938016266b5de24c9e9f93">ROA</td>
                <td id="table-cell-2f3a2fdbb159d1259c13904173c650fe">1.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-4baa8942bd4472ec329d22d958855219">
                <td id="table-cell-4459ecfa12d5007932d9d00b4104496c">Ukuran Perusahaan (size)</td>
                <td id="table-cell-d1d71008c0a8a9f8f3ed34e337dd1660">SIZE</td>
                <td id="table-cell-88507479819d019b2de8954ff3e6894d">1.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f5332f52926b663e50ba70d44e7f4e5b">
                <td id="table-cell-f11ac5d58a8eb323aa4cf26b7afedba8">Struktur Modal</td>
                <td id="table-cell-2809610fae5daa31ddc327d0d4e50452">DER</td>
                <td id="table-cell-1d84f11fdfd0b71fa4358d24bc060ba6">1.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-36bae7443ab4ed1cd479a9a1449c5c5b">
                <td id="table-cell-e1f99c016e31b1ed9f2a3fbe29de1cea">Nilai Perusahaan</td>
                <td id="table-cell-73fa4f5d29359a8c0ecbba68ff9734cc">PBV</td>
                <td id="table-cell-46042414bf32ca9d35c6cce9c36d442c">1.000</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-35">Berdasarkan data dalam tabel 1.diatas, menunjukkan bahwa masing-masing indikator variabel banyak yang memiliki nilai outer loading &gt;0,7. Tetapi masih terdapat beberapa indikator yang memiliki nilai <italic id="_italic-23">outer loading</italic> &lt;0,7. nilai <italic id="_italic-24">outer loading</italic> antara 0.5-0.6 sudah cukup untuk memenuhi syarat <italic id="_italic-25">convergent validity</italic>. Daapat diketahui dari data diatas tidak ada indikator variabel yang nilai <italic id="_italic-26">outer loading </italic>nya dibawah 0,5 daapat diartikan semua indikator dinyatakan layak atau valid untuk digunakan analisis lebih lanjut</p>
        <p id="_paragraph-36">b) <italic id="_italic-27">Discriminant Validity</italic> </p>
        <p id="_paragraph-37">Uji discriminant validity ini menggunakan nilai cross loading. Apabila nilai cross loading pada indikator variabelnya terbesar dibandingkan variabel lainnya dapat artikan indikator itu telah memenuhi syarat discriminant validity). Berikut ini adalah nilai cross loading masing-masing indikator:</p>
        <table-wrap id="_table-figure-2">
          <label>Table 2</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-62"/>Cross Loading</title>
            <p id="_paragraph-39">Output SmartPLS, data diolah 2021</p>
          </caption>
          <table id="_table-2">
            <tbody>
              <tr id="table-row-8d08c66e96ef67262c158c682e90fdb6">
                <td id="table-cell-f578c851aeea6140fe16ea1bcab9bf68" rowspan="2">Indikator</td>
                <td id="table-cell-5ece486448c2a9e635da0fdf21e7d57a" colspan="4">Variabel</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-578ab452ea1c404d4d1459d0158f7f12">
                <td id="table-cell-7e5e723989db9dc1e389365fbeea4071">Profitabilitas</td>
                <td id="table-cell-7c8b5370799fbe0135ec119e97e1def1">UkuranPerusahaan</td>
                <td id="table-cell-77c96dd01b403993073338b2bf68b367">Struktur Modal</td>
                <td id="table-cell-cc33796ff1d94592ca4459e34319ef46">Nilai Perusahaan</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-6ffef3772723de4035b1545b196dbe14">
                <td id="table-cell-0d2643848f12e5ccf7662d43be90629a">X1</td>
                <td id="table-cell-a7fa2c01297b3680908e5b6a831891b5">1.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-d478e5d492108bc41ac0efe75428b1f4">
                <td id="table-cell-3e12a25da07dcd1973d561610886ce27">X2</td>
                <td id="table-cell-ad690e1584af7000885842638b9bc861">-0.122</td>
                <td id="table-cell-462509886fd18f6c6a342246e0e7fbe7">1.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7c76df7f1bd97839b467e4ca054a4502">
                <td id="table-cell-9e25052cd2ac5169ceab100dfd52a17c">Z</td>
                <td id="table-cell-c419080569c2d7af09a13bedd91b509b">0.188</td>
                <td id="table-cell-aa1b92461464953872dec8d8a551fa91">0.066</td>
                <td id="table-cell-00b4a8b99548def9ad19c24a47a3fbd1">1.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ea166efd8afc83a939e79ded0a4cd3bd">
                <td id="table-cell-c9b0775ddaa9ef59ea0d9f53e0ee3222">Y</td>
                <td id="table-cell-7013e7d0d50e4f621115cd548bb1feeb">-0.623</td>
                <td id="table-cell-2a70323abfb606673f608b22545c2df4">0.149</td>
                <td id="table-cell-e0060f63e98c08db2c1fd69c409dd6de">0.193</td>
                <td id="table-cell-8bbb137a38b219ea533a1e18a552ab8d">1.000</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-41">Berdasarkan tabel 2 diatas dapat diketahui bahwa masing-masing indikator pada setiap variabel mempunyai nilai <italic id="_italic-29">cross loading</italic> terbesar pada variabel yang dibentuknya dibandingkan dengan nilai <italic id="_italic-30">cross loading</italic> pada variabel yang lain, dari hasil yang diperoleh tersebut dapat disimpulkan bahwa indikator yang digunakan pada penelitian ini sudah memiliki <italic id="_italic-31">discriminant validity</italic> yang baik dalam menyusun variabelnya masing-masing.</p>
        <p id="paragraph-e2ec5e05570966c3c257639b8cb5b5c1">2. Uji Reabilitas</p>
        <p id="_paragraph-42">a) <italic id="_italic-32">Composite Reliability</italic></p>
        <p id="_paragraph-43"><italic id="_italic-33">Composite reliability</italic> digunakan untuk menguji nilai reliabilitas indikator pada setiap variabel, suatu varibael dapat dikatakan telah memenuhi syarat <italic id="_italic-34">composite reliability</italic> apabila memiliki nilai &gt;0.6 Berikut ini merupakan nilai <italic id="_italic-35">composite reliability </italic>dari masing-masing variabel dalam penelitian ini :</p>
        <table-wrap id="_table-figure-3">
          <label>Table 3</label>
          <caption>
            <title>Uji Reabilitas</title>
            <p id="_paragraph-45">Output SmartPLS, data diolah, 2021</p>
          </caption>
          <table id="_table-3">
            <tbody>
              <tr id="table-row-6ebe8944fae6672b03b0b0406a682878">
                <td id="table-cell-282790890482af7ff5d2b9387c49e03f">Variabel</td>
                <td id="table-cell-839382f118cadaa7c3d031505887e4b1">Composite Reliability</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-58a2b25948aedc7e3834cbb496153288">
                <td id="table-cell-03635b5f44630eacdf3b14625fa85227">Profitabilitas</td>
                <td id="table-cell-996c3cd7f161dde041903192b41d17de">1.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-e629a1ccae824e53b8c43b22c3da4a0d">
                <td id="table-cell-5b4e4764ccd07e397de38b95eb55d94e">Ukuran Perusahaan (Size)</td>
                <td id="table-cell-a0d221382f45a19433223bec84a0ceb7">1.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b04767cf4eb8b372e67cce51f908919d">
                <td id="table-cell-6af97c8ac028a4426cfe718371d96fbc">Struktur Modal</td>
                <td id="table-cell-62e96091a70ee23efcf2bded422741bb">1.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7531572eac6bdaaf6261100e7571fc49">
                <td id="table-cell-a13cff2abd8b14eabb6af5a97b51224c">Nilai Perusahaan</td>
                <td id="table-cell-6469537d3cd5b1b8611639655bab7fc9">1.000</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-47">Berdasarkan tabel 3 dapat diketahui bahwa nilai <italic id="_italic-37">composite reliability</italic> semua variabel dalam penelitian ini adalah &gt;0.6 hal ini menunjukkan bahwa masing-masing variabel telah memenuhi syarat <italic id="_italic-38">composite reliability</italic> sehingga dapat disimpulkan bahwa semua variabel memiliki nilai reliabilitas yang baik.</p>
        <p id="_paragraph-48">b) <italic id="_italic-39">Average Variance Extracted (AVE)</italic></p>
        <p id="_paragraph-49">Konstruk model dapat dinyatakan mempunyai reliabilitas yang tinggi jika AVE memiliki nilai diatas 0,50. JikaaAVE &gt;0,50 maka dapat diartikan reliabel Berikut merupakan tabel nilai AVE dari seluruh variabel.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-4">
          <label>Table 4</label>
          <caption>
            <title>
              <italic id="_italic-40">Average Variance Extracted (AVE)</italic>
            </title>
            <p id="_paragraph-51">Output SmartPLS, data diolah, 2021</p>
          </caption>
          <table id="_table-4">
            <tbody>
              <tr id="table-row-640c02254fb19ce4b3e1403fbf399986">
                <td id="table-cell-e67763e15140ae8779446b2cf37216fb">Variabel</td>
                <td id="table-cell-bfa1e9f0695fb84441fbb785a01de86a">AVE</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-5f29f47a452c8e6f6533d215e1ba1416">
                <td id="table-cell-bf20b96016a86d1b45533ef531ecdec9">Profitabilitas</td>
                <td id="table-cell-484fdc46254ff7d57ed54110068e831c">1.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a07f2cb6d2881c8f2b9b9170af19f92e">
                <td id="table-cell-3fe94950336045e6c83f358b6993b744">Ukuran Perusahaan (Size)</td>
                <td id="table-cell-46cdf33f99784a9f95596c3ee1b20b45">1.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-cab76f0953cca9bcd130cdbed7be8456">
                <td id="table-cell-2bb3913706136c64957a41faaea2a063">Struktur Modal</td>
                <td id="table-cell-54fea3a8490457b0758f2bbf062a21d7">1.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-73b1ed163f54e48499ef197325be8a0c">
                <td id="table-cell-b963772a61962b93d5df711c5d1147eb">Nilai Perusahaan</td>
                <td id="table-cell-c2616f77991840ed39023c30592bb26e">1.000</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-53">Berdasarkan tabel 4 diatas menunjukkan bahwa nilai AVE untuk semua variabel yakni &gt;0.50 yang berarti bahwa seluruh variabel dapat dinyatakan reliabel.</p>
        <p id="_paragraph-54">b) Model Struktural <italic id="_italic-42">(Inner Model)</italic> </p>
        <p id="_paragraph-55"><italic id="_italic-43">Inner model</italic> atau model struktural digunakan untuk mengetahui hubungan antar konstruk, R-<italic id="_italic-44">Square</italic> dan nilai signifikasi dari model penelitian. Model ini dievaluasi menggunakan R-<italic id="_italic-45">Square</italic> untuk konstruk dependent dari koefisien parameter jalur struktural. Berikut ini merupakan model struktural dari penelitian ini :</p>
        <fig id="figure-panel-66c7b4628614565d5a4aa51bcfc94081">
          <label>Figure 3</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-77"/>Inner Model</title>
            <p id="paragraph-db16df6e8b30c0538955c211761621c5" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-58bdb53775775005832cef7acc7388f9" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="3089 Acopen G3.png" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-57">Penilaian model dalam SmartPLS dimulai dengan melihat R-<italic id="_italic-47">Square </italic>untuk setiap <italic id="_italic-48">variabel laten dependent</italic>. Apabila hasil dari R-<italic id="_italic-49">Square</italic> &gt;0,67 mengidentifikasikan pengaruh yang baik antara variabel eksogen terhadap variabel endogen, sedangkan jika nilai R-<italic id="_italic-50">Square</italic> 0,33-0,66 maka termasuk dalam kategori sedang dan jika nilai dari R-<italic id="_italic-51">Square </italic>0,19-0,32 maka termasuk dalam kategori lemah. Berikut ini merupakan hasil R-<italic id="_italic-52">Square</italic> dengan menggunakan SmarPLS :</p>
        <table-wrap id="_table-figure-5">
          <label>Table 5</label>
          <caption>
            <title>Nilai R- <italic id="_italic-53">Square</italic></title>
            <p id="_paragraph-59">Output SmartPLS, data diolah 2021</p>
          </caption>
          <table id="_table-5">
            <tbody>
              <tr id="table-row-753bab46b4a25eeb79856e9b7cd27e33">
                <td id="table-cell-a0050e90535a795f750cbc9d5252fa03">Variabel</td>
                <td id="table-cell-4b65e873a76a43cee2dc014200459a4a">R- Square </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-d90d5edc3453355875ae0a5fc7a0b21c">
                <td id="table-cell-e94fe5ae9ba062be286aacce7396910c">Struktur Modal (Y)</td>
                <td id="table-cell-d3797efd57f5414cc8ce481dd46f0bb9">0.196</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-998af2a79cf4b727fe05eb30cea3c2b1">
                <td id="table-cell-4e7439acadaf2345b605944e48153b10">Nilai Perusahaan (Z)</td>
                <td id="table-cell-42dcc5f47d72fcf4b9a48e0c653e246e">0.394</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-61">Berdasarkan tabel 5 diatas dapat dilihat bahwa nilai R-Square Struktur Modal (Y) Diperoleh sebesar 0.196. Perolehan nilai ini menjelaskan bahwa presentase besarnya variabel Struktur Modal yang dijelaskan adalah sebesar 19,6%, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa nilai R-Square dalam kategori lemah. Untuk variabel Nilai Perusahaan (Z) diperoleh nila R-Square sebesar 0.394. Perolehan nilai ini memiliki arti bahwa presentase besarnya variabel Nilai Perusahaan (Z) yang dijelaskan adalah sebesar sebesar 39,4%, maka dapat disimpulkan bahwa nilai R-Square varibael Nilai Perusahaan dalam kategori sedang.</p>
        <p id="paragraph-d038b40e07b4987eebd749ca1b3d26fe">3. Uji Hipotesis</p>
        <p id="_paragraph-62">Uji dalam penelitian ini dilakukan dengan melihat nilai dari koefisien, jika nilai koefisien negatif maka hipotesis dapat dinyatakan adanya hubungan yang positif, serta hipotesis penelitian ini dapat dinyatakan diterima secara signifikan apabila nilai dari P-Values &lt;0,05 dan t-statistik &gt;1,96. Berikut ini merupakan hasil uji hipotesis yang diperoleh dalam penelitian ini :</p>
        <table-wrap id="_table-figure-6">
          <label>Table 6</label>
          <caption>
            <title>Bootstraping</title>
            <p id="_paragraph-64">Output SmartPLS, data diolah 2021</p>
          </caption>
          <table id="_table-6">
            <tbody>
              <tr id="table-row-9835b9ce643907c22cc8d394629dfa72">
                <td id="table-cell-04959744bdf66c76d871cc5f0c6223e5">Variabel</td>
                <td id="table-cell-e08436c3761c9ebdd7df0234f1d6799f">Original Sample (O)</td>
                <td id="table-cell-5d16f95031f9553894b08fee1d4e9311">Sample Mean (M)</td>
                <td id="table-cell-ddccd25982c06fb933bd57d324c4569e">Sample Deviation (STDEV)</td>
                <td id="table-cell-8e819bd3fcf09c11822ad74540d3ab77">t-Statistik (|O/STDEV|)</td>
                <td id="table-cell-02122ec53ac59f05c6d4d6028f399f8b">P-Values</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-768058efdff5dd08f579acb2900f2199">
                <td id="table-cell-d9ca111e98cb6799993536b39fdcd45a">X1→Y</td>
                <td id="table-cell-e689dc080e03e1b623db3c135279777d">0.506</td>
                <td id="table-cell-d5ddc10caea0fc50563f1d042a6afe00">0.510</td>
                <td id="table-cell-577cbb7790a712eb1c4cfc1698449a95">0.194</td>
                <td id="table-cell-95c3cc40d5a06162e2fe114799bc9c9a">2.607</td>
                <td id="table-cell-b333b557d68b69430bcd278108211485">0.009</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-2cf935936f718cd9f6568f7c1da0478d">
                <td id="table-cell-cebdc0e0569224515a9cd3b3ee2172b9">X1→Z</td>
                <td id="table-cell-d64d36e52eedf1324cb8d38f426fa775">-0.614</td>
                <td id="table-cell-fe05ee626c740b7ec6fee4cfd4508cb1">-0.613</td>
                <td id="table-cell-4085ea4ca070b1871c5b806217d56418">0.096</td>
                <td id="table-cell-d587a09d16a55df054a2c00f241fd60c">6.384</td>
                <td id="table-cell-3732935040a28569ebcb552d3dac0d9b">0.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-6fb412f7c78ca926ffc801d8409df3b3">
                <td id="table-cell-72a9f2dd20c05de4c11a7701734247d2">X2→Y</td>
                <td id="table-cell-9ca001f4bfe01d6f27674c53c0ade44c">0.053</td>
                <td id="table-cell-dcdd0e98b71da1abb0f1eaca1450e2de">0.046</td>
                <td id="table-cell-745e84316d254ee58023c987dfa3e9e1">0.158</td>
                <td id="table-cell-66d65fb422eac2178b2cb1ea7f91ce62">0.333</td>
                <td id="table-cell-35dbdefeca17ed6bb8767e8d0308ff13">0.739</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c2c7a1e2dc83a07b014bb1ab6f417ff9">
                <td id="table-cell-e0ff4dd8fdcb82d5a3a23042c5a0e261">X2→Z</td>
                <td id="table-cell-5cb5d1c7263dcbd9f4134d95f7f53289">0.074</td>
                <td id="table-cell-d16ae8ab964e21a7314c239da6e4aac8">0.079</td>
                <td id="table-cell-743a82774931d0d43d9d26e0ce57ded8">0.130</td>
                <td id="table-cell-e35f6e2a68e4704d5de426d008a49ddb">0.571</td>
                <td id="table-cell-ee1229293109e9b741a38885f7e677e6">0.569</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-460234159ad2020004117646d754f2a9">
                <td id="table-cell-e7b923b4b2c8d60de344d3232b3ee584">Z→Y</td>
                <td id="table-cell-5920e16ed652ee971d29742038f20138">0.500</td>
                <td id="table-cell-4e73b043bfc16d06fc71e0258156422a">0.508</td>
                <td id="table-cell-d16f03b252932a6d4c5258cccccadeea">0.181</td>
                <td id="table-cell-da2a4db38a218be6c56974297c29da6a">2.770</td>
                <td id="table-cell-0b23405e090be6065e43f3983f03a060">0.006</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-81b722ba04fbcfd752b6eacd34c19a49">
                <td id="table-cell-ce03c5756d6c4b9df3e1088880f41c4a">X1→Z→Y</td>
                <td id="table-cell-7b4fdd2108b4ebf077704aa9e3c687c5">-0.307</td>
                <td id="table-cell-d613cdf0ac59186bd67802b714ca1e90">-0.309</td>
                <td id="table-cell-e3a5005ab702870f6acaaca445fef9b4">0.120</td>
                <td id="table-cell-f19bcdab276cff7f496358944a9ea3c9">2.554</td>
                <td id="table-cell-616530e6f5f91d1287aeb34e03f3b688">0.011</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-2b5a15837ad7b0d65bc0c7af39754f4d">
                <td id="table-cell-1f585647725922bd8849564c126a4817">X2→Z→Y</td>
                <td id="table-cell-d6acdb74431630f09f0bc11a5bb6df0a">0.037</td>
                <td id="table-cell-84e886509dd134dd08a6b12b5f8a8b3d">0.049</td>
                <td id="table-cell-25eebd88daa4f91d3683f613b6bfbd0a">0.077</td>
                <td id="table-cell-44acd32eaa991dd90dec24aab1518b62">0.480</td>
                <td id="table-cell-5b015a33e28ad7cdde19584b6b5b694b">0.632</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-66">Dalam melakukan pengujian hipotesis menggunakan metode <italic id="_italic-56">boostrap </italic>terhadap sampel. Pengujian dengan <italic id="_italic-57">bootstrap</italic> ini ditujukan untuk meminimalkan masalah ketidak normalan data penelitian. Berikut merupakan hasil pengujian dengan <italic id="_italic-58">bootstrap </italic>dari analisis SmartPLS :</p>
      </sec>
      <sec id="heading-4e0f5db9dcb03a49779f6741168074d2">
        <title>Pembahasan</title>
        <p id="_paragraph-67">Berdasarkan hasil yang telah dilakukan oleh peneliti maka hasil yang diperoleh melalui program aplikasi SmartPLS versi 3.0<italic id="_italic-59">.</italic> Bahwa variabelPengaruh Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan (Size) terhadap Nilai Perusahaan dengan Struktur Modal sebagai variable intervening disimpulkan sebagai berikut :</p>
        <p id="paragraph-aacc6398c3267dcc913e2ce82e08e23f">a. H<sub id="subscript-1">1</sub> : Pengaruh Profitabilitas terhadap Struktur Modal </p>
        <p id="paragraph-2a8f7d4077bb7f67d0ad494cad89de8e">Profitabilitas.memiliki0pengaruh0positif0dan0signifikan.terhadap.struktur.modal.dikarenakan tingkat profitabilitas dalam perusahaan mempengaruhi struktur modal perusahaan tersebut. Dimana.jika.perusahaannmemilikintingkatnprofitabilitasnyangntinggi, nmakanperusahaan tersebut tidak.perlu susah.payah untuk.mencari.suntikanmdana.dari.luar.karena cukup.hanya.menggunakan danamdarimdalam, .bisa saja-dari-hasil-keuntungan-yang-didapat-dari-penjualan-disetor-sebagai tambahan0modal. Jadi0semakin0tinggi0tingkat0profitabilitassuatu.perusahaan.maka.akan.semakin besar.juga.struktur.modalnya._Hasil_penelitian_ini_sama_dengan_penelitian_yang dilakukan.oleh [4] .yang.juga.menunjukkan.bahwa.profitasbilitas.memiliki.pengaruh.signifikan.terhadap.struktur modal.perusahaan.</p>
        <p id="paragraph-9edc987b9cca578edd5b1a6e5ed33b28">b. H<sub id="subscript-bf30efba3c6fbc2c3728228c5972b19f">2</sub> : H<sub id="subscript-2">3</sub><sub id="subscript-3"> </sub>: Pengaruh Profitabilitas terhadap Nilai perusahaan.</p>
        <p id="_paragraph-69">Variabel.profitabilitas.berpengaruh.positif.dan.signifikan.terhadap.nilai.perusahaan. .Hal ini menunjukkan_bahwa_profitabilitas_berbanding_lurus_dengan_nilai perusahaan. Jika profitabilitas mengalami-peningkatan-maka-nilai-perusahaan-juga-akan-mengalami-peningkatan, begitu pula sebaliknya.nJadinhipotesisnketiganyangndiajukannpenelitinditerima. Hal ininsesuaindengan teori bahwanprofitabilitasnyang tingginmencerminkannkemampuannperusahaanndalamnmenghasilkan keuntungannyangntingginbaginpemegangnsaham..Dengan rasio profitabilitasnyang tinggi yang dimilikinperusahaannakannmenariknminatninvestor untuk menanamkannmodalnya di perusahaan. Tingginyanminatninvestor untuknmenanamkannmodalnyanpada perusahaanndengannprofitabilitas yangntingginakannmeningkatkannhargansahamnsehingganakannmeningkatkannnilai perusahaan. Semakin besar laba ditahan, semakin besar kebutuhan dananya dipenuhi dari dalam perusahaan (dana internal)nsehingganmengurangi.penggunaan.dana.dari.hutang (dana eksternal). Penelitian ini.tidak.sejalan.dengan.penelitian.yang dilakukan [7].yang.menyatakan.bahwa.profitabilitas.tidak berpengaruh.terhadap.nilai.perusahaan. .Sedangkan.Penelitian.ini sejalan.dengan penelitian.yang dilakukan.oleh [8] yang menyatakan.bahwa profitabilitas.berpengaruh.positif.dan signifikan terhadapnnilainperusahaan</p>
        <p id="paragraph-3ef83108a397ea1db2872e767997cd8e">c. Pengaruh Ukuran perusahaan terhadap struktur modal</p>
        <p id="_paragraph-70">H2nyang menyatakannbahwa ukuran perusahaan.(SIZE)/berpengaruh/terhadap/strukturmodal (DER)nditolak.Ukurannperusahaannyangnbesar tidak akan meningkatkan atau menaikkan struktur modal.dari.perusahaan.karena.ukuran.perusahaan.yang.besar.menunjukkan bahwa perusahaan memilikiosumberodanaointernaloatau laba ditahan yang besar, sehingga/perusahaan mampu.untuk membiayaininvestasindenganndana yangndihimpunnya tersebut. Olehnkarena itu, Halnini sejalan dengannpenelitiannyangndilakukannoleh [5].yang menyatakan_bahwa_ukuran_perusahaan_tidak berpengaruh.terhadap.struktur.modal, .sedangkan.penelitian.ini bertolak.belakang.dengan [6] yang menyatakan_<italic id="_italic-60">SIZE</italic>.berpengaruh positif dan.signifikan terhadap.struktur.modal.</p>
        <p id="paragraph-a5301a4a2c78d0a6c48ed06e3efa7a45">d. H<sub id="subscript-67f6ce473cfe3c1a79d459fd5633dbe5">4 </sub>:<sub id="subscript-70dc2263a72c1feab235eeb9ed3300ef"> </sub>Pengaruh ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan.</p>
        <p id="_paragraph-71">Ukuran Perusahaan mempunyai pengaruh negative dan tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan.Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Allenjuan Ukuran perusahaan yang merupakan suatu skala yang dapat diklasifikasikan sebagai pengelompokan sebuah perusahaan dengan berbagai rasio sebagai penentunya antara lain dengan nilai pasar saham, total aset perusahaan, log size perusahaan, dan lainnya. Tentu dengan adanya peningkatan atau penurunan total aset yang dilakukan oleh suatu perusahaan tidak mempengaruhi penilaian para investor terhadap kinerja perusahaan. Dengan begitu Ukuran perusahaan yang besar tidak dapat menjamin adanya penilaian yang baik dari investor, seperti pada saat ukuran perusahaan besar dapat menyebabkan kemungkinan nilai perusahaan turun, ini dikarenakan perusahaan dengan mudah memperoleh hutang dari pihak eksternal atau luar. Penelitian ini bertolak belakang dengan penelitian yang dilakukan oleh [9] yang menyatakan bahwa variable Ukuran Perusahaan memiliki pengaruh Positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan.</p>
        <p id="paragraph-9e2186ea25ed77a6a26325fa72f0f2cc">e. H<sub id="subscript-bd49c659524fc4e65556cd2c0fa6470f">5</sub> : Pengaruh Struktur modal terhadap nilai perusahaan.</p>
        <p id="_paragraph-72">Struktur Modal di proksi dengan DER dengan menyeimbangkan manfaat dan pengorbanan yang timbul sebagainakibat penggunaannhutang. Sejauhnmanfaatnpenggunaan hutang lebih besar, tambahannhutangnmasih diperkenankan. nApabila pengorbanannkarena penggunaanhutang sudah lebih besar,vmaka tambahan hutang tidak diperkenankan. Semakin tinggi hutang maka resiko yangnditanggung.perusahaan juga besar. Hal ini akan memengaruhi kepercayaan investor terhadap perusahaan dan selanjutnya akan.memengaruhi.nilai.perusahaan. Hal.ini serupa dengan penelitian yang.dilakukan oleh Penelitian [10] menyatakannbahwa struktur modalnberpengaruhnpositif dan signifikan terhadap.nilai perusahaan, pernyataan tersebut juga diperkuatnoleh penelitian [11]</p>
        <p id="paragraph-823c57715a9beb69ae0407537a905f7d">f. H<sub id="subscript-d6f461816c38540370e5ab96d76f7e1e">6 </sub>: Pengaruh Struktur modal terhadap nilai perusahaan.</p>
        <p id="_paragraph-73">Hasil pengujian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa Profitabiltas mempunyai hubungan yang positif dan berpengaruh secara signifikan terhadap Nilai Perusahaan melalui variable Intervening Struktur Modal.struktur modal adalah komposisi saham biasa, tempat perlindungan yang disukai, dan kelas-kelas seperti itu, laba ditahan, dan utang jangka panjang yangdikelola oleh kesatuan bisnis dalam pembiayaan asset sehingga mampu memediasi antara Profitabilitas dengan Nilai Perusahaan. Demikian juga sebaliknya, apabila jumlah modal pinjaman yang besar dapat menghasilkan keuntungan yang besa bagi perusahaan, maka pada saat perusahaan dilikuidasi kemungkinan besar perusahaan dapat mengembalikan modal pinjaman seluruhnya. Melihat prospek perusahaan yang seperti itu, maka nilai perusahaan tersebut dimungkinkan akan stabil bahkan bergerak naik sehingga para investor akan tertarik untuk menamkan modalnya pada perusahaan yang bersangkutan. Ini menunjukkan perusahaan mengelola aset mereka secara efektif dengan menghasilkan laba. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh [12].</p>
        <p id="paragraph-8f2d42d1965eb1891902ee1eefcb3e57">g. H<sub id="_subscript-7">7 </sub>: Pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, dan struktur modal terhadap nilai perusahaan.</p>
        <p id="_paragraph-74">Ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan yang dimediasi oleh struktur modal yang tidak dapat diuji karena struktur modal sebagai variabel intervening tidak signifikan terhadap variabel ukuran perusahaan, yang berarti tidak dapat memediasi hubungan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Dalam penelitian ini struktur modal (DER) bukan merupakan variable intervening yang tepat karena tidak memiliki pengaruh terhadap ukuran perusahaan (SIZE). Oleh karenaitu, H7 yang menyatakan ukuran perusahaan (SIZE) berpengaruh terhadap nilai perusahaan (PBV) malaluistruktur modal (DER) tidak bisa diuji dan hipotesis ini dieleminasi. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan [13] yang menyatakan bahwa Ukuran Perusahaan berpengaruh yang negatif dan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Nilai Perusahaan melalui variable Intervening Struktur Modal.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="sec-5">
      <title>Simpulan</title>
      <p id="paragraph-81d5132bcdf0031ca6b0659e9dcdf07d">Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-75">1. Profitabilitas berpengaruh positif terhadap Struktur Modal</p>
      <p id="_paragraph-76">2. Ukuran Perusahaan (Size) tidak berpengaruh positif terhadap Struktur Modal</p>
      <p id="_paragraph-77">3. Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan (Size) secara simultan berpengaruh positif terhadap Struktur Modal</p>
      <p id="_paragraph-78">4. Profitabilitas berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan</p>
      <p id="_paragraph-79">5. Ukuran Perusahaan (Size) tidak berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan</p>
      <p id="_paragraph-80">6. Struktur modal berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan</p>
      <p id="_paragraph-81">7. Profitabilitas, Ukuran Perusahaan (Size), dan Struktur Modal secara simultan berpengaruh positif terhadap Nilai Perusahaan</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>