<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>PROFIL RISIKO, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, EARNING DAN CAPITAL SEBAGAI BENTUK PENGUKURAN TINGKAT KESEHATAN BANK TERHADAP HARGA SAHAM (STUDI PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2015-2019)</article-title>
        <subtitle>Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital as a Form of Measuring the Bank's Health Level Against Stock Prices (Study on Islamic Banks in Indonesia Period 2015-2019)</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-deacde36bc2e6d494834be08026113d4" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Nasution</surname>
            <given-names>Rita Irma Suryani</given-names>
          </name>
          <email>ritavskiyo@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-a91f803d4ddbe64d892bc295353c7c76" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <given-names>Heri Widodo, SE., M.Si. Ak., CA</given-names>
          </name>
          <email>thesis.adviser2020@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2021-09-10">
          <day>10</day>
          <month>09</month>
          <year>2021</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-127e1974afe86e3903985d0180efd01c">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-11">Salah satu bentuk lembaga perbankan di Indonesia adalah Bank Umum Syariah.Bank Umum Syariah bertugas melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah, yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Kegiatan usaha bank syariah menggunakan prinsip bagi hasil dantidak ada praktek riba didalamnya. Bank syariah melakukan kegiatannya sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam dan bank yang tata cara beroperasinya mengacu kepada ketentuan-ketentuan Al-Qur’an dan Hadis.[1]</p>
      <p id="_paragraph-12">Di Indonesia, masyarakatnya tidak lagi hanya mengutamakan keberadaan bank konvensional saja, namun sudah banyak bank syariah yang beroperasi. Saat ini, Bank Umum dengan prinsip syariah sudah memiliki peminat yang lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya, di awal waktu Bank Syariah pertama berdiri. Negara Indonesia dengan penduduk yang mayoritas muslim, membantu bank syariah untuk bisa diterima dan disukai oleh masyarakat Indonesia. Masyarakat muslim di Indonesia, pada dasarnya juga membutuhkan sistem perbankan yang dapat memenuhi hukum dan syariat-syariat Islam sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW di masa lampau. Dengan demikian, sektor perbankan syariah di Indonesia memiliki peluang yang baik di masa depan dan bisa saja mendominasi perbankan di Indonesia serta menguasai hajat hidup orang banyak. Maka dari itu, bank syariah dituntut untuk menjaga stabilitas kesehatannya dari waktu ke waktu.</p>
      <p id="_paragraph-13">Kinerja bank syariah di tahun 2017 lalu tingkat likuiditasnya semakin melapang, dengan artian bank syariah memiliki dana yang cukup besar untuk disalurkan kepada masyarakat. Bank Syariah diakui masih dapat mencapai pertumbuhan sebagai intermediasi <italic id="_italic-35">double digit</italic> di tengah lesunya kondisi pertumbuhan industri. Tahun 2019 lalu, tingkat penyaluran kredit perbankan hanya bertumbuh di angka 6,08%, jauh merosot dibandingkan angka pertumbuhan pada tahun 2018 yakni sebesar 11,7%. Adapun per November 2019, bank syariah tanah air berhasil mencatat pertumbuhan pembiayaan 10,21%, dapat melesat jauh dibandingkan peraihan serupa di tahun 2019 lalu yakni sebesar 4,19%. Kemudian di tahun 2020, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa pertumbuhan pembiayaan dari perbankan syariah masih bergairah di beberapa bulan di awal tahun 2020.</p>
      <p id="_paragraph-14">Keberadaan dari lembaga-lembaga perbankan ini didasari kepercayaan dari publik sebagai pengguna jasa, sehingga amatlah penting untuk menjaga kepercayaan dari mereka. Dalam rangka usaha menjaga kepercayaan publik pada sektor ini, lembaga perbankan diatur dan diawasi oleh pemerintah melalui peraturan perundangan yang berlaku baik secara langsung <italic id="_italic-36">(direct regulation)</italic> maupun tak langsung <italic id="_italic-37">(indirect regulation), </italic>hal ini demi menciptakan lembaga perbankan yang sehat dan dapat dipercaya. Perlu diketahui bahwa semua bank di Indonesia diawasi secara langsung (<italic id="_italic-38">on-site supervision)</italic> maupun tidak langsung <italic id="_italic-39">(off-site supervision)</italic> oleh pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun Bank Indonesia, dengan tujuan untuk memperoleh informasi maupun gambaran terhadap keadaan keuangan bank dan untuk memantau tingkat kepatuhan bank terhadap regulasi yang berlaku, serta untuk mengetahui adanya praktik-praktik yang tidak sehat yang dapat membahayakan kelangsungan usaha bank.</p>
      <p id="_paragraph-15">Melalui Peraturan Bank Indonesia Nomor 13/I/PBI/2011 tanggal 5 Januari 2011, dan detail tentang tata cara penilaiannya diterangkan dalam Surat Edaran Bank Indonesia nomor13/24/DPNP tanggal 25 Oktober 2011 bahwa Bank memiliki kewajiban memelihara dan atau meningkatkan Tingkat Kesehatan Bank dengan menerapkan prinsip kehati-hatian serta manajemen risiko dalam melaksanakan kegiatan usahanya. Berdasarkan peraturan tersebut, penilaian tingkat kesehatan bank didalam tulisan ini, penulis menggunakan pendekatan <italic id="_italic-40">risk-based bank rating (RBBR)</italic>, dengan metode RGEC dan kualitas asset pada harga saham. Perubahan sistem penilaian tingkat kesehatan oleh Bank Indonesia (BI) dari CAMELS menjadi RGEC diharapkan dapat mengidentifikasi masalah yang terjadi di perusahaan lebih awal serta dengan melakukan penerapan manajemen resiko. Penilaian tingkat kesehatan bank dengan metode RGEC ini tercantum dalam PBI Nomor 13/1/PBI/2011 tanggal 5 Januari 2011 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum.[2]</p>
      <p id="_paragraph-16">Pengukuran rasio rentabilitas lebih mengacu pada hal yang lebih mendetail dengan memperbandingkan pendapatan bersih terhadap modal produktif yang beroperasi, bukan menggunakan perbandingan terhadap total aset yang dimiliki oleh lembaga perbankan. Adanya kesenjangan pembuktian rasio rentabilitias inilah yang dijadikan salah satu dasar peneliti dalam mengumpulkan pendapat dan hasil penelitian guna mendapatkan tolak ukur baru terhadap aspek-aspek yang mempengaruhi harga saham di lembaga perbankan khususnya perbankan syariah. Aspek lain yang mendasari penelitian ini yaitu adanya ketidaksinambungan hasil penelitian yang sudah dilakukan oleh beberapa peneliti terkait pengukuran kesehatan bank dengan metode REGC. Hal ini juga menjadikan peneliti mengharapkan pembuktian teori dan bukti penelitian agar lebih kuat sehingga dapat memberikan tambahan gambaran bagi para pengguna informasi dan peneliti lain di masa yang akan datang.[3]</p>
      <p id="_paragraph-17">Berdasarkan pemaparan tentang kondisi perbankan syariah di indonesia dan juga peraturan pemerintah terkait metode pengukuran keseharan perbankan, penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang “<italic id="_italic-41">Risk Profile</italic><italic id="_italic-42">, Good Corporate Governance, Earning, dan Capital, Sebagai Bentuk Pengukuran Tingkat Kesehatan Bank Terhadap Harga Saham (Studi Pada Bank Syariah di Indonesia Periode 2015 -2019)</italic>”.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-1e38ff81391b4a3e6c0ee97083ebeec6">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="heading-f30c7c2fa8cf0edb0955ca936e2ae83a">A. Pendekatan Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-19">Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berbentuk kausalitas untuk mengetahui hubungan sebab akibat antar dua variabel atau lebih. Sehingga dalam penelitiannya terdapat variabel independen dan dependen. Dari variabel tersebut selanjutnya dicari sebesar besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen untuk dapat menghasilkan kesimpulan yang dapat digenerelasasikan, dan dapat menjelaskan kejadian yang terstruktur. Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan syariah di indonesia pada tahun 2015-2019.</p>
      <p id="paragraph-024d9d2a3b9622d19ee85ab4bb17dbd1">B. Lokasi Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-20">Penelitian ini dilakukan pada Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan per 01 Januari 2015. Adapun daftar Bank Umum Syariah yang digunakan sebagai lokasi penelitian sebagai berikut:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Daftar Lokasi Penelitian Bank Umum Syariah</title>
          <p id="_paragraph-22" />
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-65638cb4ef7b028c1279a97786db064d">
              <td id="table-cell-d1b855e672db362883d75b0daefc1fcc">No</td>
              <td id="table-cell-aaac8e1e63f77bc486e4f04140b9bad3">Nama Bank Umum Syariah</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-28cfc03112c67d693950bd6ffd97600c">
              <td id="table-cell-aa311ce49a03a82660401e2fdf6ad2f2">1.</td>
              <td id="table-cell-238ee3890cbdde0ff035f124ca90e362">PT. Bank Muamalat Indonesia</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ce839e11772612ff062157c77761c521">
              <td id="table-cell-64ab257520638913e74f8e0652f5bc43">2.</td>
              <td id="table-cell-9a5e08d9a164831ad6ea892a1e574b90">PT. Bank Syariah Mandiri</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8958ab034039afcaacf43b9759e7ec67">
              <td id="table-cell-5dd10d193d2ad0bb445976fec34fb4b2">3.</td>
              <td id="table-cell-e5dedf17a0d1d77bf0e0c51d0f2c8be2">PT. Bank Mega Syariah</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-2416f1d1ad66d2b54c7d3ae7b7a3506f">
              <td id="table-cell-7fd07e6adbe4120ef5eb451a6adac69f">4.</td>
              <td id="table-cell-e668e64d0c633d0a13d2c026cec0ff2c">PT. Bank BRI Syariah</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-af62ed6c890bcef6e887ebb10302e926">
              <td id="table-cell-935847ee15c0e51528086cc30b82b5a7">5.</td>
              <td id="table-cell-31a549d861288406d01470bfefc1308e">PT. Bank Syariah Bukopin</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b327b26c0eb87ef42c56fcf09fec1333">
              <td id="table-cell-7602f5b1c260b0da3702d4d35cbdec63">6.</td>
              <td id="table-cell-fb6c2691ce2d733e1915196e85a4594f">PT. Bank BNI Syariah</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8381430fe8b47fe00c5340d4cd66dc53">
              <td id="table-cell-4c4a20c6931c935d3748c384a38651d7">7.</td>
              <td id="table-cell-c5badd760dd95b77fff47a4dd078c3f4">PT. Bank Jabar Banten Syariah</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e9d174f8feef4b31046705ad3bc913e4">
              <td id="table-cell-e214fd79b4a39430abc93b69cc1ecb7d">8.</td>
              <td id="table-cell-0d66f62ee984ab4b783c6d6364ecaaea">PT. Bank BCA Syariah</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b4d1611d6708aac4a02e247304fe525d">
              <td id="table-cell-e070f7f9a49839f59870c3d6a686490c">9.</td>
              <td id="table-cell-62b47f24d03e859a287bfc3dd73cd3cd">PT. Bank Victoria Syariah</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-0e056ffc98e548fc0338ce24037f531e">
              <td id="table-cell-d01f18d3158492060eccb3f7625185d6">10.</td>
              <td id="table-cell-d644032d88be501c155c4333cb9397be">PT. Bank Panin Dubai Syariah</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ea307fee4e1de840de45f48cfbf5432e">
              <td id="table-cell-698d08ea05a61f14ab27ff541083f721">11.</td>
              <td id="table-cell-22f686d38b8f3367f255823fffdb442a">PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="paragraph-6133e97dc1035929c3441abc5ba645a9">C. Jenis dan Sumber Data</p>
      <p id="paragraph-896c8e40b2c38092d7a5d6f516539bcc">1. Variabel Dependen</p>
      <p id="_paragraph-23">Harga saham ditentukan dari nilai penutupan akhir tahun per 31 Desember dengan periode waktu dari tahun 2015 sampai dengan 2019.</p>
      <p id="_paragraph-24">Harga Saham = Harga Saham Penutupan Akhir Tahun per 31 Desember</p>
      <p id="paragraph-81d902ed125ea77df4e0463782f5b0c4">2. Variabel Independen</p>
      <p id="paragraph-db231ca3b6eccf99412f2b4f120dbb9d">1) Risiko Kredit</p>
      <p id="_paragraph-25">Dalam penelitian ini resiko kredit diproksikan dengan <italic id="_italic-43">Non-Performing Loan</italic> (NPL). NPL (<italic id="_italic-44">Non Performing Loan</italic>) yang sering digunakan adalah NPL gross yaitu NPL yang membandingkan jumlah kredit yang berstatus kurang lancar, diragukan dan macet. Adapun rumus <italic id="_italic-45">Non-Performing Loan</italic> sebagai berikut: [4]</p>
      <p id="paragraph-380b6ac175286e279943262c68f10c4b">2) <italic id="_italic-47">Good Corporate Governance</italic></p>
      <p id="_paragraph-26">Variabel ini diproksikan dengan jumlah komisaris Independen, Dewan Direksi, dan Komite Audit.[5]</p>
      <p id="paragraph-93bf4ac2d5543bc5c6903cbf89533a57">3) Risiko Rentabilitas</p>
      <p id="_paragraph-27">Risiko Rentabilitas pada penelitian ini diproksikan dengan menggunakan <italic id="_italic-46">Net Interest Margin </italic>(NIM).[3]</p>
      <p id="paragraph-c678ef8117d2ef30cbef70262e4fb38f">4) Risiko Permodalan</p>
      <p id="_paragraph-28">Risiko Permodalan pada penelitian ini diproksikan dengan menggunakan <italic id="_italic-48">Capital Adequacy Ratio </italic>(CAR).[6]</p>
      <p id="paragraph-b7f8cbdeba20a05fbb821be41a65f87b">D. Populasi dan Sampel</p>
      <p id="_paragraph-29">Populasi dalam penelitian ini merujuk pada surat <italic id="_italic-49">bulletin insight</italic> yang dikeluarkan oleh Komite Nasional Keuangan Syariah edisi Januari 2020 yang menyebutkan bahwa total Bank Umum Syariah yang berjumlah 14 bank di seluruh Indonesia. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode <italic id="_italic-50">purposive sampling, </italic>dimana metode ini merupakan metode pengumpulan data sampel yang menyajikan data informasi yang lengkap dan menggunakan pertimbangan atau kriteria tertentu. Kriteria tertentu yang dijadikan sampel pada penelitian ini sebagai berikut:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-1bfdb111aea099fd83bc466a2bc98558">
        <list-item>
          <p>Bank Umum Syariah yang aktif sebagai lembaga perbankan syariah hingga 31 Desember 2019.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan Per Januari 2015.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Bank Umum Syariah yang aktif sebagai lembaga perbankan syariah pada tahun 2015–2019 yang menerbitkan <italic id="_italic-51">annual report</italic> yang berakhir pada 31 Desember (yang dapat diakses).</p>
        </list-item>
      </list>
      <table-wrap id="_table-figure-2">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title><bold id="_bold-22"/>Kriteria Penentuan Sampel</title>
          <p id="_paragraph-31" />
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-20360a88700b2913f292d525e2ae63bf">
              <td id="table-cell-4446d88a36f3ebb4322f17fa9e0b2b53">No.</td>
              <td id="table-cell-6f5782c63786d32dfc8086761f390611">Kriteria</td>
              <td id="table-cell-9add5738c3f5f7fd0d35e150a01d8a00">Jumlah</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a77dffbf5541fbd8fe39b12f6cdd1aa7">
              <td id="table-cell-3848ac036531754a857c0cd1d317046a">1.</td>
              <td id="table-cell-bbb383275f8b277656e777326cf7fe19">Bank Umum Syariah yang aktif sebagai lembaga perbankan syariah hingga 31 Desember 2019</td>
              <td id="table-cell-d689d3a7b3a2817093f497acebba0291">14</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-201cca830ea5e790ddd927cd5327c0fe">
              <td id="table-cell-2e8ee71eb4b95a1d3d9f5e707468dead">2.</td>
              <td id="table-cell-e4f4ba3e9f071fb9bf7209cae02424f1">Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan Per Januari 2015</td>
              <td id="table-cell-24ef62b464132a21abaffdaddbb57bac">(2)</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d15acd0ba596b677cefb6cc9b4585b93">
              <td id="table-cell-ac2a883c4ee326ae7c852c364e2568fa">3.</td>
              <td id="table-cell-c3467b6f13ff28a90c176825e612af8f">Bank Umum Syariah yang aktif sebagai lembaga perbankan syariah pada tahun 2015–2019 yang menerbitkan annual report yang berakhir pada 31 Desember (yang dapat diakses).</td>
              <td id="table-cell-b823fdd1c2236c36710efda6c2de31d2">(1)</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-327b4ca6e93ba4f85bb5e9c0cb9d8e2f">
              <td id="table-cell-e4997a2d354823229eea94576d30fdcb" colspan="2">Jumlah total perusahaan sampel (11 perusahaan x 5 tahun dari 2015-2019)</td>
              <td id="table-cell-5abd694c76294cca7cb4d4496dcc7bcf">55</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-16d91f1bf7013e9c0d261664d96409d1">
              <td id="table-cell-a8cbe82b9b51e2531265104d5b123e4d" />
              <td id="table-cell-94391ff096154aa4619a1dc1327b238a" />
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="paragraph-54a41c6e1002ec23a31eb96caa95e3f9">E. Jenis dan Sumber Data Kriteria Penentuan Sampel</p>
      <p id="_paragraph-32">Jenis data yang digunakan untuk penelitian ini merupakan jenis data kuantitatif berupa angka yang dihasilkan dalam penelitian ini yang berdasarkan analisis statistik dalam laporan keuangan perusahaan perbankan syariah tahun 2015-2019. Sedangkan Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini termasuk sumber data sekunder. Sumber data sekunder dalam penelitian ini diperoleh dari publikasi laporan tahunan (<italic id="_italic-53">Annual Report</italic>) Bank Umum Syariah di Indonesia periode tahun 2015-2019 yang diperoleh dari website resmi Bank Umum Syariah terkait.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-3">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <title><bold id="_bold-27"/>Daftar Sumber Data</title>
          <p id="_paragraph-34" />
        </caption>
        <table id="_table-3">
          <tbody>
            <tr id="table-row-f3a9d33a25480eecdfb4fe5b1290a51f">
              <td id="table-cell-fa2d0422e7cf239553ba3e3442cfa5f0">No</td>
              <td id="table-cell-df22d2841d612ca45cc9b297dd69645c">Nama Bank Umum Syariah</td>
              <td id="table-cell-5cf19829c31be6604ff623722c6fd29b">Website Resmi Bank Umum Syariah</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-87d3bd27aa01ab83421c2f1b29bcd4d5">
              <td id="table-cell-7036e5a882f3567c0f85d371686a54af">1.</td>
              <td id="table-cell-d1e9fcc63cdb909a430509a9a67ccbd2">PT. Bank Muamalat Indonesia</td>
              <td id="table-cell-f5b1020963bf352a35745116e84f75b4">https://www.bankmuamalat.co.id/</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-10280f0c34d55d48d93a3bbc2f6cd6c4">
              <td id="table-cell-701ba1dfa36e8e8c436c2a7bcbc128f9">2.</td>
              <td id="table-cell-f8a7f56444744fcd103eeb2482eedd84">PT. Bank Syariah Mandiri</td>
              <td id="table-cell-86a5d49adc5fbb96533f4be3825e6d41">https://bsm.direightion.com/</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-23f4bdb0038f039c83186ddc15c64744">
              <td id="table-cell-233167665f36b093fad6c37ddb46173b">3.</td>
              <td id="table-cell-e6e2e9500bd1b60d84c1fd62b024f6a1">PT. Bank Mega Syariah</td>
              <td id="table-cell-551fe67f3c7362c24be8ee2531df10b1">https://www.megasyariah.co.id/</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5d0b431c937a7f220146ef0c1bd6ab60">
              <td id="table-cell-c88ada01094ed288ad975d0ec7ee3092">4.</td>
              <td id="table-cell-16f5195cef0c8aed84307a99a0646679">PT. Bank BRI Syariah</td>
              <td id="table-cell-5c9bd39bd4797816cbefb6240028ebf1">https://www.ir-bankbsi.com/</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c6c7b0dfa047f7874336ceeea0b7bfce">
              <td id="table-cell-a395516167485007ee6e32163b1b7df7">5.</td>
              <td id="table-cell-1591c1a5afab12f190c35d4de7d5b439">PT. Bank Syariah Bukopin</td>
              <td id="table-cell-7527277aa486adb5619360a3381b1ca3">https://www.syariahbukopin.co.id/</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ba7aa6d81f1bda30600b57959574a43b">
              <td id="table-cell-79ed80621b3f10c07228b0478e2de9e8">6.</td>
              <td id="table-cell-24823f37862ac259682b1cdad295ec42">PT. Bank BNI Syariah</td>
              <td id="table-cell-a79ecc5e0541b2d1d8806357dc5e910d">http://www.bnisyariah.co.id/</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-74f9439f101048eb29510fc6036c3b32">
              <td id="table-cell-75d222d192e336a4745e545d854e9f3a">7.</td>
              <td id="table-cell-302dde3a09e5dfaccd634f7dc976ef1c">PT. Bank Jabar Banten Syariah</td>
              <td id="table-cell-b99a458da3329eb6e350339390af8cf1">http://www.bjbsyariah.co.id/</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bd40a3aeed1528a541119434dadb6cbe">
              <td id="table-cell-138f928d0b79c9161be2a9fb76b850fe">8.</td>
              <td id="table-cell-6c104ef858dc36f48033128231d6b2f5">PT. Bank BCA Syariah</td>
              <td id="table-cell-62a6db0dcc15833f71a3bb65a1e239bf">https://www.bcasyariah.co.id/</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e633b6053a39e540faeddf3f83d5dfd5">
              <td id="table-cell-b97afe689b7b3936476a117da149d0a8">9.</td>
              <td id="table-cell-c04a157ad01e24227f63a18d5014d5d7">PT. Bank Victoria Syariah</td>
              <td id="table-cell-3c0731402cc30ae0e093eee9ba045667">https://bankvictoriasyariah.co.id/</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-43e0a2054b347a8d6f3481ffa1046673">
              <td id="table-cell-e3364940ea4b7286e2b49b48e63f07db">10.</td>
              <td id="table-cell-f50fe9ea0da328a7f020b895b3ed8512">PT. Bank Panin Dubai Syariah</td>
              <td id="table-cell-1532f291a707498fc533068a52d1cd19">https://www.paninbanksyariah.co.id/</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6fdf9dfbbc786ad7800af6acfa7d73f3">
              <td id="table-cell-56f8ba6ceb92bd680e45286d6b3e40a3">11.</td>
              <td id="table-cell-fbccbf3cf4a32217def9bc6334f41a2a">PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah</td>
              <td id="table-cell-2f8e173d3df7d21ead41b66c64333069">https://www.btpnsyariah.com/</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="paragraph-88f9d0dbe451682221dbeab60365f348">F. Teknik Analisis Data </p>
      <p id="_paragraph-35">Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan analisis regresi linear berganda. Untuk mempermudah dalam menanalisis data dalam bentuk tabel, grafik maka digunakan SPSS <italic id="_italic-55">(Statistical Package for Social Sciences)</italic>. Uji statistik deskriptif berupa data kuantitatif yang sudah ada kemudian mengolahnya dan menyajikannya dalam bentuk tabel, grafik dan dibuat analisis agar dapat ditarik kesimpulan sebagai dasar pengambilan keputusan. Kemudian Uji asumsi klasik yang akan digunakan dalam penelitian ini meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterosekedasitas dan uji autokorelasi. Persamaan untuk pengujian hipotesis menggunakan regresi linier berganda secara sistemastis yaitu ditunjukkan sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-36">Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X3 + b4X4 + e (1)</p>
      <p id="_paragraph-37">Keterangan:</p>
      <p id="_paragraph-38">Y= Harga Saham</p>
      <p id="_paragraph-39">a= Konstanta</p>
      <p id="_paragraph-40">b1-b4= Koefisien Regresi Variabel</p>
      <p id="_paragraph-41">X1= <italic id="_italic-56">Non-Performing Loan</italic></p>
      <p id="_paragraph-42">X2= <italic id="_italic-57">Good Corporate Governance</italic></p>
      <p id="_paragraph-43">X3= <italic id="_italic-58">Net Interest Margin</italic></p>
      <p id="_paragraph-44">X4= <italic id="_italic-59">Capital Adequacy Ratio</italic></p>
      <p id="_paragraph-45">e= Kesalahan Pengganggu (error).</p>
    </sec>
    <sec id="heading-ec7cf43a3f33b07473fb154715e9436c">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="heading-42bb49842d23ba107392562efdb7d5a5">A. Uji Statistik Deskriptif</p>
      <p id="_paragraph-47">Statistik deskriptif seluruh variabel penelitian dapat dilihat pada tabel berikut:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-4">
        <label>Table 4</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Statistik Deskriptif</title>
          <p id="_paragraph-49">Hasil Output SPSS, data diolah (2021).</p>
        </caption>
        <table id="_table-4">
          <tbody>
            <tr id="table-row-f0a503da6c4b0c34bd875f17767f6099">
              <td id="table-cell-204d45d8e236495c1ecf0665e43a2319" />
              <td id="table-cell-7e4ca2f3a7f5603d07b48f8902421fbe">N</td>
              <td id="table-cell-c756b82a06c2dc11250fa538f696f98a">Mean</td>
              <td id="table-cell-b774d809d6688d6aa952c96640e0301b">Std. Deviation</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c5333a438ffe41107bdd7fb07c1a0c39">
              <td id="table-cell-0d9014c5ebfffe078aeadbbad0115fdb">Harga Saham</td>
              <td id="table-cell-2444e8975e3c740938a95d90837793d5">55</td>
              <td id="table-cell-d2bfce1be4687aa2eeb982616c89e70b">258072.4658</td>
              <td id="table-cell-6f42fa75476e28009498944be051d6a5">211715.69352</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-06476a686fbe3162111c1ab1954c33b5">
              <td id="table-cell-1df0a3b846d590332dc1e911a9b76213">NPL</td>
              <td id="table-cell-79d4d81296dae493ec249e672e9b2245">55</td>
              <td id="table-cell-9846e027edf4044c1d6af29a10177fc5">3.23120</td>
              <td id="table-cell-0db8767409ef5777a498ee018e558685">3.697784</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-40227569c9f6371086deaddb004ad87d">
              <td id="table-cell-27226bdb0382f2daa41aefe12f9f5c94">GCG</td>
              <td id="table-cell-0fa8c37b9f6862b9b4faccbe247e44b4">55</td>
              <td id="table-cell-4a43d1daf21fb92ad0735859fb0d0069">10.94545</td>
              <td id="table-cell-53bcd06164cfee99c8a7448f254a009b">2.214583</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9214f7378e9e11d36f1d85f7b654f8b4">
              <td id="table-cell-0f0324eb3a9af2a4ee05fe5ac74a1dcc">NIM</td>
              <td id="table-cell-398287cb5a85c8ff6bcb4d0925738029">55</td>
              <td id="table-cell-09ff1611086d28928ddcd93a4bfc4302">7.07015</td>
              <td id="table-cell-ecbf892bc7ed83ec77a89f17229ce4f6">7.396622</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b947689e280cde352645a0d4ff9d06f6">
              <td id="table-cell-41f66629e793cb775e8eb24ba30387a3">CAR</td>
              <td id="table-cell-28f4a2d6b0bbfda800363c2decf78ad6">55</td>
              <td id="table-cell-881ac48d3dae80c6d7d5de74902d3cd4">20.50416</td>
              <td id="table-cell-74fa3f3440b027d6f7ba0449f8929d66">7.351893</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="paragraph-1c4f120c36c61903e5e8d792db0301cf">B. Uji Asumsi Klasik</p>
      <p id="_paragraph-51">Pengujian asumsi klasik terhadap model regresi menyatakan bahwa model regresi telah memenuhi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, dan uji autokorelasi.</p>
      <p id="paragraph-b5e2355193c14234bb7ce805110d8d68">C. Uji Hipotesis</p>
      <p id="paragraph-db8d3f4dd1cd71208357e2a91e781acc">1. Uji Parsial (Uji T)</p>
      <p id="_paragraph-52">Dengan df = n – k – 1, 55 – 4 – 1 = 50 sehingga diperoleh t tabel (0,05;50) sebesar 2,008. Nilai t hitung yang diperoleh dari hasil pengolahan SPSS disajikan pada tabel dibawah ini:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-5">
        <label>Table 5</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Parsial (Uji T)</title>
          <p id="_paragraph-54">Hasil Output SPSS, data diolah (2021).</p>
        </caption>
        <table id="_table-5">
          <tbody>
            <tr id="table-row-efb3f075f07f21269d97f3391974bec6">
              <td id="table-cell-98c8b7877c265fcc42aa5b9bc0d1b249" rowspan="2" colspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-1c0fb5e761485e0b180a6d5b381c6f8c" colspan="2">Unstandardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-5abd43a77714b77f36709a834fbdc032">Standardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-d9c61f447bf29841f070389eb3e04134" rowspan="2">t</td>
              <td id="table-cell-45d8c73c99567e9f5d38a8e2633a9f32" rowspan="2">Sig.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-99e5105d9414ddce332aadff760673c0">
              <td id="table-cell-0a2a85de841e90730e8ebfd150b65f60">B</td>
              <td id="table-cell-e4bcf6853561640b4a991bed626f380e">Std. Error</td>
              <td id="table-cell-296ed534cd4d4422994f94ff44e56b19">Beta</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a66be1aff076732c0fddfc1dbe3fbd49">
              <td id="table-cell-8fd9c7e693e8e0a415f2b4afeb2fc6b5" colspan="2">(Constant)</td>
              <td id="table-cell-0c805a4c3ca9949bae6d12cce5465c9a">195564.933</td>
              <td id="table-cell-167b4ba22bcdadebe2ae3ed11c0e3096">315608.977</td>
              <td id="table-cell-82278a39e60dcfc23dde58b025506593" />
              <td id="table-cell-87a538929b082449055106afb0326f93">.620</td>
              <td id="table-cell-d69f5f1db2a84b10d954bd7577326499">.538</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-06fa9341247f1bcd64176b76c49eaeb9">
              <td id="table-cell-b599fb191ad740f0a11f2004f5b9f227" />
              <td id="table-cell-2c41587b483cce9cf4a29753fe2dcba9">NPL</td>
              <td id="table-cell-ad157f3264988252b0f927dd8af4fc08">-30405.057</td>
              <td id="table-cell-7ac094b66abdfa59c0e2332d76e90ab1">13560.596</td>
              <td id="table-cell-450724206566bfa09356aa81014f306c">-.289</td>
              <td id="table-cell-628424e2c22100d664df74fa26956f48">-2.242</td>
              <td id="table-cell-1b034350920e1ddabce5be1acd1aa496">.029</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-aa2961195f9022c1c14a7ebdfea0e95e">
              <td id="table-cell-dd873bd6c3ea0568b804ae3b2b603a58" />
              <td id="table-cell-f9afdef443bfef2e4438d687a1c2107c">GCG</td>
              <td id="table-cell-4ab60df37aab1e3f8c4f6d8f9c9959a9">-16878.078</td>
              <td id="table-cell-83e9308de5288b7118133c9e1940b08a">22870.260</td>
              <td id="table-cell-b2657044bf6a21820d4882ad317cdc48">-.096</td>
              <td id="table-cell-437f2e77761c3493b8c15b193763a2ea">-.738</td>
              <td id="table-cell-bbff81ab12d7e21fa4d65a7299cbb470">.464</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-366929042ab89c7c01d54fef3d142d06">
              <td id="table-cell-50160b1ce38beb8b44543d99c9f69f48" />
              <td id="table-cell-1fc105fc59e12efcac50d4587be08b2e">NIM</td>
              <td id="table-cell-f5e061b3126ccc9d6187fc995cf42b8e">-17295.668</td>
              <td id="table-cell-f76968e8c798cae18779f225dcbfc32f">7672.466</td>
              <td id="table-cell-82325c320c8a93f217904cb0a4f86d4b">-.329</td>
              <td id="table-cell-beb815a6d78040dd6bbcdb759d17489c">-2.254</td>
              <td id="table-cell-429b134df3e99e3229295be7d75a3f32">.029</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a5452c8b351c0bf5b3800a99bede28fe">
              <td id="table-cell-817d6f9036ca6ac73d715964cea3f9cf" />
              <td id="table-cell-f64cd272e3918b60703c38f4785d8bdf">CAR</td>
              <td id="table-cell-bf86b9b99a043fa47d247c95cbf5e5b1">19138.093</td>
              <td id="table-cell-cef14fea5c7838c1ebf652c78ffb16e6">7621.851</td>
              <td id="table-cell-19aeeb0d961f05865af44f5a12632f89">.362</td>
              <td id="table-cell-31aa1d040a629f49fcb62c47efd4d992">2.511</td>
              <td id="table-cell-fa70a99ab65cab2fad441b214abc3934">.015</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="paragraph-13185b0ada43d881b53b6e6b629a1688">Pembahasan</p>
      <p id="_paragraph-56">Berdasarkan dari uji regresi pada tabel.5 menunjukkan bahwa:</p>
      <p id="_paragraph-57">Hasil Uji Hipotesis 1 : Terdapat pengaruh <italic id="_italic-72">non-performing loan</italic> terhadap harga saham</p>
      <p id="_paragraph-58">Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa nilai t<sub id="_subscript-1">hitung</sub> hubungan langsung antara variabel <italic id="_italic-73">Non-Performing Loan</italic> (X1) terhadap variabel Harga Saham (Y) adalah sebesar 2.242 lebih besar dari 2.008 (t<sub id="_subscript-2">hitung </sub>&gt; t<sub id="_subscript-3">tabel</sub>) dan nilai signifikansi hubungan langsung antara variabel <italic id="_italic-74">Non-Performing Loan</italic> (X1) terhadap variabel Harga Saham (Y) adalah sebesar 0.029 lebih kecil dari 0.05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa <italic id="_italic-75">Non-Performing Loan</italic> memiliki pengaruh langsung terhadap Harga Saham.[4]</p>
      <p id="_paragraph-59"><italic id="_italic-76">Non-Performing Loan</italic> tentu memiliki pengaruh tersendiri dalam mempengaruhi harga saham suatu perusahaan. Kegagalan pemenuhan kewajiban kepada bank oleh nasabah atau pihak lain dapat memberikan gambaran yang bruk terhadap manajemen resiko yang nantinya berpengaruh terhadap anggapan para investor atau pemakai laporan keuangan. Hal ini juga daapat merugikan perusahaan baik dari segi materiil maupun immateriil. [7]</p>
      <p id="_paragraph-60">Hasil Uji Hipotesis 2 : Tidak terdapat pengaruh <italic id="_italic-77">good corporate governance</italic> terhadap harga saham</p>
      <p id="_paragraph-61">Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti. menunjukkan bahwa nilai t<sub id="_subscript-4">hitung</sub> hubungan langsung antara variabel <italic id="_italic-78">Good Corporate Governance</italic> (X2) terhadap variabel Harga Saham (Y) adalah sebesar 0.738 lebih kecil dari 2.008 (t<sub id="_subscript-5">hitung </sub>&lt; t<sub id="_subscript-6">tabel</sub>) dan nilai signifikansi hubungan langsung antara variabel <italic id="_italic-79">Good Corporate Governance</italic> (X2) terhadap variabel Harga Saham (Y) adalah sebesar 0.464 lebih besar dari 0.05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa <italic id="_italic-80">Good Corporate Governance</italic> (GCG) tidak memiliki pengaruh terhadap Harga Saham. Dari hasil uji statistik t tersebut dapat disimpulkan bahwa setiap peningkatan atau penurunan Good Corporate Governance sebesar satu-satuan, tidak memberikan dampak apapun terhadap harga saham, meskipun peringkat GCG mengalami peningkatan dan penurunan selama rentang waktu penelitian, hal tersebut dimungkinkan karena keberadaannya yang masih bersifat formalitas dalam memenuhi regulasi saja, sedangkan fungsinya tidak jalan serta tidak menggunakan independensinya untuk mengawasi kebijakan direksi.[4]</p>
      <p id="_paragraph-62">Dewan direksi memiliki peran dan tanggung jawab dalam pengelolaan kinerja perusahaan. Perannya dalam mengelola roda manajerial perusahaan tidak dapat serta merta memberikan dampak langsung pada harga saham itu sendiri. Begitupun dengan komisaris independen dan juga komite audit yang tentunya indepedensi serta transparansi perlu ditekankan karena ketiga kompoenen perusahaan ini berpengaruh pada tujuan serta kinerja perusahaan. Seperti hal nya yang tertuang dalam Peraturan Mentri Negara BUMN tahun 2019, tata kelola <italic id="_italic-81">Good Corporate Governance</italic> (GCG) harus terdiri dari 5 hal, transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban kemandirian dan juga kewajaran.[2]</p>
      <p id="_paragraph-63">Hasil Uji Hipotesis 3 : Terdapat pengaruh <italic id="_italic-82">net interest margin</italic> terhadap harga saham</p>
      <p id="_paragraph-64">Berdasarkan penelitian ini dimana nilai t<sub id="_subscript-7">hitung</sub> hubungan langsung antara variabel <italic id="_italic-83">Net Interest Margin</italic> (X3) terhadap variabel Harga Saham (Y) adalah sebesar 2.254 lebih besar dari 2.008 (t<sub id="_subscript-8">hitung </sub>&gt; t<sub id="_subscript-9">tabel</sub>) dan nilai signifikansi hubungan langsung antara variabel <italic id="_italic-84">Net Interest Margin</italic> (X3) terhadap variabel Harga Saham (Y) adalah sebesar 0.029 lebih kecil dari 0.05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa <italic id="_italic-85">Net Interest Margin</italic> memiliki pengaruhnya terhadap Harga Saham.</p>
      <p id="_paragraph-65">Rasio rentabilitas ini mengukur tingkat efisiensi bank dalam menghasilkan pendapatan bersih dari aktiva produkttif yang dimilikinya. Pengelolan manajemen resiko yang baik dapat mengukut resiko perubahan imbal hasil yang diterima bank dari penyaluran aktiva produktif dengan segala tingkat pengukuran dan pematangannya. Hal ini tentu juga berpengaruh pada perilaku investor dalam melihat tingakt kesehatan bank yang diukur melalui laba yang diteriam dengan modal yang digunakan dalam beroperasi. Perilaku-perilaku inilah yang nantinya mempengaruhi harga saham perusahaan terkait, bahwa semakin besar nilai NIM (<italic id="_italic-86">Net Interest Margin</italic>) maka akan semakin besar pula keuntungan yang diperoleh dari pendapatan bunga dan akan berpengaruh pada tingkat kesehatan bank.[8] Tolak ukur tersebut yang memberikan pemahaman bahwa keuntungan yang besar tidak menjamin atau bukan merupakan ukuran bahwa perusahaan itu rentable.[3]</p>
      <p id="_paragraph-66">Hasil Uji Hipote sis 4 : Terdapat pengaruh <italic id="_italic-87">capital adequacy ratio</italic> terhadap harga saham</p>
      <p id="_paragraph-67">Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa nilai t<sub id="_subscript-10">hitung</sub> hubungan langsung antara variabel <italic id="_italic-88">Capital Adequacy Ratio</italic> (X4) terhadap variabel Harga Saham (Y) adalah sebesar 2.511 lebih besar dari 2.008 (t<sub id="_subscript-11">hitung </sub>&gt; t<sub id="_subscript-12">tabel</sub>) dan nilai signifikansi hubungan langsung antara variabel <italic id="_italic-89">Capital Adequacy Ratio</italic> (X4) terhadap variabel Harga Saham (Y) adalah sebesar 0.015 lebih kecil dari 0.05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa <italic id="_italic-90">Capital Adequacy Ratio</italic> memiliki pengaruh terhadap Harga Saham.</p>
      <p id="_paragraph-68">Permodalan (<italic id="_italic-91">capital</italic>) merupakan salah satu faktor yang penting bagi bank dalam pengembangan usaha dan menampung risiko kerugian. Permodalan memiliki pengaruhnya tersendiri dalam menciptakan kepercayaan kepada pemakai laporan keuangan dalam menggambarkan tingkat kecukupan modal perusahaan di masa yang akan datang. Kepercayaan ini juga yang menjadi dasar adanya dorongan para investor untuk menanamkan modalnya di perusahaan terkait. Penanaman modal ini diharapkan dapat memberikan keuntungan melalui pembelian fotofolio harga saham yang telah ditetapkan. Semakin banyak investor yang menilai bahwa perusahaan perbankan tersebut mampu bertahan dengan berbagai gejolak ekonomi dan memberikan imbal balik yang sesuai, maka semakin meningkat juga harga saham tersebut.[6]</p>
      <p id="paragraph-48f87ccfd10b1821baf6bb107bdf6aa9">2. Uji Koefisien Determinasi Berganda (R<sup id="_superscript-5">2</sup>)</p>
      <p id="_paragraph-69">Hasil perhitungan SPSS mengenai analisisnya ditunjukkan oleh tabel di bawah ini:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-6">
        <label>Table 6</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Statistik Deskriptif</title>
          <p id="_paragraph-71">Hasil Output SPSS, data diolah (2021).</p>
        </caption>
        <table id="_table-6">
          <tbody>
            <tr id="table-row-740cc2fb7a81b32670808659b6fece64">
              <td id="table-cell-d78d8220869095074f784371ba1b1ed9">Model</td>
              <td id="table-cell-a28da5cdbbec4c69cfec52ec0290271e">R</td>
              <td id="table-cell-6767ba1d10672b8e342207ff0d4cf902">R Square</td>
              <td id="table-cell-99c6f0beaf61dcc0633db23b5b55acda">Adjusted R Square</td>
              <td id="table-cell-2fdd0a7861050f80bbae2d7c39dd6b21">Std. Error of the Estimate</td>
              <td id="table-cell-223de5c21e22190b5d23b8a335d4cd82">Durbin-Watson</td>
              <td id="table-cell-b78b7b14f743b3a5d6e618d0757c3bd2" />
            </tr>
            <tr id="table-row-8937793383593e101d34ccce44cfa34b">
              <td id="table-cell-e6983ac781548e99a745ab372ec33661">1</td>
              <td id="table-cell-3584cb3fb9bf6e097c0b5bbc6d1a2b9e">.372a</td>
              <td id="table-cell-70c759dbc7a641a0f6c2f9df7fe2290d">.139</td>
              <td id="table-cell-65a51395065d3501d7a6c5015fb17bd1">.070</td>
              <td id="table-cell-a320b0b8346126cd481438630769a6bf">204217.16652</td>
              <td id="table-cell-af5ed246f1371b66f89b428af1037e35">2.030</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-73">Dari data diatas adapun analisis determinasi berganda diketahui presentase pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat yang ditunjukkan dengan nilai R <italic id="_italic-98">square</italic> adalah 0,139 maka koefisien determinasi berganda 0,139 x 100% = 13,9% dan sisanya 100% - 13,9% = 86,1%. Sedangkan sisanya sebesar 86,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh penelitian ini.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-3b231bfed94d12ab470f83faccff7779">
      <title>Simpulan</title>
      <p id="_paragraph-76">Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat ditarik beberapa simpulan, yaitu berdasarkan hasil analisis statistik, bahwa <italic id="_italic-99">Non-Performing Loan</italic> memiliki pengaruh terhadap harga saham, <italic id="_italic-100">Good Corporate Governance</italic> tidak memiliki pengaruh terhadap harga saham, <italic id="_italic-101">Net Interest Margin</italic> memiliki pengaruh terhadap harga saham <italic id="_italic-102">Capital Adequacy Ratio</italic> memiliki pengaruh terhadap harga saham.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>