<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Pengaruh Brand Image, Experiential Marketing dan Word Of Mouth terhadap Keputusan Pembelian pada E-Commerce Shopee di Sidoarjo (Studi pada mahasiswa Fakultas Bisnis, Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Sidoarjo saat Pandemi Covid-19).</article-title>
        <subtitle>The influence of Brand Image, Experiential Marketing and Word Of Mouth on Purchasing Decisions at E-Commerce Shopee in Sidoarjo (Studies on business, law and social science students at the Muhammadiyah Sidoarjo University during the Covid-19 Pandemic)</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-80c79863f1880b23cd138492456c86e9" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Nasution</surname>
            <given-names>Wildan</given-names>
          </name>
          <email>wildan.shine12@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-4a1e2f1f514fceddb14891591fbc00ca" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Sari</surname>
            <given-names>Dewi Komala</given-names>
          </name>
          <email>dewikomalasari@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2021-09-06">
          <day>06</day>
          <month>09</month>
          <year>2021</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-2">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-12">Saat ini wabah virus Covid-19 sedang melanda di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Adanya pandemi Covid-19 menyebabkan seluruh aktivitas masyarakat menjadi terbatas. Upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 dengan menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk beraktivitas dirumah saja, sehingga aktivitas pada perkantoran, rumah ibadah, serta pusat perbelanjaan menjadi terbatas. Namun, khususnya dalam aktivitas berbelanja segala kebutuhan sehari-hari dalam rumah tangga serta kebutuhan lainnya yang harus tercukupi. Keterbatasan aktivitas tersebut berdampak pada perubahan gaya hidup masyarakat yang semula berkativitas secara <italic id="_italic-17">face to face</italic> berubah menjadi aktivitas melalui media <italic id="_italic-18">online</italic>, seperti dalam aktivitas sekolah, perkantoran, serta tak terkecuali berbisnis dan berbelanja. Seiring dengan perubahan pola hidup masyarakat dan berkembangnya era digitalisasi, maka semakin banyak <italic id="_italic-19">e-commerce</italic> yang merupakan kumpulan teknologi, aplikasi dan bisnis yang menghubungkan antara perusahaan dengan konsumen. Beberapa<italic id="_italic-20"> e-commerce</italic> yang telah dikenal oleh masyarakat antara lain, Tokopedia, Shopee, Lazada, dan lain-lain.</p>
      <p id="_paragraph-13">Persaingan antar <italic id="_italic-21">e-commerce</italic> tidak dapat dihindari, masing-masing <italic id="_italic-22">e-commerce</italic> berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk konsumen dengan upaya membangun brand image agar mendapatkan kepercayaan konsumen untuk berbelanja di <italic id="_italic-23">e-commerce</italic>. <italic id="_italic-24">B</italic><italic id="_italic-25">rand image</italic> adalah persepsi dan keyakinan yang dilakukan oleh konsumen, seperti yang tercermin dalam asosiasi yang terjadi dalam memori konsumen [1]. Teori ini didukung oleh hasil penelitian bahwa variabel <italic id="_italic-26">brand image</italic> berpengaruh terhadap keputusan pembelian [2].</p>
      <p id="_paragraph-14">Setiap <italic id="_italic-27">e-commerce</italic> tentunya memiliki strategi dalam memberikan inovasi serta fitur-fitur aplikasi yang digunakan sangat mudah dan cepat. Dalam konsep ini masing-masing <italic id="_italic-28">e-commerce</italic> dapat menjadikan faktor pendorong agar konsumen selalu percaya dan merasakan pengalaman yang dapat terus teringat tentang kegunaan aplikasi <italic id="_italic-29">e-commerce</italic> ini yang sangat efektif dan efisien, dimana hal ini didukung dengan akses yang canggih dan pelayanan cepat, sehingga konsumen bisa merasa memiliki pengalaman yang menyenangkan karena fitur dan aplikasi yang telah dirasakan oleh konsumen yang pernah melakukan aktivitas pembelian. <italic id="_italic-30">E</italic><italic id="_italic-31">xperiential marketing</italic> (pengalaman pemasaran) konsumen tidak saja melakukan permintaan barang yang berkualitas, akan tetapi juga menginginkan adanya manfaat emosional, yaitu berupa <italic id="_italic-32">memorable experience</italic> yaitu adanya pengalaman yang mengesankan dan tidak akan terlupakan [3]. Teori ini didukung hasil penelitian bahwa variabel <italic id="_italic-33">experiential marketing</italic> berpengaruh terhadap keputusan pembelian[4].</p>
      <p id="_paragraph-16">Dengan adanya persepsi konsumen yang telah mempercayai dan merasa puas pada setiap <italic id="_italic-34">e-commerce</italic>, pada saat sekarang ini promosi serta informasi iklan bisa tersalurkan dari konsumen yang sudah pernah melakukan pembelian dan sudah merasa loyal, karena konsumen tersebut telah merasa puas dan percaya dengan produk yang berkualitas, fitur aplikasi yang mudah serta canggih dan pelayanan yang cepat. Aktivitas komunikasi antara konsumen yang sudah membeli dengan cara merekomendasikan serta memberikan informasi disebut dengan <italic id="_italic-35">word of mouth</italic> (WOM). <italic id="_italic-36">W</italic><italic id="_italic-37">ord of mouth</italic> adalah komunikasi dari mulut ke mulut menyebar melalui jaringan bisnis, sosial dan masyarakat yang dianggap sangat berpengaruh [5]. Teori ini didukung dengan hasil penelitian bahwa <italic id="_italic-38">word of mouth</italic> berpengaruh terhadap keputusan pembelian [5].</p>
      <p id="_paragraph-17">Ketika konsumen sudah merasakan kepercayaan, kepuasan dan loyal terhadap satu <italic id="_italic-39">brand</italic> (merek). Tentunya pihak konsumen yang selama ini telah menggunakan <italic id="_italic-40">e-commerce</italic>, memiliki rasa percaya terhadap setiap <italic id="_italic-41">e-commerce</italic> dalam menyediakan berbagai produk yang berkualitas serta memberikan pelayanan yang unggul, terbaik dan cepat. Oleh karena itu, dengan adanya kemudahan fitur aplikasi dalam setiap <italic id="_italic-42">e-commerce</italic> konsumen merasa puas dalam berbelanja produk kebutuhan sehari-hari di masing-masing <italic id="_italic-43">e-commerce</italic> serta dapat menjadikan konsumen tersebut melakukan proses keputusan pembelian. Keputusan pembelian merupakan tahap dimana konsumen membentuk kecenderungan dalam memilih beberapa brand (merek) dan juga dapat membentuk niat untuk membeli <italic id="_italic-44">brand</italic> (merek) yang paling disukai [6].</p>
      <p id="_paragraph-18">Perusahaan <italic id="_italic-45">e-commerce</italic> Shopee adalah salah satu <italic id="_italic-46">e-commerce</italic> terbesar di Asia Tenggara yang saat ini telah menjadi <italic id="_italic-47">e-commerce</italic> terbaik dan terpercaya. Khususnya di negara Indonesia, sudah banyak para warga masyarakat yang telah merasakan serta menggunakan aplikasi <italic id="_italic-48">e-commerce</italic> Shopee dalam berbelanja melalui media <italic id="_italic-49">online</italic>. Perusahaan <italic id="_italic-50">e-commerce</italic> Shopee telah berdiri sejak tahun 2009, namun pertama kali baru resmi diluncurkan di Singapura pada tahun 2015 dan sejak peresmian itu akhirnya <italic id="_italic-51">e-commerce</italic> Shopee menjadi <italic id="_italic-52">mobile</italic> sentris sosial pertama yang dimana pengguna dapat mengetahui serta menjelajahi dunia berbelanja online kapan saja. Perusahaan <italic id="_italic-53">e-commerce</italic> Shopee yang berpusat di Singapura ini melakukan kegiatan eskpansi di berbagai negara seperti, Shopee Indonesia, Shopee Malaysia, Shopee Vietnam, Shopee Thailand, Shopee Taiwan, Shopee Filipina dan Shopee Brazil sebagai awal <italic id="_italic-54">e-commerce</italic> shopee di negara luar Asia.</p>
      <p id="_paragraph-19">Berdasarkan pada penjelasan diatas, dapat dilihat dari tabel data pengunjung seluruh <italic id="_italic-55">e-commerce</italic> yang ada di</p>
      <p id="_paragraph-20">Indonesia selama periode tahun 2019 yaitu sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-21">Gambar 1. Gambar Tabel Data Pengunjung <italic id="_italic-56">E-Commerce</italic> </p>
      <p id="_paragraph-22">Pada tabel data pengunjung di atas, bahwa <italic id="_italic-57">e-commerce</italic> Shopee masih berada di posisi kedua sedangkan <italic id="_italic-58">e-commerce</italic> Tokopedia berada di posisi pertama di Indonesia. Kedua <italic id="_italic-59">e-commerce</italic> tersebut bersaing ketat dalam upaya membangun strategi pemasaran untuk mendapatkan kepercayaan konsumen.</p>
      <p id="_paragraph-23">Berdasarkan uraian yang di atas, peneliti tertarik untuk mengambil judul penelitian tentang “Pengaruh <italic id="_italic-60">Brand Image</italic>, <italic id="_italic-61">Experiential Marketing</italic> dan <italic id="_italic-62">Word Of Mouth</italic> Terhadap Keputusan Pembelian pada <italic id="_italic-63">E-Commerce</italic> Shopee Di Sidoarjo (Studi pada Mahasiswa Fakultas Bisnis, Hukum dan Ilmu Sosial UMSIDA saat Pandemi Covid-19)”.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="heading-9fe04ba95f0f36f35ee2721840acce0f">A. Pendekatan Penelitian</p>
      <p id="paragraph-445b9064cf61a9c2dfa7ded2a0ecf200">Pada penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil kebenaran dan pengetahuan yang bersifat ilmiah melalui prosedur metodologi penelitian yang sudah ditetapkan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kuantitatif. <italic id="italic-1">Method is called a quantitative method because of the research data in the form of numbers and analysis using statistics</italic>. Yang artinya adalah metode penelitian kuantitatif menggunakan data penelitian berupa angka-angka dan dianalisis menggunakan statistik [7]. Tujuan pada penelitian kuantitatif adalah untuk menunjukkan hubungan antara variabel, mengembangkan teori serta hipotesis yang berkaitan dengan fenomena alam yang terjadi.</p>
      <p id="paragraph-01fa091a2b4f63fe90d9ed4ef86dd7b6">B. Lokasi Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-24">Lokasi penelitian dilakukan di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Jl. Mojopahit 666B, Sidowayah, Celep, Kec. Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur 61271.</p>
      <p id="paragraph-79ea387157eeee586432ac6731f7c24a">C. Populasi dan Sampel</p>
      <p id="_paragraph-25">1. Populasi</p>
      <p id="_paragraph-26">Populasi merupakan suatu wilayah generalisasi yaitu terdiri dari obyek serta subyek yang memiliki karakteristik dan kualitas yang telah ditentukan oleh peneliti agar mudah dipelajari dan ditarik kesimpulannya [8].</p>
      <p id="_paragraph-27">Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Bisnis, Hukum dan Ilmu Sosial UMSIDA yang berjumlah 4.164.</p>
      <p id="_paragraph-28">2. Sampel</p>
      <p id="_paragraph-29">Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut [9].</p>
      <p id="_paragraph-30">Dalam penelitian ini menggunakan teknik <italic id="_italic-64">probability sampling</italic>. jumlah sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 100 orang mahasiswa Fakultas Bisnis, Hukum dan Ilmu Sosial UMSIDA dengan menggunakan teknik <italic id="_italic-65">simple random sampling</italic>.</p>
      <p id="paragraph-9febf5a558fffe6091eb9ce85bfa125c">D. Jenis Sumber Data</p>
      <p id="paragraph-c4a12911a6c7e8fde3b4a8e537f6f061">Data primer</p>
      <p id="_paragraph-31">Data primer ini adalah sumber data yang langsung mendapatkan informasi data kepada pengumpul data [9].</p>
      <p id="_paragraph-32">Sumber data yang langsung mendapatkan informasi data kepada pengumpul data. Data primer pada penelitian ini berasal dari kuisioner yang dibagikan kepada responden, yaitu konsumen <italic id="_italic-66">e-commerce</italic> Shopee.</p>
      <p id="paragraph-ea3c1a4e6c5299bc61bba06b5022008c">Data sekunder</p>
      <p id="_paragraph-33">Data sekunder adalah merupakan sumber data yang tidak langsung memberikan informasi data kepada pengumpul [9].</p>
      <p id="_paragraph-34">Sumber data yang tidak langsung memberikan informasi data kepada pengumpul. Data sekunder pada penelitian ini diperoleh dari informasi perusahaan <italic id="_italic-67">e-commerce</italic> Shopee.</p>
      <p id="paragraph-ff8d5ea068aff44b474c3d1df2f7b1c2">E. Teknik Pengumpulan Data</p>
      <p id="_paragraph-35">Menggunakan kuisoner, yang berdasarkan kesesuaian pada skala pengukuran serta teknik pengumpulan data. kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawab.</p>
      <p id="paragraph-5dd6b656931c1269e7ee095719da3ecb">F. Teknik Analisis Data</p>
      <p id="_paragraph-36">Pada penelitian ini peneliti menggunakan teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Pada hal ini pengujian data dapat diukur melalui program aplikasi SPSS <italic id="_italic-68">Statistic</italic> versi 25.</p>
      <p id="_paragraph-37">G. Kerangka Konseptual</p>
      <p id="_paragraph-38">Gambar 2 . Kerangka Konseptual</p>
      <p id="_paragraph-39">H. Hipotesis</p>
      <p id="_paragraph-40">Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, yang dimana rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk kalimat pertanyaan [8]</p>
      <p id="_paragraph-41">Berdasarkan rumusan masalah dan pokok permasalahan di atas, maka peneliti mengajukan hipotesis sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-42">H1 = <italic id="_italic-69">Brand Image</italic> berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian <italic id="_italic-70">E-Commerce</italic> Shopee di Sidoarjo</p>
      <p id="_paragraph-43">H2 = <italic id="_italic-71">Experiential Marketing</italic> berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian <italic id="_italic-72">E-Commerce</italic> Shopee di Sidoarjo.</p>
      <p id="_paragraph-44">H3 = <italic id="_italic-73">Word of Mouth</italic> berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian <italic id="_italic-74">E-Commerce</italic> Shopee di Sidoarjo.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-ffc027dc421f944e86e2f4bdd1a61c88">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="heading-aacfb029e7f2044616ab7670b0ae1e73">A. Analisis Data</p>
      <p id="_paragraph-45">1. Analisis Regresi Linier Berganda</p>
      <p id="_paragraph-46">Analisis regresi linier berganda dilakukan untuk mengetahui pengaruh <italic id="_italic-75">brand image</italic> (X1), <italic id="_italic-76">experiential marketing</italic> (X2), dan <italic id="_italic-77">word of mouth</italic> (X3) , terhadap keputusan pembelian (Y) baik secara parsial maupun simultan. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program SPSS (<italic id="_italic-78">Statistical Package for the Soc</italic><italic id="_italic-79">ial Science</italic>) versi 25.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Analisis Regresi Linier Berganda</title>
          <p id="_paragraph-48" />
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-a0d5b520159faf9524f882e8c4e14145">
              <td id="table-cell-e725f181b83bff0ae9b1fcd081a19acf" colspan="7">Coefficients a </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bc75684203ccdb7b58cff7eab47cdf60">
              <td id="table-cell-2c03c5d5c484f4d4191b984dfeebd90a" rowspan="6" colspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-af35a7483a30f54c2722dfa1a5f4d0ca" colspan="2">Unstandardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-60075f6f2cf31001725d5cf5593b7c2c">Standardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-64507b784e3c8ff8348d4154e8d203e4" rowspan="2">T</td>
              <td id="table-cell-4a476f833b3d8ad10feed6dbbb62ea1c">Sig.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f38a8e834ed0196b1575e377788900e3">
              <td id="table-cell-447f4814c483f7b755f18467e1e6b384" colspan="2" />
              <td id="table-cell-71e3a71974472bc0a1c2bcf9b54b4e44">B</td>
              <td id="table-cell-59027915f032d704dea01a59167f477a">Std. Error</td>
              <td id="table-cell-b94b1e11780376e6deec44687a894a50">Beta</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9dcdfbaa27063f70367a7e48e125770b">
              <td id="table-cell-386634f0da6bf09f96c8e49c3d567a9a" rowspan="4">1</td>
              <td id="table-cell-839beabe068551ab9b40e2e70530d5c7">(Constant)</td>
              <td id="table-cell-4e889df1eaf05b64bfd74fcc6821dbea">1.506</td>
              <td id="table-cell-4039d6a017d1d45e7221de0261a8d866">2.913</td>
              <td id="table-cell-ed3e32ba977834377182c331c0eb4c1a">.517</td>
              <td id="table-cell-316fafa1126957ae8ca234c31d12936f">.606</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-39d3fbf0a5faade214a608d28850321f">
              <td id="table-cell-9c752cfe3aa6af70db462f3ce0376676">Brand Image</td>
              <td id="table-cell-3782edd868f5aa41e5e4ca0f60db8051">.279</td>
              <td id="table-cell-e8444c328186584b4878934f385722f1">.085</td>
              <td id="table-cell-0351d55e7bf19f6e0933f9d7451158ab">.287</td>
              <td id="table-cell-5f31bcbf1238b434f0789e2749d98169">3.287</td>
              <td id="table-cell-fbd01066c86d5d4e850095b5362031df">.001</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-edf0fb5a5f7a8f83552a1ab4f68c3efb">
              <td id="table-cell-adc7bc9c9121c292ae9a10afad1409aa">Experiental Marketing</td>
              <td id="table-cell-08ead7507941faea8ecdc0ff4bb709a6">.251</td>
              <td id="table-cell-37abab9a73bbea54d43b47b3622e224e">.141</td>
              <td id="table-cell-dfae0dde3b40e3f5741b8ec1a5ad58d9">.163</td>
              <td id="table-cell-c64ec22d2e45857c88695dea3bd3c6ca">1.777</td>
              <td id="table-cell-77bd8a142d490c4afb9c8833df08cb01">.029</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9e93ea9dd72d8714123e3e457b58f5cd">
              <td id="table-cell-836097be595e95cbf4800a11f9ec8ce7">Word of Mouth</td>
              <td id="table-cell-d4c5db3ee8aa02f11b45f735f4a9e8e1">.614</td>
              <td id="table-cell-18e8eb444346443945aa81a198fa724a">.140</td>
              <td id="table-cell-a1cc540de0451a6fae05104a4e1ecc14">.381</td>
              <td id="table-cell-e680982581fb1e0ddadbd6b66102d6d3">4.381</td>
              <td id="table-cell-5828b746a146dd6857e5156c858c0434">.000</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-49">Pada tabel 4.15 diatas, berdasarkan ketentuan persamaan regresi linier berganda yaitu dengan rumus sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-50">Y= a + b1X1+b2X2+b3X3+e</p>
      <p id="_paragraph-51">Y= 1,506 + 0,279X<sub id="_subscript-1">1</sub>+ 0,251X<sub id="_subscript-2">2</sub>+ 0,614X<sub id="_subscript-3">3</sub></p>
      <p id="_paragraph-52">a. α = Konstanta = 1,506</p>
      <p id="_paragraph-53">Konstanta (α) merupakan intersep variabel terikat jika variabel bebas sama dengan nol. Hal ini menunjukkan bahwa variabel independen yang digunakan dalam model penelitian sebesar konstanta tersebut. Besarnya nilai konstanta adalah 1,506 menunjukkan bahwa jika variabel independen yang terdiri dari <italic id="_italic-83">brand image</italic>, <italic id="_italic-84">experient</italic><italic id="_italic-85">i</italic><italic id="_italic-86">al marketing</italic>, dan <italic id="_italic-87">word of mouth</italic> = 0 atau konstan, maka variabel keputusan pembelian adalah sebesar 1,506.</p>
      <p id="_paragraph-54">b. Koefisien regresi untuk X1 = 0,279</p>
      <p id="_paragraph-55">Maknanya besarnya nilai koefisien regresi untuk variabel brand image (X1) yaitu 0,279 dan mempunyai koefisien regresi positif. Hal ini menunjukkan terjadinya perubahan yang beiringan dengan variabel terikat. Jika <italic id="_italic-88">brand image</italic> (X1) naik sebesar satu satuan, sedangkan <italic id="_italic-89">experient</italic><italic id="_italic-90">i</italic><italic id="_italic-91">al marketing</italic> (X2) dan <italic id="_italic-92">word of mouth</italic> (X3) tetap/konstan, maka keputusan pembelian (Y) meningkat sebesar 0,279.</p>
      <p id="_paragraph-56">c. Koefisien regresi untuk X2 = 0,251</p>
      <p id="_paragraph-57">Maknanya besarnya nilai koefisien regresi untuk variabel <italic id="_italic-93">experient</italic><italic id="_italic-94">i</italic><italic id="_italic-95">al marketing</italic> (X2) yaitu 0,251 dan mempunyai koefisien regresi positif. Hal ini menunjukkan terjadinya perubahan yang beiringan dengan variabel terikat. Jika, <italic id="_italic-96">experient</italic><italic id="_italic-97">i</italic><italic id="_italic-98">al marketing</italic> (X2) naik sebesar satu satuan, sedangkan <italic id="_italic-99">brand image</italic> (X1) dan <italic id="_italic-100">word of mouth</italic> (X3) tetap/konstan, maka keputusan pembelian (Y) meningkat sebesar 0,251.</p>
      <p id="_paragraph-58">d. Koefisien regresi untuk X3 = 0,614</p>
      <p id="_paragraph-59">Maknanya besarnya nilai koefisien regresi untuk variabel <italic id="_italic-101">word of mouth</italic> (X3) yaitu 0,614 dan mempunyai koefisien regresi positif. Hal ini menunjukkan terjadinya perubahan yang beiringan dengan variabel terikat. Jika <italic id="_italic-102">word of mouth</italic> (X3) naik sebesar satu satuan, sedangkan <italic id="_italic-103">brand image</italic> (X1) dan <italic id="_italic-104">experient</italic><italic id="_italic-105">i</italic><italic id="_italic-106">al marketing</italic> (X2) tetap/konstan, maka keputusan pembelian (Y) meningkat sebesar 0,614.</p>
      <p id="_paragraph-60">2. Uji Parsial (Uji t)</p>
      <p id="_paragraph-61">Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat signifikan pengaruh-pengaruh variabel bebas secara sendiri- sendiri atau parsial terhadap variabel terikat. Untuk pengujian hipotesis secara parsial dapat dilakukan dengan cara membandingkan antara nilai thitung dengan ttabel. Apabila thitung lebih besar dari ttabel , artinya terdapat alasan yang kuat untuk hipotesis satu (H1) diterima dan menolak hipotesis nol (H0), demikian sebaliknya.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-2">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title>Uji Parsial (Uji t)</title>
          <p id="_paragraph-63" />
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-0dfd3528ca66a7b833294dd8045a01af">
              <td id="table-cell-f3769253d5b362a7169b4cb5d9d3210f" colspan="7">Coefficients a </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6372e9e6639b6b6c1a9bcd3fd0ea4040">
              <td id="table-cell-101cc5cb2c45a40a2bf768322d377da0" rowspan="6" colspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-a779a1fbe9ce136ff36f790efc0d5993" colspan="2">Unstandardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-9132ad0f1e05d7d93063fad9165486ed">Standardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-840c9bf8962deba9d5230262cd478b5e" rowspan="2">T</td>
              <td id="table-cell-fba8aa38f0917ce021758f83d2f299ed">Sig.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5ee21a7f316ff3ee949fcf8c6f008fb6">
              <td id="table-cell-7a78456715c23e8b2306ca532b3542f8" colspan="2" />
              <td id="table-cell-70d2afdef52f20b7e726a2c8c9b78fec">B</td>
              <td id="table-cell-954ed599c7d4e6a8a94175b09d422c96">Std. Error</td>
              <td id="table-cell-897bc1850504454a0b5b1869b10f561e">Beta</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8978bf66b61b27fcd65d9076d24b6282">
              <td id="table-cell-72070d83e00c34d4adf24ef037b419e1" rowspan="4">1</td>
              <td id="table-cell-5d595790ff3de2b31bba72dd42f35b0e">(Constant)</td>
              <td id="table-cell-cf205b8732bcad093271caf29ddc0146">1.506</td>
              <td id="table-cell-79b787945bd06e8e06a7e4afd1dfe2ff">2.913</td>
              <td id="table-cell-81ac8a233cd3188a9ba39daf38888bdd">.517</td>
              <td id="table-cell-aee8da7c286d79ed0db15fc0464816cf">.606</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bfaa6b3571301ab44efa32cbae69eb7a">
              <td id="table-cell-0251acfc42d9ebfd90701fd675dafd78">Brand Image</td>
              <td id="table-cell-4208b2d7a19a0e3c0541c18b9505a3b2">.279</td>
              <td id="table-cell-7510df7cd7061b29a5abd0fc29271422">.085</td>
              <td id="table-cell-7b1f634196da093d7bf468664e49849f">.287</td>
              <td id="table-cell-2a5d0f7bbc5507e55efeae315219ea73">3.287</td>
              <td id="table-cell-453a8130045dea19ed60208ce4d057cf">.001</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b907631460cdc13e181258611ff6d12a">
              <td id="table-cell-a1f328271ebdc5cc4c8e0e60c58a934a">Experiental Marketing</td>
              <td id="table-cell-f2360d9279b294318f78ad2fde9a55d4">.251</td>
              <td id="table-cell-4e55faeb315c04a9a57507c0e87a4f11">.141</td>
              <td id="table-cell-d80daf56a61feb58fda4e638459abadd">.163</td>
              <td id="table-cell-04665a3b0615a34151133b7116945a8a">1.777</td>
              <td id="table-cell-552a9bd30ecbdaf3dfe7ceba6f6fde41">.029</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-fd5cb669f3d278179334f6e679bc11d5">
              <td id="table-cell-a19630ee554ec51db9f55423d06660f4">Word of Mouth</td>
              <td id="table-cell-23bb58d128268cec28039435fad0a2c3">.614</td>
              <td id="table-cell-bf739f22588d00c3d424b89382086d06">.140</td>
              <td id="table-cell-f1ff60b03c69a5f92b333515db1de901">.381</td>
              <td id="table-cell-65541347180f93111b82e156a3c052c8">4.381</td>
              <td id="table-cell-63f5f901fee37295f73fd53a4857bd53">.000</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-64">Dengan menggunakan tingkat kepercayaan sebesar 10% (α= 0,1) dengan <italic id="_italic-110">degree of freedom </italic>sebesar k = 3 dan df2= n-k-1 (100-3-1=96) sehingga diperoleh t tabel sebesar 1,66088 maka dapat disimpulkan sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-65">a. <italic id="_italic-111">Brand Image</italic></p>
      <p id="_paragraph-66">Nilai t hitung sebesar 3,287 sedangkan t tabel sebesar 1,66088. Maka t hitung ˃ t tabel (3,287 ˃ 1,66088) yang artinya ada alasan kuat pada H1 diterima H0 ditolak. Sehingga, dengan nilai signifikan (0,001) &lt; (0,10) dapat diartikan bahwa variabel independen yaitu <italic id="_italic-112">brand image</italic> (X1) berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu keputusan pembelian (Y) pada e-commerce Shopee.</p>
      <p id="_paragraph-67">b. <italic id="_italic-113">Experiental Marketing</italic></p>
      <p id="_paragraph-68">Nilai t hitung sebesar 1,777 sedangkan t tabel sebesar 1,66088. Maka t hitung &gt; t tabel (1,777 &gt; 1,66088) yang artinya ada alasan kuat pada H1 diterima H0 ditolak. Sehingga, dengan nilai signifikan (0,029) &lt; (0,10) dapat diartikan bahwa variabel independen yaitu <italic id="_italic-114">Experient</italic><italic id="_italic-115">i</italic><italic id="_italic-116">al Marketing</italic> (X2) berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu keputusan pembelian (Y) pada <italic id="_italic-117">e-commerce</italic> Shopee.</p>
      <p id="_paragraph-69">c. <italic id="_italic-118">Word of Mouth</italic></p>
      <p id="_paragraph-70">Nilai t hitung sebesar 4,381 sedangkan t tabel sebesar 1,66088. Maka t hitung &gt; t tabel (4,381 &gt; 1,66088) yang artinya ada alasan kuat pada H1 diterima H0 ditolak. Sehingga, dengan nilai signifikan (0,000) &lt; (0,10) dapat diartikan bahwa variabel independen <italic id="_italic-119">Word of Mouth</italic> (X3) berpengaruh dengan variabel dependen yaitu keputusan pembelian (Y) pada <italic id="_italic-120">e-commerce</italic> Shopee.</p>
      <p id="_paragraph-71">3. Koefisien Korelasi Berganda (R)</p>
      <p id="_paragraph-72">Pada uji koefisien korelasi berganda ini digunakan untuk menghitung tingkat keeratan pada hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Jangkauan nilai R berkisar antara 0 dan 1, yaitu dimana semakin mendekati angka 1 berarti semakin kuat hubungan antara variabel bebas secara bersama-sama dengan variabel terikat. Jika sebaliknya nilai semakin mendekati 0 berarti hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat semakin lemah atau bahkan tidak sama sekali antara variabel bebas secara bersama-sama dengan variabel terikat.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-3">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <title>Uji Koefisien Korelasi Berganda (R)</title>
          <p id="_paragraph-74" />
        </caption>
        <table id="_table-3">
          <tbody>
            <tr id="table-row-586ba3a23b355e06c544caeb48ee988a">
              <td id="table-cell-34b41e7682a6cc6a73ac53a8522b72be" colspan="5">Model Summary b </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-fe93995bcc3e5f10bec5606d899a1f34">
              <td id="table-cell-b9fbbb04508a50ecb788755b8a15f9ec" rowspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-964db556df765f2e385452f0977cd599" rowspan="2">R</td>
              <td id="table-cell-199339d1ec9ce3858c2e2f6a5fd94b3a" rowspan="2"> R Square </td>
              <td id="table-cell-d3c1e297c57dd8905321d4e629194963" rowspan="2"> Adjusted R Square </td>
              <td id="table-cell-cb1ebdb7358df263e9e9277d68806ca6" rowspan="2"> Std. Error of the Estimate </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ebc4529ffe7af758550032d475c6bbc7">
              <td id="table-cell-b4ca58e6c7df2eaa003934c78e125090">1</td>
              <td id="table-cell-1e28a2c211906b3a53f1657ed7b34c71">.633a</td>
              <td id="table-cell-d575e62d6d5a849d39705dabec65d5c8">.401</td>
              <td id="table-cell-c2c5442532d3f8329ff087b54deb7271">.382</td>
              <td id="table-cell-6b3136a909cabb3a23b3636e3fd497e7">2.23245</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-096b6ac52325b8f34464e1ddcdb70ec0">
              <td id="table-cell-375fd1c4c9c60bea5e7fa7546aecc5b6" colspan="5">a. Predictors: (Constant), Word of Mouth, Brand Image, Experiental Marketing</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-de127a79835673433b34ab7820c4c908">
              <td id="table-cell-0c4b1f66cd7c54603c5cde7a7592ed87" colspan="5">b. Dependent Variable: Keputusan Pembelian</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-75">Berdasarkan hasil tabel 4.17 diatas, menunjukkan bahwa nilai tabel R diperoleh nilai sebesar 0,633 atau (63,3%). Maka pada nilai tabel R tersebut dikatakan bernilai positif yang menandakan bahwa hubungan variabel bebas dan variabel terikat cukup kuat karena nilainya lebih dari (50%).</p>
      <p id="_paragraph-76">4. Koefisien Determinasi Berganda (R<sup id="_superscript-9">2</sup>)</p>
      <p id="_paragraph-77">Berdasarkan tabel 4.17 yang ada diatas pada uji koefisien korelasi berganda menunjukkan pada tabel nilai R Square sebesar 0,401, yang artinya menunjukkan bahwa persentase pengaruh yang diberikan oleh variabel <italic id="_italic-126">brand image</italic> (X1), <italic id="_italic-127">experiential marketing</italic> (X2), dan <italic id="_italic-128">word of mouth</italic> (X3) terhadap keputusan pembelian (Y) memiliki nilai sebesar 40,1%, sedangkan sisanya sebesar 59,9% disebabkan oleh variabel-variabel lain diluar model yang juga memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-4">
        <label>Table 4</label>
        <caption>
          <title>Uji Koefisien Determinasu Berganda (R<sup id="_superscript-10">2</sup>)</title>
          <p id="_paragraph-79" />
        </caption>
        <table id="_table-4">
          <tbody>
            <tr id="table-row-2959fc3f1d83e1d51b6bb1b2f722270d">
              <td id="table-cell-d6ffeacc765ebdf60720952829299cd2" colspan="5">Model Summary b </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9bca9fd55e2b79b439359a990c4438b9">
              <td id="table-cell-a846e4b94eeb0418dd743ad13c00d562" rowspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-39f3236a7e4bfb3487653b88a408ce4c" rowspan="2">R</td>
              <td id="table-cell-ae4287272f74a90e23170d8106a826fb" rowspan="2"> R Square </td>
              <td id="table-cell-eabb1f6a1ccebed3a227fd72f5bf218f" rowspan="2"> Adjusted R Square </td>
              <td id="table-cell-3c0fcfe999b28aa263d4eec140300123" rowspan="2"> Std. Error of the Estimate </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-64dac3b6355026e0845f2b82e8b5a2b3">
              <td id="table-cell-8b125713f2f39cd28bd578500c3df16e">1</td>
              <td id="table-cell-9f927fe28df3a18cea362edda8d57bd2">.633a</td>
              <td id="table-cell-c9ea6779b3a5e61fa0bfc14dda23f144">.401</td>
              <td id="table-cell-e0d776da73b83b1491977a0ecc67cb7e">.382</td>
              <td id="table-cell-1887ef3e4810c75808ec77205ee42ce1">2.23245</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-cb4335c6fed68b519a11028a82cb0681">
              <td id="table-cell-25c6227f825208d546b17febe561adfa" colspan="5">a. Predictors: (Constant), Word of Mouth, Brand Image, Experiental Marketing</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8d5796f9c0f3318b19456b000073af4a">
              <td id="table-cell-80a25171de3285c5dfd6334b153c2d52" colspan="5">b. Dependent Variable: Keputusan Pembelian</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-80">5. Pembahasan</p>
      <p id="_paragraph-81">Berdasarkan hasil yang telah dilakukan oleh peneliti maka hasil yang diperoleh melalui program aplikasi SPSS <italic id="_italic-134">Statistic</italic> versi 25. Bahwa variabel <italic id="_italic-135">brand image</italic>, <italic id="_italic-136">experiental marketing</italic> dan <italic id="_italic-137">word of mouth</italic> terhadap keputusan pembelian pada <italic id="_italic-138">e-commerce</italic> Shopee di Sidoarjo (Studi pada Mahasiswa Fakultas Bisnis, Hukum dan Ilmu Sosial UMSIDA saat Pandemi Covid-19), sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-82">a. H1: <italic id="_italic-139">Brand Image</italic> berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian</p>
      <p id="_paragraph-83">Berdasarkan hasil analisis data membuktikan bahwa <italic id="_italic-140">brand image</italic> berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Hal ini menunjukkan bahwa pada saat masa pandemi covid-19 <italic id="_italic-141">e-commerce</italic> Shopee tetap dapat mempertahankan <italic id="_italic-142">brand image</italic> yang mudah diingat oleh para konsumennya, disamping itu <italic id="_italic-143">e-commerce</italic> Shopee juga memberikan beberapa keunggulan untuk para konsumennya yaitu dengan adanya sebuah jaminan keamanan terkait transaksi pembayaran kepada konsumennya sehingga dapat membuat konsumen merasa puas dengan jaminan tersebut serta juga didukung dengan aplikasi <italic id="_italic-144">e-commerce</italic> Shopee yang terpercaya dan memberikan respon yang baik, tanggap dan cepat dalam melayani konsumen sehingga dapat mempengaruhi tindakan konsumen dalam melakukan keputusan pembelian di <italic id="_italic-145">e-commerce</italic> Shopee.</p>
      <p id="_paragraph-84">Citra merek perusahaan menjadi salah satu pegangan bagi publik khususnya pada pelanggan dalam mengambil keputusan seperti keputusan untuk membeli suatu barang, menentukan tempat untuk berkunjung, keputusan untuk mengkonsumsi produk dan lain-lain [10].</p>
      <p id="_paragraph-85">Hasil pada penelitian ini sesuai juga dengan hasil penelitian bahwa <italic id="_italic-146">brand image</italic> berpengaruh terhadap keputusan pembelian [11].</p>
      <p id="_paragraph-86">b. H2: <italic id="_italic-147">Experiential Marketing</italic> berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian </p>
      <p id="_paragraph-87">Berdasarkan hasil analisis data membuktikan bahwa <italic id="_italic-148">experiential marketing</italic> berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Hal ini menunjukkan bahwa pada saat masa pandemi covid-19 dengan adanya aplikasi belanja <italic id="_italic-149">online e-commerce</italic> Shopee, hal tersebut dapat merubah gaya hidup serta mempengaruhi status sosial pada diri konsumen dikarenakan konsumen tersebut merasa nyaman dan mudah dalam melakukan keputusan pembelian produk di <italic id="_italic-150">e-commerce</italic> Shopee.</p>
      <p id="_paragraph-88">Hal ini menunjukkan bahwa pada saat masa pandemi covid-19 dengan adanya aplikasi belanja <italic id="_italic-151">online e-commerce</italic> Shopee, hal tersebut dapat merubah gaya hidup serta mempengaruhi status sosial pada diri konsumen dikarenakan konsumen tersebut merasa nyaman dan mudah dalam melakukan keputusan pembelian produk di <italic id="_italic-152">e-commerce</italic> Shopee. Hal ini tentunya dapat memberikan <italic id="_italic-153">experiential marketing</italic> yang bagus bagi konsumen dalam melakukan keputusan pembelian produk di aplikasi belanja <italic id="_italic-154">online</italic> yang bagus serta aman di <italic id="_italic-155">e-commerce</italic> Shopee, karena pada saat ini masyarakat mengikuti tren atau gaya hidup yang berlaku di masa sekarang dengan belanja secara <italic id="_italic-156">online</italic> yang efektif dan efisien. Sehingga, konsumen tersebut mendapatkan pelayanan dan pengalaman berbelanja yang tidak didapatkan pada saat belanja di pasar tradisional atau tempat belanja lainnya.</p>
      <p id="_paragraph-89"><italic id="_italic-157">Developing recognition of and purchasing goods or services from a company or brand after they experience activities and perceive stimulations. Experiential marketing motivates customers to make faster and more positive purchasing decisions</italic>. Yang artinya, mengembangkan pengakuan pelanggan atas pembelian barang atau jasa dari sebuah perusahaan atau merek setelah mereka mengalami kegiatan dan merasakan rangsangan. Pemasaran berorientasi pengalaman mampu memotivasi pelanggan untuk membuat keputusan pembelian yang lebih cepat dan lebih positif [12].</p>
      <p id="_paragraph-90">Hasil pada penelitian ini relevan dengan hasil penelitian yang membuktikan bahwa variabel <italic id="_italic-158">experiential marketing</italic> berpengaruh terhadap keputusan pembelian [4].</p>
      <p id="_paragraph-91">c. H3: <italic id="_italic-159">Word of Mouth</italic> berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian</p>
      <p id="_paragraph-92">Berdasarkan hasil penelitian ini membuktikan bahwa <italic id="_italic-160">word of mouth</italic> berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Hal ini menunjukkan bahwa pada saat masa pandemi covid-19, <italic id="_italic-161">e-commerce</italic> Shopee berhasil mempertahankan konsumennya dengan memberikan pelayan yang baik serta harga produk yang terjangkau dan fitur yang menarik pada aplikasi <italic id="_italic-162">e-commerce</italic> Shopee, hal itu menjadi topik dalam <italic id="_italic-163">word of mouth</italic> yang sering dibicarakan oleh para konsumen kepada calon konsumen lain secara langsung maupun melalui media alat komunikasi (handphone) dalam memberikan informasi atau rekomendasi kepada calon konsumen agar dapat tertarik untuk melakukan keputusan pembelian di <italic id="_italic-164">e-commerce</italic> Shopee.</p>
      <p id="_paragraph-93">Strategi <italic id="_italic-165">word of mouth</italic> merupakan salah satu strategi yang mampu memberikan pengaruh yang optimal bagi keputusan konsumen dalam mengonsumsi barang ataupun jasa [12].</p>
      <p id="_paragraph-94">Hasil pada penelitian ini relevan dengan hasil penelitian yang membuktikan bahwa hasil penelitian tentang <italic id="_italic-166">word of mouth</italic> berpengaruh terhadap keputusan pembelian [13].</p>
    </sec>
    <sec id="sec-7">
      <title>Kesimpulan</title>
      <p id="paragraph-9e6bb253cbfd572942565bc34dd45c28">Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut <bold id="_bold-100">:</bold></p>
      <p id="paragraph-3249147cf43b5a3556ee18337df8952a">1. <italic id="_italic-167">Brand Image</italic> berpengaruh terhadap Keputusan P embelian pada <italic id="_italic-168">e-commerce</italic> Shopee di Sidoarjo.</p>
      <p id="paragraph-609cb5c4919b33b8ecc67fcd19b5bb78">2. <italic id="_italic-169">Experiental Marketing</italic> berpengaruh terhadap Keputusan P embelian pada <italic id="_italic-170">e-commerce</italic> Shopee di Sidoarjo.</p>
      <p id="paragraph-e57f9738ab1c3f50669e0bacfd92fa15">3. <italic id="_italic-171">Word of Mouth </italic>berpe ngaruh terhadap Keputusan P embelian pada <italic id="_italic-172">e-commerce</italic> Shopee di Sidoarjo.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>