Login
Section Education

Reading Guide Strategy Fosters Elementary Student Reading Comprehension Skill Mastery


Strategi Reading Guide Mendorong Penguasaan Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar
Vol. 11 No. 2 (2026): December:

Nabilatul Fikro (1), Reni Guswita (2), Nurlev Avana (3)

(1) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Muara Bungo, Indonesia
(2) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Muara Bungo, Indonesia
(3) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Muara Bungo, Indonesia
Fulltext View | Download

Abstract:

General Background Education aims to develop literacy foundations, particularly reading skills that are essential for elementary school subjects. Specific Background Fourth-grade students at SD Negeri 027/II Sungai Arang currently experience difficulties in vocabulary acquisition, identifying main ideas, and maintaining focus due to monotonous instructional methods. Knowledge Gap While guided reading frameworks exist, specific empirical studies observing the systematic application of guided questioning to resolve specific fourth-grade textual comprehension deficits remain limited. Aims This research investigates the application of a structured reading strategy to build text comprehension skills among fourth-grade pupils at SD Negeri 027/II Sungai Arang. Results Utilizing Classroom Action Research across two instructional cycles with 20 pupils, the analysis demonstrated an increase in the mean score from 64.2 to 84.6, alongside a learning mastery progression from 45 percent to 85 percent. Novelty This study details the progressive resolution of elementary literacy challenges through tailored pre-reading predictions, structured question guidelines, and guided text exploration. Implications Incorporating systematic reading guidelines serves as a highly supportive pedagogical approach for cultivating active student participation and achieving mastery of textual information.


Highlights




  • Classroom action research spanning two instructional cycles demonstrated a mean score progression from 64.2 to 84.6.




  • Pupil learning mastery rates climbed significantly from 45 percent to 85 percent following targeted textual interventions.




  • Structured pre-reading predictions and guided text exploration successfully stimulated active participation during literacy sessions.




Keywords


Reading Comprehension; Reading Guide Strategy; Elementary School Education; Classroom Action Research; Indonesian Language Learning

Downloads

Download data is not yet available.

PENDAHULUAN

Pendidikan bertujuan mengembangkan potensi peserta didik menjadi individu yang beriman, cerdas, dan terampil sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. Di sekolah dasar, pembelajaran Bahasa Indonesia berperan penting dalam mengembangkan literasi melalui keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, dengan membaca sebagai dasar keberhasilan belajar pada berbagai mata pelajaran.

Membaca pemahaman merupakan kemampuan memahami, menginterpretasikan, dan menyerap informasi dari teks yang dibaca secara menyeluruh [1]. Tarigan (2008) menjelaskan bahwa membaca bukan hanya kegiatan melihat lambang tulisan, melainkan suatu proses berpikir untuk memahami pesan yang terkandung dalam teks [2]. Kemampuan literasi membaca menjadi fondasi utama dalam keberhasilan pembelajaran siswa sekolah dasar karena hampir seluruh mata pelajaran berbasis teks. Menurut Saputri dan Sukartiningsih (2024), rendahnya kemampuan membaca pemahaman dapat memengaruhi kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa secara menyeluruh [3].

Pada kelas IV sekolah dasar, siswa mulai memasuki tahap “membaca untuk belajar”. Pada tahap ini siswa dituntut mampu memahami isi bacaan, menemukan ide pokok, menyimpulkan isi teks, dan menghubungkan informasi dengan pengetahuan sebelumnya. Namun, kemampuan membaca pemahaman siswa di lapangan masih tergolong rendah. Hasil observasi awal di SD Negeri 027/II Sungai Arang menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan memahami kosakata baru, sulit menentukan ide pokok, serta kurang fokus saat membaca. Selain itu, pembelajaran yang monoton menyebabkan minat baca siswa rendah. Minat membaca memiliki hubungan erat dengan kemampuan memahami isi bacaan. Siswa yang memiliki minat baca tinggi cenderung lebih mudah menemukan ide pokok dan memahami isi teks secara mendalam [4]. Oleh sebab itu, guru perlu menggunakan strategi pembelajaran inovatif agar siswa tidak merasa bosan selama pembelajaran membaca.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan strategi pembelajaran yang tepat. Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah strategi Reading Guide. Strategi Reading Guide merupakan metode membaca terbimbing yang membantu siswa memahami isi teks melalui panduan berupa pertanyaan, bagan, atau kisi-kisi bacaan [5]. Strategi ini membuat siswa lebih fokus dalam membaca serta mampu menemukan informasi penting dalam teks. Strategi Reading Guide membantu siswa memahami bacaan melalui panduan yang sistematis sehingga siswa lebih fokus dalam menemukan informasi penting pada teks. Susilawati (2023) menyatakan bahwa metode Reading Guide mampu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa melalui aktivitas membaca terbimbing [5].

Pembelajaran membaca terbimbing dapat meningkatkan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran karena siswa diberikan arahan secara bertahap dalam memahami isi teks. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa strategi Reading Guide efektif meningkatkan pemahaman bacaan, motivasi, dan partisipasi belajar siswa [6], [7]. Namun, penerapannya untuk mengatasi kesulitan membaca pemahaman siswa kelas IV SD Negeri 027/II Sungai Arang, terutama dalam memahami kosakata, menemukan ide pokok, dan menyimpulkan bacaan, belum dikaji secara spesifik. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan menganalisis keterampilan membaca pemahaman melalui strategi Reading Guide.

METODE

Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dan guru kelas dengan tujuan memperbaiki proses pembelajaran secara berkelanjutan. Model penelitian mengacu pada Arikunto (2013) yang terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi [8]. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 027/II Sungai Arang yang berjumlah 20 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui: Pertama, observasi aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran. Kedua, tes membaca pemahaman untuk mengukur hasil belajar siswa. Ketiga, dokumentasi berupa foto dan catatan kegiatan pembelajaran.

Instrumen penelitian meliputi lembar observasi aktivitas guru dan siswa serta soal tes membaca pemahaman dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Keberhasilan penelitian ditentukan apabila minimal 75% siswa mencapai nilai di atas KKM yaitu 70. Penerapan strategi Reading Guide dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu: (1) tahap prabaca dengan memprediksi isi teks; (2) tahap membaca dengan menggunakan panduan pertanyaan; dan (3) tahap pascabaca dengan mendiskusikan isi teks dan menyimpulkan hasil bacaan.

HASIL DAN PEMBAHASAN

A.Hasil Penelitian

Penerapan strategi Reading Guide meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa. Nilai rata-rata meningkat dari 64,2 (ketuntasan 45%) pada pra-siklus menjadi 73,5 (70%) pada siklus I, lalu 84,6 dengan ketuntasan 85% pada siklus II setelah bimbingan diperkuat dan bahan bacaan dibuat lebih menarik.

Tabel 1. Peningkatan Hasil Membaca Pemahaman Tahap

B.Pembahasan

1.Siklus I

Pada siklus I, proses pembelajaran mulai menerapkan strategi Reading Guide melalui tahapan prabaca, membaca terbimbing, dan pascabaca. Guru memberikan teks bacaan yang disertai pertanyaan panduan agar siswa lebih fokus dalam memahami isi teks. Pada tahap awal pembelajaran, sebagian siswa masih mengalami kesulitan memahami kosakata baru dan menentukan ide pokok bacaan. Hal ini terjadi karena siswa belum terbiasa membaca secara terarah menggunakan panduan [10]. Selama proses pembelajaran berlangsung, guru memberikan bimbingan secara bertahap kepada siswa dalam menemukan informasi penting pada teks. Siswa mulai aktif menjawab pertanyaan dan berdiskusi mengenai isi bacaan. Meskipun demikian, beberapa siswa masih terlihat pasif dan kurang percaya diri ketika diminta menyampaikan hasil pemahamannya di depan kelas [11].

Hasil siklus I meningkat dibandingkan pra-siklus, dengan nilai rata-rata 73,5 dan ketuntasan 70%. Meskipun menunjukkan efektivitas awal strategi Reading Guide, target penelitian belum tercapai karena sebagian siswa masih belum memenuhi KKM. Oleh sebab itu, pada siklus II dilakukan bimbingan yang lebih intensif dan penggunaan media bacaan yang lebih menarik untuk mengatasi kesulitan memahami teks [12].

2.Siklus II

Pada siklus II, pembelajaran diperbaiki berdasarkan refleksi siklus I dengan menggunakan teks yang lebih sesuai dan menarik. Guru juga memberikan bimbingan yang lebih jelas dalam menemukan ide pokok, menyimpulkan bacaan, serta mengarahkan siswa memprediksi isi teks melalui judul dan gambar pada tahap prabaca. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun pengetahuan awal siswa sebelum membaca teks. Selanjutnya pada tahap membaca, siswa diberikan lembar panduan yang berisi pertanyaan penting terkait isi teks. Melalui kegiatan tersebut, siswa menjadi lebih aktif dalam mencari informasi penting pada bacaan [13].

Hasil observasi menunjukkan bahwa keaktifan siswa meningkat dibandingkan siklus sebelumnya. Siswa mulai berani mengemukakan pendapat, berdiskusi dengan teman, dan menjawab pertanyaan guru dengan lebih percaya diri. Strategi Reading Guide membantu siswa membaca secara lebih terarah sehingga pemahaman terhadap isi bacaan meningkat [14].

Pada siklus II, nilai rata-rata siswa mencapai 84,6 dengan ketuntasan belajar sebesar 85%. Sebagian besar siswa mampu menemukan ide pokok, menjawab pertanyaan, dan menyimpulkan isi bacaan dengan baik. Temuan ini menunjukkan efektivitas Reading Guide dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa sekolah dasar, sejalan dengan hasil penelitian Susilawati (2023) [15].

KESIMPULAN

Penerapan strategi Reading Guide terbukti dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV SD Negeri 027/II Sungai Arang. Peningkatan terlihat pada hasil belajar siswa maupun aktivitas pembelajaran di kelas. Secara empiris, peningkatan tersebut ditunjukkan oleh meningkatnya persentase ketuntasan belajar dari 70% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II, yang diikuti dengan peningkatan nilai rata-rata siswa dari 73,5 menjadi 84,6. Strategi Reading Guide membantu siswa memahami bacaan secara terarah sehingga efektif meningkatkan kemampuan literasi. Oleh karena itu, strategi ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia dengan memanfaatkan pertanyaan panduan dan teks yang sesuai dengan karakteristik siswa agar pembelajaran membaca pemahaman lebih optimal. Selain itu, peneliti selanjutnya disarankan menerapkan strategi Reading Guide pada jenjang pendidikan atau materi pembelajaran yang berbeda untuk memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai efektivitas strategi tersebut dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman.

UCAPAN TERIMA KASIH

Penulis menyampaikan terima kasih kepada Kepala SD Negeri 027/II Sungai Arang, guru kelas IV, dan seluruh siswa yang telah memberikan izin, dukungan, serta berpartisipasi dalam pelaksanaan penelitian ini. Apresiasi juga disampaikan kepada semua pihak yang telah memberikan masukan dan bantuan sehingga artikel ini dapat diselesaikan dengan baik.

References

[1] F. Rahim, Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. Jakarta, Indonesia: Bumi Aksara, 2009.

[2] H. G. Tarigan, Membaca sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung, Indonesia: Angkasa, 2008.

[3] D. A. Saputri and W. Sukartiningsih, “Analisis keterampilan membaca pemahaman dalam konteks implementasi program literasi sekolah,” Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, vol. 12, no. 2, pp. 29–39, 2024.

[4] S. Suparlan, “Keterampilan membaca pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SD/MI,” Fondatia, vol. 5, no. 1, pp. 1–12, 2021.

[5] Susilawati, “Penerapan metode reading guide dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa di sekolah dasar,” Madrosatun: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, vol. 6, no. 1, pp. 13–25, 2023.

[6] A. Yulianto, R. Purwojuono, and T. Wahyuni, “Penggunaan metode reading guide terhadap kemampuan membaca pemahaman kelas IV di SD Negeri 23 Kota Sorong,” Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, vol. 6, no. 1, pp. 61–66, 2024.

[7] A. Rahman and S. Zakir, “Pengaruh penerapan strategi pembelajaran reading guide terhadap minat baca dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SMPN 3 Bukittinggi,” Instructional Development Journal, vol. 6, no. 2, pp. 243–254, 2023.

[8] S. Arikunto, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta, Indonesia: Rineka Cipta, 2013.

[9] Y. Abidin, Pembelajaran Membaca Berbasis Karakter. Bandung, Indonesia: Refika Aditama, 2012.

[10] Apdoludin, R. Guswita, N. Habibah, A. Ridhoh, and P. N. Aswa, “Peningkatan keterampilan membaca pemahaman menggunakan strategi guide reading di kelas VI SD Negeri 104/II Sungai Pinang,” Jurnal Tunas Pendidikan, vol. 6, no. 1, pp. 186–195, 2023.

[11] M. Asra and R. Guswita, “Peningkatan keterampilan membaca pemahaman menggunakan strategi guide reading di kelas IV SD Negeri 289/VI Lubuk Pungguk 11,” Master of Pedagogy and Elementary School Learning, vol. 1, no. 1, pp. 43–52, 2025.

[12] J. Duran, J. R. Hasan, and S. R. Talango, “Upaya guru dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman teks eksplanasi melalui metode reading guide pada peserta didik,” An Najah Journal, vol. 4, no. 6, pp. 1–12, 2025.

[13] Y. Rahmi and I. Marnola, “Peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa melalui model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC),” Jurnal Basicedu, vol. 4, no. 3, pp. 662–672, 2020.

[14] A. E. Zuhari, “Penerapan metode reading guide untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SD,” Jurnal Auladuna, vol. 3, no. 2, pp. 45–53, 2018.

[15] Susilawati, “Pengaruh metode reading guide terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV di SDN Bidara Cina 05,” Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jakarta, Indonesia, 2024.