Widya Sahda Tiffany Ardiningrum (1), Eni Fariyatul Fahyuni (2)
General Background Arabic language instruction at the junior high school level requires learning media that support students’ comprehension skills, particularly in reading Arabic texts. Specific Background In the observed context, Arabic reading instruction was largely conducted using conventional materials such as textbooks and the blackboard, which limited student engagement and comprehension during maharah qiraah learning activities. Knowledge Gap There remains limited empirical documentation on the application of visual graphic media, specifically posters, in supporting Arabic reading instruction at the junior high school level in Indonesian classroom settings. Aims This study aims to examine the use of poster media in maharah qiraah learning for junior high school students in Sidoarjo. Results The findings indicate a significant difference between students’ reading performance before and after the use of poster media, demonstrating measurable learning gains in maharah qiraah activities. Novelty This study presents structured evidence of poster media application as a visual learning resource in Arabic reading instruction at the junior high school level. Implications The results suggest that poster-based learning media can be considered as an alternative instructional resource to support Arabic reading instruction and diversify classroom learning practices.
Highlights
Keywords: Poster Media, Arabic Language Learning, Maharah Qiraah, Junior High School, Visual Learning Media
Pembelajaran bahasa Arab merupakan suatu hal yang dianggap urgen bagi masyarakat non Arab di berbagai negara, hingga menjadi suatu mata pelajaran yang wajib ada di berbagai lembaga pendidikan. Sehingga merebaklah lembaga-lembaga pembelajaran bahasa Arab di berbagai penjuru dunia, seperti Universitas Amerika di Mesir dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) yang berada di bawah naungan Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud Riyadh di Indonesia [1]. Beberapa faktor yang menjadikan masyarakat non Arab begitu tertarik untuk mempelajari bahasa Arab ialah: 1) Keperluan ibadah, khususnya bagi umat muslim yang tata cara ibadah dan kitab-kitab pedomannya menggunakan bahasa Arab. 2) Keperluan perdagangan dan politik yang bersifat mancanegara. 3) Keperluan pendidikan, karena banyak disiplin ilmu dengan kualitas ilmiah yang sangat baik menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar dalam sumber referensinya [2]. Bahasa asing tentu jauh berbeda dengan bahasa nasional, apalagi bahasa ibu. Dalam pembelajaran bahasa Arab, terdapat empat aspek yang harus diajarkan kepada siswa, yakni maharah istima’ (keterampilan menyimak), maharah kalam (keterampilan berbicara), maharah qira’ah (keterampilan membaca) dan maharah kitabah (keterampilan menulis) [3]. Maharah qira'ah merupakan kemampuan membaca teks berbahasa Arab secara fasih sesuai dengan makhraj huruf, harakat, dan kaidah bahasa Arab. Selain itu juga memahami konteks yang terkandung dalam sebuah teks dengan tepat [4]. Diantara keempat aspek di atas, maharah qira’ah menjadi salah satu keterampilan yang sangat krusial dalam pembelajaran bahasa Arab, serta perlu dioptimalkan sejak usia muda. Hal tersebut dikarenakan dapat meluaskan wawasan akan unsur budaya, sosial politik, maupun keagamaan baik pada siswa maupun guru [5]. Namun demikian, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran maharah qira’ah. Diantara penyebabnya adalah 1) Latar belakang pendidikan siswa; 2) Kurangnya kemampuan siswa dalam membaca teks berhuruf hijaiyah; 3) Rendahnya motivasi serta minat baca pada siswa; 4) Faktor metode serta media pembelajaran; 5) Faktor guru; dan 6) Faktor lingkungan [6]. Dalam mempelajari maharah qiroah, guru seringkali hanya berfokus pada buku ajar. Hal ini mengacu pada hasil observasi yang dilakukan di SMP Islam Krembung, bahwa media pembelajaran yang diterapkan hanya terbatas pada LKS dan papan tulis. Dan model pembelajaran yang dilakukan juga masih menggunakan metode ceramah. Yang demikian itu membuat siswa merasa jenuh, sehingga pembelajaran menjadi tidak kondusif. Oleh sebab itu, metode serta media yang tepat tentu sangat diperlukan. Karena seorang guru bukan hanya dituntut dalam penguasaan materi pelajaran semata, melainkan juga harus menguasai teknologi yang sesuai dengan perkembangan zaman [7]. Sehingga perlu diadakan sebuah inovasi pada media dan metode pembelajaran, agar siswa lebih semangat dan antusias. Adapun media pembelajaran yang dimaksud adalah berupa poster, baik digital maupun cetak [8].
Poster merupakan suatu media hasil desain grafis yang menampilkan sebuah informasi tertentu dalam bentuk visual. Di dalamnya berisi gambar-gambar, tulisan, garis, dan simbol-simbol guna menarik perhatian dan mempengaruhi pembacanya. Biasanya poster berisi informasi singkat berupa anjuran, ajakan, atau larangan [9]. Dahulu, media poster dibuat dengan cara ditulis dan dilukis di atas kertas berukuran besar, dan hanya orang yang mahir dalam melukis yang mampu melakukannya. Namun di era globalisasi ini, poster dapat berbentuk digital yang dapat dilihat melalui PC, laptop, maupun smartphone. Pembuatan poster pun dapat dilakukan oleh berbagai kalangan, baik dari orang dewasa, mahasiswa, bahkan pelajar. Baik dari kalangan mahir maupun pemula. Karena dalam beberapa waktu terakhir banyak aplikasi editing yang bermunculan untuk memudahkan kegiatan desain grafis [10]. Di antara ragam aplikasi yang biasa digunakan dalam pembuatan poster ialah CorelDRAW, Inkscape, Canva, Picsart, Adobe Illustrator, dan masih banyak lagi [11]. Aplikasi-aplikasi tersebut seringkali digunakan untuk kegiatan desain grafis. Namun, platform yang terbilang mudah untuk digunakan adalah Canva. Hal ini dibuktikan dengan beberapa jurnal yang membahas tentang pemanfaatan aplikasi Canva untuk dunia pendidikan. Seperti jurnal karya IPR Wardani dan S. Marmoah (2023) yang berjudul “Pengenalan Desain Grafis Berupa Poster Menggunakan Aplikasi Canva di SD Negeri Glawan”. Juga jurnal lain karya G Pelangi dan U Syarif (2020) dengan judul “Pemanfaatan Aplikasi Canva Sebagai Media Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Jenjang SMA/MA”. Diantara alasan yang relevan ialah karena aplikasi Canva memudahkan guru dan siswa dalam dunia pendidikan seperti dalam pembuatan slide PPT dan poster digital [12]. Di dalamnya terdapat banyak sekali template aesthetic siap pakai dengan segala macam ukuran sesuai kebutuhan, baik gratis maupun berbayar. Tidak hanya itu, aplikasi Canva juga memiliki tools-tools, fitur serta elemen yang beragam dan menarik. Selain itu, tampilan desain aplikasinya juga tergolong sederhana, sehingga mudah dipahami bahkan oleh kalangan pemula [13].
Segala sesuatu di dunia ini tidaklah ada yang sempurna, karena memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Tak terkecuali pada poster yang dibuat untuk tujuan tertentu, salah satunya untuk media pembelajaran. Maka kelebihan dan kekurangan tersebut harus diketahui, supaya sisi positif dapat dimanfaatkan secara optimal, dan sisi negatifnya dapat diminimalkan. Diantara kelebihan yang terkandung dalam poster sebagai media pembelajaran ialah: 1) Memiliki daya tarik yang tinggi; 2) Menumbuhkan motivasi belajar pada siswa; 3) Bermakna luas; dan 4) Jika poster berupa media cetak, maka dapat ditempel di banyak tempat. Dan jika poster berupa media digital, maka dapat disimpan di berbagai perangkat elektronik dengan ukuran penyimpanan yang tidak terlalu besar, sehingga memberi kesempatan agar siswa dapat me-review apa yang telah dipelajari. Sementara kekurangan pada media poster ialah: 1) Sangat dipengaruhi oleh tingkat pemahaman orang yang melihatnya; 2) Dapat menyebabkan salah tafsir karena tidak mencakup penjelasan secara rinci; 3) Membutuhkan keahlian khusus untuk menyampaikan isi poster supaya kelas tetap kondusif; dan 4) Tidak semua materi pembelajaran dapat disampaikan dengan media poster [14]. Dengan demikian, ketika media poster digunakan dalam proses pembelajaran, perlu ada guru yang mendampingi untuk memastikan pemahaman siswa terhadap materi dalam poster dapat searah. Kriteria poster yang baik adalah poster yang sederhana dalam penyampaian, bervisual menarik, memiliki susunan tulisan yang terstruktur, dan tepat sasaran. Adapun maksud dari tepat sasaran ialah poster tersebut sesuai untuk siswa berdasarkan jenjangnya, baik dari bahasa penulisan maupun gambar-gambar yang terkandung di dalamnya [15]. Selain pada aspek maharah qira’ah, media poster juga dapat diterapkan pada aspek maharah kitabah dasar (pembelajaran menulis dasar dan imla’). Sebab dalam pembelajaran bahasa Arab, membaca dan menulis merupakan dua hal yang memiliki korelasi dalam ranah tulis, sedangkan menyimak dan berbicara merupakan dua hal yang saling berkaitan dalam ranah berbicara [16].
Penelitian ini memiliki kaitan dengan beberapa hasil penelitian sebelumnya, yakni sebuah jurnal yang ditulis oleh Zuhria Ulfa Robi’ah (2023) dengan judul “Efektifitas Media Poster pada Mata Pelajaran IPA untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik Kelas IV MI Miftahul Falah Manisrenggo Kota Kediri”. Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa terdapat pengaruh dari penerapan media poster terhadap peningkatan pemahaman siswa. Hal tersebut dapat ditinjau dari nilai signifikansi yang menunjukkan nilai (2-tailed) sebesar 0,04 < 0,05. Karena hasil signifikansi tersebut kurang dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa media poster yang diterapkan memiliki pengaruh pada suatu pembelajaran [17]. Selain itu, ditemukan juga sebuah jurnal karya Jumilah (2017) dengan judul “Efektifitas Media Poster Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Kesehatan Gigi”. Hasil penelitiannya mengungkapkan bahwa terdapat sebuah perbedaan pengetahuan yang signifikan antar responden dari pre-test dan post-test. Hal tersebut dibuktikan dengan perolehan nilai rata-rata. Pada pretest, nilai rata-rata yang dihasilkan adalah 5,13. Sedangkan setelah media poster diterapkan kemudian diadakan posttest, nilai rata-rata meningkat menjadi 6.10 [18]. Penelitian yang dilakukan ini memiliki kemiripan dengan beberapa penelitian sebelumnya, yakni penggunaan media poster dalam suatu pembelajaran, namun dalam mata pelajaran yang berbeda. Adapun fokus penelitian ini ialah menjawab bagaimana implementasi dan efektivitas dari media poster yang diterapkan dalam pembelajaran maharah qira’ah. Dalam hal ini, tujuan penelitian yang dilakukan ialah untuk membuktikan, apakah media poster efektif untuk diterapkan pada pembelajaran maharah qira’ah siswa jenjang SMP di SMP Islam Krembung.
Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah kuantitatif, dengan menerapkan pre-eksperimental designs sebagai pendekatannnya. Pendekatan tersebut belum termasuk dalam kategori sungguhan karena terdapat variabel tambahan yang mungkin dapat mempengaruhi variabel lainnya [19]. Sedangkan bentuk desain eksperimen yang digunakan ialah one group pretest-postest design, yang dalam pelaksanaannya hanya terdapat satu kelompok tanpa kelompok kontrol. Adapun gambaran dalam pelaksanaan one group pretest-postest design adalah sebagai berikut:
Figure 1.
O¹ : Pelaksanaan pretest (untuk mengetahui kondisi awal sebelum treatment).
x : Penerapan treatment berupa media poster kepada subjek.
O² : Pemberian posttest (untuk mengetahui kondisi setelah treatment diberikan).
Penelitian ini menjadikan seluruh siswa kelas 8A SMP Islam Krembung sebagai populasi, dengan jumlah keseluruhannya sebanyak 37 siswa. Data yang digunakan adalah data primer yang diambil langsung sesuai dengan kebutuhan, karena kelas tersebut merupakan kelas unggulan. Dengan begitu, diharapkan siswa dalam populasi tersebut dapat mengikuti rangkaian eksperimen dan memahami materi yang akan disampaikan dengan baik. Sehingga akan terlihat perbedaan antara sebelum dan sesudah diterapkannya treatment berupa media poster. Oleh karena pemilihan populasi disesuaikan dengan kebutuhan, maka teknik sampling yang digunakan adalah purpossive sampling [20]. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan ialah dokumentasi dan tes. Dokumentasi sangat diperlukan sebagai bukti bahwa peneliti benar-benar melakukan penelitian, juga bukti atas media poster yang diterapkan kepada kelompok. Sedangkan tes yang dimaksud adalah pretest dan posttest yang berisi sebanyak 20 soal pilihan ganda, dan dilakukan dengan media lembar soal. Setelah tes dilaksanakan, hal yang perlu dilakukan adalah pengolahan data. Dalam proses pengolahan data, peneliti memanfaatkan aplikasi SPSS versi 15. Dalam proses ini terdapat tiga tahapan yang dilakukan untuk menguji kebenaran data, yaitu: 1) Menentukan nilai minimum, maksimum, serta nilai rata-rata (analisa satistik deskriptif). 2) Melakukan uji normalitas, dilakukan untuk mengetahui distribusi data. Apabila nilai signifikansi > 0.05, maka data tersebut berdistribusi normal [21]. 3) Uji hipotesis yang dilakukan untuk membandingkan dua nilai rata-rata antara pretest dan posttest. Apabila nilai signifikansi yang dihasilkan adalah < 0.05, maka media poster dapat dikatakan efektif untuk diterapkan sebagai media pembelajaran [22].Adapun hipotesis yang diajukan adalah Ha: Media poster efektif untuk diterapkan sebagai media pembelajaran (Ha = Sig.< 0,05) dan Ho: Media poster tidak efektif untuk diterapkan sebagai media pembelajaran (Ho = Sig. > 0,05).
Rangkaian penelitian yang bertempat di SMP Islam Krembung dilakukan dalam tiga tahapan. Tahapan pertama adalah pemberian soal pretest kepada siswa kelas 8A dengan materi “At-Ta’aruf” yang merujuk pada kitab “Al-Arabiyyah Bayna Yadayk Jilid 1-A” dan telah sedikit dimodifikasi [23]. Tahapan pertama dilaksanakan pada Selasa, 26 November 2024. Kemudian, tahapan kedua dilaksanakan pada Selasa, 22 Januari 2025 untuk penyampaian materi dengan media poster cetak yang telah dibuat. Di hari yang sama, tahapan ketiga dilakukan dalam bentuk pemberian soal posttest, dengan waktu pengerjaan selama 60 menit. Penelitian dilakukan dengan instrumen yang telah dirancang sebelumnya. Adapun dokumentasi instrumen yang digunakan saat penelitian dicantumkan pada gambar di bawah ini:
Figure 2. Media yang Digunakan Saat Pretest dan Posttest
Setelah pretest dan posttest dilaksanakan, langkah berikutnya ialah mengolah perolehan data yang kemudian disajikan dalam dua bentuk, yakni hasil analisis berupa statistika inferensial dan statistika deskriptif. Hasil analisis statistika inferensial mencakup uji normalitas dan uji hipotesis paired sample t-test. Sedangkan hasil analisis deskriptif mencakup nilai minimum, maksimum, nilai rata-rata (mean), nilai tengah (median), standar deviasi, serta standard error mean [24]. Berikut ini merupakan hasil uji normalitas pada pretest dan posttest siswa kelas 8A SMP Islam Krembung.
1. Hasil Uji Normalitas
Figure 3. Hasil Uji Normalitas
Gambar di atas berisi dua tipe dari hasil uji normalitas, yaitu Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk. Uji normalitas Kolmogorov-Smirnov digunakan pada subjek yang berjumlah lebih dari 50 orang. Sementara Shapiro-Wilk diterapkan pada subjek yang berjumlah kurang dari 50 orang [25]. Dikarenakan subjek dalam penelitian ini kurang dari 50 orang, maka digunakanlah uji normalitas tipe Shapiro-Wilk dengan taraf signifikansi sebesar 5% (α = 0,05). Apabila nilai Sig. > 0,05, maka data tersebut dianggap berdistribusi normal. Dari gambar di atas, hasil yang ditunjukkan dapat dilihat dari expected normal yang berada di atas angka 0,05. Adapun detail nilai hasil uji Shapiro-Wilk sebelum treatment diterapkan adalah 0,154. Sedangkan setelah treatment, nilai yang dihasilkan ialah 0,055. Dan karena kedua nilai tersebut lebih dari 0,05, maka data di atas dianggap berdistribusi normal.
2. Media Poster dalam Pembelajaran Maharah Qira’ah pada Siswa Jenjang SM P di Sidoarjo
Hasil implementasi dari media poster yang diterapkan dibuktikan dengan tabel distribusi frekuensi. Hasil yang diperoleh dari kedua sampel yaitu pada pretest, responden yang berjumlah 37 (N) memiliki nilai minimum sebesar 30 dan nilai maksimum sebesar 75. Sedangkan pada posttest, responden yang berjumlah 37 (N) memiliki nilai minimum sebesar 20 serta nilai maksimum sebesar 95. Jika diamati, nilai minimum pada posttest mengalami penurunan. Hal tersebut disebabkan oleh salah satu faktor, yakni kurangnya sikap antusias dari beberapa siswa saat pemberian treatment dan posttest berlangsung.
3. Efektivitasan Media Poster dalam Pembelajaran Maharah Qira’ah pada Siswa Jenjang SMP di Sidoarjo
Hasil keefektivitasan dari media poster yang diterapkan dibuktikan dengan hasil uji hipotesis paired sample t-test yang dilakukan setelah uji normalitas. Hal tersebut dilakukan untuk melihat perbedaan antara sebelum dan sesudah penerapan treatment berupa media poster. Pengujian ini menggunakan taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Adapunoutput pertama yang dihasilkan dari uji paired sample t-test yakni berupa tabel paired samples statistics disajikan pada tabel berikut ini:
Tabel2. Output I Hasil Uji Hipotesis
Paired Samples Statistics
Tabel di atas memberikan ringkasan statistik dari kedua sampel, antara lain sebelum pemberian treatment, responden yang berjumlah 37 (N) memiliki nilai rata-rata (mean) sebesar 52,16, standar deviasi 11,758 dan std error mean sebesar 1,933. Sedangkan setelah pemberian treatment, responden yang berjumlah 37 (N) memiliki nilai rata-rata (mean) sebesar 61,62, standar deviasi 20 ,752 dan std error mean sebesar 3,412. Dalam artian lain, terjadi sebuah peningkatan nilai dari segala aspek di atas setelah treatment berupa media poter diberikan. Selanjutnya, output terakhir dalam uji paired sample t-test adalah berupa tabel paired samples test yang merupakan output terpenting, karena menunjukkan apakah hipotesis yang ditetapkan dapat diterima atau tidak. Dalam penelitian ini, media poster dikatakan efektif apabila nilai Sig. < 0,05 dan dikatakan tidak efektif apabila nilai Sig. > 0,05. Adapun hasil paired samples test disajikan pada tabel berikut ini:
Tabel3. Output II Hasil Uji Hipotesis
Paired Samples Test
Pada tabel di atas, nilai signifikansi yang dihasilkan ialah sebesar 0,010, dan nilai tersebut kurang dari 0,05. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya, media poster memiliki sebuah pengaruh positif, sehingga efektif untuk diterapkan pada pembelajaran bahasa Arab, terkhusus dalam aspek maharah qira’ah. Hal ini sejalan dengan penelitian yang pernah dilakukan oleh Nur Cahaya (2023) dengan jurnalnya yang berjudul “Efektivitas Penggunaan Media Poster dalam Pembelajaran Keterampilan Membaca pada Siswa Kelas XII di Madrasah Aliyah Negeri 3 Banjarmasin Kalimantan Selatan” [1]. Pada penelitian ini, sebanyak ±80% siswa mendapat nilai rendah di bawah 70 saat pretest. Namun setelah treatment berupa media poster diterapkan dan dilakukan posttest, presentase siswa yang mendapat nilai di bawah 70 berkurang menjadi ±51%. Sisanya, sebanyak ±48% siswa mendapat nilai di atas 70.
Sesuai dengan hasil penelitian yang telah berlangsung di SMP Islam Krembung, dapat diambil kesimpulan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan terhadap pembelajaran maharah qira’ah dengan media poster. Hal tersebut merujuk pada hasil uji hipotesis dengan nilai Sig. (2-Tailed) sebesar 0,010 < 0,05. Dalam artian lain, Ho ditolak dan Ha diterima. Jika dilihat pada hasil pretest, banyak siswa mendapatkan nilai rendah dikarenakan beberapa faktor. Salah satunya siswa mungkin belum memahami atau lupa terhadap materi yang pernah diajarkan. Namun beberapa nilai yang rendah tersebut meningkat secara signifikan setelah penerapan media poster, dan sebelum posttest berlangsung. Hal tersebut dapat terjadi sebab melalui media poster saat pembelajaran, siswa dilatih untuk fokus dengan aktivitas membaca, memperhatikan dengan seksama, menghafal, menyimak, menirukan, serta mencatat poin-poin penting yang terkandung di dalamnya. Dengan begitu, media pembelajaran berupa poster dapat dikatakan efektif untuk diterapkan pada pembelajaran bahasa Arab, terkhusus dalam aspek maharah qira’ah pada siswa kelas 8 SMP Islam Krembung.
Segala puji dan syukur dipanjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala kemudahan yang dilimpahkan. Tanpa pertolongan-Nya, penulis tak akan mampu untuk menuntaskan amanah berupa penelitian dan tulisan ini. Tak lupa, penulis menghaturkan segenap rasa terima kasih untuk seluruh pihak sekolah SMP Islam Krembung yang telah menerima saya dengan tangan terbuka untuk melakukan rangkaian penelitian ini. Juga kepada seluruh pihak yang tak dapat disebutkan, doa baik akan selalu dipanjatkan, semoga rahmat serta lindungan Allah senantiasa meliputi. Aamiin.
N. S. Hidayat, “Problematics of Arabic Language Learning,” Jurnal Sathar, vol. 1, no. 1, pp. 34–41, 2023, doi: 10.59548/js.v1i1.41.
M. Rusydi and S. Sulaiman, “Rusydi Ahmad Thu’aimah’s Thought on Arabic Language Learning Management: A Constructive Reflection,” El-Idarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, vol. 9, no. 1, pp. 1–9, 2023.
A. Gustinata and F. A. Marlion, “The Effect of the Missing Letters Filling Method on Students’ Writing Skills: An Experimental Study at Aisyiyah Senior High School Padang,” Arabia: Journal of Arabic Education and Linguistics, vol. 13, no. 1, p. 23, 2021, doi: 10.21043/arabia.v13i1.10207.
M. Wijaya and F. Hikmah, “Problematics of Maharah Qira’ah Learning in Arabic Language Instruction for Madrasah Ibtidaiyah Students,” Educatio: Journal of Education FKIP UNMA, vol. 9, no. 2, pp. 858–864, 2023, doi: 10.31949/educatio.v9i2.4880.
A. Hadiyanto, C. Samitri, and S. M. Ulfah, “Multiliteracy-Based Arabic Language Learning Model Based on Local Wisdom in State Universities,” Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies, vol. 4, no. 1, pp. 95–110, 2020, doi: 10.21009/hayula.004.1.07.
S. Aini, M. Yunus, and T. Aminatusshalihah, “Students’ Difficulties in Reading Arabic Texts in Maharah Qira’ah Learning,” Jurnal Keislaman dan Pendidikan, vol. 4, no. 1, pp. 45–56, 2023.
Rusiadi, “Variations of Learning Methods and Media,” Alwatzikhoebillah: Journal of Islamic Studies, vol. 6, no. 2, pp. 10–21, 2020.
S. K. Hidayat and D. A. Romadlon, “Poster Media Development Model in Al-Qur’an Learning on Surah Al-Ma’un Material,” pp. 1–10, 2022.
S. Darihastining, C. Chalimah, and A. M. Rizka, “Digital Ethnobotany Poster Media as Teaching Materials for Indonesian Language Subjects Based on Local Wisdom,” Enggang: Journal of Education, Language, Literature, Arts, and Culture, vol. 3, no. 2, pp. 250–261, 2023.
M. P. Raditya, Poster Design for Instagram Content at JTV Surabaya, Surabaya: Faculty of Design and Creative Industry, Universitas Dinamika, 2021.
E. Purnomo et al., “Vector-Based Graphic Design Training for University Students,” Guyub: Journal of Community Engagement, vol. 2, no. 3, pp. 509–528, 2021, doi: 10.33650/guyub.v2i3.2552.
A. P. Syahrir, S. P. Zahirah, and U. Salamah, “Utilization of Canva Graphic Design Application in Multimedia Learning at Senior High School,” in Proceedings of the National Seminar, pp. 732–742, 2023.
D. I. Hariz, A. K. Muna, and R. D. Sayuto, “Introduction to Canva Graphic Design Application Among Vocational High School Students,” Journal of Community Service, vol. 1, no. 4, pp. 226–230, 2023.
K. Jam’an, “The Use of Poster Media in Increasing Learning Interest of Fourth Grade Students in Science Subjects,” Undergraduate Thesis, Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Tebedak II, Indonesia, 2016.
R. Wulandari, “Poster as a Character Education Media,” Jurnal Pendidikan Karakter, vol. 1, no. 1, pp. 375–380, 2019.
P. Hardiyanti, “Concept of Maharah Qira’ah and Maharah Kitabah,” Islamic Education Journal, vol. 2, no. 2, pp. 1–5, 2022, doi: 10.57251/ie.v2i2.376.
Z. U. Robi’ah, “Poster Media Use in Science Learning to Improve Students’ Understanding,” Undergraduate Thesis, MI Miftahul Falaah Manisrenggo, Kediri, 2023.
Jumilah, A. H. Jauhari, and A. Rhida, “Poster Media Use in Increasing Knowledge of Dental Health,” JUMANTIK: Journal of Health Students and Researchers, vol. 1, no. 2, pp. 1–11, 2017.
F. Hikmawati, Research Methodology, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2020.
M. B. Udin, Educational Statistics Textbook, Bandung: Alfabeta, 2021.
A. Mulya Astuti, Research Statistics Book, Jakarta: Prenadamedia Group, 2016.
Nuryadi, T. D. Astuti, E. S. Utami, and M. Budiantara, Fundamentals of Research Statistics, Yogyakarta: Mercu Buana, 2017.
A. I. Al-Fauzan, M. Z. Hamim, and M. A. K. M. Fadhl, Al-‘Arabiyyah Bayna Yadayk 1A, Riyadh: Al-Maktab Al-Ta’awuni, 2014.
E. Hikamudin, D. S. Mandar, and Suprananto, Applied Statistics Teaching Module for Students, Researchers, and Practitioners, Bandung, Indonesia, 2023.
N. M. Razali and Y. B. Wah, “Power Comparisons of Shapiro–Wilk, Kolmogorov–Smirnov, Lilliefors, and Anderson–Darling Tests,” Journal of Statistical Modeling and Analytics, vol. 2, no. 1, pp. 21–33, 2011.
C. Nur, “Effectiveness of Poster Media Use in Reading Skill Learning of Twelfth Grade Students,” Undergraduate Thesis, UIN Antasari Banjarmasin, 2023.