<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Inhibition of Propolis on the Growth of Aggregatibacter Actinomycetemcomitans</article-title>
        <subtitle>Daya Hambat Propolis terhadap Pertumbuhan Aggregatibacter Actinomycetemcomitans</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-c196e1ebdc24b4f5150c4b9d0644064b" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Pratiwi</surname>
            <given-names>Novita</given-names>
          </name>
          <email>novitapratiwi@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-1702260fa9d696982b48d16e12634da1" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Hayati</surname>
            <given-names>Anis Khoirin</given-names>
          </name>
          <email>novitapratiwi@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
        <contrib id="person-33d033446784842cb6ea38d7e03a3a0c" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Maulidah</surname>
            <given-names>Nurul</given-names>
          </name>
          <email>novitapratiwi@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-3" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-3">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2025-02-10">
          <day>10</day>
          <month>02</month>
          <year>2025</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-328b999706f6ce357e2939da305bf2f1">
      <title>
        <bold id="_bold-42">Pendahuluan</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-19">Periodontitis adalah proses inflamasi pada jaringan periodonsium. Periodontitis menyebabkan hilangnya perlekatan gingiva pada tulang alveolar di sekitar gigi dan jika tidak diobati dapat mengakibatkan kehilangan gigi.[1]. Periodontitis. menyerang gingiva dan jaringan penyangga gigi meliputi tulang alveolar, sementum, dan ligament periodontal. apabila tidak dilakukan perawatan yang tepat dapat mengakibatkan resorbsi tulang alveolar dan resesi gingiva sehingga menyebabkan gigi tanggal dari soket.[2]</p>
      <p id="_paragraph-20">Periodontitis sebagai kelainan periodontal selalu dikaitkan dengan berbagai macam bakteri yang terdapat pada rongga mulut. Periodontitis disebabkan oleh. infeksi dari 90% bakteri anaerob dan 75% dari bakteri gram negatif. Salah satu bakteri anaerob gram negatif yang berperan dalam pembentukan plak subgingiva adalah<italic id="_italic-4">Aggregatibacter actinomycetemcomitans</italic>.[3]</p>
      <p id="_paragraph-21">Banyak penelitian menunjukkan bahwa adanya <italic id="_italic-5">Aggregatibacter actinomycetemcomitans</italic>berhubungan dengan periodontitis aktif. Bakteri ini memiliki beberapa determinan virulensi yang berkontribusi pada kemampuanbakteri tersebut untuk berkoloni dalam rongga mulut, menetap dalam poket periodontal, dan melawan proses pertahanan tubuh sehingga menyebabkan kerusakan pada jaringan lunak maupun jaringan keras penyangga gigi sehingga menggangu perbaikan jaringan <italic id="_italic-6">host</italic>. Oleh sebab itu bakteri ini harus segera dihambat pertumbuhannya[4].</p>
      <p id="_paragraph-22"><italic id="_italic-7">Aggregatibacter Actinomycetemcomitans</italic> merupakan bagian dari flora normal rongga mulut. Model transmisinya secara endogen, masuk ke jaringan yang lebih dalam melalui trauma minor, misalnya saat prosedur perawatan dental. Bakteri ini bersifat patogen opportunistik. Secara serologis terdapat 6 serotipe <italic id="_italic-8">Aggregatibacter Actinomycetemcomitans</italic>, yaitu serotipe a-f serotype b lebih dominant pada periodontis agresif. Adanya <italic id="_italic-9">Aggregatibacter Actinomycetemcomitans</italic> pada plak subgingiva dihubungkan dengan progresifitas kerusakan jaringan periodonsium. Sedang serotipe c seringkali ditemukan pada subyek dengan jaringan periodonsium yang sehat. Penelitian tentang distribusi serotipe a, b, c menunjukkan bahwa serotipe c bersifat predominan dalam menyebabkan infeksi di luar rongga mulut[5].</p>
      <p id="_paragraph-23"><italic id="_italic-10">Aggregatibacter Actinomycetemcomitans</italic> dapat memproduksi berbagai macam toxin salah satunya adalah leukotoxin serta faktor-faktor virulensi antara lain <italic id="_italic-11">chemotaxis inhibitor</italic> dan <italic id="_italic-12">lymphocyte inhibitor</italic>. Produk-produk bakteri tersebut menginduksi diferensiasi sel-sel progenitor tulang ke dalam osetoklas dan merangsang sel-sel gingiva melepaskan mediator-mediator ke jaringan periodonsium yang memiliki efek yang sama sehingga menyebabkan terjadinya kerusakan jaringan periodontal[4].</p>
      <p id="_paragraph-24">Periodontitis adalah penyakit progresif dimana terapi mekanis konvensional seperti <italic id="_italic-13">scaling root planning</italic> belum cukup untuk mengatasinya perlu ditambahkan pemberian antibakteri. Dengan munculnya bakteri pathogen yang resisten terhadap antibiotik, telah menjadi masalah klinis yang serius. Dokter gigi harus mencari antimikroba lain yang tidak resisten dan alami seperti propolis.[6]</p>
      <p id="_paragraph-25">Propolis adalah resin alami, yang dihasilkan oleh lebah madu (<italic id="_italic-14">Apis melifera</italic>) dari berbagai tanaman. Lebah mengumpulkan eksudat tumbuhan dan bentuk pellet dengan rahang mereka, pencampuran eksudet dengan lilin dan produk kelenjar ludah mereka yang dikumpulkan oleh lebah. Nama propolis berasal dari bahasa Yunani “Pro”, di depan, dan “polis” yang berarti kota atau sarang, dan lebah menggunakan propolis untuk menutup sarang mereka terhadap invasi serangga lain dan cuaca. Fungsi utama dari propolis dalam sarang adalah untuk bertindak sebagai biosida, menjadi aktif terhadap bakteri invasive, jamur dan bahkan menyerang larva.[7]</p>
      <p id="_paragraph-26">Keuntungan pemilihan propolis sebagai bahan anti bakteri antara lain kemungkinan efek samping yang terjadisangat kecil, tidak menimbulkan resistensi, berspektrum luas, tidak mengganggu flora normal dalam tubuh dan memiliki sentivitas yang lebih tinggi dibandingkan anti biotik lain seperti penisilin, amplisilin, metisilin, streptomisin, klorampenikol, teramisin, eritromisin miasin, sulfatiazol.[8]</p>
    </sec>
    <sec id="heading-6f23890b8906f29c7cc21bdd72965e82">
      <title>
        <bold id="_bold-43">Metode</bold>
      </title>
      <sec id="heading-394249e4a1ea93a1f6e2ea8ba79a61fe">
        <title>
          <bold id="_bold-44">A. Jenis Penelitian</bold>
        </title>
        <p id="_paragraph-29">Penelitian eksperimental laboratoris</p>
      </sec>
      <sec id="heading-3c00365f10a59d27bc71604bfe9a7d1f">
        <title>
          <bold id="_bold-46">B.</bold>
          <bold id="_bold-47">Sampel</bold>
          <bold id="_bold-48">Penelitian</bold>
        </title>
        <p id="_paragraph-31">Sampel yang digunakan adalah bakteri <italic id="_italic-15">A. Actinomycetemcomitans</italic><italic id="_italic-16">. </italic>Besar sampel ditentukan dengan rumus Vederer (1993)</p>
        <p id="_paragraph-32">t ( n – 1 ) 15 Keterangan</p>
        <p id="_paragraph-33">5 ( n – 1 ) 15 t = jumplah perlakuan</p>
        <p id="_paragraph-34">5n – 5 15 n = jumlah masing-masing sampel</p>
        <p id="_paragraph-35">5n 20</p>
        <p id="_paragraph-36">n 4</p>
        <p id="_paragraph-37">Pada penelitian ini jumlah sampel yang digunakan adalah 5</p>
      </sec>
      <sec id="heading-20246a421e5bfdd228262649972cb946">
        <title>
          <bold id="_bold-49">C</bold>
          <bold id="_bold-50">.</bold>
          <bold id="_bold-51">Variabel </bold>
          <bold id="_bold-52">Penelitian</bold>
        </title>
        <p id="_paragraph-39">Variabel tergantung adalah pertumbuhan bakteri <italic id="_italic-17">A. Actinomycetemcomitans</italic></p>
        <p id="_paragraph-40">Variabel bebas adalah konsentrasi sediaan propolis</p>
      </sec>
      <sec id="heading-5135c98af14ccf7fbfa0c3bb6d77d8cb">
        <title>
          <bold id="_bold-53">D</bold>
          <bold id="_bold-54">.</bold>
          <bold id="_bold-55">Lokasi</bold>
          <bold id="_bold-56">Penelitian</bold>
        </title>
        <p id="_paragraph-42">Penelitian dilakukan dilaboratorium mikrobiologi, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga Surabaya</p>
      </sec>
      <sec id="heading-88d4b793ce4cd7f6896b6215b208db37">
        <title>
          <bold id="_bold-57">E</bold>
          <bold id="_bold-58">.</bold>
          <bold id="_bold-59">Alat yang Digunakan dalam<bold id="_bold-61"/></bold>
          <bold id="_bold-62">Penelitian</bold>
        </title>
        <p id="heading-d15b18cfb2ecf3dba9cb8bf87d153724">1. <italic id="italic-1">Anaerobis jar</italic></p>
        <p id="paragraph-2">2. Cawan Petri</p>
        <p id="paragraph-3">3. Cawat oese steril</p>
        <p id="paragraph-4">4. Inkubator</p>
        <p id="paragraph-5">5. Mikropipet steril</p>
        <p id="paragraph-6">6. Lampu Spiritus</p>
        <p id="paragraph-7">7. Tabung reaksi dan rak</p>
      </sec>
      <sec id="heading-234501fcf8dbff42303d4d0bbf3addcf">
        <title>
          <bold id="_bold-63">F</bold>
          <bold id="_bold-64">.</bold>
          <bold id="_bold-65">Bahan</bold>
          <bold id="_bold-66">Penelitian</bold>
        </title>
        <p id="paragraph-35568cc998e9c2a74639b41646ef564d">1. <italic id="_italic-19">Aggregatibacter Actinomycetemcomitans </italic>pada <italic id="_italic-20">Brain Heart infusion</italic> (BHI).</p>
        <p id="paragraph-c6491401e993d70c6fa8d69b8c9758ef">2. <italic id="_italic-21">Trytonr Yeast Cystine</italic> (TYI)</p>
        <p id="paragraph-350641c25d0f52e9e009fef403ef3079">3. Sediaan propolis dari PT. Meilia Propolis 900 mg/ml</p>
        <fig id="figure-panel-016cc519214c3f54d1708eb4055fc57a">
          <label>Figure 1</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="_bold-70">Larutan Propolis Meilia 900 mg/ml</bold>
            </title>
            <p id="paragraph-ffd93fa707947f5d60f01252f615c47e" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-8fedda87febe98e18386cf47d63b50b9" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="1-.jpg" />
        </fig>
      </sec>
      <sec id="heading-373a082569c94ebdaa4730f7e3711fb8">
        <title>
          <bold id="_bold-71">G</bold>
          <bold id="_bold-72">.</bold>
          <bold id="_bold-73">Cara Kerja</bold>
        </title>
        <p id="_paragraph-47">
          <bold id="bold-e536767fe61aae0416e77ea975ef67ac">1.</bold>
          <bold id="_bold-74">Pemekatan Larutan Propolis</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-48">Larutan propolis konsentrasi 900 mg/ml dimasukkan ke dalam gelas ukur sebanyak 24 ml. Setelah itu divacum menggunakan alat evaporator kemudian dipanaskan pada suhu 60 ºC sampai menguap hingga didapatkan volume larutan propolis menjadi 21,6 ml dengan konsentrasi 1000 mg/ml. Proses pemekatan dilakukan di Balai Penelitian dan Pengembangan Industri</p>
        <fig id="figure-panel-684bf82401fb64d6a8173c3027befd44">
          <label>Figure 2</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="_bold-78">Larutan Propolis yang dipekatkan Menjadi 1000 mg/ml</bold>
            </title>
            <p id="paragraph-68d2f899d2c3e2d9ad05729db04de688" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-6d00d0a91c881ba572cbefc650f98a41" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="2-.jpg" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-50">
          <bold id="bold-700af4ddf43589cb6394c4edddf92a23">2. </bold>
          <bold id="_bold-79">Sterilisasi Alat dan Bahan</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-51">Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini disterilkan dalam autoclave sterilisasi dalam autoclave dengan suhu 121 ºC selama 30 menit</p>
        <p id="_paragraph-52">
          <bold id="bold-357ff87af3faf548dae51c29559489c4">3. </bold>
          <bold id="_bold-80">Persiapan Aggregatibacter Actinomycetemcomitans</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-53">Dalam penelitian ini <italic id="_italic-22">Aggregatibacter Actinomycetemcomitans</italic> diambil dari stok (<italic id="_italic-23">freeze dry</italic>). Pembuatan suspensi bakteri dibuat sesuai dengan standar Brown III 108 CFU/ml. Suspensi dibuat dengan mengambil beberapa ose biakan murni bakteri <italic id="_italic-24">A. Actinomycetemcomitans </italic>pertumbuhan 48 jam pada media dengan menggunakan oase steril dan dilarutkan dalam 10 ml media cair BHI pada tabung reaksi. Suspensi tersebut diinkubasi dalam inkubator selama 48 jam pada suhu 37ºC kemudian disesuaikan dengan standart <italic id="_italic-25">Mc Farland</italic> 0,5.</p>
        <p id="_paragraph-54">
          <bold id="bold-6efa023f2a6652ff2c23860ab4bbc002">4. </bold>
          <bold id="_bold-81">Uji Daya Hambat </bold>
          <bold id="_bold-85">Propolis Terhadap</bold>
          <bold id="_bold-87"> Pertumbuhan Aggregatibacter Actinomycetemcomitans.</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-55">Pengenceran sediaan propolis dilakukan dengan metode penipisan seri. Penipisan seri itu yaitu pengenceran sediaan propolis dengan kelipatan setengah dari konsentrasi sebelumnya. Dimulai dari konsentrasi 1000mg/ml sampai didapatkan konsentasi 500mg/ml, 250mg/ml, 125mg/ml, 62,5mg/ml, 31,25mg/ml, 15,625mg/ml, 7,813 mg/ml disediakan dua deret tabung yang setiap deretnya terdiri dari 9 tabung reaksi. Tabung nomor 1 sampai nomor 9 masing-masing diisi dengan 5ml media <italic id="_italic-26">BHI</italic> cair. Kemudian pada tabung nomor 1 diisi sediaan propolis sebanyak 5ml sehingga volumenya menjadi 10ml dan konstrasinya menjadi 500mg/ml. Dari tabung nomor 1 diambil sebanyak 5ml dimasukkan ke dalam tabunmg nomor 2, dicampur sehingga kosentrasinya menjadi 250 mg/ml, demikian seterusnya hingga tabung nomor 8. Pada tabung nomor 8 dibuang 5ml untuk memperoleh volume yang sama. Dengan demikian terjadi penipisan seri sediaan propolis dengan konsentrasi 1000mg/nl, 500mg/ml, 250mg/ml, 125mg/ml, 62,5mg/ml, 31,25mg/ml, 15,625mg/ml, 7,813 mg/ml.</p>
        <fig id="figure-panel-738ff8d71f04ff0928eff2a07341c7c2">
          <label>Figure 3</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="bold-b0bd21c694b15a0ec30ed9d60693e651">Ekstrak propolis dalam media BHI dengan pengenceran seri</bold>
            </title>
            <p id="paragraph-b36462507111371f72d94f9300e0aaf6" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-73953378a443672ba43843eddabac273" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="3-.jpg" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-57">Setelah semua tabung disiapkan, maka kedalam tabung nomor 1 sampai 9 ditambahkan 0,1 ml inokulum <italic id="_italic-27">Aggregatibacter Actinomycetemcomitans</italic>. Tabung nomor 9 sebagai perbandingan 0,1 ml inokulum <italic id="_italic-28">Aggregatibacter Actinomycetemcomitans </italic>ditambahkan larutan aquades sebagai kontrol. Kemudian semua tabung diinkubasi dalam dalam inkubator selama 24 jam pada suhu 37ºC</p>
        <fig id="figure-panel-085579e48772f5777abd87f57e7c4b43">
          <label>Figure 4</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="_bold-91">Larutan propolis ditambahkan 0,1 ml inokulum bakteri</bold>
            </title>
            <p id="paragraph-556a6c4386662f1993781cc54678ad50" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-2e96310c0c068b16c8d8a3f0cff3db17" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="4-.jpg" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-59">Penilaian biakan ditentukan bila control negatif tetap jernih dan control positif menjadi keruh. Untuk menyakinkan ada tidak nya petumbuhan bakteri maka perlu pemeriksaan lebih lanjut yaitu dengan cara mengambil 1 oese sediment keruh dari setiap biakan tabung kemudian ditanam kembali pada TYC agar dengan cara streake.</p>
        <fig id="figure-panel-339ad279bd35915b6d7b7a23be3a322e">
          <label>Figure 5</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="bold-19498819f9625c5c52a5d03d6f2ae258">Sedimen biakan tabung ditanam pada TYC agar</bold>
            </title>
            <p id="paragraph-7c560cab6cbf3aca1aada1b2439564b2" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-763b17be69e6a5b871b0d1f906d6389c" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="5-.jpg" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-61">Selanjutnya dimasukkan ke dalam <italic id="_italic-29">anaerobic jar</italic>, disimpan dalam inkubator pada suhu 37ºC selama 2x24 jam. Dilakukan replikasi sebanyak 5 kali. Setelah itu diukur diameter zona hambat pada masing-masing konsentrasi. Semakin lebar zona hambat maka semakin sensitif bahan yang digunakan. Dari metode ini dapat ditentukan konsentrasi minimum dari larutan propolis yang dapat menghambat pertumbuhan<italic id="_italic-30"> A. Actinomycetemcomitans</italic><italic id="_italic-31">.</italic></p>
      </sec>
      <sec id="heading-cc1585e67df66feae7084968206fb394">
        <title>
          <bold id="_bold-95">H</bold>
          <bold id="_bold-96">.</bold>
          <bold id="_bold-97">Analisa Data</bold>
        </title>
        <p id="_paragraph-63">Analisa data menggunakan One Way Annova</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="heading-45872faa98c7168d9326cc5e946ea4df">
      <title>
        <bold id="_bold-98">Hasil</bold>
        <bold id="_bold-99">dan</bold>
        <bold id="_bold-100">Pembahasan</bold>
      </title>
      <sec id="heading-a91790dfb4f232bd057628cb525136ad">
        <title>
          <bold id="_bold-101">A.</bold>
          <bold id="_bold-102">Hasil</bold>
          <bold id="_bold-103">Penelitian</bold>
        </title>
        <p id="_paragraph-66">Tabung reaksi yang berisi ekstrak propolis yang dicampur dengan <italic id="_italic-32">BHI</italic> didapatkan konsentrasi akhir 50%, 25%, 12,5%, 6,25%, 3,13%, 1,56%, 0,78% diinokulasi dengan <italic id="_italic-33">A. Actinomycetemcomitans</italic> kemudian diinkubasi dalam incubator selama 24 jam pada suhu 37<sup id="_superscript-1">o</sup>C, setelah 24 jam tabung tersebut diamati kekeruhannya. Setelah itu ditanam pada media TYC agar dan diamati daya hambatnya.</p>
        <fig id="figure-panel-6d7a4cb493f363130ad3a63b3148700f">
          <label>Figure 6</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="_bold-106"> Pertumbuhan </bold>
              <italic id="_italic-34">
                <bold id="_bold-107">A. Actinomycetemcomitans </bold>
              </italic>
              <bold id="_bold-108">pada media TYC agar</bold>
            </title>
            <p id="paragraph-4b5ec01d1ad8bc7278cccd09fc8e4ed2" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-239d4e57e4af3e05f3efe20fc54593a8" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="6-.jpg" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-68">Pada kolom 1,2,3 dan 4 dengan konsentrasi 100%, 50%, 25%, dan 12,5% tidak ada pertumbuhan <italic id="_italic-35">A. Actinomycetemcomitans. </italic>Pada kolom 5, 6 dan 7 dengan konsentrasi 6,25%, 3,13%, 1,56% dan 0,78% ada pertumbuhan <italic id="_italic-36">A. Actinomycetemcomitans</italic></p>
        <table-wrap id="table-figure-d906c2367c8a0da66d6fdbb9da4cae0c">
          <label>Table 1</label>
          <caption>
            <title>Daya hambat larutan propolis terhadap A. Actinomycetemcomitans</title>
            <p id="paragraph-459d2edda88294a9df4352aaea47771e" />
          </caption>
          <table id="table-a5f4885b8c518ebd1a8c08c38906ed5e">
            <tbody>
              <tr id="table-row-306af1338e57656717201b3dd5ce0586">
                <th id="table-cell-517c3dc9871f94fdc82da61db1c25eb4" />
                <th id="table-cell-d843b7d7ae18de396d1df2f7bb0c8bcf"> Konsentrasi </th>
                <th id="table-cell-a497c300fffb8c9d294458fba186cdc1"> daya_hambat_Aa </th>
              </tr>
              <tr id="table-row-9e0990fc3aab3198d721be21637681a4">
                <td id="table-cell-5a7e4893a5a48eb3eba8eb98b11f371f"> 1 </td>
                <td id="table-cell-e7080cb0a44421a3cc63accd3d948977"> konsentrasi 100% </td>
                <td id="table-cell-4211bc8e68a426aa82fd45ebd369a419"> 15.10 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-34be0fe7174fd5bfbabc78989e3cb95c">
                <td id="table-cell-d7fc18d2ee96b40694b57ef75fb9f27c"> 2 </td>
                <td id="table-cell-ea13698cf2c83074639558984f5f32bf"> konsentrasi 100% </td>
                <td id="table-cell-0587e0450f2e979671318df3f2bc11c3"> 14.90 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-4511b7ac73e211c5e221a5ffc22c97ce">
                <td id="table-cell-e7c68d11c5b55f0d472e68286b71dd71"> 3 </td>
                <td id="table-cell-2eb8ccc57c0d2b998f47b72c4dc84247"> konsentrasi 100% </td>
                <td id="table-cell-cd314bb226b251e7d6fe4851e89ebb9f"> 15.80 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-1adbf440cebd56108983638e2ede6291">
                <td id="table-cell-44bb0fbafe6ae9f39803c8d3b42697c5"> 4 </td>
                <td id="table-cell-9e0418a599a1fa44ba6841ef44a5f6c0"> konsentrasi 100% </td>
                <td id="table-cell-9c85d000bc1ab21ae52e86a501da4883"> 16.10 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9cb8d5c54857c082978796b978249137">
                <td id="table-cell-c00e3bf6cb6bcbcb2e3bccbb32e2c020"> 5 </td>
                <td id="table-cell-a5408f84bac401f272a07e0ca8ffc77e"> konsentrasi 100% </td>
                <td id="table-cell-a7f6b9f2a6e6ea0495eb2e147a91d18e"> 15.70 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-08c0038f2c37dd11bcf3bae6c8b34353">
                <td id="table-cell-78df01766945d9d0af199c90ae528e35"> 6 </td>
                <td id="table-cell-88e2f25fe0f7d1d3a703a1564f292948"> konsentrasi 50% </td>
                <td id="table-cell-e44779e036b12753216985155e6ed7b1"> 13.20 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-dac376be50e5d27e78b68cd46287736c">
                <td id="table-cell-98fc2f3a7905015684391cb70f956308"> 7 </td>
                <td id="table-cell-e5ac48b8972c8823637fdc5b3307abf4"> konsentrasi 50% </td>
                <td id="table-cell-33e16091d1cb518c67c7ca30dc904503"> 13.10 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-da8f12263432f08388b0567b308f0514">
                <td id="table-cell-1f2263212475e86d5b568e8f6eeb5db1"> 8 </td>
                <td id="table-cell-65d449e61309b14e168b5bc16c8f461f"> konsentrasi 50% </td>
                <td id="table-cell-1686a65b8865ed4eb265ce7341e472be"> 12.65 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-bf6c7a2d748275494fac1c373c5140ed">
                <td id="table-cell-209d3853763bb3ccda419ff3f124e371"> 9 </td>
                <td id="table-cell-6a961e92d336a2dd8fd262835cc2785b"> konsentrasi 50% </td>
                <td id="table-cell-d29d4e3a55f1a0c92b2d9692f1987605"> 12.50 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-2699ccc5b2036b99e1e689b18ab9f6f8">
                <td id="table-cell-87f26cd7939295c5933b18cce770d478"> 10 </td>
                <td id="table-cell-7e9324ccc0259dae1033491f76e4d804"> konsentrasi 50% </td>
                <td id="table-cell-edc835b15106f35419c9b28f27949b95"> 13.00 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a8bdce782fe9dea8566b3fb24ef8c8c3">
                <td id="table-cell-8d4fc7ba84a5eb38011d8d635cbd1b07"> 11 </td>
                <td id="table-cell-f1bcac602dbaf5620e9919625c0aaebb"> konsentrasi 25% </td>
                <td id="table-cell-901cb0c4937d969d88d669efa170eb12"> 10.30 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-e4c79deacef161cc3f716798822e4273">
                <td id="table-cell-dc527791b8cbde4008f08330a14e08a2"> 12 </td>
                <td id="table-cell-49541368ea5b5c45574b55166b5d970e"> konsentrasi 25% </td>
                <td id="table-cell-e28774380ee979ab6afb527157b9723b"> 10.80 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ece1499d0007a1c7230017e11d5f40f5">
                <td id="table-cell-32c886eadcab6cea72e65a3d2a6355c0"> 13 </td>
                <td id="table-cell-a62acf3ed18f848eb384ca4478e45964"> konsentrasi 25% </td>
                <td id="table-cell-7f740a7d71a07835c426f1a9206d6cbb"> 10.00 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b5c2e9d82b32360432126861e585b77e">
                <td id="table-cell-2cf8a8be141030ad0b023db85c7f2a9f"> 14 </td>
                <td id="table-cell-b2fbea1c65eb923997d3ae0464cf9e2a"> konsentrasi 25% </td>
                <td id="table-cell-c44e1f6fcf0627b11ecaaea265acc39b"> 10.00 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-fa812f30723b1c21fb2b3e2f72d3c34f">
                <td id="table-cell-962211589c71056b23447663ea04bc2e"> 15 </td>
                <td id="table-cell-baa42b207c214be9375614dccfb9b6e8"> konsentrasi 25% </td>
                <td id="table-cell-e231de142686aa8999e40b67b1eb3790"> 10.10 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-809ab23fca9366a10df9ba1471876c09">
                <td id="table-cell-bbbccf51c7e29fb1965b70e9b932507c"> 16 </td>
                <td id="table-cell-3a8e9377a23bc0ab4224722e152df12f"> konsentrasi 12.5% </td>
                <td id="table-cell-ccb52f723e3bb90111d7c08c622c2a84"> 8.00 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-af0090e88dc27742af491be12ab93f35">
                <td id="table-cell-53051484cd15a0cfdd2b750e3b5500e5"> 17 </td>
                <td id="table-cell-a009876d51b8806d766fe33f595f26e8"> konsentrasi 12.5% </td>
                <td id="table-cell-5a438c3d426b63a8647daf748c1b5540"> 7.50 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-d50a48b4992ad2bb1b8ba1a667665c30">
                <td id="table-cell-b20b228a41070db112c7ce8fa3f202cc"> 18 </td>
                <td id="table-cell-b61cb1b5986d1cb74f08178381cdaa75"> konsentrasi 12.5% </td>
                <td id="table-cell-8fdc77186ac0fd075b9fe6843bbda887"> 7.90 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-784efba0ebab99bf402edb1de1a0896b">
                <td id="table-cell-bb70fa7c73d9a636f60b3d76e6299a72"> 19 </td>
                <td id="table-cell-5a41dd379fcdcba95b457dad583b336b"> konsentrasi 12.5% </td>
                <td id="table-cell-1017f7fc9f2f42dcb70a1bf723ac87a3"> 7.75 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-6d9902ba591ec2efbf542f68fcd01c5b">
                <td id="table-cell-809e50375a383cbec833dc1fe374ed7c"> 20 </td>
                <td id="table-cell-821d4114b2d1401a4f47550bc3dca663"> konsentrasi 12.5% </td>
                <td id="table-cell-e20cab6d0844ebb175a5272d4efffb9f"> 8.10 </td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-71">Pada tabel 1. dapat dilihat bahwa pada konsentrasi 6,25%, 3,13%, 1,56% dan 0,78% masih ada pertumbuhan <italic id="_italic-37">A. Actinomycetemcomitans</italic> sedangkan pada konsentrasi 100%, 50%, 25% dan 12,5% tidak ditemukan adanya pertumbuhan <italic id="_italic-38">A. Actinomycetemcomitans</italic>. Konsentrasi ekstrak propolis 12,5% (125mg/ml) merupakan konsentrasi terendah yang dapat menghambat <italic id="_italic-39">A. Actinomycetemcomitans</italic>.</p>
        <p id="_paragraph-72">
          <bold id="bold-d83975f81a448adf2504b88f80830f16">1. </bold>
          <bold id="_bold-109">Analisa Data Hasil Penelitian </bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-73">Untuk mengetahui perbedaan jumlah daya hambat di antara empat kelompok sample, digunakan analisa statistic One-way Anova. Sebelumnya, dilakukan tes distribusi normal dan tes homogenitas pada data tiap kelompok sample. Tes distribusi normal menggunakan One-sampel Kolmogorow Smirnov Test, dan didapatkan hasil sebagai berikut :</p>
        <table-wrap id="table-figure-3b7d33af0fa9fff835bbe523d3be5e62">
          <label>Table 2</label>
          <caption>
            <title>Hasil Tes Distribusi Normal tiap kelompok sample</title>
            <p id="paragraph-30c57af0d72c6961a54788652c686a2c" />
          </caption>
          <table id="table-01a651976b1b7ea27a364bd9e6afc13a">
            <tbody>
              <tr id="table-row-6316796a27167bc0e94ede081a96471d">
                <th id="table-cell-66ac742d9dfeda0acaad070df8a673e7" />
                <th id="table-cell-c9bef9c554b61931cd91b061609e9b85">Mean</th>
                <th id="table-cell-d75344fddbdb91281ca20de1e795bdc3">Std. Deviation</th>
                <th id="table-cell-6c0d98525a1d61ee8df880b10108401a">P</th>
                <th id="table-cell-55526ba0896ddefee62effebbf279469">Distribusi</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-440915b849baf7313d6e79c991209552">
                <td id="table-cell-e587cccf8bf608067337a9b6b2587d77">Konsentrasi 100%</td>
                <td id="table-cell-86476351cf1fb48a8a79cbd776290b7f">15.5200</td>
                <td id="table-cell-37bbd8715941bccfe4c3a0b07316a8a0">0.50.200</td>
                <td id="table-cell-4b81d7e11dd22c4c5bafc49e8a052a6f">0.22450</td>
                <td id="table-cell-7d28fbd1c6e01646b15ee902bb9f00fa">Normal</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9c713ecd1c0b2e19f2e73bd6ca5ab258">
                <td id="table-cell-5278bbe6e696b64ef6e240822f656b01">Konsentrasi 50%</td>
                <td id="table-cell-974173162ac7725cc06cc39ecd880a8d">12.8900</td>
                <td id="table-cell-03a35f125e885dfc6ebd1b78105ba3cf">0.30083</td>
                <td id="table-cell-741d901baa1549704294b861bf1cc3b1">0.13454</td>
                <td id="table-cell-f3ca2db2a849e2877106ad137aa90728">Normal</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-0059badd51ebc83b0ad4d8cacb565936">
                <td id="table-cell-504d9c85b9fe9512d45d6db73675e4e8">Konsentrasi 250%</td>
                <td id="table-cell-f235246ee1fbbd0542b6a6a5bac779ab">10.2400</td>
                <td id="table-cell-7e344bfcfb796f85862586c73b2e6d2c">0.33615</td>
                <td id="table-cell-fa6ce7bbfe2ed19d4677ef16c13a7772">0.15033</td>
                <td id="table-cell-e319802830317361db1b4b282af89ec4">Normal</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9ffb5d57d9ceb4a48f7a99ce07ab305a">
                <td id="table-cell-0e24f4468e1b374e2af1194f5a7fdee6">Konsentrasi 12.5%</td>
                <td id="table-cell-d6f8a6f0b558b5f0a46c3a514ad8a996">7.8500</td>
                <td id="table-cell-166c675c694ffd9cb8f05f5e6841f9d3">0.23452</td>
                <td id="table-cell-937df70ca9095d4415ad7d2f2ffa9e83">0.10488</td>
                <td id="table-cell-2bb2eae7771309dbd960a46a41edf639">Normal</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-977b7282a46cd5b94c65bb9d635a974e">
                <td id="table-cell-974cfce6e390ca3b1f5257d7844c562a">Total</td>
                <td id="table-cell-a6a5556dcac5e67b69ced637441353e7">11.6250</td>
                <td id="table-cell-95a838227ce2efe37d41d6f6f836cbad">2.96242</td>
                <td id="table-cell-f7526ba16856d87120f56cc4bc5297f0">0.66242</td>
                <td id="table-cell-7268d89485b37d247216dcaebe0b944f">Normal</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <table-wrap id="table-figure-0489a355726976232e76b6bc7f27aaa2">
          <label>Table 3</label>
          <caption>
            <title> Uji Homogenitas</title>
            <p id="paragraph-f5d5b9aa0527a28e97099dea77a9ffb5" />
          </caption>
          <table id="table-ae5b09910ac0281c469561f2f75e5a91">
            <tbody>
              <tr id="table-row-7615b1eb8ab02c458a5cecb1ce628409">
                <th id="table-cell-0bbea129e4165c48eb3e9dda75336deb">Levene Statistic</th>
                <th id="table-cell-bfa43704d948af666a34ae28c8ae5378">df1</th>
                <th id="table-cell-c628cc9a13de4422675b542180749702">df2</th>
                <th id="table-cell-67ad539728fa5580325c658573a60121">Sig.</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-9d2babff833f47869fe979703f5a2807">
                <td id="table-cell-a0a1385fc4e97a4625b452799bc06e6e" />
                <td id="table-cell-8f001718b3f0cabf7823eb9203326a89">3</td>
                <td id="table-cell-506abb98ccdeb6940a32f75632ce366b">16</td>
                <td id="table-cell-2dba01f99886b8e784613e7ef63a3cb1">0.145</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-78">Pengujian homogen varian menunjukkan bahwa data di atas homogen (p=0.145&gt; 0.05), oleh karena itu dapat dilakukan analisis One-way Anova dengan hasil berikut :</p>
        <table-wrap id="table-figure-75b3704937f9ec296d5b05d94252a8ff">
          <label>Table 4</label>
          <caption>
            <title>Hasil Analisis Statistik One-way Anova</title>
            <p id="paragraph-13515aeed64df197b6f63d3f0699ad25" />
          </caption>
          <table id="table-45665ba647848eacc897d586014577e0">
            <tbody>
              <tr id="table-row-bf516f2e8f7da07b1d0c1e9eab49bf47">
                <th id="table-cell-85a2f2b7b8c1ff3e5515d340a6db74b8"> (I)   konsentrasi </th>
                <th id="table-cell-65ff4ab4b6b7e68daaa96e8f10aec321"> (J)   konsentrasi </th>
                <th id="table-cell-76ca6ebbcf118e4bd2fcb4e5e4417bbf"> Mean   Difference (I-J) </th>
                <th id="table-cell-d9ef476d4d372ca757784184078e9dba"> Std.   Error </th>
                <th id="table-cell-07386e00261f4a3265c649be56d02483"> Sig. </th>
                <th id="table-cell-550a7b3f91e1ca79cb20a3a4f640f960"> (P   &lt;0.05) </th>
                <th id="table-cell-217af8b6840defbf32585c96f0088ec3"> Keterangan </th>
              </tr>
              <tr id="table-row-e64089d39554077dec07f1d78bcbd1c5">
                <td id="table-cell-176596647367fb061bae879e4b654a7b" rowspan="3"> konsentrasi 100% </td>
                <td id="table-cell-0cdfcaec4e83e580f6dd6abf08df1be0"> konsentrasi 50% </td>
                <td id="table-cell-5de13e07907a34b61d91358978465c6d"> 2.63000* </td>
                <td id="table-cell-66d3325a1ddc2091ac984d4c0a27ebbe"> .22594 </td>
                <td id="table-cell-135ecc3728466f6654644a7a93cdc6e2"> .000 </td>
                <td id="table-cell-ab52a88d3424ed4b23136ff871807b87"> Sig   &lt;0.05 </td>
                <td id="table-cell-b485ada0d8f89d9353f9fa347b4a536d"> Ada perbedaan   signifikan </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-562994067afb7dbd74f7b1578340015e">
                <td id="table-cell-8e099f0dbe7bf1c558c34ac3941ffcf4"> konsentrasi 25% </td>
                <td id="table-cell-ec8b7d6b2c4db9b726e75d94373ab54e"> 5.28000* </td>
                <td id="table-cell-22083c9d339782b977486e97ccff1d48"> .22594 </td>
                <td id="table-cell-eaa23bedc41cf4f0cb64bfd29e808e39"> .000 </td>
                <td id="table-cell-f484b0795d16353986f0528aa1f2b848"> Sig   &lt;0.05 </td>
                <td id="table-cell-d70a2df34725dbd25078d6d23fa1f722"> Ada   perbedaan signifikan </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-85f65be9c1ca2fe7030e5f9006c11dd3">
                <td id="table-cell-d186c2f2beb1a05bbe07481d92e1f636"> konsentrasi 12.5% </td>
                <td id="table-cell-451c8a487dd30bb774137c7d263f7a40"> 7.67000* </td>
                <td id="table-cell-b76f2a9880742929b133c5f311723ead"> .22594 </td>
                <td id="table-cell-754968d0f7e614cd86984b2634f03428"> .000 </td>
                <td id="table-cell-1a39d9ad301f114f630b7767f1f85c71"> Sig   &lt;0.05 </td>
                <td id="table-cell-1cc02a2a2176a1d83a25c6824dce63f1"> Ada   perbedaan signifikan </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ccd3d7940eb08c4ac0f66d58b94df02b">
                <td id="table-cell-5e63226d9e0c286704b0c5bdc4027b6f" rowspan="3"> konsentrasi 50% </td>
                <td id="table-cell-43e8804dc5ac224591427c4b34405cde"> konsentrasi 100% </td>
                <td id="table-cell-9503af9530d51c7c744a311d4dce7e99"> -2.63000* </td>
                <td id="table-cell-6f7a1e0ebf54a06350997efa35a6c894"> .22594 </td>
                <td id="table-cell-7620631ecfb7ce3f17de843eeb87677a"> .000 </td>
                <td id="table-cell-024674209cd97299f7fc6a242b7ebba7"> Sig   &lt;0.05 </td>
                <td id="table-cell-01f7ff5f5f0ee1697281aa8a83271834"> Ada perbedaan   signifikan </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-1f5ce14e1b739b5d427d236835078391">
                <td id="table-cell-1e85354333d7f640c8a618bd030b11de"> konsentrasi 25% </td>
                <td id="table-cell-e0b984fc43cb1cc2d283d0b52c9af572"> 2.65000* </td>
                <td id="table-cell-828003fc33d0936ab514da712f52b595"> .22594 </td>
                <td id="table-cell-2c61c74b0e816a488c5e18c8c81262f2"> .000 </td>
                <td id="table-cell-bad6dbdde3b4d647a24e1dbb9821a379"> Sig   &lt;0.05 </td>
                <td id="table-cell-f70a41f3d0b2c18c0cf396243b08dd58"> Ada   perbedaan signifikan </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c5830443da6b27787ca911ccc750f5fe">
                <td id="table-cell-83b09513e04d10aa124462db11b14998"> konsentrasi 12.5% </td>
                <td id="table-cell-258cd855c832e8ebb03f3c2118255cca"> 5.04000* </td>
                <td id="table-cell-867f0930cca8bbd46c520193fccc68c0"> .22594 </td>
                <td id="table-cell-e1e6b142c43e2fca971cdd06072c9b71"> .000 </td>
                <td id="table-cell-e1f689fbadc9629b43ba3564d01a8339"> Sig   &lt;0.05 </td>
                <td id="table-cell-44c4a7ea448358d1e8e999d58bc2dfd6"> Ada   perbedaan signifikan </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-62d4425440ca8f41ce7696a333480dd2">
                <td id="table-cell-974dbbc33eafa63200e1f77c2001ccf8" rowspan="3"> konsentrasi 25% </td>
                <td id="table-cell-05691d7cbafea69fb5b290ae3a5ff391"> konsentrasi 100% </td>
                <td id="table-cell-c9296757b8e2eca766d0f6bcccd74bc6"> -5.28000* </td>
                <td id="table-cell-43ca8c11e0ef8e39c5a88fa9dc68324b"> .22594 </td>
                <td id="table-cell-5e09418a3318ac075213ea23b051a385"> .000 </td>
                <td id="table-cell-275f3824c4c0d934a3eae6cd1493bedb"> Sig   &lt;0.05 </td>
                <td id="table-cell-a9ab7b90b6da03f72e69dd715a08e035"> Ada perbedaan   signifikan </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-2f914215d706cef6b32af9e523ee83e6">
                <td id="table-cell-701b6abfc896384126efc595f2fb47d7"> konsentrasi 50% </td>
                <td id="table-cell-6e2e87247205fb44e1698dd397c65e87"> -2.65000* </td>
                <td id="table-cell-f4898615bf49d6cd494533856a83edd7"> .22594 </td>
                <td id="table-cell-cdbc777d352c89c1a58dd98e43f60ea2"> .000 </td>
                <td id="table-cell-985259e111e25d9a97a8278813271908"> Sig   &lt;0.05 </td>
                <td id="table-cell-1092135eec62443b79818c448b60328f"> Ada   perbedaan signifikan </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-e25a2b115d27408add6e9e92471edd5f">
                <td id="table-cell-bd75807fef0e25a314d5f18ca61708b2"> konsentrasi 12.5% </td>
                <td id="table-cell-3089e04fc1bb6fc4c84b42f698b6ca15"> 2.39000* </td>
                <td id="table-cell-37665ca7744487547a816daf1c0eb0b5"> .22594 </td>
                <td id="table-cell-2d94dba0272204e4a10da834d8232375"> .000 </td>
                <td id="table-cell-d897c5bc1799ac63554b794509e0da7c"> Sig   &lt;0.05 </td>
                <td id="table-cell-4f08ed545eee5a8e029dd9e26ddebc2b"> Ada   perbedaan signifikan </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a659a85c77ecd773991342d4e8d5fb61">
                <td id="table-cell-67ac712008b73c539fb1739bdd4c4def" rowspan="3"> konsentrasi 12.5% </td>
                <td id="table-cell-c0feab9fb8378f7ff3835846b87bea94"> konsentrasi 100% </td>
                <td id="table-cell-a9ce428c17b5aa663f226255dfb2df46"> -7.67000* </td>
                <td id="table-cell-77b404ececcdb78e0682a9c8159332b5"> .22594 </td>
                <td id="table-cell-4a8b36eed1e4d0c1a8a2229cda64c460"> .000 </td>
                <td id="table-cell-a7c65b8554f846431a5c6735ebb1617b"> Sig   &lt;0.05 </td>
                <td id="table-cell-77aa12688d75197356b9be31ba93591e"> Ada perbedaan   signifikan </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-89137e324eccb4a2c94ea11a75e5e566">
                <td id="table-cell-977ef0a74681689ba74e1dde6436c124"> konsentrasi 50% </td>
                <td id="table-cell-07b18c2bb1a762d3fea2169e4489791a"> -5.04000* </td>
                <td id="table-cell-f15707affe711ca12bb2303481592915"> .22594 </td>
                <td id="table-cell-4f09bc2f0bff722b53f5a428109f3750"> .000 </td>
                <td id="table-cell-38f7ef7b541b2dfbc5609c4c1022da34"> Sig   &lt;0.05 </td>
                <td id="table-cell-e41e5509ee4c99854e2153d070ec398d"> Ada   perbedaan signifikan </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-58f0bc484960135205bc9b26410a55a9">
                <td id="table-cell-edf5a3540cc31428c8bd0e6d455fa3bd"> konsentrasi 25% </td>
                <td id="table-cell-29f49353c8aa4a2e6ba5d58efc558f7c"> -2.39000* </td>
                <td id="table-cell-46cec93869d0e7adb245a0325fc2d4a2"> .22594 </td>
                <td id="table-cell-7642cb9b9186b5c94db6e6a87cbb4bde"> .000 </td>
                <td id="table-cell-bc59bdee3a87fa7bd756d560917dfa61"> Sig   &lt;0.05 </td>
                <td id="table-cell-b9e982ca80a332fb9d66662bd77a0337"> Ada   perbedaan signifikan </td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-81">Hasil Anaisa statistic secara keseluruhan menampakkan ada perbedaaan yang signifikan rerata daya hambat propolis terhadap pertumbuhan bakteri A. Actinomycetemcomitans antara kelompok konsentrasi 100%, konsentrasi 50%, konsentrasi 25%, dan konsentrasi 12,5% dan control positif (+) dengan hasil p&lt;0.05.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-dd2367463608e9877fc5071e803fb9ab">
        <title>
          <bold id="_bold-110">B.</bold>
          <bold id="_bold-111">Pembahasan</bold>
        </title>
        <p id="_paragraph-83">Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak propolis mampu menghambat pertumbuhan <italic id="_italic-40">A. Actinomycetemcomitans </italic>karena adanya kandungan <italic id="_italic-41">flavonoid dan apigenin </italic>yang merupakan bahan aktif bersifat antibakteri. Berdasarkan hasil uji laboratorium kimia di Balai penelitian dan konsultasi Industri (BPKI) Surabaya pada sediaan propolis ini didapatkan kandungan <italic id="_italic-42">apigenin</italic> 2,03%, <italic id="_italic-43">flavonoid</italic> 3,81%, <italic id="_italic-44">Proplylenelene glycol</italic> 6,31%, dan <italic id="_italic-45">gliserol</italic> 3,88%.[7]</p>
        <p id="_paragraph-84"><italic id="_italic-46">Flavonoid</italic> merupakan senyawa yang paling banyak terkandung di dalam propolis. <italic id="_italic-47">Flavonoid</italic> menghambat pertumbuhan bakteri dengan cara berinteraksi dengan DNA bakteri yang mengakibatkan denaturasi protein dan rusaknya permeabilitas dinding sel bakteri sehingga mengubah keseimbangan osmotik sel, mengganggu integritas membran sitoplasma bakteri, dan menyebabkan kebocoran komponen intraseluler, akibatnya terjadi kerusakan pada dinding sel bakteri [2]Membran sel berguna sebagai filter bagi sel. Membran sel juga merupakan tempat bagi banyak enzim yang terlibat dalam biosintesis berbagai komponen membran sel. Zat-zat yang terkonsentrasi pada permukaan sel dapat mengubah sifat-sifat fisik dan kimiawi membran, menggangu fungsi normalnya sehingga dapat menghambat atau membunuh sel [9]</p>
        <p id="_paragraph-85">Flavonoid menyebabkan tidak berfungsinya pompa Na<sup id="_superscript-2">+</sup> - K<sup id="_superscript-3">+</sup> , keadaan ini menyebabkan ion sodium tertahan di dalam sel, sehingga terjadi perubahan kepolaran pada plasma sel yang berakibat terjadinya osmosis cairan ke dalam plasma sel yang berakibat terjadinya osmosis cairan ke dalam plasma sel. Hal inilah yang menyebabkan gangguan pertukaran zat yang dibutuhkan bakteri untuk mempertahankan hidupnya sehingga terjadi kematian pada bakteri .[10]</p>
        <p id="_paragraph-86"><italic id="_italic-48">Apigenin</italic> merupakan bahan penghambat poten glucosyltransferase yang memberikan efek pada integritas membrane bakteri sehingga bakteri kesulitan dalam membuat biofilms. .<italic id="_italic-49">Apigenin </italic>menghambat pertumbuhan bakteri dengan cara berikatan dengan protein yang terdapat pada enzim glukosiltransferase. Terhambatnya ensim glukosiltransferase dapat menncegah perlekatan bakteri .[12] .Pada tabel 5.1 dari penelitian ini dapat dilihat bahwa pada konsentrasi 6,25%, 3,13% dan 1,56% masih ada pertumbuhan <italic id="_italic-50">A. Actinomycetemcomitans </italic>sedangkan pada konsentrasi 100%, 50%, 25% dan 12,5% tidak ditemukan adanya pertumbuhan <italic id="_italic-51">A. Actinomycetemcomitans </italic>yang berarti ekstrak propolis memiliki daya hambat minimum terhadap <italic id="_italic-52">A. Actinomycetemcomitans </italic>pada konsentrasi 125mg/ml.</p>
        <p id="_paragraph-87">Hasil perhitungan statistik menggunakan One-way ANNOVA menunjukkan adanya perbedaan bermakna nilai mean diameter zona hambatan pada propolis konsentrasi 100%, 50%, 25% dan 12,5% (<italic id="_italic-53">p</italic>&lt;0,05). Hal ini menunjukkan adanya perbedaan efektivitas daya antibakteri antara propolis konsentrasi 100%, 50%, 25% dan 12,5%. Penelitian ini membuktikan bahwa konsentrasi propolis mempengaruhi daya hambat bakteri. Kenaikan konsentrasi propolis dapat berpengaruh terhadap kenaikan konsentrasi zat aktif seperti <italic id="_italic-54">flavonoid</italic> dan <italic id="_italic-55">apigenin </italic>yang terkandung di dalam propolis. Peningkatan konsentrasi bahan aktif tersebut akan diikuti dengan peningkatan efektivitas daya hambat bakteri .[5] . Hal ini dipertegas Siswandono dan Soekardjo .[13], yang menyatakan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi efektivitas daya antibakteri suatu bahan adalah konsentrasi.</p>
        <p id="_paragraph-88">Pada larutan ekstrak proplis kandungan pelarutnya sangat besar dibandingkan bahan aktif seperti apigenin 2,03% dan flavonoid 3,81%, akibatnya daya hambat bakterinya juga rendah. Pada <italic id="_italic-56">Aggregatibacter actinomycetemcomitans</italic> dinding selnya dilapisi peptidoglikan, lipoprotein, membran luar dan lipopolisakarida seperti dinding sel bakteri gram negatif pada umumnya .[14]</p>
        <p id="_paragraph-89">Penelitian yang kami lakukan menggunakan metode difusi. Metode difusi paling banyak digunakan menentukan kepekaan bakteri terhadap suatu obat atau bahan [15]. Akan tetapi, metode ini memiliki kelemahan yaitu tidak dapat mengukur konsentrasi terendah bahan antibakteri yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri, dan konsentrasi terendah yang mampu membunuh bakteri</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="heading-e7259b550aaabd9656b842caeac744fb">
      <title>
        <bold id="bold-5f8e5261c9a33680a2ab4a9e02598650">S</bold>
        <bold id="_bold-112">impulan</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-91">Dari penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa ekstrak propolis mempunyai efek antimikroba terhadap pertumbuhan <italic id="_italic-57">Agregatebacter Actinomycetemcomitans.</italic> Daya hambat minimum ekstrak propolis terhadap <italic id="_italic-58">Agregatebacter Actinomycetemcomitans </italic>adalah pada konsentrasi 125mg/ml.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>