<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Pengaruh Celebrity Endorsement Dewi Sandra dan Iklan Televisi terhadap Purchase Intention dengan Brand Image sebagai variabel Intervening pada produk kecantikan Wardah di Sidoarjo</article-title>
        <subtitle>The effect of Dewi Sandra's Celebrity Endorsement and Television Advertisement on Purchase Intention with Brand Image as Intervening variable on beauty product sof Wardah in Sidoarjo</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-7e63f27dda8d2c489794c22561e9e545" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Herman</surname>
            <given-names>Brilyan</given-names>
          </name>
          <email>puspareta.herman@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-e3d02d8caa68879d81e416ca30d79d3f" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Astuti</surname>
            <given-names>Mudji</given-names>
          </name>
          <email>mudjiastuti@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2021-09-16">
          <day>16</day>
          <month>09</month>
          <year>2021</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-2">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-12">Pada era modern sekarang ini penampilan menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian orang. Dimana mereka selalu ingin terlihat mempesona di depan orang yang berada di sekelilingnya. Salah satu cara mereka ialah dengan pemakaian produk perawatan kecantikan atau kosmetik. Kosmetik menjadi bagian dari kebutuhan dan keinginan bagi setiap wanita sebagai penunjang aktifitas sehari-hari, agar mereka selalu terlihat cantik dan menarik.</p>
      <p id="_paragraph-13">Berbagai cara pun dilakukan oleh perusahaan untuk memenangkan persaingan dan berusaha untuk menarik perhatian para konsumennya agar menggunakan produknya. Salah satu cara yang saat ini menjadi <italic id="_italic-9">trend </italic>yang dilakukan oleh perusahaan yaitu dengan cara mengenalkan produkmya melalui <italic id="_italic-10">endorser</italic>. Penggunaan <italic id="_italic-11">Celebrity Endorsement</italic> dapat digunakan agar penayangan iklan produknya lebih menarik perhatian calon konsumen untuk meyakinkan masyarakat bahwa produk yang dimiliki oleh perusahaan merupakan produk yang berkualitas serta dapat menjadi pertimbangan untuk menumbuhkan sikap ingin membeli atau <italic id="_italic-12">Purchase Intention </italic>(niat beli) suatu produk. <italic id="_italic-13">Purchase Intention</italic> dapat diartikan sebagai kemungkinan bahwa konsumen akan melakukan pembelian produk tertentu. Selain itu, dapat diartikan juga sebagai rencana dari konsumen untuk melakukan upaya dalam membeli. Kesediaan pelanggan untuk membeli memiliki probabilitas yang lebih tinggi, meskipun pelanggan belum tentu benar-benar membelinya. Niat beli biasanya muncul di dalam diri konsumen karena ketertarikan terhadap sebuah produk yang diiklankan dari televisi maupun secara langsung. Konsumen yang memiliki sebuah niat untuk melakukan pembelian produk menunjukkan adanya perhatian dan rasa senang terhadap sebuah produk, dimana kemudian diikuti dengan realisasi yang berupa sebuah perilaku membeli.[1]</p>
      <p id="_paragraph-14"><italic id="_italic-14">Celebrity  endorser</italic> adalah cara melakukan promosi produk dengan artis sebagai tokoh pengiklannya [2]. Pengertian lain menjelaskan bahwa <italic id="_italic-15">Celebrity Endorsement</italic> merupakan penggunaan selebriti dalam iklan dengan tujuan merekomendasikan penggunaan produk yang disponsori. <italic id="_italic-16">endorser</italic> adalah pendukung iklan atau yang dikenal juga sebagai bintang iklan untuk mendukung suatu produk[2]. Penggunaan <italic id="_italic-17">Celebrity Endorsement </italic>dengan menjadikan selebriti sebagai ikon sebuah produk dapat meningkatkan <italic id="_italic-18">Purchase Intention</italic><italic id="_italic-19">.</italic>Dengan demikian pelanggan akan membeli tanpa adanya paksaan. Pada akhirnya akan melakukan pembelian produk yang diinginkan di masa yang akan datang. Di dalam penggunaan <italic id="_italic-20">Celebrity Endorsement</italic> tentunya tidak sembarangan dan perlu adanya proses seleksi dan karakteristik tersendiri untuk memilih <italic id="_italic-21">endorser </italic>sebagai pengiklan suatu produk. Seperti melihat kepopuleran dari figur calon <italic id="_italic-22">endorser</italic> dan keahlian yang dimilikinya. Di Indonesia banyak sekali produk yang menggunakan <italic id="_italic-23">Celebrity Endorsement</italic> sebagai media promosi-nya melalui iklan televisi. Seperti iklan produk sehari-hari (<italic id="_italic-24">shampoo</italic>, sabun dan lain-lain), iklan makanan ringan dan minuman, sampai dengan iklan produk perawatan kecantikan.</p>
      <p id="_paragraph-15">Salah satu dari produk perawatan kecantikan tersebut ialah kosmetik Wardah. Kosmetik satu ini telah banyak menggandeng artis-artis di Indonesia sebagai <italic id="_italic-25">endorser</italic>nya, salah satunya ialah Dewi Sandra. Di lansir dari artikel Kompas.com bahwa Dewi Sandra adalah salah satu aktris di Indonesia yang memiliki prestasi, karakter yang baik dan anggun. Sehingga, Wardah akhirnya memilih Dewi Sandra menjadi <italic id="_italic-26">Brand</italic> <italic id="_italic-27">Ambassador</italic>-nya. Sebelum ia terpilih menjadi <italic id="_italic-28">Brand</italic> <italic id="_italic-29">Ambassador</italic>, ia juga merupakan konsumen Wardah kosmetik. Selain itu Dewi Sandra adalah seorang <italic id="_italic-30">influencer</italic> yang di harapkan dapat meng-<italic id="_italic-31">influence</italic> para wanita Indonesia untuk menggunakan produk kosmetik Wardah.</p>
      <p id="_paragraph-16"><italic id="_italic-32">Celebrity Endorsement</italic> membentuk <italic id="_italic-33">ima</italic><italic id="_italic-34">g</italic><italic id="_italic-35">e</italic>-nya melalui media iklan televisi. Iklan adalah segala bentuk penyajian nonpersonal dan promosi ide, barang, atau jasa oleh sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran [3]. Iklan Televisi adalah film pendek yang memiliki sifat <italic id="_italic-36">persuasive</italic> kepada <italic id="_italic-37">audiens</italic>[4]. Dengan begitu melalui iklan televisi perusahaan dapat memperkenalkan dan menginformasikan produknya secara lebih luas. Televisi sendiri umumnya diakui sebagai media elektronik yang dapat menjangkau ratusan maupun ribuan manusia yang tak terhingga jumlahnya.</p>
      <p id="_paragraph-17">Wardah adalah salah satu merek yang mengusung <italic id="_italic-38">Brand Image</italic> halal pada produknya. Terbukti bahwa wardah telah memiliki sertifikasi halal dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat, dan Makanan Majelis Ulama Indonesia (LP POM MUI) serta memberikan jaminan keamanan bagi produknya. Namun, karena hal ini membuat ruang gerak Wardah menjadi terbatas dan membuat masyarakat sadar akan keamanan sebuah produk kosmetik. Akan tetapi mayoritas seorang muslim banyak yang belum bisa memperhatikan kehalalan bahan yang terkandung dalam kosmetik masih sangat rendah. Oleh sebab itu maka masyarakat diharuskan selektif dalam memilih kosmetik dan lebih teliti untuk melihat bahan apa yang terkandung di dalamnya. Beberapa bahan yang harus di waspadai seperti <italic id="_italic-39">sodium lauryl sulfate</italic> (SLS), BHA, <italic id="_italic-40">triclosan</italic> dan <italic id="_italic-41">triclocarban</italic>, <italic id="_italic-42">aminophenol</italic>, <italic id="_italic-43">diaminobenzene</italic>, <italic id="_italic-44">phenylenediamine</italic>, <italic id="_italic-45">parabens</italic>, <italic id="_italic-46">polyethylene</italic>, <italic id="_italic-47">retinil palmitat</italic>, <italic id="_italic-48">retinil asetat</italic>, <italic id="_italic-49">asam retinoat</italic>, <italic id="_italic-50">retinol</italic>, <italic id="_italic-51">petroleum distillates</italic>, produk wewangian dan <italic id="_italic-52">oxybenzone</italic> serta bahan-bahan lain yang berbahaya. Meskipun kosmetik tidak di serap secara langsung oleh tubuh. Kosmetik yang mengandung bahan hewani yang mengandung babi dan mengandung alkohol tetap saja “Haram” dalam syariah islam. Kosmetik halal pun menjadi jawaban bagi wanita muslim yang menginginkan dirinya untuk tetap terlihat cantik. Namun, tetap sesuai dengan tuntunan syariah islam.</p>
      <p id="_paragraph-18">Citra merek atau <italic id="_italic-53">Brand Image</italic> adalah respon konsumen pada keseluruhan penawaran yang diberikan oleh perusahaan.[3]. <italic id="_italic-54">Brand Image </italic>merupakan hasil dari penilaian atau pandangan konsumen terhadap suatu merek, dimana hal tersebut menjadi sebuah pertimbangan dengan membandingkan beberapa merek yang bisa dipercaya dan jika suatu merek tersebut di anggap memiliki kesan dan relevan, maka merek tersebut memiliki nilai lebih pada pandangan konsumen. [4]. Seperti halnya merek Wardah yang selalu berupaya untuk memberikan penawaran yang menarik dengan berbagai macam inovasi-inovasi yang di lakukan untuk konsumennya agar tidak berpindah ke merk lain. Seperti, menawarkan produk baru, menambah warna lipstik ataupun memperbaiki kualitas produknya. Terbukti bahwa kosmetik Wardah selalu masuk sebagai TOP <italic id="_italic-55">Brand Award</italic>. TOP <italic id="_italic-56">Brand Award</italic> adalah sebuah penghargaan yang diberikan kepada merek-merek yang meraih predikat TOP. Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian yang diperoleh dari hasil survei berskala nasional dibawah penyelenggaraan <italic id="_italic-57">Frontier Consulting Group</italic>pada kategori perawatan kulit Wardah pada tahun 2020.</p>
      <p id="_paragraph-19">Berdasarkan hasil survei TOP <italic id="_italic-58">Brand Index</italic> tersebut dari ke 16 kategori produk tidak semua produk Wardah berada pada urutan ter-atas dan hanya menduduki posisi pertama untuk kategori produk lipstik, <italic id="_italic-59">blush on</italic>, BB <italic id="_italic-60">cream</italic>, bedak muka tabur, serta bedak muka padat. Sedangkan untuk kategori produk pelembab wajah, <italic id="_italic-61">lip gloss</italic>, maskara dan <italic id="_italic-62">foundation</italic> berada di posisi kedua. Sementara pada urutan ketiga untuk ketegori produk <italic id="_italic-63">ey</italic><italic id="_italic-64">e</italic><italic id="_italic-65">liner</italic> dan pensil alis saja. Sisanya untuk kategori <italic id="_italic-66">body cream</italic>/ <italic id="_italic-67">body butter</italic>,<italic id="_italic-68">sun care</italic>, dan masker wajah berada di posisi keempat. Dan untuk kaetegori sabun pembersih wajah dan anti aging berada di urutan kelima. Pada produk kecantikan yang diwakili oleh Dewi Sandra yakni, Lipstik yang pada tahun 2019 sebesar 33.4% sementara pada tahun 2019 meningkat hanya sebesar 0,1% yakni 33.5%. Sedangkan untuk produk Bedak Muka Padat pada tahun 2019 sebesar 34.6% sementara pada tahun 2020 menurun sebesar 7% yakni hanya 27.6%. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa perolehan persentase pada TOP Brand Index kosmetik Wardah pada produk Lipstik dan Bedak Muka Padat masih berada di urutan pertama, namun tidak ada perubahan dari tahun sebelumnya. Justru pada tahun 2020, Index Bedak Muka Padat menurun sebesar 7%. Hal ini dapat memungkinkan pengaruh terhadap sebuah Niat beli produk. Perusahaan tidak hanya mempertahankan sebagai <italic id="_italic-69">market leader</italic>, akan tetapi memperhatikan banyaknya pembelian dan membuat konsumen untuk melakukan pembelian melalui minat konsumen. (http://www.topbrand-award.com).</p>
      <p id="_paragraph-20">Dalam penelitian menunjukkan bahwa variabel <italic id="_italic-70">Celebrity Endorsement</italic> yang terdiri dari <italic id="_italic-71">Attractiveness</italic> dan <italic id="_italic-72">Power</italic> berpengaruh secara signifikan terhadap <italic id="_italic-73">Brand Image</italic>, akan tetapi salah satu dimensi <italic id="_italic-74">Credibility</italic> tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan [5]. Hasil penelitian menyatakan bahwa Iklan Televisi berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-75">Purchase Intention </italic>sebesar 0,078 yang bernilai positif [6]. Penelitian lain menyatakan bahwa Iklan Televisi berpengaruh positif terhadap <italic id="_italic-76">Purchase Intention </italic>sebesar 3,74.[7]. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Hakim (2017) bahwa hasil dari penelitian tersebut menunjukkan presentase <italic id="_italic-77">Brand Image</italic> sebesar 73,25% yang termasuk dalam kriteria baik. Variabel Niat Beli sebesar 68,68% dan termasuk kedalam kriteria baik. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa <italic id="_italic-78">Brand Image</italic> berpengaruh signifikan terhadap Niat Beli atau <italic id="_italic-79">Purchase Intention</italic>.[8]. Penelitian lain menyatakan bahwa <italic id="_italic-80">Brand Image</italic> berpangaruh terhadap <italic id="_italic-81">Purchase Intention </italic>sebesar 0,231.[9] sedangkan penelitian lain menyatakan bahwa <italic id="_italic-82">Brand Image</italic> berpengaruh terhadap <italic id="_italic-83">Purchase Intention </italic>sebesar 0,324.[10].</p>
      <p id="_paragraph-21">Berdasarkan tinjauan penelitian diatas menunjukkan adanya ketidakkonsistenan hasil-hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh <italic id="_italic-84">celebrity endorse</italic><italic id="_italic-85">ment</italic> dan iklan televisi, dimana hal tersebut dapat mempengaruhi <italic id="_italic-86">Purchase Intention</italic> atau minat beli melalui sebuah <italic id="_italic-87">Brand Image</italic> atau citra merek pada produk kosmetik Wardah. Dengan demikian, peneliti menyusun dan merangkum fenomena serta GAP yang telah di paparkan di atas ke dalam sebuah judul skripsi “PENGARUH <italic id="_italic-88">CELEBRITY ENDORSEMENT</italic> DEWI SANDRA, DAN IKLAN TELEVISI TERHADAP <italic id="_italic-89">PURCHASE INTENTION</italic> DENGAN <italic id="_italic-90">BRAND IMAGE</italic> SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI PADA IKLAN PRODUK KECANTIKAN WARDAH)”</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="heading-c78c2fa226e73da61a96c8817816a87b">A. Pendekatan Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-22">Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Kuantitatif merupakan metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan [11].</p>
      <p id="paragraph-df8fb3bb213bb9b97c8e3ac531456536">B. Lokasi Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-23">Lokasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah di Sidoarjo pada konsumen produk kosmetik wardah</p>
      <p id="paragraph-afdf3d4461c3af0af56e475be6ff359c">C. Rancangan Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-24">Berdasarkan latar belakang, jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian kausal-asosiatif yang merupakan penelitian yang bertujuan untuk menguji hubungan sebab-akibat antar, jadi terdapat variabel independen, variabel intervening dan variabel dependen [11]. Sedangkan data diperoleh dengan metode survey yang digunakan untuk mendapatkan data dari tempat tertentu dengan melakukan pengumpulan data melalui penyebaran kuisioner.</p>
      <p id="paragraph-bba3c98c90106b5e54f1d2e7aa259d08">D. Populasi dan Sampel</p>
      <p id="paragraph-48438895ea67ab3da6dfa7dfe222e352">a. Populasi</p>
      <p id="_paragraph-25">Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya [11]. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Sidoarjo yang ingin atau akan membeli produk Wardah dan telah melihat iklan televisi versi Dewi Sandra.</p>
      <p id="paragraph-cc48e824fb8dfe9be24e3b435bde49d3">b. Sampel</p>
      <p id="_paragraph-26">Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut [11]. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang akan digunakan adalah <italic id="_italic-91">non</italic><italic id="_italic-92">probability sampling</italic> yaitu teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang/kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel . Metode penentuan sampel menggunakan <italic id="_italic-93">Accidental Sampling</italic> [11].</p>
      <p id="_paragraph-27">Penentuan jumlah sampel berdasarkan teori pengambilan sampel diambil antara 30 sampai 100. Maka dalam penelitian ini jumlah sampel yang di ambil sebanyak 100 responden [12].</p>
      <p id="paragraph-2f47589fa3ce3792adbe892e069feed8">E. Jenis dan Sumber Data</p>
      <p id="paragraph-18a6e448fc8f77f7d6e413003b4cadff">1. Jenis Data</p>
      <p id="_paragraph-28">Sumber data yang digunakan oleh peneliti adalah:</p>
      <p id="paragraph-905c2e5de5ad1f99806f95e8db839cc5">a) Data Primer</p>
      <p id="_paragraph-29">Sumber yang langsung memberikan data kepada pengumpul data [11]. Data primer dalam penelitian ini berupa penyebaran angket yang berupa kuesioner kepada para konsumen yang ingin atau akan membeli produk kecantikan Wardah di kota Sidoarjo. Data yang diperoleh dari responden mengenai <italic id="_italic-94">Celebrity Endorsement</italic>, Iklan Televisi, <italic id="_italic-95">Purchase Intention</italic> dan <italic id="_italic-96">Brand Image</italic>.</p>
      <p id="paragraph-6e636f4079ac07a622454ace646e1b01">b) Data Sekunder</p>
      <p id="_paragraph-30">Sumber yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data, misalnya lewat orang lain atau dokumen [11]. Data sekunder dalam penelitian ini diperoleh dari laporan, jurnal dan media internet mengenai <italic id="_italic-97">Celebrity Endorsement</italic>, Iklan Televisi, <italic id="_italic-98">Purchase Intention</italic> dan <italic id="_italic-99">Brand Image</italic>.</p>
      <p id="paragraph-7f162e393107eae84251ad1ecb1fb301">F. Teknik Pengumpulan Data</p>
      <p id="_paragraph-31">Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan instrument berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Kuesioner dapat berupa pertanyaan atau pernyataan tertutup atau terbuka dapat diberikan kepada responden secara langsung atau dikirim melalui pos atau internet [11].</p>
      <p id="_paragraph-32">Adapun untuk mengukur butir-butir peryataan dikukur dengan menggunakan skala likert yang dimana skala ini digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial [11]. Adapun untuk mengukur butir-butir peryataan dikukur dengan menggunakan skala likert yang dimana skala ini digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial [11].</p>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <sec id="heading-c02ecb5d3de3014b740f597fb515c5d4">
        <title>Hasil</title>
        <p id="heading-aefa6bf326c6417147f86e2f22b6d447">A. Evaluasi Model</p>
        <p id="paragraph-8e9020fa7c45578667cdce357ebb3ed8">1. Evaluasi Model Pengukuran (<italic id="italic-1">Outer Model</italic>). Dilakukan untuk menilai validitas dan reabilitas model.</p>
        <p id="paragraph-83dc7df0a1bd0f1da9d9ba43fb92dc9f">a) <italic id="italic-1754d162fbd51905b724b9695c66e58a">Convergent Validity</italic></p>
        <p id="_paragraph-33">Uji <italic id="_italic-100">convergent validity</italic> dapat dilihat dari nilai <italic id="_italic-101">loading factor</italic> untuk tiap indikator konstruk dengan nilai yang diharapkan adalah 0,7. Untuk nilai <italic id="_italic-102">average variance extracted</italic> (AVE) harus lebih besar dari 0,5. [12]</p>
        <p id="_paragraph-35">Outer Loadings </p>
        <fig id="figure-panel-feddcecfb21fe415ca9e9b60ce1542cb">
          <label>Figure 1</label>
          <caption>
            <title>Data primer diolah dengan SmartPLS 3.0</title>
            <p id="paragraph-4ab48e006d5fa58270582eee046e8ae5" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-1297d5c19951953f6938ef119d2a4cbe" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="3017 Acopen G1.png" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-37">Berdasarkan Tabel 3.1 diatas, dapat diketahui bahwa nilai outer loading masing-masing indikator pada variabel Celebrity Endorsement (X1), Iklan Televisi (X2), Purchase Intention (Y), dan Brand Image (Z) semuanya bernilai lebih dari 0,7. Hal ini berarti indikator-indikator yang digunakan dalam penelitian ini telah memenuhi convergent validity.[12].</p>
        <table-wrap id="_table-figure-2">
          <label>Table 1</label>
          <caption>
            <title>Average Variance Extracted <italic id="_italic-124">(AVE)</italic> </title>
            <p id="_paragraph-41">Data primer diolah dengan SmartPLS 3.0</p>
          </caption>
          <table id="_table-2">
            <tbody>
              <tr id="table-row-33f91dac273daa1fce51c670360d7c33">
                <td id="table-cell-1ce8d22db3575991fe805d6a38e26796" />
                <td id="table-cell-d9842ace1ac1b75a5f036e573b2b5051">AVE</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-82b1f3c6f06d499b7094373d41a38d17">
                <td id="table-cell-4b813c0122b25304ac1da56db2eb1344">Brand Image (Z)</td>
                <td id="table-cell-39679862e5c0de24db7a2e111cee5299">0,738</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f35656090764dab14faff25a0bc01ebf">
                <td id="table-cell-8bf186dd466c607274d6c251141a0187">Celebrity Endorsement (X1)</td>
                <td id="table-cell-8f4c787c271c611a09bc60157ba360ca">0,615</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-64711d4247d7b7f7fe6d9c47dfb7c4d5">
                <td id="table-cell-8b32df9fca2dc172cdee2f77f93365fe">Iklan Televisi (X2)</td>
                <td id="table-cell-8a89721c506b220b25e00e62f46c04ac">0,664</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-2928ae5e5ab52f614885e35f17f6535b">
                <td id="table-cell-d0a114f2ab1f2f48d8ae928ead78a9be">Purchase Intention (Y)</td>
                <td id="table-cell-7166115512fa871ab61e4f363a4d1a70">0,796</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-db4593e0dfb15a51e8168898a5a0d914">
                <td id="table-cell-82b2e0310d49155a7df358669088c36f">Brand Image (Z)</td>
                <td id="table-cell-b05984a511e82a3e88aa28f10cbbdb36">0,738</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-43">Berdasarkan tabel 4.8, dapat diketahui nilai AVE dari variabel Celebrity Endorsement (X1)<italic id="_italic-130">, </italic><italic id="_italic-131">Iklan Televisi</italic> (X2)<italic id="_italic-132">, </italic>Purchase Intention (Y)<italic id="_italic-133">, dan </italic>Brand Image<italic id="_italic-134"> (Z) </italic>adalah lebih besar dari &gt; 0,5. Dengan demikian bahwa seluruh variabel penelitian ini valid.[12]</p>
        <p id="paragraph-55db4d8786c5773d6ba0e06760f24c4b">b) Discrimianant Validity</p>
        <p id="_paragraph-44">Uji <italic id="_italic-135">discrimianant validity</italic> dengan melihat nilai <italic id="_italic-136">cross loading</italic> untuk mengetahui apakah konstruk memiliki <italic id="_italic-137">discriminant</italic> yang memadai. Nilai <italic id="_italic-138">cross loading</italic> untuk setiap variabel harus &gt; 0,7.[12].</p>
        <table-wrap id="_table-figure-3">
          <label>Table 2</label>
          <caption>
            <title>Cross Loading</title>
            <p id="_paragraph-47">Data primer diolah dengan SmartPLS 3.0, 2020</p>
          </caption>
          <table id="_table-3">
            <tbody>
              <tr id="table-row-97618539d100d3858ca35b1acb4c412c">
                <td id="table-cell-d7d4baa042fc442bcf7ffbc5bcc8b260"> Konstruk/ Variabel</td>
                <td id="table-cell-57a65ead75cf61eca16c89cc481b1590"> Brand Image ( Z )</td>
                <td id="table-cell-25556564d7de8b2bbb4a986bc4735063"> Celebrity Endorsement (X1)</td>
                <td id="table-cell-4fc9b8c4be5db292d667daac590497cc">Iklan Televisi (X2)</td>
                <td id="table-cell-eef917c427693b7143500e6ab4a72a22"> Purchase Intention ( Y )</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-704e67b1fc56d49249be97ce2bc8cde7">
                <td id="table-cell-5b9760086ae62dd673ed386bd34f59fc">BI1</td>
                <td id="table-cell-9d86e1558da78262c63485139f4bfa26">0,8 82</td>
                <td id="table-cell-69028770e1284868adeeaa2c0a288ba0">0,629</td>
                <td id="table-cell-3f22042e9ee35f0f45244a7b6eaadd58">0,759</td>
                <td id="table-cell-c53846edefcb74ecabcd61db173b80ed">0,675</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-0b663064ae3cf7d450f70ddfbe4fee94">
                <td id="table-cell-6726b0c77a422c6f1e6fee5b850af016">BI2</td>
                <td id="table-cell-612bcc1607551ca6bbe305726b55149b">0, 815</td>
                <td id="table-cell-b4ec492802714b79ca22be9451acb653">0,600</td>
                <td id="table-cell-abdbc493978d8ce6fbda003cc32055d3">0,720</td>
                <td id="table-cell-9952de47a1e4c0555641551163786895">0,530</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-02baae190035b861d61c68e53177538e">
                <td id="table-cell-a3cd82e7f1d401674d144d35fa017d82">BI3</td>
                <td id="table-cell-9b497801adf76f72c5e293fc512fcd5e">0, 920</td>
                <td id="table-cell-1fd3a96421daa23e409fe11d0b6dd257">0,526</td>
                <td id="table-cell-4f7c2d6e15e68c832e66bdf0a489cb3c">0,663</td>
                <td id="table-cell-a7002bf021a0c5edfd961ad4f802ce09">0,618</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-07745ffc5b1fd46065161cda7d4c5bf8">
                <td id="table-cell-b7ea9b41c9bbe0db370900d34f08f090">BI4</td>
                <td id="table-cell-f267ea9bf9681166ab2be7c842482f17">0,8 94</td>
                <td id="table-cell-baf60d062bbe82d56bf6e65e117272b4">0,589</td>
                <td id="table-cell-08e69a8944f539abc0828c805923b8d6">0,693</td>
                <td id="table-cell-10015663dae49ccc97f0ccf818a1b663">0,629</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-94d0a9e89011db0001e5e6be41e81bd6">
                <td id="table-cell-a02633df529f36e3f9be763b78c00471">BI5</td>
                <td id="table-cell-b559bf20a2181de030e1fe13bdd20379"> 0, 777</td>
                <td id="table-cell-faac01ecf1958454bd6efa5252674b7d">0,429</td>
                <td id="table-cell-7618fb41f31119fd5f5017900e303da9">0,580</td>
                <td id="table-cell-3d69e00f6527482ab8d96a5062ec4615">0,544</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-73c8cab548bda103a07488c868536d29">
                <td id="table-cell-6f9d9633a330943a5a4934c72b8e9025">CE 1 0</td>
                <td id="table-cell-599dac2acf6acd0a5efadf89b4af6e05">0,573</td>
                <td id="table-cell-3b84055cfdea285452cc6d2dcde2a555">0, 850</td>
                <td id="table-cell-d6ae7671c82e00b268cebafbb8d78180">0,632</td>
                <td id="table-cell-f74e9632e67f1c3614214eee23020a70">0,506</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-aaf0dfd6411fcf2672ae9b721ac8ab95">
                <td id="table-cell-aaca7322cd4cfdc46f6088e8d101a866">CE11</td>
                <td id="table-cell-101a14fc17326a96dbc942bfde905200">0,547</td>
                <td id="table-cell-e95144cafa277cc108ce46c044c22fe8">0, 791</td>
                <td id="table-cell-9d92f2d2792ef4aa9eb12d4b61571456">0,657</td>
                <td id="table-cell-3a3d66bae6f6a9d9cbc7d9762690dc45">0,549</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-55414ec3583e1fa46744406aaa281921">
                <td id="table-cell-601fd0a5dbfb0331dd89b1c8d50445a9">CE 3</td>
                <td id="table-cell-aa75bd231ed5e1f6919e3c7b09b14036">0,471</td>
                <td id="table-cell-93c5582711c2197cc53acf706ef97486"> 0, 723</td>
                <td id="table-cell-32421cbd7c7dbcefac02cd187572c895">0,441</td>
                <td id="table-cell-234fcd6ab08fc019a60d2288533aa2eb">0,241</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-2d249e80b001c9853f0f81dbed54cf97">
                <td id="table-cell-eef1fe8bcc1bff04f82b10dcb80d2365">CE4</td>
                <td id="table-cell-ac41d365b8cacad6d98b0c99a1ac164d">0,478</td>
                <td id="table-cell-084c160e3e390bced9a359ec94a82e1a"> 0, 7 48</td>
                <td id="table-cell-ee70f3eded6d3359c37f026ff7696ac0">0,517</td>
                <td id="table-cell-8a59345351b44e6f4ac7befc3278faf6">0,331</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-8576d21582c1d182a9977a65e2082361">
                <td id="table-cell-83ebec77a3f2abf013053d0e27e2af19">CE5</td>
                <td id="table-cell-2887eebca7a218c9259a55c41f0283e0">0,526</td>
                <td id="table-cell-7aeb4076ca9f297a64e0f4b40dcf7b81"> 0,8 01</td>
                <td id="table-cell-da75423c1e4f093efaba1816b2e782ae">0,563</td>
                <td id="table-cell-4efbfb2e4d24d23edee3ea3809ef1e53">0,403</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-859f36fe8d39632c15959c31db6d6196">
                <td id="table-cell-9b4ccc2c05c6eefb4bed92d12fb62e19">CE6</td>
                <td id="table-cell-8efc00ed61566cc697ad916b97c5b8b6">0,457</td>
                <td id="table-cell-a852d2cb0b37d9554e89a281b6f9a6db">0, 770</td>
                <td id="table-cell-4d5efd5022b4a5b141aebf1304f0beb0">0,415</td>
                <td id="table-cell-66dfeb42504cf48c7cad41b1d8e101e5">0,367</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b045f2826df27697ac0e521ffe3fefcf">
                <td id="table-cell-aa3ef7fc240d6825bdaa673c41b0775b">CE7</td>
                <td id="table-cell-dfde8ad001cc2344cb61747f5a80f545">0,474</td>
                <td id="table-cell-08c4a6c5d778f215055229dce6f90e1d">0, 742</td>
                <td id="table-cell-6dcc72339d0225c06804135fae920e23">0,428</td>
                <td id="table-cell-4e3bc82a3445bc1dba01526d327acc15">0,472</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f91c61527bc41d77e3dee10c574f3818">
                <td id="table-cell-7f4a64184596287b0eabeea8eb66e82b">CE9</td>
                <td id="table-cell-4d0d8e60ba57aef99d5b73734f376ba5">0,534</td>
                <td id="table-cell-c195caaaee4274b643d0bf20a99d19da"> 0, 837</td>
                <td id="table-cell-f141770f99266db8f5b0c82f5d5f2290">0,541</td>
                <td id="table-cell-2f7831c9440cb641e2637ca299d7878f">0,468</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-96e20e9d153dd077b70a91d315122164">
                <td id="table-cell-05e6fd74815a39d47548c48ec82110e3">IT 1</td>
                <td id="table-cell-e0348cc021544e3f359a444375d5933c">0,673</td>
                <td id="table-cell-20efbf13c741ce39e26ed625c9063c34">0,588</td>
                <td id="table-cell-ec1f89dd89931c5b0bfd9c75c8ad73d6"> 0, 825</td>
                <td id="table-cell-417f8d158c04f0e4cbf7dd1209e4c00f">0,629</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-2ac025094ce4e03a545d7fd585f761c2">
                <td id="table-cell-bf1c3e98680e992db2cf3ae555f75fac">IT 2</td>
                <td id="table-cell-d27dff7c3c7dda29bbce406dd3c0e0da">0,627</td>
                <td id="table-cell-1bf197b0a6ff9cb9800bda8c967a75da">0,507</td>
                <td id="table-cell-af1e2404124ab08d82c9bf9fd653eaed"> 0, 798</td>
                <td id="table-cell-0bfeb31f1022395a5502eebff7f73efe">0,520</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-59f36d2308072587769b32266810c842">
                <td id="table-cell-5bbf5aad6df9c665fbd7e539e4f67eb3">IT 3</td>
                <td id="table-cell-ba721fc0cfc097b9d10995a6c507dd03">0,659</td>
                <td id="table-cell-c749269ed5130da9bb0e01fb8dab1bc9">0,571</td>
                <td id="table-cell-8591d7e49f356e4fe3f944d80b6adb89"> 0, 773</td>
                <td id="table-cell-ee3bde496392c0eee1c11ff11c2f0b7b">0,394</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b7ba1e553a87fde9f20914effed46593">
                <td id="table-cell-7088a2dc25a542c739457c5c6c5589b0">IT4</td>
                <td id="table-cell-4469d141abb5b0d9e377b4f53d58d121">0,712</td>
                <td id="table-cell-819c2732effca2cf1e8fa56ffdaa3b0f">0,602</td>
                <td id="table-cell-3967c54392459649e82085d013b39efd"> 0, 856</td>
                <td id="table-cell-4baba45219ccbda8b3d441cf11662dce">0,638</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-977e62596f421b891e3685839330cca3">
                <td id="table-cell-d1e00dfcc05fd5de4dab1da043edffde">IT5</td>
                <td id="table-cell-1b31f8bb08ce879866d1fdf308a82648">0,598</td>
                <td id="table-cell-cedfc95be433e73a9c80adb7096d3687">0,587</td>
                <td id="table-cell-7138500c12fa7b15887045ce0c1880a7"> 0, 846</td>
                <td id="table-cell-edd9cb8214c806dfe35890b93aab3e4b">0,550</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b99d0a55f7aad5c2908083e70284578e">
                <td id="table-cell-eb0948d77c86287d3b2c06d29cb791f6">IT6</td>
                <td id="table-cell-2b2b692f0b88848ada3bcc14ef8bb2c2">0,651</td>
                <td id="table-cell-7a4251a9688b0151836168d50607247b">0,553</td>
                <td id="table-cell-7e41261e4dea7170b26e22a4c6dda707"> 0, 828</td>
                <td id="table-cell-9bd1e664542800ec0604af2dfed987d5">0,562</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-65f14d4c781e88d44a84038d2c808f93">
                <td id="table-cell-e539d6196ee04564a698cc865273aeeb">IT7</td>
                <td id="table-cell-68f7ed5eb106118d736f55d167a87983">0,633</td>
                <td id="table-cell-5c58316020fd6d5f4b6b4df5df64974c">0,451</td>
                <td id="table-cell-a6113113148ec8e56999d1327d6510bb">0, 775</td>
                <td id="table-cell-f12a1add56260d7321f8d8f1f11ac6e6">0,553</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9027273128b002cd9dc3cfdcce962b9a">
                <td id="table-cell-500150de43a9267e2e7bffbcd9688011">PI 1</td>
                <td id="table-cell-5f5b385256db60ee19489c1b85b3dd44">0,683</td>
                <td id="table-cell-bf7cc0067bd0148e9f34d9add0b91d45">0,555</td>
                <td id="table-cell-279bc2ccd38f8985ff484625e750e654">0,675</td>
                <td id="table-cell-e86597c6fc131cfd6c689cb95de3a85d">0, 895</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-69413c8baf4dbfb62804b007cbc4f4f9">
                <td id="table-cell-e02a9d56426564062e78f0322523d0fd">P I 2</td>
                <td id="table-cell-e77d3cc3d4693151c9a990c39ea4100c">0,544</td>
                <td id="table-cell-dc8eeaa1e3bbf46a65e67708a5b9221d">0,452</td>
                <td id="table-cell-82dcdf7d20ea3d134745d604d957e2c2">0,556</td>
                <td id="table-cell-16f79e336f682fb610bee20730204aac">0, 883</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ff142b1880e7c354ea54b79563a6b9c9">
                <td id="table-cell-0ee67f09ede98e4bf6dc35034a929a3b">P I 3</td>
                <td id="table-cell-88d2cc48285c4c1bb4e44f3665ec3aeb">0,633</td>
                <td id="table-cell-93fa37c57000023d98f5175af319fdb2">0,441</td>
                <td id="table-cell-5cfc470b4db64c40f41f2f42dcb4263b">0,574</td>
                <td id="table-cell-92874e08b4895e7d34ca308c03d4c63b">0, 898</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-49">Berdasarkan tabel 3.3 diatas, menunjukkan bahwa konstruk laten dengan indikator pada blok mereka lebih baik atau memiiki nilai lebih tinggi dibandingkan dengan indikator di blok lainnya yang memiliki nilai lebih rendah , dengan nilai <italic id="_italic-143">cross loading</italic> setiap konstruk memiliki nilai lebih dari &gt; 0,7 yang artinya konstruk tersebut memiliki <italic id="_italic-144">discriminant</italic> yang memadai.</p>
        <p id="paragraph-783edb0cb35b8944097c4efcd0639e6d">c) Reability</p>
        <p id="_paragraph-50">Uji reabilitas dilakukan untuk membuktikan akurasi, konsistensi dan ketepatan instrument dalam mengukur konstruk. Reabilitas suatu konstruk dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara yaitu <italic id="_italic-145">cronbach’s alpha</italic> dan <italic id="_italic-146">composite reability. </italic>Konstruk dinyatakan <italic id="_italic-147">reliable</italic> jika nilai <italic id="_italic-148">cronbach’s alpha</italic> maupun <italic id="_italic-149">composite reability</italic> diatas 0,7. [12]</p>
        <table-wrap id="_table-figure-4">
          <label>Table 3</label>
          <caption>
            <title>Cronbach’s Alpha</title>
            <p id="_paragraph-53">Data primer diolah dengan SmartPLS 3.0</p>
          </caption>
          <table id="_table-4">
            <tbody>
              <tr id="table-row-690b50a30f2cc482e3108264628dcf89">
                <td id="table-cell-3a38b3c3ae3825905042696e4eb4ce67" rowspan="2"> Konstruk / Variabel </td>
                <td id="table-cell-b41396c2e1aaaecc18da1f7decfe1af1" colspan="2"> Reability </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-547ed1d634171d206aee85f4f139e8d3">
                <td id="table-cell-ec124e078a9930614e37ba3f9218c8b2"> Cronbach’s Alpha </td>
                <td id="table-cell-49bcbecb591d26f79bb667ba5e98cd04"> Composite Reability </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-d0b8d0b47fa44e10b8139bcb2b2568ee">
                <td id="table-cell-8d97bcc5049b35858bbe91d3a8b2fdee">Brand Image (Z)</td>
                <td id="table-cell-986bfc75adfb9a09a5d80875c459e5a0">0,910</td>
                <td id="table-cell-b678b8c50837c80a1ba32cdd7a0bd23d">0,934</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9ba31c2dcbee9525075852ded0ab75fb">
                <td id="table-cell-71919f6d15a495e6a5e9f1764d9f9200">Celebrity Endorsement (X1)</td>
                <td id="table-cell-30dc1bd6837635d48adb37c01b6c9034">0,910</td>
                <td id="table-cell-4634461f34d916fac08648fade03ea77">0,927</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-d59531eff57b4a51277503bedb444d81">
                <td id="table-cell-aebaa47de632c2083a052fba03228f7f">Iklan Televisi (X2)</td>
                <td id="table-cell-e103cc1d3a4d6258eca5a7ffcaf1abfb">0,916</td>
                <td id="table-cell-c1eb1e8451ab7d20c6080ad7d335cd6f">0,933</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-d29173ee93dc696b29225b5c6d727bff">
                <td id="table-cell-5c71c35cbf720b2f7fac8794fe267177">Purchase Intention (Y)</td>
                <td id="table-cell-c14e995c5c8efdaed19d2b735b3854aa">0,872</td>
                <td id="table-cell-e134176fa3d1d7c0d384b34753fa0572">0,921</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-55">Berdasarkan tabel 3.4 diatas, menunjukkan bahwa nilai <italic id="_italic-160">croncbach’s alpha</italic> dari setiap variabel nilainya lebih dari &gt; 0,7, sedangkan pada nilai <italic id="_italic-161">composite reability</italic> dari setiap variabel nilainya juga lebih dari &gt; 0,7. Dengan demikikan dapat disimpulkan bahwa masing-masing variabel telah memenuhi kriteria reabilitas dan memiliki tingkat reabilitas yang tinggi.[12].</p>
        <p id="paragraph-debe6ae9c9c8d307dc2656c245b5112f">2. Evaluasi Model Struktural <italic id="_italic-166">(Inner Model</italic>). Bertujuan untuk memprediksi hubungan antar variabel laten.[12]</p>
        <fig id="figure-panel-20f9d1779f4312615f3bd69f9314b50b">
          <label>Figure 2</label>
          <caption>
            <title>Model Struktural (Inner Model)</title>
            <p id="paragraph-c5a5d6e0d37dd5b969f5db9ae2d8a00a" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-56671f8b204a41729983d5810e8c89d7" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="3017 Acopen G2.png" />
        </fig>
        <p id="paragraph-5f9ef00023e314584f59d1781267ae8b">a) R-Square</p>
        <p id="_paragraph-58">Nilai R-<italic id="_italic-169">Square</italic> digunakan untuk menjelaskan pengaruh variabel laten eksogen tertentu terhadap variabel laten endogen apakah mempunyai pengaruh yang <italic id="_italic-170">substantive</italic>. Kategori nilai 0,75, 0,50 dan 0,25 menunjukkan model (kuat, moderate dan lemah).</p>
        <table-wrap id="_table-figure-5">
          <label>Table 4</label>
          <caption>
            <title>
              <italic id="_italic-172">R-Square</italic>
            </title>
            <p id="_paragraph-61">Data primer diolah dengan SmartPLS 3.0</p>
          </caption>
          <table id="_table-5">
            <tbody>
              <tr id="table-row-3b633293be21b1dd0e9cd432ccda7fc8">
                <td id="table-cell-bedc9488d1dd8a67abaf4a89188b1ddb">Variabel/Konstruk</td>
                <td id="table-cell-63fbb97be0e276e76f04f39e09746c8a">R-Square</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-17b23a45bf1600415845604cd2d345c2">
                <td id="table-cell-e3a360c7df9bcb3d2cf96bba5f8b3a93"> Brand Image (Z)</td>
                <td id="table-cell-a5bf89482a714db250fe537d296462ac">0,661</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7d951a27e3b568bb800af0a5fcfbdc3a">
                <td id="table-cell-a6fcedc002cb067a4e3799833e84fe06"> Purchase Intention (Y)</td>
                <td id="table-cell-2df5cabe12ec7381285402d8935ad62c">0,533</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-63">Berdasarkan tabel 3.5 diatas, menunjukkan bahwa nilai R-<italic id="_italic-176">Square</italic> untuk variabel <italic id="_italic-177">Brand Image </italic>sebesar 0,661 yang berarti termasuk dalam kategori <italic id="_italic-178">moderate</italic>. Selanjutnya nilai R-<italic id="_italic-179">Square</italic> untuk variabel <italic id="_italic-180">Purchase Intention</italic> sebesar 0,533 yang berarti termasuk dalam kategori <italic id="_italic-181">moderate</italic>. [12]</p>
        <p id="paragraph-a9cb9dfb977890e5246a683b6ea136b0">B. Uji Hipotesis</p>
        <p id="heading-cdb3e4ec0c84fe7243e092db46bb5a04">1. <ext-link id="external-link-1" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-2" ext-link-type="uri" xlink:href=""/>Uji Hipotesis <italic id="italic-ce482cbe2169417eae295f881f3cf59c">Derect Effect</italic> dan Inderect Effect</p>
        <p id="_paragraph-64">Berdasarkan data yang telah diolah maka diperoleh hasil yang dapat digunakan untuk menjawab hipotesis pada penelitian ini. Uji hipotesis secara langsung (<italic id="_italic-182">direct effect</italic>)dan pengaruh tidak langsung (<italic id="_italic-183">inderect effect</italic>) pada penelitian ini dilakukan dengan melihat nilai T-Statistics dan nilai P-Values. Hipotesis penelitian dapat dinyatakan diterima/ berpengaruh apabila nilai T-Statistics &gt; 1.96 dan nilai P-Values &lt; 0,05 [12]. Berikut ini adalah hasil pengujian hipotesis secara langsung yang diperoleh dalam penelitian ini melalui pengukuran <italic id="_italic-184">inner model</italic>.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-6">
          <label>Table 5</label>
          <caption>
            <title>Hasil Uji Hipotesis <italic id="_italic-185">Direct Effect</italic></title>
            <p id="_paragraph-67">Data primer diolah dengan SmartPLS 3.0, 2020</p>
          </caption>
          <table id="_table-6">
            <tbody>
              <tr id="table-row-f91f71dfbe0a7aaec655e7bbf88fd18b">
                <td id="table-cell-b996b6637ac00758e0a6eb39ebe7bae2" />
                <td id="table-cell-461d518bd312aee1b366db97d4d1d4ae">Sampel Asli (O)</td>
                <td id="table-cell-6a3839ab0af2e7dbac143e4da71c9c9f">Rata-rata Sampel (M)</td>
                <td id="table-cell-c72fb56c1912e1a6bf23f5aeb739b637">Standar Deviasi (STDEV)</td>
                <td id="table-cell-3201738585d0b16db7e5ca0750724f10">T Statistik (|O/STDEV|)</td>
                <td id="table-cell-100576bda17dc34daf7861ac4d3621ed">P Values</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-38dc8008238f425a8278e647bb220ea5">
                <td id="table-cell-7290ae08c7fabe38add35144fca6b8c2"> Celebrity Endorsement ( Z ) -&gt; Purchase Intention (Y)</td>
                <td id="table-cell-f9cf19c147572721da48497239f6d4e5">0,413</td>
                <td id="table-cell-bc1053a1426c9027866d1550b72bc06b">0,411</td>
                <td id="table-cell-dce30fe74744619ab10a6f584d90603f">0,142</td>
                <td id="table-cell-426399afab8e4d799c46f403bf7bd3d7">2,903</td>
                <td id="table-cell-9cfaac55933902c7d3cb5cf39a7fa0cf">0,0 04</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b9a713ef6bfc595c4b67ebb1bc18484c">
                <td id="table-cell-f39012d2759498237f0836fb45a0912d"> Celebrity Endorsement (X 1 ) -&gt; Brand Image ( Z )</td>
                <td id="table-cell-ded57680bae96d7c0d396f9cb5d53029">0,202</td>
                <td id="table-cell-7e1f1efdf2ded0b79aff7957ef07c7de">0,211</td>
                <td id="table-cell-f0ba78bd949023cb9e9fe8c0cbf94517">0,088</td>
                <td id="table-cell-c06fde1dae3681cca6de317b632fa6c6">2,300</td>
                <td id="table-cell-ff8e6b2ac559518421dc4e944dee3f66">0,0 22</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-89eb2ee7d41c42e15d41eda0e0dc0161">
                <td id="table-cell-b45401750b5a4526f7ffa83ec7f2afd3">Celebrity Endosement (X 1 ) -&gt; Purchase Intention (Y)</td>
                <td id="table-cell-39f10a1a5c2e1792c35f0cc4e818c96d">0,073</td>
                <td id="table-cell-3ce02f0472c039c1d250b4b0197488f7">0,077</td>
                <td id="table-cell-b07d2dce284e8b2040dcfcb79c9edf1d">0,126</td>
                <td id="table-cell-9076b3fa0025793979d9f2ceade13576">0 , 581</td>
                <td id="table-cell-f6c7b0afef581f7ea1e5a22cacab2c51">0, 561</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-26bf8ef21e2af757f8871911aadf51b0">
                <td id="table-cell-e7f480632948ea466b491f063aa107e3">Iklan Televisi (X 2 ) -&gt; Brand Image (Z)</td>
                <td id="table-cell-8eb1da956b610c9d4ef8c897cb97556b">0,662</td>
                <td id="table-cell-3a575e91ca9a3893cd19b71339d2f7aa">0,658</td>
                <td id="table-cell-01e4f2024b7da4fb04f662016d9d73c8">0,082</td>
                <td id="table-cell-9b367c1bd0b11a5925dc12db2dbbd53f">8,088</td>
                <td id="table-cell-9e668af7b5b8c348dcc3c1678214c0aa">0,0 0 0</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-cef9f048085d911c9641cc1930132b91">
                <td id="table-cell-85690423374a3e6917b17c97912a9596">Iklan Televisi (X2) -&gt; Purchase Intention ( Y )</td>
                <td id="table-cell-a9835ab3931046d159c97f247f1fb468">0,300</td>
                <td id="table-cell-a9ef03b8bd4c68ca9cc3ecdb4c677e31">0,303</td>
                <td id="table-cell-3ba879955fbdf55415240cc60570a7c8">0,160</td>
                <td id="table-cell-fd9c979675d4259adb633d1d91ffdaeb">1 , 869</td>
                <td id="table-cell-1e65a0391cc29140fedc37e1ea1b3913">0, 062</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-69">Berdasarkan tabel 4.9 diatas, dapat diketahui bahwa hasil pengujian hipotesis secara langsung atau <italic id="_italic-194">direct effect</italic> dalam penelitian ini adalah hipotesis pertama diterima karena variabel <italic id="_italic-195">Brand Image</italic> terhadap variabel <italic id="_italic-196">Purchase Intention</italic> memiliki nilai <italic id="_italic-197">T-Statistics</italic> &gt; 1.96 yaitu sebesar 2,903 dan nilai <italic id="_italic-198">P-Values</italic> &lt; 0,05 yaitu sebesar 0,004. Maka dapat diartikan bahwa variabel <italic id="_italic-199">Brand Image</italic> berpengaruh positif terhadap variabel <italic id="_italic-200">Purchase Intention.</italic></p>
        <p id="_paragraph-70">Kemudian hipotesis kedua diterima karena variabel <italic id="_italic-201">Celebrity Endorsement</italic> terhadap variabel <italic id="_italic-202">Brand Image</italic> memiliki nilai <italic id="_italic-203">T-Statistics</italic> &gt; 1.96 yaitu sebesar 2,300 dan nilai <italic id="_italic-204">P-Values</italic> &lt; 0,05 yaitu sebesar 0,022. Maka dapat diartikan bahwa variabel <italic id="_italic-205">Celebrity Endorsement</italic>memiliki pengaruh positif terhadap <italic id="_italic-206">Brand Image</italic>.</p>
        <p id="_paragraph-71">Sedangkan hipotesis ketiga ditolak karena variabel <italic id="_italic-207">Celebrity Endorsement</italic> terhadap variabel <italic id="_italic-208">Purchase Intention</italic> memiliki nilai <italic id="_italic-209">T-Statistics</italic> &lt; 1.96 yaitu sebesar 0,581 dan nilai <italic id="_italic-210">P-Values</italic> &gt; 0,05 yaitu sebesar 0,561. Maka dapat diartikan bahwa variabel <italic id="_italic-211">Celebrity Endorsement</italic> tidak berpengaruh terhadap variabel <italic id="_italic-212">Purchase Intention</italic>.</p>
        <p id="_paragraph-72">Selanjutnya hipotesis keempat diterima karena variabel <italic id="_italic-213">iklan televisi</italic> terhadap variabel <italic id="_italic-214">Brand Image </italic>memiliki nilai <italic id="_italic-215">T-Statisics</italic> &gt; 1.96 yaitu sebesar 8,088 dan nilai <italic id="_italic-216">P-Values</italic> &lt; 0,05 yaitu sebesar 0,000. Maka dapat diartikan bahwa variabel <italic id="_italic-217">iklan televisi</italic>memiliki pengaruh positif terhadap <italic id="_italic-218">Brand Image</italic>.</p>
        <p id="_paragraph-73">Hipotesis kelima ditolak karena variabel <italic id="_italic-219">iklan televisi </italic>terhadap variabel <italic id="_italic-220">Purchase Intention</italic>memiliki nilai <italic id="_italic-221">T-Statisics</italic> &lt; 1.96 yaitu sebesar 1,869 dan nilai <italic id="_italic-222">P-Values</italic> &gt; 0,05 yaitu sebesar 0,062. Maka dapat diartikan bahwa variabel <italic id="_italic-223">iklan televisi</italic>tidak berpengaruh terhadap variabel <italic id="_italic-224">Purchase Intention</italic>.</p>
        <p id="_paragraph-74">Berikutnya adalah hasil pengujian hipotesis secara tidak langsung atau <italic id="_italic-225">Indirect Effect</italic> yang diperoleh dari <italic id="_italic-226">Spesific Indirect Effect</italic> pada program SmartPLS 3.0 dalam penelitian ini melalui pengukuran <italic id="_italic-227">inner model</italic> adalah sebagai berikut :</p>
        <table-wrap id="_table-figure-7">
          <label>Table 6</label>
          <caption>
            <title>Hasil Uji Hipotesis <italic id="_italic-228">Inderect Effect</italic> </title>
            <p id="_paragraph-77">Data primer diolah dengan SmartPLS 3.0, 2020</p>
          </caption>
          <table id="_table-7">
            <tbody>
              <tr id="table-row-3434781d3730caacb524294c7440425b">
                <td id="table-cell-fdda190f350e6f3c9e67bdab190ce87e" />
                <td id="table-cell-36dabfc195a87b59b06fe1e9811403cc">Sampel Asli (O)</td>
                <td id="table-cell-c238619822324552a88adf1ac39efe95">Rata-rata Sampel (M)</td>
                <td id="table-cell-79a3ddff58207842a6357c43bac262a4">Standar Deviasi (STDEV)</td>
                <td id="table-cell-56d71d6a25654d1a7bf777078b1e7c01">T Statistik (| O/STDEV |)</td>
                <td id="table-cell-55fb5750b9f015cb3604bf335591ce31">P Values</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-1a409d16f634d5aa30dfc380cb446d46">
                <td id="table-cell-5461bcf48b8154aba1f43d2ef1f42121"> Celebrity Endorsement (X1) -&gt; Brand Image (Z) -&gt; Purchase Intention (Y)</td>
                <td id="table-cell-251142d086f1fb56c4bf23bdb7d3f056">0,083</td>
                <td id="table-cell-6e546e640cc0707ed869f6da64809781">0,083</td>
                <td id="table-cell-2d17b9276da19c533c8c4f2a5dbca775">0,041</td>
                <td id="table-cell-a7841eb5b97fa5e5550ec422d5b97c98">2,058</td>
                <td id="table-cell-62902781a9812cc5ecc139d77e4065d1">0,0 40</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-bd4f2e48c4667b9b534f1a86acc7588b">
                <td id="table-cell-584195e857bc9d3dcc94bf381d16b213">Iklan Televisi (X2) -&gt; Brand Image (Z) -&gt; Purchase Intention (Y)</td>
                <td id="table-cell-fd932ffe32b1a6947df4e16fc9e4054b">0,274</td>
                <td id="table-cell-23971c4cf16aecadc39f331c96893277">0,272</td>
                <td id="table-cell-bb0940ac6cd99a3a34e7af9170dbd1e3">0,107</td>
                <td id="table-cell-6e17fe5cb024148522ad94e63902d237">2,553</td>
                <td id="table-cell-e98dabba44df348136fd870046f635cc">0, 011</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-79">Berdasarkan tabel 4.10 diatas, dapat diketahui bahwa hasil pengujian hipotesis secara tidak langsung atau <italic id="_italic-235">indirect effect</italic> dalam penelitian ini adalah hipotesis pertama diterima, hal ini dikarenakan karena variabel <italic id="_italic-236">Celebrity Endorsement </italic>terhadap variabel <italic id="_italic-237">Purchase Intention</italic> melalui <italic id="_italic-238">Brand Image</italic> memiliki nilai T-Statistics &gt; 1.96 yaitu sebesar 2,058 dan nilai P-Values &lt; 0,05 yaitu sebesar 0,040. Maka dapat diartikan bahwa variabel <italic id="_italic-239">Celebrity Endorsement</italic>berpengaruh positif terhadap variabel <italic id="_italic-240">Purchase Intention</italic> melalui <italic id="_italic-241">Brand Image</italic>sebagai variabel<italic id="_italic-242"> intervening</italic>.</p>
        <p id="_paragraph-80">Untuk hipotesis kedua diterima karena variabel <italic id="_italic-243">iklan televisi</italic> terhadap variabel <italic id="_italic-244">Purchase Intention </italic>melalui variabel <italic id="_italic-245">Brand Image</italic> memiliki nilai <italic id="_italic-246">T-Statistics</italic> &gt;1.96 yaitu sebesar 2,553 dan nilai <italic id="_italic-247">P-Values</italic> &lt; 0,05 yaitu sebesar 0,011. Maka dapat diartikan bahwa variabel <italic id="_italic-248">iklan televisi </italic>berpengaruh positif terhadap <italic id="_italic-249">Purchase Intention </italic>melalui variabel <italic id="_italic-250">Brand Image</italic> sebagai variabel <italic id="_italic-251">intervening</italic>.</p>
        <p id="_paragraph-81">Dari pengujian hipotesis analisis jalur diatas diperoleh pengaruh secara langsung dan tidak langsung antar variabel eksogen terhadap variabel endogen melalui variabel intervening bahwa pengujian hipotesis <italic id="_italic-252">indirect effect atau </italic>efek tidak langsung hasil hipotesis diterima semua, namun pada pengujian hipotesis <italic id="_italic-253">direct effect</italic> atau efek langsung hasil hipotesis ada 2 pengujian yang tidak diterima yaitu pengaruh variabel <italic id="_italic-254">Celebrity Endorsement</italic> tidak berpengaruh terhadap variabel <italic id="_italic-255">Purchase Intention</italic>serta pada variabel <italic id="_italic-256">iklan televisi</italic>tidak berpengaruh terhadap variabel <italic id="_italic-257">Purchase Intention</italic>, sedangkan untuk yang lainnya diterima.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-e774f22e76ecb37106f8314f4e27e0e5">
        <title>Pembahasan</title>
        <p id="_paragraph-82">Penelitian ini menguji apakah <italic id="_italic-258">Celebrity Endorsement</italic>, iklan televisi, berpengaruh terhadap <italic id="_italic-259">Purchase Intention</italic> dengan <italic id="_italic-260">Brand Image</italic> sebagai variabel intervening. Berdasarkan pada pengujian empiris yang telah dilakukan terhadap hipotesis dalam penelitian, hasilnya menunjukkan bahwa tidak semua variabel independen di atas berpengaruh terhadap variabel dependen.</p>
        <p id="paragraph-7baea6a9cc89c594672a99056ec718ce"><ext-link id="external-link-c112be067b9304e8e7b9bbe88818ff30" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-1c06d2ac34dcde7bd67d27b4ec45ea99" ext-link-type="uri" xlink:href=""/>1. Pengaruh <italic id="italic-8d9e6844fe98a32d01bc5504e9368d21">Celebrity Endorsement</italic> terhadap <italic id="italic-2">Purchase Intention</italic><italic id="italic-3"> </italic>pada Produk Kecantikan Wardah di Sidoarjo.</p>
        <p id="_paragraph-83">Berdasarkan hasil analisis membuktikan bahwa <italic id="_italic-261">celebrity endorsement</italic> tidak berpengaruh terhadap <italic id="_italic-262">purchase intention</italic> pada konsumen produk kecantikan Wardah di Sidoarjo. Hasil analisis ini, tidak sesuai dengan hipotesis awal yang menyatakan <italic id="_italic-263">celebrity endorsement</italic> berpengaruh terhadap <italic id="_italic-264">purchase intention</italic> pada konsumen produk kecantikan Wardah di Sidoarjo.</p>
        <p id="_paragraph-84">Dalam hal ini konsumen produk kecantikan Wardah di Sidoarjo beranggapan bahwa seorang selebriti yang memiliki kredibilitas, daya tarik, dan kharisma seorang artis tidak selalu mampu menarik minat beli pelanggannya. Keadaan ini lah yang membuat konsumen produk kecantikan Wardah di Sidoarjo tidak selalu membuat upaya pembelian ketika mereka melihat <italic id="_italic-265">celebrity </italic>yang menjadi bintang iklan. Penelitian ini didukung dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Nugraha dkk, (2018) yang menemukan bahwa <italic id="_italic-266">celebrity endorsement </italic>tidak berpengaruh terhadap <italic id="_italic-267">purchase intention</italic>.</p>
        <p id="paragraph-c58b03b485e058b79416837379409899">2. <ext-link id="external-link-1636142d2792c1a06825b7953290465a" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-a8e861add5689e14eb154c9fcc7e3727" ext-link-type="uri" xlink:href=""/>Pengaruh iklan televisi terhadap <italic id="italic-aa4f54a80b3be29a45f3bd3b53df8494">Purchase Intention</italic><italic id="italic-f8c587bd74bbd6a8dd8e5ea75cc283d2"> </italic>pada Produk Kecantikan Wardah di Sidoarjo.</p>
        <p id="_paragraph-85">Berdasarkan hasil analisis membuktikan bahwa iklan televisi tidak berpengaruh terhadap <italic id="_italic-268">purchase intention</italic> pada konsumen produk kecantikan Wardah di Sidoarjo Hasil analisis ini, tidak sesuai dengan hipotesis awal yang menyatakan iklan televisi berpengaruh terhadap <italic id="_italic-269">purchase intention</italic> pada konsumen produk kecantikan Wardah di Sidoarjo.</p>
        <p id="_paragraph-86">Konsumen beranggapan bahwa iklan televisi yang di tayangkan dirasa masih belum maximal dalam mempromosikan produknya untuk mempengaruhi dan menarik minat beli pelanggannya.</p>
        <p id="_paragraph-87">Hal tersebut tidak berbanding lurus dengan teori yang menyatakan bahwa televisi adalah media penyampaian pesan gambar,bentuk, suara serta pandangan yang memiliki kelebihan mampu dalam mempersembahkan hal yang menarik perhatian khalayak luas, [3]. Hasil penelitian ini juga berbeda dengan penelitian bahwa variable iklan televisi baik secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap minat beli.[13].</p>
        <p id="paragraph-4a2587393d46df48d13c901bbdf47d49">3. Pengaruh <italic id="italic-1eb5a159d288c3ba4b340491f904e98e">Celebrity Endorsement</italic> terhadap <italic id="italic-337bf643e5d7cb29b46140ca44f60012">Brand Image </italic>pada Produk Kecantikan Wardah di Sidoarjo</p>
        <p id="_paragraph-88">Berdasarkan hasil analisis, membuktikan bahwa <italic id="_italic-270">celebrity endorsement </italic>berpengaruh terhadap <italic id="_italic-271">brand image</italic> pada konsumen produk kecantikan Wardah di Sidoarjo.</p>
        <p id="_paragraph-89">Hal ini menunjukkan bahwa Wardah telah memberikan pengalaman kepada konsumen melalui penyampaian pesan yang dibintangi Dewi Sandra mampu memberikan kesan yang bagus terhadap <italic id="_italic-272">brand image </italic>produk kecantikan Wardah, bintang iklan Dewi Sandra yang berparas cantik dan dikenal banyak orang sehingga memberi <italic id="_italic-273">brand image</italic> yang kuat terhadap produk kecantikan Wardah, dan Dewi Sandra merupakan seseorang yang memiliki keahlian, khususnya di bidang <italic id="_italic-274">presenting</italic>, penyanyi dan <italic id="_italic-275">acting</italic> memberikan reputasi <italic id="_italic-276">brand image </italic>yang baik.</p>
        <p id="_paragraph-90">Hasil penelitian ini didukung oleh teori Shimp dan Andrews (2013) bahwa ada beberapa atribut di dalam <italic id="_italic-277">Celebrity Endorsement</italic> yakni, mengacu pada pengetahuan <italic id="_italic-278">endorser</italic>, memiliki daya tarik untuk memengaruhi pemikiran,sikap,dan tingkah laku pelanggan. Hal ini juga sejalan dengan hasil penelitian membuktikan bahwa <italic id="_italic-279">Celebrity Endorsement</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-280">Brand Image</italic>.[2].</p>
        <p id="paragraph-7f9eb32276be9fd77550c7c96031da3e">4. Pengaruh<italic id="italic-2971df3f707ee7a12211f101808f931c"> </italic>iklan televisi<italic id="italic-8dd6fa8a856c254374a80eaae0520a92"> </italic>terhadap <italic id="italic-620521a12c98abfce8078ae29496a2b5">Brand Image </italic>pada Produk Kecantikan Wardah di Sidoarjo</p>
        <p id="_paragraph-91">Berdasarkan hasil analisis, membuktikan bahwa iklan televisiberpengaruh terhadap <italic id="_italic-281">brand image</italic> pada konsumen produk kecantikan Wardah di Sidoarjo. Dengan demikian hipotesis (H4) dalam penelitian ini diterima. Maka artinya Wardah telah memberikan pengalaman kepada konsumen melalui iklan televisi dengan jargon “Cantik Dari Hati” menjadi kalimat yang mudah diingat konsumen yang memberikan <italic id="_italic-282">brand image</italic> baik pada produk kecantikan Wardah, penayangan iklan kosmetik Wardah yang memberikan motivasi kepada wanita muslimah yang memberi kesan <italic id="_italic-283">brand image </italic>bahwa produk kecantikan wardah sangat cocok bagi mereka, penayangan iklan wardah mampu memberikan <italic id="_italic-284">image </italic>yang positif pada produk Wardah, pesan halal yang disampaikan dapat meyakinkan calon konsumen bahwa produk Wardah bersertifikat halal memberikan <italic id="_italic-285">image </italic>positif dan rasa nyaman konsumen kepada produk kecantikan Wardah.</p>
        <p id="_paragraph-92">Hal ini didukung oleh teori Tjiptono (2011) menyatakan bahwa Iklan Televisi dapat dimanfaatkan secara efektif untuk membangun <italic id="_italic-286">Brand Image</italic>. Hal ini juga sejalan dengan hasil penelitian yang membuktikan bahwa iklan televisiberpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-287">Brand Image</italic>.[4]</p>
        <p id="paragraph-6970d7971b1c292cc07d2319c2b051cc">5. Pengaruh<italic id="italic-662018ad4a34f508edc8c5d931f2618b"> </italic><italic id="italic-f1e3010de796e70e8c48b16c31943a45">Brand Image </italic>terhadap<italic id="italic-f185107fc5152be6dea77091cf259014"> </italic><italic id="italic-4">Purchase Intention </italic>pada Produk Kecantikan Wardah di Sidoarjo</p>
        <p id="_paragraph-93">Berdasarkan hasil analisis, membuktikan bahwa <italic id="_italic-288">brand image </italic>berpengaruh terhadap <italic id="_italic-289">purchase intention</italic> pada konsumen produk kecantikan Wardah di Sidoarjo. Dengan demikian hipotesis (H5) dalam penelitian ini diterima. Maka artinya Wardah telah memberikan pengalaman yang dapat memicu konsumen melakukan pembelian melalui <italic id="_italic-290">brand image </italic>yang baik sehingga Wardah dapat menjaga kepercayaan konsumen, Wardah memiliki citra yang baik, aman dan halal dalam produknya, Wardah berupaya untuk menjaga hubungan baik kepada para konsumennya melalui beauty advisor yang siap membantu konsumennya dalam memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan membebaskan konsemennya untuk berkonsultasi, warna dan logo Wardah yang menarik sehingga mudah untuk diingat saat akan membelinya.</p>
        <p id="_paragraph-94">Hal ini didukung oleh teori yang menjelaskan bahwa Citra perusahaan dapat dipahami juga sebagai sejumlah kepercayaan, dan kesan pelanggan kepada perusahaan.[3]. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian [8] yang membuktikan bahwa <italic id="_italic-291">Brand Image </italic>berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-292">Purchase Intention</italic>.</p>
        <p id="paragraph-506068e0ca6212cb6fae3b15fb6c2f01">6. Pengaruh <italic id="italic-16a21397609119f4008c4fb37608f059">Celebrity Endorsement</italic> terhadap <italic id="italic-8cae9cb5bb250112fef474a5cd463e96">Purchase Intention</italic> melalui <italic id="italic-e8c648f60262fe7dc1f0f43bf358d663">Brand Image </italic>pada Produk Kecantikan Wardah di Sidoarjo</p>
        <p id="_paragraph-95">Berdasarkan hasil analisis, membuktikan bahwa <italic id="_italic-293">celebrity endorsement </italic>berpengaruh terhadap <italic id="_italic-294">purchase intention</italic> melalui <italic id="_italic-295">brand image</italic> pada konsumen produk kecantikan Wardah di Sidoarjo. Dengan demikian hipotesis (H6) dalam penelitian ini diterima. Maka artinya Wardah telah menyampaikan pesan produk oleh Dewi Sandra dengan baik menimbulkan <italic id="_italic-296">brand image </italic>yang menarik sehingga memicu <italic id="_italic-297">purchase intention </italic>pelanggan produk kecantikan Wardah di Sidoarjo, penampilan Dewi Sandra <italic id="_italic-298">celebrity </italic>berparas cantik memberikan efek <italic id="_italic-299">brand image </italic>yang baik dan memicu konsumen untuk melakukan <italic id="_italic-300">purchase intention</italic>, pesona yang diperankan Dewi Sandra memberikan <italic id="_italic-301">brand image</italic> yang positif sehingga memicu <italic id="_italic-302">purchase intention</italic>.</p>
        <p id="_paragraph-96">Hal ini didukung oleh teori Kristianto (2011) bahwa penggunaan <italic id="_italic-303">Celebrity Endorsement</italic> dapat mempengaruhi khalayak luas untuk menumbuhkan <italic id="_italic-304">Purchase Intention</italic>. Hal ini juga sejalan dengan hasil penelitian oleh bahwa <italic id="_italic-305">celebrity  endorser</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-306">Purchase Intention</italic> melalui <italic id="_italic-307">Brand Image</italic>.</p>
        <p id="paragraph-211050d55572a8359f1c24fe03c75b99">7. Pengaruh iklan televisi terhadap <italic id="_italic-308">Purchase Intention</italic> melalui <italic id="_italic-309">Brand Image </italic>pada Produk Kecantikan Wardah di Sidoarjo.</p>
        <p id="_paragraph-97">Berdasarkan hasil analisis, membuktikan bahwa iklan televisiberpengaruh terhadap <italic id="_italic-310">purchase intention</italic> melalui <italic id="_italic-311">brand image</italic> pada konsumen produk kecantikan Wardah di Sidoarjo. Dengan demikian hipotesis (H7) dalam penelitian ini diterima. Maka artinya Wardah telah menyampaikan iklan dengan jargon “Cantik Dari Hati” yang memiliki makna positif yang memberikan <italic id="_italic-312">brand image </italic>baik sehingga mampu memicu <italic id="_italic-313">purchase intention</italic> , Penayangan iklan kosmetik Wardah mampu menyampaikan <italic id="_italic-314">brand image</italic> yang baik sehingga mampu memotivasi wanita muslimah untuk memicu terjadinya <italic id="_italic-315">purchase intention</italic>, sertifikasi halal pada produk konsumen Wardah mampu menciptakan <italic id="_italic-316">brand image</italic> yang aman dan nyaman pada konsumen sehingga memicu terjadinya <italic id="_italic-317">purchase intention</italic>.</p>
        <p id="_paragraph-98">Hal ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Dei Theoria dan Sukaatmadja (2015), yang menyatakan bahwa iklan televisi berpengaruh siginifikan terhadap <italic id="_italic-318">purchase intention</italic> melalui <italic id="_italic-319">brand image</italic>.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="sec-5">
      <title>Simpulan</title>
      <p id="_paragraph-99">Berdasarkan judul penelitian, rumusan masalah, tujuan penelitian, hipotesis, analisis dan pembahasan mengenai pengaruh <italic id="_italic-320">celebrity endorsement</italic> dan iklan televisi terhadap <italic id="_italic-321">purchase intention</italic> dengan <italic id="_italic-322">brand image</italic> sebagai variabel intervening pada Produk Kecantikan Wardah di Sidoarjo. Maka dapat disimpulkan sebagai berikut:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-caddc56e6c9fbe81e74212a62dfe0b6e">
        <list-item>
          <p><italic id="_italic-323">Celebrity Endorsement </italic>tidakberpengaruh terhadap<italic id="_italic-324">Purchase Intention</italic><italic id="_italic-325">.</italic>Hasil penelitian ini bertolak belakang dengan hasil penelitian yang membuktikan bahwa variabel <italic id="_italic-326">Celebrity Endorsement</italic> berpengaruh signifikan terhadap minat beli.[13]</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><italic id="_italic-327">Iklan Televisi</italic>tidak berpengaruhterhadap<italic id="_italic-328">Purchase Intention.</italic> Hasil penelitian ini bertolak belakang dengan hasil penelitian [14] membuktikan bahwa variabel iklan televisi berpengaruh signifikan terhadap minat beli.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><italic id="_italic-329">Celebrity Endorsement</italic>berpengaruh terhadap<italic id="_italic-330">Brand Image</italic><italic id="_italic-331">.</italic> Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian [2] yang membuktikan bahwa <italic id="_italic-332">Celebrity Endorsement</italic> berpengaruh positif terhadap <italic id="_italic-333">Brand Image</italic>.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Iklan Televisi berpengaruh terhadap <italic id="_italic-334">Brand Image</italic>. Hasil penelitian didukung oleh penelitian [4] yang menunjukkan bahwa iklan televisi berpengaruh positif terhadap <italic id="_italic-335">Brand Image</italic>.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><italic id="_italic-336">Brand Image</italic> berpengaruh terhadap<italic id="_italic-337">Purchase Intention</italic><italic id="_italic-338">.</italic>Hasil penelitian ini didukung oleh hasil penelitian [8] yang menyatakan bahwa pengaruh <italic id="_italic-339">Brand Image </italic>sangat positif terhadap <italic id="_italic-340">Purchase Intention</italic>.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><italic id="_italic-341">Celebrity Endorsement</italic>berpengaruh terhadap variabel<italic id="_italic-342"> Purchase Intention </italic>melalui <italic id="_italic-343">Brand Image</italic><italic id="_italic-344">.</italic>Hasil penelitian ini didukung oleh hasil penelitian bahwa <italic id="_italic-345">celebrity  endorser</italic> berpengaruh positif terhadap <italic id="_italic-346">Purchase Intention</italic> melalui <italic id="_italic-347">Brand Image</italic>.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-100">Iklan Televisi berpengaruh terhadap <italic id="_italic-348">Purchase Intention </italic>melalui <italic id="_italic-349">Brand Image</italic>. Hasil penelitian ini didukung oleh hasil penelitian Dei Theoria dan Sukaatmadja (2015) bahwa iklan televisi berpengaruh siginifikan terhadap <italic id="_italic-350">purchase intention</italic> melalui <italic id="_italic-351">brand image</italic></p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>