<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Pengaruh Brand Image, Fashion Involvement, Hedonic Value Terhadap Impulse Buying Dengan Positive Emotion Sebagai Variabel Intervening Pada Ramayana Bungurasih Sidoarjo</article-title>
        <subtitle>Effect of Brand Image, Fashion Involvement, Hedonic Value on Impulse Buying with Positive Emotion as Intervening Variables at Ramayana Bungurasih Sidoarjo</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-544cf09053d6efcea38a33f495074517" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Arief Dwi Putranto</surname>
            <given-names>Arief</given-names>
          </name>
          <email>arifputranto5@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-cd7aa445e666587463aa22f19e04298b" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Astuti</surname>
            <given-names>Dra. Mudji Astuti, SE., MM</given-names>
          </name>
          <email>mudjiastuti@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2021-09-08">
          <day>08</day>
          <month>09</month>
          <year>2021</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-2">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-13">Saat ini bisnis ritel di Indonesia telah mengalami perkembangan yang pesat, akibat dari perkembangan zaman yang makin modern, globalisasi dan keadaan ekonomi pada tahun tahun terakhir di sejumlah kota besar. hal ini ditandai dengan semakin banyaknya bermunculan toko ritel serta pusat perbelanjaan modern, khususnya kota Sidoarjo. hadirnya berbagai mall di Sidoarjo mendorong perusahaan untuk terus mempertahankan eksistensinya. salah satunya adalah Ramayana Bungurasih Sidoarjo. Ramayana Bungurasih Sidoarjo adalah bisnis retail yang menjual kebutuhan keluarga mulai dari pakaian, makanan, rumah tangga sandang seperti aksesoris, tas, sepatu dan kosmetik. Ramayana Bungurasih Sidoarjo sendiri merupakan cabang department store dari Ramayana Lestari Sentosa yang didirikan tahun 1978 yang kantor pusatnya di Jakarta.</p>
      <p id="_paragraph-14"><italic id="_italic-32">Brand image</italic> merupakan faktor penting bagi konsumen karena merek dipandang sebagai identitas dari sebuah retail atau perusahaan dalam menyediakan produk dan pelayanan kepada konsumen. maka dari itu perusahaan atau retail harus mengikuti perkembangan zaman yang semakin modern agar sesuai dengan kebutuhan konsumen dan memiliki citra merek yang kuat karena citra merek memiliki pengaruh besar terhadap keputusan pembelian. [1] Citra merek sebagai kepercayaan, pemikiran dan kesan dari seorang konsumen terhadap suatu merek, yang mempengaruhi sikap dan tidakan dari konsumen tersebut.</p>
      <p id="_paragraph-15">Seiring dengan berkembangnya zaman yang semakin modern membuat mode fashion yang semakin trend pada saat ini. hal ini membuat adanya peluang bisnis bagi Ramayana Bungurasih Sidoarjo terutama untuk menjual produk fashion. tingkat kesadaran akan <italic id="_italic-33">fashion</italic> yang tinggi memicu munculnya fashion involvement dalam gaya hidup masyarakat. [2] Mode <italic id="_italic-34">fashion</italic> berhubungan erat dengan karakteristik individu terutama wanita, kalangan muda dan pengetahuan mode atau <italic id="_italic-35">fashion</italic>, yang nantinya dapat berpengaruh terhadap kepercayaan konsumen saat mengambil keputusan pembelian.</p>
      <p id="_paragraph-16">Perubahan gaya hidup merupakan salah satu akibat dari perkembangan zaman, yang mana dimotivasi oleh sikap hedonis. zaman sekarang, berbelanja bukan hanya untuk pemenuhan kebutuhan fungsional tetapi juga emosional sehingga dapat memberikan kesenangan. [2] <italic id="_italic-36">H</italic><italic id="_italic-37">edonic shopping motivation</italic> merupakan suatu alat yang digunakan secara langsung yang menyajikan manfaat dari pengalaman berbelanja seperti kesenangan terhadap hal baru.</p>
      <p id="_paragraph-17">Setelah masyarakat memandang brand image yang kuat, kesadaran fashion yang tinggi, memiliki kesenangan yang berarti dan motivasi yang kuat hingga berubah menjadi pembelian secara tiba tiba yang diawali ketika masyarakat masuk dalam toko dan ada produk, promo atau diskon yang tidak diperkirakan sebelumnya. impulse buying adalah bentuk pembelian atau kegiatan belanja yang sebelumnya belum direncanakan. [2] Pembelian impulse sering terjadi secara mendadak, yang mana berawal ketika konsumen memiliki kesenangan yang berlebih dan motivasi yang kuat hingga berubah menjadi suatu keinginan agar bisa membeli produk secara langsung dan tanpa memikirkan atau mempertimbangkan, mencari informasi dan memilih alternatif lain.</p>
      <p id="_paragraph-18">Impulse buying dapat juga terjadi akibat dorongan emosi. Emosi seseorang yang positif dapat meningkat karena faktor lingkungan yang mendukung seperti ketertarikan pada promo atau diskon, even tertentu, model yang cocok dan bagus dengan diri mereka. P<italic id="_italic-38">ositive emotion</italic> adalah suasana hati yang mempengaruhi dan menentukan intensitas pengambilan keputusan konsumen.</p>
      <p id="_paragraph-19">Berdasarkan penjelasan diatas, maka gap dalam penelitian ini membahas tentang kesenjangan yang terjadi antara teori brand image, fasion involvement dan hedonic value dengan fakta yang terjadi di lapangan. dalam menjalankan bisnisnya Ramayana Bungurasih Sidoarjo mengusung konsep life style yang selalu menyediakan kebutuhan keluarga yang lengkap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. namun saat ini mulai hadirnya berbagai perusahaan retail yang lebih besar dan lebih luas serta juga menyediakan kebutuhan keluarga yang lengkap. hal ini menyebabkan masyarakat yang mudah merasa bosan dan ingin merasakan sesuatu yang baru akan berpindah kepada kompetitor lain dan tidak melakukan pembelian impulsif. [3] Manfaat merek dibedakan menjadi dua jenis yaitu manfaat fungsional dan emosional. manfaat fungsional lebih mengarah pada kemampuan atau fungsi dari produk yang ditawarkan, sedangkan manfaat emosional yaitu kemampuan atau fungsi dari merek yang dapat membuat pengguna merasakan sesuatu saat pembelian atau saat konsumsi.</p>
      <p id="_paragraph-20">Untuk produk fashion, Ramayana Bungurasih Sidoarjo merupakan perusahaa ritel yang menyasar segmen menengah bawah dan segmen bawah dengan menyediakan produk fashion dari berbagai merek, model terbaru, dan harga murah agar bisa menarik semua kalangan mulai dari anak anak, remaja, dewasa dan orang tua. namun saat ini mulai hadirnya berbagai perusahaan ritel yang menyasar segmen menengah atas dan segmen atas dengan menyediakan produk fashion yang bermerek (branded) sehingga masyarakat yang memiliki kesadaran akan fashion dan ingin menunjukkan kelas sosial akan berpindah kepada kompetitor lain dan tidak melakukan pembelian impulsif. [4] Konsumen yang memiliki keterlibatan fashion yang tinggi memungkinkan melakukan pembelian secara impulsif pada produk produk fashion.</p>
      <p id="_paragraph-21">Pada saat ini Ramayana Bungurasih Sidoarjo telah memiliki gerai arena bermain (zone 2000) dan tempat karaoke yang bisa dijadikan tempat hiburan dan berkumpul bersama keluarga maupun teman sehingga merasakan kesenangan dan nyaman. namun saat ini mulai hadirnya berbagai perusahaan ritel yang juga menyediakan arena bermain, tempat karaoke dan sudah ada bioskop yang menjadi daya tarik untuk anak milenial atau anak muda yang suka nonton film. hal ini menyebabkan masyarakat tidak melakukan pembelian impulsif dan berpindah kepada kompetitor lain. [5] menyatakan bahwa perilaku impulse buying merupakan dorongan oleh tujuan mencari kesenangan atau sikap hedonis yang mengakibatkan pelanggan mempunyai keinginan untuk membeli bahkan memiliki produk yang diinginkan.</p>
      <p id="_paragraph-22">Berdasarkan pada uraian diatas penulis tertarik ingin melakukan sebuah penelitian dengan judul “Pengaruh <italic id="_italic-39">Brand Image, Fashion Involvement, Hedonic Value</italic> Terhadap <italic id="_italic-40">Impulse Buying</italic> Dengan <italic id="_italic-41">Positive Emotion</italic> Sebagai Variabel <italic id="_italic-42">Intervening </italic>Pada Ramayana Bungurasih Sidoarjo.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="heading-88be75fa8ec4cab0fae58b609b0f6aa9">A. Pendekatan Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-23">Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. [6] Kuantitatif merupakan metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik dengan tujuan menguji hipotesis yang ditetapkan.</p>
      <p id="paragraph-e5657d7be200618136a9b037730999b0">B. Lokasi Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-24">Lokasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah di Ramayana Bungurasih Jl. Letjend Sutoyo, Bungurasih, Kec. Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.</p>
      <p id="paragraph-33854f84a0cd0c69b21ee2d5cf9a7155">C. Rancangan Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-25">Berdasarkan latar belakang, jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian kausal-asosiatif yang merupakan penelitian yang bertujuan untuk menguji hubungan sebab-akibat antar, jadi terdapat variabel independen, variabel intervening dan variabel dependen. Sedangkan data diperoleh dengan metode survey yang digunakan untuk mendapatkan data dari tempat tertentu dengan melakukan pengumpulan data melalui penyebaran kuisioner.</p>
      <p id="paragraph-ee3d3b9652bcd26702ded122d23e2408">D. Populasi dan Sampel</p>
      <p id="paragraph-81a2be5d4eab4e558a41b3d837a51b05">1. Populasi</p>
      <p id="_paragraph-26">[6] Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang berbelanja Ramayana Bungurasih</p>
      <p id="paragraph-dffe5152fd6bc23502184df8ecfc30d1">2. Sampel</p>
      <p id="_paragraph-27">[6] Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang akan digunakan adalah <italic id="_italic-43">nonprobability sampling</italic> yaitu teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang/kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Metode penentuan sampel menggunakan <italic id="_italic-44">purposive sampling </italic>yang artinya metode penentuan sampel berdasarkan pertimbangan/kriteria tertentu. Adapun penentuan kriteria sampel yang digunakan adalah:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-63cd6f764a02a305fdb5982488bb0d5e">
        <list-item>
          <p>Responden yang berumur mininal 17 tahun</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Responden yang pernah berbelanja di Super Indo minimal 2 kali</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-28">[6] Penentuan jumlah sampel dengan analisis menggunakan PLS-SEM minimal direkomendasikan antara 30 sampai 100. Sehingga jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 responden.</p>
      <p id="paragraph-889335eeaa3565de9b7f738c01e66c26">E. Jenis dan Sumber Data</p>
      <p id="paragraph-e268173bc4ecabde912ad8f13c2b7225">1. Jenis Data</p>
      <p id="_paragraph-29">Sumber data yang digunakan oleh peneliti adalah:</p>
      <p id="paragraph-6a14f0bb98f01cc15df6432396862e43">a) Data Primer</p>
      <p id="_paragraph-30">[6] Sumber yang langsung memberikan data kepada pengumpul data. Data primer dalam penelitian ini berupa penyebaran kuisioner kepada konsumen Ramayana Bungurasih Sidoarjo. Pernyataan dalam kuisioner berisi tentang <italic id="_italic-45">brand image, fashion involvement, hedonic value, impulse buying </italic>dan <italic id="_italic-46">positive emotion</italic>.</p>
      <p id="paragraph-a38a9262214f0ac3ba16996814672480">b) Data Sekunder</p>
      <p id="_paragraph-31">sumber data sekunder diperoleh dari data primer yang telah diolah lebih lanjut dan disajikan kembali. data sekunder pada penelitian ini adalah berupa profil perusahaan Ramayana Bungurasih Sidoarjo.</p>
      <p id="paragraph-d4c5407d4044350071340afe78f98467">F. Teknik Pengumpulan Data</p>
      <p id="_paragraph-32">[6] Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan instrument berupa penyebaran kuesioner kepada responden. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Kuesioner dapat berupa pertanyaan atau pernyataan tertutup atau terbuka dapat diberikan kepada responden secara langsung atau dikirim melalui pos atau internet. Kuisioner dalam penelitian ini akan disebarkan kepada konsumen yang berada di Ramayana Bungurasih Sidoarjo</p>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <sec id="heading-3a1900e637ad6494f33d9b75b81fffc3">
        <title>Teknik Analisa Data</title>
        <p id="heading-28b2a6ddedb781c74485033ba9fd03d5">1. Evaluasi Model Pengukuran (<italic id="italic-1">Outer Model</italic>) [7]</p>
        <p id="paragraph-b6c068830c9ef49ae81d742b748ba406">a) <italic id="italic-083ef41b0e6b11998da961df119a6cc6">Convergent Validity</italic></p>
        <p id="_paragraph-33">Uji <italic id="_italic-47">convergent validity</italic> dapat dilihat dari nilai <italic id="_italic-48">loading factor</italic> untuk tiap indikator konstruk dengan nilai yang diharapkan adalah 0,7. Untuk nilai <italic id="_italic-49">average variance extracted</italic> (AVE) harus lebih besar dari 0,5.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-1">
          <label>Table 1</label>
          <caption>
            <title>Hasil Uji Validitas Konvergen</title>
            <p id="_paragraph-36">Data primer diolah dengan SmartPLS 3.0</p>
          </caption>
          <table id="_table-1">
            <tbody>
              <tr id="table-row-e610927733f104f03b129653c1126c6e">
                <td id="table-cell-43fbdf51018f34572cf99ec76063025e">Variabel</td>
                <td id="table-cell-3500a92ec4943008468454de728762ba">Indikator</td>
                <td id="table-cell-5c24e77b59440c3b713daffa08acd2ac">Loading Faktor</td>
                <td id="table-cell-4c2326a21ecae22173eb0648345af2b6">AVE</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c965808e2cee57750d3360c48683b133">
                <td id="table-cell-ae9b9c55c51cf85ee327df646aec31ad">Brand image (X1)</td>
                <td id="table-cell-730b9e449056cba34b45e2036783df3c">X1.1</td>
                <td id="table-cell-a0aa63381bb3663b23aab1f4436aa842">0,936</td>
                <td id="table-cell-3a9ee505751a89075e81bd1118afe286" rowspan="4">0,829</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f815f81e48774c9b31b61ca5a1b4c5f5">
                <td id="table-cell-3a35e94ef891e193edf20df706d3e4ee" />
                <td id="table-cell-9b5a59a992cd2368751098241a73da9e">X1.2</td>
                <td id="table-cell-38b3887fcd09a7a72933cea42fe72706">0,939</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9a47166403737f7864f4fec1a59d75d2">
                <td id="table-cell-e66fd038b0f88a115f2dc9f6c18d114b" />
                <td id="table-cell-bc15671c753838fffa940a97c1fea171">X1.3</td>
                <td id="table-cell-a19bfb080410166c1f15ff5d72ad5a80">0,886</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-fe34b69acc8258b02493d46b66506f99">
                <td id="table-cell-7d3d9ba8e68b3aa35645288a10f1a917" />
                <td id="table-cell-94c26837062eee4e691321c397b49e84">X1.4</td>
                <td id="table-cell-7a84d8df69f618d32a38145e1b275354">0,880</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9713f4dbc5798de26e39888e66daf38d">
                <td id="table-cell-e3200d36e60cd2ba3412ba410f1b85e0">Fashion Involvement (X2)</td>
                <td id="table-cell-888ef2ac62eb48be9ccbe17b7d0fde25">X2.1</td>
                <td id="table-cell-99f4bd99a066b72d15754024e6fe1da6">0,765</td>
                <td id="table-cell-1882f05ab82850121864c3d9804a723c" rowspan="4">0,728</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-bba84623e5b2c0facabd024a2f469693">
                <td id="table-cell-f8906040a76b186661c265a095d8492e" />
                <td id="table-cell-60f55bc56b75d867eef10ada854ba37c">X2.2</td>
                <td id="table-cell-4746c75ab9adecc0f5c4fb8a8e8b2131">0,898</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f3895b467315cfd52b62761502c445a6">
                <td id="table-cell-e07b49dde55b28b8c7462d9bba5e22e1" />
                <td id="table-cell-ea0893e22c26954876274c36fa009485">X2.3</td>
                <td id="table-cell-fb121c19223ad4c8397fcc65a22dabe2">0,873</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9210d86a1522b740ac78cb4686cddfb4">
                <td id="table-cell-1863d7e0148dd9f10d69562a6e0ae273" />
                <td id="table-cell-fc29c43b6f97c88f81c131bbe77ab7a2">X2.4</td>
                <td id="table-cell-9db734cb54c492af3aea0a9a8c1587b3">0,871</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-537caed031e4727d1f454fb5f1e8a5c4">
                <td id="table-cell-6d49201a478e9300051d664252644fc5">Hedonic Value (X3)</td>
                <td id="table-cell-fd52b9cf528b7896f6564ebf0d61dee3">X3.1</td>
                <td id="table-cell-bac507d8c1e6a77b8e35f9a3049d39ae">0,888</td>
                <td id="table-cell-10642484a83c7d82d74df54b4ba006c6" rowspan="6">0,689</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-4c70da67a09445340b5837cbdd2ac688">
                <td id="table-cell-3e4500739cd9535ea196ac5ee9d2b890" />
                <td id="table-cell-a053f608e3436a425a26ee629f98f6e0">X3.2</td>
                <td id="table-cell-9ff7317e6bf601e2412fbc701a55b115">0,870</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-569ccdd482d6f440833091af4c3b7d5d">
                <td id="table-cell-1a3989ae116457fbef1da4a816106b5f" />
                <td id="table-cell-1795fd93d7fd1775e4a1d0e85f7b3068">X3.3</td>
                <td id="table-cell-eb3b9054872f990fe71d31bb84743595">0,891</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ab73967b4c5732e6e9bbfece90080972">
                <td id="table-cell-65b64ffc96c6a491297eb474d81b2e0f" />
                <td id="table-cell-95ba84e5c756f0273a7c83fbc730d508">X3.4</td>
                <td id="table-cell-a034a2b8e1d38afb81904b975f1a53f5">0,887</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-35f38f401c26e386311bac711258e9b6">
                <td id="table-cell-967510c5e1aa7a53df523ee134a9d6e2" />
                <td id="table-cell-ca092def2c6a3eea8ddf127ca0e9f51e">X3.5</td>
                <td id="table-cell-4491fa22a6fc4d9144ece3cb3ce52bc9">0,648</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a55b2da8524f236c979d7ff7102d583d">
                <td id="table-cell-1c4787dd2f9c9ceb616bcb7f8cc3db36" />
                <td id="table-cell-61817e71a2814ae660a03fefff0f422f">X3.6</td>
                <td id="table-cell-8e93f7c4ccedc6388d70e892dda62fa5">0,768</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a1d8ebe8d12067951cbe20bf8b5d41e3">
                <td id="table-cell-771f9df24619754a69e494a80910ee19">Impulse Buying (Y)</td>
                <td id="table-cell-2f2ac470e977fdbe4487e06cf6fe2fb9">Y.1</td>
                <td id="table-cell-3d8cad4a76662cd2423ee543e1aed723">0,810</td>
                <td id="table-cell-fd4a8bb8e6be2a1349038c73ea9dfa44" rowspan="4">0,739</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b9ba8c1e8d9c9483680bc6a97e34db99">
                <td id="table-cell-7717fa2199d0ccd15b2cd8b773743935" />
                <td id="table-cell-592431d0c9b43b570d08d5f4a06a93d5">Y.2</td>
                <td id="table-cell-ab436f1222c8069d93167c097be62724">0,907</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-5245c7b3c8ec6268e50b00700dbd8eb7">
                <td id="table-cell-3a8a9d6b89f97c6a3e12e4ddc131cf83" />
                <td id="table-cell-0ae04d19af70ce92975e4dd922698af8">Y.3</td>
                <td id="table-cell-9b9785165d800d5cb28cee7388c7fcf9">0,852</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-6e54ae2b973497b2397cc80f890a1a8d">
                <td id="table-cell-dba7150fc6279cbb150449d7b0494c3c" />
                <td id="table-cell-bd81be8db4d4acb6994d541bd1492a31">Y.4</td>
                <td id="table-cell-09c6412abc140c00c16f6c6b3da93e3c">0,867</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7308808f8ce5fdaf992de5f125d73a95">
                <td id="table-cell-b07aca68c4a53cb120a1bb81b7e008c2" rowspan="3">Positive Emotion (Z)</td>
                <td id="table-cell-3852dda6b5b75182c7445fe2a480d190">Z.1</td>
                <td id="table-cell-5b4db0e4e0b737266e7c06cb54f0b27c">0,958</td>
                <td id="table-cell-dcd33c39b394eedae5e9b7795a75f77e" rowspan="3">0,886</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-624889d87281bb7d25ce0ba8625977f5">
                <td id="table-cell-090b76b77929ef1191b0507388823f12">Z.2</td>
                <td id="table-cell-d6040f977d8093e81a8953a0dc07ca40">0,937</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-39a656917cf85ed88e6c1b4bd070a2de">
                <td id="table-cell-9fddc45cdb12494f6adf17787d736998">Z.3</td>
                <td id="table-cell-1266e695dea14b568958cafed6b8f745">0,929</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-38"><italic id="_italic-60">Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa seluruh indikator memiliki nilai loading </italic>factor<italic id="_italic-61"> lebih besar dari 0,7 dan juga semua variabel menghasilkan nilai </italic>Average Variance Extracted<italic id="_italic-62"> (AVE) yang lebih besar dari 0,5. dengan demikian berdasarkan validitas konvergen semua indikator tersebut dinyatakan valid untuk mengukur variabelnya.</italic></p>
        <table-wrap id="_table-figure-2">
          <label>Table 2</label>
          <caption>
            <title>Average Variance Extracted (AVE)</title>
            <p id="_paragraph-41">Data primer diolah dengan SmartPLS 3.0</p>
          </caption>
          <table id="_table-2">
            <tbody>
              <tr id="table-row-5c44ab8f612dc2c0af94e816749fae59">
                <td id="table-cell-46adc94ba7485167cbf8d57f40f1c1cc" />
                <td id="table-cell-e5f68916018d0167ea22dbc3e2ba7958">AVE</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f7c4a2eae8f15884fe990e0a95883705">
                <td id="table-cell-2d7cf390ec443440a67570ee48f0dcc8">Hedonic Shopping Value (X1)</td>
                <td id="table-cell-91f93c2192028563ccc5d0cd93ee430f">0.797</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-8dcad4c819347f4a8aecf76e8dfbc04b">
                <td id="table-cell-0fe80e519f5bc3976b0da3b035b42ea4">Price Discount (X2)</td>
                <td id="table-cell-337355cf54d39ae26eb7b51af4a66760">0.770</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-0e8b9c876e287ccaa2b15c927e395241">
                <td id="table-cell-65869c907c2d1d54bdee5a68333b5d60">Store Atmosphere (X3)</td>
                <td id="table-cell-4d88f23c76dd88b419ef7c0f62f0714f">0.708</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-382b4e6b7f067d73afab53b058c6e196">
                <td id="table-cell-4567dee9ea6857fe9b78972c231f864d">Impulse Buying (Y)</td>
                <td id="table-cell-92d42e18174856cf5ab07f59208c7a27">0.707</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-54895d3c74d557826e97123b2edf9eb5">
                <td id="table-cell-3ff76c847810f87a913344db83e204f5">Shopping Emotion (Z)</td>
                <td id="table-cell-9784c0303adee46c0976024437631843">0.806</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-43">Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui nilai AVE dari variabel <italic id="_italic-71">hedonic shopping value (X1)</italic>, <italic id="_italic-72">price discount (X2)</italic>,<italic id="_italic-73">store atmosphere (X3)</italic>, <italic id="_italic-74">impulse buying (Y)</italic>,dan <italic id="_italic-75">shopping emotion (Z)</italic>adalah lebih besar dari &gt; 0,5. Dengan demikian bahwa seluruh variabel penelitian ini valid.</p>
        <p id="paragraph-1233afbe59ce7fc28ead04de9919bba4">b) <italic id="italic-6d7b7f9ddcbfba3c5c56a38786d41e7a">Discriminant Validity</italic></p>
        <p id="_paragraph-44">Uji <italic id="_italic-76">discrimianant validity</italic> dengan melihat nilai <italic id="_italic-77">cross loading</italic> untuk mengetahui apakah konstruk memiliki <italic id="_italic-78">discriminant</italic> yang memadai. Nilai <italic id="_italic-79">cross loading</italic> untuk setiap variabel harus &gt; 0,7.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-3">
          <label>Table 3</label>
          <caption>
            <title>Hasil Uji Validitas Diskriminan/Cross Loading</title>
            <p id="_paragraph-47">Data primer diolah dengan SmartPLS 3.0</p>
          </caption>
          <table id="_table-3">
            <tbody>
              <tr id="table-row-8bf78fdee1a9d04a8fdbeff8a25a5da4">
                <td id="table-cell-7589bdce27f24d7433207ccd2a90bc4a" />
                <td id="table-cell-4e4c94bdf258d057aee7bef9a19244c6">X1</td>
                <td id="table-cell-0ca9457e6f73f06cc8fa97c0fcb0c186">X2</td>
                <td id="table-cell-43343929ee5d7f6ec90b08567f843712">X3</td>
                <td id="table-cell-e8776c7905ef977ae1792cad6ba56443">Y</td>
                <td id="table-cell-e5b9d62dac083723f2b3e2c1f6625c3b">Z</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-12f18559915316b852c17dd3c5e3464d">
                <td id="table-cell-528141a6c49b1f72efa160b4dc4c7772">X1.1</td>
                <td id="table-cell-c1d58071e75696e79fa952f09caf5eb4">0,936</td>
                <td id="table-cell-08a8dd8462afbeed496aa8017653ec1d">0,715</td>
                <td id="table-cell-8bd51c36ef8637305e50b6ea8bd4b263">0,645</td>
                <td id="table-cell-2d7f71c2f67ea8a5ec39e545a0692b80">0,782</td>
                <td id="table-cell-24079aae1a96429d75011e25bb15b097">0,742</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b5b09fac158a1be028fd3e596a60d7fa">
                <td id="table-cell-4a47dc17c221f2ad396cb3f90432e3da">X1.2</td>
                <td id="table-cell-65a757e175025120ed717fd5ca16d9c2">0,939</td>
                <td id="table-cell-be3452af03cd17b4ff1e73d6c220efca">0,728</td>
                <td id="table-cell-f17c748d101ac0a845eb7f4b8263b45c">0,582</td>
                <td id="table-cell-bacc40382699210d7b6f52d170ec660f">0,790</td>
                <td id="table-cell-42f45083d636c6344251897e0eff5f5d">0,744</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a4bf23369d633566eb8b6670c4474187">
                <td id="table-cell-61f0317f531a981d18d1ccbe6061f39e">X1.3</td>
                <td id="table-cell-1067ed8e3c68c4fdf15847981986c520">0,886</td>
                <td id="table-cell-b5030a134a41ac8162f068f5999916a4">0,660</td>
                <td id="table-cell-2b39c2aab5bf45969df12e6776eade58">0,621</td>
                <td id="table-cell-3588ad9937765b94193adcba77123578">0,686</td>
                <td id="table-cell-b521bcc0198502597cee67b10bf7ae22">0,751</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-600aa846bf639ac2cf59367e288ca96e">
                <td id="table-cell-1f8f976d09da1bca99755d2324b6aa3f">X1.4</td>
                <td id="table-cell-c835cfe14a861bfd17d6b0cb048f9410">0,880</td>
                <td id="table-cell-b759daeb4f619b6ae5a8c5800d8deba4">0,657</td>
                <td id="table-cell-034e9e3fc280f46a5a559408c72c69b2">0,572</td>
                <td id="table-cell-efbf4c1c8ecf099920dd9609ea5fd003">0,653</td>
                <td id="table-cell-9b3d22e31e559e3ea293c2f1093c512c">0,671</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a5b396b6d86d9763d1381867d7d7877a">
                <td id="table-cell-05ce05c510da40426f9ab597d9a9eb58">X2.1</td>
                <td id="table-cell-e3a9b5f6ec8fe34a4eaa83b276d75fd8">0,526</td>
                <td id="table-cell-9167acac484bf66816a0fb3b3a60b6d1">0,765</td>
                <td id="table-cell-1053dfa5842380d9c57941f1447f7b9e">0,411</td>
                <td id="table-cell-84ab937c949447c27c0d03e0ac02f83a">0,577</td>
                <td id="table-cell-1f27dcb79e6d6c3fba8a6cbd3e9797d1">0,516</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-bde353da7c1e4e9e7d772fb1bad10bc0">
                <td id="table-cell-31f0cae8d9d43757b3e1b8fcd9b9dff5">X2.2</td>
                <td id="table-cell-d53f5f0cfca215beef69032a90e1006d">0,706</td>
                <td id="table-cell-eee897243c73eaa4eb79b47e9cc407bf">0,898</td>
                <td id="table-cell-5935c31b0d2b1ce2aa2866c6b911ad19">0,628</td>
                <td id="table-cell-4c700b5904fdd0d3e75436bac4bf9641">0,694</td>
                <td id="table-cell-63ec9e68f38884bf51e1b6df428554ef">0,764</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-e1610927025fd7371d98aeb82ae3b15f">
                <td id="table-cell-71f0f7a3b1ed0352d2578db930f53e0f">X2.3</td>
                <td id="table-cell-43ac458926c7bd84a7fe24846c7c85ae">0,629</td>
                <td id="table-cell-c43bf7f6e7dc439599d248c3efc58641">0,873</td>
                <td id="table-cell-101da67cb4079f625b5b4bc930882b4c">0,536</td>
                <td id="table-cell-620f3dd73932bc82a7075f0846c3e653">0,699</td>
                <td id="table-cell-7785e16bcf0200f26884f1bcbb9187de">0,685</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-08ab6bd20e20d74672a92069000696eb">
                <td id="table-cell-77781a4b9742d414c526eca6d0257827">X2.4</td>
                <td id="table-cell-538096fd631582984de7a65cbf2faade">0,707</td>
                <td id="table-cell-3a74e8e887ada0afb5e1cb0dbfbec88c">0,871</td>
                <td id="table-cell-d1bb7c39c887ce7ae8f4746a2fff3922">0,566</td>
                <td id="table-cell-91aa91dff5cc7d93f87249cbd79cacb5">0,755</td>
                <td id="table-cell-c237724d10f93f9c1b7e8e0743d15846">0,728</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-39e0e443e7a030f1ffa155d1ebb1eec2">
                <td id="table-cell-9add4bb565a9ae79927ccf885d029989">X3.1</td>
                <td id="table-cell-aa0297a206db62122a490ca0d5f399a5">0,629</td>
                <td id="table-cell-c389cbafdec213737c2b2e42566c3c16">0,590</td>
                <td id="table-cell-cb337dd9b166f4a470edbcb445cb7ac0">0,888</td>
                <td id="table-cell-98155908dbe276c5a772abd32551cf07">0,682</td>
                <td id="table-cell-ea0c318506b6077ed8ff8343058b884a">0,695</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-8b62faf0412013419e0933de46c25eb1">
                <td id="table-cell-6d7b44263c8d2aa7cd822e39cbf4f342">X3.2</td>
                <td id="table-cell-8991a5676dcfc77d56529a8f33eb8b7e">0,539</td>
                <td id="table-cell-d3c1f4593ed8965e174df8ddf5d4d3e9">0,566</td>
                <td id="table-cell-dc90adedb48ecb846d4995b3982e3dd6">0,870</td>
                <td id="table-cell-4759aebc38c5f176bb2c091c1404fd7f">0,562</td>
                <td id="table-cell-2dd23c0be7da5f15f06e85a860a7552c">0,650</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-19f79bbfead7f0e0de910ea68f48618a">
                <td id="table-cell-631ad3df03b958ce823612bd06b77067">X3.3</td>
                <td id="table-cell-8eae75de2a8f25c724446670f79d2720">0,614</td>
                <td id="table-cell-21e2e7f5402877dc1ada5e45a1409cff">0,607</td>
                <td id="table-cell-2f4d43f2573b9c699383104ab8651e2d">0,891</td>
                <td id="table-cell-c63c27553f092597734dec981c392441">0,612</td>
                <td id="table-cell-b855fb63aa385e30bdf815030133281b">0,638</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-488b76212125bc35230b33ffa9055427">
                <td id="table-cell-184026fa21c192be607d8b03565813f5">X3.4</td>
                <td id="table-cell-eb53c45183626349808113009375e2bb">0,584</td>
                <td id="table-cell-c40d932b17524b305b7e61b751d9ac10">0,531</td>
                <td id="table-cell-90401c0800aed180d43ae1dd9f70caac">0,887</td>
                <td id="table-cell-49266cb4ba380076f2408e187182f208">0,582</td>
                <td id="table-cell-577992e82f3a0998ad6543727bed94fc">0,592</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-3e8add5a540aa3d3d812cfee1af762a3">
                <td id="table-cell-713bfa42a01075785b3baa6be2e17a46">X3.5</td>
                <td id="table-cell-d030e747dfbbb832f88f8c9c9c7f3588">0,323</td>
                <td id="table-cell-7dab3ccc75e88086f4df473d3cdc7731">0,369</td>
                <td id="table-cell-119b0886bc76a6772a35c7d462b15349">0,648</td>
                <td id="table-cell-fd4cbbdc49931f8c384264f6d52b288b">0,429</td>
                <td id="table-cell-35d80e4839a1730de0a81b3ee5784aae">0,418</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-999c0bb2724a81de4d4332cdd21c7f31">
                <td id="table-cell-15936f97a0e8a71145fb750a9b83d456">X3.6</td>
                <td id="table-cell-25127fe24500aaeba37afbcfa67c276b">0,569</td>
                <td id="table-cell-372baf4f2c4499a1520a6ae3fed11f85">0,459</td>
                <td id="table-cell-3b74fba2f7169264614cd06764075cd9">0,768</td>
                <td id="table-cell-007f6fb77524915b9d3d8cc592c7b763">0,577</td>
                <td id="table-cell-ae349c4bf5db24d02ba09b36054621e4">0,530</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-76b5acb12aad59f10c2d9fb91ddc3054">
                <td id="table-cell-417d369248440f9346e7a080f85c6ca2">Y.1</td>
                <td id="table-cell-42cde75ace7dbcee6166f00a9f2732be">0,622</td>
                <td id="table-cell-712e43a48fc799460fb7ea32d8350c7f">0,681</td>
                <td id="table-cell-856d17c8eb6bcad225899fa521e937d2">0,479</td>
                <td id="table-cell-5fe5bd31bccb95ac77423ca944be16c9">0,810</td>
                <td id="table-cell-2f4bc401706fb45beaed0289785366ea">0,668</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-3845f17a13cfbbdb63832bc3b5918853">
                <td id="table-cell-8fe7a8258ab68279ac20d7ea83a83bfd">Y.2</td>
                <td id="table-cell-7d5fa8d58a142849879226671b23ff72">0,768</td>
                <td id="table-cell-2f92d4025a918ea9f36763fc499d6082">0,740</td>
                <td id="table-cell-305bf630302cd597d31c8547726728ae">0,668</td>
                <td id="table-cell-0f7afab5c1872116f4772ede4f45e070">0,907</td>
                <td id="table-cell-96496f79a01dd35413083ab3cd588b57">0,810</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-42f49b7fcaf54ca500bec001f6ac4ea1">
                <td id="table-cell-6b9eef194524092b0c3c9a38a019215f">Y.3</td>
                <td id="table-cell-c35cb06fa6bf9d38d94b111b50896f74">0,720</td>
                <td id="table-cell-5a4cf3f24f947f0b40889b592462df18">0,686</td>
                <td id="table-cell-6b307317a36abaff06e8cba6604bf5a8">0,683</td>
                <td id="table-cell-dccc6345a791a668756e548ad973eec9">0,852</td>
                <td id="table-cell-7408e6c3433e037f3330aefa6c1660ba">0,721</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-145fad7b0ae2657597f8a74707d0db8c">
                <td id="table-cell-59b27302713a8d1a0a1af0ea24ab82f2">Y.4</td>
                <td id="table-cell-723661f147b2ce520b7d4d954c205fcc">0,634</td>
                <td id="table-cell-1b56f1f28384fb63c230d6edeebc92d2">0,651</td>
                <td id="table-cell-b5ecc01d72349a43b0cd00e0d15387d2">0,552</td>
                <td id="table-cell-ab5134bf350106fe7460670c8abd9b8d">0,867</td>
                <td id="table-cell-a051c66715ca113047da658d36680bde">0,706</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a15114954c1d48d9cee625b77a5113f7">
                <td id="table-cell-abdff773d9913de77752733c4b56db25">Z.1</td>
                <td id="table-cell-be32e0fcfc9dd2b2def4db21728d5558">0,768</td>
                <td id="table-cell-91f1c1fd1d8ec58f87fbef203ed72ef6">0,744</td>
                <td id="table-cell-c08f3843343464151ca3e85b0fa6108b">0,721</td>
                <td id="table-cell-6d403784d4e8826e6054774c6b41ae2a">0,815</td>
                <td id="table-cell-844ea4eb40c59bf7f200a204b0bc475b">0,958</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-643beb45bc205f566eda92744a5983c2">
                <td id="table-cell-0e03d93a520f08e4f54af316de20a95f">Z.2</td>
                <td id="table-cell-d709e4ff8f6ff711c21eb38e0b09ec58">0,679</td>
                <td id="table-cell-2b4913eccf1bf9384249eddc77ea43ec">0,732</td>
                <td id="table-cell-7048e58ca0800c5742c5d0b074a50d2a">0,655</td>
                <td id="table-cell-7872edc11679e2b9be3b016404889a81">0,739</td>
                <td id="table-cell-18489b958bc95dbc71cf3236d4d947f9">0,937</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a17c7f79bae3d2d5dc56f3705cf80051">
                <td id="table-cell-09296bdb4ae52ea8c41a00e5afe70cf7">Z.3</td>
                <td id="table-cell-99a0fc2fe9c7556277bf7fb0aec8b1c4">0,804</td>
                <td id="table-cell-9167394f05f07d7306ab666fa246a7e0">0,775</td>
                <td id="table-cell-66057690cc324980735d5f196a196ddc">0,646</td>
                <td id="table-cell-1557ea2a91c4c4c6cf1c77a6fa098bcf">0,835</td>
                <td id="table-cell-4be4042231780c147c80237d6378f333">0,929</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-49">Berdasarkan diatas adalah hasil pengukuran <italic id="_italic-83">cross loading</italic>. dari tabel diketahui bahwa keseluruhan indikator indikator dari seluruh variabel (font tebal) menghasilkan nilai loading yang lebih besar dari nilai loading pada variabel lainnya. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa dari uji validitas diskriminan, masing masing indikator mampu mengukur variabel laten yang bersesuaian dengan indikatornya.</p>
        <p id="paragraph-1cc547d10678405f5b9a7da11f031f11">c) Reability</p>
        <p id="_paragraph-50">Uji reabilitas dilakukan untuk membuktikan akurasi, konsistensi dan ketepatan instrument dalam mengukur konstruk. Reabilitas suatu konstruk dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara yaitu <italic id="_italic-84">cronbach’s alpha</italic> dan <italic id="_italic-85">composite reability. </italic>Konstruk dinyatakan <italic id="_italic-86">reliable</italic> jika nilai <italic id="_italic-87">cronbach’s alpha</italic> maupun <italic id="_italic-88">composite reability</italic> diatas 0,7.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-4">
          <label>Table 4</label>
          <caption>
            <title>Hasil Uji Reliabilitas Konstruk</title>
            <p id="_paragraph-53" />
          </caption>
          <table id="_table-4">
            <tbody>
              <tr id="table-row-e52f73f745dd5f6713abac3501d59ede">
                <td id="table-cell-5e27570d4e25406aca439abf1d2119fd">Variabel</td>
                <td id="table-cell-94818cf7d18305dc563e5fad7bef43cf">Cronbach's Alpha</td>
                <td id="table-cell-81d5ce0b71289c21fe8667f5f497c17f">Composite Reliability</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-183e29e2ea35343f05c4e067ac650eb6">
                <td id="table-cell-062afc76a0f23c24894c3c37a64456ae">Brand image (X1)</td>
                <td id="table-cell-523561e797ee6c8152f432f349133e0a">0,931</td>
                <td id="table-cell-1d97777dadf54b38eebcef6d25c7a893">0,951</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-8c35cb43ee5a7c5f3874b0927187d46d">
                <td id="table-cell-233dd1ac60788b74d7c52cb66b1e8733">Fashion Involvement (X2)</td>
                <td id="table-cell-587c31738329f340367cb829315ad9d7">0,875</td>
                <td id="table-cell-c38644b6d0208bc1420a65038bbf112e">0,914</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ddeeeceb72a6d987a87d3469ed59073c">
                <td id="table-cell-7b4685eb992e63fc9e56876863f298bd">Hedonic Value (X3)</td>
                <td id="table-cell-5d3e13173d0675bbfedbacc9d33cfeb3">0,907</td>
                <td id="table-cell-58355d7e2fe0e1177f37cc3db0ee1ca9">0,929</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-4279d05597d61fbb97ede01051fd58f0">
                <td id="table-cell-31f57482baa154ae971b3a3a7074cc80">Impulse Buying (Y)</td>
                <td id="table-cell-9899f61473b8b1572f11c43f8d8fef58">0,882</td>
                <td id="table-cell-10ef2a5dbbcc9cfa51c5266ddc34a915">0,919</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-971e6bf8e1dfb0e980f86e005741d965">
                <td id="table-cell-5121271d8abd35155334c13135e4f876">Positive Emotion (Z)</td>
                <td id="table-cell-3bb71e64fd569c4077c521d719e9d842">0,936</td>
                <td id="table-cell-63bbbf0ea08f7795dd99de65c2a056be">0,959</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-54">Berdasarkan tabel 3.4 diatas, menunjukkan bahwa nilai <italic id="_italic-98">croncbach’s alpha</italic> dari setiap variabel nilainya lebih dari &gt; 0,7, sedangkan pada nilai <italic id="_italic-99">composite reability</italic> dari setiap variabel nilainya juga lebih dari &gt; 0,7. Dengan demikikan dapat disimpulkan bahwa masing-masing variabel telah memenuhi kriteria reabilitas dan memiliki tingkat reabilitas yang tinggi.</p>
        <p id="paragraph-4125491ab6616fa5b1c8078933969bd0">2. Evaluasi Model Struktural <italic id="_italic-104">(Inner Model</italic>). </p>
        <p id="paragraph-cb199cb26c6ba1f3f08daac4b43b71fd">Bertujuan untuk memprediksi hubungan antar variabel laten.</p>
        <fig id="figure-panel-322b887bab100983300039ee505d0349">
          <label>Figure 1</label>
          <caption>
            <title>Model Struktural (Inner Model)</title>
            <p id="paragraph-961cbde430140b7a51f4b94576a2ad86" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-cc83622cf60d117670bbc813fdd9c147" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="2652 Acopen G1.png" />
        </fig>
        <p id="paragraph-07248274c2993f98bb50450643a6f5b7">a) R-Square</p>
        <p id="_paragraph-57">Nilai R-<italic id="_italic-107">Square</italic> digunakan untuk menjelaskan pengaruh variabel laten eksogen tertentu terhadap variabel laten endogen apakah mempunyai pengaruh yang <italic id="_italic-108">substantive</italic>. Kategori nilai 0,75; 0,50 dan 0,25 menunjukkan model (kuat, moderate dan lemah).</p>
        <table-wrap id="_table-figure-5">
          <label>Table 5</label>
          <caption>
            <title>Hasil Koefisien Determinasi (R<sup id="_superscript-6">2</sup>)</title>
            <p id="_paragraph-60"><bold id="_bold-98"/>Data primer diolah dengan SmartPLS 3.0</p>
          </caption>
          <table id="_table-5">
            <tbody>
              <tr id="table-row-c6be3808852d8477a535cbe316d5ccba">
                <td id="table-cell-e701fc61fa68e95adc16cb44c43e9aa0">Variabel</td>
                <td id="table-cell-d9e36c46a18df7cf5e25705f1ddf70e1"> R Square </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-1b5ab7fd207f1b223d98c585465cf2d9">
                <td id="table-cell-47f435040778eb0115b4fbc739a68c9b">Positive Emotion (Z)</td>
                <td id="table-cell-62eb6b109d5d013144a729641358ae30">0,756</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-481384ed453cadf03616a690df255bd6">
                <td id="table-cell-5b42707bba2ac6986ed4fbbb01222017">Impulse Buying (Y)</td>
                <td id="table-cell-c2c64b8a1ccb8909595ee18b72e15346">0,789</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-62">Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa nilai R-<italic id="_italic-117">Square</italic> untuk variabel <italic id="_italic-118">positive emotion </italic>sebesar 0,756 yang berarti termasuk dalam kategori kuat. Selanjutnya nilai R-<italic id="_italic-119">Square</italic> untuk variabel <italic id="_italic-120">impulse buying </italic>sebesar 0,789 yang berarti termasuk dalam kategori kuat.</p>
        <p id="paragraph-100acafb7b867eda13b5a190352f606c">B. Uji Hipotesis</p>
        <p id="paragraph-2e0f2b69facbd53f9b5115ceed48a212">1. Path Coefficient</p>
        <p id="_paragraph-63">Uji ini dilakukan dengan melihat signifikansi untuk mengetahui pengaruh antar variabel melalui prosedur bootstrapping. Nilai signifikansi dapat dilakukan dengan melihat koefisien parameter dan T-Statistik pada <italic id="_italic-121">path coefficient</italic>. Hipotesis penelitian diterima jika nilai T-Statistik &gt; 1,96 ( t tabel signifikansi 5%). Hasil pengujian signifikansi dan model dapat diketahui melalui gambar dan tabel berikut.</p>
        <fig id="figure-panel-6f357be50fbcef86e47ddb7facd39332">
          <label>Figure 2</label>
          <caption>
            <title>Konstruk Bootstrapping (T-Statitics)</title>
            <p id="paragraph-f84f149ca93b5806d5120a5809f8692b" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-1ad357614cebf847d019dfae88394089" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="2652 Acopen G2.png" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-65" />
        <table-wrap id="_table-figure-6">
          <label>Table 6</label>
          <caption>
            <title>Path Coefficient</title>
            <p id="_paragraph-67"><bold id="_bold-105"/>Data primer diolah dengan SmartPLS 3.0</p>
          </caption>
          <table id="_table-6">
            <tbody>
              <tr id="table-row-e1cf3a157aa3c72f9553edc799fed2ba">
                <td id="table-cell-564805f4c7a227f99f338024c54a5f5d">Pengaruh</td>
                <td id="table-cell-c9f7dc919388b6640ce6b308fe2bfddc"> Koefisien </td>
                <td id="table-cell-e5a8c064fe3e825c7b353bcd9ba1f2ff"> T Statistics (|O/STDEV|) </td>
                <td id="table-cell-dbc2357b3784a94ed33888fa1db8795f"> P Values </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f4677ec6b1bd82238364f03cbbc35234">
                <td id="table-cell-f885125a37cee201810e951a2cb3f284">Brand image (X1) -&gt; Impulse Buying (Y)</td>
                <td id="table-cell-4bf9c7110eace6bdfa80a22b7ad279f0">0,232</td>
                <td id="table-cell-aced2a6c1b6abe27a006a2f525ada7d7">2,500</td>
                <td id="table-cell-dcfdcecca76825963070f995ab8f0ac9">0,013</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-28dd74662e2811a380b5149bfd8297d1">
                <td id="table-cell-aa8e293ba0e41a4dfd83f1c7506607aa">Fashion Involvement (X2) -&gt; Impulse Buying (Y)</td>
                <td id="table-cell-c3abb5f538a24cab33743848edaeb39c">0,252</td>
                <td id="table-cell-36ed848954a4e19c7d53b73d38117a3d">2,308</td>
                <td id="table-cell-cf179204ea81e2e7884515366444efcc">0,021</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-682a731589e87471f488955f26f74353">
                <td id="table-cell-283230ca20e18637660d3cbc8a137331">Hedonic Value (X3) -&gt; Impulse Buying (Y)</td>
                <td id="table-cell-246d8c95a0dc16feaab28ac8d2fb1769">0,110</td>
                <td id="table-cell-cb407f46fa3aca4d7e4f693175eb2b6c">1,315</td>
                <td id="table-cell-50d79d9e13106127f02700c192db8ae8">0,189</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-cc8737054fa3ed4eea017f02d888211c">
                <td id="table-cell-03f9b125f2723843f8923ec63c6f0d9b">Brand image (X1) -&gt; Positive Emotion (Z)</td>
                <td id="table-cell-ccb250cb0d499f77d11f6b7de0babba3">0,352</td>
                <td id="table-cell-0b051f6cdf40bca79a456980ce262247">3,716</td>
                <td id="table-cell-466caa59492284f8e2a094403e63457a">0,000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ef6c3b9209e0b13f9a541378243ce266">
                <td id="table-cell-4c10b2d73cfb2e9ab5f8313b560351c2">Fashion Involvement (X2) -&gt; Positive Emotion (Z)</td>
                <td id="table-cell-e30b339a2c58944e98f7b8b7a21e2f05">0,376</td>
                <td id="table-cell-dcb516353ffc72095a143ba4a33f7f36">4,070</td>
                <td id="table-cell-c77b3dc942bca3d1e7872a0e56a8a5ec">0,000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-62b8ecfb01ed0914b01c4da69b24aa13">
                <td id="table-cell-db2c610c99022aaf404c974241deab1d">Hedonic Value (X3) -&gt; Positive Emotion (Z)</td>
                <td id="table-cell-2d351fbadd670de752f43de8218e5e7e">0,244</td>
                <td id="table-cell-e9f40add9b4f0c1e211165ef8dcfd613">2,665</td>
                <td id="table-cell-d72a46dadae1d087bf85064c732d8cb6">0,008</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ccdbd2a6ab040c7e26c790aa122c1695">
                <td id="table-cell-d276a04b02a5d828534cb631737c63ed">Positive Emotion (Z) -&gt; Impulse Buying (Y)</td>
                <td id="table-cell-88c6aee0a7545718bb8eb338fc00026e">0,382</td>
                <td id="table-cell-d101ea233360a7d8bb471816b542e262">3,497</td>
                <td id="table-cell-e438b09a7b5bc9d7257ab1d4c1d2d8ad">0,001</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-69">Berdasarkan tabel 4.11 dapat dijelaskan sebagai berikut :</p>
        <p id="paragraph-d52e9d6adbcc62e032b63a6cb6a6c388">a. <italic id="italic-3b50cfe8d6921b70d2e2613db5a2063e">Brand Image</italic> (X<sub id="subscript-1">1</sub>) berpengaruh signifikan terhadap <italic id="italic-2">Impulse Buying</italic> (Y)</p>
        <p id="_paragraph-70">Uji pengaruh <italic id="_italic-143">Brand image</italic> (X<sub id="_subscript-7">1</sub>) terhadap <italic id="_italic-144">Impulse Buying</italic> (Y) menghasilkan nilai T statistics sebesar 2,500 dengan <italic id="_italic-145">p-value</italic> senilai 0,013. hasil uji ini menunjukkan bahwa nilai T statistics &gt; 1.96 dan <italic id="_italic-146">p-value</italic> &lt; 0,05. yang artinya terdapat pengaruh signifikan <italic id="_italic-147">Brand image</italic> (X<sub id="_subscript-8">1</sub>) terhadap <italic id="_italic-148">Impulse Buying</italic> (Y). nilai koefisien yang dihasilkan bernilai positif yakni 0,232. dengan demikian dapat diartikan, semakin baik <italic id="_italic-149">Brand image</italic> (X<sub id="_subscript-9">1</sub>) maka cenderung meningkatkan <italic id="_italic-150">Impulse Buying</italic> (Y). dengan demikian disimpulkan bahwa hipotesis 1 yang menyatakan “<italic id="_italic-151">Brand image</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-152">impulse buying</italic>” diterima.</p>
        <p id="paragraph-d96d4f1e1b94ee0577a89830216894de">b. <italic id="italic-177b9fe370a9bd1d374d90bd7cb00e9b">Fashion Involvement</italic> (X<sub id="subscript-e373863ce00b9331e6d949cfd254d7da">2</sub>) berpengaruh signifikan terhadap <italic id="italic-94e4d00be0a0f4f039f8f6ccbee20eec">Impulse Buying</italic> (Y)</p>
        <p id="_paragraph-71">Uji pengaruh <italic id="_italic-153">Fashion Involvement</italic> (X<sub id="_subscript-10">2</sub>) terhadap <italic id="_italic-154">Impulse Buying</italic> (Y) menghasilkan nilai T statistics sebesar 2,308 dengan <italic id="_italic-155">p-value</italic> senilai 0,021. hasil uji tersebut menunjukkan bahwa nilai T statistics &gt; 1.96 dan <italic id="_italic-156">p-value</italic> &lt; 0,05. yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan <italic id="_italic-157">Fashion Involvement</italic> (X<sub id="_subscript-11">2</sub>) terhadap <italic id="_italic-158">Impulse Buying</italic> (Y). nilai Koefisien yang dihasilkan bernilai positif yakni 0,252. dengan demikian dapat diartikan, semakin tinggi <italic id="_italic-159">Fashion Involvement</italic> (X<sub id="_subscript-12">2</sub>) maka cenderung meningkatkan <italic id="_italic-160">Impulse Buying</italic> (Y). dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis 2 yang menyatakan “<italic id="_italic-161">Fashion Involvement</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-162">impulse buying</italic>” diterima.</p>
        <p id="paragraph-cce0f001af8a3e3f21bd3f694e4b3a7e">c. <italic id="italic-300b47b247bc44c2cad2b2d5364b8897">Hedonic Value</italic> (X<sub id="subscript-71f8d46f71ff18e85087cac6316c0000">3</sub>) berpengaruh signifikan terhadap <italic id="italic-2129224927e6bb49475114edbf6953f5">Impulse Buying</italic> (Y)</p>
        <p id="_paragraph-72">Uji pengaruh <italic id="_italic-163">Hedonic Value</italic> (X<sub id="_subscript-13">3</sub>) terhadap <italic id="_italic-164">Impulse Buying</italic> (Y) menghasilkan nilai T statistics sebesar 1,315 dengan nilai <italic id="_italic-165">p-value</italic> sebesar 0,189. hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa nilai T statistics &lt; 1.96 dan <italic id="_italic-166">p-value</italic> &gt; 0,05. hal ini berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan <italic id="_italic-167">Hedonic Value</italic> (X<sub id="_subscript-14">3</sub>) terhadap <italic id="_italic-168">Impulse Buying</italic> (Y). dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis 3 yang menyatakan “<italic id="_italic-169">Hedonic Value</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-170">impulse buying</italic>” ditolak.</p>
        <p id="paragraph-151edc3124b921ef8485d0bbf68a23bc">d. <italic id="italic-8c8d6a08682abb4aa839d7a8af541c2a">Brand Image</italic> (X<sub id="subscript-ca26ddb7596282d606dbb33ed4e68d96">1</sub>) berpengaruh signifikan terhadap <italic id="italic-ff7beb886a1be9f0c61b21f6ad72ff5c">Positive Emotion</italic> (Z)</p>
        <p id="_paragraph-73">Uji pengaruh <italic id="_italic-171">Brand image</italic> (X1) terhadap <italic id="_italic-172">Positive Emotion</italic> (Z) menghasilkan nilai T statistics sebesar 3,716 dengan <italic id="_italic-173">p-value</italic> senilai 0,000. hasil uji ini menunjukkan bahwa nilai T statistics &gt; 1.96 dan <italic id="_italic-174">p-value</italic> &lt; 0,05. yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan <italic id="_italic-175">Brand image</italic> (X<sub id="_subscript-15">1</sub>) terhadap <italic id="_italic-176">Positive Emotion</italic> (Z). nilai koefisien yang dihasilkan bernilai positif yakni 0,352. dengan demikian diartikan, semakin baik <italic id="_italic-177">Brand image</italic> (X<sub id="_subscript-16">1</sub>) maka cenderung meningkatkan <italic id="_italic-178">Positive Emotion</italic> (Z). dengan demikian disimpulkan bahwa hipotesis 4 yang menyatakan “<italic id="_italic-179">Brand image</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-180">Positive Emotion</italic>” diterima.</p>
        <p id="paragraph-6fdebf2b287d464f9ea427c8fdef0ded">e. <italic id="italic-c9134975245c39915affaff485ff3a1c">Fashion Involvement</italic> (X<sub id="subscript-43cb4ba9f3df1157bb9275b563631fca">2</sub>) berpengaruh signifikan terhadap <italic id="italic-4f39b47521f6a254eab746ee4cc8cae9">Positive Emotion</italic> (Z)</p>
        <p id="_paragraph-74">Uji pengaruh <italic id="_italic-181">Fashion Involvement</italic> (X<sub id="_subscript-17">2</sub>) terhadap <italic id="_italic-182">Positive Emotion</italic> (Z) menghasilkan nilai T statistics sebesar 4,070 dengan nilai <italic id="_italic-183">p-value</italic> sebesar 0,000. hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa nilai T statistics &gt; 1.96 dan <italic id="_italic-184">p-value</italic> &lt; 0,05. hal ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan <italic id="_italic-185">Fashion Involvement</italic> (X<sub id="_subscript-18">2</sub>) terhadap <italic id="_italic-186">Positive Emotion</italic> (Z). nilai Koefisien yang dihasilkan bernilai positif yakni 0,376. dengan demikian bahwa semakin tinggi <italic id="_italic-187">Fashion Involvement</italic> (X<sub id="_subscript-19">2</sub>) maka cenderung meningkatkan <italic id="_italic-188">Positive Emotion</italic> (Z). dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis 5 yang menyatakan “<italic id="_italic-189">Fashion Involvement</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-190">Positive Emotion</italic>” diterima.</p>
        <p id="paragraph-7f17ae0438262fd5335094f49655215e">f. <italic id="italic-144d57e0b5219516eb1523d7efd7ac40">Hedonic Value</italic> (X<sub id="subscript-19a1db21458a5d495eb0ceaed62e0d40">3</sub>) berpengaruh signifikan terhadap <italic id="italic-7086a5e0cbc610a7a0d8c65b2ec8abfb">Positive Emotion</italic> (Z)</p>
        <p id="_paragraph-75">Uji pengaruh <italic id="_italic-191">Hedonic Value</italic> (X<sub id="_subscript-20">3</sub>) terhadap <italic id="_italic-192">Positive Emotion</italic> (Z) menghasilkan nilai T statistics sebesar 2,665 dengan <italic id="_italic-193">p-value</italic> senilai 0,008. hasil ini menunjukkan bahwa nilai T statistics &gt; 1.96 dan <italic id="_italic-194">p-value</italic> &lt; 0,05. yang artinya terdapat pengaruh signifikan <italic id="_italic-195">Hedonic Value</italic> (X<sub id="_subscript-21">3</sub>) terhadap <italic id="_italic-196">Positive Emotion</italic> (Z). nilai koefisien yang dihasilkan bernilai positif yakni 0,244. dengan demikian diartikan, semakin tinggi <italic id="_italic-197">Hedonic Value</italic> (X<sub id="_subscript-22">3</sub>) maka dapat meningkatkan <italic id="_italic-198">Positive Emotion</italic> (Z). dengan demikian disimpulkan bahwa hipotesis 6 yang menyatakan “<italic id="_italic-199">Hedonic Value</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-200">Positive Emotion</italic>” diterima.</p>
        <p id="paragraph-f466871bc138fb8a3ae1af02a8afdc14">g. <italic id="_italic-213">Positive Emotion</italic> (Z) berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-214">Impulse Buying</italic> (Y)</p>
        <p id="_paragraph-76">Uji pengaruh <italic id="_italic-215">Positive Emotion</italic> (Z) terhadap <italic id="_italic-216">Impulse Buying</italic> (Y) menghasilkan nilai T statistics sebesar 3,497 dengan <italic id="_italic-217">p-value</italic> senilai 0,001. hasil uji ini menunjukkan bahwa nilai T statistics &gt; 1.96 dan <italic id="_italic-218">p-value</italic> &lt; 0,05. yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan <italic id="_italic-219">Positive Emotion</italic> (Z) terhadap <italic id="_italic-220">Impulse Buying</italic> (Y). nilai Koefisien yang dihasilkan bernilai positif yakni 0,382. dengan demikian dapat diartikan, semakin tinggi <italic id="_italic-221">Positive Emotion</italic> (Z) maka cenderung meningkatkan <italic id="_italic-222">Impulse Buying</italic> (Y). dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis 7 yang menyatakan “<italic id="_italic-223">Positive emotion</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-224">impulse buying</italic>” diterima.</p>
        <p id="paragraph-d057912ba427ebfd6fc215046adf30aa">2. <italic id="italic-e704c3a05fb2b53ef4b272977a82b1da">Indirect Effect</italic>/Pengaruh Tidak Langsung</p>
        <p id="_paragraph-77">Uji <italic id="_italic-225">indirect</italic> <italic id="_italic-226">effect</italic> ini untuk melihat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen melalui variabel intervening. Dalam penelitian ini dilakukan dengan melihat output <italic id="_italic-227">specific </italic><italic id="_italic-228">indirect </italic><italic id="_italic-229">effect</italic>dengan nilai tingkat signifikasi &lt; 0,05 (<italic id="_italic-230">p values</italic>) dan nilai T-Statistik≥ 1,96.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-7">
          <label>Table 7</label>
          <caption>
            <title>Indirect Effect</title>
            <p id="_paragraph-80">Data primer diolah dengan SmartPLS 3.0</p>
          </caption>
          <table id="_table-7">
            <tbody>
              <tr id="table-row-989a6ba947cc04239fb0b6fd8b86c5e4">
                <td id="table-cell-7483313018c91cd064167f7bc63efe71">Pengaruh</td>
                <td id="table-cell-cd73a400c2d7fe1e6f7f099f1022dedc"> Koefisien </td>
                <td id="table-cell-ef661019a3e2370f68619f644535f2c9"> T Statistics (|O/STDEV|) </td>
                <td id="table-cell-20537de4ac9c18ca49bce2a2af2deeba"> P Values </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-e9475af2efcc08fe69a97be15100c7a5">
                <td id="table-cell-453e4fafa9e4c4a1be624dd4935d42e6">Brand image (X1) -&gt; Positive Emotion (Z) -&gt; Impulse Buying (Y)</td>
                <td id="table-cell-f7559b63a3bdce2680962af0fb36025d">0,135</td>
                <td id="table-cell-f152000a9e1176e4edebd35ec659db85">2,476</td>
                <td id="table-cell-7aa76d36c6494faafbe14cdabd6ea142">0,014</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-bc74054d734c90651d42b094ecb326f6">
                <td id="table-cell-6df910d048977eaadb11badc6d9db55e">Fashion Involvement (X2) -&gt; Positive Emotion (Z) -&gt; Impulse Buying (Y)</td>
                <td id="table-cell-45738fae02e8cec1bf040ac94967544f">0,144</td>
                <td id="table-cell-9a6426f786d57111ee81d680dad21240">2,585</td>
                <td id="table-cell-9ec025311f958ca37a1d2035bb7ab5a2">0,010</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-287c7b1cd8986954e3cbcf887801b310">
                <td id="table-cell-d4a9faf5b074951dbb1433b7f95f9075">Hedonic Value (X3) -&gt; Positive Emotion (Z) -&gt; Impulse Buying (Y)</td>
                <td id="table-cell-2137ee7170c8abd970b913d2c3a61295">0,093</td>
                <td id="table-cell-9497b5f84a3d865a023b57adfeae9d04">2,123</td>
                <td id="table-cell-96acee985bdcb6f9db2c45a1aef9295c">0,034</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-82">Berdasarkan tabel diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :</p>
        <p id="paragraph-66d78c00e7ace43ba8c31cd86dadf663">a. <italic id="_italic-275">Brand image</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-276">Impulse Buying</italic> melalui Positive Emotion</p>
        <p id="_paragraph-83">Uji pengaruh <italic id="_italic-247">Brand image</italic> (X<sub id="_subscript-32">1</sub>) terhadap <italic id="_italic-248">Impulse Buying</italic> (Y) melalui <italic id="_italic-249">Positive Emotion</italic> (Z) menghasilkan nilai T statistics sebesar 2,476 dengan <italic id="_italic-250">p-value</italic> senilai 0,014. hasil uji ini menunjukkan bahwa nilai T statistics &gt; 1.96 dan <italic id="_italic-251">p-value</italic> &lt; 0,05. hal ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan <italic id="_italic-252">Brand image</italic> (X<sub id="_subscript-33">1</sub>) terhadap <italic id="_italic-253">Impulse Buying</italic> (Y) melalui <italic id="_italic-254">Positive Emotion</italic> (Z). atau dengan kata lain <italic id="_italic-255">Positive Emotion</italic> (Z) mampu memediasi pengaruh <italic id="_italic-256">Brand image</italic> (X<sub id="_subscript-34">1</sub>) terhadap <italic id="_italic-257">Impulse Buying</italic> (Y). dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis 8 yang menyatakan “<italic id="_italic-258">Brand image</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-259">impulse buying</italic> melalui <italic id="_italic-260">positive emotion</italic>” diterima.</p>
        <p id="paragraph-b4bdc3f034d36cdb06c76e7712f31e0c">b<italic id="_italic-278">. </italic><italic id="_italic-279">Fashion Involvement</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-280">Impulse Buying</italic> melalui <italic id="_italic-281">Positive Emotion</italic></p>
        <p id="_paragraph-84">Uji pengaruh <italic id="_italic-261">Fashion Involvement</italic> (X<sub id="_subscript-35">2</sub>) terhadap <italic id="_italic-262">Impulse Buying</italic> (Y) melalui <italic id="_italic-263">Positive Emotion</italic> (Z) menghasilkan nilai T statistics sebesar 2,585 dengan <italic id="_italic-264">p-value</italic> senilai 0,010. hasil uji ini menunjukkan nilai T statistics &gt; 1.96 dan <italic id="_italic-265">p-value</italic> &lt; 0,05. yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan <italic id="_italic-266">Fashion Involvement</italic> (X<sub id="_subscript-36">2</sub>) terhadap <italic id="_italic-267">Impulse Buying</italic> (Y) melalui <italic id="_italic-268">Positive Emotion</italic> (Z). atau dengan kata lain <italic id="_italic-269">Positive Emotion</italic> (Z) mampu memediasi pengaruh <italic id="_italic-270">Fashion Involvement</italic> (X<sub id="_subscript-37">2</sub>) terhadap <italic id="_italic-271">Impulse Buying</italic> (Y). dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis 9 yang menyatakan “<italic id="_italic-272">Fashion Involvement</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-273">impulse buying</italic> melalui <italic id="_italic-274">positive emotion</italic>” diterima.</p>
        <p id="paragraph-87aa48ff01e87f1287899902cef6c83b">c. <italic id="_italic-282">Hedonic Value</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-283">Impulse Buying</italic> melalui <italic id="_italic-284">Positive Emotion</italic></p>
        <p id="_paragraph-85">Uji pengaruh <italic id="_italic-285">Hedonic Value</italic> (X<sub id="_subscript-38">3</sub>) terhadap <italic id="_italic-286">Impulse Buying</italic> (Y) melalui <italic id="_italic-287">Positive Emotion</italic> (Z) menghasilkan nilai T statistics sebesar 2,123 dengan <italic id="_italic-288">p-value</italic> senilai 0,034. hasil uji ini menunjukkan bahwa nilai T statistics &gt; 1.96 dan <italic id="_italic-289">p-value</italic> &lt; 0,05. yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan <italic id="_italic-290">Hedonic Value</italic> (X3) terhadap <italic id="_italic-291">Impulse Buying</italic> (Y) melalui <italic id="_italic-292">Positive Emotion</italic> (Z). atau dengan kata lain <italic id="_italic-293">Positive Emotion</italic> (Z) mampu memediasi pengaruh <italic id="_italic-294">Hedonic Value</italic> (X<sub id="_subscript-39">3</sub>) terhadap <italic id="_italic-295">Impulse Buying</italic> (Y). dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis 10 yang menyatakan “<italic id="_italic-296">Hedonic Value</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-297">impulse buying</italic> melalui <italic id="_italic-298">positive emotion</italic>” diterima.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-bb369656f62dad46c176301c2a392c99">
        <title>Pembahasan</title>
        <p id="_paragraph-86">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah brand image, fashion involvement dan hedonic value berpengaruh terhadap impulse buying dengan positive emotion sebagai variabel intervening. Berdasarkan pada pengujian empiris yang telah dilakukan terhadap hipotesis dalam penelitian, hasilnya menunjukkan bahwa tidak semua variabel independen di atas berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen.</p>
        <p id="paragraph-b679f3bd624cc45b883eb97b6f7c7b79">1. Hipotesis Pertama : <italic id="italic-c04224357dabbb2f9b62cf1521eef47e">Brand Image</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="italic-6c59a36a25efbb001d7ea3a5dad83597">Impulse Buying</italic>.</p>
        <p id="_paragraph-87">Berdasarkan hasil analisis membuktikan bahwa <italic id="_italic-299">Brand Image</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-300">impulse buying</italic> pada konsumen Ramayana Bungurasih Sidoarjo. dengan demikian hipotesis (H1) dalam penelitian ini diterima. maka artinya semakin tinggi <italic id="_italic-301">brand image</italic>, maka semakin tinggi pula <italic id="_italic-302">impulse buying.</italic> pembelian impulse umumnya terjadi secara tak terduga, dimana dimulai saat konsumen mempunyai kesenangan yang kompleks mulai dari melihat lihat tampilan produk hingga kesenangan untuk dapat mengkoleksi produk yang akhirnya berganti menjadi keinginan membeli produk langsung dengan motivasi kuat dari sebagian aspek eksternal seperti harga promo, <italic id="_italic-303">cash back</italic> dan <italic id="_italic-304">discount</italic> serta distribusi massal.</p>
        <p id="_paragraph-88">[8] Hipotesis diatas sesuai dengan teori dari yang menyatakan citra merek merupakan gambaran atau persepsi konsumen terhadap suatu produk. Strategi pemasaran erat kaitannya dengan citra merek mengingat bahwa 70 persen pembelian ternyata merupakan pembelian tidak direncanakan. [9] Teori ini juga didukung oleh penelitian terdahulu yang membuktikan bahwa brand image secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying.</p>
        <p id="paragraph-844346141030bb431910c653d51073fe">2. Hipotesis Kedua : <italic id="italic-c2620259e51b58835c06616ee3fadd02">Fashion Involvement</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="italic-51643245bf2ab06b827cc436e11504a8">Impulse Buying</italic> </p>
        <p id="_paragraph-89">Berdasarkan hasil analisis membuktikan bahwa <italic id="_italic-305">fashion involvement</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-306">impulse buying</italic> pada konsumen Ramayana Bungurasih Sidoarjo. dengan demikian hipotesis (H2) dalam penelitian ini diterima. maka artinya impulse buying lebih berorientasi pada keterlibatan dengan produk (seperti baju) sebab mereka mempunyai pengetahuan akan perkembangan <italic id="_italic-307">fashion</italic>, pemahaman atau persepsi <italic id="_italic-308">fashionability</italic> yang berhubungan dengan desain yang inovatif atau <italic id="_italic-309">style</italic> seseorang, sehingga sering kali konsumen dengan tingkatan keterlibatan yang besar mempunyai kebiasaan <italic id="_italic-310">style </italic>berpakaian dan mengikuti <italic id="_italic-311">trend</italic> model berpakaian terbaru.</p>
        <p id="_paragraph-90">Hipotesis diatas sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa konsumen yang memiliki keterlibatan fashion yang tinggi memungkinkan melakukan pembelian secara impulsif pada produk <italic id="_italic-312">fashion</italic>. Teori ini juga didukung oleh [10] penelitian dari terdahulu membuktikan bahwa <italic id="_italic-313">fashion involvement</italic> memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap <italic id="_italic-314">impulse buying</italic>.</p>
        <p id="paragraph-90c3dff38793713e4f102708282f04a5">3. Hipotesis Ketiga : Hedonic Value tidak berpengaruh signifikan terhadap Impulse Buying.</p>
        <p id="_paragraph-91">Berdasarkan hasil analisis membuktikan bahwa <italic id="_italic-315">Hedonic Value</italic> tidak berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-316">impulse buying</italic> pada konsumen Ramayana Bungurasih Sidoarjo. dengan demikian hipotesis (H3) dalam penelitian ini ditolak. maka artinya seseorang yang memiliki nilai hedonis juga melakukan pertimbangan tertentu saat melakukan pembelian. nilai hedonis yang dimiliki seseorang tidak semata mata secara langsung membuat mereka melakukan impulse buying akan tetapi didorong oleh faktor lain seperti alasan ekonomi, kesenangan, kepuasan emosional dan lain sebagainya.</p>
        <p id="_paragraph-92">Hipotesis diatas tidak sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa perilaku impulse buying didorong oleh tujuan mencari hedonistik atau kesenangan yang menyebabkan konsumen mengalami keinginan untuk membeli atau memiliki sebuah produk. Teori ini tidak sesuai dengan penelitian terdahulu yang membuktikan bahwa hedonic shopping value berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap impulse buying.</p>
        <p id="paragraph-e14542e969f9e61481f19cd12c72de66">4. Hipotesis Keempat : <italic id="italic-96d462742342c276622c9a07e63539ab">Brand Image</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="italic-0d34100d7a1eb5346177117675972f52">Positive Emotion </italic></p>
        <p id="_paragraph-93">Berdasarkan hasil analisis membuktikan bahwa brand image berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-317">positive emotion</italic> pada konsumen Ramayana Bungurasih Sidoarjo. dengan demikian hipotesis (H4) dalam penelitian ini diterima. maka artinya konsumen saat berada di dalam Ramayana Bungurasih Sidoarjo dan kemudian melihat <italic id="_italic-318">brand image</italic> akan berfikir dan memiliki emosi positif karena tingkat kepercayaan tersebut sehingga akan mengambil keputusan untuk membeli barang.</p>
        <p id="_paragraph-94">Hipotesis diatas di dukung oleh teori yang menyatakan ada dua jenis manfaat merek yaitu manfaat fungsional yang mengacu pada kemampuan fungsi produk yang ditawarkan, dan manfaat emosional yaitu kemampuan merek untuk membuat penggunanya merasakan sesuatu selama proses pembelian atau selama proses konsumsi. Teori ini didukung penelitian [11] membuktikan bahwa <italic id="_italic-319">positive emotion</italic> berpengaruh terhadap brand image ataupun sebaliknya brand image berpengaruh terhadap <italic id="_italic-320">positive emotion</italic>.</p>
        <p id="paragraph-3a86e75cdbc97bf815cb32e40983e094">5. Hipotesis Kelima : <italic id="italic-7d6f340b2901af53a26ff1b8a77efcb0">Fashion Involvement</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="italic-514921185ac0927f756d9c59a1586f86">Positive Emotion</italic></p>
        <p id="_paragraph-95">Berdasarkan hasil analisis membuktikan bahwa <italic id="_italic-321">fashion involvement</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-322">positive emotion</italic> pada konsumen Ramayana Bungurasih Sidoarjo. dengan demikian hipotesis (H5) dalam penelitian ini diterima. maka artinya konsumen dengan emosi yang positif dapat lebih mencerminkan sejauh mana seseorang dalam kondisi energik, berkonsentrasi penuh, dan keterlibatan yang menyenangkan dengan item produk tertentu. konsumen berbagai gaya busana dan puas dengan kualitas produk <italic id="_italic-323">fashion</italic> yang dijual di Ramayana Bungurasih Sidoarjo. <italic id="_italic-324">F</italic><italic id="_italic-325">ashion</italic> akan meningkatkan pengalaman emosional konsumen saat berbelanja dan emosi postif dan ketika mereka merasa sangat senang dan puas saat berbelanja dan saat mereka dapat mengekspresikan rasa ingin tahunya terhadap produk <italic id="_italic-326">fashion</italic> sehingga <italic id="_italic-327">fashion involvement</italic> memiliki pengaruh terhadap <italic id="_italic-328">positive emotion</italic></p>
        <p id="_paragraph-96">Hipotesis diatas sesuai dengan teori dari [12] yang menyatakan bahwa jika keterlibatan suatu produk fashion tinggi seseorang akan mengalami tanggapan pengaruh yang lebih kuat seperti positive emotion dan perasaan yang kuat. Teori ini didukung penelitian yang membuktikan bahwa fashion involvement berpengaruh secara signifikan terhadap positive emotions [13]</p>
        <p id="paragraph-de9e491004b289f97884e0ab6b541c2e">6. Hipotesis Keenam : <italic id="italic-1db9b0d940c1882a6f68b4ae2b3f1d34">Hedonic Value</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="italic-1857a5bec0869124602318222726cee1">Positive Emotion.</italic></p>
        <p id="_paragraph-97">Berdasarkan hasil analisis membuktikan bahwa <italic id="_italic-329">hedonic value</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-330">positive emotion</italic> pada konsumen Ramayana Bungurasih Sidoarjo. dengan demikian hipotesis (H6) dalam penelitian ini diterima. maka artinya berbelanja tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan fungsional, tetapi juga emosional, yang pada akhirnya akan memunculkan berbagai perasaan dan kesenangan positif. peristiwa ini dapat terjadi karena konsumen merasa puas saat SPG melayani dengan baik ketika berbelanja, konsumen akan mudah untuk menemukan produk yang diinginkan, dengan berbelanja mereka dapat melupakan kepenatan dan dengan berbelanja mereka bisa mengeksplor pengalamannya di bidang <italic id="_italic-331">fashion </italic>sehingga <italic id="_italic-332">hedonic value</italic> berpengaruh terhadap <italic id="_italic-333">positive emotion.</italic></p>
        <p id="_paragraph-98">Hipotesis diatas ini sesuai dengan teori [14] yang menyatakan hedonis sebagai salah satu jenis kebutuhan berdasarkan arah motivasi yang bersifat subjektif dan experiental, yang berarti konsumen boleh berstandar pada sebuah produk agar dapat menemukan kebutuhan mereka untuk kegembiraan, kepercayaan diri, khayalan atau tanggapan emosional. teori ini didukung dengan penelitian terdahulu membuktikan bahwa hedonic shopping motivation berpengaruh secara signifikan terhadap positive emotions.</p>
        <p id="paragraph-d0b3436eb872d43f71bbe1a8ba967285">7. Hipotesis Ketujuh : <italic id="italic-27502a6e71ba89c3af97191f1a4b8cf9">Positive Emotion</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="italic-3efe9753e48431d135b9e82519b28ea4">Impulse Buying.</italic></p>
        <p id="_paragraph-99">Berdasarkan hasil analisis membuktikan bahwa positive emotion berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-334">impulse buying</italic> pada konsumen Ramayana Bungurasih Sidoarjo. dengan demikian hipotesis (H7) dalam penelitian ini diterima. maka artinya konsumen yang memiliki emosi positif menunjukkan adanya pembelian <italic id="_italic-335">impulse</italic> (pembelian yang tidak direncanakan) yang berlebih karena terdapat perasaan yang tak dibatasi, bersemangat, terlalu senang dan merasa puas. peristiwa ini terjadi saat konsumen bersemangat untuk memiliki dan membeli saat melihat produk new arrival dan menunjukkan semangat saat SPG menawarkan bermacam produk <italic id="_italic-336">new arrival</italic> dengan model yang bagus dan cocok untuk konsumen.</p>
        <p id="_paragraph-100">Hipotesis diatas sesuai dengan teori [15] yang menyatakan Impulse Buying adalah perilaku dimana seseorang tersebut tidak merencanakan sesuatu dalam berbelanja. pembelian yang tidak direncanakan adalah situasi dimana seseorang tidak memiliki perencanaan untuk membeli produk, tetapi mereka membeli produk ketika mereka terpengaruh oleh SPG yang ditawarkan oleh penjual berupa diskon karena memiliki suasana hati yang bergairah untuk berbelanja. Teori ini juga didukung penelitian Hermanto (2016) membuktikan bahwa positive emotion berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap impulse buying. Penelitian terdahulu yang membuktikan bahwa positive emotion berpengaruh yang signifikan terhadap <italic id="_italic-337">impulse buying.</italic></p>
        <p id="paragraph-1e39ea87fa5107bf8e2ee92cd2a5cb1d">8. Hipotesis Kedelapan : <italic id="italic-c3bf7e9a924ad59e8b11c59f62078417">Brand Image</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="italic-b589e404714ca6f5da5893dcd6afca7b">Impulse Buying</italic> melalui <italic id="italic-3">Positive Emotion</italic></p>
        <p id="_paragraph-101">Berdasarkan hasil analisis membuktikan bahwa brand image berpengaruh signifikan terhadap impulse buying melalui positive emotion pada konsumen Ramayana Bungurasih Sidoarjo. dengan demikian hipotesis (H8) dalam penelitian ini diterima. maka artinya brand image mempunyai peranan penting dalam menarik minat konsumen akan produk yang ditawarkan perusahaan. keakraban konsumen dengan produk dan brand image perusahaan yang ditawarkan menjadi strategi produk oleh perusahaan.</p>
        <p id="_paragraph-102">Hipotesis ini sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa manfaat merek terbagi atas dua jenis yaitu manfaat fungsional dan emosional. Manfaat fungsional mengacu pada kemampuan fungsi dari produk yang ditawarkan. Manfaat emosional adalah kemampuan suatu merek untuk membuat penggunanya dapat merasakan sesuatu selama proses konsumsi dan sesuai dengan penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa <italic id="_italic-338">brand image</italic> berpengaruh positif dan signifikan terhadap <italic id="_italic-339">impulse b</italic><italic id="_italic-340">uying</italic> melalui positive emotion [16]</p>
        <p id="paragraph-5ef515850839d9b7800b5a5e0e9b77d1">9. Hipotesis Kesembilan : <italic id="italic-f7b52eb0505e9577c4223e5b6e923006">Fashion Involvement</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="italic-31e5b7c5c3f893f7617350da34ca8c09">Impulse Buying</italic> melalui <italic id="italic-2d0a91ff2060e05a1809704e30df5e68">Positive Emotion</italic></p>
        <p id="_paragraph-103">Berdasarkan hasil analisis membuktikan bahwa <italic id="_italic-341">fashion involvement</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-342">impulse buying</italic> melalui positive emotion pada konsumen Ramayana Bungurasih Sidoarjo. dengan demikian hipotesis (H9) dalam penelitian ini diterima. maka artinya konsumen akan mendadak tertarik saat melihat penampilan baju yang terpajang pada patung dan memberikan kesenangan (emosi positif) yang menyebabkan konsumen mengalami keinginan untuk membeli atau memiliki sebuah produk,. Hipotesis ini sesuai dengan teori [17] yang menyatakan fashion involvement berhubungan positif dengan pembelian pakaian dikarenakan konsumen dengan keterlibatan fashion tinggi dapat menyebabkan emosi positif yang akhirnya menjadi pembelian impulsif dan sesuai dengan penelitian terdahulu dari dengan hasil menunjukan bahwa positive emotion memediasi pengaruh fashion involvement terhadap <italic id="_italic-343">impulse buying.</italic></p>
        <p id="paragraph-26262304e14d90ebac6950e6702fd13d">10. Hipotesis Kesepuluh : <italic id="_italic-362">Hedonic Value</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-363">Impulse Buying</italic> melalui <italic id="_italic-364">Positive Emotion</italic></p>
        <p id="_paragraph-104">Berdasarkan hasil analisis membuktikan bahwa hedonic value berpengaruh signifikan terhadap impulse buying melalui positive emotion pada konsumen Ramayana Bungurasih Sidoarjo. dengan demikian hipotesis (H10) dalam penelitian ini diterima. maka artinya konsumen memiliki nilai hidonis dengan tingkat persepsi yang mana berbelanja bukan hanya sebagai pemenuhan kebutuhan fungsional saja namun juga emosional yang akhirnya memberikan bermacam perasaan positif dan kesenangan namun konsumen juga mempertimbangkan pembelian sebelum memberikan keputusan pembelian.</p>
        <p id="_paragraph-105">Hipotesis ini sesuai dengan teori [18] yang menyatakan aspek hedonis berkaitan dengan emosional konsumen sehingga ketika berbelanja konsumen merasakan sesuatu seperti senang, benci, marah ataupun merasa berbelanja merupakan suatu petualangan. dan sesuai dengan penelitian terdahulu [19] dengan hasil penelitian bahwa positive emotion memediasi pengaruh hedonic shopping value terhadap <italic id="_italic-365">impulse buying</italic>.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="sec-5">
      <title>Simpulan</title>
      <p id="_paragraph-106">Dari hasil penelitian dengan judul “Analisa Pengaruh <italic id="_italic-366">Brand Image (X</italic><sub id="_subscript-40"><italic id="_italic-367">1</italic></sub><italic id="_italic-368">)</italic>, <italic id="_italic-369">Fashion Involvement </italic>(X<sub id="_subscript-41">2</sub>)<italic id="_italic-370">, Hedonic Value</italic> (X<sub id="_subscript-42">3</sub>) terhadap <italic id="_italic-371">Impulse Buying</italic> (Y) dengan <italic id="_italic-372">Positive Emotion</italic> (Z) sebagai Variabel Intervening Pada Ramayana Bungurasih Sidoarjo” diperoleh hasil sebagai berikut :</p>
      <p id="_paragraph-107">a<italic id="_italic-373">. Brand Image </italic>(X<sub id="_subscript-43">1</sub>) berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-374">Impulse Buying</italic> (Y). hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang membuktikan bahwa <italic id="_italic-375">brand image</italic> secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap <italic id="_italic-376">impulse buying</italic></p>
      <p id="_paragraph-108">b<italic id="_italic-377">. Fashion Involvement</italic> (X<sub id="_subscript-44">2</sub>) berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-378">Impulse Buying</italic> (Y) . hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang membuktikan bahwa <italic id="_italic-379">fashion involvement</italic> (X<sub id="_subscript-45">1</sub>) berpengaruh positif dan signifikan terhadap <italic id="_italic-380">impulse buying</italic>(Y)<italic id="_italic-381">.</italic></p>
      <p id="_paragraph-109">c<italic id="_italic-382">. Hedonic Value</italic> (X<sub id="_subscript-46">3</sub>) tidak berpengaruh yang signifikan terhadap <italic id="_italic-383">Impulse Buying </italic>(Y)<italic id="_italic-384">. </italic>hal ini tidak sependapat atau bertolak belakang dengan penelitian terdahulu yang membuktikan <italic id="_italic-385">hedonic value </italic>berpengaruh positif dan signifikan terhadap <italic id="_italic-386">impulse buying </italic>(Y). sehingga penelitian ini mendapatkan hasil yang berbeda dari penelitian sebelumnya.</p>
      <p id="_paragraph-110">d<italic id="_italic-387">. Brand Image</italic> (X<sub id="_subscript-47">1</sub>) berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-388">Positive Emotion </italic>(Y)<italic id="_italic-389">. </italic>hal ini sependapat dengan penelitian dari terdahulu yang membuktikan bahwa <italic id="_italic-390">positive emotion </italic>mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap <italic id="_italic-391">brand image</italic>(X1)ataupun sebaliknya<italic id="_italic-392"> brand image </italic>berpengaruh signifikan terhadap<italic id="_italic-393"> positive emotion</italic>.</p>
      <p id="_paragraph-111">e<italic id="_italic-394">. Fashion Involvement</italic> (X<sub id="_subscript-48">2</sub>) berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-395">Positive Emotion </italic>(Y)<italic id="_italic-396">. </italic>hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang membuktikan bahwa <italic id="_italic-397">fashion involvement </italic>berpengaruh positif dan signifikan terhadap <italic id="_italic-398">positive emotion</italic>, sehingga penelitian saat ini memperkuat hasil penelitian terdahulu.</p>
      <p id="_paragraph-112">f<italic id="_italic-399">. Hedonic Value</italic> (X<sub id="_subscript-49">3</sub>)berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-400">Positive Emotion </italic>(Z). hal ini sama seperti hasil penelitian terdahulu yang membuktikan <italic id="_italic-401">hedonic shopping value </italic>berpengaruh positif dan signifikan terhadap <italic id="_italic-402">positive emotion</italic></p>
      <p id="_paragraph-113">g<italic id="_italic-403">. Positive Emotion</italic> (Z) berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-404">Impulse Buying </italic>(Y)<italic id="_italic-405">. </italic>hal ini sama dengan penelitian terdahulu yang membuktikan bahwa <italic id="_italic-406">positive emotion </italic>berpengaruh positif dan signifikan terhadap <italic id="_italic-407">impulse buying.</italic>Sehingga penelitian saat ini dapar memperkuat penelitiaan terdahulu dan dapat menjadi salah satu faktor yang meningkatkan <italic id="_italic-408">impulse buying</italic> (Y).</p>
      <p id="_paragraph-114">h<italic id="_italic-409">. Brand Image</italic> berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-410">Impulse Buying</italic> (Y) melalui <italic id="_italic-411">Positive Emotion</italic> (Z) atau dengan kata lain <italic id="_italic-412">Positive Emotion</italic> mampu memediasi pengaruh <italic id="_italic-413">Brand image</italic> terhadap <italic id="_italic-414">Impulse Buying. </italic>penelitian ini sejalan dengan penelitian yang membuktikan bahwa <italic id="_italic-415">brand image</italic> berpengaruh positif dan signifikan terhadap <italic id="_italic-416">impulse buying</italic> melalui atau melewati <italic id="_italic-417">positive emotion</italic><italic id="_italic-418">.</italic></p>
      <p id="_paragraph-115">i<italic id="_italic-419">. Fashion Involvement</italic> (X<sub id="_subscript-50">2</sub>) berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-420">Impulse Buying</italic> (Y) melalui <italic id="_italic-421">Positive Emotion</italic> sehingga <italic id="_italic-422">Positive Emotion</italic> mampu memediasi (menjadi perantara) pengaruh <italic id="_italic-423">Fashion Involvement</italic> terhadap <italic id="_italic-424">Impulse Buying</italic>. hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu dengan hasil menunjukan bahwa <italic id="_italic-425">positive emotion </italic>memediasi pengaruh<italic id="_italic-426">fashion involvement</italic> terhadap <italic id="_italic-427">impulse buying.</italic></p>
      <p id="_paragraph-116">j<italic id="_italic-428">. Hedonic Value</italic> (X<sub id="_subscript-51">3</sub>) berpengaruh signifikan terhadap <italic id="_italic-429">Impulse</italic><italic id="_italic-430">Buying</italic> melalui <italic id="_italic-431">Positive</italic><italic id="_italic-432">Emotion</italic> (Z) atau dengan kata lain <italic id="_italic-433">Positive</italic><italic id="_italic-434">Emotion</italic> mampu memediasi pengaruh <italic id="_italic-435">Hedonic Value</italic> terhadap <italic id="_italic-436">Impulse</italic><italic id="_italic-437">Buying</italic>. hal ini sesuai dengan penelitian terdahulu dengan hasil penelitian bahwa <italic id="_italic-438">positive emotion</italic> memediasi pengaruh <italic id="_italic-439">hedonic shopping value</italic> terhadap <italic id="_italic-440">impulse buying.</italic></p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>