<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Nyimpan xml artikel</article-title>
        <subtitle>Nyimpan xml artikel</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-b03803100b6ed5e3f4e5b7ffc2763b14" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <given-names>Editor</given-names>
          </name>
          <email>p3i@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2023-08-16">
          <day>16</day>
          <month>08</month>
          <year>2023</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-46fd369439d15e63b574d63024ab792f">
      <title>
        <bold id="bold-631b9555521b563f820a3dc8eb725e35">PENDAHULUAN</bold>
      </title>
      <p id="_paragraph-11">Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu faktor yang paling penting dan bahkan tidak dapat dilepaskan dari setiap kegiatan yang ada di dalam suatu perusahaa[1]. Tumbuh dan berkembangnya suatu perusahaan juga tergantung pada tenaga kerjanya. Tanpa peran manusia sebuah perusahaan tidak akan berjalan secara efektif dan efisien. Keberhasilan perusahaan untuk mencapai tujuannya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia yang bekerja, berperilaku, dan menjalankan peran atau tugasnya sesuai dengan prosedur yang ada. Sehingga antara perusahaan dan sumber daya manusia saling memiliki keterkaitan dan ketergantungan. Persaingan dunia bisnis kini semakin menguat sehingga menjadi kewajiban perusahaan untuk terus mempertahankan bisnisnya. Pengembangan Sumber Daya Manusia ini sangat diperlukan karena memiliki aspek yang sangat penting untuk meningkatkan kinerja di perusahaan. Untuk dapat mencapai kinerja karyawan yang optimal, terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhinya. Disiplin kerja menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Disiplin kerja adalah ketaatan seseorang terhadap peraturan-peraturan yang berlaku didalam perusahaan[2]. Tingginya disiplin kerja karyawan akan mampu mencapai kinerja yang optimal. Selain disiplin kerja, terdapat faktor lain dalam upaya peningkatan kinerja karyawan yaitu etos kerja. Seseorang yang memiliki etos kerja yang tinggi, maka hasil kinerjanya tinggi, terbaik dan berkualitas. Faktor lain yang juga perlu diperhatikan dalam peningkatan kinerja karyawan adalah lingkungan kerja. Pada lingkungan kerja yang kondusif akan memberikan rasa aman serta memungkinkan para pegawai untuk dapat bekerja secara optimal. Hal ini dapat dijadikan acuan oleh perusahaan tentang bagaimana meningkatkan kinerja karyawan. Kinerja karyawan merupakan hasil yang dicapai oleh seseorang dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan[3]. Dengan beberapa faktor tersebut kemungkinan dapat meningkatkan kinerja karyawan yang akan membawa dampak positif bagi perusahaan, sehingga menghasilkan kinerja yang baik dan optimal untuk membantu dalam pencapaian tujuan perusahaan. Dengan adanya sumber daya manusia yang handal maka kegiatan operasional perusahaan dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan kinerja yang optimal, karena peranan sumber daya manusia disini sangat penting untuk mencapai tujuan perusahaan[4].</p>
    </sec>
    <sec id="heading-67999dad369cc394eb6d278552a5d915">
      <title>
        <bold id="bold-289adf387027402c08551b584c468a7b">METODE</bold>
      </title>
      <sec id="heading-61dae01121fb498138c8d0f9be286153">
        <title>
          <bold id="bold-1">A. Definisi Operasional</bold>
        </title>
        <p id="paragraph-2">
          <bold id="bold-d8aeac6b5ab1b6f3f1f9600fdb3e3310">1. Disiplin Kerja</bold>
        </p>
        <p id="paragraph-3">Suatu kesadaran dan kesediaan setiap individu dalam menaati peraturan yang ada dalam suatu perusahaan.</p>
        <p id="paragraph-4">
          <bold id="bold-ebf075a372ecf38037794f6e2ea216b3">2. Etos Kerja</bold>
        </p>
        <p id="paragraph-5">Suatu ciri khas dari seorang karyawan, konsep kerja yang tercermin pada perilakunya, dan sejauh mana kemampuan karyawan bekerja dalam menyelesaikan tugasnya.</p>
        <p id="paragraph-6">
          <bold id="bold-8c731ff553ce52be044a0845e8c2355f">3. Lingkungan Kerja</bold>
        </p>
        <p id="paragraph-7">Suatu kondisi lingkungan dimana seorang karyawan melakukan pekerjaannya yang berada di dalam wilayah perusahaan.</p>
        <p id="paragraph-8">
          <bold id="bold-2660d1291112b8a3a685e44d9dd53f91">4. Kinerja Karyawan</bold>
        </p>
        <p id="paragraph-9">Suatu hasil pencapaian yang diberikan oleh karyawan dalam melakukan pekerjaannya.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-b2e4a5b4f3e75e90d49e1dffa5252c25">
        <title>
          <bold id="bold-5">B. </bold>
          <bold id="bold-6">Indikator Variabel</bold>
        </title>
        <p id="paragraph-12">Indikator variabel merupakan suatu bentuk penilaian baik dari tempat, orang, atau kegiatan yang memiliki variasi sehingga ditetapkan oleh peneliti kemudian ditarik kesimpulan. </p>
        <table-wrap id="_table-figure-1">
          <label>Table 1</label>
          <caption>
            <title>Variabel, Indikator, dan Tingkat Pengukuran</title>
            <p id="_paragraph-19" />
          </caption>
          <table id="_table-1">
            <tbody>
              <tr id="table-row-cb650a3efb7e91b75f43963150110f19">
                <td id="table-cell-56410ef159746148f0eb20baf1c70fb6">No</td>
                <td id="table-cell-c677ff434e9ec509ba1d027b0cfb0660">Variabel</td>
                <td id="table-cell-297f4f79b10c0e47c92db0ab8fcb9e28">Indikator</td>
                <td id="table-cell-ff1a02ecbe1201be2fa8b6c2ad929524">Tingkat Pengukuran</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-18c97c71d3253dccc61a676de7382d25">
                <td id="table-cell-47d061d5839fc81cb2b97f20ee95c0c6">1</td>
                <td id="table-cell-479228ce1f10c17d983002a794d37077">Disiplin Kerja(X1)</td>
                <td id="table-cell-e60970cd91f02cbfec8fa1344a177e73">Kehadiran tepat waktuKecepatan penyelesaian pekerjaan Menghormati peraturan kerjaMenjalankan prosedur kerja</td>
                <td id="table-cell-e60d350df116f0599858ba6ba9c56638">Interval</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c827472cab86a92125b8c6a19680f4f9">
                <td id="table-cell-b82a10fdda4a20c80dc99bae6b19b5ec">2</td>
                <td id="table-cell-e62ecc6693298b135189c6b01c064cb8">Etos Kerja (X2)</td>
                <td id="table-cell-a706775ac6a16344bf4775dd9d7c06e8">Komunikasi antar karyawanPenguasaan pekerjaanKerja kerasJujurTanggung jawab</td>
                <td id="table-cell-4641fd3a8b32be2b5421ce340c71100b">Interval</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-475950bbacb14118f95d27f20f2b9e05">
                <td id="table-cell-f8c99c819844d6cc52205b8e8aced20c">3</td>
                <td id="table-cell-ee5589858260828363c07ce560119bf5">Lingkungan Kerja(X3)</td>
                <td id="table-cell-345096cc7d17fb9f23a2402199a209cc">Penerangan/cahaya Sirkulasi udaraKebisinganKeamanan</td>
                <td id="table-cell-2bae4d8cf72c561ede217ed6249cc9d3">Interval</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9a5bdffda8cc1f2ccacf06fd167c1392">
                <td id="table-cell-47054553688cc08aaa9ac0aad37435a8">4</td>
                <td id="table-cell-f8ac54dbcc58068624440ee2ff5672e3">Kinerja Karyawan(Y)</td>
                <td id="table-cell-792294ab9ceb13576c0a78f0afd2e0a8">Jumlah pekerjaan Waktu menyelesaikan pekerjaanKemampuan melaksanakan pekerjaanKetepatan dalam melaksanakan pekerjaan</td>
                <td id="table-cell-7ad8ecc14d78d8886f908a2a696bae21">Interval</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
      </sec>
      <sec id="heading-4ed8eca620ebfb11ac796b9b38ee067f">
        <title>
          <bold id="bold-c6bace59c7b45dffe92f43c6304b982a">C</bold>
          <bold id="bold-0678017da56f191af66aa0939a52fef4">. </bold>
          <bold id="bold-2">P</bold>
          <bold id="bold-3">opulasi dan Sampel</bold>
        </title>
        <p id="paragraph-2198161e1ab173cdc86d303fe1e9fce3">1. Populasi : Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh semua karyawan yang bekerja di CV. Mulia Agung Sentosa pada bagian produksi</p>
        <p id="paragraph-816c5829759aaa86a19e09bf3d288552">2. Sampel : Metode pengumpulan sampel menggunakan non <italic id="italic-1">probability sampling</italic>. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik <italic id="italic-2">sampling jenuh</italic> dan menggunakan 169 responden sebagai sampel.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-68abf8bdfa63c08e0221a54bc49df4ac">
        <title>
          <bold id="bold-4">D. </bold>
          <bold id="bold-c03f030a42bc647e84e6f84c1b706093">J</bold>
          <bold id="bold-c879b3d4c364d15f2157c7314008101e">enis dan Sumber</bold>
          <bold id="bold-7" />
          <bold id="bold-8">Data</bold>
        </title>
        <p id="paragraph-dd1a2f8afaeff52ef9f66dc88a5f45c2">1. Jenis Data : Jenis data yang digunakan yakni data kuantitatif. Kuntitatif merupakan data berupa angka yang mana analisisnya menggunakan <italic id="italic-3">Software</italic><italic id="italic-4"> </italic>statistik.<bold id="bold-9"/></p>
        <p id="paragraph-45479518ec243d8108561156c7a1e198">2. Sumber Data : Penelitian ini menggunakan data primer dengan menyebar kuesioner <italic id="italic-5">(Google Form)</italic> dan menggunakan data sekunder dari buku dan jurnal.<bold id="bold-10"/></p>
      </sec>
      <sec id="heading-eea89cde7e3464df0591915a408e3ab8">
        <title>
          <bold id="bold-11">E</bold>
          <bold id="bold-12">. </bold>
          <bold id="bold-13">T</bold>
          <bold id="bold-14">eknik</bold>
          <bold id="bold-15" />
          <bold id="bold-16">Pengumpulan</bold>
          <bold id="bold-17" />
          <bold id="bold-18">Data</bold>
        </title>
        <p id="paragraph-10"><ext-link id="external-link-1" ext-link-type="uri" xlink:href="">Dalam melaksanakan penelitian, data yang akan dikumpulkan maupun digunakan dapat memecahkan permasalahan yang ada sehingga data-data tersebut dapat dipercaya serta akurat. Pada penelitian ini metode pengumpulan data</ext-link> menggunakan kuesioner. Kuesioner sebagai metode pengumpulan data yang paling tepat guna mengumpulkan data dalam jumlah besar.<ext-link id="external-link-2" ext-link-type="uri" xlink:href=""> </ext-link>Teknik pengumpulan data dari hasil kuesioner menggunakan skala <italic id="italic-6">L</italic><italic id="italic-7">ikert</italic>[5]. Skala <italic id="italic-8">likert</italic> merupakan skala yang dipakai untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau kelompok tentang fenomena sosial. Fenomena ini disebut variabel penelitian yang telah ditetapkan secara spesifik oleh peneliti. </p>
      </sec>
      <sec id="heading-710b4ede6b4289a71534bdcde2d6c73a">
        <title>
          <bold id="bold-19">F. </bold>
          <bold id="bold-20">Uji Validitas dan Reliabilitas<bold id="bold-21"/></bold>
        </title>
        <p id="paragraph-13">Uji validitas merupakan salah satu pengujian data untuk mengetahui apakah data yang digunakan dapat dikatakan valid atau tidak valid. Uji validitas dilakukan dengan cara menghitung validitas menggunakan <italic id="italic-9">Correlation Pearson Moment</italic>. Yaitu dengan cara mengkorelasikan jumlah skor faktor dengan skor total, dengan membandingkan nilai koefisien korelasi (r<sub id="subscript-1">hitung</sub>) dengan 0,30 atau nilai kritis. Suatu instrumen penelitian dapat dikatakan valid apabila nilai r<sub id="subscript-2">hitung</sub><sub id="subscript-3"> </sub>˃ r<sub id="subscript-4">tabel</sub><sub id="subscript-5"> </sub>dan tidak valid apabila nilai r<sub id="subscript-6">hitung</sub><sub id="subscript-7"> </sub>&lt; r<sub id="subscript-8">tabel</sub><sub id="subscript-9"> </sub>[6]<italic id="italic-10">. </italic>Sedangkan untuk mengukur reliabel dapat diukur dengan membandingkan <italic id="italic-11">Alpha Cronbach</italic> atau alpha hitung dengan alpha tabel. Suatu variabel dapat dikatakan reliabel jika memberikan nilai <italic id="italic-12">Cronbach’s Alpha</italic><italic id="italic-13"> </italic>˃ 0,60 dan dikatakan tidak reliabel apabila nilai <italic id="italic-14">Cronbach’s Alpha</italic><italic id="italic-15"> </italic>&lt; 0,60[6].</p>
      </sec>
      <sec id="heading-79e4c59f5f6d2f00cc74e0d8695ab720">
        <title>
          <bold id="bold-8291da222319b89672844a2729024485">G</bold>
          <bold id="bold-22">. </bold>
          <bold id="bold-23">Teknik Analisis Data<bold id="bold-24"/></bold>
        </title>
        <p id="paragraph-16">Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan aplikasi <italic id="italic-16">software SPSS.</italic><italic id="italic-17">22.</italic> Didalam penelitian ini terdapat pengujian uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda dengan kriteria pengujian sebagai berikut :</p>
        <p id="paragraph-17">
          <bold id="bold-658c0aa744745a6a3d11c06568efd7d1">1. Uji Asumsi Klasik</bold>
        </p>
        <p id="paragraph-18">a. Uji Normalitas : Uji normalitas ini untuk mengetahui tingkat kenormalan data yang digunakan dengan menggunakan <italic id="italic-18">One Sample Kolmogorov-Smirnov</italic>[5].</p>
        <p id="paragraph-19">b. Uji Multikolinearitas : Agar dapat mendeteksi ada atau tidaknya multikolinearitas dalam regresi adalah sebagai berikut :</p>
        <p id="paragraph-20">1. Jika angka <italic id="italic-19">tolerance</italic> diatas (&gt;) 0,1.</p>
        <p id="paragraph-21">2. Jika nilai VIF dibawah (&lt;) 10 maka tidak terjadi gejala multikolinearitas diantara variabel bebas dengan nilai <italic id="italic-20">tolerance </italic>tersebut[7]</p>
        <p id="paragraph-22">c. Uji Heteroskedastisitas : Model regresi yang baik yaitu tidak terjadi heterokedatisitas. Adapun cara untuk mendeteksi ada atau tidaknya heterokedatisitas yaitu dengan melihat <italic id="italic-21">S</italic><italic id="italic-22">catterplot</italic>. Jika di dalam <italic id="italic-23">Scatterplot </italic>titik-titik menyebar secara acak, maka tidak terjadi heteroskedastisitas[7].</p>
        <p id="paragraph-23">d. Uji Linearitas : Uji linearitas pada penelitian ini menggunakan <italic id="italic-24">Test for linearity</italic>. Data dikatakan berdistribusi normal apabila nilai <italic id="italic-25">linearity</italic> lebih kecil yaitu 0,05[7]</p>
        <p id="paragraph-24">e. Uji Autokorelasi : Uji autokorelasi dapat dilakukan dengan uji <italic id="italic-26">Durbin-Watson</italic>[7].</p>
        <p id="paragraph-25">
          <bold id="bold-359dea5263ccac903f27f6e13483f399">2. Analisis Regresi Linier Berganda</bold>
        </p>
        <p id="paragraph-26">Analisis regresi merupakan suatu analisis yang digunakan untuk mengukur pengaruh variabel bebas terhadap </p>
        <p id="paragraph-27">variabel terikat[8]. Menggunakan metode analisis untuk memenuhi hipotesis yang tertuang dengan mengaplikasikan analisis regresi linear berganda, melalui perbandingan sebagai berikut:</p>
        <p id="_paragraph-25">
          <bold id="_bold-35">Y= a + b</bold>
          <sub id="_subscript-6">
            <bold id="_bold-36">1</bold>
          </sub>
          <bold id="_bold-36" />
          <bold id="_bold-37">X</bold>
          <sub id="_subscript-7">
            <bold id="_bold-38">1</bold>
          </sub>
          <bold id="_bold-38" />
          <bold id="_bold-39">+b</bold>
          <sub id="_subscript-8">
            <bold id="_bold-40">2</bold>
          </sub>
          <bold id="_bold-40" />
          <bold id="_bold-41">X</bold>
          <sub id="_subscript-9">
            <bold id="_bold-42">2</bold>
          </sub>
          <bold id="_bold-42" />
          <bold id="_bold-43">+b</bold>
          <sub id="_subscript-10">
            <bold id="_bold-44">3</bold>
          </sub>
          <bold id="_bold-44" />
          <bold id="_bold-45">X</bold>
          <sub id="_subscript-11">
            <bold id="_bold-46">3</bold>
          </sub>
          <bold id="_bold-46" />
          <bold id="_bold-47">+e</bold>
        </p>
      </sec>
      <sec id="heading-51794d226b3cc9d9c82ee1c715d360e0">
        <title>
          <bold id="bold-5c9f92f34e524c279807aa0b78db6562">H</bold>
          <bold id="bold-8ef8372c9e912c6d46c0711eb8b58896">. </bold>
          <bold id="bold-68aeab836262f4752049e4ee43f67209">Uji</bold>
          <bold id="bold-b4b6235370b497ce42e6f4151923c349"> hipotesis</bold>
        </title>
        <p id="paragraph-6a2d6be2ae1a8e4c771d8bee1dffe870">Analisis regresi linier berganda digunakan dalam pengujian hipotesis. Analisis regresi linier berganda dilakukan dengan uji t, koefisien korelasi berganda dan uji koefisien determinasi berganda. </p>
        <p id="paragraph-789e6eca7e41b5fa7cfd408ee6532fb8">
          <bold id="bold-1bf8199557a181a41b37f7ff39643881">1. Uji t </bold>
        </p>
        <p id="paragraph-9b1ae38a0d65b0dfe326c14931a55a9b">Pengujian dilakukan dengan cara membandingkan antara nilai t<sub id="subscript-e7d12291d361d7080fc6b934d12b26e8">hitung </sub>dengan t<sub id="subscript-af749f12d6e0e005ffd46265973ed4a6">tabel. </sub>Apabila t<sub id="subscript-39e26356b3ac74f6eedb7f32d9160569">hitung </sub>lebih besar dari t<sub id="subscript-e9a7f1e719a361a95c14acef9685eef9">tabel</sub> artinya Ha diterima dan Ho ditolak, variabel indepen berpengaruh terhadap variabel dependen, demikian sebaliknya. Selain itu terdapat juga dengan mengaplikasikan uji signifikan. Dengan ketetapan jika nilai signifikan lebih dari <italic id="italic-2c15ebc9b6c0aacaa0bbaf08eed966f9">alpha </italic>0,05[6].</p>
        <p id="paragraph-85375b48a4f3aea99febe67e041a2c4a">
          <bold id="bold-2c6427eeac407e6c75cfb6b67f73d1ee">2. Uji F (Simultan)</bold>
        </p>
        <p id="paragraph-04cb0ae63949a294aad8149431fb49e1">Untuk pengujian hipotesis secara simultan dapat dilakukan dengan cara membandingkan antara nilai F<sub id="subscript-81002cd64f4f00df3c0631e1161b0b34">hitung </sub>dengan F<sub id="subscript-2d6641de88b66d86b061d5165b271d0c">tabel.. </sub>Apabila nilai F<sub id="subscript-ea00f0e425e393ce51679af00d1acc0a">hitung </sub>lebih besar dari pada F<sub id="subscript-631bdc730546d6c471f8e935e3ad493f">tabel,</sub> maka hipotesis dapat ditolak, ini berarti bahwa secara simutan atau secara bersama-sama variabel independen memiliki pengaruh terhadap variabe dependen, demikian sebaliknya[6].</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="heading-a946b74ac24c625358d00cfc10626d5c">
      <title>
        <bold id="bold-d311b93b6c5ba4d48da22a1391c4d3c3">HASIL DAN PEMBAHASAN</bold>
      </title>
      <sec id="heading-136eae0f1f0d376df118ed81873bdb39">
        <title>
          <bold id="bold-37668b901b525fee756c6499b29d3ed1">A. </bold>
          <bold id="bold-febbb7aab367cebdbb515aa0671ed8f8">Uji </bold>
          <bold id="bold-94868c751464d33c38e9aad7be7e6c1a">Validitas dan </bold>
          <bold id="bold-5473cd8b0e1ac0d2ba83242afcac4f89">Reliabilitas</bold>
        </title>
        <p id="paragraph-ed7e635bae11f371a8cf1a29e4af0e81">
          <bold id="bold-b3df77769417ecb9236d52cd5a8fbab5">1. Uji Validitas</bold>
        </p>
        <fig id="figure-panel-c65b871cfe155e971b2ef02aaccfab9f">
          <label>Figure 1</label>
          <caption>
            <p id="paragraph-029e5f2f13087d538435ec4875ac33e3" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-d8c31010763a5c7df0a76ef86483f50c" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="TABEL 1 ERLI.png" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-31">Berdasarkan hasil pengujian diketahui bahwa semua pertanyaan pada indikator variabel disiplin kerja (X<sub id="_subscript-20">1</sub>), etos kerja (X<sub id="_subscript-21">2</sub>), lingkungan kerja (X<sub id="_subscript-22">3</sub>), dan kinerja karyawan (Y) dapat dinyatakan valid, hal ini dikarenakan memiliki nilai korelasi diatas R kritis yakni 0,30 (&gt;0,30). Jadi, dijelaskan dapat dikatakan valid dan dapat digunakan dalam mengukur variabel yang diteliti.</p>
        <p id="paragraph-65fcee750b2c84085c3e960f05834d5b">
          <bold id="bold-60a09cd64804d1be2dca9e98db2cb76d">2. Uji Reliabilitas</bold>
        </p>
        <table-wrap id="_table-figure-3">
          <label>Table 2</label>
          <caption>
            <p id="_paragraph-32" />
          </caption>
          <table id="_table-3">
            <tbody>
              <tr id="table-row-e0a34ccd01f91d8fe790f6290cd1d3e9">
                <td id="table-cell-8e9bbb9435582d4b305ce55b2c7d3658">Variabel</td>
                <td id="table-cell-eba82582a3873dc6353ffed44d4358e7">Cronbach’s Alpha</td>
                <td id="table-cell-bfa1230ce09569fe2f2343a91667b650">Item Pertanyaan</td>
                <td id="table-cell-aa0dcad9eac35612026408bb0b799e94">Keterangan</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-8b19aebb2bfce136afaa0972c87a7c0b">
                <td id="table-cell-34a45e5ff5ef4b31d1648a6dff3327e2">Disiplin Kerja (X1)</td>
                <td id="table-cell-e13ccd323a819fffd51df7b87c4a28b4">0,663</td>
                <td id="table-cell-3156d159f5ebdcfcfa90d3cd17a3c26f">7</td>
                <td id="table-cell-ab7e7e8391f7fae04afc10338937ff3d">Reliabel</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-807c2de70d79a5dd38545ee2fb8297f5">
                <td id="table-cell-0721767d171c00ead5c28f17fb9b8a1c">Etos Kerja (X2)</td>
                <td id="table-cell-ed5827b11c5e8f660ca4d1b6c8f36fca">0,759</td>
                <td id="table-cell-a5b87082f26459f85b2bc48c64a23b4f">9</td>
                <td id="table-cell-547518c0aae40579dd1116868c1e68ee">Reliabel</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7ea1509a0c598c1bd9ccaa077b14cede">
                <td id="table-cell-f0bb8bfd00c428fa17c5a395d4adf998">Lingkungan Kerja (X3)</td>
                <td id="table-cell-c2c2d3a877b62b6062c3ceff0a945f26">0,604</td>
                <td id="table-cell-ee862122a6c210d82224ef6afffbe7b5">7</td>
                <td id="table-cell-19449d2e6f78c4f43b57a8be56c640b7">Reliabel</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c88d36e2e9fbab88bda662cd5e205398">
                <td id="table-cell-f069564c1bf94a0f698681dad5c30c80">Kinerja Karyawan (Y)</td>
                <td id="table-cell-54d49465aecdac044a5db41102a53702">0,730</td>
                <td id="table-cell-09d73e1e184b10b40f17c89ef6b92380">8</td>
                <td id="table-cell-063d2e4c5b04d948bb7bce237ad1de5a">Reliabel</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-34">Berdasarkan hasil pengujian diketahui bahwa variabel disiplin kerja (X<sub id="_subscript-23">1</sub>) sebesar 0,663 variabel etos kerja (X<sub id="_subscript-24">2</sub>) sebesar 0,759 variabel lingkungan kerja (X<sub id="_subscript-25">3</sub>) sebesar 0,604 dan variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 0,730 memiliki nilai <italic id="_italic-98">Cronbach’s Alpha&gt;</italic>0,60 . Sehingga kuesioner yang mengukur variabel penelitian dapat dikatakan reliabel.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-e192b450db5ee9b4091a5546cbb04c60">
        <title>
          <bold id="bold-c5dde8995dbe895785d027af973abc4a">B</bold>
          <bold id="bold-6209ae63528b6bde0879a01b6a00604d">. </bold>
          <bold id="bold-f135a6063f861f42cf30ce1830cb8777">Uji analisis data</bold>
        </title>
        <p id="paragraph-73f6a2dd125acef42d4137b94c422e5d">
          <bold id="bold-86404e54787592ba769049986b1c0c8a">1. Uji AsumsiKlasik </bold>
        </p>
        <p id="paragraph-0aef9f6a13a06279fd73d5a16f7b984d">a) Uji Normalitas </p>
        <fig id="figure-panel-bb62da8d0c479ac09a187ec8dec5d6b6">
          <label>Figure 2</label>
          <caption>
            <p id="paragraph-0ab38b09fbc491881a39cabc272121ab" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-5a7b1909339d7ef4f43d545231f36336" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="G1 ERLI.png" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-36">Berdasarkan gambar diatas, diketahui titik-titik menyebar mendekati garis diagonal, sehingga dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal.</p>
        <p id="paragraph-042da1d50d5b6d814425c58ed9cb83ad">b) Uji Multikolinearitas</p>
        <p id="_paragraph-37">
          <bold id="_bold-57">Coefficients</bold>
          <sup id="_superscript-7">
            <bold id="_bold-58">a</bold>
          </sup>
          <bold id="_bold-58" />
        </p>
        <fig id="figure-panel-5ffe5bc07b33f58270e0aa1f07af31e9">
          <label>Figure 3</label>
          <caption>
            <p id="paragraph-5b7cb2f6779072f0604cd3af937cfd7d" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-2d6b5765b7350714ded98eca00ef525d" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="tabel 2 erli.png" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-40">Tabel 4 menunjukkan bahwa hasil perhitungan nilai VIF lebih kecil dari 10 (&lt;10) dan toleransi lebih besar dari 0,1 (&gt;0,1), sehingga disimpulkan bahwa tidak terjadi multikolinieritas.</p>
        <p id="paragraph-58abba8efa9431540e3d198137bbd7c5">
          <bold id="bold-e9c116ef607c31274eb9218ed1572ed5">c) Uji Heteroskedastisitas</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-41">Uji Heteroskedastisitas</p>
        <fig id="figure-panel-1e593f561f42ebb978228b6d47dbea38">
          <label>Figure 4</label>
          <caption>
            <p id="paragraph-71d16f3103e2e27275428260fb79ec87" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-248aa70d00242eb93d5e686edba75120" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="G2 ERLI.png" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-43">Berdasarkan hasil dari <italic id="_italic-122">scatterplot</italic> pada Gambar 2, diketahui bahwa plot residual menyebar tidak beraturan (acak) dan tidak memiliki pola tertentu. Dengan demikan disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas.</p>
        <p id="paragraph-739a7b9fb5c0cddf8c726eab5fc53af0">
          <bold id="bold-7aae08bcc3df0fdb2b998a93c5dc267e">d) Uji Linearitas</bold>
        </p>
        <table-wrap id="_table-figure-5">
          <label>Table 3</label>
          <caption>
            <p id="_paragraph-44" />
          </caption>
          <table id="_table-5">
            <tbody>
              <tr id="table-row-c7144bc9c903b96c3abb1ce268bd0ddc">
                <td id="table-cell-8484196e8b07e77e3735941b6a204604">Variabel</td>
                <td id="table-cell-5065baf709e21c1ea9a44cd5cb98f4ba">F</td>
                <td id="table-cell-fa0244601b38e1e1c0d35ddc18862a9f">Sig. Linearity</td>
                <td id="table-cell-f812e2ead399d5bce7ce02d9ae3379ff">Kondisi</td>
                <td id="table-cell-76e3c40e40e443f419cdbfcb25a0eee1">Kesimpulan</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7c6eb49029498e3021dd7fc8e998d2b2">
                <td id="table-cell-8fcd356c106702661fec58470cc0c307">X1 – Y</td>
                <td id="table-cell-03523299ee733b9c452afb5ba015e6fc">206,399</td>
                <td id="table-cell-d9c683e0f5065b261cee131b8329e3c5">0,000</td>
                <td id="table-cell-8152ac7f6a62234a0e4a4829a40f05d7">Sig. &lt; 0,05</td>
                <td id="table-cell-02917f0832bb72724b59c98bb3f09f89">Linier</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-604339db94fd2f5e32c06fefffdde7a0">
                <td id="table-cell-621565556f511f6f5a761c46a5f21040">X2 – Y</td>
                <td id="table-cell-179e3290867e56338bb4233a589c1098">186,502</td>
                <td id="table-cell-919a563ee63c676ef387547ee3c5c731">0,000</td>
                <td id="table-cell-e3f209186ae1293b6089e8195d1f5bf7">Sig. &lt; 0,05</td>
                <td id="table-cell-307a387648ab89334ce87707d6419a34">Linier</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-6019a4c840d1912ad0b1581371c788aa">
                <td id="table-cell-071ace99419bbc768f7ffa7a930c403a">X3 – Y</td>
                <td id="table-cell-8b946bb04e164b1515194c7968deed18">277,071</td>
                <td id="table-cell-b6f6a9037e619ff0a67147af76d50795">0,000</td>
                <td id="table-cell-8583afdac5cad58489bdb34fde31867b">Sig. &lt; 0,05</td>
                <td id="table-cell-0007def8731bd91cd9030d5a8e7b8547">Linier</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-46">Berdasarkan hasil pengujian diatas, nilai linierity pada variabel disiplin kerja dengan kinerja karyawan memperoleh nilai linearity sebesar 206,399 (0,000 &lt; 0,05), pada variabel etos kerja dengan kinerja karyawan memperoleh nilai linearity sebesar 186,502 (0,000 &lt; 0,05), pada variabel lingkungan kerja dengan kinerja karyawan memperoleh nilai linearity sebesar 277,071 (0,000 &lt; 0,05). Dari semua variabel tersebut nilai sig. Linearity &lt; 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa semua variabel independen dengan variabel dependen terdapat hubungan yang linier.</p>
        <p id="paragraph-2442fbf835ce31103499fdfda388b823">
          <bold id="bold-6899164554327f7278339f90099e11e6">e) Uji Autokorelasi</bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-47">
          <bold id="_bold-74">Model Summary</bold>
          <sup id="_superscript-8">
            <bold id="_bold-75">b</bold>
          </sup>
          <bold id="_bold-75" />
        </p>
        <table-wrap id="_table-figure-6">
          <label>Table 4</label>
          <caption>
            <p id="_paragraph-48" />
          </caption>
          <table id="_table-6">
            <tbody>
              <tr id="table-row-cdced2a758111fc080871b09b5d22650">
                <td id="table-cell-c98f87458bb6fdefc94bf58e0126d4f6">Model</td>
                <td id="table-cell-a056b51e73aecc7d9f33598c7cfc584d">R</td>
                <td id="table-cell-c383057c5c113cffd62c464f0e618a2f">R Square</td>
                <td id="table-cell-a3b8055d5f33ac0a8e5d7679b098e8c2">Adjusted R Square</td>
                <td id="table-cell-874225cb0aeb931edd9838488f3bd2d1">Std. Error of the Estimate</td>
                <td id="table-cell-a4ba0fc00ec9d8dc598191f85b289e52">Durbin-Watson</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-6b58050946027058d2c7360927e2219e">
                <td id="table-cell-5b06d782a7f8bb17cf64da23eedf6c7e">1</td>
                <td id="table-cell-ecf41eb2817c6186d2caca4057fdf7fb">,806a</td>
                <td id="table-cell-2cfdc023e29e40e6ee3029aebbc729a1">,649</td>
                <td id="table-cell-56a5b2faecf5e13758e6f19c6b90b58d">,643</td>
                <td id="table-cell-0d41c91f548885ced355c8c19344e638">1,421</td>
                <td id="table-cell-1eb217fb0936888adcc94c3f6baf2fa8">1,995</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-50">Berdasarkan hasil pengujian diatas dapat dinyatakan bahwa nilai Durbin – Watson 1.995 maka dinyatakan tidak terjadi autokorelasi.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-2520ef08284c9a2ea3f8becab2309fc9">
        <title>
          <bold id="bold-0d07c1f37ccc62e3e96fd79bd93af50e">2. Analisis Regresi Linier Berganda</bold>
        </title>
        <p id="_paragraph-51">
          <bold id="_bold-82">Coefficients</bold>
          <sup id="_superscript-10">
            <bold id="_bold-83">a</bold>
          </sup>
          <bold id="_bold-83" />
        </p>
        <fig id="figure-panel-7f9f071d4983572ed52430b0402dc1f0">
          <label>Figure 5</label>
          <caption>
            <p id="paragraph-6b65544cae92f7d3f1b292984c02f240" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-82620984f53bdbad5e30ca9b69279283" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="tabel 3 erli.png" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-54">Berdasarkan hasil pengujian, didapat persamaan regresi linier berganda dengan rumus :</p>
        <p id="_paragraph-55">
          <bold id="_bold-97">Y= a + b</bold>
          <sub id="_subscript-26">
            <bold id="_bold-98">1</bold>
          </sub>
          <bold id="_bold-98" />
          <bold id="_bold-99">X</bold>
          <sub id="_subscript-27">
            <bold id="_bold-100">1</bold>
          </sub>
          <bold id="_bold-100" />
          <bold id="_bold-101">+b</bold>
          <sub id="_subscript-28">
            <bold id="_bold-102">2</bold>
          </sub>
          <bold id="_bold-102" />
          <bold id="_bold-103">X</bold>
          <sub id="_subscript-29">
            <bold id="_bold-104">2</bold>
          </sub>
          <bold id="_bold-104" />
          <bold id="_bold-105">+b</bold>
          <sub id="_subscript-30">
            <bold id="_bold-106">3</bold>
          </sub>
          <bold id="_bold-106" />
          <bold id="_bold-107">X</bold>
          <sub id="_subscript-31">
            <bold id="_bold-108">3</bold>
          </sub>
          <bold id="_bold-108" />
        </p>
        <p id="_paragraph-56">
          <bold id="_bold-109">Y= </bold>
          <bold id="_bold-110">3,986 + 0,297 + 0,169 + 0,502</bold>
        </p>
      </sec>
      <sec id="heading-98963b5bc29324ed9d6963642efc75c3">
        <title>
          <bold id="bold-2f317c829347cc0d712df37b00364325">C</bold>
          <bold id="bold-3df5ee74ba73b5dff60764fb769fe19b">. </bold>
          <bold id="bold-455e2ef05a9569e11fcb465c3b69ebd8">Pengujian </bold>
          <bold id="bold-7d2ef541d302c78743e93dbd79acbb22">Hipotesis</bold>
        </title>
        <p id="paragraph-ef42a7ce143c4b64287443567dcbed3b"><bold id="bold-150aa026ddbf9c79d261ca8e61ba6162">1</bold>. <bold id="bold-32ad25b8e5ee99b38c81d978c11c3b2b">Uji t (Parsial)</bold></p>
        <p id="_paragraph-57">Untuk pengujian hipotesis dapat dilakukan melalui cara dengan membandingkan antara nilai t <sub id="_subscript-32">hitung </sub>dengan t<sub id="_subscript-33">tabe</sub><sub id="_subscript-34">l</sub><sub id="_subscript-35">. </sub>Apabila t<sub id="_subscript-36">hitung </sub>lebih besar dari t<sub id="_subscript-37">tabe</sub><sub id="_subscript-38">l</sub> artinya Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen, demikian sebaliknya. Selain itu dapat juga dengan mengaplikasikan uji signifikan. Dengan ketetapan jika nilai signifikan lebih dari <italic id="_italic-144">alpha </italic>0,05.</p>
        <p id="_paragraph-58">
          <bold id="_bold-111">Coefficients</bold>
          <sup id="_superscript-11">
            <bold id="_bold-112">a</bold>
          </sup>
          <bold id="_bold-112" />
        </p>
        <fig id="figure-panel-ae56bbd9dc5fccb3aba424257efc53c7">
          <label>Figure 6</label>
          <caption>
            <p id="paragraph-48460e9d46cf844c218c7c29399b354c" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-c28f02a3cf809fd59f4f53440f578c28" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="tabel 4 erli.png" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-61">Dengan menggunakan tingkat pengujian menggunakan tingkat kepercayaan sebesar 5% (α = 0,05) dengan degree of random random (dk) sebesar k = 3 dan df2 = n – k – 1 (169 – 3 – 1 = 165) sehingga diperoleh nilai T tabel sebesar 1.97445 jadi dapat disimpulkan sebagai berikut :</p>
        <p id="paragraph-c689b2978472640cca19847199810b83">
          <bold id="bold-591b6c8573689455af7933ecf9718379">a) </bold>
          <bold id="bold-3c8baad482e2b54ec8bb64c2dfeb96e6">Pengaruh </bold>
          <bold id="bold-1e342c352e4eeb9b5f29c8d396f9807b">disiplin kerja</bold>
          <bold id="bold-6ba8e421a6755ed9eac632c6395267bc"> terhadap </bold>
          <bold id="bold-d4d1bbbb6fb045affca292d5cdb6c705">kinerja karyawan<bold id="bold-7e3188f5635e36e793389498431b1d2b"/></bold>
        </p>
        <p id="paragraph-1e8fe8eefd852ecf714429c699d80067">Pada variabel disiplin kerja, nilai t hitung yang dihasilkan adalah 3,022 lebih besar dari t tabel 1.97445 maka Ha diterima dan Ho ditolak, artinya variabel disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan.</p>
        <p id="paragraph-8e3c716c28bf36aa6563385e9cf0fc26">
          <bold id="bold-6b39d0ea52923eaf1d865d8e5abc7ab6">b) </bold>
          <bold id="bold-e3e2d18de22dd7d82acfbfdc16a2af86">Pengaruh </bold>
          <bold id="bold-1b83b8a02ad665fddee3d991443c39ec">etos kerja</bold>
          <bold id="bold-21a38212e408e392067c3b2e29e16c92"> terhadap </bold>
          <bold id="bold-273c351170d59ae13d5180d7762c10f3">kinerja karyawan</bold>
        </p>
        <p id="paragraph-aec02029b392a8d36028f6ffdb207523">Pada variabel etos kerja, nilai t hitung yang dihasilkan adalah 2,357 lebih besar dari t tabel 1.97445 maka Ha diterima dan Ho ditolak, artinya variabel etos kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan.</p>
        <p id="paragraph-f09c7a6ed9dc66a042b484bf526ff95e">
          <bold id="bold-9bfa2fcd6e6e4134daac34be2ba8547c">c) </bold>
          <bold id="bold-6c795b1676f5de0a4256352940b7cbc3">Pengaruh </bold>
          <bold id="bold-e8e24b5c878deea1200b980c45a5aba6">lingkungan kerja</bold>
          <bold id="bold-b10595c4b16bd6f83cb8cfd939ded34d"> terhadap </bold>
          <bold id="bold-444e91d933e55c396d5289cb5201976e">kinerja karyawan</bold>
          <bold id="bold-463648321905584d566ce09176cdb988">
            <bold id="bold-22b1c5a774195484dce0b4b8db01ed66" />
          </bold>
        </p>
        <p id="paragraph-11d57539e2a73390199acbb15a999780">Pada variabel lingkungan kerja, nilai t hitung yang dihasilkan adalah 4,667 lebih besar t tabel 1.97445 maka Ha diterima dan Ho ditolak, artinya variabel lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan.</p>
        <p id="paragraph-25ffac5bd5f505a661fa93a4b0fcc85d">
          <bold id="bold-182af5d1f32852121615c31a262ce090">2</bold>
          <bold id="bold-57302139655ee28aa460790e39316788">. </bold>
          <bold id="bold-787f0f231c3f79f9da8aa924b9e4a590">Uji F</bold>
          <bold id="bold-448c3d64b73d934d187ad18ab6116e4a"> (Simultan)<bold id="bold-68e046defd97559b49db2db8a097863c"/></bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-65">
          <bold id="_bold-138">ANOVA</bold>
          <sup id="_superscript-12">
            <bold id="_bold-139">a</bold>
          </sup>
          <bold id="_bold-139" />
        </p>
        <table-wrap id="_table-figure-9">
          <label>Table 5</label>
          <caption>
            <p id="_paragraph-66" />
          </caption>
          <table id="_table-9">
            <tbody>
              <tr id="table-row-8d125dc053d4fe3cf0095957ced07e89">
                <td id="table-cell-b082c10ebdcb5873841a8e832057e602" colspan="2">Model</td>
                <td id="table-cell-193e3b3f2792299d5f413450161f8902">Sum of Squares</td>
                <td id="table-cell-48bb86bb1cf2a9fb1aa2b1e3265061f9">df</td>
                <td id="table-cell-82cadf9d73da8acb69cd7134008bb604">Mean Square</td>
                <td id="table-cell-9442fb43d46ba2e3ddb3866c9e1f6b9e">F</td>
                <td id="table-cell-7794a619a314edf88036f70b60eaa2a8">Sig.</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-47dd22a35aace3f32c1c51e7517a3844">
                <td id="table-cell-e557fee7a069503f097fc8131094f8f8" rowspan="3">1</td>
                <td id="table-cell-1f4c59a9718f3e153d718b5e5716ee73">Regression</td>
                <td id="table-cell-4838cc427b6bd54942a2e85dd4e898c3">615,947</td>
                <td id="table-cell-0870a0f00f15224b6f1159895a08ab66">3</td>
                <td id="table-cell-fbcb64e06c7ceaa24683c5e227b885ad">205,316</td>
                <td id="table-cell-e23f71da5359465074ad5c506d75d4ea">101,733</td>
                <td id="table-cell-6da2c34279812eac2acf837a7acac598">,000b</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-366112517095e955d3cdd652da98043c">
                <td id="table-cell-6d8bde1d327e8da12001c4b0ca09fbb9">Residual</td>
                <td id="table-cell-5abc9d3366a5847f33570a6f6983e9fc">332,999</td>
                <td id="table-cell-614499000429cad843132a19a430e2ff">165</td>
                <td id="table-cell-4d099702a6a30ed6412fa98eac9effd2">2,018</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-00f249c2193bdb6c6e68e934291bcbf4">
                <td id="table-cell-d3dd08521a4071ef45dfe87ef00d4a82">Total</td>
                <td id="table-cell-fdb69581d7ea1e191aa416140bfe012b">948,947</td>
                <td id="table-cell-d6d01b4303011d00eac2bb5c6ab71d29">168</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-68">Pada tabel 9 diatas menunjukkan tingkat pengujian menggunakan tingkat kepercayaan sebesar 5% (α = 0,05) dan dfl = k – 1 (3 – 1 = 2) dan df2 = n – k – 1 (169 – 3 – 1 = 165) sehingga diperoleh nilai F <sub id="_subscript-39">tabel</sub> sebesar 3,05. Sedangkan pada tabel diatas diperoleh F<sub id="_subscript-40"> hitung</sub> sebesar 101,733 dan nilai signifikan (0,000 &lt; 0,05). Jadi, dapat disimpulkan bahwa H<sub id="_subscript-41">0 </sub>ditolak dan H<sub id="_subscript-42">a</sub> diterima yang artinya bahwa variabel bebas yaitu variabel disiplin kerja (X1), variabel etos kerja (X2), variabel lingkungan kerja (X3) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat yaitu kinerja karyawan (Y).</p>
      </sec>
      <sec id="heading-912b9455b9c5340d2c0d01dd6189541e">
        <title>
          <bold id="bold-8074f78c852f48199fbe492a2ee0c58f">D</bold>
          <bold id="bold-15873ecabf8a88fdedae9e7a724030fc">. </bold>
          <bold id="bold-1baa1d5628ae24d2cf0f38ab654cfc48">Pembahasan</bold>
        </title>
        <p id="paragraph-1c4e1e6a3185d420a02b38e15b3a3ae2">
          <ext-link id="external-link-22639f3b21bed6917c95307da524b22f" ext-link-type="uri" xlink:href="" />
          <ext-link id="external-link-be2f9a04a9f485dd74fc4c7e823005e9" ext-link-type="uri" xlink:href="">Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat diketahui seberapa besar dari pengaruh disiplin kerja, etos kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada CV Mulia Agung Sentosa. Dengan bantuan olah data yang menggunakan software SPSS 22.</ext-link>
        </p>
        <p id="paragraph-2b2e21985a195c19cdba610756d225bd">
          <bold id="bold-6122c2690398fb76e9838558f685492c">1.     Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan </bold>
        </p>
        <p id="_paragraph-70">Hasil penelitian ini membuktikan pada hipotesis pertama bahwa disiplin kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada CV Mulia Agung Sentosa. Disiplin kerja dikatakan baik apabila karyawan menaati semua peraturan yang ada di dalam perusahaan. Karena semakin disiplin karyawan dalam bekerja sangat menentukan kinerja karyawan dalam sebuah perusahaan. Pada penelitian ini indikator yang paling membentuk dilihat dari tanggapan mayoritas responden setuju pada variabel disiplin kerja adalah kehadiran tepat waktu. Maka dapat dijelaskan bahwa pada karyawan CV Mulia Agung Sentosa dalam bekerja selalu hadir tepat waktu sebelum jam kerja masuk. Semua karyawan sudah berada di ruang kerja masing-masing sebelum bel masuk berbunyi, apakah itu di pagi hari waktu berangkat atau di siang hari waktu istirahat. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan CV Mulia Agung Sentosa mempunyai tingkat kedisiplinan yang cukup baik dalam bekerja. Tingginya disiplin kerja karyawan akan mampu mencapai kinerja yang optimal.</p>
        <p id="_paragraph-71">Hasil penelitian ini didukung penelitian yang dilakukan oleh [9] bahwa variabel disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Penelitian lain dilakukan oleh [10] juga membuktikan bahwa variabel disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.</p>
        <p id="paragraph-e3711e580f853f209fbe0b4faad6a1a4">
          <bold id="bold-7412ccdecc5fc83f93b25fef2b349dfb">2</bold>
          <bold id="bold-2c9be5cd22c5daa3f4dad77757fded5a">. </bold>
          <bold id="bold-2da36d770e2a99778a17c734ddb68f5a">Pengaruh Etos Kerja Terhadap Kinerja Karyawan <bold id="bold-e22db7a0f76a05e565f8552fe2b54503"/></bold>
        </p>
        <p id="paragraph-d481bc141dec907e3f05c961cce6c375">
          <ext-link id="external-link-78bff7c1d6da1e1f9c077bd4cbaf90b7" ext-link-type="uri" xlink:href="" />
          <ext-link id="external-link-e9a68dbff6c50a2939138a6fefb4cdef" ext-link-type="uri" xlink:href="">Hasil penelitian ini membuktikan pada hipotesis kedua bahwa etos kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada CV Mulia Agung Sentosa. Dalam hal ini, etos kerja meliputi tanggung jawab seseorang bagaimana cara terbaik yang mereka lakukan dalam menyelesaikan tugas dan pekerjaan yang telah diberikan atasan kepada mereka. Didalam etos kerja sangat berdampak pada kinerja karyawan. Pada penelitian ini indikator yang paling membentuk dilihat dari tanggapan mayoritas responden setuju pada variabel etos kerja adalah penguasaan pekerjaan. Maka dapat dijelaskan bahwa untuk etos kerja pada CV Mulia Agung Sentosa yaitu karyawan telah menguasai dan mampu mengerjakan tugas mereka dengan baik. Karyawan yang memiliki etos kerja yang tinggi, maka kinerja yang dihasilkan juga tinggi. </ext-link>
        </p>
        <p id="paragraph-3e03e2a420507412b58639f39576cdf8">Hasil penelitian ini didukung penelitian yang dilakukan oleh [11] bahwa etos kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Penelitian lain yang dilakukan oleh [12] juga membuktikan bahwa etos kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.</p>
        <p id="paragraph-61301f5d3260f604b9dd6ddd935cbbef">
          <bold id="bold-9ec3de5820827f162e0428b2d522c3bc">3</bold>
          <bold id="bold-2f50d908e9caf12ba91a2370d1c07e90">. </bold>
          <bold id="bold-2078a1b10fc3a32a9bf54fca8388e5e9">Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap K</bold>
          <bold id="bold-f29dd68298219da5c2e6d9ab480621c9">inerja Karyawan<bold id="bold-13cf511d71916a4aa0953d3bfd4d9efd"/></bold>
        </p>
        <p id="paragraph-effc266e7cd2b12a526258a1740fbeed">Hasil penelitian ini membuktikan pada hipotesis ketiga bahwa lingkungan kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada CV Mulia Agung Sentosa. Pada lingkungan kerja dapat mempengaruhi baik atau buruknya suatu kinerja karyawan. Lingkungan kerja mencakup semua situasi dan kondisi yang ada dalam lingkungan atau area kerja seperti sarana dan prasarana pada karyawan dalam melakukan pekerjannya. Pada penelitian ini indikator yang paling membentuk dilihat dari tanggapan mayoritas responden setuju pada variabel lingkungan kerja adalah penerangan/cahaya. Dapat dijelaskan bahwa pada lingkungan kerja karyawan CV Mulia Agung Sentosa menyediakan penerangan yang cukup baik pada tempat kerja. Sehingga karyawan mampu bekerja dengan baik dan semaksimal mungkin. Penerangan dalam lingkungan kerja bagi karyawan sangatlah penting untuk kelancaran serta keselamatan dalam bekerja. Penerangan yang cukup baik juga dapat memperkecil resiko terjadinya kesalahan dalam melakukan pekerjaan. lingkungan kerja yang kondusif akan memberikan rasa aman dapat meningkatkan kinerja karyawan. </p>
        <p id="paragraph-498f1516a7ebab4a551279f370e3c90f">Hasil penelitian ini didukung penelitian yang dilakukan oleh [13] yang membuktikan bahwa lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Penelitian lain dilakukan oleh [14] juga membuktikan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.</p>
        <p id="paragraph-bfe83c6e9d3a1fcff3ac69b65fce23d3">
          <ext-link id="external-link-3" ext-link-type="uri" xlink:href="" />
          <ext-link id="external-link-4" ext-link-type="uri" xlink:href="">
            <bold id="bold-5155ac87e9b93ad4548f13f0b7d4ab7e">4.     Pengaruh </bold>
          </ext-link>
          <bold id="bold-5155ac87e9b93ad4548f13f0b7d4ab7e">Disiplin Kerja, Etos Kerja, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan</bold>
        </p>
        <p id="paragraph-816cefa7d8ecb984e026fda01700ae14">Hasil penelitian ini membuktikan pada hipotesis keempat bahwa disiplin kerja, etos kerja, dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada CV Mulia Agung Sentosa. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan CV Mulia Agung Sentosa mempunyai disiplin kerja yang cukup baik yaitu kehadiran tepat waktu serta menaati semua aturan perusahaan. Semakin disiplin karyawan, maka kinerja yang dihasilkan juga maksimal. Dengan mempunyai etos kerja yang baik, semua pekerjaan yang diberikan juga akan selesai dengan baik. Terutama pada kemampuan penguasaan pekerjaan. Seseorang yang memiliki etos kerja yang tinggi dan mampu menguasai semua pekerjaanya, maka hasil kinerjanya akan maksimal. Pada lingkungan kerja CV Mulia Agung Sentosa yaitu memiliki penerangan yang cukup baik. Penerangan dalam lingkungan kerja bagi karyawan sangatlah penting untuk kelancaran serta keselamatan dalam bekerja serta dapat memperkecil resiko terjadinya kesalahan dalam melakukan pekerjaan. Semakin kondusif lingkungan kerja, maka kinerja yang dihasilkan juga akan maksimal. </p>
        <p id="paragraph-cca6437c2e3ac95c5a87eee39b7ab51d">Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh [13] membuktikan bahwa secara simultan variabel disiplin kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Dan penelitian yang dilakukan oleh [15] juga membuktikan bahwa secara simultan variabel disiplin kerja dan etos kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="heading-2">
      <title>
        <bold id="bold-c39dea8a45f717138a88d4852a32bb21">KESIMPULAN</bold>
      </title>
      <p id="paragraph-00033fca889bb306958f2dae220b2f58">Bersadarkan pada hasil pembahasan yang dilakukan peneliti, yang berjudul “Pengaruh Disiplin Kerja, Etos Kerja, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada CV Mulia Agung Sentosa. Ini dapat disimpulkan sebagai berikut :</p>
      <p id="paragraph-04015d8c4e5b1ca8cbdc43f79861dfc3">1. Disiplin kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. </p>
      <p id="paragraph-11">2. Etos kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. </p>
      <p id="paragraph-1fd962d214091564cd73b080fee23a8f">3. Lingkungan kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. </p>
      <p id="paragraph-a885829ac453bd4b359ce206a5aca7a5">4. Disiplin kerja, etos kerja, dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. </p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>