<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Analisis Pemasaran Pada Twitter Guna Meningkatkan Daya Saing Bisnis Pada Marketplace Bukalapak</article-title>
        <subtitle>Marketing Analysis On Twitter To Increase Business Competitiveness In Bukalapak Marketplace</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-b2f94a750b23c056c6ea86057b332828" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Wisnu Wahyudi</surname>
            <given-names>Hafif</given-names>
          </name>
          <email>hafifwisnu00@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-88ba62fd31c6251f8ee427e905cca5b6" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Sukmono</surname>
            <given-names>Rita Ambarwati</given-names>
          </name>
          <email>ritaambarwati@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2022-05-12">
          <day>12</day>
          <month>05</month>
          <year>2022</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-1">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-12">Di era digital dan era revolusi industri 4.0, seiring dengan meningkatnya penggunaan teknologi internet dan smartphone, peran e-commerce sangat penting untuk meningkatkan perekonomian. Perkembangan internet sangat bermanfaat bagi aktivitas manusia sehari-hari. Twitter merupakan jejaring social yang mana memungkinkan penggunanya untuk mengirim pesan secara real time.[1] Umpan balik pelanggan di Twitter membantu anda memutuskan Marketplace mana yang memberikan layanan terbaik. Ini karena tingginya jumlah komentar di Twitter, dan sering ada topik Twitter popular tentang layanan yang ditawarkan oleh Marketplace. Untuk itu, penulis merasa perlu menganalisis pendapat dan sentimen pengguna tentang platform trading ini. [2] Di sisi lain, data mining dapat didefinisikan sebagai teknik yang digunakan untuk menemukan pengetahuan dalam database atau pengetahuan yang berguna dalam database.. Dalam keunggulan yang dimiliki oleh bukalapak adalah banyaknya promo-promo yang menarik setiap waktuya, serta cepat dalam pengantaran jasa pengirimnya dan bisa menggunakan diskon berupa gratis ongkir, serta dalam pembayaran bisa menggunakan secara online melalui DANA ataupun bisa melalui supermarket (indomaret dan alfamart). [3] Penelitian yang dilakukan oleh dan penelitian yang dilakukan adalah yang mana berisi tentang dimana kedua penelitian tersebut yang membandingkan marketplace Untuk mengetahui keunggulan marketplace yang diminati customer dalam promosi. Sedangkan pada penelitian inj adalah mengukur konten-konten promosi yang sering dilakukan pada strategi promosi lazada yang mana untuk mengetahui adanya perbandingan diskon yang dapat membuat minat pembelian kepada konsumen. Maka dari itu dalam penelitian ini menggunakan metode Social Network Analysis (SNA) dengan menggunakanan Big Data atau Crawling Data untuk mengetahui jumlah diskon,gratis ongkir dan cashback manakah yang paling sering digunakan oleh konsumen. [4] [3]</p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="_paragraph-13">Penelitian ini menggunakan metode analisis data social network analysis untuk mengetahui konten promosi <italic id="_italic-35">Diskon</italic><italic id="_italic-36">, Gratis </italic><italic id="_italic-37">Ongkir</italic><italic id="_italic-38">, </italic><italic id="_italic-39">Cashback</italic> dan hasil analisis jaringan social media twitter pada marketplace bukalapak.</p>
      <fig id="figure-panel-c5e35ca288839d7d3f6dd4cbc75d6635">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <title>Alur Penelitian</title>
          <p id="paragraph-4af50fb7191a21dcaff8cb42a53aa72d" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-86de1b28a2399afe134731a82defc7ab" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="4021 Acopen G1.png" />
      </fig>
      <p id="paragraph-73dbb0de374edc695a9d19dc0ca022c7">1. Identifikasi Masalah</p>
      <p id="_paragraph-15">Dalam identifikasi masalah yaitu metode yang mana dapat dilaksanakan pada pertama kali yaitu mencari suatu informasi, berita dan topik masalah yang akan dilakukan penelitian agar dapat melihat peran yang mempengaruhi platform <italic id="_italic-40">twitter</italic> dalam sebuah <italic id="_italic-41">hastag</italic> (#) dengan memakai metode pendekatan social network analysis (SNA).</p>
      <p id="paragraph-d87288345d914ea542969b9f097302fc">2. <ext-link id="external-link-1" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-2" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-3" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-4" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-5" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-6" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-7" ext-link-type="uri" xlink:href=""/>Studi Literatur</p>
      <p id="_paragraph-16">Studi literatur merupakan kumpulan aktivitas dalam metode kumpulan data pustaka, memcatat, mengelolah, dan membaca sebagai alat melakukan penelitian. Tahapan yang dilakukan ini yaitu bertujuan untuk mencetuskan bermacam-macam teori serta data yang relevan dengan adanya masalah yang terjadi saat ini atau sebagai bahan yang akan diteliti serta sebagai rujukan dalam hasil dari penelitian tersebut. Secara Umum Studi Literatur yaitu jalan bagi penyelesaian suatu permasalahan dengan menggunakan cara yang mana dapat melakukan penelusuran yang bersumber tulisan yang pernah dibuat sebelumnya. Keterangan informasi terhadap data yang akan dipakai untuk melaksanakan penelitian yaitu berupa buku elektronik, jurnal internasional, dan penelitian atau <italic id="_italic-42">riset</italic> terdahulu yang berkaitan bersama tema bahasan dari <italic id="_italic-43">riset </italic>yang telah dilakukan. Seorang peneliti yang akan melakukan penelitian hendaklah harus memiliki pandangan serta wawasan yang luas terhadap objek yang hendak diteliti.</p>
      <p id="paragraph-cacb891d032c1f209c9c16784372eb9b">3. <ext-link id="external-link-7c837282a40f66af2829051f714338fb" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-28a2b73de4ac072337b5dd3b9ed342c2" ext-link-type="uri" xlink:href=""/>Penentuan Sosial Media</p>
      <p id="_paragraph-17">Penentuan Sosial Media adalah Proses menetapkan media sosial apa yang akan digunakan untuk mencari data yang dibutuhkan yang cukup penting dan strategis yang ada di dalam efektifitas kerja dengan memakai sosial media twitter.</p>
      <p id="paragraph-3da11fd67a962e895d48505065be48c6">4. <ext-link id="external-link-9ffe14ba729577b249163540e2765f33" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-490c2cc68b3e95cad1546a006a681239" ext-link-type="uri" xlink:href=""/>Penentuan Konten Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-18">Penentuan Konten Penelitian yaitu proses yang mana pertama kali menetapkan konten yang akan dilakukan penelitian agar dapat mengetahui objek pada akun Bukalapak di Twitter seperti voucher, cashback, dan flash sale yang akan dijadikan bahan penelitian ini.</p>
      <p id="paragraph-677f73b3fd139e32c6551675eec1e398">5. <ext-link id="external-link-74485157d9b44cd35529937e6804eabb" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-802cd6e363d1dab9db2605c8a76d1120" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-62d3c3b6e23cd995335a8f7094b6520f" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-ddb6bd3f0ea1acb69880b1c339f3b660" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-338ad9aa54242653378d3ab3aab2677d" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-4040c0adb58bced1e05daf4c73e9c177" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-aa6f7dbe56245f70c3eaeb657e2749fa" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-8" ext-link-type="uri" xlink:href=""/>Pengumpulan Data (Crawling Data Twitter)</p>
      <p id="_paragraph-19">Dalam tahapan penelitian ini yaitu melakukan pengumpulan sebuah data. Dengan melakukan pengumpulan data dilaksanakan dengan tujuan akan memperoleh sebuah data yang akan dilakukan dalam menganalisis sebuah <italic id="_italic-44">riset</italic>. Dalam pengumpulan data yang harus dilakukan adalah menjalankan <italic id="_italic-45">tools</italic>, kemudian mempersiapkan tema atau topik yang akan dicari seperti “<italic id="_italic-46">Diskon</italic>” “<italic id="_italic-47">Gratis Ongkir</italic>” dan “<italic id="_italic-48">Cashback</italic>” lalu dengan kode yang terbentuk teks yang didapatkan dalam aplikasi <italic id="_italic-49">Google Research Colab</italic>, Setelah itu, kita dapat menggunakan crawling coding yang disiapkan dalam format (python) untuk mengambil contoh dari akun Twitter kita yang dimuat dengan tagar #Indonesia misalnya. Saat mencari kumpulan data Twitter dengan mencari kumpulan data 1000 kumpulan data media sosial yang berisi hashtag #indonesia sebagai kata kunci. Di bawah ini adalah dataset yang telah dipindai dan difilter karena data asli adalah dataset 1000 dataset. dengan mengambil dataset yang diperlukan untuk menganalisis aringan sosial. Data berikut diperbolehkan: Dari, Kepada, Nama, ID, Sumber, Target, Jangka Waktu, Pelanggan, Langganan, Mulai, dan Akhir.</p>
      <p id="paragraph-b5c6c594316bd791963d690eff52a840">6. <ext-link id="external-link-b5b697a372b52ef84515e0c9258d9308" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-c43760eb46796e3dcfdc907f08e58fc6" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-2b2f63fca0f297b89c73c3bfb03f546d" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-2ac0ec7e8c49903e6257791cadeef7dd" ext-link-type="uri" xlink:href=""/>Processing Data</p>
      <p id="_paragraph-20">Langkah ini merupakan salah satu cara untuk mengolah data Excel yang diperoleh setelah memindai data Twitter dalam format .json. Kemudian Anda perlu mengkonversi data ke .csv dan kemudian membagi data yang ingin Anda impor menjadi 2 set data csv, yaitu data node stup tepi kumpulan data. Setelah mengimpor dua kumpulan data, Anda memvisualisasikan data dalam format Excel dan kemudian menghitung nilai property jaringan. Artinya, ia menghitung tiga nilai sentralitas (sentralisasi derajat, sentralisasi interpersonal, dan sentralitas kedeketan).</p>
      <p id="paragraph-4d7aac73cadc59e8a073c477533f69ed">7. Normalization</p>
      <p id="_paragraph-21">Normalization adalah metode yang melakukan pemrosesan dalam penyusunan data relasional sesuai dengan rangkaian yang mana proses ini untuk mengurangi dan meningkatkan data yang ada.</p>
      <p id="paragraph-c4239f37e720d5538f35a8db5253878e">8. Tokenizing</p>
      <p id="_paragraph-22">Tokenizing adalah metode untuk melakukan pemisahan kata dalam suatu kalimat dengan tujuan untuk proses analisi teks lebih. Sebelum melakukan tokenizing biasanya melakukan proses case folding (tahap untuk konversi text menjadi suatu bentuk yang standar) yang didalamnya mencakup proses menghapus angka dan tanda baca yang tidak perlu dan whitespace. Untuk melakukan proses tokenizing tidak sesederhana ketika kita langsung menggunakan dalam coding. Karena proses tokenizing ini akan merajuk pada jenis pengolahan bahas paling sering muncul dengan menggunakan bahas python yang support bahasa Indonesia secara umum yang mana masih langka. Tetapi tidak perlu khawatir karena python masih tersedia library dan modul yang bisa kita gunakan untuk proses ini antara lain stopwords.</p>
      <p id="paragraph-151522687fedfcc3a3b0279a7c40da3a">9. Noise Removal</p>
      <p id="_paragraph-23">Noise Removal merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk melakukan proses pengurangan dalam jejaringan tersebut.</p>
      <p id="paragraph-9fab9a24ad2fbeeec2f79b16ae9b92ad">10. Hasil Olah Data</p>
      <p id="_paragraph-24">Setelah dilakukan pengolahan data, didapatkan struktur jaringan dan beberapa kelompok topik yang terjadi dalam interaksi antar pengguna Bukalapak. Dari struktur jaringan yang terbentuk, tahapan akhir penelitian yaitu dengan cara kita menjelaskan hasil analisis dan visualisasi yang telah diteliti dengan bantuan software gephi setelah itu dapat menyimpulkan data nilai property jaringan. yang mana dapat dihitung menggunakan metode Social Network Analysis dengan cara kita menunjukkan media promosi manakah yang paling berpengaruh dalam pola penyebaran dan interaksi dalam jaringan tweets yang menggunakan kata kunci Hastag #Indonesia. Pada cluster ini menggunkan kata yaitu “diskon”, “gratis ongkir”,dan “cashback”. Kata ini merupakan kata dengan frekuensi kemunculan yang lebih rendah dibandingkan kata lainnya. Setelah itu dengan cara kita mencari data ditweet dengan katakata yang sering muncul.[5]</p>
      <p id="paragraph-1e4b14354a8b84092e0bb7cfbfe31e6e">11. Analisis Jaringan</p>
      <p id="_paragraph-25">Analisis jaringan adalah bentuk analisis data penelitian untuk melakukan perencanaan pada suatu data dalam proyek yang akan digunakan di antara hasil olah data, dan besarnya pengaruh data yang satu terhadap data lainnya atara diskon, gratis ongkir, dengan cashback.</p>
      <p id="paragraph-a8c372b7e3c9cf07f13ec712ae71c0a0"><ext-link id="external-link-0e223e44205fb9b6c0ddefad11eaa81c" ext-link-type="uri" xlink:href=""/><ext-link id="external-link-4d827f3c3e562a713bec6b46cac24db1" ext-link-type="uri" xlink:href=""/>12. Merangkum Hasil Penelitian</p>
      <p id="paragraph-6073750c54a72b005eb4ed6ad8a52879">Rangkuman Hasil Penelitian yaitu proses untuk mendapatkan bukti apakah metode SNA dengan crawling data di google colab dan menggunakan aplikasi ghepi memiliki pengaruh terhadap keuntungan antara organisasi dan perorangan secara digital dengan pemanfaatan internet, web dan aplikasi bisnis online, Media sosial menjadi hal penting di dunia maya dikarenakan media sosial memberikan wawasan dalam pemasaran di marketplace Bukalapak</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <sec id="heading-4b0e1f44223d5d0b1dffb17b9cc9103d">
        <title>Gambaran Umum Objek Penelitian</title>
        <p id="_paragraph-26">Penelitiian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan data sekunder yang berasal dari <italic id="_italic-50">Twitter.</italic> Objek penelitian ini yaitu dengan melakukan hubungan <italic id="_italic-51">user media sosial</italic> <italic id="_italic-52">twitter</italic> terhadap <italic id="_italic-53">marketplace Bukalapak</italic>. Penelitian ini membutuhkan sebuah <italic id="_italic-54">hastag</italic> atau <italic id="_italic-55">tweet</italic> untuk mencari kunci pada akun <italic id="_italic-56">user twitter</italic> yang akan digunakan sebagai data yang akan diuji, dimana tema yang diambil dalam penelitian ini menggunakan konten promosi pemasaran yaitu <italic id="_italic-57">diskon</italic>, <italic id="_italic-58">gratis ongkir</italic>, <italic id="_italic-59">cashback</italic>. Penelitian ini mengambil data pada tahun 2018-2019 dan pada tahun 2020-2021 yang mana data yang akan diambil sebanyak minimal 1000 pada setiap kriteria per tahun. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode <italic id="_italic-60">Social Network Analysis</italic> (<italic id="_italic-61">SNA</italic>) dengan menggunakan <italic id="_italic-62">big data</italic>. dalam menggunakan aplikasi ini dengan cara melakukan pengumpulan data yang disebut aplikasi berbasis bahasa <italic id="_italic-63">python</italic>, dengan memanfaatkan <italic id="_italic-64">integrated development environment</italic> (<italic id="_italic-65">IDE</italic>) dari <italic id="_italic-66">google</italic> yang bernama <italic id="_italic-67">google colab</italic>. Penelitian ini menggunakan berbagai macam <italic id="_italic-68">library</italic> dan <italic id="_italic-69">tools</italic> pendukung. Seperti <italic id="_italic-70">Library</italic> seperti <italic id="_italic-71">SNScrape</italic> dan sebagainya. Penelitian ini menggunakan beberapa <italic id="_italic-72">tools</italic> pendukung yaitu <italic id="_italic-73">Google</italic> <italic id="_italic-74">Colab</italic>, Kamus, <italic id="_italic-75">Wordij</italic>, dan <italic id="_italic-76">Gephi</italic>.[6] [7]</p>
      </sec>
      <sec id="heading-3d883b41d1396676151a348dcda1af8a">
        <title>Analisis Data dan Hasil Penelitian</title>
        <p id="_paragraph-27">Hasil data yang diperolah dari penarikan data (<italic id="_italic-77">crawling</italic>) yang mana menunjukkan jumlah <italic id="_italic-78">tweets</italic> sebagai berikut:</p>
        <table-wrap id="_table-figure-1">
          <label>Table 1</label>
          <caption>
            <title>Hasil Penarikan Konten Promosi</title>
            <p id="_paragraph-29" />
          </caption>
          <table id="_table-1">
            <tbody>
              <tr id="table-row-6668d84fb323a488a94b4dee2fb2182e">
                <td id="table-cell-15c79c53fc578af7e1da52fd5780291a">NO</td>
                <td id="table-cell-f8c189bde9b587a669b0ae97192309ac">KONTEN PROMOSI</td>
                <td id="table-cell-06bb5b8c37a78912e4b887aa1ec891ca">TAHUN</td>
                <td id="table-cell-c54eab65e9b54e7d0a5695e517cc3fad">JUMLAH DATA</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f98b765d8a3d0253e496540a981122a1">
                <td id="table-cell-6389c9d6ec3797fa2bb65b4f127e4cfd" rowspan="2">1</td>
                <td id="table-cell-032c85f28e376a43650bf589a14d50e8">DISKON</td>
                <td id="table-cell-08166e8f0e6f2166f491aafd47295d31">2018-2019</td>
                <td id="table-cell-99b2a1fa07fd36c0b04b2767a553568c">8.751</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-cc386580244e03e7d118a635d7a5edf9">
                <td id="table-cell-a073195c77a063064775db4a9a8c7bbb" />
                <td id="table-cell-fb36b462be156b18775ac7635a31de34">2020-2021</td>
                <td id="table-cell-56e15f03799fc159eb14b7c68da2bd7b">6.867</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-dcea4ebc57c1814364c3bcd9c8bc035a">
                <td id="table-cell-df5304cb6b79c20f9db90004ac6cee2a" rowspan="2">2</td>
                <td id="table-cell-562ffee2c79d0ddc6b36ca078ca6a3a7">GRATIS ONGKIR</td>
                <td id="table-cell-2e5dc744960366afbcef3a59de66e52b">2018-2019</td>
                <td id="table-cell-28ae942962b57cc9b2cd6b33a86eb89e">4.211</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-b01ef0dad7ee658e454e55f8e73705a1">
                <td id="table-cell-f3b3f6dfbac02a3e381a833ac0eb81e9" />
                <td id="table-cell-fd9468c21e4b89c72e1954204bec9542">2020-2021</td>
                <td id="table-cell-6094d9f825d4951af3a42dd66a49522e">11.877</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-092c4aa35754cc21a66d3823b9bd873f">
                <td id="table-cell-ee3847142ebd2752559c0b8729d5fbab" rowspan="2">3</td>
                <td id="table-cell-98b12f35e66de524a2b796b6cb1ef633" rowspan="2">CASHBACK</td>
                <td id="table-cell-6bffac3a5a201da833f2ddeeb71b7b23">2018-2019</td>
                <td id="table-cell-d2c3364f537089653d09843e3ab99010">10.718</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-bde300bbd18c44090299455f7730d670">
                <td id="table-cell-4ab19b5536797324883015536eaed710">2020-2021</td>
                <td id="table-cell-791165ab24be0110971766b049b2d1f7">6.157</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-30">Menunjukkan bahwa jumlah <italic id="_italic-79">tweets</italic> yang diperoleh dari hasil pemgumpulan data (<italic id="_italic-80">crawling) tweets</italic> dengan kata kunci yang akan diteliti yaitu berfokus pada konten promosi seperti <italic id="_italic-81">diskon</italic><italic id="_italic-82">, gratis </italic><italic id="_italic-83">ongkir</italic><italic id="_italic-84">,</italic> dan <italic id="_italic-85">cashback</italic><italic id="_italic-86">.</italic> Penelitian ini mengambil data pada tahun 2018-2019 dan pada tahun 2020-2021, sebanyak minimal 1.000 data pada setiap kriteria per tahunnya, dengan memanfaatkan <italic id="_italic-87">integrated development environment</italic> (<italic id="_italic-88">IDE</italic>) dari <italic id="_italic-89">google</italic> yang disebut dengan <italic id="_italic-90">google</italic><italic id="_italic-91">collab</italic>. Data ini diperoleh dari kata kunci <italic id="_italic-92">diskon</italic> sebanyak 8.751 data pada tahun 2018-2019, sedangkan pada tahun 2020-2021 kata kunci <italic id="_italic-93">diskon</italic> sebanyak 6.867 data. Kemudian untuk kata kunci <italic id="_italic-94">gratis </italic><italic id="_italic-95">ongkir</italic> memperoleh sebanyak 4.211 data pada tahu 2018-2029, sedangkan pada tahun 2020-2021 kata kunci <italic id="_italic-96">gratis </italic><italic id="_italic-97">ongkir</italic> sebanyak 11.877 data. Dan untuk kata kunci <italic id="_italic-98">cashback</italic> sebanyak 10.718 data pada tahun 2018-2019, sedangkan pada tahun 2020-2021 kata kunci <italic id="_italic-99">cashback</italic> sebanyak 6.157 data.</p>
        <p id="_paragraph-31">Setelah melakukan proses pengumpulan data (<italic id="_italic-100">crawling</italic>), proses yang dilakukan selanjutnya adalah <italic id="_italic-101">preprocessing</italic> data yang bertujuan untuk menghilangkan <italic id="_italic-102">tweets</italic> yang tidak relevan yang mana mempermudah untuk melakukan proses analisi, proses ini disebut dengan proses <italic id="_italic-103">filtering</italic> yang mana menghilangkan kata yang tidak digunakan, kemudian diolah menggunakan <italic id="_italic-104">wordij</italic><italic id="_italic-105">.</italic></p>
      </sec>
      <sec id="heading-d48fb847e6e0a9e57f5fc59c1237d8b1">
        <title>Pembahasan</title>
        <fig id="figure-panel-6c9f9fb3565f66587f484d4f8b7abfeb">
          <label>Figure 2</label>
          <caption>
            <title>Visualisasi Gratis Ongkir 2018-2019</title>
            <p id="paragraph-1e2d23bd762d950b878730c2d93ca1c3" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-2d64aa6601f3fa0500ae4015bb480c37" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="4021 Acopen G2.png" />
        </fig>
        <fig id="figure-panel-7d531010404ccb9c7198f01674b5fee4">
          <label>Figure 3</label>
          <caption>
            <title>Gambar 4.2.6 Visualisasi Gratis Ongkir 2020-2021</title>
            <p id="paragraph-6a927489ba97cd7bc5ca340d4706e25b" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-5c218fcb13f09440898f061de3f68a48" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="4021 Acopen G3.png" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-32">Kesimpulan dari tahun 2018-2019 sebelum ada pandemic adalah para konsumen yang sering membicarakan gratis ongkir di bukalapak, dan konsumen tidak sering menggunakan dalam pembelian di marketplace bukapalak, dikarenakan konsumen tidak merespon saat ada promo gratis ongkir di bukalapak yang memiliki fenomena pembelian gratis ongkir diatas sering muncul dan berhubungan. Salah satu fenomena yang menarik “Bukamall” merupakan fitur belanja yang ada di bukalapak untuk official store (menjual barang original). Sedangkan di tahun 2020-2021 pada saat pandemic adalah para konsumen sering membicarakan gratis ongkir, dan konsumen juga sering menggunakan gratis ongkir dalam pembelian. Fenomena yang menarik “Bukamart” merupakan fitur belanja kebutuhan sehari-hari dengan cepat dan harga yang lebih efisien di bukalapak.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-2">
          <label>Table 2</label>
          <caption>
            <title>Tabel Nilai Jejaringan Gratis Ongkir</title>
            <p id="_paragraph-35" />
          </caption>
          <table id="_table-2">
            <tbody>
              <tr id="table-row-550258b6bb5f6bb01a56850f523d0d00">
                <td id="table-cell-3be2b4d0f5e0e03e2c300116a4f04f1b">Properti jaringan</td>
                <td id="table-cell-972adb9fe14d0f059c94f29fab5a7f97">Nilai 2018-2019</td>
                <td id="table-cell-570c7c56d043b4168297fa0906798e2b">Nilai 2020-2021</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-d9ba1673d47f61674b5af519338820e5">
                <td id="table-cell-5385c1a65fdcf46bf24a5f28cf0c17f4">Nodes</td>
                <td id="table-cell-b4ad6adc4147b6c4157733c07a598898">127</td>
                <td id="table-cell-cbfda3990d7a63b252cf22094b808876">98</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-91bb18b8b6a83aece3185b764976a57b">
                <td id="table-cell-14572b30ddc9122c2d1945cb85d3e80c">Edges</td>
                <td id="table-cell-8fb59edb7d6d483e48d24b820949680b">134</td>
                <td id="table-cell-c9803f9760aa3ddbbf04397c6a68fe4a">389</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-5883fe4df7f13bd4495907bf81ff7ec0">
                <td id="table-cell-ad5dcd5bbb506384562e26d456fc1c64">Average Degree</td>
                <td id="table-cell-f880c5ad7f2fe0de41cd35e72c379a10">2.11</td>
                <td id="table-cell-d43b63a307e4ce19688238b22b04de50">7.939</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c278a6f1db17841c1e5942d60cdcc1cc">
                <td id="table-cell-96e277f0f91b870213447e3f8f0dfa8a">Average Weighted Degree</td>
                <td id="table-cell-a79ac0004168f3fedf9c7bddd78e7998">84.378</td>
                <td id="table-cell-b238cf7fd03586dd11d5571244a7863b">500.49</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-144e576e4cc315275484c6d997bbdb83">
                <td id="table-cell-a9dab2f8b4503898f41b930ef3ddab23">Network Diameter</td>
                <td id="table-cell-a700900143dc180cf0a9f7ccbaa58406">4</td>
                <td id="table-cell-61c1cf3eca446316bf0644e927479149">4</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-17e2468c76caee3be38f55dc11d369fa">
                <td id="table-cell-67b92ded5daef85d6aa13d8b60daf9c1">Modularity</td>
                <td id="table-cell-1f86cb862f66e4dc73fbb081203bd0db">0.118</td>
                <td id="table-cell-e841250c9d76e71f60158be49ad92cbd">0.143</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-36">Menunjukkan nilai sifat jejaringan sosialPdengan kataPkunci “gratis ongkir” pada media sosial <italic id="_italic-112">Twitter</italic>. Dari data, kita dapat mengetahui bahwaP<italic id="_italic-113">nodes</italic> (system yang dapat dihubungkan ke jejaringan) dibentuk, menjelaskan pengguna yang menggunakan kata kunci “gratis ongkir” untuk berinteraksi di media sosial <italic id="_italic-114">Twitter</italic>. PropertiPkedua yaituP<italic id="_italic-115">edges </italic>(bagian dari garis yang dapat dilakukan terkait dengan titik) di mana properti ini menjelaskan pembahasan yang membicarakan tentang “gratis ongkir”, adapun jumlah properti <italic id="_italic-116">edges</italic>Pyang terbentukPmengenai kata kunci ini. Properti jaringan yang ketiga yaitu <italic id="_italic-117">average degree</italic> (jumlah rata-rata dalam hhubungan pengguna). Properti ini menjelaskan hubungan jumlah rata-rata pengguna dalam jaringan, jika nilai meningkat, hubungan antara pengguna juga semakin meningkat serta dapat meyebarkan informasi secara luas. Adapun properti jaringan yang keempat diukur pada jaringan ini adalah <italic id="_italic-118">average weighted</italic>P<italic id="_italic-119">degree</italic> yang menjelaskan mengenai rata-rata nilai bobot pada hubungan antar jaringan. Properti jaringan yang kelima adalah <italic id="_italic-120">network  diameter</italic> yang mana properti ini menjelaskan jarak maksimal pada jaringan antar setiap <italic id="_italic-121">nodes</italic>, semakin meningkatnya diameter jaringan, makaPsemakin lamaPinformasi tersebutPdapat tersebarPluas, yang memiliki arti bahwa jarak yang ditempuh untuk menyebarkan informasi <italic id="_italic-122">tweet</italic>.PSerta dalam properti jaringan yang terakhir adalah <italic id="_italic-123">modularity</italic>Pyang mana mengukur seberapa baik jaringan terbagi menjadiPkomunitas, kataPkunci “gratis ongkir” artinya yang menunjukan akan adanya kelompok yang berbeda-beda terbentuk dalam jaringan “gratis ongkir” .</p>
        <p id="paragraph-9f42651395316c51c69e9825d3844b29">1) Konten Terkait Gratis Ongkir</p>
        <p id="_paragraph-37">Gratis Ongkir adalah promosi yang ditawarkan oleh pengelola bisnis online untuk menarik pembeli. Promosi ini sangat efektif dalam meningkatkan penjualan bisnis. Gratis ongkir diberikan kepada konsumen sebagai bonus yang dapat ditukarkan dan memiliki wartu terbatas. Penggunaan gratis ongkir dengan cara di klaim, setelah itu dipergunakan saat melakukan pembelian. Promo gratis ongkir sangat berguna bagi konsumen saat melakukan pembelian. Hasil visualisasi Gratis Ongkir tahun 2018-2019 sebelum adanya pandemic. Menunjukkan bahwa para konsumen sering membicarakan promosi “gratis ongkir” dan penggunaan gratis ongkir tersebut di bukalapak. Hal ini dikarenakan kurang adanya respon terhadap pembelian. Fenomena yang lain adalah pemberian gratis ongkir yang bisa menggunakan promo belanja berupa diskon, voucher dan cashback, promo tersebut digunakan untuk belanja berupa barang favorit yang akan kita beli di bukalapak. Selain itu fenomena yang menarik lainnya adalah “Bukamall” yang merupakan salah satu fitur di bukalapak untuk official store (menjual barang original). Pernyataan ini sejalan dengan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti. [8] Hasil visualisasi “Gratis Ongkir” tahun 2020-2021 pada saat pandemic menunjukkan bahwa para konsumen sering membicarakan promo “gratis ongkir” dan penggunaan gratis ongkir tersebut di bukalapak. Hal ini dikarenakan respon terhadap pembayaran atas pembelian sering muncul dan berhubungan. Fenomena yang lain pemberian gratis ongkir yang bisa menggunakan promo belanja saat melakukan pembelian di bukalapak. Saat promo gratis ongkir berupa diskon, voucher, cashback, dimana konsumen memakai promo tersebut untuk belanja bingkisan di bukalapak. Salah satu fenomena yang menarik lainnya adalah “Bukamart” merupakan fitur alternative belanja kebutuhan sehari-hari dengan cepat dan harga yang lebih murah di bukalapak. Pernyataan ini sejalan dengan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti. Kesimpulan dari tahun 2018-2019 sebelum ada pandemic adalah para konsumen yang sering membicarakan gratis ongkir di bukalapak, dan konsumen tidak sering menggunakan dalam pembelian di marketplace bukapalak, dikarenakan konsumen tidak merespon saat ada promo gratis ongkir di bukalapak yang memiliki fenomena pembelian gratis ongkir diatas sering muncul dan berhubungan. Salah satu fenomena yang menarik “Bukamall” merupakan fitur belanja yang ada di bukalapak untuk official store (menjual barang original). Sedangkan di tahun 2020-2021 pada saat pandemicadalah para konsumen sering membicarakan gratis ongkir, dan konsumen juga sering menggunakan gratis ongkir dalam pembelian. Fenomena yang menarik “Bukamart” merupakan fitur belanja kebutuhan sehari-hari dengan cepat dan harga yang lebih efisien di bukalapak. [9] [10]</p>
        <p id="paragraph-bb0c54a7cc13ad109f0a423f8165d1ce">2) Implikasi Hasil Penelitian</p>
        <p id="_paragraph-38">Implikasi hasil penelitian pada visualisasi tahun 2018-2021 pada konten promosi “<italic id="_italic-124">gratis ongkir</italic>” dimana dalam fenomena ini sering membahas pembayaran dengan mengunakan <italic id="_italic-125">gratis ongkir</italic> tersebut, selain itu adanya fenomena yang menarik tentang pembahasan pembelian secara hemat yang dilakukan konsumen. Sehingga marketplace bukalapak harus meningkatkan hubungan dengan jasa pengiriman pihak ketiga sehingga promo <italic id="_italic-126">gratis ongkir</italic> dapat lebih menraik perhatian konsumen.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>Simpulan</title>
      <p id="_paragraph-39">Berdasarkan hasil analisis dan implementasi yang telah dilakukan, antara berbeda:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-2b5b27500317e94b49bde49cb1f26b73">
        <list-item>
          <p>Kesimpulan menunjukkan bahwa tweets yang diperoleh dari hasil pengumpulan data (crawling) tweets dengan kata kunci konten promosi seperti <italic id="_italic-127">diskon</italic>, <italic id="_italic-128">gratis ongkir</italic> dan <italic id="_italic-129">cashback</italic>. Setelah itu dilakukan perbandingan, konten promosi dengan kata kunci “<italic id="_italic-130">gratis ongkir</italic>” pada saat pandemic memiliki jumlah nilai <italic id="_italic-131">nodes </italic>terbanyak menunjukkan bahwasannya banyak pengguna <italic id="_italic-132">twitter</italic> yang membahas <italic id="_italic-133">gratis ongkir</italic> pada media social. Sedangkan dalam <italic id="_italic-134">edges</italic> juga memberikan bukti dengan banyak yang melakukan interaksi antar pengguna twitter mengenai “<italic id="_italic-135">gratis ongkir</italic>” dimedia social. Serta <italic id="_italic-136">average degree</italic> yang menggambarkan masing-masing pengguna didalam jaringan yang memiliki banyak hubungan sehingga dapat memperluas dalam penyebaran informasi terkait promosi dalam Bukalapak.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Kesimpulan pada visualisasi konten promosi dengan kata kunci <italic id="_italic-137">diskon, gratis ongkir, cashback</italic> ini sangat penting dalam menarik perhatian para konsumen, hal ini dikarenakan marketplace bukalapak harus lebih menawarkan promo dan fasilitas terkait pembayaran atas transaksi pembelian di bukalapak, serta harus meningkatkan hubungan dengan jasa pengiriman pihak ketiga sehingga promo <italic id="_italic-138">gratis ongkir</italic> dapat lebih menarik perhatian konsumen, dan harus menawarkan dan memperhatikan promo cashback ini agar bisa meningkatkan konsumen dengan menggunakan marketplace bukalapak untuk kedepannya.</p>
        </list-item>
      </list>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>