<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Pengaruh Brand Image, Fiture, Dan Emotional Desire Terhadap Keputusan Pembelian Motor Vespa Di Kota Sidoarjo</article-title>
        <subtitle>he Influence of Brand Image, Feature, and Emotional Desire on the Decision to Purchase a Vespa Motorcycle in Sidoarjo City</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-c36043636d9857ddf24a1fe9af5a0e11" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Hasna</surname>
            <given-names>Basysyar</given-names>
          </name>
          <email>basysyarhasna@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-bed6165fcffe28433f600cd704409ba3" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Indayani</surname>
            <given-names>Lilik</given-names>
          </name>
          <email>lilikindayani@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2022-03-21">
          <day>21</day>
          <month>03</month>
          <year>2022</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-1">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-18">Pada era moderen seperti ini perkembangan zaman sangatlah pesat, di zaman moderen seperti ini tentu kita tidak asing dengan kata transportasi. Tranportasi adalah salah satu penunjang dalam kehidupan sehari – hari. Masyarakat yang banyak dan mempunyai aktifitas masing – masing menjadikan alat tranportasi sebagai alat utama untuk menunjang kesaharian mereka. Di negara Indonesia sendiri alat transportasi termasuk kebutuhan utama dari masyarakatnya, salah satu yang paling diminati yaitu sepeda motor. Perkembangan sepeda motor di Indonesia bisa dibilang adalah perkembangan signifikan kondisi jalanan Indonesia yang padat dan macet menjadikan sepeda motor salah satu alat transportasi yang diminati banyak kalangan, betul saja dengan menggunakan sepeda motor kita bisa melewati celah di jalan bila macet serta bisa mencari jalan tikus untuk sampai pada tujuan tepat waktu. Kemudian seiring banyaknya masyarakat yang mempunyai motor mulai bermunculan komunitas - komunitas dengan berbagai macam kalangan dan berbagai macam jenis motor, komunitas ini muncul salah satunya karena adanya dorongan emosi yang mempengaruhi kebanggan atas barang yang di miliki seperti pengaruh <italic id="_italic-22">brandimage</italic> serta kesenangan dengan <italic id="_italic-23">design</italic> dan fitur yang di sediakan pabrikan dari sebuah produk. Salah satu <italic id="_italic-24">brandimage</italic> yang sedang naik daun pada saat ini adalah vespa, pabrikan Italia ini mulai diminati konsumen kembali, sebetulnya vespa ada semenjak dulu, pada perang dunia pun vespa menjadi alat transportasi untuk perang, di indonesia sendiri vespa sudah ada sejak dulu bahkan vespamenjadi pabrikan pertama yang mengusung desain motor berbentuk <italic id="_italic-25">stylish</italic>.</p>
      <p id="_paragraph-19"><italic id="_italic-26">Brandimage</italic>yang dibangun kembali oleh perusahaan mempunyai pandangan oleh masyarakat bahwa Citra merektelah kembali disajikan oleh PT. Piaggio Indonesia,hal ini menandakan bahwa <italic id="_italic-27">brandimage</italic> menjadi dugaan salah satu unsur untuk memikat minat beli calon konsumen untuk kembali membeli produk vespa. Semakin baik <italic id="_italic-28">brandimage</italic>yang melekat pada suatu produk maka semakin besar ketertarikan konsumen untuk membeli. [1] citra merek adalah total dari keseluruhan kepribadian di benak konsumen, keputusan pembelian konsumen paling sering bergantung pada citra merek dari pada karakteristik fisik merek, oleh karena itu kenaikan peminat pada kasus vespaini naik seiring citra merek vespa yang sedang tenar dikalangan masyarakat, namun juga bukan berarti kenaikan tidak di pengaruhi oleh karakteristik. Vespasejak dahulu mempunyai karakteristik yang unik yaitu pada disain, pada era saat ini vespa telah melakukan perubahan pada desainya yang dulunya jadul sekarang menjadi elegan dan bergaya, serta karaketeristik vespayang lain yaitu pada komunitas, hampir di berbagai daerah terdapat komunitas vespa baik yang jadul maupun moderen. oleh karena itu vespa mulai kembali di minati, hal ini di pengaruhi oleh rasa kepercayaan konsumen terhadap sebuah <italic id="_italic-29">brand</italic>, rasa ini timbul karena calon konsumen tidak mau mengambil resiko dalam membeli sebuah produk. [2] menyatakan Citra merek adalah persepsi pelanggan tentang sebuah merek, yang tercermin dari asosiasi merek yang diadakan dimemori pelanggan</p>
      <p id="_paragraph-20">Fitur adalah komponen tambahan yang disediakan oleh perusahaan untuk menambah nilai dari sebuah produk, fitur diciptakan untuk membuat produk terlihat istimewa, unik dan berbeda di mata konsumen. Di sisi lain dengan penambahan fitur pada produk, konsumen dapat membedakan ciri khas pada setiap produk, begitu pun dengan fitur yang disajikan oleh vespasalah satunya yaitu <italic id="_italic-30">Piaggio immobilizer</italic> yaitu fitur keamanan yang dirancang apabila mesin motor tidak bisa di operasikan jika menggunakan anak kunci yang berbeda, dengan demikian pengguna tidak perlu khawatir apabila motor ditinggal, fitur selanjutnya yaitu pembuka jok elektrik, kebanyakan motor pada umumnya apabila ingin membuka jok harus melepas kunci telebih dahulu kemudian membukanya pada bagian tertentu, pada fitur vespaini berbeda dengan yang lain tidak perlu mencabut kunci hanya perlu memencet tombol berlambang gembok pada komponen di dekat tombol kunci maka jok akan otomatis terbuka dengan sendirinya, kemudian fitur yang lain seperti <italic id="_italic-31">Side Stand Switch</italic> yaitu apabila Standar samping diturunkan maka motor tidak bisa menyala dan juga ada koneksi USB apabila ingin mengecas hp yang ada dikotak spakbor serta bagian bagasinya yang luas. Hal ini dirancang oleh perusahaan agar keistimewaan dari produk vespamampu memikat minat beli konsumen, menurut [3] menyatakan bahwa fitur adalah salah satu dari delapan dimensi kualitas produk. Fitur dapat diartikan sebagai aspek sekunder dari suatu produk. Fitur identik dengan sesuatu yang unik, khas, dan istimewa yang tidak dimiliki oleh produk lainnya, sehingga menjadi alat persaingan untuk membedakan produk perusahaan terhadap produk sejenis dari pesaing. Begitu pun menurut [4] yang menyatakan bahwa fitur adalah alat untuk bersaing yang membedakan produk suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya fitur produk identik dengan sifat dan sesuatu yang unik, khas, dan istimewa yang tidak dimiliki oleh produk lainnya. Biasanya karateristik yang melekat dalam suatu produk merupakan hasil pengembangan dan penyempurnaan secara terus – menerus. Sebuah produk dapat ditawarkan dengan beraneka macam fitur. Perusahaan dapat menciptakan model dengan tingkat yang lebih tinggi dengan menambah fitur produk tersebut.</p>
      <p id="_paragraph-21">Pernyataan yang dikemukakan oleh para ahli di atas bahwa nilai dari sebuah fitur memang berpengaruh terhadap produk, di lain sisi fitur bersifat sekunder maksudnya yaitu dengan menambahkan fitur pada produk menjadikan sesuatu hal yang istimewa, unik dan khas terhadap produk tersebut yang tidak ada pada produk lainnya, maka perusahaan layak untuk menambahkan fitur yang berguna untuk mempengaruhi kualitas produk, serta memberikan karakteristik dari sebuah produk yang bertujuan dengan diciptakanya fitur mampu memberikan senjata untuk menghadapi persaingan dengan kompetitor lainnya, sama halnya yang di lakukan oleh perusahaan vespadengan menciptakan berbagai macam fitur pada produknya, pada saat ini vespamulai kembali memperbanyak fitur- fiturnya.</p>
      <p id="_paragraph-22"><italic id="_italic-32"> Emotionaldesire </italic>merupakan arti dari emosi dan hasrat, dewasa ini bisa dilihat bahwa tren adalah sebuah hal yang lumrah, trend yang terjadi pada kalangan masyarakat justru mempunyai dampak positif bagi sebagian kalangan salah satunya bagi dealer vespa, tentu hal ini sangat berpengaruh bagi penjualan produk karena dengan adanya sesuatu yang sedang trend maka berita akan cepat menyebar keseluruh media dan masyarakat, sesuatu yang sedang tren akan berdampak juga pada hasrat dan keinginan konsumen dalam memutuskan pembelian, tidak sedikit dari konsumen jika membeli sebuah produk karena kebutuhan, ada sebagian konsumen yang membeli suatu produk karena dipengaruhi hasrat dan emosi, yang menimbulkan rasa kecenderungan terhadap kepercayaan diri, dan rasa bangga dalam memiliki sebuah produk. Oleh karena itu periklanan sangat di perlukan pengaruhnya di sini. Iklan yang dilihat konsumen bisa jadi mempengaruhi ketertarikan konsumen terhadap produk, mengembangkan ketertarikan (<italic id="_italic-33">interest</italic>), membangkitkan keinginan untuk memiliki atau membelinya (<italic id="_italic-34">desire</italic>), dan menggerakkan tindakan yaitu keputusan pembelian (<italic id="_italic-35">action</italic>). Salah satu bentuk pesan dalam komunikasi adalah iklan. Periklanan adalah alat yang paling ampuh untuk membangun kesadaran (<italic id="_italic-36">awarness</italic>) akan suatu perusahaan, produk, jasa, atau gagasan [5]. Iklan merupakan salah satu media promosi yang digunakan dalam pemasaran selain <italic id="_italic-37">sales, direc saling, publicrelation, discount, dan positioning</italic>. Keberhasilan dan kegagalan periklanan tergantung pada seberapa efektif sebuah iklantersebut mampu berkomunikasi dengan informasi keinginan / karakter dan target pasar yang tepat, pada waktu yangtepat, dan di biaya yang efektif [5].</p>
      <p id="_paragraph-23">Maka dari itu hasrat dan dan emosi pada diri manusia juga bisa mempengaruhi seseorang dalam membeli produk, yang artinya menurut paparan yang sudah di jelaskan di atas bahwa calon konsumen dapat diduga pada saat membeli sebuah produk mereka meninjau terlebih dulu pada <italic id="_italic-38">brandimage </italic>yang menunjukan kualitas produk serta keamanan dari sebuah produk. Berikutnya ada juga beberapa pengaruh yang dapat di duga bahwa calon konsumen membeli produk dengan tersedianya fiturdari sebuah produk, fitur yang memudahkan konsumen dalam menggunakan produk yang akan menimbulkan rasa nyaman pada saat digunakan di sisi lain ada pendugaan bahwa faktor <italic id="_italic-39">emotional desire </italic>juga mempengaruhi konsumen dalam membeli sebuah produk. Timbulnya rasa emosional dan hasrat dalam diri manusia mampu mempengaruhi seseorang untuk membeli suatu produk.</p>
      <p id="_paragraph-24">Namun seiring banyak pabrikan lain muncul dari berbagai negara yang kemudian masuk ke Indonesia menjadikan vespa turun peminatnya. Hal ini menjadikan vespa lambat laun mulai ditinggalkan oleh konsumen sebab produk dari pabrikan lain tidak bisa dipungkiri pada saat itu mereka lebih modern. Jelas sekali ini merupakan hantaman bagi <italic id="_italic-40">brand</italic> vespa pada saat itu, karena tidak cukup dengan konsumen yang beralih ke pabrikan lain bahkan konsumen mereka hilang karena kompepitor.</p>
      <p id="_paragraph-25">Hal ini menunjukan bahwa vespabelum bisa menguasi pangsa pasar di Indonesia. Vespa yang pada awalnya adalah brand yang menguasai pasar motor di Indonesia pada akhirnya mereka harus menerima kenyataan pahit akan kekalahan dalam persaingan dengan kompetitor lain, harga yang di tawarkan oleh kompetitor lebih murah dari pada produk vespa, di tambah lagi teknologinya yang juga lebih modern dari vespa, menjadikan konsumen berpindah ke kompititor lainnya, pada dasarnya konsumen akan lebih memilih sesuatu yang menurut mereka lebih menguntungkan untuk di gunakan, maka hal ini otomatis mempengaruhi keputusan pembelian mereka dalam membeli produk, pada awalnya beralihnya konsumen kepada kompetitor lain berdasarkan situasi yang menurut mereka lebih menguntungkan, namun seiring berjalannya waktu konsumen pada akhirnya akan memilih salah satu <italic id="_italic-41">brand</italic> yang menurut mereka sudah teruji kualitasnya, hal ini mengacu salah satunya dari fitur yang tersedia dalam hal ini jelas fitur dari kompetitor lain lebih unggul dari pada vespa, setelah melewati beberapa tahap maka timbullah perasaan nyaman yang dirasakan oleh konsumen perasaan ini bisa mempengaruhi oleh emosional dan hasrat mereka dalam memutuskan untuk membeli produk, pada kenyataannya di era sekarang vespa juga mengusung hal-hal yang sudah di uraikan di atas dari segi <italic id="_italic-42">brand</italic>, vespa adalah <italic id="_italic-43">brand</italic> yang sudah ada sejak dulu ada di Indonesia nama <italic id="_italic-44">brand </italic>vespa sudah jelas di kenal masyarakat dari dulu sampai sekarang, dari yang muda hingga yang tua, dari segi fitur vespa juga menyediakan fitur untuk menunjang kenyamanan konsumen, menurut penjelasan di atas ada beberapa nama untuk fitur vespa seperti <italic id="_italic-45">PiaggioImmobilizer</italic>, <italic id="_italic-46">Side Stand Switch</italic>, tempat untuk USB, bagasi yang luas, kemudian dari segi emosional dan hasratnya orang juga sudah mengetahui bahwa <italic id="_italic-47">brand</italic> vespa adalah <italic id="_italic-48">brand</italic> dengan ciri khas yang unik sehingga penggunanya tidak hanya menikamati vespa dari sisi kebutuhan mereka untuk kendaraan, hasil dari berbagai sumber yang di ambil dari penelitian terdahulu menunjukkan adanya kesenjangan yang terjadi, terdapat hasil penelitian yang menunjukkan adanya kesenjangan hasil penelitian terdahulu <italic id="_italic-49">(research gap</italic>) dengan jenis <italic id="_italic-50">evidance gap</italic> yaitu berkaitan dengan kesenjangan antara fenomena dengan bukti lapangan yang di dapatkan terkait variabel <italic id="_italic-51">brand image</italic>, fitur dan <italic id="_italic-52">emotional desire</italic>. Hal tersebut membuat kesimpangsiuran hasil penelitian yang belum jelas. [6] dalam penelitiannya membuktikan bahwa <italic id="_italic-53">brand image</italic> berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, tetapi berbeda dengan hasil penelitian [7] yang menyatakan bahwa <italic id="_italic-54">brand image</italic> tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian.</p>
      <p id="_paragraph-26">Selanjutnya hasil penelitian [8] menyatakan dalam hasil penelitiannya bahwa fitur berpengaruh secara signfikan terhadap keputusan pembelian, tetapi berbeda dengan hasil penelitian Shaliha yang dari hasil penelitiannya menyatakan bahwa fitur tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian</p>
      <p id="_paragraph-27">Selanjutnya hasil penelitian [1] menyatakan bahwa <italic id="_italic-55">emotional desire</italic> berpengaruh signfikan terhadap keputusan pembelian, tetapi berbeda dengan hasil penelitian dari [9] dan yang menyatakan dalam hasil penelitiannya bahwa <italic id="_italic-56">emotional desire</italic> tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian</p>
      <p id="_paragraph-28">Dari uraian diatas maka perlu dilakukan penelitian <italic id="_italic-57">brand image</italic> , fitur dan <italic id="_italic-58">emotional desire</italic> terhadap keputusan pembelian yang nantinya akan berpengaruh terhadap kelangsungan hidup perusahaan. Hal inilah yang mendorong penulis untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh <italic id="_italic-59">brand Image</italic>, fitur, dan <italic id="_italic-60">emotional desire</italic> terhadap keputusan pembelian motor vespa di daerah Sidoarjo”.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="heading-d34758794c52c897c02aaa2f5c74db54">A. Lokasi Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-29">Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Sidoarjo karena objek yang akan di teliti merupakan konsumen yang pernah/sedang menggunakan motor Vespa yang ada di Kabupaten Sidoarjo.</p>
      <p id="paragraph-531d5bd04295b7f22599a3a9aedcfb0c">B. Populasi dan Sampel</p>
      <p id="_paragraph-30">Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen vespa yang mereka pernah atau sedang menggunakan kendaraan vespa di kota Sidoarjo. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah <italic id="_italic-61">probability sampling</italic><italic id="_italic-62">, </italic>yaitu memberi peluang atau kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk di pilih menjadi sampel. Sampel dalam penelitian ini adalah konsumen vespa yang acak yang berada di kota Sidoarjosejumlah 97 responden.</p>
      <p id="_paragraph-31">C. Jenis dan Sumber Data</p>
      <p id="_paragraph-32">Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah seluruh responden penelitian yang pernah atau sedang menggunakan produk Vespa di kota Sidoarjoyang menjadi responden dalam penelitian. Kemudian Data sekunder dalam penelitian ini diperoleh secara tidak langsung yang mana telah dikumpulkan atau di buat oleh pihak sebelumnya, serta dari literatur maupun keterangan yang ada kaitanya dengan objek penelitian. Sumber data pada peneltian ini di peroleh dari jurnal, media internet dan keterangan dari responden.</p>
      <p id="paragraph-a9055decf7905a7806c0cc0a5b5521c9">D. Teknik Pengumpulan Data</p>
      <p id="_paragraph-33">Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menyebarkan kuesioner (angket). Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pertanyaan tertulis kepada responden untuk di jawabnya. Jawaban yang diperoleh dari responden selanjutnya akan diukur menggunakan skala pengukuran skala <italic id="_italic-63">Likert</italic>.</p>
      <p id="paragraph-b9cf78ffe62e3a6fd534925d4cc3aadc">E. Teknik Analisis Data</p>
      <p id="_paragraph-34">Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu regresi linier berganda, data diolah melalui program aplikasi SPSS <italic id="_italic-64">Statistic </italic>versi 25.</p>
      <p id="paragraph-dff87c97f57cd6dd91e60143da4f663a">F. Kerangka Konseptual</p>
      <fig id="figure-panel-73a70d7bee98baa2b863e84a0e105650">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <title><bold id="_bold-14"/>Kerangka Konseptual</title>
          <p id="paragraph-28bf7e9424183f1b1ca34e40124784e8" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-21f708b34ce8dac5afa56dcd2ae93cd9" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="3642 Acopen G1.jpg" />
      </fig>
      <p id="paragraph-276ebd3340551dc97acde8f85d33b171">G. Hipotesis</p>
      <p id="_paragraph-36">Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah yang mana jawban ini belum berdasarkan fakta – fakta emperis yang diperoleh dari pengumpulan data dan baru didasarkan teori yang bersifat relevan.</p>
      <p id="_paragraph-37">Berdasarkan rumusan masalah yang ada maka dapat di simpulakan hipotesis sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-38">H1 :<italic id="_italic-69">Brand image</italic> berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian motor Vespa di daerah Sidoarjo</p>
      <p id="_paragraph-39">H2 :Fitur berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian motor Vespa di daerah Sidoarjo</p>
      <p id="_paragraph-40">H3 :<italic id="_italic-70">Emotional desire</italic> berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian motor Vespa di daerah Sidoarjo</p>
      <p id="_paragraph-41">H4 :<italic id="_italic-71">Brand image</italic>, Fitur, <italic id="_italic-72">Emotional desire</italic> berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian motor Vespa di daerah Sidoarjo.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <sec id="heading-1fcf8b629d6aeccc57b38bf28c8bc5e7">
        <title>Analisis Data</title>
        <p id="paragraph-eaf48a659acabec613c4c8b2ef07d3db">1. Analisis Regresi Linier Berganda</p>
        <p id="_paragraph-42">Analisis regresi dalam penelitian ini merupakan analisis yang digunakan untuk mengukur suatu variabel bebas terhadap suatu variabel terikat. Dalam penelitian ini terdapat variabel <italic id="_italic-73">brand image </italic>(X1), fitur (X2), <italic id="_italic-74">emotional desire</italic> (X3) terhadap keputusan pembelian (Y) motor vespa di kota Sidoarjo.</p>
        <p id="_paragraph-43">Penelitian ini menggunakan bantuan program SPSS versi 25, maka diperoleh hasil sebagai berikut :</p>
        <table-wrap id="_table-figure-1">
          <label>Table 1</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-17"/>Hasil Analisis Regresi Linier Berganda</title>
            <p id="_paragraph-45">Output Data SPSS</p>
          </caption>
          <table id="_table-1">
            <tbody>
              <tr id="table-row-1b5371a00187e9604c2aad6c593bcaa0">
                <td id="table-cell-02028a0b1d872b2d4b7f3fde3f0dc4a6" colspan="9">Coefficientsa</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-0d4650cc9782e725566ec022f75571d0">
                <td id="table-cell-a7777ff442800e881db44a9a5df0d0da" rowspan="2" colspan="2">Model</td>
                <td id="table-cell-9e4fd6807c09d2da792170929d805e60" colspan="2">Unstandardized Coefficients</td>
                <td id="table-cell-121ef01dcc635f72150349eb33774b40">Standardized Coefficients</td>
                <td id="table-cell-b36fa96d782a0dd9d4bd8683c6d17ca5" rowspan="2">t</td>
                <td id="table-cell-73a12395fc0879da647d631377b5198c" rowspan="2">Sig.</td>
                <td id="table-cell-d5198beab50bf1c1c28d02b092788d32" colspan="2">Collinearity Statistics</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-83e126fa80b8e447c89381da38095269">
                <td id="table-cell-1d9658a65e42b857af7e7c5e75abff41">B</td>
                <td id="table-cell-3983f2231e5d0f347cddeee6ea4c6611">Std. Error</td>
                <td id="table-cell-b5a9c86ffc48fb5631bf0f3022999e86">Beta</td>
                <td id="table-cell-3cae0864c42f66266de4f649ca024f88">Tolerance</td>
                <td id="table-cell-4951b11ae279584bcbb2f0d5ed7b04ca">VIF</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-fd186299f1198a0c6a4469647e19ed74">
                <td id="table-cell-a853e2666c6fc8f21a75dc649afd8e0b">1</td>
                <td id="table-cell-bc86beaa60133fdac0e1d539a24dd8a0">(Constant)</td>
                <td id="table-cell-ae8e1ae1c3f518a4f68d6b82c2d94444">1.150</td>
                <td id="table-cell-4b21c24d3052c67b01b29c93edad666a">1.464</td>
                <td id="table-cell-33034cfb6de5886d65d449f0040c05b1" />
                <td id="table-cell-edf1500101bdeee72f45f0dffae3a9d2">.786</td>
                <td id="table-cell-f79d4eb34d49c48a5e580dbe1dd7d581">.434</td>
                <td id="table-cell-61e037c5d2e9d9711d40f4eb3a2881df" />
                <td id="table-cell-e5f0e874c7995860c963791e3b6a78e2" />
              </tr>
              <tr id="table-row-0dcf0e9ec6282f3da71ca7fad3037733">
                <td id="table-cell-b3ad15971b032e55d18bc12a7a859975" />
                <td id="table-cell-93361dc9f928e06f61e340c02b4cdd94">brand image</td>
                <td id="table-cell-e61f231da4ff2dea217cbe2935250e3b">.464</td>
                <td id="table-cell-e98559f1946ef923ca8db93005b45a38">.129</td>
                <td id="table-cell-536f748d49385f9174592be9fcd0860f">.343</td>
                <td id="table-cell-7bdeff2d15181a58f5c6c9343adf8dfa">3.584</td>
                <td id="table-cell-700291a14fdae2472557250445cb3012">.001</td>
                <td id="table-cell-c52e927c16c552e7bdb0150578852516">.559</td>
                <td id="table-cell-47d3fb4326c59aca5b15af10f9c4b382">1.788</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-892f031044e3fd8e841cd978f9f7c6a8">
                <td id="table-cell-289c7c2cad73def1870f76b6135b58d1" />
                <td id="table-cell-52aa959023d9027c36284cffa3f02bc9">fitur</td>
                <td id="table-cell-c53289a3c9eedf3d481bc5a153b6f872">.202</td>
                <td id="table-cell-f7a609da04e5b0d2141a9f4761515d5b">.105</td>
                <td id="table-cell-7ed011b16109e2c42d11b7ee1280eca7">.146</td>
                <td id="table-cell-017bd06da711acfff62eb98c4ad1b8dd">1.931</td>
                <td id="table-cell-ffd159e45a4a6e971bb4f7a466aac4d1">.057</td>
                <td id="table-cell-65a15ccc95a5bdcf8010e1fa2089eac1">.895</td>
                <td id="table-cell-3c27c3f72d4473607892f0e4c407bf7b">1.118</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-90ea9275e695f1c70ca4f739bbeb0a5a">
                <td id="table-cell-01a904d22745f4dc70e7f0b62cb9d87b" />
                <td id="table-cell-65f02a0e67b54c8faa3f9314185f8d77">emotional desire</td>
                <td id="table-cell-3857b25eb1385b086ed0bd2e4fa06cb5">.369</td>
                <td id="table-cell-d726b5e100402f6e27339b5e2340b1ce">.093</td>
                <td id="table-cell-a30f84a0e7c82005d728352e6ecfd297">.385</td>
                <td id="table-cell-29f31b51bedf6558095641748794de14">3.971</td>
                <td id="table-cell-670a6733201c7a4691e2ac40fd8b248b">.000</td>
                <td id="table-cell-d9961dfc553c325b8b5bbd65f41e3e66">.545</td>
                <td id="table-cell-422c63b2e184e3920e84bb350c9b00ea">1.834</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-8f9fec97e6118f2ffaa5c613f875e24d">
                <td id="table-cell-2a214e6cffc8fefa8a0cfe13f78b321d" />
                <td id="table-cell-2363582e0d0729ef6e65a407df3c31a7" />
                <td id="table-cell-cd129b9e1b309d5ecc9724f0dfe99136" />
                <td id="table-cell-ac3d96cd46019b734185536fdadff43f" />
                <td id="table-cell-06cc48b2c531ed711d6fa71b207c4d03" />
                <td id="table-cell-fea3b1dff78792825c6b9f7d67083503" />
                <td id="table-cell-0dc672e3e1ebd896a5553bca9f656333" />
                <td id="table-cell-e603e95d3f06f55e8ace2c23f36747c4" />
                <td id="table-cell-b0a15920937c5719c821c423ae0a1dd2" />
              </tr>
              <tr id="table-row-096ebf50bf2243dd263de9528c45e025">
                <td id="table-cell-78ab0b5062529a305f9c0b1d74024cee" colspan="9">a. Dependent Variable: keputusan pembelian</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-47">Metode analisis yang digunkan untuk menjawab hipotesis yang telah diajukan adalah dengan analisis regresi linear berganda, dengan persamaan sebagai berikut menurut [10] :</p>
        <p id="_paragraph-48">Y = a + b1.X<sub id="_subscript-1">1</sub> + b2.X<sub id="_subscript-2">2</sub> + b3.X<sub id="_subscript-3">3</sub>+e</p>
        <p id="_paragraph-49">Y = 1,150 + 0,464 X1 + 0,202 X2 + 0,369 X3</p>
        <p id="_paragraph-50">Berdasarkan persamaan diatas dapat dijelaskan makna masing-masing angka sebagai berikut :</p>
        <p id="paragraph-4fbe8a80951c7f7897433875aebee739">a) <italic id="italic-1">Constant</italic></p>
        <p id="_paragraph-51">Nilai konstanta (a) yang bernilai positif 1,150. Hal ini menunjukkan jika variabel <italic id="_italic-88">brand image</italic> (X1), fitur (X2) dan <italic id="_italic-89">emotional desire</italic> (X3) meningkat atau berpengaruh dalam satu satuan maka variabel keputusan pembelian (Y) juga akan meningkat.</p>
        <p id="paragraph-56f8662a74d72cd1d5626647525a2625">b) <italic id="italic-c6a6e5ea38b67bd36a318f5c32e5530d">Brand Image</italic></p>
        <p id="_paragraph-52">Koefisien bernilai positif yaitu sebesar (0,464) antara variabel brand image (X1) dengan variabel keputusan pembelian (Y) yang mempunyai arti bahwa variabel tersebut memiliki hubungan positif. Maka dapat disimpulkan jika variabel <italic id="_italic-90">brand image</italic> mengalami kenaikan satu satuan maka variabel keputusan pembelian juga akan mengalami kenaikan sebesar (0,464) satuan.</p>
        <p id="paragraph-72c870836aa9e6a1087f9755124beedd">3) Fitur</p>
        <p id="_paragraph-53">Nilai koefisien bernilai positif (0,202) antara variabel fitur (X2) dan variabel keputusan pembelian (Y) yang artinya variabel tersebut memiliki hubungan positif. Maka dapat disimpulkan bahwa jika fitur mengalami kenaikan satu satuan maka keputusan pembelian juga akan mengalami kenaikan sebesar (0,202) satuan.</p>
        <p id="paragraph-dcecfdf94f3dc093cb2eb6ac4689cd8e">d) <italic id="_italic-93">Emotional Desire</italic></p>
        <p id="_paragraph-54">Nilai koefisien bernilai positif (0,639) antara variabel emotional desire (X3) dan variabel keputusan pembelian (Y) yang artinya variabel tersebut memiliki hubungan positif. Maka dapat disimpulkan bahwa jika variabel <italic id="_italic-94">emotional desire</italic> mengalami kenaikan satu satuan maka variabel keputusan pembelian juga akan mengalami kenaika sebesar (0,639) satuan.</p>
        <p id="paragraph-4e1e2ca55e2aa1753a158c46abeaa47a">2. Uji Hipotesis</p>
        <p id="paragraph-2">a) Uji Parsial (Uji T)</p>
        <p id="_paragraph-55">Uji parsial digunakan untuk menguji pengaruh <italic id="_italic-95">brand image</italic>, fitur, dan <italic id="_italic-96">emotional desir</italic>e secara parsial terhadap keputusan pembelian menggunakan uji t, berikut adalah hasil uji parsial akan di lihatkan pada tabel berikut ini :</p>
        <table-wrap id="_table-figure-2">
          <label>Table 2</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-20"/>Hasil Uji Parsial (Uji T)</title>
            <p id="_paragraph-57">Output Data SPSS</p>
          </caption>
          <table id="_table-2">
            <tbody>
              <tr id="table-row-46fb630d7621c4123b26574582d956f4">
                <td id="table-cell-3fc27ec177f9a9bb70014e2c4cafc705" colspan="6">Coefficients a </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9d1c0a83da4b4344843e7e7b2fee22b4">
                <td id="table-cell-05b183693241851b5f4336e6f41e13bf">Model</td>
                <td id="table-cell-ccbd797948d553cc1c56796a160a3c1f">Unstand Coefficients</td>
                <td id="table-cell-bbb61185782ed338a54c6d3cc00e8bd5" />
                <td id="table-cell-d71cbb6ac3ebb2c4a97c94e45d305681">Standardized Coefficients</td>
                <td id="table-cell-a0fd46fbbe20d851f0897cb48d2bd05f" rowspan="2">t</td>
                <td id="table-cell-793db76182dcb37704200b634df0bc4a" rowspan="2">Sig.</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-6a6779741bad1aa062c089efbd2eb53b">
                <td id="table-cell-f67a4e5be1fd7e5f9b0596442037f844" />
                <td id="table-cell-93914e28efc4479d7caed897b336ec8e">B</td>
                <td id="table-cell-281f60ef55143a51a3904f239849e5b3">Std. Error</td>
                <td id="table-cell-07a8f3d3fd85ea0bfe8b79d197e9f2a3">Beta</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-364bccfd6130a9c36986629dd14e688b">
                <td id="table-cell-41a13a34b4337ad11aef88ad18a044f3">1 (constant) </td>
                <td id="table-cell-98011b259e75588585d447bbd6a52af6">1.15</td>
                <td id="table-cell-f912e5570222095a409917a8eafa25c0">1.464</td>
                <td id="table-cell-f538e7be27b7d77879126c28e23683e0" />
                <td id="table-cell-e491049bae10c3f6beecbfd421e95bf3">0.786</td>
                <td id="table-cell-d2a6b300174ac2ff718d48721911e4b6">0.434</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a1a128f89443869c147274dc2aa90cb7">
                <td id="table-cell-60d7b8245d89a168c7c815fb222ae804">Brand  image (X1) </td>
                <td id="table-cell-8eda60ba5cd55a3b617687c76b141a08">0.464</td>
                <td id="table-cell-2d3c6933e4dc94725c20ebfc650dedfe">0.129</td>
                <td id="table-cell-97d7a4ebf010cefe3e921c9235b80768">0.343</td>
                <td id="table-cell-b2b2b7acf187e3d20fdf4641d0cda99b">3.584</td>
                <td id="table-cell-be46f61ff422c21b3b9b5e52b80d7a6a">0.001</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-01271a73d4bccb705295cbca70b62c8c">
                <td id="table-cell-e29999971420ae5bc655b61f5160bbec">Fitur (X2) </td>
                <td id="table-cell-e0a4e6a8b3cfda11d4b3c8c58d5d117a">0.202</td>
                <td id="table-cell-87186ed6ab5b3073ef96af0aebeeec74">0.105</td>
                <td id="table-cell-e5903da4bd3482fca85447c05e9dda41">0.146</td>
                <td id="table-cell-b93ea363e6592908ad70e317014ebf7e">1.931</td>
                <td id="table-cell-ab0a0b216f4fa68cff3859b068dec933">0.057</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-2db5b3c59458acf72c32d78ab1a34d1f">
                <td id="table-cell-12b04cfdec071a94af509d6325d2a3ec">Emotional desire (X3)</td>
                <td id="table-cell-ef0ad8089d80bbaf40bd111bcd699536">0.369</td>
                <td id="table-cell-be14017a5d46729e69b7e5d1d8f6f2de">0.093</td>
                <td id="table-cell-3e79e737092f9fcc143d74a220e6487b">0.385</td>
                <td id="table-cell-cedbbae3bf3aa8b2149fd7bb4f64bced">3.971</td>
                <td id="table-cell-1fe480146c852cedc6e8179605f90e21">0</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-59">Dengan menggunakan tingkat kepercayaan sebesar 5% (a = 0,05) dan dengan <italic id="_italic-110">degree of freedoms</italic> sebesar k =3 dan df= n-k-1 (97-3-1=93) sehingga diperoleh t tabel sebesar 1,661 maka dapat disimpulkan sebagai berikut :</p>
        <p id="paragraph-b3192cdf1625014cc58b1f99ed40bbda">a. Pengaruh <italic id="_italic-112">brand image</italic> (X1) terhadap keputusan pembelian (Y)</p>
        <p id="_paragraph-60">Bersadarkan tabel uji t diperoleh thitung sebesar 3,584. Hal ini menunjukkan bahwa thitung 3,584 lebih besar daripada ttabel 1,661 dengan demikian H1 diterima dan H0 ditolak, artinya variabel <italic id="_italic-111">brand image</italic> berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.</p>
        <p id="paragraph-a1d798f97977ac41dfcf5b3e013aea4b">b. Pengaruh fitur (X2) terhadap keputusan pembelian (Y)</p>
        <p id="_paragraph-61">Berdasarkan tabel uji t diperoleh thitung sebesar 1,931. Hal ini menunjukkan bahwa thitung 1,931 lebih besar daripada ttabel 1,661 dengan demikian H1 diterima dan H0 ditolak, artinya variabel fitur berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian</p>
        <p id="paragraph-7013d98e314dab4c7682b9c322e16f1d">c. Pengaruh <italic id="_italic-113">emotional desire</italic> (X3) terhadap keputusan pembelian (Y)</p>
        <p id="_paragraph-62">Berdasarkan tabel uji t diperoleh thitung sebesar 3,971. Hal ini menunjukkan bahwa thitung 3,971 lebih besar daripada ttabel 1,661 dengan demikian H1 diterima dan H0 ditolak, artinya variabel <italic id="_italic-114">emotional desire</italic> berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.</p>
        <p id="paragraph-3c740c4008001fcc6858524c7527fbbc">b) Uji Simultan (Uji F)</p>
        <p id="_paragraph-63">Uji F simultan memiliki tujuan yaitu untuk menguji pengaruh variabel <italic id="_italic-115">brand image</italic>, fitur dan <italic id="_italic-116">emotional desire</italic> secara simultan terhadap keputusan pembelian dengan menggunakan dasar pengambilan keputusan sebagai berikut :</p>
        <table-wrap id="_table-figure-3">
          <label>Table 3</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-23"/>Hasil Uji Simultan (Uji F)</title>
            <p id="_paragraph-65">Output Data SPSS</p>
          </caption>
          <table id="_table-3">
            <tbody>
              <tr id="table-row-f9ab97cb6c7bcc79d54d04bf3c06f594">
                <td id="table-cell-65c9a38d8fe06c580f612e5ff35239b2" colspan="6">ANOVA a</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a563672242ce5f3e9529ae66e15fb107">
                <td id="table-cell-9d72bde25bcf0993289a0b54dd9f0d36">Model</td>
                <td id="table-cell-6078569078a38e16040a7ff5e4e8e118">Sum of Squares</td>
                <td id="table-cell-2ea244eb45160e83445e06fb0e78bb44">Df</td>
                <td id="table-cell-417e30e260878b6ef06dbfd0aef6f0c6">Mean Square </td>
                <td id="table-cell-b30e38412c51d7fc95c8bab6fd8bba6b">F</td>
                <td id="table-cell-7f8820bef55e4b2db5f22a49bfef08c9">Sig</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ce24922b7edccac96dd9f5b8a75756a7">
                <td id="table-cell-8e82f685c2964298398b8bbcc5d7e862">1 Regression</td>
                <td id="table-cell-e6f7ec88f0fbd20960f33de5fdc2fa11">658,373</td>
                <td id="table-cell-a853b1f8d3f4984c037a4ddecd09c0aa">3</td>
                <td id="table-cell-86591fd3f12fa4830c77184ca7f55926">219,458</td>
                <td id="table-cell-55435650eeaec77189f2133739806cfd">34,088</td>
                <td id="table-cell-f2dceeea1acb52816b3671bedd0f1a2e">,000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f83005f6888f5b593f94ca70282c3b90">
                <td id="table-cell-7a25abef283fc84eb1a7f1b6e3dc047b">Residual</td>
                <td id="table-cell-b4ee6ba2270b9b3fa2d8910eda78f885">598,740</td>
                <td id="table-cell-43fd219c3bbb6de046c878e19687226e">93</td>
                <td id="table-cell-f7614b865eedc443e23995a6e0a42e7e">6,438</td>
                <td id="table-cell-445a6f896f8f68a1cc9cfb3afd283740" />
                <td id="table-cell-03bfe1ac3e924ab7852639bb454da2d2" />
              </tr>
              <tr id="table-row-46ccd3456db7645fd42cb6f0349bc271">
                <td id="table-cell-e6e7584b663c93a8eec12df50d1b3129">Total</td>
                <td id="table-cell-acbdac19365512739742705e3eb14957">1257,113</td>
                <td id="table-cell-1cf9b0387c6107d005862080b7251314">96</td>
                <td id="table-cell-1e644d826ca3bf94b5582b086e767467" />
                <td id="table-cell-70c77729e763688937a97a7dd0b24ed7" />
                <td id="table-cell-4fa3f77cd13037e6e2c70ed8885f22e7" />
              </tr>
              <tr id="table-row-3b0176dd92d2f8d0820810a740457bd5">
                <td id="table-cell-a366524733c2c69952e508510d0a7f21" colspan="6">Dependent Variable : Keputusan Pembelian (Y)Predictors : (Constant), Emotional Desire (X3), Fitur (X2), Brand Image (X1)</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-67">Dari hasil pengujian simultan menunjukkan nilai Fhitung sebesar 34,088 sedangkan Ftabel pada tingkat kepercayaan signifikan sebesar 5% dan df sebesar k=3 dan df 2 = n – k-1 (97-3-1) maka didapat nilai Ftabel sebesar 2,70 oleh karena itu Fhitung 34,088 lebih besar dari pada Ftabel dan tabel di atas menunjukkan nilai signifikansi ,000 yang artinya lebih kecil dari a= 0,05 maka dari hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, artinya variabel bebas memiliki pengaruh secara simultan terhadap variabel terikat.</p>
        <p id="_paragraph-68">Jadi dapat disimpulkan bahwa brand image, fitur dan emotional desire berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian.</p>
        <p id="paragraph-f3136ff722a76e513ccb317c2d087fe4">c) Koefisien Kolerasi Berganda (R)</p>
        <p id="_paragraph-69">Jangkauan Nilai R Sebesar 0-1, yang artinya yaitu semakin mendekati 1 maka akan semakin kuat berhubungan yang dimiliki oleh variabel bebas dengan variabel terikat. Namun apabila semakin mendekati 0 maka hubungan yang dimiliki semakin lemah bahkan tidak memiliki hubungan sama sekali antara variabel bebas dengan variabel terikat. Dapat dilihat pada tabel uji R sebesar 0,724 hal ini menunjukkan bahwa variabel independen dan variabel dependent memiliki hubungan yang cukup kuat karena nilainya mendekati angka 1.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-4">
          <label>Table 4</label>
          <caption>
            <title><italic id="_italic-131"/><bold id="_bold-26"/>Hasil Uji Korelasi Berganda (R)</title>
            <p id="_paragraph-71">Output Data SPSS</p>
          </caption>
          <table id="_table-4">
            <tbody>
              <tr id="table-row-fefbca0fd07ebc3aedbc51a213a6c41b">
                <td id="table-cell-cf67e2a0f49d05b4f4e0dbb0f0ccb21d" colspan="5">Model Summaryb</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-3522e052df473b1e889a504b97b44188">
                <td id="table-cell-395fdf1b4082e2b86659aba74fc1e18d">Model</td>
                <td id="table-cell-a1f699661582c56fcfdd5800622e8e6f">R</td>
                <td id="table-cell-49c198e5602781976b97caf08bcdd9a5">R Square</td>
                <td id="table-cell-93ec7eedd4635c0767988451833232f6">Adjusted R Square </td>
                <td id="table-cell-04051d43bc61974b5522941ae491f316">Std. Error of the Estimate</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-5fb71a1a7dd56e1ec1efd6ad9b8564f8">
                <td id="table-cell-d4f2442e405445cf15f595e022f1f23d">1</td>
                <td id="table-cell-fa209ddc50ad09a37e877e25327cf9b3">,724a</td>
                <td id="table-cell-cc691b9983d056841b7a13d53696ed64">,524</td>
                <td id="table-cell-af2f4f064f39ad92c207db3251301254">,508</td>
                <td id="table-cell-6daab545bdc85951929d3f13d2821b41">2,537</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ad7440b2d735be053d3cf57eca070032">
                <td id="table-cell-0eb1128fb73520cf47e54a694bcca81b" colspan="5">Predictors : (Constant),  Brand Image (X1), Fitur (X2), Emotional Desire (X3)Dependent Variable : Keputusan Pembelian (Y)</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-73">Berdasarkan hasil uji R pada gambar 6 diatas, hal ini menunjukkan bahwa hubungan variabel bebas dan variabel terikat kuat.</p>
        <p id="paragraph-d275794658819c2530df8ac907d7a42b">d) Koefisien Determinasi Berganda (R<sup id="_superscript-8">2</sup>)</p>
        <p id="_paragraph-74">Uji R Square digunakan untuk menghitung kemampuan model regresi dalam menjelaskan perubahan variabel terikat akibat variabel bebas. </p>
        <table-wrap id="_table-figure-5">
          <label>Table 5</label>
          <caption>
            <title>Hasil Koefisien Determinasi Berganda (R<sup id="superscript-5c1c9cd6ea730bb3314333586ae34f3f">2</sup>)</title>
            <p id="_paragraph-76">Output Data SPSS</p>
          </caption>
          <table id="_table-5">
            <tbody>
              <tr id="table-row-8295bfed44c85c969bbf8177872d3092">
                <td id="table-cell-2ec462bdcfdba80894883480001d95d6" colspan="5">Model Summaryb</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-068cd1ffcefb4ea0748007ce05d9ccbb">
                <td id="table-cell-3dcbedd44f966bdae0c624043a78cfcf">Model</td>
                <td id="table-cell-618fba1331905e24ca80c15fffe49dd8">R</td>
                <td id="table-cell-1d7df08b4cd9256c772fbecf0b2604b4">R Square</td>
                <td id="table-cell-42de2abe61ed272ee1410bc0914f4dbd">Adjusted R Square </td>
                <td id="table-cell-099762613b95ffe172faca0ffd0cc7ef">Std. Error of the Estimate</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7af5513d1d42bdf5c6da9709d417619a">
                <td id="table-cell-0a169bd7b138f3006ea721adfd247597">1</td>
                <td id="table-cell-cf0fc4f464590a3a4acae18a7a240d21">,724a</td>
                <td id="table-cell-79181e5a7962359ed31d8008b53567ab">,524</td>
                <td id="table-cell-5e0d811dfef0a512baf22843c7ed02b4">,508</td>
                <td id="table-cell-c63438ecdad17df1846897ade88b0402">2,537</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-0e954d777a2b647c9d4f7a63994b97aa">
                <td id="table-cell-06c77c63a79f8b39797c8dfd5cb0d6d7" colspan="5">Predictors : (Constant),  Brand Image (X1), Fitur (X2), Emotional Desire (X3)Dependent Variable : Keputusan Pembelian (Y)</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-78">Pada tabel diatas dapat dijelaskan bahwa nilai dari koefisien determiniasi (R<sup id="_superscript-11">2</sup>) pada hasil pengujian koefisien determinasi berganda (R<sup id="_superscript-12">2</sup>) adalah sebesar 0,524 atau 52.4% sehingga dapat dijelaskan bahwa variabel <italic id="_italic-157">brand image</italic>, fitur dan <italic id="_italic-158">emotional desire </italic>dapat cukup menjelaskan tentang variabel keputusan pembelian dalam penelitian ini dan sisanya sebesar 47,6% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dijadikan objek dalam penelitian ini.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-8e6fe5cfeafb00f039b7ceaf96a20add">
        <title>Pembahasan</title>
        <p id="_paragraph-79">Hasil dari penelitian yang ada di atas dapat diketahui seberapa besar pengaruh <italic id="_italic-159">brand image</italic>, fitur, dan <italic id="_italic-160">emotional desire</italic> terhadap keputusan pembelian dengan menggunakan aplikasi pengolahan data SPSS statistic versi 22.0 sebagai berikut:</p>
        <p id="paragraph-7f5ee1e1a54656ed3efc614dc8592c9d">1. Hipotesis Pertama : </p>
        <p id="_paragraph-80"><italic id="_italic-161">Brand Image</italic> berpengaruh terhadap keputusan pembelian</p>
        <p id="_paragraph-81">Berdasarkan hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa variabel <italic id="_italic-162">brand image </italic>berpengaruh terhadap keputusan pembelian.</p>
        <p id="_paragraph-82">Hal tersebut menjelaskan bahwa <italic id="_italic-163">brand image</italic> yang selama ini telah di bangun vespa telah berhasil mempengaruhi kembali konsumen yang dulu sempat berpaling dengan <italic id="_italic-164">brand</italic> lainnya, <italic id="_italic-165">brand image</italic> vespa sangatlah kuat melekat dari dulu, terkhusunya pada design, design yang unik inilah yang oleh konsumen mudah untuk dikenal, saat seseorang menggunakan vespa bukan kendaraannya saja yang mereka dapat akan tetapi rasa percaya diri pada saat menggunakannya juga didapatkan, sesorang bahkan bisa mengenali vespa meskipun dari jarak yang cukup jauh</p>
        <p id="_paragraph-83">Hasil penelitian ini sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh [5] citra merek merupakan persepsi konsumen terhadap suatu merek sebagai perwujudan atas asosiasi merek yang ada di dalam pikiran konsumen. Dalam hal ini konsumen akan mengingat hasil dari mereka membeli suatu produk, sebagaimana yang di jelaskan menurut [2] Citra merek adalah persepsi pelanggan tentang sebuah merek, yang tercermin dari asosiasi merek yang diadakan di memori pelanggan.</p>
        <p id="_paragraph-84">Hasil penelitian ini juga sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh [1] membuktikan bahwa <italic id="_italic-166">brand image</italic> berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Sama halnya dengan yang membuktikan bahwa <italic id="_italic-167">brand image</italic> berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.</p>
        <p id="paragraph-b547ff63f764de91ec775146e7dc9ca3">2. Hipotesis Kedua : </p>
        <p id="_paragraph-85">Fitur berpengaruh terhadap keputusan memilih</p>
        <p id="_paragraph-86">Berdasarkan hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa variabel fitur berpengaruh terhadap keputusan pembelian.</p>
        <p id="_paragraph-87">Hal tersebut menjelaskan bahwa fitur yang diberikan vespa juga termasuk dalam pertimbangan konsumen dalam membeli produk ini, fitur yang ada di setiap tipe vespa memang berbeda akan tetapi vespa memberikan fitur tetap pada semua tipenya seperti bagasi yang luas dan <italic id="_italic-168">piaggio immobilzer</italic> untuk memberikan fasilitas tetap kepada konsumen ini adalah sebuah bentuk dari vespa untuk menggambarkan karateristik produknya.</p>
        <p id="_paragraph-88">Hasil penelitian ini sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh [11] fitur adalah karakteristik produk yang dirancang untuk menyempurnakan fungsi produk atau menambahkan ketertarikan konsumen terhadap produk. [12] sebuah produk dapat ditawarkan dengan bermacam – macam fitur. Perusahaan dapat menciptakan model dengan level yang lebih tinggi dengan menambahkan fitur. Fitur merupakan alat persaingan untuk membedakan produk perusahaan.</p>
        <p id="_paragraph-89">Hasil penelitian ini juga sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh [8] membuktikan bahwa fitur berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Sama halnya dengan membuktikan bahwa fitur berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.</p>
        <p id="paragraph-3ad0206e5e19465a38118ad2df44c4b2">3. Hipotesis Ketiga : </p>
        <p id="_paragraph-90"><italic id="_italic-169">Emotional Desire</italic> berpengaruh terhadap keputusan pembelian</p>
        <p id="_paragraph-91">Berdasarkan hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa variabel <italic id="_italic-170">emotional desire</italic> berpengaruh terhadap keputusan pembelian</p>
        <p id="_paragraph-92">Hal tersebur menjelaskan bahwa <italic id="_italic-171">emotional desire</italic> menjadi salah satu pilihan dalam peningkatan reputasi, setiap orang mempunyai cara masing-masing untuk meningkatkan reputasi mereka salah satunya yaitu dengan memilki barang atau produk yang menurut mereka kriteria dari produk tersebut sangat memenuhi keinginan mereka, tidak sedikit dari konsumen saat ini yang membeli produk bukan karena kebutuhan, ada salah satu mereka yang membeli produk karena ingin memuaskan hasrat, serta meningkatkan reputasinya, vespa adalah salah satu produk pilihan yang mampu melengakapi kebutuhan tersebut, selanjutnya kelebihan vespa terletak pada komunitasnya mereka juga memiliki slogan satu vespa sejuta saudara yang mana ini menjadi acuan bahwa sesama pengguna vespa mereka adalah saudara, mereka yang faham akan hal ini apabila melihat pengendara vespa lain di tengah jalan mengalami masalah pada motornya mereka akan menolongnya karena ini adalah salah satu dari semboyan mereka sendiri.</p>
        <p id="_paragraph-93">Hasil penelitian ini sesuai dengan teori yang dikemukakan [6] level emosional merupakan kemampuan pemasar dalam memehami emosi dan perasaan pelanggan menjadi penting. Disini pelanggan dilihat sebagai manusia seutuhnya lengkap dengan emosi dan perasaanya. [13] Pikiran adalah akal, logika yang tugasnya adalah menganalasis sebuah persoalan menjadi jelas sebagai bahan membuat keputusan. Sedangkan kondisi pikiran adalah akal/logika yang sudah diselimuti oleh hasrat dan emosi, logika tanpa hasrat dan emosi ibarat sebuah robot (tanpa memiliki hasrat dan emosi).</p>
        <p id="_paragraph-94">Hasil penelitian ini juga sejalan dengan penelitian yang di lakukan oleh [1] membuktikan bahwa <italic id="_italic-172">emotional desire</italic> berpengaruh psoitif dan signfikan terhadap keputusan pembelian, serta penelitian [14] membuktikan bahwa <italic id="_italic-173">desire</italic> secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian selanjutnya membuktikan bahwa nilai emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.</p>
        <p id="paragraph-b17e64e021d6ac20885cc4384feba7cb">4. Hipotesis Keempat :</p>
        <p id="_paragraph-95">Pengaruh <italic id="_italic-174">Brand Image</italic>, Fitur, <italic id="_italic-175">Emotional Desire</italic> terhadap Keputusan Pembelian</p>
        <p id="_paragraph-96">Berdasarkan hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa variabel brand image. fitur <italic id="_italic-176">emotional desire</italic> berpengaruh terhadap keputusan pembelian</p>
        <p id="_paragraph-97">Berkaitan dengan variabel <italic id="_italic-177">brand image</italic>, hal ini menjelaskan bahwa <italic id="_italic-178">brand image</italic> yang ada pada produk vespa sudah diterapkan dengan baik, hal ini membuktikan bahwa <italic id="_italic-179">brand image</italic> yang selama ini telah di bangun vespa telah berhasil mempengaruhi kembali konsumen yang dulu sempat berpaling dengan <italic id="_italic-180">brand</italic> lainnya, <italic id="_italic-181">brand image</italic> vespa sangatlah kuat melekat dari dulu, terkhusunya pada <italic id="_italic-182">design</italic><italic id="_italic-183">.</italic><italic id="_italic-184"> Design</italic> yang unik inilah yang oleh konsumen mudah untuk mengenalnya, sehingga <italic id="_italic-185">brand image</italic> dari vespa tetap terjaga agar saat konsumen ingin membelinya sesuai dengan apa yang dihrapkan oleh konsumen, berkaitan dengan variabel fitur, fitur yang ditawarkan vespa sudah sesuai dengan kebutuhan konsumen, dalam menunjang berbagai segi kehidupan saat ini kebanyakan di kendaraan sudah dilengkapi dengan berbagai fitur, vespa salah satu yang mempunyai fitur yang memudahkan untuk menunjang aktifitas , saat ini kebanyakan orang mempunyai aktifitas yang pada sehingga mengharuskan mereka untuk melakukan pada saat melakukan aktifitas, sebagai salah satu contoh yaitu mengecas dengan adanya fitur USB konsumen akan mudah dan tidak diperlukan lagi untuk membawa alat seperti powerbank atau penunjang lainnya karena fitur untuk mengecas ini sudah disediakan pada produk vespa, hal ini dibuktikan dengan diisinya pernyataan dari hasil penyebaran kuisioner kepada responden, bahwa fitur berpangaruh terhadap keputusan pembelian, lalu berkaitan dengan variabel <italic id="_italic-186">emotional desire</italic>, pengaruh atas <italic id="_italic-187">emotional desire</italic> dari produk vespa juga berperan dalam mempengaruhi konsumen untuk memutuskan membeli vespa, hal ini di buktikan dengan diisinya pernyataan dari hasil penyebaran kuisioner kepada responden, bahwa <italic id="_italic-188">emotional desire </italic>mempengaruhi keputusan pembelian, dan hal ini menunjukkan bahwa tidak semua orang membeli vespa karena kebutuhan artinya ada sebagian dari mereka yang membeli produk ini atas dasar ingin meningkatkan reputasi, komunitas, serta memenuhi hasratnya.</p>
        <p id="_paragraph-98">Semua variabel bebas yang meliputi variabel <italic id="_italic-189">brand image</italic>, fitur, dan <italic id="_italic-190">emotional desire</italic> terhadap keputusan pembelian berjalan dengan baik dan mempunyai pengaruh positif dan signifikan</p>
        <p id="_paragraph-99">Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang di lakukan oleh [6] yang membuktikan bahwa brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. [8] yang membuktikan bahwa fitur berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. membuktikan bahwa <italic id="_italic-191">emotional desire</italic> berpengaruh positif dan signfikan terhadap keputusan pembelian.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>Simpulan</title>
      <p id="_paragraph-100">Berdasarkan hasil dari penelitian di atas dapat diketahui seberapa besar pengaruh <italic id="_italic-192">brand image</italic>, fitur, dan <italic id="_italic-193">emotional desire</italic> terhadap keputusan pembelian motor vespa di Kota Sidoarjo. Hal ini menunjukkan bahwa <italic id="_italic-194">brand image</italic>, fitur, dan <italic id="_italic-195">emotional desire</italic> terhadap keputusan pembelian motor vespa di kota Sidoarjo sudah dipenuhi dengan baik. Semakin baik <italic id="_italic-196">brand image</italic>, fitur, dan <italic id="_italic-197">emotional desire</italic> maka semakin tinggi pula penjualan terhadap keputusan pembelian motor vespa di Kota Sidoarjo.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>