<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Pengembangan E-Modul Berbasis Flipbook Pada Mata Pelajaran Pemrograman Dasar di SMK</article-title>
        <subtitle>Development E-Module Flipbook-Based in Basic Programming Subjects in SMK</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-f377ab7a70dd3ec434cafb6fd1187592" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Abd Hakam</surname>
            <given-names>Muhammad Surya Abadi</given-names>
          </name>
          <email>suryaabadi99.sa@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-b57d49237aa6abd6aff9ce2e7d81967c" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Sri Untari</surname>
            <given-names>Rahmania</given-names>
          </name>
          <email>rahmania.sriuntari@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2021-09-22">
          <day>22</day>
          <month>09</month>
          <year>2021</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-1">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-15">Sekolah Menengah Kejuruan adalah pendidikan yang mengutamakan siswa untuk mempersiapkan diri pada dunia kerja, sehingga menekankan penguasaan pengetahuan dan keterampilan [1]. Sekolah Menengah Kejuruan menjadi pilihan utama bagi peserta didik untuk lebih fokus terhadap keahlian didalam bidangnya, tidak terkecuali pada bidang teknologi. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi berkembang sangat pesat, untuk bisa bersaing secara global maka salah satunya cara adalah dengan mempelajari serta menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di segala aspek [2].</p>
      <p id="_paragraph-16">Sehubungan dengan masa pandemi <italic id="_italic-23">Covid-19</italic> seperti ini, pemerintah membuat kebijakan bahwa tidak boleh adanya aktifitas yang membuat sebagian orang berkerumun (<italic id="_italic-24">Social Distancing</italic>) hal itu membuat proses pembelajaran dilakukan secara daring atau belajar dari rumah. Dampak dari <italic id="_italic-25">Covid-19</italic> membuka paradigma baru terhadap inovasi pembelajaran bagi lembaga pendidikan yang tidak melaksanakan porses pembelajaran secara langsung di dalam kelas [3]. Maka pentingnya untuk menggunakan teknologi media pembelajaran jarak jauh sebagai bahan belajar yang digunakan siswa secara mandiri dan tetap menjaga semangat belajar siswa ketika dirumah.</p>
      <p id="_paragraph-17">Penggunaan media pembelajaran dengan pemanfaatan teknologi yang dapat di terapkan secara efisien dan efektif pada kegiatan belajar mengajar salah satunya adalah dengan menggunakan E-Modul (<italic id="_italic-26">Electronic modul</italic>). E-modul mempunyai berbagai macam kombinasi yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhun pada proses pembelajaran, contohnya seperti E-modul berbasis <italic id="_italic-27">flipbook</italic><italic id="_italic-28">.</italic> Sebuah media pembelajaran yang berisikan video serta audio yang membuat media ini tidak terpaku terhadap isi teks saja, sehingga membuat E-modul berbasis <italic id="_italic-29">flipbook</italic> mampu membantu dalam proses pembelajaran menjadi lebih manarik dan tidak monoton [4]. Untuk mempermudah dalam penggunaanya E-modul berbasis <italic id="_italic-30">flipbook</italic> dapat di publish ke dalam bentuk sebuah link dan aplikasi, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif bahan belajar peserta didik disaat proses pembelajaran dilakukan secara daring akibat <italic id="_italic-31">Covid-19.</italic></p>
      <p id="_paragraph-18">Penelitian yang membahas mengenai pengembangan e-modul telah dilakukan oleh beberapa ahli yaitu penelitian dari Latifah tahun 2020 melakukan penelitian pengembangan E-modul fisika di SMA Negeri 6 Purworejo dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik psikomotorik siswa, karena guru hanya menggunakan metode ceramah untuk mempersingkat waktu hal itu membuat sebagian besar siswa tidak mampu menghubungkan antara apa yang telah dipelajari dengan bagaimana pengetahuan tersebut akan dimanfaatkan dan dipergunakan. Hasil dari media yang dikembangkan memperoleh nilai presentase dari tahap uji coba sebesar 81% dengan kategori baik, serta skor dari ahli dan guru mata pelajaran fisika mendapat skor keseluruhan mencapai 3,29 yang artinya media ini layak digunakan dalam proses pembelajaran [5].</p>
      <p id="_paragraph-19">Sesuai dengan hasil observasi di SMK YAPALIS Krian, bahwasannya masalah yang terjadi saat proses pembelajaran pada mata pelajaran pemrograman dasar dilakukan secara daring, sinyal serta kuota internet peserta didik yang tidak terlalu mencukupi membuat para peserta didik mendengarkan sedikit dari apa yang dijelaskan guru, sehingga membuat peserta didik kurang memahami materi yang disampaikan. Selain itu, bahan belajar pada mata pelajaran pemrograman dasar yang digunakan peserta didik adalah buku LKS dan slide PPT yang dibagikan oleh guru saat pembelajaran daring. LKS yang digunakan memiliki tampilan kurang manarik dan cenderung berupa teks saja, sehingga membuat peserta didik kehilangan minat belajar dan akhirnya membuat cepat merasa malas ataupun bosan. Perlu adanya upaya lebih agar materi yang tersampaikan dapat diterima baik oleh peserta didik karena sebagian besar pemrograman dasar memfokuskan peserta didik untuk lebih teliti untuk memecahkan permasalahan pada suatu program. Pemrograman Dasar merupakan mata pelajaran yang berkaitan dengan algoritma untuk memecahkan suatu permasalahan, peserta didik diajarkan menyusun algoritma untuk menuliskannya ke bahasa pemrograman [6]. Kondisi ini menyebabkan pemahaman peserta didik terhadap materi yang diberikan oleh guru tidak tercapai. Peserta didik merasa jenuh dan bosan apabila proses pembelajaran dilakukan secara daring, hal tersebut membuat peserta didik menjawab pertanyaan dari guru dengan cara asal-asalan [7].</p>
      <p id="_paragraph-20">Permasalahan pembelajaran pada saat daring dapat diminimalisir dengan adanya media pembelajaran yang dikembangkan yaitu E-modul berbasis <italic id="_italic-32">flipbook</italic>. Media pembelajaran menggunakan<italic id="_italic-33"> flipbook</italic> lebih dapat memahamkan materi yang diajarkan dengan tidak berisikan tulisan saja, namun juga berisikan gambar atau video yang berhubungan sesuai dengan materi [8]. Dengan adanya media pembelajaran ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar siswa, para siswapun tidak cepat merasa bosan mengenai materi yang ada. Sehingga peserta didik mampu untuk lebih memahami materi pemrograman dasar yang telah dijelaskan guru secara optimal dan tujuan dari proses pembelajaran dapat tercapai.</p>
      <p id="_paragraph-21">Berdasarkan penjelasan diatas, penulis memutuskan untuk membuat alternatif penyelesaian masalah dengan mengembangkan sebuah media pembelajaran E-modul berbasis <italic id="_italic-34">flipbook </italic>yang digunakan para siswa secara mandiri. Pengembangan E-modul ini memiliki karakteristik tersendiri dengan desain dan konten yang menarik untuk mempermudah siswa memahami setiap materi pembelajaran. Selain itu E-modul ini dapat diakses melalui internet, jadi sangat praktis karena dapat digunakan dimanapun dan kapanpun.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>Metode</title>
      <p id="_paragraph-22">Penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian pengembangan atau<italic id="_italic-35"> Research and Development </italic>(R&amp;D). Penelitian dan pengembangan di sebuah pendidikan adalah model pengembangan yang berbasis industri, hasil dari temuan penelitian ini digunakan sebagai rancangan produk pembelajaran yang kemudian diterapkan dilapangan, dievaluasi, kemudian disempurnakan kembali sampai menjadi sebuah produk yang memenuhi standart (Borg &amp; Gall, 1996). Model pengembangan E-modul berbasis <italic id="_italic-36">flipbook</italic> ini penulis menggunakan model pengembangan ADDIE (<italic id="_italic-37">Analysis, design, develop, implement, evaluate</italic>) yang dikembangkan oleh Dick &amp; Carry [10]. Model ADDIE disusun secara sistematis sebagai upaya pemecahan sebuah permasalahan yang berkaitan dengan sumber belajar sesuai dengan karakteristik pembelajaran ataupun kebutuhan pembelajaran [11]. Prosedur yang dilakukan dalam penelitian pengembangan ini meliputi beberapa tahapan yaitu ADDIE (<italic id="_italic-38">Analysis, Design, Develop, Implement, Evaluate</italic>). Penjelasan prosedur pengembangan serta <italic id="_italic-39">flowchart</italic> dari tahap ADDIE yang penulis lakukan dapat di tunjukkan seperti dibawah ini.</p>
      <p id="_paragraph-23">a.<italic id="_italic-40"> Analysis</italic> (Analisis)</p>
      <p id="_paragraph-24">Tahap dimana peneliti menganalisis berbagai keperluan yang nantinya akan digunakan dalam melakukan pengembangan media pembelajaran. Tahapan tersebut dapat diperinci seperti dilakukan dari awal dengan menggali berbagai informasi utama dalam pembelajaran seperti kebutuhan bahan ajar yang perlu dikembangkan untuk membantu proses pembelajaran para peserta didik kemudian Analisis Peserta Didik dilakukan sebagai sarana agar peneliti tau bagaimana karakteristik dari berbagai peserta didik, sehingga peneliti dapat menyesuaikan pengembangan apa yang sesuai dengan karakter mereka.</p>
      <p id="_paragraph-25">b. <italic id="_italic-41">Design</italic> (Desain)</p>
      <p id="_paragraph-26">Tahap desain ini peneliti melakukan perancangan desain sebagai konsep awal dengan memperhatikan hasil dari analisis yang dilakukan sebelumnya. Tahap perancangan desain dilakukan dengan menentukan unsur-unsur seperti aspek kelayakan penyajian, kelayakan isi, kelayakan penilaian dan penyesuaian dengan pendekatan yang digunakan oleh peneliti yang diperlukan dalam pengembangan E-modul berbasis <italic id="_italic-42">flipbook.</italic></p>
      <p id="_paragraph-27">c. <italic id="_italic-43">Develop </italic>(Pengembangan)</p>
      <p id="_paragraph-28">Tahap pengembangan ini peneliti melakukan pengembangan sesuai dengan desain atau rancangan. Setelah itu, dapat divalidasi oleh dosen wali dan guru sekolah. Validasi dari ahli media dan ahli materi diharapkan mampu untuk memberikan penilaian E-modul yang telah dikembangkan berdasarkan aspek kelayakan penyajian, kelayakan isi dan kelayakan penilaian serta memberikan berbagai saran atau komentar untuk bahan melakukan perbaikan E-modul berbasis <italic id="_italic-44">flipbook</italic>. Validasi dilakukan yang pada akhirnya dinyatakan untuk layak digunakan atau diimplentasikan dalam kegiatan pembelajaran.</p>
      <p id="_paragraph-29">d<italic id="_italic-45">. Implement</italic> (Implementasi)</p>
      <p id="_paragraph-30">Tahap implementasi ini peneliti menerapkan E-modul berbasis<italic id="_italic-46"> flipbook</italic> terhadap sekolah yang sebelumnya sudah ditentukan. Guru kelas menerapkan media yang telah dikembangkan kepada peserta didik untuk digunakan pada proses pembelajaran secara langsung. Peneliti mencatat dan memperhatikan segala sesuatu yang nantinya dapat digunakan oeleh peneliti sebagai acuan untuk memperbaiki media pembelajaran.</p>
      <p id="_paragraph-31">e. <italic id="_italic-47">Evaluate</italic> (Evaluasi)</p>
      <p id="_paragraph-32">Tahap terakhir yaitu mengavaluasi atau menyemprunakan media yang telah dikembagkan dengan memperhatikan aspek-aspek yang sudah didapat dari sebelumnya dan berdasarakan masukan yang didapat dari angket responden. Hal ini bertujuan agar E-modul berbasis<italic id="_italic-48"> flipbook</italic> dapat dikembangkan lagi sehingga dipastikan sangat layak digunakan sebagai sarana pembelajaran.</p>
      <p id="_paragraph-33">Flowchart model pengembangan ADDIE yang peneliti lakukan dapat dilihat pada Gambar 1</p>
      <p id="_paragraph-34"><bold id="_bold-11">Gambar 1</bold>. Flowchart Pengembangan ADDIE</p>
      <p id="_paragraph-35">Tahap untuk melihat hasil nilai kelayakan media dilakukan dengan teknik analisis data, hal ini digunakan oleh peneliti sebagai cara untuk menganalisis berbagai data yang setelah sebelumnya melakukan penelitian. Proses analisis data diperoleh melalui dari observasi, penyebaran angket responden dan berbagai masukan dari para subjek penelitian.</p>
      <p id="_paragraph-36">Analisis merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mendukung tujuan dari penelitian pengembangan yaitu kepraktisan dan keefektifan produk untuk mencapai kelayakan saat digunakan dalam proses pembelajaran. Penilaian dengan memberikan angket ke ahli media, ahli materi untuk memberikan skor kelayakan dari media yang di kembangkan yaitu E-modul berbasis <italic id="_italic-49">flipbook</italic> tabel dan rumus perhitungan dapat dilihat seperti Tabel 1 Skor Penilaian dan Tabel 2 Presentase Kelayakan [12].</p>
      <p id="_paragraph-37" />
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Skor Penilaian</title>
          <p id="_paragraph-38" />
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-9758e45d89bb48a5ba0ac452806a15b0">
              <td id="table-cell-d0b39e10db686d6df1109b0d1aba84a6">Skor</td>
              <td id="table-cell-80388a8c84f3056a20c7fec3839df51f">Keterangan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9c9357389b5e7168f33158f671a90af5">
              <td id="table-cell-c0cfcf744c7d22f409848b0d495e5b94">5</td>
              <td id="table-cell-94620388bdcfa660fbc9055e15b74196">Sangat baik</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-79bf61ae427c44153de80fb6d907d099">
              <td id="table-cell-943ec395da5cba9ceea45aee85d2fd9c">4</td>
              <td id="table-cell-14b765f68e51f7e8ca8ee84bcffe94fa">Baik</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3e86d69b53b5c7ac6399320487e8e08c">
              <td id="table-cell-6f97e19b54d3b8951ccb5375b66246cb">3</td>
              <td id="table-cell-59a709417d148e80d8379c70ef13ecaf">Cukup baik</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3cfc1ddd499a2dda9afa7b9509b3fc43">
              <td id="table-cell-6c10f8fd9bec53bb450145ca0bd784f5">2</td>
              <td id="table-cell-ca20aa70423a730ab55fbacb902e378b">Kurang baik</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-25181798556b103df7f2b9dfd2950ceb">
              <td id="table-cell-855b29d6e31ce51ffca2fcbcdf82731c">1</td>
              <td id="table-cell-cd6eb5b2e8d3d0abef6d27f8044770d0">Sangat Kurang baik</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-39" />
      <table-wrap id="_table-figure-2">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title>Presentase Kelayakan</title>
          <p id="_paragraph-40" />
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-e60d99922e07d9a59ad3eaa17419ce27">
              <td id="table-cell-250d0b02937c96dcc96428c058e8d4ea">Presentase kelayakan </td>
              <td id="table-cell-dc35612297371bb0798d943f12238fdb">Tingkat kelayakan </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6d27d9225eb9667d54d0c86dec82a4f0">
              <td id="table-cell-bad8bd6334b23336db92752e72c78197">81-100%</td>
              <td id="table-cell-36f90152c22ba9b1738c7127ff253f8e">Sangat layak</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-13cf97da810e82aafb217db9159d0325">
              <td id="table-cell-8175c74d117429a6403faf10c389759e">61-80%</td>
              <td id="table-cell-6a292e97f01ad655fa377498059e33c6">Layak</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c7026d960368d23115ee1a1e8b5a5199">
              <td id="table-cell-1a22acc892bb636a5bcef364e4a7cdab">41-60%</td>
              <td id="table-cell-c47427deb8e43c7df9655312b07f4162">Cukup layak</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-0bf64c01b1e935928a557ee18eec3a92">
              <td id="table-cell-7d3bb3343cb4541951151926570304f6">21-40%</td>
              <td id="table-cell-63e860bd1e778bd1d9eb0ec828523a41">Kurang layak</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1e428431bd47cee3f6f2712739ad6f30">
              <td id="table-cell-40aed4583849295c1b3a48c34e95d7be">&lt;20%</td>
              <td id="table-cell-a92ea594137bcfb0727d1682d2dad4b7">Sangat kurang layak</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="_paragraph-41">Tujuan dari penelitian pengembangan yang pertama adalah untuk mengetahui pengembangan sehingga menghasilkan sebuah produk berupa E-modul berbasis <italic id="_italic-50">flipbook </italic>pada mata pelajaran pemrogrman dasar dan yang kedua untuk mengethaui kelayakan E-modul berbasis <italic id="_italic-51">flipbook</italic><italic id="_italic-52">. </italic>Berikut penjelasan tentang tahapan yang dilakukan dalam penelitian pengembangan ini.</p>
      <p id="_paragraph-42">Tahap pertama yang dilakukan peneliti adalah dengan menganalisis kebutuhan dan menganalisis peserta didik di SMK YAPALIS Krian. Peneliti mengawali dengan menganalisis kompetensi dasar untuk menentukan materi apa yang digunakan ke dalam media, kemudian menganalisis penggunaan media pembelajaran yang membuat peserta didik cenderung tidak termotivasi saat proses pembelajaran, selanjutnya menganalisis bagaimana karakteristik dari berbagai peserta didik, sehingga peneliti dapat menyesuaikan dengan karakter mereka seperti penggunaan tampilan dan isi materi pada E-modul berbasis <italic id="_italic-53">flipbook.</italic></p>
      <p id="_paragraph-43">Setelah melakukan analisis, peneliti mendesain media dengan merancang sesuai dari hasil analisis sebelumnya. Rancangan yang dilakukan oleh peneliti adalah dengan membuat <italic id="_italic-54">storyboard </italic>sebagai konsep atau desain awal media, peneliti menentukan unsur-unsur yang diperlukan untuk dimasukkan ke dalam E-modul berbasis <italic id="_italic-55">flipbook. </italic></p>
      <p id="_paragraph-44">Tahap selanjutnya adalah melakukan pengembangan terhadap media, peneliti membuat media menggunakan bantuan dari <italic id="_italic-56">software</italic> <italic id="_italic-57">Flip PDF Professional </italic>yang kemudian media tersebut di lakukan <italic id="_italic-58">Publish Online, </italic>sehingga media dapat dibuka secara <italic id="_italic-59">online</italic> melalui <italic id="_italic-60">browser handphone </italic>atau laptop dengan memasukkan link. E-modul berbasis <italic id="_italic-61">flipbook </italic>berisikan halaman yang terdiri dari cover depan, halaman petunjuk penggunaan, halaman informasi kompetensi dasar, halaman menu pilihan, halaman materi, halaman kuis, halaman informasi pengembang media serta dilengkapi dengan video pembelajaran. Berikut beberapa tampilan serta isi dari E-modul berbasis <italic id="_italic-62">flipbook </italic>yang sudah dikembangan.</p>
      <p id="_paragraph-45">Tampilan cover depan dan menu pilihan ditunjukkan pada Gambar 2.</p>
      <p id="_paragraph-46"><bold id="_bold-18">Gambar 2</bold>. Cover Depan dan Menu Pilihan</p>
      <p id="_paragraph-47">Tampilan isi materi dan kuis ditunjukkan pada Gambar 3.</p>
      <p id="_paragraph-48"><bold id="_bold-19">Gambar 3</bold>. Isi Materi dan Kuis</p>
      <p id="_paragraph-49">Setelah media sudah selesai dikembangkan, maka dapat di validasikan ke beberapa ahli seperti ahli media dan ahli materi serta adanya revisi untuk menyempurnakan lagi media yang telah dikembangkan. Validasi dari ahli media dilakukan untuk mengetahui tingkat kelayakan pada aspek media yang dibangun untuk peserta didik. Hasil dari validasi media memperoleh presentase 95% termasuk kategori “Sangat layak” dengan sedikit revisi.</p>
      <p id="_paragraph-50">Hasil validasi dari ahli media ditunjukkan pada Tabel 3.</p>
      <p id="_paragraph-51" />
      <table-wrap id="_table-figure-3">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <title>Validasi Ahli Media</title>
          <p id="_paragraph-52" />
        </caption>
        <table id="_table-3">
          <tbody>
            <tr id="table-row-5cb5ce6d7ee348a6551bc380a0409232">
              <td id="table-cell-ab44ab98face7a0096bbd9fb78e5239e">No.</td>
              <td id="table-cell-5c80c39712021ea37bf982f8a348e378">Instrumen</td>
              <td id="table-cell-29620395ecca89f574a520eb40e6d39b">Presentase</td>
              <td id="table-cell-37aad87de37a20ee048567c4516080b8">Kelayakan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d60761f99637c31eb3282f26b4bf69f8">
              <td id="table-cell-c586c57b4192020d38b3e387ad399a70">1</td>
              <td id="table-cell-e01c3a6e927787e1de578dd31716a4d8">Media</td>
              <td id="table-cell-db15bbb5019ad1b1bf45011bc0f71b47">95%</td>
              <td id="table-cell-bb676c8f85d2e324604e788fe541b5fd">Sangat Layak</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-53">Kemudian validasi ahli materi, tujuan dilakukan validasi materi adalah untuk mengetahui tingkat dari kelayakan aspek materi yang nantinya akan dipelajari oleh peserta didik. Hasil validasi materi memperoleh presentase 93% dengan kategori “Sangat Layak” tanpa revisi. Berikut tabel hasil validasi dari ahli materi.</p>
      <p id="_paragraph-54" />
      <table-wrap id="_table-figure-4">
        <label>Table 4</label>
        <caption>
          <title>Validasi Ahli Materi</title>
          <p id="_paragraph-55" />
        </caption>
        <table id="_table-4">
          <tbody>
            <tr id="table-row-ae402e272cdda7becb8c7e7f1d68e8f6">
              <td id="table-cell-5773506aa325914453d06654dfb97c1c">No.</td>
              <td id="table-cell-ecacb7f816bffae176733a9d13fd6712">Instrumen</td>
              <td id="table-cell-b026b5bcf44c0d29b4849c9a19b6f7df">Presentase</td>
              <td id="table-cell-1b1049d1318f59ec4cbe46b4e795fd5a">Kelayakan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e74d5de522569dec2a2159dd0e1a3ac3">
              <td id="table-cell-6495b45742a0293f90f7160a34799f28">1</td>
              <td id="table-cell-fb55d2d73892f356b38cc982715c8930">Materi</td>
              <td id="table-cell-21bd80c5d82b020fe00133f312397da9">93%</td>
              <td id="table-cell-6ced2bad4d1f4c3ed7cd170943fb96ce">Sangat Layak</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-56">Setelah dilakukan pengembangan dan validasi, maka E-modul berbasis <italic id="_italic-63">flipbook </italic>akan diuji coba ke 10 peserta didik SMK YAPALIS kelas X Multimedia dengan menyebar angket responden secara <italic id="_italic-64">online</italic>, Uji coba dilakukan untuk mengetahui apakah produk yang dibuat layak atau tidak untuk digunakan dalam mencapai kesesuaian dengan peserta didik sehingga masalah pembelajaran terselesaikan [13]. Hasil dari pengumpulan angket responden diperoleh presentase 84% termasuk dalam kriteria “Sangat Layak”.</p>
      <p id="_paragraph-57">E-modul berbasis <italic id="_italic-65">flipbook </italic>sudah dinyatakan sangat layak digunakan untuk proses pembelajaran, tahap selanjutnya adalah mengimplementasikan E-modul berbasis <italic id="_italic-66">flipbook </italic>ke dalam proses pembelajaran secara langsung hal ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana tanggapan setelah menggunakan media tersebut. Sehingga dapat menentukan nilai dari kepraktisan dan keefektifan E-modul berbasis <italic id="_italic-67">flipbook. </italic>Kemudian tahap yang terakhir yaitu Evaluasi atau menyempurnakan E-modul berbasis <italic id="_italic-68">flipbook</italic> yang telah dikembagkan dengan memperhatikan aspek-aspek yang sudah didapat sebelumnya dan berdasarakan masukan yang didapat dari angket responden. Hal ini bertujuan agar E-modul berbasis <italic id="_italic-69">flipbook</italic> dapat dikembangkan lagi sehingga benar-benar layak digunakan sebagai sarana pembelajaran yang efektif dan efesien.</p>
      <p id="_paragraph-58">Karena, situasi sekarang ini terjadi pandemi <italic id="_italic-70">C</italic><italic id="_italic-71">ovid-19 </italic>proses pembelajaran secara langsung di SMK YAPALIS Krian berubah menjadi poses pembelajaran secara daring. Keterbatasan waktu, jam pelajaran yang dikurangi, sinyal serta kuota internet saat dilkukakannya daring menjadi petimbangan untuk tidak dilakukannya evaluasi ke dalam proses pembelajaran secara langsung. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Arkandiantika 2020 bahwa keterbatasan waktu, sarana dan biaya, penelitian dilakukan hanya sampai pada tahap pengembangan. Walau penelitian dilakukan sampai tahap pengembangan saja, namun media pembelajaran yang dikembangkan telah mencakupi prinsip penelitian pengembangan [14]. Sehingga penelitian pengembangan E-modul berbasis <italic id="_italic-72">flipbook</italic> dilakukan hanya sampai pada tahap mengetahui tingkat kelayakan E-modul berbasis <italic id="_italic-73">flipbook</italic>.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>Kesimpulan</title>
      <p id="_paragraph-59">Berdasarkan penelitian yang dilakukan di SMK YAPALIS Krian, peneliti mengambil kesimpulan bahwasannya. Model pengembangan yang digunakan peneliti adalah ADDIE (<italic id="_italic-74">Analysis, Design, Develop, Implement, Evaluate</italic>) dengan produk akhir yang dikembangkan berupa E-modul berbasis <italic id="_italic-75">flipbook. </italic>Tahap penelitian yang dilakukan peneliti hanya sampai mengetahui tingkat kelayakan yang berarti tahap tersebut tidak sampai ke <italic id="_italic-76">Implement</italic> (Implementasi) dan <italic id="_italic-77">Evaluate</italic> (Evaluasi) untuk mengetahui kefektifan media dikarenakan kendala yang terjadi akibat pandemi <italic id="_italic-78">C</italic><italic id="_italic-79">ovid-19.</italic></p>
      <p id="_paragraph-60">Validasi yang dilakukan ahli media dan ahli materi memperoleh hasil presentase 95% dengan kategori “Sangat Layak” untuk ahli media, sedangkan presentase 93% dengan kategori “Sangat Layak” untuk ahli materi. Selain itu juga hasil yang dilakukannya uji coba produk ke peserta didik memperoleh respon dengan presentase 84% dengan kategori “Sangat Layak”. Sehingga, kelayakan dari E-modul berbasis <italic id="_italic-80">flipbook</italic> ini sudah teruji dan dapat diterapkan pada proses pembelajaran secara langsung.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>