<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>MENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA MELALUI MEDIA CLEVER BOX PADA USI 4-5 TAHUN DI KB-TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 1 CANDI</article-title>
        <subtitle>IMPROVE READING SKILLS THROUGH THE MEDIUM OF CLEVER BOX ON THE USI 4-5 YEARS IN KB-TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 1 CANDMENINGKATAN READING SKILLS THROUGH THE MEDIUM OF CLEVER BOX ON THE USI 4-5 YEARS IN KB-TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 1 CANDI</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-fc9d45cfc9595089e89dedba618da663" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Nur Sholikah</surname>
            <given-names>Umi</given-names>
          </name>
          <email>uminursolikah17@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-c5c22897c411e601d572dd302f6fda32" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Aulina</surname>
            <given-names>Choirun Nisak</given-names>
          </name>
          <email>lina@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2021-09-04">
          <day>04</day>
          <month>09</month>
          <year>2021</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-6477944039ce9f0bac6ec79d4afebe82">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-14">Pendidikan anak usia dini adalah suatu jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir hingga sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan dengan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan” dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur, non formal, dan informal.[1]</p>
      <p id="_paragraph-15">Karena adanya pendidikan anak usia dini memiliki peran yang penting bagi tumbuh kembangnya ketika dewasa didalam pendidikan perlu mengembangkan enam aspek perkembangan yaitu Sosial Emosional, Kognitif, Nilai Moral Agama, Seni, Fisik Motorik, Bahasa. Dari keenam aspek tersebut yang harus di kembangkan dalam dunia pendidikan anak usia dini adalah salah satunya perkembangan” bahasa. [2] Dalam aspek perkembangan anak harus memiliki 6 aspek pada ruang lingkup anak usia dini.</p>
      <p id="_paragraph-16">Salah satu perkembangan bahasa yakni membaca. Membaca merupakan “keterampilan bahasa tulis yang bersifat resepetif. Kemampuan membaca termasuk kegiatan yang kompleks dan melibatkan berbagai keterampilan jadi kegiatan membaca merupakan suatu kesatuan kegiatan yang terpadu yang mencakup beberapa kegiatan” seperti mengenali huruf dan kata-kata, menghubungkannya dengan bunyi maknanya serta “menarik kesimpulan mengenai maksud bacaan. Membaca sebagai suatu proses untuk memahami makna suatu tulisan. Proses yang di alami adalah berupa penyajian kembali dan penafsiran suatu kegiatan di mulai dari mengenal huruf, kata ungkapan, frase, kalimat, dan wacana serta menghubungkannya dengan bunyi dan” maknanya. “Bahkan lebih jauh dari itu dalam kegiatan membaca, pembaca menghubungkannya dengan maksud penulis berdasarkan” pengalamannya. [3] Dalam perkembangan bahasa anak dapat mengenali huruf dan kata-kata dihubungkan dengan adanya bunyi, dan menyusun kata.</p>
      <p id="_paragraph-17">Salah satu pengembangan dalam pertumbuhan kemampuan dasar di Taman Kanak-kanak adalah pengembangan bahasa, bahasa digunakan untuk berkomunikasi dan berfikir. [4] Tahap membaca anak usia 4-5 tahun yaitu pada tahap membaca peralihan” dan tahapan membaca lanjut, tahap membaca peralihan mulai terlihat pada anak usia 4 tahun, di sini anak mulai mengingat huruf atau kata yang ia sering temui dan anak mulai tertarik dengan jenis-jenis huruf dan ukuran besar. Pada tahap anak usia 5 tahun yaitu tahap “membaca lanjut di sini anak mulai sadar akan fungsi bacaan dan cara membacanya, anak tertarik dengan berbagai bacaan yang ada gambarnya mulai mengeja dan membaca kata. [5]</p>
      <p id="_paragraph-18">Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan oleh peneliti diperoleh data bahwa kemampuan membaca anak kelompok TK A1 di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Candi Ajaran 2019/2020 terlihat masih rendah. Hal ini terlihat masih banyaknya peserta” didik yang masih belum berkembang dalam kemampuan membaca. Dari 11 anak yang sudah berkembang membacanya ada 4 anak, dan yang belum berkembang membacanya ada 7 anak. Oleh karena itu sebagai peneliti di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Candi, peneliti membentuk kebiasaan dan kegemaran membaca melalui media yang peneliti terapkan dengan tujuan anak dapat tertarik minat membaca sejak dini, media tersebut adalah media Clever Box”</p>
    </sec>
    <sec id="heading-0c259982ce5d17aae41860f8a528103a">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <sec id="heading-bc9d3751bb29c04bf7f484a7542fb677">
        <title>Jenis Penelitian</title>
        <p id="_paragraph-19">Penelitian Tindakan Kelas kolaboratif ini menggunakan model Kemmis dan Mc Tanggart. Berikut merupakan siklus model penelitian menurut Kemmis dan MC Tanggart tersebut.</p>
        <p id="_paragraph-20">Metode”Penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk memecahkan masalah pembelajaran dikelas. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskritif sebab menggambarkan suatu” teknik pembeljaran diterapkan dan bagaimana hasil yang diingkan untuk dicapai.Penelitian Tindakan Kelas secara partisipatif adalah”kegiatan dengan adanya keterlibatan pihak lain di luar peneliti dalam melakukan”penelitian. [6]</p>
      </sec>
      <sec id="heading-2cccd63e9dec22237d8602281d5c4067">
        <title>Prosedur Penelitian</title>
        <p id="_paragraph-21">Prosedur PTK menguraikan berbagai metode dan prosedur yang akan di lakikan, Adapun model PTK yang dimaksud menggambarkan adanya empat langkah/tahap menurut Kemmis dan Mc.taggrat adalah</p>
        <list list-type="bullet" id="list-595a6ecd06bcb073aa0faf39b22e094e">
          <list-item>
            <p>“Tahap 1 : menyusun rancangan tindakan (perencanaan yang menjeaskan tentang apa, mengapa, dan kapan dan dmana oleh siapa dan bagaimana tindakan tersebut dilaksanakan”</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>“Tahap 2 : Pelaksanaan tindakan yaitu penerapan isi rancangan”</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>“Tahap 3 : Pengamatan yaitu pelaksanaan pengamatan oleh pengamat”</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>“Tahap 4 : Refleksi yaitu kegiatan untuk mengemukakan kembali apa yang sudah terjadi”</p>
          </list-item>
        </list>
        <p id="_paragraph-22">“Secara keseluruhan keempat tahapan dalam PTK ini membentuk suatu siklus. Siklus ini kemudian diikuti sikus-siklus lain secara berkesinambungan seperti sebuah spiral, Prosedur PTK biasanya meliput beberapa siklus sesuai dengan tingkat masalah yang akan dipecahkan dan kondisi yang akan” ditingkatkan [7]</p>
      </sec>
      <sec id="heading-b748dcd8784b6e39e1ec6cf85e0f6e55">
        <title>Subjek dan Lokasi Penelitian</title>
        <p id="_paragraph-23">Penelitian ini akan menggunakan data atau dilakukan pada anak usia 4-5 tahun, kelompok A di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal 1, dimana anak tersebut berjumlah 11 anak, sementara 4 anak belum mampu membaca sesuai” usianya.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-822a8347f941d8b86dbc360ff33b0122">
        <title>Instrumen Penelitian</title>
        <p id="_paragraph-24">Instrumen merupakan alat yang digunakan untuk pengumpulan data dalam suatu penelitian. Sedangkan instrumen penelitian merupakan alat ataupun fasilitas yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data agar lebih mudah dan hasilnya lebih baik, lengkap serta distematis sehingga mudah” diolah. [8]</p>
      </sec>
      <sec id="heading-16281c2daf09a89a2bd9534ffe5fa052">
        <title>Teknik Pengumpulan Data</title>
        <p id="_paragraph-25">Untuk”mendapatkan data-data yang diperlukan dalam penelitian ini, digunakan tiga teknik pengumpulan data yaitu Observasi, Wawancara, Dokumentas”.</p>
        <p id="_paragraph-26">“Observasi dilakukan untuk mengamati aktifitas siswa pada saat pembelajaran berlangsung, yaitu dari tahap awal sampai tahap akhir. Dalam hal ini peneliti menggunakan observasi partisipatif, dimana peneliti ikut turut serta mengamati aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung melalui lembar pengamatan aktivitas siswa. Observasi juga dilakukan peneliti dalam hal ini untuk mengamati guru mata pelajaran selama pembelajaran berlangsung melalui lembar” pengamatan”guru.</p>
        <p id="_paragraph-27">“Wawancara dilakukan di luar jam pelajaran. Data ini diperoleh melalui proses tanya jawab, dimana dua orang atau lebih berhadap-hadapan secara fisik. Wawancara ini digunakan peneliti untuk memperoleh data yang kaitannya dengan” kondisi siswa dalam melaksanakan pembelajaran untuk menemukan kesulitan apa saja yang dialami baik guru maupun siswa saat proses”pembelajaran.</p>
        <list list-type="bullet" id="list-47635c60bee31849b1cb9d4f40855ae9">
          <list-item>
            <p>Observasi</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Wawancara</p>
          </list-item>
          <list-item>
            <p>Dokumentasi</p>
          </list-item>
        </list>
        <p id="_paragraph-28">“Dokumentasi catatan peristiwa yang berbentuk tulisan, gambar atau hasil karya dari seseorang. Adapun dokumen yang berbentuk tulisan seperti catatan harian anak, buku perkembangan anak dan lembar penilaian anak. Dan adapun dokumen yang berbentuk seperti foto kegiatan anak, hasil karya anak dan video untuk memperkuat hasil penelitian dalam meningkatkan kemampuan membaca melalui media clever” box. [9]</p>
        <p id="_paragraph-29">Analisis Data</p>
        <p id="_paragraph-30">“Analisis data hasil tes belajar secara deskriptif bertujuan untuk mendeskripsikan ketuntasan hasil belajar siswa. Data ini” diperoleh.</p>
        <p id="_paragraph-31">P = 100%</p>
        <p id="_paragraph-32">Keterangan :</p>
        <p id="_paragraph-33">P : Angka Presentase</p>
        <p id="_paragraph-34">F : Frekuensi yang sedang dicari pesentasenya</p>
        <p id="_paragraph-35">N : Jumlah Anak dalam satu kelas [10]</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="heading-3fca5147f738da3557e2719959f1958c">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="_paragraph-37">Dari hasil kemampuan meningkatkan kemampuan membaca pada clever box terdapat pada siklus I dan siklus II terlihat sangat meningkat. Peneliti berhasil mencapai target untuk peningkatan kemampuan membaca pada kelompok A pada setiap anak. Pada siklus II rata-rata anak mendapatkan skor 3 dan 4 daripada siklus I hanya mendapat skor 1-3. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan mengenal huruf kelompok A meningkat, sehingga dapat” “disimpulkan bahwa dengan melalui “Kotak Pintar” mampu meningkatkan kemampuan mengenal huruf konsonan pada anak di kelompok A hasil penerapan yang dilakukan oleh peneliti” menunjukkan bahwa kemampuan mengenal huruf konsonan dari mulai prasiklus, siklus I dan siklus II mengalami peningkatan yang bertahap. “Dari awal prasiklus yang mendapatkan 39,66% meningkat menjadi 61,15% dan sampai pada siklus II mengalami peningkatan sebesar” 84,49%. Hal ini dibuktikan bahwa dengan adanya media “Kotak Pintar” meningkatkan kemampuan mengenal huruf konsonan anak kelompok A</p>
      <p id="_paragraph-39" />
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Hasil Rekapitulasi Peningkatan Kemampuan Mengenal</title>
          <p id="_paragraph-40" />
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-f234cd2d0fe0e9ed9dae533b555a5157">
              <td id="table-cell-6c2576a786343acd47606efeed2c02b7" rowspan="2">Indikator </td>
              <td id="table-cell-7efc0695dee43373fc57c8795c8b8847" colspan="4">Prasiklus </td>
              <td id="table-cell-a1c2b5f6c65f2ab8635b12a6ad76b459" colspan="4">Siklus I</td>
              <td id="table-cell-c73c74df76ccd4d3f29f2922ff615458" colspan="4">Siklus II</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6d6daf4866ea378f3f4e676bba9212cf">
              <td id="table-cell-ea2e6a041d21ea2c29aabccd7077bb60">1</td>
              <td id="table-cell-f2844cc062e59f088deb88f9e0bcf3ea">2</td>
              <td id="table-cell-f9976edd4241799d0dbe4c56bbe00e7f">3</td>
              <td id="table-cell-f79c8e86a439bc336bb9332cc650c026">4</td>
              <td id="table-cell-4f445850db3c9dd547931b5a4bd1df54">1</td>
              <td id="table-cell-a9b78d1f6d9d8eef6ce7dd265adce352">2</td>
              <td id="table-cell-ec62cc0768f4961c015084b94419219f">3</td>
              <td id="table-cell-436fd5aca56e9ea02ac3bfea25e1af60">4</td>
              <td id="table-cell-fbad92cc2c8944080c43239ed13788ae">1</td>
              <td id="table-cell-d254a9dea75ea9f48ab3b56ba51ee0a1">2</td>
              <td id="table-cell-b1fac73ca10f5e93b4d72be1d108bd8c">3</td>
              <td id="table-cell-2f4181a0a8c3d05ffdb7cdf4883f81aa">4</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-12d168b11ca1ecaa9ce2d3fd03d8d6b5">
              <td id="table-cell-c399109537f60010fbfe67231e870bdb">Mengenal Bunyi Huruf</td>
              <td id="table-cell-474bc8228aa8deac88d0cf40e2fd04b3">54,54%</td>
              <td id="table-cell-7a528fd55e9427323df7b280d6c697ac">36,36%</td>
              <td id="table-cell-19249bad2063aad383f335503ee7f060">9,10%</td>
              <td id="table-cell-a9fb3fcc0aacde2b56f4f89a280623b9">-</td>
              <td id="table-cell-1e4dd5a1285f1510cb94a0af775159e1">9.10%</td>
              <td id="table-cell-68edb5810e436aa98eb23a6f01ddd36e">63,63%</td>
              <td id="table-cell-d99192ecd6dbd83976d805feba2e8177">27,27%</td>
              <td id="table-cell-c9c99fbeaf251728e96d52a8e6b4e6c6">-</td>
              <td id="table-cell-332d50a66c1d352ea828e40b30c7809a">-</td>
              <td id="table-cell-5a5cfe5631ded64402ec2fc31267c17f">18,18%</td>
              <td id="table-cell-7ba0400d4f6acf14f4174edb301c0127">54,54%</td>
              <td id="table-cell-a8ed4d059b43722001b2f05add03cbda">27,28%</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-12ad10792c9b216ea9fa04610287f33d">
              <td id="table-cell-c20868734228dc4fc844beceec8c73f9">Menghubungkan Kata dan Makna</td>
              <td id="table-cell-c579683c0fdf7484e1d417248c75da04">45,45%</td>
              <td id="table-cell-7932505d7bb4036c08ff734b59bd05a3">54,54%</td>
              <td id="table-cell-c682fe3667a110877f04143394b77a0f">-</td>
              <td id="table-cell-5d74eadd3442cc920a151d4eaddd187e">-</td>
              <td id="table-cell-954152a16b5778cfffb393c841ded4da">-</td>
              <td id="table-cell-6496f613a0bec253ebea0b299c20fa63">54,54%</td>
              <td id="table-cell-601bd0aaf582ddaca5f2ed5a054515d0">45,46%</td>
              <td id="table-cell-f6b74b128b9b04d5c8107efa0c10ff77">-</td>
              <td id="table-cell-7fb51c70d3bb0013a60377987ead7fd2">-</td>
              <td id="table-cell-40bac80d3a6b2786498d3c947a8e5301">18,18%</td>
              <td id="table-cell-1ff43513b24015b2bdb65c7df2250e81">54,54%</td>
              <td id="table-cell-3f22e288048b38a27ff02c821f533b98">27,28%</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c8c7640e982182aff62a4bba835a22c8">
              <td id="table-cell-628dd49ef15b076d3cf72136659b0ac9">Sintaksis</td>
              <td id="table-cell-8506d70fe30697a3df048ceb9077f2cf">27,72%</td>
              <td id="table-cell-089d3a0a3a0bc5147ea15200d4d089b8">27,28%</td>
              <td id="table-cell-45d237add19948f1c3373be6963df8fc">-</td>
              <td id="table-cell-429a8689174f5e0c538a89679fa215ac">-</td>
              <td id="table-cell-25417ba9b5dc33c4161b000f5833196c">9,10%</td>
              <td id="table-cell-7f3022c233b1f22a1141ead4f60c211f">27,22%</td>
              <td id="table-cell-84ed93ff30113f62befc132f355b7532">18,18%</td>
              <td id="table-cell-fce91664aa779d589c365d01ee1d8e08">-</td>
              <td id="table-cell-7afed313bd969c36f650cd3b922138c1">-</td>
              <td id="table-cell-743f8ec43e3dd6b85039827df7ddcbb4">-</td>
              <td id="table-cell-8280d3c8fa24627e5d15eed492230d30">27,27%</td>
              <td id="table-cell-a989e3453a37ad82cf55a59ff4f3b39c">27,28%</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-41">“Pada tabel dapat diatas dapat dilihat bahwa sebelum diterapkan media “Clever Box” terdapat beberapa anak kelompok A yang masih belum mampu dalam membaca. Pada siklus I rata-rata anak masih memperoleh prosentase 61,15% anak yang mampu mengenal bunyi huruf dengan baik. Kemudian pada siklus II prosentase yang diperoleh telah terjadi peningkatan yaitu menjadi 84,29% anak yang mampu membaca dengan baik dan” benar.</p>
      <p id="_paragraph-42">“Pada indikator 1 pada prasiklus masih banyak anak yang belum bisa mengenal bunyi huruf dengan prosentase 9,10% pada nilai 1 dan 2 sedangkan pada indicator 2 anak mendapat prosentase 54,54% pada nilai 1 dan pada indikator 3 anak belum bisa untuk membaca sintaksis aturan kata atau kalimat masih banyak anak yang mendapat prosentase 9,10% pada nilai 1. Sedangkan pada siklus 1 pada” indicator 1 masih ada anak yang bisa mengenal bunyi huruf tetapi belum sempurna dengan prosentase 27,27% pada nilai 3 sedangkan indikator 2 ada juga yang belum bisa menghubungkan “kata dan makna dengan baik dengan prosentase 45,46% pada nilai 3 dan pada indicator 3 anak belum bisa membaca sintaksis aturan kata dan kalimat dengan prosentase 72,72% pada nilai 2 dan 3. Pada siklus 2 anak sudah ada kenaikan dalam indicator 1 yaitu mengenal bunyi huruf dengan prosentase 18,18% pada nilai 4 dan menghubungkan kata dan makna prosentase 27,28% pada nilai” 4 dan “yang terakhir membaca sintaksis aturan kata dan kalimat dengan prosentase 54,54% pada nilai” 3 .</p>
      <p id="_paragraph-43">
        <bold id="_bold-36">Diagram 1.</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-44">
        <bold id="_bold-37">Diagram </bold>
        <bold id="_bold-38">Hasil Nilai Ketuntasan Peningkatan Kemampuan Membaca  Pada Prasiklus, Siklus I dan Siklus II </bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-45">Dari hasil diagram diatas dijelaskan bahwa adanya peningkatan secara signifikan mulai Prasiklus, Siklus I, Siklus II, terbukti adanya peningkatan kemampuan membaca pada prasiklus sebesar 39,66%. Dan setelah diberikan perlakuan pada siklus I mencapai hasil ketuntasan belajar sebesar 61,15% Namun” dari hasil pencapaian ini dinyatakan tidak berhasil, maka diberikan perlakuan “kembali pada tahap siklus II. Pada siklus II terjadi peningkatan yaitu sebesar 84,29%. Sehingga hal ini dapat disimpulkan bahwa media “Clever Box” dapat meningkatkan kemampuan membaca pada” TK A.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-c8bedb9a50bc97c89b4a14e45ce5acb0">
      <title>Kesimpulan</title>
      <p id="_paragraph-47">Penerapan media “Clever Box” mampu dalam meningkatkan kemampuan membaca pada anak di KB-TK AISYIYAH 1 CANDI yaitu dilakukan dengan cara mengajak anak yaitu yang pertama mengajak untuk mengambil 1 huruf dalam clver box lalu anak membunyikan huruf tersebut yaitu huruf “b”, yang kedua yaitu mengajak anak untuk menyebutkan gambar apa yang telah diambil bu guru yaitu gambar buah sawo, dan yang ketiga anak menyusun kata dan kalimat” sesuai dengan contoh.</p>
      <p id="_paragraph-48">Hasil penerapan media “clever box” untuk meingkatkan kemampuan membaca anak pada usia 4-5 tahun di KB-TK AISYIYAH BUSANUL ATHFAL 1 CANDI menunjukkan bahwa kemampuan membaca pada anak dari hasil prasiklus sebesar 39,66% siklus 1 sebesar 61,15%, siklus 2 sebesar 84,29% hal ini membuktikan adanya peningkatan kemampuan mebaca pada anak” setelah dilakukan tindakan dengan menggunakan kegiatan media “clever box” dalam penyampaian pembelajaran.</p>
      <p id="_paragraph-49">Berdasarkan hasil dari penelitian tindakan kelas ini, penelitian menggunakan beberapa saran sebagai” berikut.</p>
      <sec id="heading-0e8e16090e279865b5130ec5ccf5b3d4">
        <title>Bagi Sekolah</title>
        <p id="_paragraph-50">Media “Clever Box” dapat digunakan sebagai alternatif serta bervariasi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-ef7846ca6de51d616435eb67b70bf26a">
        <title>Bagi Guru</title>
        <p id="_paragraph-51">“Perlunya kreativitas dalam melakukan kegiatan pembelajaran, terutama kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca. Dan juga dapat memanfaatkan fasilitas sekolah dengan baik agar pembelajaran lebih bervariasi dan tidak monoton” saja.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-f9b5cf3dd8ed3dee8f199aa392ddc4ea">
        <title>Bagi Peneliti Selanjutnya</title>
        <p id="_paragraph-52">“Hasil penelitian ini dapat dijadikan refrensi bagi penelitian lain yang terkait dengan peningkatan kemampuan membaca pada anak TK” selanjutnya.</p>
      </sec>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>