<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Pentingnya Knowledge,Skill,Attitude dan Kompetensi untuk mewujudkan kinerja yang profesional (Studi Kasus Pada ASN di Kodiklatal Morokrembangan Surabaya)</article-title>
        <subtitle>The Importance of Knowledge, Skill, Attitude and Competence to Achieve Professional Performance (Case Study on ASN in Kodokatal Morokrembangan Surabaya)</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-f0572efe9fc3b87da3a59be1deb88fb5" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>elive</surname>
            <given-names>elive twi etik</given-names>
          </name>
          <email>eliveaulia@gmil.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-7d1072a4060e5d5506eefda5d616e4c1" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Wisnu</surname>
            <given-names>Wisnu Panggah Setiyono, SE,M.Si.,Ph.D</given-names>
          </name>
          <email>wisnu.setiyono@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2021-08-30">
          <day>30</day>
          <month>08</month>
          <year>2021</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-f21afe9df65c8753a3a2b07a3d34ccad">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-19">Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa perubahaan yang hampir dirasakan disetiap aspek kehidupan. Perubahaan akibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dilihat dari semakin pesatnya persaingan global baik dalam maupun luar negeri. Organisasi dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan, apabila mampu mengembangkan dan meningkatkan kualitas sumber daya yang dimilikinya mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.</p>
      <p id="_paragraph-20">Sumber daya manusia dalam suatu organisasi merupakan penentu yang sangat penting bagi keefektifan berjalannnya suatu organisasi. Sehingga perlu dikelola secara profesional agar terwujud keseimbangan antara kebutuhan pegawai dengan tuntutan dan kemampuan organisi [1] Organisasi akan dapat mencapai tujuannya apabila mempunyai sumber daya manusia yang memiliki kinerja profesional dibidangnya.</p>
      <p id="_paragraph-21">Berdasarkan pendapat Mangkunegara [2], kinerja sebagai Ikerja yang telah dicapai individu baik secara kuantitas maupun kualitas dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Potensi sumber daya manusia organisasi yang memiliki kinerja baik, akan menjadi penentu keberhasilan organisiasi. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kinerja pegawai, diantaranya <italic id="_italic-580">k</italic><italic id="_italic-581">now</italic><italic id="_italic-582">le</italic><italic id="_italic-583">dg</italic><italic id="_italic-584">e</italic><italic id="_italic-585">,</italic><italic id="_italic-586">s</italic><italic id="_italic-587">kill</italic><italic id="_italic-588">,</italic><italic id="_italic-589">a</italic><italic id="_italic-590">ttit</italic><italic id="_italic-591">u</italic><italic id="_italic-592">d</italic><italic id="_italic-593">e</italic>dan kompetensi .[1]</p>
      <p id="_paragraph-22">kegiatan mental, kegiatan berpikir dan sumber perubahan sosial serta pengerak dalam menyelesaikan tugas kerja. Kompetensi bisa diperoleh dengan proses belajar. Aktivitas belajar akan membuat individu mendapatkan berbagai pengertian, keterampilan, kecakapan, serta sikap dan perilaku.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-ec6b7bf7780472ad451f366f061cb80f">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="_paragraph-24">Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Namun, sebelum dilakukan pengujian analisis data perlu dilakukan pengujian prasyarat analisis regresi yaitu dengan pengujian asumsi klasik. Adapun penjelasan untuk pengujian regresi linier berganda, asumsi klasik dan uji hipotesis adalah sebagai berikut:</p>
      <p id="paragraph-08c0dbd2b347f895b9a509bd21ce4b0a">Uji Asumsi Klasik</p>
      <p id="_paragraph-25">Uji asumsi klasik merupakan uji prasyarat dalam analisis regresi linier berganda. Berikut beberapa uji asumsi klasik dalam penelitian ini:</p>
      <p id="paragraph-a5c3fdf57c4c678d7f4ce9817ca7bcb1">Uji Normalitas</p>
      <p id="_paragraph-26">Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh sudah terdistribusi normal atau belum. Uji normalitas dalam penelitian ini menggunakan <italic id="_italic-594">kolmogorov-smirnov</italic>, dimana dinyatakan terdistribusi normal apabila memperoleh nilai signifikansi &gt; 0,05[3].</p>
      <p id="paragraph-8c8ea13b2e43224bf36853e5ef5b3161">Uji Linieritas</p>
      <p id="_paragraph-27">Uji linier bertujuan untuk melihat apakah model yang digunakan sudah benar atau tidak. Pada penelitian ini uji linieritas menggunakan <italic id="_italic-595">Test for Linearity</italic> dengan pada taraf signifikansi 0,05. Sehingga kedua variabel untuk bisa dikatakan mempunyai hubungan yang linier harus memperoleh nilai signifikansi kurang dari 0,05 [4]</p>
      <p id="paragraph-17011affaee238dd12df8e9679a1145e">Uji Multikolinieritas</p>
      <p id="_paragraph-28">Uji asumsi multikolinearitas bertujuan untuk mengatahui terjadi tidaknya penyimpangan antaran variabel independen dengan variabel dependen dalam model regresi dalam penelitian. Asumsi klasik multikoliniaritas dalam penelitian mempunyai kreteria sebagai berikut [10] 1) Mempunyai angka tolerence diatas atau lebih dari (&gt;) 0,1; 2) Mempunyai nilai VIF di bawah atau kurang dari (&lt;) 10.</p>
      <p id="paragraph-148a91b02439e5c1f945a77ee0556233">Uji Heteroskedastisitas</p>
      <p id="_paragraph-29">Dalam penelitian kuantitatif uji asumsi heteroskedastisitas bertujuan untuk adanya ketidak samaan varian dari residual pada semua pengamatan yang dilakukan terhadap model regresi trersebut. Dasar pengambilan keputusan [5], dikatakan terjadi tidak heteroskedastisitas apabila hasil regresi membentuk pola menyebar berada di atas maupun dibawah sumbu 0.</p>
      <p id="paragraph-4bac5bb3fc7b7eb697f8eb9a04a5a392">Uji Autokorelasi</p>
      <p id="_paragraph-30">Uji autokorelasi merupakan uji asumsi yang biasa digunakan untuk mendeteksi ada tidaknya autokorelasi. Uji autokorelasi ini dilakukan dengan menggunakan metode <italic id="_italic-596">Durbin Watson Test</italic> [5] mengatakan bahwa nilai <italic id="_italic-597">Durbin-Watson</italic> digunakan untuk menentukan uji autokorelasi dengan ketentuan apabila nilai <italic id="_italic-598">Durbin-Watson</italic> hitung tidak berapa pada rentang nilai tabel DW batas bawah dan batas atas. Berikut tabel dasar pengambilan keputusan dalam uji autokorelasi:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Dasar Pengambilan Keputusan DW Test</title>
          <p id="_paragraph-33">Hasil <italic id="_italic-600">Output SPSS</italic> (2020)</p>
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-49cf8cb7a67761b80f6fbcfe5a47ef42">
              <td id="table-cell-9da6fa7ff67eb31cfec796eb29e8a82f">Jika</td>
              <td id="table-cell-c7aa665e20ec853a964f35c18678f7e2">Keputusan</td>
              <td id="table-cell-4d12d50413a70d9be47994fa2e39536a">Hipotesis nol</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-de011bfbdc8c764af25b3d9cda5a7256">
              <td id="table-cell-2e826f568eb289608a138c8e679c70eb">0 &lt; d &lt; dL</td>
              <td id="table-cell-a6c8199ec13e9e5a2a7a3559597027c3">Tolak</td>
              <td id="table-cell-2d6ff96eaf24d923cff84ca49af3debf">Terjadikkautokorelasi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9fdbcac6bcf3620410a790631a2eaf01">
              <td id="table-cell-b302df70d0daf4b5e49513b850a16f7a">dL ≤ d ≤ dU</td>
              <td id="table-cell-432c645727fb222330ebffe01f13c14f">No decision</td>
              <td id="table-cell-c33ceace31bbdd35a8fedae990002191">Tidak dapat disimpulkan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7ff9c51b1b11cbb483fc2d4763687c68">
              <td id="table-cell-d33403ab92f897e90244a4cba8bbe86e">dU &lt; d &lt; 4-dU</td>
              <td id="table-cell-d4068e24f0a84b30fc63f29572602d4a">Tidak ditolak</td>
              <td id="table-cell-98a395389ec7dffb18269e7fad5f1136">Tidak ada autokorelasi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d6a17d8ecf28da09ab036fdd7c7833f7">
              <td id="table-cell-547a487237b053d614e032753ef91eb4">4-dU ≤ d ≤ 4-dL</td>
              <td id="table-cell-f005e946db294f135c84fbbd951245fa">No decision</td>
              <td id="table-cell-1ef111cb30c1d4fb85acc8a8e2b3487b">Tidak dapat disimpulkan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e947bef59e0b5c1659a9fed86e63e031">
              <td id="table-cell-833b2629d817899d9b716be98d222740">4-dL ≤ d ≤ 4</td>
              <td id="table-cell-a9e4a80e014deeb93b58f07f13665902">Tolak</td>
              <td id="table-cell-e1e3096a320fa9260075cf40e35b2e4f">Terjadi autokorelasi</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-35">2. Teknik analisis regresi linier berganda bertujuan untuk mengetahui besar kecilnya dan mengetahui arah hubungan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat (Purnomo, 2017:147). Berikut hasil analisis regresi linier berganda dalam penelitian ini:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-2">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title>Hasil Analisis Regresi Linier Berganda</title>
          <p id="_paragraph-38">Hasil <italic id="_italic-601">Output SPSS</italic> (2020)</p>
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-f7b03ca2d28e1aac57fd5732cd88ca3d">
              <td id="table-cell-d1f4708f958ce108b7c1927822816a44" colspan="7">Coefficientsa</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-40875408a08208ea8f6617df0b8e5869">
              <td id="table-cell-e8f66b3c264d08379ffacf4d96c9afbf" rowspan="7" colspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-adbbafdaec4cd81d8253f4b7902c987b" colspan="2">Unstandardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-1a4ef884508ed2990c7df208eb9d846e">Standardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-41cad99096059bb2af765b7106b239ed">t</td>
              <td id="table-cell-c880603a5f2df3f97db6d71137986dd5">Sig.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5bc9edf64fd5fd3fab9b3fc52436ca23">
              <td id="table-cell-27613e5420d5240b4eb63b04762f3cc2" colspan="2" />
              <td id="table-cell-cd87c2ec45f7a8bdbff6e99836363e10">B</td>
              <td id="table-cell-c6bf63a664c934a50ead6593f995bde5">Std. Error</td>
              <td id="table-cell-d97828d489bd022c611e46079d4307fc">Beta</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f2eb1e2411124d19b3678c01aeda49a8">
              <td id="table-cell-6dd64b787bea9276bf8e9df63b914d1b" rowspan="5">1</td>
              <td id="table-cell-de93ae9ecf654b7faaded59a1be8c9c8">(Constant)</td>
              <td id="table-cell-e0a00116483f84451d091dcb9754cbed">4.394</td>
              <td id="table-cell-19cdab9a813109fa4e12744d5accf5a1">1.319</td>
              <td id="table-cell-88d16c87473fd0bf179e5f48cd370510">3.332</td>
              <td id="table-cell-1afc0b6f86bb354a63390b382770887d">.001</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-91033c1120068e90848998ec024aab3f">
              <td id="table-cell-c688167e51fe2549dd2fa034a75872f9">Knowledge</td>
              <td id="table-cell-8bbdaa2faba40664dc8ca3770eaef86b">.162</td>
              <td id="table-cell-3652be3fa3b422af1c6637f091167372">.070</td>
              <td id="table-cell-f3ece5a1bdfc56d93e3883d93fc6d13d">.188</td>
              <td id="table-cell-860c9017b50fa48a296cd856b337570c">2.328</td>
              <td id="table-cell-0c5ed8116998c2437c898e011f37f0a1">.021</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-02b688225479210c0f37abc3a89a8595">
              <td id="table-cell-3e01666e2372508ee8e1c6e4004a54fc">Skill</td>
              <td id="table-cell-710bdd5d0b4ec45cd9f76cd919cd27be">.160</td>
              <td id="table-cell-8b00457fa3b2f0209a0d46623405ab0b">.069</td>
              <td id="table-cell-ffbc82f66bd3faad75f6d90a5e15e042">.164</td>
              <td id="table-cell-ca2f7308958951a27c2986adf1afc22f">2.313</td>
              <td id="table-cell-e50e810a2f6f9e17516e5f754475966e">.022</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b556ca6ac1c1bf67d11159b47da804a6">
              <td id="table-cell-5c19341f435df048318f2879a1ecb7d1">Attitude</td>
              <td id="table-cell-ff3eb808d652a396cf55b4bdec648e1f">.164</td>
              <td id="table-cell-3daf39322649f97295addc58d889af0b">.068</td>
              <td id="table-cell-48747d79838a5f8ee3ba48de45e5860b">.199</td>
              <td id="table-cell-3d5d9541db21058eaac001d2a4a977bd">2.420</td>
              <td id="table-cell-988abcb6a32bbae8d184ffeb12f1d618">.016</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9264045f9f855ec8b1e35418253a7d93">
              <td id="table-cell-942385b9ecd74a080149800fb11cf8f5">Kompetensi</td>
              <td id="table-cell-8913da7f3fbc96d7036bb5a6c3a1016f">.139</td>
              <td id="table-cell-b06623fd7005798de37065afa6c08a84">.055</td>
              <td id="table-cell-bb7449b7bce179d19c099bd9c72733bf">.169</td>
              <td id="table-cell-27a391fb3b5e851449e1e4e05db09d38">2.518</td>
              <td id="table-cell-988be94bb548c5415b221ce46c07e4ea">.013</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-454929ea449b0aaa6a4c523ae6ae4afa">
              <td id="table-cell-7ccd838cc022b68a33df86f08589450b" colspan="7">a. Dependent Variable: Kinerja</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-40">Dari tabel di atas, dapat dibuat persamaan regrresi linier berganda sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-41">Y = 4,394 + 0,162 X<sub id="_subscript-9">1</sub> + 0,160 X<sub id="_subscript-10">2 </sub>+ 0,164 X<sub id="_subscript-11">3</sub> + 0,139X<sub id="_subscript-12">4</sub> + e</p>
      <p id="_paragraph-42">Teknik analisis regresi linier berganda bertujuan untuk mengetahui besar kecilnya dan mengetahui arah hubungan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat (Purnomo, 2017:147). Adapun persamaan regresi linier berganda dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-43">Y= a+ β<sub id="_subscript-13">1</sub>X<sub id="_subscript-14">1</sub>+ β<sub id="_subscript-15">2</sub>X<sub id="_subscript-16">2</sub>+ β<sub id="_subscript-17">3</sub>X<sub id="_subscript-18">3</sub>+ β<sub id="_subscript-19">4</sub>X<sub id="_subscript-20">4</sub>+ e</p>
      <p id="_paragraph-44">Keterangan:</p>
      <p id="_paragraph-45">Y = Kinerja profesional</p>
      <p id="_paragraph-46">a= Konstanta</p>
      <p id="_paragraph-47">β<sub id="_subscript-21">1 – 3</sub>= Koefisien regresi</p>
      <p id="_paragraph-48">X<sub id="_subscript-22">1</sub>= <italic id="_italic-602">Knowledge</italic></p>
      <p id="_paragraph-49">X<sub id="_subscript-23">2</sub>= <italic id="_italic-603">Skill</italic></p>
      <p id="_paragraph-50">X<sub id="_subscript-24">3</sub>= <italic id="_italic-604">Attitude</italic></p>
      <p id="_paragraph-51">X<sub id="_subscript-25">4</sub>= Kompetensi</p>
      <p id="_paragraph-52">e= <italic id="_italic-605">error</italic></p>
      <p id="_paragraph-53">Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. [6] penelitian kuantitatif yaitu penelitian yang diperoleh dari data kuantitatif dan diolah dengan teknik statistik. Penelitian kuantitatif juga memiliki tujuan utnuk mengembangkan dan menerapkan model matematis, teori serta hipotesis sesuai fakta dilapangan. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kausal, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan sebab akibat antar variabel.</p>
      <p id="_paragraph-54">3. Uji Hipotesis</p>
      <p id="paragraph-78b2aa02ceecbe0d241efa3181ae0dec">Uji Parsial</p>
      <p id="_paragraph-55">Uji parsial bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh secara individual antara variabel bebas dengan variabel terikat [7] Uji parsial dalam penelitian ini menggunakan nilai <italic id="_italic-606">level of significance </italic>(α) 0,05, dimana dapat dinyatakan berpengaruh parsial apabila nilai signifikansi dari t<sub id="_subscript-26">hitung</sub> &lt; 0,05.</p>
      <p id="paragraph-98d90c207f58a4b93546d33d9cdd0977">Uji Simultan</p>
      <p id="_paragraph-56">Uji simultan bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh secara bersama-sama antara variabel bebas dengan variabel terikat [8]. Uji parsial dalam penelitian ini menggunakan nilai <italic id="_italic-607">level of significance </italic>(α) 0,05, dimana dapat dinyatakan berpengaruh simultan apabila nilai signifikansi dari F<sub id="_subscript-27">hitung</sub> &lt; 0,05.</p>
      <p id="paragraph-412d9ed8910550fb029543f321e8fba9">Uji Koefisien Korelasi Berganda (R)</p>
      <p id="_paragraph-57">Digunakan untuk menghitung tingkat keeratan hubungan yang terjalin antara <italic id="_italic-608">knowledge, skill, attitude </italic>dan kompetensi terhadap kinerja profesional [9] Nilai R berkisar 0 sampai dengan 1, dimana semakin mendekati 1 maka variabel bebas memiliki hubungan yang sangat erat terhadap variabel terikat.</p>
      <p id="paragraph-7437027419f26b481e581f7b181b4d11">Koefisien Determinasi Berganda (R<sup id="_superscript-2">2</sup>)</p>
      <p id="_paragraph-58">Uji R<sup id="_superscript-3">2</sup> bertujuan untuk mengetahui kemempuan model dalam menafsirkan pengaruh kedua variabel [10] Nilai R<sup id="_superscript-4">2</sup> berkisar 0 sampai dengan 1, dimana semakin mendekati 1 maka variabel bebas besar penafsiran variabel <italic id="_italic-609">knowledge, skill, attitude </italic>dan kompetensi terhadap variabel kinerja profesional.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-e45e27c5963bf56fe676f9ae85bd9a3d">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="_paragraph-60">Knowledge </p>
      <p id="_paragraph-61">[11] <italic id="_italic-615">k</italic><italic id="_italic-616">now</italic><italic id="_italic-617">le</italic><italic id="_italic-618">d</italic><italic id="_italic-619">ge</italic>atau pengetahuan merupakan keseluruhan informasi yang dimiliki individu dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Keberhasilan individu dalam melaksanakan tugas, sangat bergantung pada pengetahuan yang dimiliki. Individu yang memiliki pengetahuan yang cukup, akan memberikan manfaat pada efisiensi organisasi dalam mencapai tujuan. Mengingat individu yang belum memiliki pengetahuan yang cukup, akan bekerja dengan tersendat-sendat, sehingga akan membutuhkan waktum tenaga dan biaya yang lebih.</p>
      <p id="_paragraph-62"><italic id="_italic-620">Know</italic><italic id="_italic-621">le</italic><italic id="_italic-622">dge </italic>merupakan sebuah ilmu, pengalaman yang berupa daya serta informasi yang dimiliki individu yang dapat digunakan dalam mempertahankan, menganalisis mengorganisasikan dan meningkatkan kemampuan yang dimiliknya.[12]</p>
      <p id="_paragraph-63">Dari beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa <italic id="_italic-623">k</italic><italic id="_italic-624">now</italic><italic id="_italic-625">le</italic><italic id="_italic-626">dge</italic>adalah informasi yang dimiliki individu yang dapat dimanfaatkan dalam menjalankan aktivitasnya.</p>
      <p id="_paragraph-64">Berdasarkan uraian dia atas, maka Hipotesis pertama yang diajukan dalam penelitian ini adalah:</p>
      <p id="_paragraph-65">H1 : <italic id="_italic-627">Know</italic><italic id="_italic-628">le</italic><italic id="_italic-629">dge</italic>berpengaruh signifikan terhadap kinerja professional ASN Kodiklatal Morokrembangan Surabaya.</p>
      <p id="_paragraph-66">Skill</p>
      <p id="_paragraph-67">Keterampilan atau <italic id="_italic-634">s</italic><italic id="_italic-635">k</italic><italic id="_italic-636">i</italic><italic id="_italic-637">l</italic><italic id="_italic-638">l </italic>merupakan sesuatu untuk melaksanakan tugas atau pekerjaan yang dibebankan pada pekerja, seperti standar perilaku pekerja dalam memilih metode kerja yang dianggal lebih efektif dan efisien,[10] Organisasi akan dapat mencapai tujuannya dan mampu berkembang, apabila memiliki anggota atau karyawan profesional dan memiliki keterampilan yang baik sesuai dengan bidang yang dijalani.</p>
      <p id="_paragraph-68">[10] dimana keterampilan sebagai kemampuan yang lebih menspesifikasikan dari tujuan performasi, kemampuan mendiagnosa, kemampuan dalam menentukan strategi, kemampuan berinteraksi serta keterampilan menilai efektifitas pekerjaan yang dijalani. Keterampilan dapat diperoleh dari pendidikan maupun pengalaman individu.</p>
      <p id="_paragraph-69"><italic id="_italic-639">S</italic><italic id="_italic-640">kil</italic><italic id="_italic-641">l</italic>merupakan potensi yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan yang dapat diperoleh dari pelatihan dan pengalaman dalam melakukan pekerjaan, yang dapat memberikan kemudahan individu dalam menyelesaikan pekerjaannya[11] Dalam hal ini, keterampilan juga dapat dimaknai sebagai kemahiran individu dalam menjalankan pekerjaan yang diperoleh dari pengalaman.</p>
      <p id="_paragraph-70">Dari beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa keterampilan atau <italic id="_italic-642">s</italic><italic id="_italic-643">ki</italic><italic id="_italic-644">l</italic><italic id="_italic-645">l</italic>adalah kemampuan yang dimiliki individu dalam melakukan aktivitas yang sudah dikembangkan melalui latihan dan pengalaman.</p>
      <p id="_paragraph-71">Berdasarkan uraian dia atas, maka Hipotesis kedua yang diajukan dalam penelitian ini adalah:</p>
      <p id="_paragraph-72">H<sub id="_subscript-28">2</sub>: <italic id="_italic-646">Skill </italic>berpengaruh signifikan terhadap kinerja profesional ASN Kodiklatal Morokrembangan Surabaya.</p>
      <p id="_paragraph-73">Attitude<bold id="_bold-25"/></p>
      <p id="_paragraph-74">[12] sikap atau <italic id="_italic-651">a</italic><italic id="_italic-652">t</italic><italic id="_italic-653">t</italic><italic id="_italic-654">i</italic><italic id="_italic-655">t</italic><italic id="_italic-656">ude </italic>merupakan perasaan senang atau tidak senang atau reaksi atas adanya rangsangan yang datang dari luar, seperti reaksi atas krisis ekonomi dan perasaan atas kenaikan gaji. <italic id="_italic-657">At</italic><italic id="_italic-658">t</italic><italic id="_italic-659">it</italic><italic id="_italic-660">ude</italic>seseorang dapat dirubah sepanjang ada adakemauan dan komitmen yang kuat dalam dirinya. Namun, kebanyakan orang tidak memiliki kemauan dan komitmen yang kuat untuk berubah, sehingga dipaksa atau terpaksa adanya perubahan itu sendiri tergantung pada seleksi alam.</p>
      <p id="_paragraph-75"><italic id="_italic-661">Att</italic><italic id="_italic-662">i</italic><italic id="_italic-663">t</italic><italic id="_italic-664">ude </italic>merupakan sikap yang dimiliki sumber daya manusia dalam suatu organisasi atau perusahaan yang dapat mempengaruhi tingkah lakunya dalam berbuat serta bertindak untuk menjalankan tugas dan kewajibannya[11] Keberadaan <italic id="_italic-665">a</italic><italic id="_italic-666">t</italic><italic id="_italic-667">tit</italic><italic id="_italic-668">u</italic><italic id="_italic-669">d</italic><italic id="_italic-670">e</italic>dapat didasarkan pada adanya perbedaan individu satu dengan individu lainnya. <italic id="_italic-671">Attit</italic><italic id="_italic-672">ude </italic>pada dasarnya terbentuk sejak kecil, dimana adanya perbedaan <italic id="_italic-673">a</italic><italic id="_italic-674">tt</italic><italic id="_italic-675">i</italic><italic id="_italic-676">t</italic><italic id="_italic-677">ude </italic>akan berdampak pada perbedaan perubahan sosial dan kebudayaan.</p>
      <p id="_paragraph-76">Dari beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa <italic id="_italic-678">attitude </italic>adalah sebuah evaluasi yang dapat bersifat menyenangkan atau tidak, berkaitan dengan situasi, obyek atau orang.</p>
      <p id="_paragraph-77">Berdasarkan uraian dia atas, maka Hipotesis ketiga yang diajukan dalam penelitian ini adalah:</p>
      <p id="_paragraph-78">H3 : <italic id="_italic-679">Attit</italic><italic id="_italic-680">ude </italic>berpengaruh signifikan terhadap kinerja profesional</p>
      <p id="_paragraph-79">ASN Kodiklatal Morokrembangan Surabaya.</p>
      <p id="_paragraph-80">Kompetensi</p>
      <p id="_paragraph-81">Kompetensi sebagai kemampuan yang dimiliki individu terkait dengan kegiatan mental, kegiatan berpikir dan sumber perubahan sosial serta pengerak dalam menyelesaikan tugas kerja, [6] Kompetensi bisa diperoleh dengan proses belajar. Aktivitas belajar akan membuat individu mendapatkan berbagai pengertian, ketermapilan, kecakapan, serta sikap dan perilaku. Kompetensi termasuk dalam domain kognitif, yaitu proses yang terjadi melalui indera yang kemudian ditransformasikan, dielaborasi, direduksi, dikemabangkan serta diterapkan.</p>
      <p id="_paragraph-82">Kompetensi yang dimiliki individu dalam dimanfaatkan untuk memenuhi tuntutan kerja, yang nantinya akan berdampak pada hasil yang sesuai dengan standart yang telah ditetapkan.</p>
      <p id="_paragraph-83">[7] kompetensi sebagai jenis dari pengetahuan, pendidikan, keahlian dan kemampuan individu dalam menjalankan kegiatan dengan efektif dan efisien. Kompetensi yang dimiliki seseorang akan mendorong, orang tersebut untuk bekerja dengan baik. Mengingat kompetensi menjadi modal awal seseorang dalam menyelesaikan tugas dan tanggungjawabnya.</p>
      <p id="_paragraph-84">[8]kompetensi memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan kinerja pegawai. Pegawai yang memiliki kompetensi tinggi sesuai dnegan jawaban yang diembannya akan terdorong untuk bekerja lebih efektif. Mengingat dengan kompetensi yang dimiliki, pegawai yang bersangkutan akan semakin mampu dalam melaksanakan apa yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya.</p>
      <p id="_paragraph-85">Dari beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa kompetensi merupakan kemampuan yang dimiliki individu dalam melakukan pekerjaan. Tujuan organisasi akan dapat tercapai jika didalamnya memiliki sumber daya yang memiliki kompetensi baik.</p>
      <p id="_paragraph-86">Berdasarkan uraian dia atas, maka Hipotesis keempat yang diajukan dalam penelitian ini adalah:</p>
      <p id="_paragraph-87">H<sub id="_subscript-29">4</sub>: Kompetensiberpengaruh signifikan terhadap kinerja profesional ASN Kodiklatal Morokrembangan Surabaya.</p>
      <p id="_paragraph-88">Kinerja</p>
      <p id="_paragraph-89">[9] kinerja sebagai hasil kerja yang telah dicapai individu baik secara kuantitas maupun kualitas dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Potensi sumber daya manusia organisasi yang memiliki kinerja baik, akan menjadi penentu keberhasilan organisiasi. Individu akan memiliki kinerja yang baik, apabila memiliki kesadaran dan kesungguhan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya.</p>
      <p id="_paragraph-90">Kinerja individu dianggap sangat perlu, karena dengan kinerja tersebut akan diketahui seberapa jauh kemampuan individu dalam melaksanakan tugas yang telah dibebankan kepadanya (Afandi, 2016:68). Sehingga diperlukan kriteria yang jelas serta terukur yang dapat dimanfaatkan oleh individu sebagai acuan dalam melaksanakan tugasnya.</p>
      <p id="_paragraph-91">Dari beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa kinerja adalah perilaku yang dilakukan individu dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.</p>
      <p id="_paragraph-92">Berdasarkan uraian dia atas, maka Hipotesis kelima yang diajukan dalam penelitian ini adalah:</p>
      <p id="_paragraph-93">H<sub id="_subscript-30">5</sub>: <italic id="_italic-681">Knowledge, skill, attitude </italic>dan kompetensiberpengaruh signifikan terhadap kinerja profesional ASN Kodiklatal Morokrembangan Surabaya</p>
      <p id="_paragraph-95">Sumber: Hasil <italic id="_italic-682">Output SPSS</italic> (2020)</p>
      <p id="_paragraph-96">1. Studi pustaka, metode ini menggunakan populasi keseluruhan atribut yang dapat berupa manusia, objek, atau kejadian yang menjadi fokus penelitian. Dalam penelitian ini populasi yang digunakan adalah keseluruhan ASN Kodiklatal Surabaya yang berjumlah 370 orang.</p>
      <p id="_paragraph-97">Penelitian ini dilakukan di Kodiklatal Morokembang Surabaya yang beralamatkan di Morokrembanganan, Kecamatan Krembangan, Kota SBY, Jawa Timur 60178.</p>
      <p id="_paragraph-98">2. Pengambilan data dalam penelitian ini berupa kuesioner. Kuesioner adalah sekumpulan pernyataan-pernyataan tertentu secara tertulis untuk mendapatkan informasi dengan beberapa opsi jawaban. Dalam penelitian ini kuesioner menggunakan kriteria jawaban dengan skala likert. [14] skala likert adalah teknik penskalaan yang bertujuan untuk mengetahui sikap dan persepsi seseorang terkait permasalahan dalam penelitian.</p>
      <p id="_paragraph-99">b. Uji Reliabilitas</p>
      <p id="_paragraph-100">Uji reliabilitas bertujuan untuk mengukur konsisten tidaknya jawaban responden. Dapat dinyatakan reliabel atau konsisten apabila mempunyai nilai <italic id="_italic-683">cronbach’s </italic><italic id="_italic-684">alpha </italic>&gt; 0,6 (Sufren dan Natanael, 2014:59). Berikut hasil uji reliabilitas dalam penelitian ini:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-3">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Reliabilitas</title>
          <p id="_paragraph-103" />
        </caption>
        <table id="_table-3">
          <tbody>
            <tr id="table-row-87d06d243bc3caffdd33c0b43d42d491">
              <td id="table-cell-e9d3085b14dd49b28af9173e84199743">Variabel</td>
              <td id="table-cell-1e16714279b25e4555389099b3dce0c0"> Cronbach’s Alpha </td>
              <td id="table-cell-bda60146483683f55f52eaeef9fb0ccc">Keterangan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-79a130de0d55aef167c2e772cf635a36">
              <td id="table-cell-4004ffca544e6ad1ab37bc755325d3ab">Knowledge</td>
              <td id="table-cell-1f0fc6d79df30182f4b9db5d26a65445">0,862</td>
              <td id="table-cell-6d8ef2cfd9a93a0b259a5ff7b0e4a033">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1e3c4276101982584127fbc525e56303">
              <td id="table-cell-defe39df735e1e56556a480b7aa36f9d">Skill</td>
              <td id="table-cell-2f8f8967fa19ba2bf27fb2f6f21c615d">0,823</td>
              <td id="table-cell-c569ffdd3df15101cb5ac1f8ef244998">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-de4121e9283cca25fce0602a466b8a41">
              <td id="table-cell-242505f17c6af0fde1213ddb51fd2805">Attitude</td>
              <td id="table-cell-3a03fb3c595841e6573107cf8853a56c">0,842</td>
              <td id="table-cell-b51296aa59450e2cfaf730a855100f6c">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1732dda5943c778ae08574dd5cb32db0">
              <td id="table-cell-e3fbe7a1f815a6eee29e4f9aa2d87563">Kompetensi</td>
              <td id="table-cell-06586d1288d00c796c1754a06fb5fd6a">0,848</td>
              <td id="table-cell-967e81371af2ca251cf38bde437bd253">Reliabel</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-dee3f7ab392b3f9c0217e8e043db7c95">
              <td id="table-cell-b0c08145f28a93b5873beab884e10b91">Kinerja</td>
              <td id="table-cell-c441a761ce264526eaf34decb73fc523">0,812</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-104">Berdasarkan hasil uji reliabilitas menggunakan <italic id="_italic-689">cronbach alpha </italic>diketahui variabel instrumen memiliki <italic id="_italic-690">cronbach alpha</italic> lebih besar dari 0,6. Dengan demikian seluruh instrumen dalam penelitian ini dinyatakan reliabel.</p>
      <p id="_paragraph-105">2. Uji Asumsi Klasik</p>
      <p id="_paragraph-106">Sebelum dilakukan analisis data dengan, perlu perlu dilakukan pengujian prasyarat asumsi klasik. Uji asumsi klasik merupakan uji prasyarat dalam analisis regresi linier berganda. Berikut beberapa uji asumsi klasik dalam penelitian ini:</p>
      <p id="_paragraph-107">a. Uji Normalitas</p>
      <p id="_paragraph-108">Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh sudah terdistribusi normal atau belum. Uji normalitas dalam penelitian ini menggunakan <italic id="_italic-691">kolmogorov-smirnov</italic>, dimana dinyatakan terdistribusi normal apabila memperoleh nilai signifikansi &gt; 0,05 [9] Berikut hasil uji normalitas dalam penelitian ini:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-4">
        <label>Table 4</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Normalitas</title>
          <p id="_paragraph-110" />
        </caption>
        <table id="_table-4">
          <tbody>
            <tr id="table-row-11f4a7a06aa5c0c5a8139a06e32e89bd">
              <td id="table-cell-eef234ee4fd60c6a35199446e4fcaaec" colspan="3">One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-072438a3f606764e308849246defa810">
              <td id="table-cell-39752125b7f0bfdd49fc8e38dd9b0e13" colspan="2" />
              <td id="table-cell-ef565916b8b314dfd92e7f158ae21828">Unstandardized Residual</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f1ef691f8190912cc5a3e26a19cd412d">
              <td id="table-cell-774768b938a3783a0fb5a5c6a419a55e" colspan="2">N</td>
              <td id="table-cell-56a99c4e0999efc9962e5700e60ec9cf">193</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6b961afc5982167d982babefef66e58e">
              <td id="table-cell-11c5c88b88b98a5249298670c31d1b15" rowspan="5">Normal Parametersa,b</td>
              <td id="table-cell-7787d0f20725450d60de9f17d7e7473f">Mean</td>
              <td id="table-cell-5809c41f6282c8e6daa44a43cebc7532">.0000000</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4e2676adefaaf6173a635f070df52263">
              <td id="table-cell-2d46ca4134f28fca0bb86527f7730529">Std. Deviation</td>
              <td id="table-cell-39b26a8a611332373d6c6878a3638974">1.83943320</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1ff1d1a403277d916b4abdf1d1beffa9">
              <td id="table-cell-edf13ef3b4040933d47aded2dd6618c6" rowspan="3">Most Extreme Differences</td>
              <td id="table-cell-13d66934051ea584298f61466c408a26">Absolute</td>
              <td id="table-cell-1127fc31cad7f2527b83897f36109924">.052</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f735094cb9ac06c3e48427530aa91845">
              <td id="table-cell-f730a4831fde2b03a5f6c5117c39a655">Positive</td>
              <td id="table-cell-1b2bf6ec3fd382af3bd68276317d7b5b">.052</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-2060b94b1b7b7783670028637338bb5c">
              <td id="table-cell-ab61373d1b56d245af0d70db37d14f82">Negative</td>
              <td id="table-cell-71f8209bd94605fafdd269410bf4b6e9">-.028</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c5ae90a03be5c0b2dfceb933cbe4661d">
              <td id="table-cell-00e3fdff58cfb00e4613de2bf020d39b" colspan="2">Test Statistic</td>
              <td id="table-cell-ef9b491f99105bbe0b4d8ed25b8de88e">.052</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8eaf44079c6347a310591d9305a22d88">
              <td id="table-cell-00c12e06eb1e5c6441c7c8f1a07f8e15" colspan="2">Asymp. Sig. (2-tailed)</td>
              <td id="table-cell-1f7b6670eca5747dc2e001552962f0da">.200c,d</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-96f75f69261dd0328c5e2607ad4996a0">
              <td id="table-cell-5ea7de684b853417834c8579702dfb87" colspan="3">a. Test distribution is Normal.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-deeb6692922c878891a3d86fb06d8457">
              <td id="table-cell-4644d00f5565095f33a8ae10faed9988" colspan="3">b. Calculated from data.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c6796216659e048e4c6ec043c7ef8598">
              <td id="table-cell-744792f091fd0aaa77c67988a8940018" colspan="3">c. Lilliefors Significance Correction.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3437503fe3dacd1ad816148421c1c1eb">
              <td id="table-cell-4105dc7ddc6544b5f6d0e8aa4cdc1108" colspan="3">d. This is a lower bound of the true significance.</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-111">Dari tabel di atas, dapat diketahui bahwa nilai signifikansi atau <italic id="_italic-692">Asymp. Sig. (2-tailed</italic><italic id="_italic-693">) </italic>sebesar 0,200 atau &gt; 0,0,5. Artinya model regresi dalam penelitian ini memenuhi asumsi normalitas atau data terdistribusi normal.</p>
      <p id="_paragraph-112">b. Uji Linieritas</p>
      <p id="_paragraph-113">Uji linier bertujuan untuk melihat apakah model yang digunakan sudah benar atau tidak. Pada penelitian ini uji linieritas menggunakan <italic id="_italic-694">Test for Linearity</italic> dengan pada taraf signifikansi 0,05. Sehingga kedua variabel untuk bisa dikatakan mempunyai hubungan yang linier harus memperoleh nilai signifikansi kurang dari 0,05 (Gani dan Amalia, 2015:116). Berikut hasil uji linieritas dalam penelitian ini:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-5">
        <label>Table 5</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Linieritas</title>
          <p id="_paragraph-116" />
        </caption>
        <table id="_table-5">
          <tbody>
            <tr id="table-row-39a5f11d27c83d203d1794c780a57926">
              <td id="table-cell-6b530afc0411cf387823b6ba637e6779">Variabel</td>
              <td id="table-cell-dcffa96fda1b6e61b2c6f1cfa168dfeb">Signifikansi</td>
              <td id="table-cell-3bad237a1af149aebc8d48941045fe31">Keterangan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-368530f34e6ed0eb82a56922bb641aef">
              <td id="table-cell-a0ef66f08cc67a19e0e6c2ca7d5f1c8c">Knoeledge (X1)</td>
              <td id="table-cell-1923bec6646edc9359482afad1ad11f6">0,000</td>
              <td id="table-cell-80e274a085cbb634bf43f80b603346de">Linier</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e5bc8f95242c86b3f534138e1cb6ffa1">
              <td id="table-cell-4b501752a86df0229d69f7acc566d21b">Skill (X2)</td>
              <td id="table-cell-6383ba89d3f2ec9c38a5482e87e5a2f2">0,000</td>
              <td id="table-cell-f893070b179711b964af3115f35f5688">Linier</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b303efaf20b1a06a7f811201922bc993">
              <td id="table-cell-9cee457da1533ba5f5b7dd5ac4325700">Attitude (X3)</td>
              <td id="table-cell-c1b6deb490fd7ddacd5c173ac640dc60">0,000</td>
              <td id="table-cell-88abe8df9789d126c21326eb4090859f">Linier</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b9acc5c1ce54324a03852ae97e5870cc">
              <td id="table-cell-ab0c6b49d8f26747e36ef28e80e76c9f">Kompetensi (X4)</td>
              <td id="table-cell-48ff37787339a7085cd008f0c532e040">0,000</td>
              <td id="table-cell-844aa6811d76f0b22d1ce5dabd1538d6">Linier</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-117">Dari tabel di atas, dapat diketahui semua variabel mempunyai nilai signifikansi &lt; 0,05. Artinya terdapat hubungan yang linier antara variabel bebas dengan variabel terikat.</p>
      <p id="_paragraph-118">c. Uji Multikolinieritas</p>
      <p id="_paragraph-119">Uji asumsi multikolinearitas bertujuan untuk mengatahui terjadi tidaknya penyimpangan antaran variabel independen dengan variabel dependen dalam model regresi dalam penelitian. Asumsi klasik multikoliniaritas dalam penelitian mempunyai kreteria sebagai berikut [10] 1) Mempunyai angka tolerence diatas atau lebih dari (&gt;) 0,1; 2) Mempunyai nilai VIF di bawah atau kurang dari (&lt;) 10. Berikut hasilBerdasarkan hasil perhitungan dengan program SPSS di atas, diperoleh hasil bahwa nilai <italic id="_italic-698">tolerance</italic> lebih besar dari 0,1 sedangkan nilai VIF kurang dari 10. Dengan demikian dapat diketahui bahwa model regresi dalam penelitian ini terhindar dari gejala multikolinieritas.</p>
      <p id="_paragraph-120">d. Uji Heteroskedastisitas</p>
      <p id="_paragraph-121">Dalam penelitian kuantitatif uji asumsi heteroskedastisitas bertujuan untuk adanya ketidak samaan varian dari residual pada semua pengamatan yang dilakukan terhadap model regresi trersebut. Dasar pengambilan keputusan [10], dikatakan terjadi tidak heteroskedastisitas apabila hasil regresi membentuk pola menyebar berada di atas maupun dibawah sumbu 0. Berikut hasil uji heteroskedastisitas dalam penelitian ini:</p>
      <p id="_paragraph-122">Dari gambar di atas <italic id="_italic-699">scatter </italic><italic id="_italic-700">plot </italic>terlihat titik-titik menyebar secara secara acak dan tidak ada kecenderungan untuk membentuk pola tertentu, maka tidak terjadi gejala heteroskedastisitas.</p>
      <p id="_paragraph-123">e. Uji Autokorelasi</p>
      <p id="_paragraph-124">Uji autokorelasi merupakan uji asumsi yang biasa digunakan untuk mendeteksi ada tidaknya autokorelasi. Uji autokorelasi ini dilakukan dengan menggunakan metode <italic id="_italic-701">Durbin Watson Test</italic> [10] mengatakan bahwa nilai <italic id="_italic-702">Durbin-Watson</italic> digunakan untuk menentukan uji autokorelasi dengan ketentuan apabila nilai <italic id="_italic-703">Durbin-Watson</italic> hitung tidak berapa pada rentang nilai tabel DW batas bawah dan batas atas. Berikut hasil uji autokorelasi dalam penelitian ini:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-6">
        <label>Table 6</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Autokorelasi</title>
          <p id="_paragraph-127">Hasil <italic id="_italic-704">Output SPSS</italic> (2020)</p>
        </caption>
        <table id="_table-6">
          <tbody>
            <tr id="table-row-76c02361d6dadee4378ff1625770c9ec">
              <td id="table-cell-ccf8ddfbce55e9f912a21fe6a8fe0f92" colspan="11">Model Summaryb</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-51515787a34f343d097634d8325f52d3">
              <td id="table-cell-f1f49e8fa397b983faa81444b3841393" rowspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-0d8c5ff7efafc21af550c1433640efad" rowspan="2">R</td>
              <td id="table-cell-47ef4900f932bedc59039af44f966915" rowspan="2">R Square</td>
              <td id="table-cell-cbbb93d4485f8fef142d85de926fa9f0" rowspan="2">Adjusted R Square</td>
              <td id="table-cell-98397e2b0ff2b7c36930c1583fcf3002" rowspan="2">Std. Error of the Estimate</td>
              <td id="table-cell-a1804a8395e024a968cd1085f5425204" colspan="5">Change Statistics</td>
              <td id="table-cell-6c1983c6bf269ae56013c8a3188626b0" rowspan="2">Durbin-Watson</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ca3c5297fb027f2d25b177dd95cac442">
              <td id="table-cell-af27fc2485738e5ae7d6963f5689b757">R Square Change</td>
              <td id="table-cell-ec10399b62ce4f45307aac0531e118e4">F Change</td>
              <td id="table-cell-581fb0e4f1e54a6b6f5d4d54c9336eb4">df1</td>
              <td id="table-cell-f1683d3f18136c0c55c88a3ed4b492db">df2</td>
              <td id="table-cell-a6bdb243bf80c01d232449449fb47b05">Sig. F Change</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-96c48aeaff787b272a34cd509e370e4d">
              <td id="table-cell-b351f05ee2cdcf7cd824450105fe2d0b">1</td>
              <td id="table-cell-33c8d41b224ed20d67e6009e898b9a7f">.536a</td>
              <td id="table-cell-600506aaf5a41e49b284457afcea17d2">.287</td>
              <td id="table-cell-1071bd1b77fe310500ddc850c9a74adb">.272</td>
              <td id="table-cell-11f906cc70ba2873bb5bb7b7256e94d8">1.85890</td>
              <td id="table-cell-e98dbb5f5a042987f8c71b8b4529ffd8">.287</td>
              <td id="table-cell-8690e0c598181e6dd4e18a3b768c663f">18.919</td>
              <td id="table-cell-19347e0c168d58ed31eca33ce6fabc84">4</td>
              <td id="table-cell-e1c793d6d3ae5a0ad3418d1e95544a30">188</td>
              <td id="table-cell-e091b6e036f224cd2f62c86b3682476e">.000</td>
              <td id="table-cell-7056f4f69001af2f5107b8531defcb92">1.957</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-13e8aa619aa8862b7c6a71c4268cbc71">
              <td id="table-cell-5904123caf8174cee25343b4da7631a5" colspan="11">a. Predictors: (Constant), Kompetensi, Attitude, Skill, Knowledge</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4ca0753d2ced55c5ab928e2d29a6741d">
              <td id="table-cell-437e58fdfdcb4bc45bd6b9b48577d8e1" colspan="11">b. Dependent Variable: Kinerja</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-129">Dalam penelitian ini menggunakan jumlah responden 193 atau N=93 dengan jumlah variabel bebas 4 atau K=4, sehingga diperoleh dL= 1,7223 dan dU= 1,8068. Dengan demikian DU &lt; DW &lt; 4-DU maka Ho diterima atau tidak terjadi autokorelasi.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-7">
        <label>Table 7</label>
        <caption>
          <title>Hasil Analisis Regresi Linier Berganda</title>
          <p id="_paragraph-132" />
        </caption>
        <table id="_table-7">
          <tbody>
            <tr id="table-row-ab314e16eeddf8a65ac4908711b4b719">
              <td id="table-cell-2dd0cc83bd9083eff36ec42a72a44d3b" colspan="7">Coefficientsa</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e1f5a51f2238cb6e2dcfcae383b123c3">
              <td id="table-cell-6eafc7417e6b10be227e9a7a46a1bb96" rowspan="7" colspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-0f400846a36cdcd962c82abb1c378ae7" colspan="2">Unstandardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-69c3df23ad6a5b5b28e93f7bff004a25">Standardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-3b45492a18147eb5fefc360585ce80f6" rowspan="2">t</td>
              <td id="table-cell-6c533a1b868cb1a6393155fd61ba1e58">Sig.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b36dbb9a5140610e65001d1ba2950510">
              <td id="table-cell-87db4c9f6926436bb01e8caa044e136b" colspan="2" />
              <td id="table-cell-f97f5ee4144e08b46f70ea70dc4d0bba">B</td>
              <td id="table-cell-775092d7b39427142a4d77b6bc06d042">Std. Error</td>
              <td id="table-cell-2a4c24a3633328ce4b4951dae447589a">Beta</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-01f391e253559b4b54d404a1df5cf941">
              <td id="table-cell-cc452345bd448dff7600af1c0780e5ae" rowspan="5">1</td>
              <td id="table-cell-59f2f8c90686d96f820ee3286014743e">(Constant)</td>
              <td id="table-cell-726606753666a662f52bba5f946283f6">4.394</td>
              <td id="table-cell-307b763577a5fa34448f9a51b4ffedaf">1.319</td>
              <td id="table-cell-84c104e6a20b192ea753e262e2f27570">3.332</td>
              <td id="table-cell-b259b1b5ea441f73f0eed244f0e7b983">.001</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a757cb087067961a62fcf4872a330371">
              <td id="table-cell-d60de1524741dbbc53a68daa614c5ad4">Knowledge</td>
              <td id="table-cell-2cccbe10d715ffab39acd42e5f7cc02e">.162</td>
              <td id="table-cell-d04255fbd04c94c9c108b6b01f0b02a9">.070</td>
              <td id="table-cell-526b651f6a31c95c908229b06c1643e1">.188</td>
              <td id="table-cell-cc9850c40093da0f0aae19b6bf59bb33">2.328</td>
              <td id="table-cell-b273e5b5b92627abc37c8a31fbbd21f8">.021</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4daa6b345efb461af303374f0a7dbd26">
              <td id="table-cell-60ba31e97369ae8e07732d456ea72eac">Skill</td>
              <td id="table-cell-18dfe22a04a77a1f429cc7469342c944">.160</td>
              <td id="table-cell-31f9bcbf1d672485a36cda4d8b28a75a">.069</td>
              <td id="table-cell-9a95b47ef40700af19b91af4bab75b1d">.164</td>
              <td id="table-cell-7f49af4e386193f134294b9a7dac8e83">2.313</td>
              <td id="table-cell-3fc05e3fd1c553b0f9522c5a1fef99be">.022</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e35d823c6ec74d86720b8290f1a38cf1">
              <td id="table-cell-49df231240e89789c26fd49d652d02ba">Attitude</td>
              <td id="table-cell-28784be2a046c4ceca7e0aa53c1ec68a">.164</td>
              <td id="table-cell-9495f2455aa32fa4e2bcec93200af900">.068</td>
              <td id="table-cell-75207fd67c534ab7c0e7c0f73afdbd1d">.199</td>
              <td id="table-cell-6a0b2c3d0d46e9d1d2eabd39bcf1d0a4">2.420</td>
              <td id="table-cell-abba5dec8700b2c80d05ca02f819207b">.016</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9c5f9710e315491e94afac997c89a181">
              <td id="table-cell-41ac1cc925017dda1de11b187a12be84">Kompetensi</td>
              <td id="table-cell-8eb92d8c0c54f07d38a087239d21ffc0">.139</td>
              <td id="table-cell-0085ee1958442b90322756b6e28964dd">.055</td>
              <td id="table-cell-b49b40ac45ceb54632a721ed75fc7125">.169</td>
              <td id="table-cell-ed432cc7b5f93566178c9ff599c54691">2.518</td>
              <td id="table-cell-35a3f23cc6ff2bea9ee07025d0f385f4">.013</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f7c53f814c3eb0bf27932e423e52e1f3">
              <td id="table-cell-bcc3242762e49dc4caa49436c6b03288" colspan="7">a. Dependent Variable: Kinerja</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-133">Sumber: Hasil <italic id="_italic-705">Output SPSS</italic> (2020)</p>
      <p id="_paragraph-134">Dari tabel di atas, dapat dibuat persamaan regrresi linier berganda sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-135">Y = 4,394 + 0,162 X<sub id="_subscript-35">1</sub> + 0,160 X<sub id="_subscript-36">2 </sub>+ 0,164 X<sub id="_subscript-37">3</sub> + 0,139X<sub id="_subscript-38">4</sub> + e</p>
      <p id="_paragraph-136">Dari bersamaan di atas dapat dijelaskan sebagai berikut:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-ff213c962c9e9c02850cdc8c69d358d4">
        <list-item>
          <p>Nilai konstanta sebesar 4,394. Artinya tanpa adanya pengaruh dari variabel bebas yaitu <italic id="_italic-706">knowledge, skill, attitude </italic>dan kompetensi, maka nilai variabel kinerja tetap konstan sebesar 4,394.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilai koefisien variabel <italic id="_italic-707">knowledge </italic>sebesar 0,162 dengan nilai positif. Artinya setiap kenaikan satu satuan variabel <italic id="_italic-708">knowledge</italic> akan berdampak pada kenaikan variabel kinerja sebesar 0,162 satuan dengan asumsi faktor lainnya konstan atau tetap.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilai koefisien variabel <italic id="_italic-709">skill</italic> sebesar 0,160 dengan nilai positif. Artinya setiap kenaikan satu satuan variabel <italic id="_italic-710">skill</italic> akan berdampak pada kenaikan variabel kinerja sebesar 0,160 satuan dengan asumsi faktor lainnya konstan atau tetap.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilai koefisien variabel <italic id="_italic-711">attitude</italic> sebesar 0,164 dengan nilai positif. Artinya setiap kenaikan satu satuan variabel <italic id="_italic-712">attitude, </italic>akan berdampak pada kenaikan variabel kinerja sebesar 0,164 satuan dengan asumsi faktor lainnya konstan atau tetap.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilai koefisien variabel kompetensi sebesar 0,139 dengan nilai positif. Artinya setiap kenaikan satu satuan variabel kompetensi, akan berdampak pada kenaikan variabel kinerja sebesar 0,139 satuan dengan asumsi faktor lainnya konstan atau tetap.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-302d5a9547cf346ece1487dc858cce4e">Pengujian Hipotesis</p>
      <p id="_paragraph-137">Pengujian hipotesis dalam penelitian ini dilakukan dengan uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), uji koefisien korelasi berganda (R) dan uji koefisien determiansi berganda (R<sup id="_superscript-10">2</sup>). Berikut penjelasan untuk masing-masing uji dalam penelitian:</p>
      <p id="paragraph-7dd31da99ad6368f69350c14c947e06f">Uji Parsial</p>
      <p id="_paragraph-138">Uji parsial bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh secara individual antara variabel bebas dengan variabel terikat (Purnomo, 2017:217). Uji parsial dalam penelitian ini menggunakan nilai <italic id="_italic-713">level of significance </italic>(α) 0,05, dimana dapat dinyatakan berpengaruh parsial apabila nilai signifikansi dari t <sub id="_subscript-39">hitung</sub> &lt; 0,05. Berikut hasil uji parsial dalam penelitian ini:</p>
      <p id="_paragraph-139">Dari tabel di atas, dapat dijelaskan sebagai berikut:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-594f634637548b3b96509542e53509b1">
        <list-item>
          <p>Variabel <italic id="_italic-714">knowledge</italic> memiliki nilai signifikansi sebesar 0,021 &lt; 0,05. Artinya variabel <italic id="_italic-715">knowledge</italic> secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Variabel <italic id="_italic-716">skill </italic>memiliki nilai signifikansi sebesar 0,022 &lt; 0,05. Artinya variabel <italic id="_italic-717">skill</italic> secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Variabel <italic id="_italic-718">attitude</italic> memiliki nilai signifikansi sebesar 0,016 &lt; 0,05. Artinya variabel <italic id="_italic-719">attitude</italic> secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Variabel kompetensi memiliki nilai signifikansi sebesar 0,013 &lt; 0,05. Artinya variabel kompetensi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-87e5022844d9d5d2b560ef1faa91207f">Uji Simultan</p>
      <p id="_paragraph-140">Uji simultan bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh secara bersama-sama antara variabel bebas dengan variabel terikat (Purnomo, 2017:216). Uji parsial dalam penelitian ini menggunakan nilai <italic id="_italic-720">level of significance </italic>(α) 0,05, dimana dapat dinyatakan berpengaruh simultan apabila nilai signifikansi dari F<sub id="_subscript-40">hitung</sub> &lt; 0,05. Berikut hasil uji simultan dalam penelitian:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-8">
        <label>Table 8</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Simultan</title>
          <p id="_paragraph-142">Hasil <italic id="_italic-721">Output SPSS</italic> (2020)</p>
        </caption>
        <table id="_table-8">
          <tbody>
            <tr id="table-row-885de270f3303ead02816bdad965dfd0">
              <td id="table-cell-91e1bfec58b7a19d570db1a00260c530" colspan="7">ANOVAa</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-962d0d9d8e04219f0aba52526eb82681">
              <td id="table-cell-054882e1bf40735909a99da52fa32c4a" colspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-d5d8753cb4877ef5065fd6ea55a6a1b8">Sum of Squares</td>
              <td id="table-cell-6db958b697046ff34fb6e25170a32462">Df</td>
              <td id="table-cell-cbfd17c3440eeb2e88c519f50cbf528c">Mean Square</td>
              <td id="table-cell-ccd2740efb78d77eb34f27f292d72344">F</td>
              <td id="table-cell-87fad0028300e71b2363aa72be1fa99a">Sig.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6c6798b158c174bb6a0840aeacc014ee">
              <td id="table-cell-1497da6cf5a7c70e6d2bed857440f7c3" rowspan="3">1</td>
              <td id="table-cell-c8c493476cd8c924d0eb120d85db4a72">Regression</td>
              <td id="table-cell-9a8bf728f6ddaa0e3a8ca0f2a0fc1a4e">261.505</td>
              <td id="table-cell-b85d88022af90d5ceb7ae11ec186288f">4</td>
              <td id="table-cell-bdbd637f7ddff601b4ba285cc4971011">65.376</td>
              <td id="table-cell-0721e29ea6e36a2ffd0de68e3f55c159">18.919</td>
              <td id="table-cell-989f37e9f1e303351a2806683f2619d9">.000b</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bb68285062c4cc797612c85f064e41f0">
              <td id="table-cell-f8b300cb6091f1b8d0bf74e4aeb01538">Residual</td>
              <td id="table-cell-3bd95fabbf21f0e6468594ac2fb2a60a">649.635</td>
              <td id="table-cell-9fc99b0c6cc40348400ebbda0d179e37">188</td>
              <td id="table-cell-a24426b784c69cc072bfa8a70a1bede5">3.456</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7e37e30a04b8713ac27383239fe9bfdb">
              <td id="table-cell-8683435bdcdcdf2da26e74bd12927e18">Total</td>
              <td id="table-cell-731013bdb9e3258ccec644077cf6a545">911.140</td>
              <td id="table-cell-dac5198277afde83c571a4d493dc4f3b">192</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3ff0aa23f8cb7cad787107d03a7c2c7d">
              <td id="table-cell-8c46fb9fec0b7198d5cd2bae774fb58d" colspan="7">a. Dependent Variable: Kinerja</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-21cd4c743cc3fb0b62105fea43565718">
              <td id="table-cell-45f0ee45c8c9364fe2b6904df48f117e" colspan="7">b. Predictors: (Constant), Kompetensi, Attitude, Skill, Knowledge</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-144">Dari tabel di atas, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 &lt; 0,05. Artinya variabel <italic id="_italic-722">knowledge, skill, attitude</italic> dan kompetensi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja.</p>
      <p id="paragraph-dd3dcfe4a6651922e841ef3d0056d244">Uji Koefisien Korelasi Berganda (R)</p>
      <p id="_paragraph-145">Digunakan untuk menghitung tingkat keeratan hubungan yang terjalin antara <italic id="_italic-723">knowledge, skill, attitude </italic>dan kompetensi terhadap kinerja profesional [13] Nilai R berkisar 0 sampai dengan 1, dimana semakin mendekati 1 maka variabel bebas memiliki hubungan yang sangat erat terhadap variabel terikat. Berikut hasil uji koefisien korelasi berganda (R) dalam penelitian ini:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-9">
        <label>Table 9</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji Koefisien Korelasi Berganda (R)</title>
          <p id="_paragraph-147">Hasil<italic id="_italic-724"> Output SPSS</italic> (2020)</p>
        </caption>
        <table id="_table-9">
          <tbody>
            <tr id="table-row-373dd761b919a8c1f3dd4c4260bd9fdb">
              <td id="table-cell-b48d19c95d9c932704fc3527e1b5e84a" colspan="11">Model Summaryb</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-45778de106f715fd2bd2717aecb2efab">
              <td id="table-cell-996d41974fa95b5c5ba9470087b12c38" rowspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-c289ceee49beb5692503d994b9fcf5e8" rowspan="2">R</td>
              <td id="table-cell-f41dbc496062e332cb716dfb77951d13" rowspan="2">R Square</td>
              <td id="table-cell-7a0481627f451a90697687d8a84cbae0" rowspan="2">Adjusted R Square</td>
              <td id="table-cell-e097a6d576162ede2547ae508cb75f10" rowspan="2">Std. Error of the Estimate</td>
              <td id="table-cell-06df6f53c0948ec42fb55ced9033b48f" colspan="5">Change Statistics</td>
              <td id="table-cell-bbc9ccb6a33cabc945bca0a6c5cb5f53" rowspan="2">Durbin-Watson</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-758159abe391ccca7d2fe8567199a9b3">
              <td id="table-cell-3ea8e899de65c6211b67bdeb6ab90b52">R Square Change</td>
              <td id="table-cell-fb8175221785c42c1afae9a3e48fda68">F Change</td>
              <td id="table-cell-baf5a7409cc44c754d13e7e7162322a4">df1</td>
              <td id="table-cell-3113eff67118cc59f5068189c9f4fe10">df2</td>
              <td id="table-cell-680cf19f730e9bbdb774a82eaa69ef0f">Sig. F Change</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1eb5f27fec3da0364db1c32c3503f3f2">
              <td id="table-cell-cfd32169d4fa072a2730623e0356e217">1</td>
              <td id="table-cell-997053f5384e488671df03e44f810b05">.536 a </td>
              <td id="table-cell-d0cb187692db8d9a7dbe0292a35c81ac">.287</td>
              <td id="table-cell-b227166404a9e00e9cf2fab68ca693de">.272</td>
              <td id="table-cell-4a5c273ca8f84dd3be0f90a3a564057b">1.85890</td>
              <td id="table-cell-7164ebbf01fe8f6c0e4f095adab52428">.287</td>
              <td id="table-cell-5c567866e67769c19778ae1b189aba11">18.919</td>
              <td id="table-cell-4db57a2bacdb539e247600cc2e901b94">4</td>
              <td id="table-cell-c1be8c10ec03e5a4200dee9b22bd3cf4">188</td>
              <td id="table-cell-c815a1b2ed416de05fa2db72f8accdfb">.000</td>
              <td id="table-cell-50ac3c46d675f26b210cc45e97d475a7">1.957</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a8072895f0921f6a739eb75c47abb854">
              <td id="table-cell-caf86899f6d9f9be5fe03509aae2197f" colspan="11">a. Predictors: (Constant), Kompetensi, Attitude, Skill, Knowledge</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f7d54ef5203d00b3c1b7a695bd4fd0da">
              <td id="table-cell-7536f9812b5e56d54f5c454bd8bf4c9b" colspan="11">b. Dependent Variable: Kinerja</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-149">Dari tabel di atas, diperoleh nilai R sebesar 0,536 atau 53,6%. Artinya naik turunya variabel kinerja, dipengaruhi oleh variabel <italic id="_italic-725">knowledge, skill, attitude</italic> dan kompetensi sebesar 53,6%, sedangkan sisanya dipengaruhi variabel lain diluar penelitian.</p>
      <p id="paragraph-06d73cfb85e3a0c12aab13fb11ba244f">Koefisien Determinasi Berganda (R<sup id="_superscript-15">2</sup>)</p>
      <p id="_paragraph-150">Uji R<sup id="_superscript-16">2</sup> bertujuan untuk mengetahui kemempuan model dalam menafsirkan pengaruh kedua variabel (Suyono, 2018:84). Nilai R<sup id="_superscript-17">2</sup> berkisar 0 sampai dengan 1, dimana semakin mendekati 1 maka variabel bebas besar penafsiran variabel <italic id="_italic-726">knowledge, skill, attitude </italic>dan kompetensi terhadap variabel kinerja profesional.</p>
      <p id="_paragraph-151">Hasil uji koefisien determinasi berganda dapat dilihat pada tabel 4.18. Dimana diperoleh nilai <italic id="_italic-727">R Square</italic> sebesar 0,287 atau 28,7%. Artinya naik turunya variabel kinerja pegawai, dapat dijelaskan oleh variabel <italic id="_italic-728">knowledge, skill, attitude </italic>dan kompetensi sebesar 28,7%, sedangkan sisanya dapat dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian.</p>
      <p id="_paragraph-152">Pembahasan</p>
      <p id="_paragraph-153">Berdasarkan hasil analisa dan pengujian yang dilakukan menggunakan data penelitian yang disesuaikan dengan penelitian sebelumnya dapat dijelaskan sebagai berikut:</p>
      <p id="paragraph-8078a810faeb219f3eb42194531d1aa8">1. Pengaruh <italic id="italic-1">knowledge </italic>terhadap kinerja yang profesional</p>
      <p id="_paragraph-154">Dalam penelitian ini <italic id="_italic-729">knowledge</italic> dimaknai sebagai informasi yang dimiliki ASN yang dapat dimanfaatkan dalam menjalankan aktivitasnya. <italic id="_italic-730">Knowledge </italic>merupakan sebuah ilmu, pengalaman yang berupa daya serta informasi yang dimiliki individu yang dapat digunakan dalam mempertahankan, menganalisis mengorganisasikan dan meningkatkan kemampuan yang dimiliknya.</p>
      <p id="_paragraph-155">Dari hasil analisis data, diperoleh informasi bahwa <italic id="_italic-731">knowledge </italic>berpengaruh signifikan terhadap kinerja ASN yang profesional. Artinya semakin tinggi pengetahuan yang dimiliki ASN di Kodiklatal akan semakin meningkatkan profesionalnya dalam melaksanakan tugas. Keberhasilan pegawai dalam malaksanakan tugas, sangat tergantung pada pengetahuan yang dimilikinya.</p>
      <p id="paragraph-26133ed060536dfcf9d58f6978ebf13f">2. Pengaruh <italic id="italic-c86695f95940a57817633dc29d34457b">skill </italic>terhadap kinerja yang profesional</p>
      <p id="_paragraph-156">Dalam penelitian ini <italic id="_italic-732">skill </italic>dimaknai sebagai keterampilan yang dimiliki ASN dalam melakukan aktivitas yang dapat dikembangkan melalui latihan dan pengalaman. Keterampilan menjadi modal awal individu dalam menjalankan pekerjaan. Individu yang memiliki keterampilan cukup akan lebih mudah dalam menjalankan pekerjaan. Sedangkan individu yang tidak memiliki keterampilan, dalam bekerja akan mengalami kendala dan masih memerlukan waktu mempelajari pekerjaan yang harus diselesaikannya.</p>
      <p id="_paragraph-157">Dari hasil analisis data, diperoleh informasi bahwa <italic id="_italic-733">skill </italic>berpengaruh signifikan terhadap kinerja yang profesional pada ASN di Kodiklatal Morokrembangan Surabaya. Artinya, apabila ASN memiliki <italic id="_italic-734">skill </italic>atau kerempilan yang mempuni dalam menyelesaikan tugas, maka kinerjanya akan meningkat. <italic id="_italic-735">Skill</italic> yang dimiliki pegawai akan membuat mereka lebih prefesional dalam bekerja.</p>
      <p id="paragraph-89e565c539004c7efd8bc00a2c08d0ac">3. Pengaruh <italic id="italic-dbb1038dc2b480367fd19c8d0554b2d3">attitude </italic>terhadap kinerja yang profesional</p>
      <p id="_paragraph-158">Dalam penelitian ini, <italic id="_italic-736">attitude</italic> dimaknai sebagai sikap yang dimiliki ASN dalam menyelesaikan tugas dan tanggungjawabnya sesuai dengan jawaban yang diembannya. Keberadaan <italic id="_italic-737">attitude </italic>dapat didasarkan pada adanya perbedaan individu satu dengan individu lainnya.</p>
      <p id="_paragraph-159">Dari hasil analisis data, diperoleh hasil bahwa <italic id="_italic-738">attitude </italic>berpengaruh signifikan terhadap kinerja yang profesional pada ASN di Kodiklatal. Artinya, semakin baik sikap yang dimiliki ASN dalam bekerja, maka kinerjanya akan meningkat. Meningkatnya kinerja menunjukkan bahwa mereka mampu bekerja secara profesional dibidangnya. Sikap yang baik akan memudahkan pegawai untuk bekerjasama dengan rekan kerja, hal ini akan membantu dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</p>
      <p id="paragraph-aaa6d49328fed0a53fc34a667062adc5">4. Pengaruh kompetensi terhadap kinerja yang profesional</p>
      <p id="_paragraph-160">Kompetensi dalam penelitian ini dimaknai sebagai kemampuan yang dimiliki ASN yang digunakan dalam melaksanakan tugas. Kompetensi yang dimiliki individu dalam dimanfaatkan untuk memenuhi tuntutan kerja, yang nantinya akan berdampak pada hasil yang sesuai dengan standart yang telah ditetapkan.</p>
      <p id="_paragraph-161">Dari hasil analisis data, diperoleh hasil bahwa kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja yang profesional ASN di Kodiklatal Morokrembangan Surabaya. Artinya, kompetensi ASN yang baik akan semakin meningkatkan kinerjanya.Kompetensi ASN dapat diperoleh dari program-program pelatihan yang diselenggarakan instansi. Selain itu, kompetensi seorang ASN sudah dianggap cukup untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya, mengingat proses seleksi untuk menjadi ASN lebih mengedepankan kopentensi individu.</p>
      <p id="_paragraph-162">[8] kompetensi memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan kinerja pegawai. Pegawai yang memiliki kompetensi tinggi sesuai dengan jawaban yang diembannya akan terdorong untuk bekerja lebih efektif. Mengingat dengan kompetensi yang dimiliki, pegawai yang bersangkutan akan semakin mampu dalam melaksanakan apa yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya.</p>
      <p id="paragraph-bfe0c861cc23534cdb428e647119bbef">5. Pengaruh <italic id="_italic-742">knowledge, skill, attitude </italic>dan komptensi terhadap kinerja yang profesional</p>
      <p id="_paragraph-163">Kinerja dalam penelitian ini dimaknai sebagai perilaku ASN dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sesuai dengan jabatan dan ketentuan yang berlaku. Kinerja sebagai hasil yang telah dicapai individu dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab, dimana kinerja setiap individu berbeda-beda. Kinerja individu sangat tergantung pada kombinasi dari adanya usaha, kemampuan dan juga kesempatan.</p>
      <p id="_paragraph-164">Dari hasil analisis data, diperoleh informasi <italic id="_italic-743">knowledge, skill, attitude </italic>dan kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja yang profesional pada ASN di Kodiklatal. Artinya apabila ASN memiliki <italic id="_italic-744">knowledge, skill, </italic><italic id="_italic-745">attitude </italic>dan kompetensi yang cukup, akan membantu ASN dalam malaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Pegawai akan lebih mudah mengerjakan tugas, apabila memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup. Selain itu pekerjaan akan mudah terselesaikan apabila pegawai memiliki perilaku yang baik, sehingga mudah bersosialisasi dengan rekan kerja. Pegawai dapat bekerja secara profesional, juga karena kompetensi yang dimiliki. Apabila mereka memilik kompetensi yang kurang, maka akan mengalami kendala dalam malaksanakan tugas.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-ced73f32c9fa20db3f83470700bc789a">
      <title>Kesimpulan</title>
      <p id="_paragraph-166">Berdasarkan pada analisis data dan pembahasan pada bab sebelumnya, maka diperoleh kesimpulan dalam penelitian sebagai berikut:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-2ab90e8f2e3bab8f936d3f3e607cd3b2">
        <list-item>
          <p><italic id="_italic-746">Knowledge</italic> berpengaruh signifikan terhadap kinerja yang profesional pada ASN di Kodiklatal Morokrembangan Surabaya.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><italic id="_italic-747">Skill </italic>berpengaruh signifikan terhadap kinerja yang profesional pada ASN di Kodiklatal Morokrembangan Surabaya.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><italic id="_italic-748">Attitude </italic>berpengaruh signifikan terhadap kinerja yang profesional pada ASN di Kodiklatal Morokrembangan Surabaya.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja yang profesional pada ASN di Kodiklatal Morokrembangan Surabaya.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><italic id="_italic-749">Knowledge</italic>, <italic id="_italic-750">skill, attitude</italic> dan kompetensi terhadap kinerja yang profesional pada ASN di Kodiklatal Morokrembangan Surabaya.</p>
        </list-item>
      </list>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>