<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Kualitas Pelayanan, Kesadaran Wajib Pajak dan Efektivitas Sistem Samsat Drive Thru Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Sidoarjo Pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi pada Mahasiswa Prodi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)</article-title>
        <subtitle>Service Quality, Taxpayer Awareness, and Effectiveness of the Samsat Drive Thru System on Motor Vehicle Taxpayer Compliance in Sidoarjo Regency During the Covid-19 Pandemic (Study on Accounting Study Program Students, Muhammadiyah University of Sidoarjo).</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-ee81681530735a0148b1abcf27d140ba" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Rahmahwati</surname>
            <given-names>Savila</given-names>
          </name>
          <email>savilarahma056@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-b66cc36bdeb77924f2e9c19ce2fd2f2f" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Dewi</surname>
            <given-names>Santi Rahma</given-names>
          </name>
          <email>santirahma.d@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2021-08-23">
          <day>23</day>
          <month>08</month>
          <year>2021</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-b83ba390eb16dd5707726d8f1920c7e3">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-19">Di Indonesia jumlah kendaraan bermotor setiap tahunnya mengalami peningkatan pada masing-masing unit kendaraan bermotor. Dilansir dari [1] mengenai perkembangan jumlah kendaraan bermotor menurut jenis (unit) pada periode 2016-2018. Berikut data yang menunjukkan perkembangan kendaraan bermotor setiap tahunnya:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Jenis Kendaraan Bermotor Periode 2016-2018</title>
          <p id="_paragraph-21">bps.go.id</p>
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-3c567c3ffde3e1bfa77b5f555040170a">
              <td id="table-cell-77a3bcfe305c3cd9fc8cb793af5f9f43" rowspan="2">Jenis Kendaraan Bermotor</td>
              <td id="table-cell-fe07e481a0f6d68b4c5abe5c4aad991e" colspan="3">Pertumbuhan Jumlah Kendaraan Bermotor Berdasarkan Jenis</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bbdad11d805e3abb3ef3a610832c8982">
              <td id="table-cell-539cd37aba95785015cc3c1eb11d9b15">2018</td>
              <td id="table-cell-eee4d60daf7f8fdf419f45e32e574c6f">2017</td>
              <td id="table-cell-e6d8f9921673f89157ee69913374f216">2016</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1759cec98f45d4e8c55e1f4d41b36db6">
              <td id="table-cell-dc5e83168e0a7a6df2d38a9631e417e5">Mobil Penumpang</td>
              <td id="table-cell-9a5ed009aec2a377f0162f186c354d79">16.44.987</td>
              <td id="table-cell-eaef06101df52f3ed471d224ed33d90a">15.423.968</td>
              <td id="table-cell-293baa0366ad93c66fe71b55d34095b5">14.580.666</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e0d4dd39162303b7c9973db91c0c015c">
              <td id="table-cell-d3ef7481f08930da5cea81d02dc48fe2">Mobil Bis</td>
              <td id="table-cell-461f1455f9ba3aa70641533b357fca5a">2.538.182</td>
              <td id="table-cell-c22417b216cf811e366288ffa6ca4b26">2.509.258</td>
              <td id="table-cell-bd5ab129aa32a17db64c0ece2f94f575">2.486.898</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ca38af6cceaf97c70573bba7e3909042">
              <td id="table-cell-df1ef3fb80af188a082c4ef8a0eb225c">Mobil Barang</td>
              <td id="table-cell-6b8c59aac5c8d8561ac44333a075ab41">7.778.544</td>
              <td id="table-cell-9d2008378b76caaf6073bab5688bdda5">7.289.910</td>
              <td id="table-cell-37af3444ad54580cc7c2eea35ff36a71">7.063.433</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-917d38a0aa486b85f5613bd43827c9de">
              <td id="table-cell-4bd841099f0ce96e8fc25f81bbbe8bfd">Sepeda Motor</td>
              <td id="table-cell-951c953e68b1d013c7f3eb57c2a9fb89">120.101.047</td>
              <td id="table-cell-681c2ba1c04736eb888e7f95c3757c93">111.988.683</td>
              <td id="table-cell-40272e3d143aa781cc2d1b92cdfef437">105.150.082</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-958c7453f1d72153f75dc439fa56ae9b">
              <td id="table-cell-89ef1c5b864a6c777981b97767addf19">Jumlah</td>
              <td id="table-cell-63feb42934ccce2af4a117f20041f25e">146.858.211</td>
              <td id="table-cell-464c6cf4743a549a3fd4ebf29519e5f6">137.211.818</td>
              <td id="table-cell-d742ab3fa4e1fe935066ace3be803147">129.281.079</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-23">Pada tiap unit kendaraan bermotor mempunyai kenaikan atas jumlah kendaraan bermotor dalam periode 2016-2018. Dalam penelitian ini berfokus pada jenis kendaraan bermotor roda dua yaitu sepeda motor karena banyaknya masyarakat yang merasa penggunaan sepeda motor lebih efektif dan efisien dalam menunjang aktivitas masyarakat. Perkembangan sepeda motor dalam tiga periode terakhir mempunyai tingkat pertumbuhan yang signifikan setiap tahunnya.</p>
      <p id="_paragraph-24">Di tahun 2020 dunia digemparkan oleh wabah pandemi <italic id="_italic-17">Corona Virus Disease</italic> atau <italic id="_italic-18">Covid -19</italic>. Banyak negara mengalami kerugian secara besaran dan menyebabkan lemahnya perekonomian dunia. Salah satu negara yang terdampak wabah ini adalah negara Indonesia. Tingkat perekonomian negara Indonesia mengalami ketidakstabilan dan banyak mengalami penurunan termasuk dalam bidang perpajakan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan toleransi kepada masyarakat apabila terjadi keterlambatan dalam pembayaran pajak. Pemerintah terus berupaya untuk meringankan beban pembayaran pajak kendaraan bermotor bagi masyarakat. Gubernur Jawa Timur Ibu Hj. Khofifah Indar Parawansa, (11/06/2020) mengeluarkan kebijakan baru mengenai insentif pajak yaitu pengurangan pada pokok pajak kendaraan bermotor atau (PPKB), Hal ini menjadi salah satu upaya yang dilakukan dalam mengurangi beban wajib pajak di Jawa Timur pada masa pandemi. Pada pengurangan pajak tersebut diberikan diskon sebesar 15% bagi kendaraan yang beroda dua dan roda tiga, sementara pada kendaraan beroda empat/lebih dan alat berat diberikan potongan sebesar 5%.</p>
      <p id="_paragraph-25">Pada pengurangan PPKB diharapkan dapat menarik perhatian wajib pajak agar lebih bersemangat dalam membayarkan pajak kendaraan. Berdasarkan data bulan January s/d May 2020 menunjukkan kebanyakan dari masyarakat mengarah pada penundaan pembayaran pajak. Pada (31/05/2020) sebanyak 1.315.009 obyek, dengan total sebesar Rp 559.363.782.600,00. Dengan pembagian rincian untuk roda dua sebanyak 1.142.092 obyek, dengan jumlah sebesar Rp. 215.494.808.000, sedangkan pada roda empat sebanyak 173.007 obyek, dengan jumlah lebih banyak daripada roda dua yaitu sebesar Rp 343.868.974.600 [2].</p>
      <p id="_paragraph-26">Alasan peneliti menggunakan wajib pajak mahasiswa prodi akuntansi tahun angkatan 2017 dan 2018 sebagai objek penelitian karena mahasiswa pada angkatan tersebut berada pada semester 5 dan 7 artinya sudah menempuh mata kuliah perpajakan dan akuntansi perilaku, sehingga mahasiswa tersebut mempunyai bekal ilmu yang lebih dalam tentang dunia perpajakan dan sikap yang tanggung jawab yang dimiliki tiap individu terhadap kewajiban dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Mahasiswa juga sebagai salah satu segmen terbesar pengguna kendaraan bermotor.</p>
      <p id="_paragraph-27">Mahasiswa akan menimbulkan persepsi positif dalam membayar pajak kendaraan bermotor, karena telah mempelajari ilmu perpajakan di buku maupun media lainnya, mengingat mahasiswa dapat memahami dan mengetahui dengan cepat tentang proses perpajakan. Seiringnya perkembangan teknologi di era global ini tentunya akan mendorong kepekaan tiap individu bahwa kesadaran dalam membayar pajak sangat penting guna membiayai kepentingan negara dan kepentingan masyarakat [3].</p>
      <p id="_paragraph-28">Berdasarkan uraian permasalahan diatas, peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul “ Kualitas Pelayanan, Kesadaran Wajib Pajak, dan Efektivitas Sistem Samsat <italic id="_italic-19">Drive Thru</italic> Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Sidoarjo Pada Masa Pandemi <italic id="_italic-20">Covid-19</italic> (Studi pada Mahasiswa Prodi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)”. </p>
    </sec>
    <sec id="heading-8230352f6a20456124442e0504e6414c">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="heading-c55fead28c9fd4510843c2532d0fd3e8">1. Jenis Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-29">Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah suatu metode penelitian yang bertujuan untuk menguji hipotesis dengan cara meneliti populasi atau sampel, pengumpulan data dengan menggunakan instrumen data, dan analisis data yang bersifat statistik [4].</p>
      <p id="paragraph-29cdc468a8b8c3d43a8c1c3a8c8d18f9">2. Lokasi Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-30">Lokasi penelitian dilakukan di Kabupaten Sidoarjo dengan menggunakan objek penelitian yaitu Mahasiswa Prodi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo tahun angkatan 2017 dan 2018.</p>
      <p id="paragraph-3981805f0a583d65c207443a95f8fcf7">3. Definisi Operasional, Identifikasi Variabel, dan Indikator Variabel</p>
      <p id="paragraph-5cab822d2f2cfbc1219dd090570bb07e">a. Kepatuhan Wajib Pajak</p>
      <p id="_paragraph-31">Kepatuhan wajib pajak diartikan sebagai perilaku atau perbuatan seseorang yang dilakukan dengan sengaja untuk mentaati perintah dan aturan. Menurut [5] ada 4 indikator yang harus dipenuhi dalam kepatuhan wajib pajak diantaranya:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-ebaeefee980f3a7ca472695903f32f19">
        <list-item>
          <p>Dapat memenuhi kewajibannya membayarkan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Disiplin dalam membayar pajak.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Pemenuhan persyaratan bagi wajib pajak dalam membayar pajak.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Jatuh tempo pembayaran dapat diketahui dan dipahami wajib pajak.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-529e00e047d3f99774ccaf3028b70141">b. Kualitas Pelayanan</p>
      <p id="_paragraph-32">Pelayanan yang berkualitas adalah pelayanan yang memberikan kepuasan tersendiri kepada wajib pajak dan dapat memenuhi standar pelayanan yang nantinya akan dipertanggungjawabkan serta harus dilakukan secara terus menerus [6]. Menurut [7] ada 8 indikator dalam memenuhi kualitas pelayanan yaitu:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-3a0203667831b4e303e8d14ff27ecadf">
        <list-item>
          <p>Sopan santun dan sikap baik yang dimiliki setiap petugas.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Informasi yang diberikan jelas dan mudah dipahami.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Informasi dapat dikuasai oleh petugas.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Kecepatan penanganan masalah dalam pembayaran pajak.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Pelayanan yang diberikan baik selama prosedur pembayaran pajak.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Arahan atau bimbingan didapatkan dengan mudah oleh wajib pajak.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Petugas berpenampilan menarik.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Fasilitas yang disediakan di Samsat memberikan kenyamanan bagi wajib pajak.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-24feb8754bd1a0c0365f55223e9e1998">c. Kesadaran Wajib Pajak</p>
      <p id="_paragraph-33">Kesadaran wajib pajak merupakan suatu kondisi yang mengerti dan memahami keadaan dimana wajib pajak harus memenuhi kewajiban untuk membayar pajaknya sesuai dengan perundang-undangan perpajakan yang berlaku. Menurut [5] ada 3 indikator yang ada dalam kesadaran wajib pajak yaitu:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-2939c1010f33cc381c51b3fd6fd1472e">
        <list-item>
          <p>Mempunyai kesadaran bahwa terdapat hak dan kewajiban dalam memenuhi pembayaran pajak.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Masyarakat percaya bahwa pembayaran pajak digunakan untuk membiayai keperluan negara dan daerah.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Adanya dorongan dari diri sendiri dalam membayar pajak secara sukarela.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-5748e4b27668d728b9e08fe81426a531">d. Efektivitas Sistem Samsat <italic id="italic-1">Drive Thru</italic></p>
      <p id="_paragraph-34">Menurut [8] efektivitas digunakan sebagai pengukuran suatu organisasi tentang keberhasilan atau tidaknya tujuan yang telah dicapai tersebut. Sedangkan Samsat <italic id="_italic-21">Drive Thru</italic> ialah sistem dan prosedur yang digunakan untuk mengurus STNK dengan menggunakan bantuan perangkat teknologi informasi [5]. Berikut 6 indikator mengenai sistem Samsat <italic id="_italic-22">Drive Thru</italic> yang dikemukakan oleh [5] yaitu:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-90754091b2c1a9c98d81c25ad201b499">
        <list-item>
          <p>Samsat <italic id="_italic-23">Drive Thru</italic> dapat lebih terkontrol dalam hal pendataan kendaraan bermotor.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Mudahnya wajib pajak dalam membayar pajak melalui Sistem Samsat <italic id="_italic-24">Drive Thru</italic>.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Meningkatnya minat wajib pajak dalam membayar pajak.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Dapat mengefisiensi waktu wajib pajak.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Kualitas pelayanan yang diberikan pihak Samsat.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Penempatan wilayah.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-ac014a4dc1eb8673bba027f36fe739d6">4. Populasi dan Sampel</p>
      <p id="_paragraph-35">Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Prodi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo tahun angkatan 2017 dan 2018 yang berdomisili di Kabupaten Sidoarjo sebanyak 254 mahasiswa. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah <italic id="_italic-25">Purposive Sampling</italic> dengan jumlah sampel sebanyak 154 responden dan kriteria penelitiannya adalah 1.) Mahasiswa prodi akuntansi UMSIDA, 2.) Mahasiswa yang berdomisili di Kabupaten Sidoarjo, 3.) Mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah perpajakan dan akuntansi perilaku, 4.) Mahasiswa yang menggunakan kendaraan bermotor, 5.) Mahasiswa yang membayarkan pajak kendaraan menggunakan sistem Samsat <italic id="_italic-26">Drive Thru</italic>.</p>
      <p id="paragraph-1eba001106ebc32287c1c32d7867a828">5. Jenis dan Sumber Data</p>
      <p id="_paragraph-36">Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data subyek. Data subyek adalah data yang berupa opini, sikap dan karakteristik dari individu atau kelompok. Sedangkan sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil kuesioner yang telah dibagikan kepada responden dan data sekunder diperoleh dari pihak Direktorat Akademik mengenai jumlah Mahasiswa Akuntansi di Universitas Muhammadiyah.</p>
      <p id="paragraph-b99486546897429cdb5f40b6a0fb41bd">6. Teknik Pengumpulan Data</p>
      <p id="_paragraph-37">Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu penyebaran kuesioner yang dilakukan kepada Mahasiswa Prodi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo tahun angkatan 2017 dan 2018 dengan Skala <italic id="_italic-27">Likert</italic> 4 point sebagai pengukuran pendapat responden.</p>
      <p id="paragraph-343e536afff38e159b5dd1f40de556ee">7. Teknik Analisis Data</p>
      <p id="_paragraph-38">Teknik analisis data digunakan untuk mengetahui pengaruh antar variabel satu dengan variabel lainnya. Agar data yang dikumpulkan dapat berguna, maka data harus diolah dan dianalisis terlebih dahulu untuk mengambil suatu kesimpulan penelitian. Data tersebut diolah menggunakan alat uji statistik yaitu <italic id="_italic-28">SPSS v.25.</italic> Pada penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif, uji validitas, uji reabilitas, uji regresi linear berganda, uji koefisien determinasi, dan uji t.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-6dd4086c32a4edf5ea33df1d53cce8d8">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="heading-5b1262171a2fd56da3bbb670adb41b11">1. Distribusi Sampel Penelitian</p>
      <table-wrap id="_table-figure-2">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title><bold id="_bold-23"/>Distribusi Sampel Kuesioner</title>
          <p id="_paragraph-40">Data Primer yang diolah (2021)</p>
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-42f08eca65167161c20dbb5dbe72e8d9">
              <td id="table-cell-7ec6722997d6984fea9fe6636d2c5ec1">Keterangan</td>
              <td id="table-cell-315b0a12dbbb9a7bbbff0fc58575a330">Jumlah</td>
              <td id="table-cell-f3671b5839bf653f9544a122946f5756">Presentase</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bffed4e9e3a4256b898145c8c4de1b27">
              <td id="table-cell-f4cc2bcebf68bcc306546970916f6a61">Kuesioner yang diperoleh</td>
              <td id="table-cell-6ad7b0e63a670f871e749427f4f18c9c">170</td>
              <td id="table-cell-38f2440f7b4ca891f87dd209dd2ea362">100%</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5a54c0f4fef6069f241f0e6b372609d3">
              <td id="table-cell-4bbc6b229b4ba613b089368d755f2566">Kuesioner yang tidak memenuhi kriteria</td>
              <td id="table-cell-c2e10422ea15ad41166502db7df7bf90">16</td>
              <td id="table-cell-4fc4a288bde9282f7136ae39a71dd7a7">9%</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c4ed2c78472c9d0c70eaf776765658b2">
              <td id="table-cell-2cb2cb17eb857384c0f99a676f97ed6a">Kuesioner yang diolah</td>
              <td id="table-cell-2edee74dd4767cee4a8cd3425cda4415">154</td>
              <td id="table-cell-493cd1361db8fd9f4f5d9fc0fcabf960">91%</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-42">Hasil distribusi sampel menunjukkan bahwa total kuesioner yang diperoleh sebanyak 170 orang dan kuesioner yang tidak memenuhi kriteria sebanyak 16 orang. Faktor tersebut berasal dari data responden yang tidak sesuai dengan semester, mahasiswa yang berdomisili di luar Sidoarjo, dan mahasiswa yang tidak pernah melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui sistem samsat <italic id="_italic-29">Drive Thru</italic>, selain itu ada beberapa mahasiswa yang belum menempuh mata kuliah akuntansi perpajakan dan akuntansi perilaku. Sehingga data kuesioner yang diolah sebanyak 154 orang.</p>
      <p id="paragraph-a4c9c393a2b1aac46ac3b2a33b8254f7">2. Uji Kualitas Data</p>
      <p id="paragraph-7bcfe214ddc79540b186a3357f11e05e">a. Uji Validitas dan Uji Reliabilitas</p>
      <p id="_paragraph-43">Berdasarkan hasil uji validitas menyatakan bahwa semua indikator pertanyaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah valid. Karena r hitung&gt; r tabel yaitu sebesar 0,157 dan tingkat signifikansinya adalah kurang dari 0,05.</p>
      <p id="_paragraph-44">Berdasarkan hasil uji reliabilitas menunjukkan bahwa setiap indikator variabel penelitian dapat dikatakan reliabel apabila nilai <italic id="_italic-30">Cronbach Alpha </italic>&gt;0,60</p>
      <p id="paragraph-b6fbb6c6bf5eda9d192349946de37e5c">3. Uji Hipotesis </p>
      <p id="paragraph-e1e80df7b871bfe91bf33ecb19f174fc">a. Uji Koefisien Determinasi</p>
      <table-wrap id="_table-figure-3">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <title><bold id="_bold-29"/>Hasil Uji Koefisien Determinasi</title>
          <p id="_paragraph-46">Data Primer yang diolah (2021)</p>
        </caption>
        <table id="_table-3">
          <tbody>
            <tr id="table-row-1c6a8e99089bfd4708e404ac6125acdc">
              <td id="table-cell-8b5ae8739b5f43af1956498037e145d6" colspan="6">Model Summary b </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f1081455f42814c1b44975382eaccf64">
              <td id="table-cell-71ef7535a063c9a948b37efd29c0ba3b">Model</td>
              <td id="table-cell-6127ff65c7854271c4850380bac79c2c">R</td>
              <td id="table-cell-2d46e6534a688b7d6a69b010ecf4c621">R Square</td>
              <td id="table-cell-e5697baf167e7872adba2d2f67e20ffb">Adjusted R Square</td>
              <td id="table-cell-832adb9a2fbee9c2d0578ec5ad11c667">Std. Error of the Estimate</td>
              <td id="table-cell-832ef0022680d42ce415c85115051d17">Durbin-Watson</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6712cb3e3a496f3a5a0ed00ba7f9b516">
              <td id="table-cell-ab5e08eed822908f564222d690b43b94">1</td>
              <td id="table-cell-997f816df3ee5e77f6764895b4f475ca">.707a</td>
              <td id="table-cell-a4c13d98fd9671cbd1c073506db270f6">.499</td>
              <td id="table-cell-2c5c8fa3c631ae8426bd7cc965dfd951">.489</td>
              <td id="table-cell-7a7f30e6cdc45a945b04656a593dc70c">1.242</td>
              <td id="table-cell-2f76b7ca116672ff4022e1d6d90d468b">1.836</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-48">Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi (<italic id="_italic-31">model summary)</italic> menunjukkan nilai <italic id="_italic-32">Adjusted R Square</italic> adalah 0,489. Artinya sebesar 48,9% masyarakat mengatakan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor dipengaruhi oleh variabel bebas yaitu kualitas pelayanan, kesadaran wajib pajak, dan efektivitas sistem Samsat <italic id="_italic-33">Drive Thru</italic>, sedangkan sisanya 51,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.</p>
      <p id="paragraph-8505909e788b6e2b0ee61c81da405fe1">b. Analisis Regresi Linear Berganda</p>
      <table-wrap id="_table-figure-4">
        <label>Table 4</label>
        <caption>
          <title><bold id="_bold-34"/>Hasil Uji Regresi Linear Berganda</title>
          <p id="_paragraph-50">Data Primer yang diolah (2021)</p>
        </caption>
        <table id="_table-4">
          <tbody>
            <tr id="table-row-426582759dfbd2629263afdaa057eb11">
              <td id="table-cell-a8b3526ff57767af3006ef163c841385" colspan="8">Coefficients a </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-29abdeb72ce12650cafc67f1342b6462">
              <td id="table-cell-37af7d82f4f4fd3d9029e59823d729b7" rowspan="6" colspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-521eacd59bbc131104acf0907c335981" colspan="2">Unstandardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-89077b04f11b7f5d0bdddb735404c40c">Standardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-ca8cd2f044ae739654b0c6eecbf3b570" rowspan="2">T</td>
              <td id="table-cell-43212e012383e8671e3d3f79913c4886">Sig.</td>
              <td id="table-cell-72d6fd5ced04647520deb13b38bc9e1c">Collinearity Statistics</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-253603444b97affc53b88388f46972f1">
              <td id="table-cell-21f478c8e37a390502269c0f772e9fc2" colspan="2" />
              <td id="table-cell-3e965744dfe974738599d32308c530e1">B</td>
              <td id="table-cell-86a9c0126c73e25d86fd133752faf271">Std. Error</td>
              <td id="table-cell-cea0f687a1887ad6b3bf3597ef51ad98">Beta</td>
              <td id="table-cell-ac4774f4e0b4a079412ae9c0faf945ee">Tolerance</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-e48d25b5bd7e25501c4d22176da5a851">
              <td id="table-cell-bb4298d7727d66f1d5b1907a3048a60b" rowspan="4">1</td>
              <td id="table-cell-e9869f8ab9c53c5c334b231bcaeca0f3">(Constant)</td>
              <td id="table-cell-ae8e7a83f3d1c3e5c0724da8481979b6">2.034</td>
              <td id="table-cell-83b2b2a430472c78978e1a765b58a470">1.014</td>
              <td id="table-cell-d3e9cc7eff1e5b24fb03acfd43730f0f">2.005</td>
              <td id="table-cell-eaab90fcd7b2961acfac1640f2cd74e4">.047</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-101e6a3a96b43a8cd305cf7b3db9d6f6">
              <td id="table-cell-36bbe0a086f37abaf4df6c3d554d0a8e">TOTAL x1</td>
              <td id="table-cell-3418cdb206d80ac71945f4b6a7301105">.099</td>
              <td id="table-cell-f63af5237c514c3177abfa4dd145c798">.043</td>
              <td id="table-cell-dc90893a70ee335f77be903ea7ae2caf">.168</td>
              <td id="table-cell-7ce7ced2f5bbc9f257eb6af28c6578f9">2.289</td>
              <td id="table-cell-9a3a0c2b72baa9424b36109eb1c9a0bb">.023</td>
              <td id="table-cell-54e455318b085310becde7ec513f8ad1">.622</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-46e572d9e8eed9da00a74d363b02054a">
              <td id="table-cell-055b50bb32477b743132e7047bbd2a4c">TOTAL x2</td>
              <td id="table-cell-eedb9f79230c312f6a6e31c608916973">.426</td>
              <td id="table-cell-8b4700391868e242987b1ec56402a6a4">.060</td>
              <td id="table-cell-76f0206c0fb3c5e8a6399b14433b811e">.534</td>
              <td id="table-cell-c0d38a2f46e3910d338e170e3d7e7fec">7.124</td>
              <td id="table-cell-f1ebeaf94225dfeedbdad6601d44a981">.000</td>
              <td id="table-cell-4a4ffd65a1b902819fd9fcf534639e2f">.593</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-80b6835efe497e4fe157abd228f08d3f">
              <td id="table-cell-e753d091d10c14fea795b7d2f7b6e728">TOTAL x3</td>
              <td id="table-cell-1ceaf214fbf7981ee4736cd17c81048e">.081</td>
              <td id="table-cell-447e80bd6e67ac831fbabc800d16c428">.065</td>
              <td id="table-cell-c81935316272121a441a128af022454d">.103</td>
              <td id="table-cell-ad364d6c3de5a2962ec2989afa9b830c">1.249</td>
              <td id="table-cell-d54980ad4df8e56f0d5228b3fe24020d">.214</td>
              <td id="table-cell-a66297a5f775a14c3d5274dfa574a9ef">.492</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-52">Berdasarkan tabel <italic id="_italic-34">coeficients, </italic>didapat persamaan regresinya adalah</p>
      <list list-type="bullet" id="list-9663f9d9adbe2adf3112d51c3f53275c">
        <list-item>
          <p>Persamaan Regresi Y = 2,034 + 0,099X1 + 0,426X2 + 0,081X3+e</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Nilai konstanta (α) sebesar 2,034 artinya jika variabel bebas diasumsikan konstan, maka variabel terikat adalah sebesar 2,034.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Koefisien variabel kualitas pelayanan (X1) sebesar 0,099. Artinya untuk setiap penambahan satu unit variabel kualitas pelayanan, maka kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor akan meningkat sebesar 0,099.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Koefisien variabel kesadaran wajib pajak (X2) sebesar 0,426. Artinya untuk setiap penambahan satu unit variabel kesadaran wajib pajak, maka kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor akan meningkat sebesar 0,426.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Koefisien variabel efektivitas sistem samsat <italic id="_italic-35">Drive Thru</italic> (X3) sebesar 0,081. Artinya untuk setiap penambahan satu unit variabel efektivitas sistem samsat <italic id="_italic-36">Drive Thru</italic>, maka kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor akan meningkat sebesar 0,081.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="paragraph-007638bf9e65a88f9a2054170147b9c4">C. Uji T</p>
      <table-wrap id="_table-figure-5">
        <label>Table 5</label>
        <caption>
          <title>Hasil Uji T</title>
          <p id="_paragraph-54">Data Primer yang diolah (2021)</p>
        </caption>
        <table id="_table-5">
          <tbody>
            <tr id="table-row-effbe2af6faa813fdc08436a42826481">
              <td id="table-cell-1d0bed525b98b8f77d7684f030966a1a" colspan="8">Coefficients a </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-fc827abd3e3ab61994854c4dfac1bcad">
              <td id="table-cell-560e332ef471f9b6ae53cb4a25d3997b" rowspan="6" colspan="2">Model</td>
              <td id="table-cell-55935806e86dec087cac0fed9b20f61b" colspan="2">Unstandardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-eed720a7bc0c926994f469bc0d390ae9">Standardized Coefficients</td>
              <td id="table-cell-6cca0c547c1384b6293a13b80b2f3c2a" rowspan="2">T</td>
              <td id="table-cell-2f2db0c38fd61d9834ce520c18979681">Sig.</td>
              <td id="table-cell-0eceee8b4febdcf3d309b8fda8442ae1">Collinearity Statistics</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d5d167409e9e5dc5bf0cdde870c87e10">
              <td id="table-cell-aaa07ca6500673fb207bb920bb116c86" colspan="2" />
              <td id="table-cell-518c54551fa0e49178d2cdb241d38c4e">B</td>
              <td id="table-cell-9ef0a0c18fdbc7a48786219a46ce6cbc">Std. Error</td>
              <td id="table-cell-d102d73ed5afc5365beb8eb2d5a8a39d">Beta</td>
              <td id="table-cell-9f3c1ffc88af4395ae1568637282b63d">Tolerance</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-0d34c55981211578a27b0a4839566e17">
              <td id="table-cell-4c9385fe1d067900fcdba9fa14be5dc7" rowspan="4">1</td>
              <td id="table-cell-5619e8f0c01468cbce33e1597dc80982">(Constant)</td>
              <td id="table-cell-1612eb44e1dba9718e862d90197ceabd">2.034</td>
              <td id="table-cell-0c0f97fd5f3f68e8e6f9c356528e7b68">1.014</td>
              <td id="table-cell-08a7581626c5ddc48124a54309e558e0">2.005</td>
              <td id="table-cell-e94570c39b0658521315c93f6d07d953">.047</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9d5f70ad976f43afbb1577efa1a2c1aa">
              <td id="table-cell-27fb11343482a8b826e43e393b6a74bd">TOTAL x1</td>
              <td id="table-cell-9781effa888f6e6eb8058a10444482fc">.099</td>
              <td id="table-cell-a88ed5d9bbb126d9dd501cd21d31d82d">.043</td>
              <td id="table-cell-a244f9598805c7fb467aab650c51547d">.168</td>
              <td id="table-cell-26328ef00d1844e26f381b46e39e0dcd">2.289</td>
              <td id="table-cell-09e0a37f9f5fea9a127aa1b83b6cb003">.023</td>
              <td id="table-cell-c3d12d246fbb32bb044e087369bf8ecc">.622</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-801f6edc880008823ccc24ac351a18b4">
              <td id="table-cell-bbae9e61e7c64f27c64e4c344ccdf424">TOTAL x2</td>
              <td id="table-cell-43caf0901abe539f2bb341a193dae863">.426</td>
              <td id="table-cell-9b883eb10a6d75a8440e7a6519174bac">.060</td>
              <td id="table-cell-0e9ab50854c73823979a9689a1acb3a4">.534</td>
              <td id="table-cell-ed659f5ed27e46169ef4ef8ab080c5c2">7.124</td>
              <td id="table-cell-7cff33c779a2ede2f6bc726d379f10b5">.000</td>
              <td id="table-cell-b9eb081ccd8635683a6abc6140972a11">.593</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ba6b7f01e10f6b1e1bf10bd95ac7fd61">
              <td id="table-cell-f2b97d2f5c7b724ade213523f7ca665a">TOTAL x3</td>
              <td id="table-cell-f4e08a03409a0c0ea953820f7caf1b6b">.081</td>
              <td id="table-cell-19ea14038ae1f26dbcb2882a6f523765">.065</td>
              <td id="table-cell-fc616dd5ad5837ba90dfccdd19220455">.103</td>
              <td id="table-cell-ee9aa732f9be6c3b0c219b19f150e001">1.249</td>
              <td id="table-cell-00aceaa30758c275f7a24da77c852a9c">.214</td>
              <td id="table-cell-4e0b9df1729fac68261df405bf7a21c6">.492</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-56">Berdasarkan tabel <italic id="_italic-37">Coeffiients</italic> diatas, maka hasil uji t diperoleh sebagai berikut:</p>
      <list list-type="bullet" id="list-0245f7bb952227e413892f876692498c">
        <list-item>
          <p>Variabel Kualitas Pelayanan (X1) menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,023. Artinya nilai signifikansi ini lebih kecil daripada 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan (X1) secara parsial berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor (Y).</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Variabel Kesadaran Wajib Pajak (X2) menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000. Artinya nilai signifikansi ini lebih kecil daripada 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak (X2) secara parsial berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor (Y).</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Variabel Efektivitas Sistem Samsat <italic id="_italic-38">Drive Thru</italic> (X3) menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,214. Artinya nilai signifikansi ini lebih besar daripada 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa Efektivitas Sistem Samsat <italic id="_italic-39">Drive Thru </italic>(X3) secara parsial tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-57">Pembahasan Hasil Penelitian</p>
      <p id="paragraph-a994bc856b3689b2050edfb9a1a616a1">1. Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Sidoarjo Pada Masa Pandemi <italic id="italic-7fdf2c767073af3659f778667e77533b">Covid-19</italic></p>
      <p id="_paragraph-58">Hasil hipotesis pertama menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, sehingga hipotesis pertama (H1) diterima dan H0 ditolak. Artinya pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor memiliki nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 yaitu sebesar 0,023 dan memiliki t hitung&gt;t tabel yaitu 2,289&gt;1,655.</p>
      <p id="_paragraph-59">Hasil penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan oleh [7], [9], [10] yang menyebutkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor.</p>
      <p id="paragraph-c585a3de18f9a1857995f6b7aae73f67">2. Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Sidoarjo Pada Masa Pandemi <italic id="italic-0ed045ad9b68437783f874d81a933c58">Covid-19</italic></p>
      <p id="_paragraph-60">Hasil hipotesis kedua menunjukkan bahwa variabel kesadaran wajib pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, sehingga hipotesis kedua (H2) diterima dan H0 ditolak. Artinya pengaruh kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor memiliki nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 yaitu sebesar 0,000 dan memiliki t hitung&gt;t tabel yaitu 7,124&gt;1,655.</p>
      <p id="_paragraph-61">Hasil penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan oleh [5], [11], [12] yang menyebutkan bahwa kesadaran wajib pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor.</p>
      <p id="paragraph-d7430b94ee803784dd5328fa356d6bf1">3. Pengaruh Efektivitas Sistem Samsat <italic id="_italic-42">Drive Thru</italic> terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Sidoarjo Pada Masa Pandemi <italic id="_italic-43">Covid-19</italic> </p>
      <p id="_paragraph-62">Hasil hipotesis ketiga menunjukkan bahwa variabel efektivitas sistem samsat <italic id="_italic-44">Drive Thru</italic> tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, sehingga hipotesis ketiga (H3) ditolak dan H0 diterima. Artinya pengaruh efektivitas sistem samsat <italic id="_italic-45">Drive Thru</italic> terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor memiliki nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 yaitu sebesar 0,214 dan memiliki t hitung&lt;t tabel yaitu 1,249&lt;1,655.</p>
      <p id="_paragraph-63">Hasil penelitian ini tidak sesuai dengan hasil penelitian [5], [12], [13] yaitu efektivitas sistem samsat <italic id="_italic-46">Drive Thru</italic> berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Hasil penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan oleh Puteri., et all yang menyebutkan bahwa efektivitas sistem samsat <italic id="_italic-47">Drive Thru</italic> tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Pasalnya, saat pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui sistem samsat <italic id="_italic-48">Drive Thru</italic> dinilai kurang efektif dalam menghemat waktu. Apalagi pada masa pandemi <italic id="_italic-49">Covid-19</italic> ini wajib pajak merasa khawatir saat akan mengantri karena dapat menimbulkan keramaian. Selain itu, penyebab lainnya adalah karena wajib pajak kurang berminat menggunakan samsat <italic id="_italic-50">Drive Thru</italic> sebagai sistem pembayaran pajak kendaraan bermotor.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-f71add1d92b256adc45350a4b6b53028">
      <title>Kesimpulan</title>
      <p id="_paragraph-64">Berdasarkan dari hasil dan pembahasan diatas, dalam penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa pada masa pandemi <italic id="_italic-51">Covid-19</italic> di Kabupaten Sidoarjo, kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, kesadaran wajib pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, efektivitas sistem Samsat <italic id="_italic-52">Drive Thru</italic> tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>