<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Pengaruh Corporate Social Responsibility Disclosure dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan dengan Media Exposure Sebagai Variabel Moderating (Studi pada Perusahaan Consumer Goods yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2019)</article-title>
        <subtitle>The Effect of Corporate Social Responsibility Disclosure and Profitability On Company Value With Media Exposure as Moderating Variable (Study On Consumer Goods Companies Listed On The Indonesia Stock Exchange 2016-2019)</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-03099ef0bd6987dcab5512a5c8d14c7e" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Murni</surname>
            <given-names>Vidya Dwi Asma</given-names>
          </name>
          <email>vidyadwi2803@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-4a26fdf6988329c3f41d67b47983b6ae" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Fitriyah</surname>
            <given-names>Hadiah</given-names>
          </name>
          <email>hadiah@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2021-08-18">
          <day>18</day>
          <month>08</month>
          <year>2021</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-2">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-13">Persaingan dalam dunia bisnis yang semakin ketat dan kompetitif mengakibatkan banyak perusahaan harus bisa mempertahankan kelangsungan hidup usahanya. Hal ini, menuntut setiap perusahaan untuk dapat menghadapi tantangan yang ada dengan selalu melakukan perkembangan dalam bisnisnya. Agar dapat bertahan hidup di dunia bisnis, nilai perusahaan merupakan bagian terpenting bagi suatu perusahaan (Siregar <italic id="_italic-22">et al</italic>., 2018) [1]. Nilai perusahaan merupakan pandangan investor terhadap tingkat keberhasilan suatu perusahaan yang tercermin dari harga saham. Nilai perusahaan akan mengalami pertumbuhan secara terus menerus apabila suatu perusahaan tidak hanya berpedoman pada kondisi keuangannya saja (<italic id="_italic-23">single bottom line</italic>). Perusahaan atas bisnis yang dijalankan kini mulai mengedepankan konsep <italic id="_italic-24">triple bottom line</italic> yaitu menyangkut aspek keuangan, lingkungan dan sosial (Puteri <italic id="_italic-25">et al</italic>., 2018) [2]. Maka dari itu selain faktor keuangan, nilai perusahaan juga dapat dipengaruhi oleh faktor non keuangan. <italic id="_italic-26">Corporate social responsibility disclosure </italic>merupakan salah satu faktor non keuangan yang bisa mempengaruhi nilai perusahaan dan profitabilitas adalah salah satu faktor keuangan yang juga dapat mempengaruhi nilai perusahaan (Wijaya &amp; Wirawati, 2019) [3].</p>
      <p id="_paragraph-14">Suatu perusahaan untuk dapat mencapai tujuannya dalam memaksimalkan nilai perusahaan, maka perlu menjaga hubungan baik terhadap lingkungan sekitarnya dengan mengurangi dampak negatif dari kegiatan operasional dalam bentuk pengungkapan <italic id="_italic-27">corporate social responsibility </italic>(Zahari <italic id="_italic-28">et al</italic>., 2020) [4]. CSR yang diungkapkan secara optimal dan berkelanjutan pada suatu perusahaan, maka akan dapat memicu naiknya nilai perusahaan. Terdapat hasil penelitian yang menunjukkan bahwa <italic id="_italic-29">corporate social responsibility disclosure</italic> berpengaruh terhadap nilai perusahaan (Borneo, 2019) [5]. Namun terdapat perbedaan hasil yang menyatakan bahwa <italic id="_italic-30">corporate social responsibility disclosure</italic> tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan (Natalia <italic id="_italic-31">et al</italic>., 2019) [6]. Selain informasi mengenai <italic id="_italic-32">corporate social responsibility disclosure</italic>, yang dapat mendorong terciptanya nilai perusahaan yaitu profitabilitas. Perusahaan yang memiliki tingkat profitabilitas lebih tinggi dapat memberikan peluang bagi para investor untuk mendapatkan <italic id="_italic-33">return</italic> yang tinggi, yang berarti nilai perusahaan akan meningkat apabila kinerja keuangannya baik. Salah satu indikator yang dapat digunakan untuk mengukur profitabilitas yaitu <italic id="_italic-34">return on equity</italic>.<italic id="_italic-35"> Return on equity</italic> (ROE) adalah <italic id="_italic-36">basic test</italic> yang digunakan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba untuk para investor, pemilik maupun pemegang saham perusahaan atas modal yang dimiliki. Suatu perusahaan yang dapat meningkatkan ROE, maka harga sahamnya akan semakin tinggi. Terdapat hasil penelitian yang menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan (Trisnadewi &amp; Amlayasa, 2020) [7]. Namun terdapat perbedaan hasil yang menyatakan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan (Primady &amp; Wahyudi, 2015) [6].</p>
      <p id="_paragraph-15">Adanya tidak konsistenan dari hasil penelitian sebelumnya terkait pengaruh <italic id="_italic-37">corporate social responsibility disclosure</italic> dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan membuat peneliti menduga adanya variabel yang dapat memperkuat atau memperlemah pengaruh <italic id="_italic-38">corporate social responsibility disclosure</italic> dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan yaitu media <italic id="_italic-39">exposure</italic>. Alasan peneliti menambahkan variabel tersebut karena banyak perusahaan yang mengutamakan kegiatan CSR namun komunikasi dengan para pemangku kepentingan kurang efektif sehingga hal itu dapat berdampak pada bisnis perusahaan tersebut (Amaladoss &amp; Manohar, 2013) [8]. Terdapat hasil penelitian yang menunjukkan bahwa media <italic id="_italic-40">exposure</italic> dapat memoderasi pengaruh <italic id="_italic-41">corporate social responsibility disclosure</italic> dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan (Sari dkk., 2019) [9]. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui <italic id="_italic-42">pengaruh</italic><italic id="_italic-43"> corporate social responsibility disclosure</italic> dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan dengan media <italic id="_italic-44">exposure</italic> sebagai variabel <italic id="_italic-45">moderating</italic>.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="_paragraph-16">A. Jenis Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-17">Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif<italic id="_italic-46">.</italic> penelitian kuantitatif merupakan penelitian dengan menganalisis data-data numerik yang diolah menggunakan metode statistik yang hasilnya akan diinterprestasikan untuk memperoleh suatu kesimpulan.</p>
      <p id="_paragraph-18">B. Lokasi Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-19">Data laporan keuangan tahunan atau <italic id="_italic-47">annual report</italic> diperoleh melalui Galeri Investasi dan Bursa Efek Indonesia di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Fakultas Bisnis Hukum dan Ilmu Sosial yang berlokasi di JL. Majapahit 666 B, Sidoarjo, Jawa Timur.</p>
      <p id="paragraph-594c2c847bc6d0292c23f030654f400b">C. Indikator Variabel</p>
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title><bold id="_bold-24"/>Indikator Variabel</title>
          <p id="_paragraph-21">Data Diolah, 2021</p>
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-2a880c519e5d030d681479b43d519323">
              <td id="table-cell-ac51a5dd087e3a966d70105683657e7a">No.</td>
              <td id="table-cell-d575468e1350f8b59b06096d7887395e">Keterangan</td>
              <td id="table-cell-ee920a9bfe04de65c60ef6deb42af53b">Simbol</td>
              <td id="table-cell-5914ea9cb35aef7d4f0eb14d15e912dc">Skala</td>
              <td id="table-cell-200124434729976f89abd8756c9a955f">Cara Pengukuran</td>
              <td id="table-cell-3f69c4ee15d29124865cbc35efd7c3ab">Sumber</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3fd0e581a0cb7239bee4933e8da29822">
              <td id="table-cell-f0f89cf47f69bd55cc5a8cb7dfc3b7f8">1</td>
              <td id="table-cell-8c62529c038329dd1cac4bca066c59b3">NilaiPerusahaan (Y)</td>
              <td id="table-cell-ca99251b51e7f7cdc0f1fe99f11f8603">PBV</td>
              <td id="table-cell-0957b43b55bb85a6a1c52a20812ecabd">Rasio</td>
              <td id="table-cell-f1f4140571535e2da3c8e9484f5336fc">Harga Saham per lebar/Nilai Buku per lembar saham</td>
              <td id="table-cell-b9f3a46871e8e747bf99987691eef606">Yulianto &amp; Widyasasi (2020) [10].</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ab4e754290a3fe96801d35790779bbf7">
              <td id="table-cell-f330ac2f74b3f03e934e2f94eafe4154">2</td>
              <td id="table-cell-8ccd76c0938c0e69d89ae73f7c1afdf2">CorporateSocial ResponsibilityDisclosure(X1)</td>
              <td id="table-cell-2add85577c077e2e26824c50fcad8078">CSRDI</td>
              <td id="table-cell-9f92eea8df9617bc9d10a977b101c718">Rasio</td>
              <td id="table-cell-238b444ee8ab47ef0694477c7f2692c4">n/k</td>
              <td id="table-cell-31ba6b0e6cf19065f9aced1172cc0cc1">Ayem &amp; Nikmah (2019) [11].</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ff650daefdf830c2b35fb9cf709335cc">
              <td id="table-cell-efe2dc10bf9c29ae4d4c26248d7303a9">3</td>
              <td id="table-cell-7ce9e7058cefe8a5881cac426660fe8c">Profitabilitas(X2)</td>
              <td id="table-cell-00d367df55dde767c54b1ca6475d9345">ROE</td>
              <td id="table-cell-84fe13f687475aeaf5c2981ca39bb139">Rasio</td>
              <td id="table-cell-5cdd45358784058d820827f8c8737e12">Laba bersih setelah pajak/ total ekuitas</td>
              <td id="table-cell-645ff315819c2cc55acbc6351357b8bc">Paramitha (2020) [12].</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-175b806f86a5f127e668141a77058e2e">
              <td id="table-cell-3f31e0be61ddc0a037bd1ca995cd616e">4</td>
              <td id="table-cell-5c42fdbe87c1a8edcd73301174651159">MediaExposure(Z)</td>
              <td id="table-cell-29d48a6a80d0a7ae5a01a69d22b84f39">MEDIA</td>
              <td id="table-cell-d0950ad52cf62609c981de05a7a82820">Dummy</td>
              <td id="table-cell-8579947779618c7b8e0be7c51fe2d4ac">Perusahaan yang mengungkapkan kegiatan corporate social responsibility melalui website perusahaan akan diberikan nilai 1, sedangkan perusahaan yang tidak mengungkapkan akan diberikan nilai 0.</td>
              <td id="table-cell-4999778054e7963ce1adaded64efc273">Sparta &amp; Rheadanti (2019) [13].</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-23">D. Populasi dan Sampel </p>
      <p id="_paragraph-24">Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan <italic id="_italic-53">Consumer Goods</italic> yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2019 yang berjumlah 53 perusahaan. Pengambilan sampel penelitian dilakukan berdasarkan teknik <italic id="_italic-54">purposive sampling</italic> yaitu dengan menggunakan pertimbangan atau kriteria tertentu (Sugiyono, 2018). Adapun kriteria tertentu untuk pengambilan sampel dalam penelitian adalah sebagai berikut :</p>
      <p id="_paragraph-25">1. Perusahaan <italic id="_italic-55">Consumer Goods</italic> yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2019</p>
      <p id="_paragraph-26">2. Perusahaan <italic id="_italic-56">Consumer Goods</italic> yang menerbitkan <italic id="_italic-57">annual report</italic> lengkap selama periode 2016-2019</p>
      <p id="_paragraph-27">3. Perusahaan <italic id="_italic-58">Consumer Goods</italic> yang menyajikan <italic id="_italic-59">annual report</italic> menggunakan mata uang rupiah</p>
      <p id="_paragraph-28">4. Perusahaan <italic id="_italic-60">Consumer Goods</italic> yang mengungkapkan <italic id="_italic-61">corporate social responsibility</italic> secara terus menerus dalam <italic id="_italic-62">annual report</italic> selama periode penelitian</p>
      <p id="_paragraph-29">5. Perusahaan <italic id="_italic-63">Consumer Goods</italic> yang tidak mengalami kerugian selama periode 2016-2019</p>
      <p id="_paragraph-30">E. Jenis dan Sumber Data</p>
      <p id="_paragraph-31">Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan <italic id="_italic-64">consumer goods</italic> yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2019. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui website www.idx.co.id dan didukung oleh sumber lain berupa buku-buku, penelitian terdahulu, serta informasi terkait yang dibutuhkan peneliti.</p>
      <p id="_paragraph-32">F. Teknik Pengumpulan Data</p>
      <p id="_paragraph-33">Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi dengan mencari data terkait variabel penelitian dan mempelajari catatan ataupun dokumen.</p>
      <p id="_paragraph-34">G. Teknik Analisis</p>
      <p id="_paragraph-35">Teknik analisis dalam penelitian ini yaitu dengan pendekatan <italic id="_italic-65">Partial Least Square</italic> melalui <italic id="_italic-66">software Smart</italic>PLS. Analisis yang dilakukan dalam <italic id="_italic-67">Partial Least Square </italic>(PLS) yaitu sebagai berikut (Ghozali dan Latan, 2015) [14] :</p>
      <p id="_paragraph-36">1. Analisis <italic id="_italic-68">Outer Model</italic> (Model Pengukuran)</p>
      <p id="_paragraph-37">Outer model dilakukan untuk memastikan bahwa model pengukuran yang dipakai layak untuk digunakan mengukur validitas dan reliabel.</p>
      <p id="_paragraph-38">a. <italic id="_italic-69">Convergent Validity </italic>merupakan indikator reflektif yang dilihat berdasarkan korelasi antara indikator dengan <italic id="_italic-70">construct score </italic>yang dilihat pada <italic id="_italic-71">outer loading. </italic>Apabila korelasi menunjukkan nilai &gt; 0,70 maka indikator tersebut dianggap valid. <italic id="_italic-72">Outer loading</italic> yang memiliki nilai 0,50 sampai dengan 0,60 maka masih dapat diterima.</p>
      <p id="_paragraph-39"><italic id="_italic-73">b. Discriminant Validity </italic>merupakan indikator reflektif yang dinilai berdasarkan <italic id="_italic-74">cross loading </italic>antara indikator dengan <italic id="_italic-75">construct</italic>. Apabila korelasi <italic id="_italic-76">construct</italic> dengan indikatornya lebih besar dari pada <italic id="_italic-77">construct </italic>lainnya maka dapat menunjukkan bahwa <italic id="_italic-78">construct </italic>tersebut memprediksi indikator yang terdapat di blok mereka lebih baik dari pada blok yang lainnya. <italic id="_italic-79">Discriminant validity</italic> atau menilai validitas juga dapat dilihat dari nilai <italic id="_italic-80">average variance extracted</italic> (AVE). Nilai AVE dapat dikatakan baik apabila memiliki nilai &gt; 0,50.</p>
      <p id="_paragraph-40"><italic id="_italic-81">c. </italic><italic id="_italic-82">Composite Reliability</italic> merupakan indikator untuk mengukur reliabilitas <italic id="_italic-83">construct</italic> yang diukur dengan berdasarkan <italic id="_italic-84">composite reliability</italic> dan <italic id="_italic-85">cronbachs alpha</italic>. Konstruk dapat dikatakan memiliki reliabilitas baik apabila hasil <italic id="_italic-86">composite reliability</italic> dan <italic id="_italic-87">cronbachs alpha</italic> memiliki nilai &gt; 0,70.</p>
      <p id="_paragraph-41">2. Analisis <italic id="_italic-88">Inner Model</italic> (Model Struktural)</p>
      <p id="_paragraph-42"><italic id="_italic-89">Inner model</italic> atau disebut juga model struktural yang termasuk dalam uji <italic id="_italic-90">goodness-fit model. </italic>Pada model struktural dalam <italic id="_italic-91">Partial Least Square </italic>dievaluasi denganmelihat nilai R-<italic id="_italic-92">Square</italic> pada setiap <italic id="_italic-93">construct</italic> dependen.</p>
      <p id="_paragraph-43">H. Uji Hipotesis</p>
      <p id="_paragraph-44">Pengujian hipotesis dapat dilakukan dengan melihat nilai T statistik serta nilai probabilitas. Untuk pengujian hipotesis dengan menggunakan nilai T statistik maka nilai yang digunakan yaitu 1,96 dengan tingkat signifikan 5%. Apabila nilai T statistik menunjukkan &gt; 1,96 maka dapat dikatakan bahwa hipotesis penelitian diterima. Untuk menerima atau menolak hipotesis dengan menggunakan nilai probabilitas yaitu hipotesis dapat diterima apabila nilai P Values &lt; 0,05 (Ghozali dan Latan, 2015).</p>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <sec id="heading-c74c0864df8f76cd20d0c70e7e090910">
        <title>Hasil Analisis</title>
        <p id="_paragraph-46">1. Analisis <italic id="_italic-94">Outer Model</italic> (Model Pengukuran)</p>
        <p id="_paragraph-47">a. <italic id="_italic-95">Convergent Validity</italic></p>
        <table-wrap id="_table-figure-2">
          <label>Table 2</label>
          <caption>
            <title>
              <italic id="_italic-96">Outer Loading</italic>
            </title>
            <p id="_paragraph-49">Data Diolah, 2021</p>
          </caption>
          <table id="_table-2">
            <tbody>
              <tr id="table-row-9a092b8c6bd943effc78d2affec2fdbb">
                <td id="table-cell-761decd26931759fa2efce9e56c73d66">Indikator</td>
                <td id="table-cell-f0a2b2c85661d8f58ef7211e1fa298cc"> Outer loading </td>
                <td id="table-cell-3d61a5b0cd164d7a7c6b741ddeb7f388">Keterangan</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-1c1b143e43ef1bf1e9e54951d8b2ee71">
                <td id="table-cell-90a48882fd65474b93d6bfacf797783e">CSRDI</td>
                <td id="table-cell-dae6085ca920cd6a4a6388025af889db">1.000</td>
                <td id="table-cell-63c7170f8c01926f76c2c12569c3069a">Valid</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-90f6f5ea631ba29798a691bcb8f0c260">
                <td id="table-cell-bf01655ee35ff5bb17a4b7073351db9c">MEDIA</td>
                <td id="table-cell-f4c001268e34cd9c3710ac0444523a46">1.000</td>
                <td id="table-cell-e9744669d654380a5779a0cd49754d49">Valid</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-8d01d0b836f8dda78730b0bf887bebe5">
                <td id="table-cell-2f963a68bf77c4f8bc3bda5392c0e55b">PBV</td>
                <td id="table-cell-20629fa5656125d1950297526c2fa56f">1.000</td>
                <td id="table-cell-1e2abc12eb4b65883b10f40b5565d9b6">Valid</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-9e5e677bbc6309048b32cb76a2d3d520">
                <td id="table-cell-6114d2ce05f85931de78f0bbf38aaf3c">ROE</td>
                <td id="table-cell-94eb020bc40cc8cb6a619ac7cbbb1f82">1.000</td>
                <td id="table-cell-941cf0ec241a618e8b74b07b5bfaf829">Valid</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-51">Berdasarkan tabel 2, dapat dilihat bahwa masing-masing indicator memiliki nilai <italic id="_italic-98">outer loading</italic> &gt; 0,70. Sehingga dari hasil tersebut dapat dikatakan bahwa seluruh indicator termasuk konstruk dari masing-masing variabel telah memenuhi validitas konvergen</p>
        <p id="_paragraph-52">b. Discriminant Validity</p>
        <table-wrap id="_table-figure-3">
          <label>Table 3</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="_bold-62" />
              <italic id="_italic-99">Cross Loading</italic>
            </title>
            <p id="_paragraph-54">Data Diolah, 2021</p>
          </caption>
          <table id="_table-3">
            <tbody>
              <tr id="table-row-7e70874cbcc94d370f16dd8389b046f9">
                <td id="table-cell-9939eefaef9f7be94c5ad9699330b479" />
                <td id="table-cell-5068feb9229953771ba11bd73bee9e06"> Corporate Social Responsibility Disclosure </td>
                <td id="table-cell-db3d90a406a7920ae678834d79b0d7ae">Media Exposure </td>
                <td id="table-cell-6630af07b8148a425749780cc6c789d4">Nilai Perusahaan</td>
                <td id="table-cell-49350fb554bf9680d38ca35a8fc9043c">Profitabilitas</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-be6167ea522679bf35080e935c2fd1ba">
                <td id="table-cell-85d4a40e8f5a426523b2a4817331f251">CSRDI</td>
                <td id="table-cell-45c8c12af2ab9cb3c5cc699c3cf6e64a">1,000</td>
                <td id="table-cell-b0deebb02199a55177b64ccc3725812a">0,461</td>
                <td id="table-cell-a755749fd241e3f4ae2b9007ea2e0714">0,396</td>
                <td id="table-cell-aec7e1641ad64b3a1d8edf5dda5b1ad5">0,130</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c26c137a37b1a00e8ae70dc062a807b3">
                <td id="table-cell-21811453f1789d04f3704f1de6bc800d">MEDIA</td>
                <td id="table-cell-fd0011d804b585d9dba2072b6263fa0f">0,461</td>
                <td id="table-cell-853acabf76148bc7f317afe8206700f3">1,000</td>
                <td id="table-cell-981618e3daa7cb89fcce9d3431733923">0,331</td>
                <td id="table-cell-7a566a1d9003e77f279bf4a890931626">-0,077</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-df3a7e2e2368c8d825ca1feaa524ad8f">
                <td id="table-cell-9691388a29984be7506af3a1203960b0">PBV</td>
                <td id="table-cell-8438b433ce74d206b793bad665217dcc">0,396</td>
                <td id="table-cell-218b8eb78d5389867cc1359afe89c169">0,331</td>
                <td id="table-cell-bfb4c9cc00b24de17c9f93b10b66f752">1,000</td>
                <td id="table-cell-fa154c9328124b729d9691ebd8f191a8">0,257</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-0fab6c100dde8be2394a3e1695df6d44">
                <td id="table-cell-6b2a2891b03ee6cefb33e94daa41f809">ROE</td>
                <td id="table-cell-a64f2d2e35af6dd5da33ca655f2480ea">0,130</td>
                <td id="table-cell-4bd8f4398b165d9ce0c8deac60b0b4c9">-0,077</td>
                <td id="table-cell-ce8662bb6facf5f55b7eb3ea56a5b771">0,257</td>
                <td id="table-cell-db9917af246ae917b449e5de2600fb2a">1,000</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-56" />
        <table-wrap id="_table-figure-4">
          <label>Table 4</label>
          <caption>
            <title>
              <italic id="_italic-102">Average Variance Extracted</italic>
            </title>
            <p id="_paragraph-57">Data Diolah, 2021</p>
          </caption>
          <table id="_table-4">
            <tbody>
              <tr id="table-row-e5e8334b123666f50dec2ace843d83d4">
                <td id="table-cell-19912917364bd6ce1d4ddd9706e34058" />
                <td id="table-cell-f9bbd2c04589f86f22adb5df73cdf467"> Average Variance Extracted (AVE)</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-433bacc78ebc8045602ef220cce4d2bb">
                <td id="table-cell-40f03bf452590243330f5da92db49b26">Corporate Social Responsibility Disclosure</td>
                <td id="table-cell-30e4a8c32c78d8f88df22ca6371cacae">1.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-45f8ce19970bbdb343bba786c1ed2d50">
                <td id="table-cell-8ebb4f72acec708622cd949002d6a045">Media Exposure</td>
                <td id="table-cell-442d0837c557ea2ad86fbad3e1cad789">1.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-1772681c0c9ba49411c28228845f69fc">
                <td id="table-cell-8ec0d39807269f2081602b4bf400e9b0">Nilai Perusahaan</td>
                <td id="table-cell-b398185f6aa3c68c38a2d49300db7ef1">1.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-72baac620468873c9912f329ebb3a50d">
                <td id="table-cell-a0305f4bf1d7a02210e526cd0320aec3">Profitabilitas</td>
                <td id="table-cell-083c8fdfb62252629dbe04421093320a">1.000</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-59">Berdasarkan tabel 3, dapat dilihat bahwa masing-masing indicator terhadap variabel penelitian mempunyai angka lebih besar dari yang lainnya. Dan berdasarkan tabel 4, seluruh variabel memiliki nilai AVE &gt; 0,50 sehingga dapat diartikan bahwa model yang digunakan dapat dikatakan baik dan tidak ada permasalahan <italic id="_italic-106">discriminant validity</italic>.</p>
        <p id="_paragraph-60">c. Composite Reliability</p>
        <table-wrap id="_table-figure-5">
          <label>Table 5</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-77"/><italic id="_italic-107">Composite Reliability</italic> dan <italic id="_italic-108">Cronbach’s</italic><italic id="_italic-109"> Alpha</italic></title>
            <p id="_paragraph-62">Data Diolah, 2021</p>
          </caption>
          <table id="_table-5">
            <tbody>
              <tr id="table-row-5aa77ccb83e4b3adb65d154de37e6d96">
                <td id="table-cell-703c93c4b5d8c586f689b141ce1d2419" />
                <td id="table-cell-556a8b5036f6f99083a1cfc7f631ba78"> Composite Reliability </td>
                <td id="table-cell-7b5ff32a278ac6cd11d82e81e999ce97"> Cronbach's Alpha </td>
                <td id="table-cell-56534b62c258f1c605e55c0f18a536b8">Keterangan</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-2b49da55631d04e1f7137bb3a40432ab">
                <td id="table-cell-6906a6b3a84b6b23d2ab94b367746895">Corporate Social Responsibility Disclosure</td>
                <td id="table-cell-d69d88efbf86f89265f9a85e57d0afd7">1.000</td>
                <td id="table-cell-b2eaf0a6b1775a8f3d498685aff25506">1.000</td>
                <td id="table-cell-8f399d671a17f7e5b2f06161c4576e01">Reliabel</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c0c46b249f8f976db6eae75bb4beeae7">
                <td id="table-cell-bb15a74a28d50284e80605305bc8d3f2">Media Exposure</td>
                <td id="table-cell-2f88101cb5265cc046ef23041f52fcb1">1.000</td>
                <td id="table-cell-f56caec1a3b7bc3ccda3fd657bfcfd13">1.000</td>
                <td id="table-cell-7191a2acc61aa76e81b4438bb1408c39">Reliabel</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7e9fe79b9d1ec6cbbbac6a58699ef195">
                <td id="table-cell-765c224f2a4b92922f39ec365f325ce1">Nilai Perusahaan</td>
                <td id="table-cell-15fdf289615545744ae541f1e1f9f3e1">1.000</td>
                <td id="table-cell-ba17e7089ede5bbb14ae99ba17d64f51">1.000</td>
                <td id="table-cell-e2d56e5f08e4d919b594328cf39a2fe4">Reliabel</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-2e6f87e5e4d8014fe45b81cfd41fe320">
                <td id="table-cell-07d660be5df0f52b7d5d571fb48b0f92">Profitabilitas</td>
                <td id="table-cell-9860278e5a1aa8347f1afcca80db879b">1.000</td>
                <td id="table-cell-92eaf62a3c7f3eea3d14f7ba6ec73ed9">1.000</td>
                <td id="table-cell-43d6ad19ac4fad296285c51501ca466d">Reliabel</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-64">Berdasarkan tabel 5, <italic id="_italic-114">composite reliability</italic> dan <italic id="_italic-115">cronbach’s</italic><italic id="_italic-116"> alpha</italic> semua variabel penelitian menunjukkan nilai &gt; 0,70. Hasil ini menunjukkan bahwa masing-masing variabel memiliki reliabilitas baik.</p>
        <p id="_paragraph-65">2. Analisis <italic id="_italic-117">Inner Model</italic> (Model Struktural )</p>
        <table-wrap id="_table-figure-6">
          <label>Table 6</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-90"/>Nilai R-<italic id="_italic-118">Square</italic></title>
            <p id="_paragraph-67">Data Diolah, 2021</p>
          </caption>
          <table id="_table-6">
            <tbody>
              <tr id="table-row-786ebe663eb4ebdcdeb2ae95928596b1">
                <td id="table-cell-5a16c55a8a832477019a3f6b73d30afb" />
                <td id="table-cell-a2c70e5badcf60614153a84bacb7b36b">R Square </td>
                <td id="table-cell-c99028126059a46cd248da91b6689537">R Square Adjusted </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c82d98202d6bf86326b5ccc6acb17c85">
                <td id="table-cell-45fa9ff947c4e38e95685045d2d40002">Nilai Perusahaan</td>
                <td id="table-cell-d085780ee6b8041c71d077dfb4fb1401">0.574</td>
                <td id="table-cell-6bf8befb418785a7df0e77022748f07b">0.540</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-69">Berdasarkan tabel 6, dapat diketahui bahwa nilai R-<italic id="_italic-121">Square </italic>sebesar 0.574. Hal tersebut menunjukkan bahwa variabel independen yaitu <italic id="_italic-122">corporate social responsibility disclosure</italic>, profitabilitas dan variabel moderasi media <italic id="_italic-123">exposure</italic> mampu menjelaskan variabel dependen yaitu nilai perusahaan sebesar 57,4%.</p>
        <p id="_paragraph-70">3. Uji Hipotesis</p>
        <p id="_paragraph-71">Pengujian hipotesis dilakukan dengan melihat nilai T statistik serta nilai probabilitas. Hasil dari pengujian hipotesis adalah sebagai berikut :</p>
        <table-wrap id="_table-figure-7">
          <label>Table 7</label>
          <caption>
            <title>
              <italic id="_italic-124">Path Coefficients</italic>
            </title>
            <p id="_paragraph-73">Data Diolah, 2021</p>
          </caption>
          <table id="_table-7">
            <tbody>
              <tr id="table-row-d9d38e0e2d05240f26275fd047d997af">
                <td id="table-cell-5caff305fff959c477c5ab9c10c6d326">Hipotesis</td>
                <td id="table-cell-46669b8ac5edea5a06391b7bf10e4be6">Indikator</td>
                <td id="table-cell-b21f8ef5738a6ca39ceb06016f83bac4">Sample Asli (O)</td>
                <td id="table-cell-f05ac61188b3dc24ac6fa6e14d46115d">T Statistik (|O/STDEV|)</td>
                <td id="table-cell-1f76a06733c119e6bc2faddf934143f1">P Values</td>
                <td id="table-cell-34a355e85a74d372357ed2b65fe5172d">Keterangan</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-8b72b0a11cdde2e77598549ef752599d">
                <td id="table-cell-a7f591278269d36160a9ab454f55f876">H1</td>
                <td id="table-cell-16444100b016fa0854c79e092da8910d">Corporate Social Responsibility Disclosure -&gt; Nilai Perusahaan</td>
                <td id="table-cell-cbaeb10be174fa9d5f2fad9f1041c85e">0.267</td>
                <td id="table-cell-3927b42de8fbbc565bcf0c34b4bb4036">2.743</td>
                <td id="table-cell-3343a684270323aed2321c58bea39edb">0.006</td>
                <td id="table-cell-67a5e164fbae03fec6b509089820ce99">Diterima</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-42a4017049848af4d8ab193ab0e69bfd">
                <td id="table-cell-6fb2617d2a92fb8be11e1b5a308168be">H2</td>
                <td id="table-cell-f53df69bce5ca4827cbcef283e2b1f34">Profitabilitas -&gt; Nilai Perusahaan</td>
                <td id="table-cell-b0f2d70bac40e0b6ac844334805fd510">1.698</td>
                <td id="table-cell-7682852d18edd207b79826f8a0fff534">2.184</td>
                <td id="table-cell-aabd0785af8115cfc8b3275faf8fac8a">0.029</td>
                <td id="table-cell-5e879882a0f7d0dcefdc9bc075d91ea5">Diterima</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-54d7ce375c0a4727fbd7b5684ebada80">
                <td id="table-cell-a904f89db2ba7f55a1df97a36223d896">H3</td>
                <td id="table-cell-aaa24bf1c4cb89b931a8ae04f647d82f">Efek Moderasi 1 -&gt; Nilai Perusahaan</td>
                <td id="table-cell-2e4f1fe2fe1e170af4503799faaa70ca">-0.170</td>
                <td id="table-cell-da1c32ae25c747c029d6d1f41f5c2825">2.180</td>
                <td id="table-cell-75b42156d4b2bb796efd83afea477251">0.030</td>
                <td id="table-cell-174c45edc7a29d02c12aa01aea0476ef">Diterima</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-38a078c8060a7cfa588edb177f39a4fa">
                <td id="table-cell-358a8de1adb76a7df6a9bfb36d496f67">H4</td>
                <td id="table-cell-7136f75ff1d6626d62f239be9629ff1c">Efek Moderasi 2 -&gt; Nilai Perusahaan</td>
                <td id="table-cell-d862b466eee788d3930c3df430cbb23f">1.725</td>
                <td id="table-cell-3ac8fdfb3318ae21d661b3aef6953db6">1.742</td>
                <td id="table-cell-64de74f38d5bc9ba6945963ba1dfdb40">0.082</td>
                <td id="table-cell-5a81b4df92ec725b142dbd89fb05379b">Ditolak</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
      </sec>
      <sec id="heading-60227593d1a1b185663c6cc4363af758">
        <title>Pembahasan</title>
        <p id="_paragraph-76">Pengaruh <italic id="_italic-126">Corporate Social Responsibility Disclosure</italic> Terhadap Nilai Perusahaan</p>
        <p id="_paragraph-77">Berdasarkan uji hipotesis variabel <italic id="_italic-127">corporate social responsibility disclosure </italic>memiliki nilai T statistik yaitu 2,743 &gt; 1,96 dan nilai P Values sebesar 0,006 &lt; 0,05 sehingga hipotesis pertama yang menyatakan bahwa “<italic id="_italic-128">corporate social responsibility disclosure </italic>berpengaruh terhadap nilai perusahaan” diterima. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak bentuk tanggung jawab sosial yang diungkapkan perusahaan, maka akan dapat meningkatkan nilai perusahaan. Hasil dari penelitian ini sesuai dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa pengungkapan <italic id="_italic-129">corporate social responsibility</italic> berpengaruh terhadap nilai perusahaan (Borneo, 2019).</p>
        <p id="_paragraph-78">Hal ini sesuai dengan konsep teori <italic id="_italic-130">stakeholder</italic> yang menyatakan bahwa perusahaan beroperasi tidak hanya untuk kepentingannya sendiri, tetapi juga harus dapat memberikan manfaat bagi semua pihak <italic id="_italic-131">stakeholder</italic>. Hal ini juga didukung oleh teori sinyal yang menjelaskan bahwa suatu perusahaan dapat memberikan sinyal dalam bentuk informasi terkait pengungkapan <italic id="_italic-132">corporate social responsibility</italic> kepada <italic id="_italic-133">stakeholder</italic> yang akan berdampak pada peningkatan nilai perusahaan. Dalam teori legitimasi juga dijelaskan bahwa perusahaan yang melaksanakan dan mengungkapkan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan secara maksimal akan dapat memperoleh pengakuan atau legitimasi dari masyarakat sekitar yang termasuk salah satu pihak <italic id="_italic-134">stakeholder</italic> sehingga dapat mempertahankan kelangsungan hidup bisnisnya.</p>
        <p id="_paragraph-79">Pengaruh Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan</p>
        <p id="_paragraph-80">Berdasarkan uji hipotesis variabel profitabilitasmemiliki nilai T statistik yaitu 2,184 &gt; 1,96 dan nilai P Values sebesar 0,029 &lt; 0,05 sehingga hipotesis kedua yang menyatakan bahwa “profitabilitasberpengaruh terhadap nilai perusahaan” diterima. Hasil dari penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan (Trisnadewi &amp; Amlayasa, 2020).</p>
        <p id="_paragraph-81">Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat laba yang tinggi akan membuat prospek perusahaan semakin baik yang nantinya akan berdampak pada peningkatan nilai perusahaan. Dalam teori <italic id="_italic-135">stakeholder</italic> menyatakan bahwa salah satu keberhasilan perusahaan adalah membangun hubungan dengan <italic id="_italic-136">stakeholder </italic>sehingga perusahaan yang memiliki laba yang tinggi akan membuat peningkatan pada nilai perusahaan. Hal ini juga didukung oleh teori legitimasi yang menjelaskan bahwa perusahaan akan berusaha untuk mendapatkan legitimasi atau dukungan dari pihak <italic id="_italic-137">stakeholder</italic>, sehingga hubungan baik dengan <italic id="_italic-138">stakeholder</italic> akan berdampak pada <italic id="_italic-139">going concern</italic> perusahaan. Hasil penelitian ini sesuai dengan teori sinyal yang menjelaskan bahwa kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba yang tinggi, akan memberikan sinyal positif kepada investor.</p>
        <p id="_paragraph-82">Pengaruh <italic id="_italic-140">Corporate Social Responsibility Disclosure</italic> Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Media <italic id="_italic-141">Exposure </italic>Sebagai Variabel <italic id="_italic-142">Moderating</italic> </p>
        <p id="_paragraph-83">Berdasarkan uji hipotesis efek moderasi 1 memiliki nilai T statistik yaitu 2,180 &gt; 1,96 dan nilai P Values yang diperoleh yaitu 0,030 &lt; 0,05 sehingga hipotesis ketiga yang menyatakan bahwa “media <italic id="_italic-143">exposure </italic>dapat memoderasi pengaruh <italic id="_italic-144">corporate social responsibility disclosure</italic> terhadap nilai perusahaan” diterima. Hasil dari penelitian ini sesuai dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa media <italic id="_italic-145">exposure</italic> dapat memoderasi pengaruh <italic id="_italic-146">corporate social responsibility</italic> <italic id="_italic-147">disclosure</italic> terhadap nilai perusahaan (Sari dkk., 2019).</p>
        <p id="_paragraph-84">Berdasarkan tabel 6, nilai sampel asli yang terdapat pada efek moderasi 1 yaitu -0,170 yang menunjukkan adanya hubungan yang negatif. Sehingga hal tersebut dapat diartikan bahwa media <italic id="_italic-148">exposure</italic> memperlemah pengaruh <italic id="_italic-149">corporate social responsibility disclosure</italic> terhadap nilai perusahaan. Interaksi <italic id="_italic-150">corporate social responsibility disclosure</italic> dengan media <italic id="_italic-151">exposure</italic> yang bernilai negatif menunjukkan bahwa semakin tinggi paparan media dan semakin tinggi pula pengungkapan <italic id="_italic-152">corporate social responsibility</italic> perusahaan dapat menyebabkan nilai perusahaan menurun. Hal tersebut dikarenakan sebagian besar media memframing berita dengan tidak obyektif, sehingga paparan media yang menjadi sarana komunikasi untuk memberitahukan informasi terkait aktivitas operasional perusahaan yaitu pengungkapan <italic id="_italic-153">corporate social responsibility</italic> harus dipertimbangkan resikonya. Apabila media memberikan informasi terkait pengungkapan CSR suatu perusahaan yang tidak dapat dijamin kebenarannya maka dapat menyebabkan rusaknya citra atau <italic id="_italic-154">image</italic> perusahaan tersebut dan berdampak pada turunnya nilai perusahaan.</p>
        <p id="_paragraph-85">Pengaruh Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Media <italic id="_italic-155">Exposure </italic>Sebagai Variabel <italic id="_italic-156">Moderating</italic> </p>
        <p id="_paragraph-86">Berdasarkan uji hipotesis efek moderasi 2 memiliki nilai T statistik yaitu 1,742 &lt; 1,96 dan nilai P Values yang diperoleh yaitu 0,082 &gt; 0,05 sehingga hipotesis keempat yang menyatakan bahwa “media <italic id="_italic-157">exposure</italic> dapat memoderasi pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan” ditolak. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media <italic id="_italic-158">exposure</italic> tidak dapat memoderasi pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Hasil tersebut bertentangan dengan penelitian yang menyatakan bahwa media <italic id="_italic-159">exposure</italic> dapat memoderasi pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan (Sari dkk., 2019).</p>
        <p id="_paragraph-87">Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi media <italic id="_italic-160">exposure</italic> dan semakin tinggi pula profitabilitas maka tidak dapat mempengaruhi nilai perusahaan. Hal tersebut dikarenakan media merupakan salah satu bentuk penyampaian informasi terkait aktivitas perusahaan, jika media tersebut memuat informasi terkait profitabilitas perusahaan maka akan menimbulkan peluang bagi para penerima infrormasi tersebut terutama investor untuk mencermati laba suatu perusahaan. Apabila suatu perusahaan melaporkan profitabilitas melalui media pada saat laba perusahaan tinggi, maka akan menyebabkan kecurigaan pada para penerima informasi apakah laba tersebut menunjukkan angka yang sebenarnya atau bahkan terdapat proses manajemen laba suatu perusahaan mengingat suatu laba dapat di manipulasi. Begitu juga sebaliknya, apabila perusahaan tersebut melaporkan profitabilitas melalui media pada saat laba perusahaan menurun maka akan menimbulkan respon buruk dari para penerima informasi bahwa perusahaan dianggap tidak bisa mengelola suatu perusahaan yang menyebabkan labanya menurun. Sehingga dalam hal ini menunjukkan bahwa media <italic id="_italic-161">exposure</italic> tidak dapat memoderasi pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="sec-5">
      <title>Simpulan</title>
      <p id="_paragraph-88">Berdasarkan hasil pengujian dan pembahasan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan ialah sebagai berikut. Pertama, <italic id="_italic-162">Corporate Social Responsibility Disclosure</italic> berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Kedua, Profitabilitas yang diproksi menggunakan ROE berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Ketiga, Media <italic id="_italic-163">exposure</italic> dapat memoderasi pengaruh <italic id="_italic-164">corporate social responsibility disclosure</italic> terhadap nilai perusahaan. Nilai sampel asli yang didapatkan menunjukkan angka negatif sehingga media <italic id="_italic-165">exposure</italic> memperlemah pengaruh <italic id="_italic-166">corporate social responsibility disclosure</italic> terhadap nilai perusahaan. Keempat, Media <italic id="_italic-167">exposure</italic> tidak dapat memoderasi pengaruh profitabilitas yang diproksi menggunakan ROE terhadap nilai perusahaan.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>