<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Efektivitas Media Flashcard terhadap Peningkatan Mufradat di MTs Muhammadiyah 1 Taman</article-title>
        <subtitle>Effectiveness of Flashcard Media on the Increase of Vocabulary at MTs Muhammadiyah 1 Taman</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-df82669748395208a4bcd9a5ae9350ca" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Harlan</surname>
            <given-names>Arvira Pramita</given-names>
          </name>
          <email>apharlan86@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-b432ced114deb536e9f714736dc45586" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Hikmah</surname>
            <given-names>Khizanatul</given-names>
          </name>
          <email>khizanatul.hikmah@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2021-08-16">
          <day>16</day>
          <month>08</month>
          <year>2021</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-204ad2e19e5e81db8ee3d227b7366244">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-13">Bahasa asing dalam bahasa Arab disebut <italic id="_italic-34">al-lughah al-ajnabiyyah </italic>dan dalam bahasa Inggris disebut <italic id="_italic-35">foreign language </italic>secara umum adalah bahasa yang digunakan oleh orang asing.[1] Dalam bahasa asing tentunya menemui berbagai kendala dalam proses pembelajarannya. Mempelajari sesuatu yang baru tentu akan menemui berbagai persoalan. Begitu juga dalam belajar bahasa Arab. Bahasa Arab adalah bahasa asing yang terdapat bentuk dan cara membaca yang berbeda dengan bahasa Indonesia. Dan dalam bahasa Arab juga terdapat istilah bahasa Indonesia yang sama tetapi memiliki arti yang berbeda. Contoh istilah yan memiliki arti berbeda yaitu <italic id="_italic-36">kalimat.</italic> Kata <italic id="_italic-37">kalimat </italic>dalam bahasa Arab memiliki arti <italic id="_italic-38">sebuah kata, </italic>berbanding terbalik dengan bahasa Indonesia yang mengartikan kata <italic id="_italic-39">kalimat </italic>sebagai sebuah rangkaian kata yang tersusun.[2]</p>
      <p id="_paragraph-14">Agar siswa dapat menguasai Bahasa Asing maka diadakan pembelajaran Bahasa Asing. Pembelajaran bahasa Asing sebagai bahasa kedua digunakan untuk menggali potensi lebih pada siswa dalam bidang kebahasaan. Tujuan pembelajaran Bahasa Asing khususnya Bahasa Arab adalah agar pembelajar (siswa) dapat mengembangkan keterampilannya dalam berkomunikasi secara aktif (berbicara dan menulis) dan secara pasif (membaca dan menyimak). [3]</p>
      <p id="_paragraph-15">Media <italic id="_italic-40">Flashcard </italic>merupakan media belajar yang berupa kartu kecil berisikan gambar yang berukuran 25x30cm. Untuk mendapatkannya kita bisa membuat sendiri atau menggunakan yang sudah ada. Gambar – gambar pada <italic id="_italic-41">Flashcard </italic>merupakan serangkaian pesan yang disajikan dengan adanya keterangan pada setiap gambar.[4]</p>
      <p id="_paragraph-16">Langkah-langkah penggunaan <italic id="_italic-42">Flashcard </italic>sebagai berikut : Pertama, kartu yang suda disusun dipegang setinggi dada dan kartu dihadapkan kepada siswa. Lalu, Guru menampilkan satu persatu kartu tersebut setelah selesai menjelaskan isi setiap kartunya. Kemudian, memberikan kartu-kartu yang telah dijelaskan kepada siswa secara acak dan bergilir untuk diamati oleh semua siswa yang ada di dalam kelas tersebut. Apabila dikombinasikan dengan permainan maka langkah Pertama yaitu letakkan kartu-kartu tersebut pada sebuah kotak secara acak dan jauhkan dari jangkauan siswa, kemudian siapkan terlebih dahulu siswa yang akan berlomba, lalu guru memberi arahan untuk menemukan kartu yang berisikan gambar, teks, atau lambang yang sesuai. Setelah mendapatkan, siswa diminta untuk kembali ke tempat semula dan siswa diminta untuk menjelaskan isi kartu tersebut.[5]</p>
      <p id="_paragraph-17">Dalam bahasa Arab kosakata disebut dengan <italic id="_italic-43">Mufradat. Mufradat </italic>yaitu himpunan kata atau <italic id="_italic-44">khazanah</italic> kata yang diketahui oleh seseorang atau etinitas lain yang merupakan bagian dari bahasa tertentu. Kosakata dalam bahasa Inggris disebut dengan <italic id="_italic-45">vocabulary. </italic>Kosakata dapat diartikan sebagai himpunan kata yang diketahui oleh orang tersebut dan kemungkinan akan dipakai untuk menyusun kalimat baru. Kosakata juga salah satu dari tiga unsur bahasayang wajib dikuasai, kosakata ini dapat digunakan dalam bahasa lisan maupun tulis. Dan menjadi salah satu alat untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Arab seseorang.[6]</p>
      <p id="_paragraph-18">Adapun pentingnya kosakata dalam pengajarannya sebagai berikut : Pertama, pendidikan kosakata adalah prasyarat untuk belajar bahasa Arab dan kondisi untuk menjadi positif. Kedua, fakta bahasa adalah sekelompok kosakata sehingga orang tidak dapat memahami bahasa sebelum mengetahui arti dari kosakata mereka. Ketiga, para siswa menyerap banyak kosakata dan merasa mudah untuk belajar bahasa Arab.[7]</p>
      <p id="_paragraph-19">Ada beberapa penelitian yang membahas efektivitas <italic id="_italic-46">Flashcard </italic>sebagai media belajar. Pertama, penelitian Aulia menyatakan bahwa pembelajaran menulis prosedur kompleks dengan menggunakan media <italic id="_italic-47">Flashcard </italic>sangat efektif daripada pembelajaran menulis prosedur kompleks menggunakan media konvensional.[8] Kedua, penelitian Khodrul menyatakan bahwa <italic id="_italic-48">Flashcard </italic>meningkatkan kemampuan membaca anak Pra-Sekolah.[9] Ketiga, penelitian Nur menyatakan bahwa <italic id="_italic-49">Flashcard </italic>meningkatkan penguasaan <italic id="_italic-50">Mufradat </italic>dalam memahami teks <italic id="_italic-51">Qira’ah </italic>bahasa Arab.[10] Letak perbedaan dari ketiga penelitian tersebut dengan studi ini adalah ruang lingkup pembahasan yang hanya fokus pada efektivitas media <italic id="_italic-52">Flashcard </italic>terhadap peningkatan <italic id="_italic-53">Mufradat.</italic></p>
      <p id="_paragraph-20">Penelitian ini hendak menerangkan implementasi media <italic id="_italic-54">Flashcard </italic>dan mengetahui efektivitas penggunaan <italic id="_italic-55">Flashcard </italic>tersebut sebagai upaya peningkatan <italic id="_italic-56">Mufradat </italic>di MTs Muhammadiyah 1 Taman. Hipotesis yang peneliti rumuskan yaitu H<sub id="_subscript-7">1 </sub>= Penggunaan <italic id="_italic-57">Flashcard </italic>efektif untuk peningkatan <italic id="_italic-58">Mufradat </italic>di MTs Muhammadiyah 1 Taman, dan H<sub id="_subscript-8">0 </sub>= Penggunaan <italic id="_italic-59">Flashcard </italic>tidak efektif untuk peningkatan <italic id="_italic-60">Mufradat </italic>di MTs Muhammadiyah 1 Taman.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-da164ec38593e379259a4614e6ee19ed">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="_paragraph-22">Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis metode eksperimen <italic id="_italic-61">Pre-</italic><italic id="_italic-62">eksperimental</italic><italic id="_italic-63"> design (</italic><italic id="_italic-64">nondesign</italic><italic id="_italic-65">)</italic> dan desain <italic id="_italic-66">One-group Pretest-Posttest.</italic> Pendekatan kuantitatif merupakan pendekatan yang dilakukan untuk menjelaskan, mengukur, dan menguji hubungan antar variabel penelitian (variabel X dan Y) sebagai objek penelitian dan kemudian dinyatakan dalam bentuk angka [11]. Pada desain penelitian yang digunakan didalamnya terdapat pre-test (tes yang dilakukan sebelum diberi perlakuan) dan post-test (tes yang dilakukan sesudah diberi perlakuan) agar diketahui dengan jelas dan pasti hasil perlakuan dengan membandingkan hasil dari keduanya (pretest dan posttest) [12].</p>
      <p id="_paragraph-23">Teknik pengumpulan data yang dilakukan selama penelitian dengan empat cara, diantaranya observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Observasi dilakukan selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Wawancara dilakukan dengan kepala sekolah dan guru Bahasa Arab untuk mengetahui tentang siswa dan kendala dalam pembelajaran Bahasa Arab di sekolah tersebut. Tes dilakukan sebanyak dua kali, sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) penerapan media <italic id="_italic-67">Flashcard</italic> dalam pembelajaran Mufrodat Bahasa Arab. Dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan dokumen sekunder seperti data siswa, profil sekolah, dan foto kegiatan pembelajran Bahasa Arab.</p>
      <p id="_paragraph-24">Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif deksriptif dengan tes uji-t. Sebelum uji-t dilakukan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan uji t. Uji normalitas dilakukan untuk memastikan data terdistribusi secara normal, sedangkan uji homogenitas dilakukan untuk memastikan data penelitian homogen. Terakhir, uji hipotesis dilakukan untuk menguji hipotesis penelitian yang dapat diterima. Uji hipotesis menggunakan uji-t (<italic id="_italic-68">paired sample t-test)</italic> guna mengetahui secara signifikan perbedaan antara pre-test dan post-test.</p>
      <p id="_paragraph-25">Adapun rumusan hipotesis dalam penelitian ini adalah H<sub id="_subscript-9">1</sub> apabila Penggunaan <italic id="_italic-69">Flashcard </italic>efektif untuk peningkatan <italic id="_italic-70">Mufradat </italic>di MTs Muhammadiyah 1 Taman, dan H<sub id="_subscript-10">0</sub> apabila Penggunaan <italic id="_italic-71">Flashcard </italic>tidakefektif untuk peningkatan <italic id="_italic-72">Mufradat </italic>di MTs Muhammadiyah 1 Taman.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-f4842aba5dce71d1ebfc123a47d52d8f">
      <title>
        <bold id="_bold-19">Hasil dan Pembahasan</bold>
      </title>
      <sec id="heading-499a2ae48f5bbceda3589b4572836e47">
        <title>Prosedur Penerapan Flashcard dalam Pembelajaran Mufradat </title>
        <p id="_paragraph-28"><italic id="_italic-74">Flashcard</italic> yang harus disiapkan adalah sebuah kartu berisi sebuah gambar (di sisi depan) yang terdapat <italic id="_italic-75">Mufradat</italic> dibaliknya (di sisi belakang). Media <italic id="_italic-76">Flashcard</italic> ini bisa diterapkan secara berkelompok maupun perseorangan. Penerapan <italic id="_italic-77">Flashcard</italic> dilakukan dengan metode demonstrasi dan quiz. Guru menunjukkan sebuah kartu kepada siswa yang berisi sebuah gambar dan menyebutkan <italic id="_italic-78">Mufradat </italic>dari gambar tersebut. Guru membunyikan pelafalan <italic id="_italic-79">Mufradat</italic> dan ditirukan oleh seluruh siswa. Guru mendemonstrasikan <italic id="_italic-80">Mufradat</italic> pada kartu hingga kartu habis. Selanjutnya guru mengambil satu kartu dan menunjukkan kepada salah satu siswa untuk ditebak <italic id="_italic-81">Mufradat</italic>nya. Satu persatu siswa mengamati dan menebak kartu yang dipilih sendiri.</p>
        <p id="_paragraph-29">Setelah siswa mulai menguasai <italic id="_italic-82">Mufradat</italic> secara perseorangan. Kemudian guru membuat sebuah quiz sebagai pemantapan. Quiz dilakukan secara berkelompok. Guru membagi dua kelompok yang masing-masing kelompok menebak <italic id="_italic-83">Mufradat </italic>dari <italic id="_italic-84">Flashcard</italic> yang telah ditempel di papan tulis. Siswa secara berkelompok berdiskusi untuk menuliskan <italic id="_italic-85">Mufradat </italic>yang tepat untuk gambar yang ada di <italic id="_italic-86">Flashcard</italic>. Kemudian satu orang siswa mewakili kelompoknya untuk menuliskan <italic id="_italic-87">Mufradat</italic> tersebut di papan tulis.</p>
        <p id="_paragraph-30">Penerapan <italic id="_italic-88">Flashcard</italic> dalam pembelajaran <italic id="_italic-89">Mufradat</italic> menjadi seru dan mendapat respon positif dari siswa. Semua siswa <italic id="_italic-90">mampu menguasai dan memahami</italic> <italic id="_italic-91">Mufradat </italic>yang telah di pelajari dengan media <italic id="_italic-92">Flashcard.</italic></p>
      </sec>
      <sec id="heading-524cede656b7b633e049fc94b8c2f704">
        <title>Media <italic id="_italic-93">Flashcard</italic> Efektif terhadap Peningkatan <italic id="_italic-94">Mufradat</italic> di MTs Muhammadiyah 1 Taman</title>
        <p id="_paragraph-32">Penerapan media belajar <italic id="_italic-95">Flashcard</italic> dalam pembelajaran bahasa Arab memiliki dampak positif. Hasil tes sebelum penerapan media sebesar 35.7 yang artinya kemampuan awal dalam peningkatan <italic id="_italic-96">Mufradat</italic> “Gagal”, sedangkan hasil tes setelah penerapan media yaitu 72.9 yang artinya peningkatan <italic id="_italic-97">Mufradat</italic> meningkat dan mendapat predikat “Cukup”. Sebelum melakukan uji-t, data dianalisis dengan uji analisis sebagai berikut:</p>
      </sec>
      <sec id="heading-3c6e6c55b22df51b46cb4106b5785863">
        <title>Uji Normalitas</title>
        <p id="_paragraph-34">Uji normalitas digunakan untuk mengetahui normal tidaknya nilai <italic id="_italic-99">Pretest-Posttest</italic>. Kriteria pada uji normalitas yaitu : jika Sig. diperoleh &gt; 0.05 maka data dapat dikatakan terdistribusi normal, tetapi jika Sig. &lt; 0.05 maka data tidak terdistribusi normal. Setelah dihitung dengan menggunakan rumus <italic id="_italic-100">Kolgomorov-Smirnov, </italic>uji normalitas menunjukkan bahwa nilai Sig. <italic id="_italic-101">Pretest</italic> dan <italic id="_italic-102">Posttest </italic>kelas kontrol sebesar 0.062, sedangkan <italic id="_italic-103">Pretest </italic>dan <italic id="_italic-104">Posttest </italic>kelas eksperimen sebesar 0.009. Artinya Sig. &gt; 0.05 dan dinyatakan terdistribusi normal.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-c9abb15fe4594901cc0d3f3688ccd908">
        <title>Uji Homogenitas</title>
        <p id="_paragraph-36">Untuk mengetahui apakah data dalam variabel X dan Y bersifat homogen atau tidak. Adapun signifikansi nilai rata-rata seluruh tes dari dua kelompok yaitu sebesar 0.624 yang artinya signifikansinya lebih besar dari 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa data tersebut homogen.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-13bd60e0b2c1b77f00ee12270ecc5b7c">
        <title>Uji Hipotesis</title>
        <p id="_paragraph-38">Uji hipotesis dengan menggunakan uji-t memakai rumus (<italic id="_italic-107">Paired sample t-test</italic>). Pada uji-t ini yang dibandingkan yaitu hasil <italic id="_italic-108">Pretest</italic> dan <italic id="_italic-109">Posttest</italic>. Diperoleh Df sebesar 27 dari jumlah sampel dikurangi 1 (28-1). Hasil nilai yang diperoleh t<sub id="_subscript-11">tabel</sub> sebesar 2.052, dan t<sub id="_subscript-12">hitung</sub> sebesar -11.585. Pada t<sub id="_subscript-13">hitung</sub> tanda minus menandakan bahwa rata-rata <italic id="_italic-110">Posttest</italic> lebih besar dari rata-rata <italic id="_italic-111">Pretest</italic>. Hal ini menunjukkan bahwa siswa memperoleh nilai yang lebih besar setelah diterapkan media <italic id="_italic-112">Flashcard. </italic>Perhitungan uji hipotesis mendapatkan hasil nilai t<sub id="_subscript-14">hitung</sub> &gt; t<sub id="_subscript-15">tabel</sub> yaitu 11.585 &gt; 2.052. Berikut hasil uji hipotesis yang dapat dilihat pada.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-1">
          <label>Table 1</label>
          <caption>
            <title><bold id="bold-53e1a27b7749c86f18637e2983eec014"/>Hasil Uji Hipotesis</title>
            <p id="_paragraph-40" />
          </caption>
          <table id="_table-1">
            <tbody>
              <tr id="table-row-51731aedd4034c08fde5449b881730f7">
                <td id="table-cell-bb116086567871bb64f2114b4184631e">Jumlah Sampel</td>
                <td id="table-cell-773d3fa4e17611d121319c4321d5b4a5">Thitung</td>
                <td id="table-cell-e808a85ce0ef0dd6ab61784a15153928">Ttabel</td>
                <td id="table-cell-80f2e27e38b52876f00e18779baf2e8d">Keterangan</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-e323be0e972aa4e3f2aead2098404cfd">
                <td id="table-cell-e559504cc0f702061e8ef2c8b6ef6a4e">28</td>
                <td id="table-cell-912f80ec9a409003d306f3ee16f58783">11.585</td>
                <td id="table-cell-52e40f2a0737b33d5bd083710a3b2ec9">2.052</td>
                <td id="table-cell-73a309b1e5abf503e50a9a896c41c391">H1 diterima</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-41">Dari pemaparan hasil uji hipotesis diatas dapat kita simpulkan bahwa H<sub id="_subscript-19">1 </sub>diterima dan H<sub id="_subscript-20">0 </sub>ditolak. Artinya media <italic id="_italic-113">Flashcard </italic>efektif digunakan untuk peningkatan <italic id="_italic-114">Mufradat </italic>siswa.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="heading-b5af93a86acfba3432a1c08b3660bab0">
      <title>Kesimpulan</title>
      <p id="_paragraph-43">Penerapan media <italic id="_italic-115">Flashcard </italic>dalam pembelajaran <italic id="_italic-116">Mufradat</italic> dilakukan dengan demonstrasi terlebih dahulu dari guru. Guru menunjukkan sebuah kartu berisi gambar (di sisi depan) dan <italic id="_italic-117">Mufradat</italic> (di sisi belakang) dan membunyikan pelafalannya. Kemudian guru melakukan pemantapan secara perseorangan dan berkelompok. Penerapan ini mendapat respon positif karena siswa mampu menguasai dan memahami <italic id="_italic-118">Mufradat </italic>yang telah dipelajari hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata <italic id="_italic-119">Pretes</italic><italic id="_italic-120">t</italic> sebesar 35.7 dan nilai rata-rata <italic id="_italic-121">P</italic><italic id="_italic-122">osttest</italic> meningkat menjadi 72.9. Hasil nilai t<sub id="_subscript-21">hitung</sub>11.585 .&gt; t<sub id="_subscript-22">tabel</sub> 2.052. Dapat disimpulkan bahwa H<sub id="_subscript-23">1 </sub>diterima artinya media <italic id="_italic-123">Flashcard</italic> efektif terhadap peningkatan <italic id="_italic-124">Mufradat</italic> di MTs Muhammadiyah 1 taman.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>