<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "https://jats.nlm.nih.gov/archiving/1.1/JATS-archivearticle1.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0/ali.xsd">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>The Effect of Deferred Tax Expenses, Profitability and Leverage on Earnings Management</article-title>
        <subtitle>Pengaruh Beban Pajak Tangguhan, Profitabilitas dan Leverage terhadap Manajemen Laba </subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Sriwahyuni</surname>
            <given-names>Rita </given-names>
          </name>
          <email>rita.swahyunii@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1"/>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Ernandi</surname>
            <given-names>Herman </given-names>
          </name>
          <email>Hermanernandi@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2"/>
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <institution>Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <institution>Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2021-02-16">
          <day>16</day>
          <month>02</month>
          <year>2021</year>
        </date>
      </history>
    </article-meta>
  </front>
  <body>
    <p>      Perusahaann menerbitkan laporan keuangan dengan tujuan untuk  menginformasikan kondisi kinerja perusahaan yang sesungguhnyaa. lLaporan keuangan merupakan elemen yang paling penting didalam perusahaan, oleh karena itu suatu laporan keuangan harus bisa menyediakan informasi mengenai posisi keuangan suatu perusahaan, kinerja perusahaan serta perubahan - perubahan posisi keuangan perusahaan pada periode tertentu”. “Laporan keuangan yang baik adalah laporan yang memenuhi empat karakter pokok yaitu, relevan, mudah dipahami, keandalan, dan dapat diperbandingkan [1]. Karena laporan keuangan tersebut akan digunakan sebagai alat dalm mengambil sebuah keputusan oleh pihak pengguna laporan keuangan, baik pihak internal perusahaan maupun pihak eksternal perusahaan”. Pihakk internal yang menggunakan laporan keuangan seperti, pemilik perusahaan, manajer, dan karyawan perusahaan. Sedangkan pihak eksternal dari pengguna laporan keuangan seperti, investeor, kreditor dan pihak lain digunakan untuk digunakan sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan untuk menanamkan sahamnya atau meminjamkan dana ke suatu entitas perusahaan [2].</p>
    <p>      Pencapaian laba, sampai dengan saat ini masih dipandang sebagai hal yang penting dalam perusahaan. Oleh karena itu, keinginan perusahaan untuk mencapai laba merupakan salah satu insentif yang dapat menyebabkan manajer melakukan manajemen laba [1]. Manajemen laba adalah <italic>“the choice by a manager of accounting policies so as to achieve some specific object</italic><italic>ive”</italic>. Maksudnya adalah seorang manajer memiliki hak untuk memilih metode apa yang akan digunakan dalam rangka perencanaan manajemen laba agar tujuan yang diinginkan tercapai [3].”</p>
    <p>      Dalam pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 46 tahun 2014 yang mengatur mengenai akuntansi pajak penghasilan, beban pajak tangguhan adalah jumlah pajak yang terutang sebagai akibat adanya perbedaan temporer kena pajak. “Beban pajak tangguhaan timbul akibat perbedaan temporer antara laba akuntansi dan laba fiscal [4].</p>
    <p>      <ext-link>Profitabilitas adalah</ext-link> kemampuan suatu perusahaan untuk mendapatkan laba (keuntungan) dalam suatu periode tertentu [5]</p>
    <p><italic>      Leverage</italic><italic>e</italic> mempunyai hubungan dengan praktik manajemen laba, ketika perusahaan mempunyai rasio <italic>leverage</italic> yang tinggi maka perusahaan cenderung akan melakukan praktik manajemen laba karena perusahaan terancam tidak bisa memenuhi kewajibannya dengan membayar hutangnya tepat waktu [6].</p>
    <p>      Praktikk manajemen laba didefinisikan sebagai upaya manajer perusahaan untuk mengintervensi atau memengaruhi informasi dalam laporan keuangan dengan tujuan untuk mengelabui stakeholder yang ingin mengetahui kinerja dan kondisi perusahaan [7].</p>
    <p>Berdasarkan uraian latar belakang tersebut dan penelitian terdahulu, penulis tertarik untuk meneliti dan mengambil judul penelitian <bold>“PENGARUH BEBAN PAJAK TANGGUHAN, PROFITABILITAS, </bold><bold><italic>LEVERAGE, </italic></bold><bold>TERHADAP MANAJEMEN LABA</bold> (Studi pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makan dan Minuman di Bursa Efek Indonesia)<bold>”.</bold></p>
    <p>
      <bold>II.METODE</bold>
    </p>
    <p>      Peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif yaitu penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta <ext-link>hubungan-hubungannya</ext-link>. Tujuan penelitian kuantitatif adalah untuk mengembangkan dan menggunakan <ext-link>model-model matematis</ext-link>, <ext-link>teori-teori atau hipotesis </ext-link>berkaitan dengan fenomena alam.</p>
    <p>      Penulis melakukan penelitian di perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015-2017. Dimana data diperoleh dari Galeri Investasi yang berada di fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, berlokasi di Jln. Mojopahit 666 B Sidoarjo dengan mengambil laporan tahunan (annual report) perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar dalam <italic>Bursa Efek Indonesia </italic>(BEI) periode 2015-2017.</p>
    <p>      Rancangan penelitian dirumuskan dengan tujuan memudahkan dalam menentukan arah yang jelas dan target yang akan dicapai dalam penelitian. Serta agar pelaksanaan penelitian dapat dijalankan dengan baik, benar, dan lancar. Jika tujuan penelitian dan rumusan masalah terumuskan dengan baik, maka penelitian  tanpa adanya hambatan. </p>
    <list>
      <list-item>
        <p>
          <bold>Pendekatan Penelitian</bold>
        </p>
      </list-item>
      <list-item>
        <p>
          <bold>Lokasi Penelitian</bold>
        </p>
      </list-item>
      <list-item>
        <p>
          <bold>Rancangan Penelitian</bold>
        </p>
      </list-item>
      <list-item>
        <p>
          <bold>Definisi Operasional, Identivikasi Variabel, dan Indikator Variabel</bold>
        </p>
      </list-item>
    </list>
    <p>Profitabilitas atau <italic>Return on Equity</italic> adalah Suatu pengukuran dari penghasilan atau income yang tersedia bagi pemilik perusahaan atas modal yang mereka investasikan di dalam perusahaan.</p>
    <p><italic>Leverage</italic>merupakam suatu ukuran kemampuan perusahaan dalam menngunakan utang dan saham preferen dalam pengelolaan perusahaan untuk memaksimumkan pendapatan saham perusahaan.</p>
    <p>Pencapaian laba, sampai dengan saat ini masih dipandang sebagai hal yang penting dalam perusahaan. Oleh karena itu, keinginan perusahaan untuk mencapai laba merupakan salah satu insentif yang dapat menyebabkan manajer melakukan manajemen laba (Yulianti, 2004).</p>
    <list>
      <list-item>
        <p>Beban pajak tangguhan erupakan jumlah pajak penghasilan terutang sebagai akibat adanya perbedaan temporer kena pajak.</p>
      </list-item>
      <list-item>
        <p>Profitabilitas</p>
      </list-item>
      <list-item>
        <p>
          <italic>Leverage</italic>
        </p>
      </list-item>
      <list-item>
        <p>Manajemen Laba</p>
      </list-item>
      <list-item>
        <p>Populasi dan Sampel</p>
      </list-item>
    </list>
    <p>Populasi yang digunakan merupakan  perusahaan manufaktur yang bergerak pada bidang industry konsumsi yang terdaftar di Bursa efek Indonesia pada tahun 2015 – 2017. Sedangkan untuk sampel ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi, antara lain : </p>
    <p>
      <bold>Tabel 1</bold>
      <bold>Sampel Penelitian</bold>
    </p>
    <table-wrap>
      <table>
        <tr>
          <td>Kriteria</td>
          <td>Jumlah</td>
        </tr>
        <tr>
          <td>Perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang laporan keuangannya mulai tahun 2015-2017.Perusahaan yang tidak menyajikan <italic>annual report </italic>dan laporan keuangan lengkap selama tahun 2015-2017.Perusahaan yang tidak menghasilkan laba setelah pajak selama tahun 2015-2017. Perusahaan yang tidak memiliki persentase kepemilikan asing minimal 25% selama tahun 2015-2017.Perusahaan yang tidak mempunyai kelengkapan data mengenai variabel yang diperlukan saat penelitian selama tahun 2015-2017.</td>
          <td>39(1)(8)(12)(5)</td>
        </tr>
        <tr>
          <td>
            <bold>Jumlah sampel perusahaan </bold>
          </td>
          <td>13</td>
        </tr>
        <tr>
          <td>Jumlah sampel perusahaan dikali 3 (13x3)</td>
          <td>39</td>
        </tr>
      </table>
    </table-wrap>
    <p>Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode statistic deskriptif dan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji autokorelasi, dan uji heteroksiditas. Uji hipotesis menggunakan uji regresi linier berganda, uji parsial (uji t), dan uji koefisien determinasi (uji R2). Setiap variabel diuji dengan alat analisis regresi berganda <italic>(multiple</italic><italic> regresion) </italic>yang dapat dituliskan dengan persamaan :</p>
    <p>Y = α + β<sub>1</sub>X<sub>1</sub> + β<sub>2</sub> X<sub>2</sub> + β<sub>3</sub> X<sub>3</sub> + e</p>
    <p>   Keterangan :</p>
    <p>Y : Manajemen laba</p>
    <p>α: Konstanta</p>
    <p> β<sub>1</sub>, β<sub>2</sub>, β<sub>3</sub>: Koefisien Regresi </p>
    <p> X<sub>1</sub>: Beban Pajak Tangguhan</p>
    <p>X<sub>2</sub>: Profitabilitas</p>
    <p>X<sub>3</sub> : <italic>Leverage</italic></p>
    <p>e: <italic>Standart error</italic></p>
    <p>
      <bold>III.HASIL DAN PEMBAHASAN</bold>
    </p>
    <p>Berdasarkan pembahasan diatas penulis menggunakan analisis data dengan aplikasi SPSS18, sebelum uji hipotesis maka terlebih dahulu melakukan pengujian data dengan menggunakan analisis uji deskriptif dan uji asumsi klasik sebagai langkah awal untuk memulai pengujian data.</p>
    <p>Pengujian ini dilakukan untuk mendiskripsikan suatu data yang ingin dilihat dari tingkat mean, median, deviasi standar, dan milai minimum serta nilai maksimum.</p>
    <p>
      <bold>Tabel 2</bold>
    </p>
    <p>
      <bold>Hasil Uji Statistik Deskriptif</bold>
    </p>
    <table-wrap>
      <table>
        <tr>
          <td colspan="6">
            <bold>Descriptive Statistics</bold>
          </td>
        </tr>
        <tr>
          <td>N</td>
          <td>Minimum</td>
          <td>Maximum</td>
          <td>Mean</td>
          <td>Std. Deviation</td>
        </tr>
        <tr>
          <td>BPT</td>
          <td>39</td>
          <td>.0000001</td>
          <td>.0264797</td>
          <td>.004310518</td>
          <td>.0049456230</td>
        </tr>
        <tr>
          <td>ROA</td>
          <td>39</td>
          <td>.0159450</td>
          <td>.5267040</td>
          <td>.164492128</td>
          <td>.1240357924</td>
        </tr>
        <tr>
          <td>LEVERAGE</td>
          <td>39</td>
          <td>.1463240</td>
          <td>.7263830</td>
          <td>.397406282</td>
          <td>.1831194566</td>
        </tr>
        <tr>
          <td>MANAJEMEN LABA</td>
          <td>39</td>
          <td>.0000190</td>
          <td>.0266140</td>
          <td>.005440205</td>
          <td>.0062755251</td>
        </tr>
        <tr>
          <td>Valid N (listwise)</td>
          <td>39</td>
        </tr>
      </table>
    </table-wrap>
    <p>         Sumber :  data skunder diolah, 2020</p>
    <list>
      <list-item>
        <p>
          <bold>Analisis Statistik Deskriptif</bold>
        </p>
      </list-item>
      <list-item>
        <p>
          <bold>Uji Asumsi Klasik</bold>
        </p>
      </list-item>
    </list>
    <p>Pengujian ini dilakukan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual berdistribusi nirmal atau tidak.</p>
    <p>
      <bold>Tabel 3</bold>
    </p>
    <p>
      <bold>Hasil </bold>
      <bold>Uji Normalitas</bold>
    </p>
    <table-wrap>
      <table>
        <tr>
          <td colspan="4">
            <bold>One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test</bold>
          </td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="3"/>
          <td>Unstandardized Residual</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="3">N</td>
          <td>39</td>
        </tr>
        <tr>
          <td rowspan="5">Normal Parameters<sup>a,b</sup></td>
          <td colspan="2">Mean</td>
          <td>.0000000</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="2">Std. Deviation</td>
          <td>.59388290</td>
        </tr>
        <tr>
          <td rowspan="3">Most Extreme Differences</td>
          <td colspan="2">Absolute</td>
          <td>.109</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="2">Positive</td>
          <td>.061</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="2">Negative</td>
          <td>-.109</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="3">Test Statistic</td>
          <td>.109</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="3">Asymp. Sig. (2-tailed)<sup>c</sup></td>
          <td>.200<sup>d</sup></td>
        </tr>
        <tr>
          <td rowspan="3">Monte Carlo Sig. (2-tailed)<sup>e</sup></td>
          <td colspan="2">Sig.</td>
          <td>.282</td>
        </tr>
        <tr>
          <td rowspan="2">99% Confidence Interval</td>
          <td>Lower Bound</td>
          <td>.270</td>
        </tr>
        <tr>
          <td>Upper Bound</td>
          <td>.293</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="4">a. Test distribution is Normal.</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="4">b. Calculated from data.</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="4">c. Lilliefors Significance Correction.</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="4">d. This is a lower bound of the true significance.</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="4">e. Lilliefors' method based on 10000 Monte Carlo samples with starting seed 299883525.</td>
        </tr>
      </table>
    </table-wrap>
    <p>                    Sumber : data skunder diolah, 2020</p>
    <p>Berdasarkan hasil perhitungan statistik diskriptif dapat diketahui bahwa dari 13 perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2015-2017. Dari hasil pengujian normalitas dengan menggunakan uji <italic>Kolmogorov-Smirnov Z (1-Sampel K-S) </italic>diperoleh hasil Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,282. Dengan melihat hasil keputusan menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,282 atau 0,282 &gt; 0,05, maka disimpulkan bahwa data tersebut berdistribusi normal dikarenakan tingkat signifikansi lebih dari 0,05.</p>
    <list>
      <list-item>
        <p>Uji Normalitas</p>
      </list-item>
      <list-item>
        <p>Uji Autokorelasi</p>
      </list-item>
    </list>
    <p>Uji autokorelasi digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya penyimpangan asumsi klasik autokorelasi yaitu korelasi yang terjadi antara residual pada satu pengamatan dengan pengamatan lain pada model regresi.</p>
    <p>
      <bold>Tabel 4</bold>
      <bold>Hasil Uji </bold>
      <bold>Autokorelasi</bold>
    </p>
    <table-wrap>
      <table>
        <tr>
          <td colspan="13">
            <bold>Model Summary</bold>
            <bold>
              <sup>b</sup>
            </bold>
          </td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="2">Model</td>
          <td colspan="2">R</td>
          <td colspan="2">R Square</td>
          <td colspan="3">Adjusted R Square</td>
          <td colspan="2">Std. Error of the Estimate</td>
          <td colspan="2">Durbin-Watson</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="2">1</td>
          <td colspan="2">.458<sup>a</sup></td>
          <td colspan="2">.210</td>
          <td colspan="3">.142</td>
          <td colspan="2">.61881</td>
          <td colspan="2">1.943</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="13">a. Predictors: (Constant), ROA, LEVERAGE, BPT</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="13">b. Dependent Variable: Manajemen Laba</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="2">
            <bold>DL</bold>
          </td>
          <td colspan="2">
            <bold>DU</bold>
          </td>
          <td colspan="2">
            <bold>3-DU</bold>
          </td>
          <td>
            <bold>3-DL</bold>
          </td>
          <td colspan="2">
            <bold>DW</bold>
          </td>
          <td colspan="2">
            <bold>Kesimpulan</bold>
          </td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="2">1.3283</td>
          <td colspan="2">1.6575</td>
          <td colspan="2">1.3425</td>
          <td>1.6717</td>
          <td colspan="2">1.943</td>
          <td colspan="2">Tidak ada autokorelasi</td>
        </tr>
      </table>
    </table-wrap>
    <p>Dari data diatas menunjukkan hasil uji autokorelasi dengan menggunakan uji Durbin-Watson (DW). Sehingga dapat disimpulkan bahwa persamaan regresi linear tidak terjadi autokorelasi.</p>
    <p>Pengujian ini digunakan untuk mengetahui pengaruh lebih dari satu variabel independen terhadap variabel dependen.</p>
    <p>
      <bold>Tabel 5</bold>
      <bold>Hasil Uji Regresi Linear Berganda</bold>
    </p>
    <table-wrap>
      <table>
        <tr>
          <td colspan="9">
            <bold>Coefficients</bold>
            <bold>
              <sup>a</sup>
            </bold>
          </td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="2" rowspan="6">Model</td>
          <td colspan="2">Unstandardized Coefficients</td>
          <td>Standardized Coefficients</td>
          <td rowspan="2">t</td>
          <td>Sig.</td>
          <td colspan="2">Collinearity Statistics</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="2"/>
          <td>B</td>
          <td>Std. Error</td>
          <td>Beta</td>
          <td>Tolerance</td>
          <td>VIF</td>
        </tr>
        <tr>
          <td rowspan="4">1</td>
          <td>(Constant)</td>
          <td>-3.079</td>
          <td>.536</td>
          <td>-5.747</td>
          <td>.000</td>
        </tr>
        <tr>
          <td>BPT</td>
          <td>.046</td>
          <td>.100</td>
          <td>.075</td>
          <td>.458</td>
          <td>.649</td>
          <td>.854</td>
          <td>1.171</td>
        </tr>
        <tr>
          <td>ROA</td>
          <td>.009</td>
          <td>.287</td>
          <td>.005</td>
          <td>.031</td>
          <td>.975</td>
          <td>.983</td>
          <td>1.018</td>
        </tr>
        <tr>
          <td>LEVERAGE</td>
          <td>1.553</td>
          <td>.589</td>
          <td>.426</td>
          <td>2.638</td>
          <td>.012</td>
          <td>.867</td>
          <td>1.153</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="9">Dependent Variable: Manajemen laba</td>
        </tr>
      </table>
    </table-wrap>
    <p>Dari data di atas di gunakan untuk mendapatkan koefesien regresi yang menentukan apakah hipotesis di terima atau di tolak dan dari tabel tersebut dapat di peroleh persamaan sebagai berikut :</p>
    <p>Y = -3,079 + 0,046(X1) – 0,009(X2) + 1,553(X3) + 0,536</p>
    <list>
      <list-item>
        <p>
          <bold>Analisis Regresi Linier Berganda</bold>
        </p>
      </list-item>
      <list-item>
        <p>
          <bold>Uji Hipotesis</bold>
        </p>
      </list-item>
    </list>
    <p>Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui signifikansi pengaruh dari setiap variabel independen terhadap variabel dependen.</p>
    <p>
      <bold>                     Tabel 6</bold>
      <bold>                  Hasil Uji Parsial</bold>
    </p>
    <table-wrap>
      <table>
        <tr>
          <td colspan="9">
            <bold>Coefficients</bold>
            <bold>
              <sup>a</sup>
            </bold>
          </td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="2" rowspan="6">Model</td>
          <td colspan="2">Unstandardized Coefficients</td>
          <td>Standardized Coefficients</td>
          <td rowspan="2">t</td>
          <td>Sig.</td>
          <td colspan="2">Collinearity Statistics</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="2"/>
          <td>B</td>
          <td>Std. Error</td>
          <td>Beta</td>
          <td>Tolerance</td>
          <td>VIF</td>
        </tr>
        <tr>
          <td rowspan="4">1</td>
          <td>(Constant)</td>
          <td>-3.079</td>
          <td>.536</td>
          <td>-5.747</td>
          <td>.000</td>
        </tr>
        <tr>
          <td>BPT</td>
          <td>.046</td>
          <td>.100</td>
          <td>.075</td>
          <td>.458</td>
          <td>.649</td>
          <td>.854</td>
          <td>1.171</td>
        </tr>
        <tr>
          <td>ROA</td>
          <td>.009</td>
          <td>.287</td>
          <td>.005</td>
          <td>.031</td>
          <td>.975</td>
          <td>.983</td>
          <td>1.018</td>
        </tr>
        <tr>
          <td>LEVERAGE</td>
          <td>1.553</td>
          <td>.589</td>
          <td>.426</td>
          <td>2.638</td>
          <td>.012</td>
          <td>.867</td>
          <td>1.153</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="9">Dependent Variable: Manajemen laba</td>
        </tr>
      </table>
    </table-wrap>
    <p>Berdasarkan data diatas menunjukkan hasil dari uji parsial dari datayang diteliti. Hasil uji di atas menunjukkan antara lain: </p>
    <p>Dari hasil perhitungan pada tabel di atas, variabel perencanaan pajakmemperoleh nilai signifikansi 0,649 &gt; 0,05. Artinya variabel beban pajak tangguhansecara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel manajemen laba.</p>
    <p>Dari hasil perhitungan pada tabel di atas, variabel perencanaan pajakmemperoleh nilai signifikansi 0,975 &gt; 0,05. Artinya variabel profitabilitassecara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel manajemen laba.</p>
    <list>
      <list-item>
        <p>Variabel Beban Pajak Tangguhan (BPT)</p>
      </list-item>
      <list-item>
        <p>Variabel Profitabilitas (ROA)</p>
      </list-item>
      <list-item>
        <p>Variabel Tingkat Hutang (<italic>Leverage</italic>)</p>
      </list-item>
    </list>
    <p>Dari hasil perhitungan pada tabel di atas, variabel perencanaan pajakmemperoleh nilai signifikansi 0,012 &lt; 0,05. Artinya variabel profitabilitassecara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel manajemen laba.</p>
    <p>Pengujian ini menunjukkan seberapa besar variabel independen dalam penelitian mampu menejelaskan variabel dependennya.</p>
    <p>
      <bold>                       Tabel 7</bold>
      <bold>                         Hasil Uji Koefisien Determinasi (R</bold>
      <bold>
        <sup>2</sup>
      </bold>
      <bold>)</bold>
    </p>
    <table-wrap>
      <table>
        <tr>
          <td colspan="6">
            <bold>Model Summary</bold>
            <bold>
              <sup>b</sup>
            </bold>
          </td>
        </tr>
        <tr>
          <td>Model</td>
          <td>R</td>
          <td>R Square</td>
          <td>Adjusted R Square</td>
          <td>Std. Error of the Estimate</td>
          <td>Durbin-Watson</td>
        </tr>
        <tr>
          <td>1</td>
          <td>.458<sup>a</sup></td>
          <td>.210</td>
          <td>.142</td>
          <td>.61881</td>
          <td>1.943</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="6">a. Predictors: (Constant), BPT,ROA,LEVERAGE</td>
        </tr>
        <tr>
          <td colspan="6">b. Dependent Variable: Manajemen Laba</td>
        </tr>
      </table>
    </table-wrap>
    <p>Berdasarkan data diatas menunjukkan bahwa nilai pada kolom R Square (R2) sebesar 0,210. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan variabel beban pajak tangguhan, profitabilitas dan <italic>leverage</italic> dalam menjelaskan variasi variabel manajemen laba sebesar 21%. Sedangkan sisanya 79% dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian.</p>
    <p>
      <bold>IV.KESIMPULAN</bold>
    </p>
    <p>      Setelah melakukan beberapa uji diatas dapat ditarik beberapa kesimpulan atas penelitian ini yaitu beban pajak tangguhan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap manajemen laba, variabel profitabilitas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan variabel <italic>leverage</italic> berpengaruh terhadap manajemen laba</p>
    <p>
      <bold>UCAPAN TERIMAKASIH</bold>
    </p>
    <p>      Dalam hal ini peniliti menyampaikan penghargaan dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada kedua orang tua atas doa dan dukungan serta dosen pembimbing yang selalu membantu serta teman-teman yang selalu memberikan motivasi, nasehat dan semangat dan pihak-pihak yang telah membantu dalam penyelesaian artikel ilmiah ini.</p>
  </body>
  <back/>
</article>
