<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Publishing DTD v1.2 20190208//EN" "https://jats.nlm.nih.gov/publishing/1.2/JATS-journalpublishing1.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Peran Psikoedukasi Kepercayaan Diri Untuk Meningkatkan Pengetahuan Pencegahan Bullying Pada  Anak  Panti  Asuhan</article-title>
        <subtitle>The Role of Psychoeducation on Self-Confidence to Enhance Knowledge of Bullying Prevention among Orphanage Children</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>ASTUTI</surname>
            <given-names>RISA WULAN MEI</given-names>
          </name>
          <email>risawulanmeia@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1"/>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Maryam</surname>
            <given-names>Effy Wardati </given-names>
          </name>
          <email>effy.wardati@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2"/>
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <institution>Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <institution>Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2025-05-24">
          <day>24</day>
          <month>05</month>
          <year>2025</year>
        </date>
      </history>
    <pub-date pub-type="epub"><day>10</day><month>02</month><year>2026</year></pub-date></article-meta>
  </front>
  
  
<body id="body">
    <sec id="sec-1">
      <title>Pendahuluan </title>
      <p id="_paragraph-12">Panti asuhan adalah sebuah lembaga yang mengemban tanggung jawab untuk menyediakan layanan kesejahteraan sosial bagi anak-anak yang kurang beruntung, dengan memberikan perawatan dan menggantikan perwalian anak untuk memenuhi kebutuhan fisik, sosial dan mental anak asuh sehingga memperoleh kesempatan yang luas, memadai, dan tepat bagi perkembangan kepribadiannya. Namun, karena ketidakseimbangan jumlah pengasuh yang berperan sebagai orang tua dengan jumlah anak asuh, kualitas perhatian yang diberikan kepada anak-anak tersebut cenderung menurun. Sehingga mereka menjadi lebih rentan mendapatkan perilaku bullying <xref id="_xref-1" ref-type="bibr" rid="bib1">[1]</xref>. </p>
      <p id="_paragraph-13">Meningkatnya insiden bullying semakin mengkhawatirkan. Tingginya angka kejadian bullying yang terjadi berulang kali dan mengakibatkan korban merupakan indikasi dari kurangnya pengetahuan mengenai bullying, atau sistem peraturan yang tidak dirancang dengan cukup hati-hati, dan rendahnya pengetahuan mengenai cara menangani bullying <xref id="_xref-2" ref-type="bibr" rid="bib2">[2]</xref>. Bullying merujuk pada tindakan agresif yang dilakukan seseorang dengan sengaja dan berulang kali, yang bertujuan untuk menyerang individu yang dianggap lemah, rentan terhadap penghinaan, dan tidak mampu membela diri .</p>
      <p id="_paragraph-14">Bentuk-bentuk bullying yang pertama ada bullying secara fisik meliputi mencubit, memukul, mendorong, menarik atau mencabut rambut, menendang, menarik kursi saat anak hendak duduk, menabrak orang lain, mempermainkan barang milik orang lain, meminta uang secara paksa atau biasa disebut palak, hingga menjegal kaki orang lain. yang ke dua ada bullying secara verbal, seperti menghina, mengejek, berkata kasar dan keras serta mengolok-ngolok. Dan yang ketiga ada bullying psikologis, bullying ini contohnya seperti mengabaikan seseorang, menjaga jarak serta menyebarkan berita hoaxs korban atau biasa disebut dengan memfitnah <xref id="_xref-3" ref-type="bibr" rid="bib3">[3]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-15">Terdapat 4 aspek bullying antara lain: 1. Ketidaksetaraan kekuatan, 2. Maksud atau Niat, 3. Ancaman, 4. Intimidasi <xref id="_xref-4" ref-type="bibr" rid="bib4">[4]</xref>. Beberapa faktor yang menjadi penyebab tindakan bullying misalnya seperti faktor individu, faktor sekolah, faktor keluarga, serta faktor sosial. Dari aspek individu, pelaku bullying seringkali mengalami kesulitan dalam mengatur emosinya, kurangnya rasa empati, atau bahkan memiliki dorongan untuk menguasai orang lain <xref id="_xref-5" ref-type="bibr" rid="bib5">[5]</xref>. Sedangkan pada faktor keluarga penyebab seseorang melakukan tindak bullying adalah pengawasan orang tua yang kurang, ketidaktepatan pola asuh, atau mungkin ia pernah mengalami kekerasan di lingkungan keluarganya. Lingkungan yang kurang aman, pengawasan yang kurang, serta budaya kekerasan yang terjadi pada anak-anak juga menyebabkan bullying terjadi .</p>
      <p id="_paragraph-16">Korban bullying yang sering mendapatkan pembulian mereka cenderung menjadi pendiam, karena mereka berfikir bahwa melaporkan kejadian tersebut kepada orang lain justru akan memperburuk masalah, dengan kemungkinan pelaku bullying kembali menantang mereka <xref id="_xref-6" ref-type="bibr" rid="bib6">[6]</xref>. Bullying adalah sebuah penyakit yang memungkinkan untuk disembuhkan dan diatasi. Karena itu, untuk mengatasi perilaku bullying, sangat penting untuk melaksanakan pencegahan dan penanganan yang efektif <xref id="_xref-7" ref-type="bibr" rid="bib7">[7]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-17">Fenomena bullying telah menyebar luas di seluruh dunia dan pada dasarnya, tindakan ini dapat menimbulkan dampak negatif, terutama bagi korban. <xref id="_xref-8" ref-type="bibr" rid="bib8">[8]</xref>. Dampak tindakan bullying tidak hanya berpengaruh pada perkembangan emosional dan perilaku seorang anak, tetapi juga memengaruhi prestasi akademik serta hubungan sosial mereka <xref id="_xref-9" ref-type="bibr" rid="bib7">[7]</xref>. Berdasarkan data dari survei Programme for International Student Assessment, sekitar 42% usia 15 tahun di Indonesia melaporkan mengalami bullying dan kekerasan dalam jangka waktu satu bulan. Rinciannya, 14% merasa terancam, 15% merasa terintimidasi, 18% mengalami kekerasan fisik seperti pemukulan dan dorongan, 19% mengalami penculikan, dan 22% mengalami perundungan berupa penghinaan. Berdasarkan data statistik,  korban bullying terhadap anak di tahun 2022 berjumlah 21.241 korban bullying <xref id="_xref-10" ref-type="bibr" rid="bib9">[9]</xref>. </p>
      <p id="_paragraph-18">Berdasarkan hasil <italic id="_italic-39">Community Need Assesment</italic> (CNA) dengan menggunakan metode wawancara diperoleh data  bahwa  perilaku bullying masih sering ditemui di lingkungan panti asuhan, di antaranya berupa ejekan, penggunaan sebutan nama orang tua yang merendahkan, tindakan pemukulan, pengucilan terhadap teman yang tidak sekelompok, serta penghinaan terhadap bentuk fisik seseorang. Perilaku-perilaku tersebut merupakan tindakan bullying <xref id="_xref-11" ref-type="bibr" rid="bib10">[10]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-19">Perilaku bullying tidak dapat memberikan rasa aman kepada korban melainkan perilaku bullying ini membuat anak terancam, takut, merasa rendah diri dan tak ada berguna, belajar juga menjadi sulit karena susah untuk konsentrasi, sulit untuk bersosialisai dengan orang lain atau  lingkungannya, serta menjadi seseorang yang kekurangan rasa kepercayaan dirinya <xref id="_xref-12" ref-type="bibr" rid="bib6">[6]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-20">Kepercayaan diri adalah keyakinan bahwa seseorang dapat berhasil dengan usaha dan usahanya sendiri. Seseorang yang memiliki kepercayaan diri akan membentuk nilai-nilai positif bagi diri sendiri, lingkungan, dan keadaan yang dialaminya <xref id="_xref-13" ref-type="bibr" rid="bib11">[11]</xref>. Kepercayaan  diri memiliki peranan penting pada kehidupan seorang individu, di mana jika kepercayaan diri seseorang tersebut kurang maka ia akan cenderung memiliki pandangan negatif terhadap lingkungan sekitarnya, terkait apa pun yang dilakukan oleh orang lain. Bagi remaja, untuk meningkatkan kepercayaan dirinya perlu dilakukan latihan dan pengembangan, yang dapat diperoleh melalui interaksi dengan lingkungan sekitar serta proses hubungan sosial dalam kelompok. Hal ini penting karena rasa percaya diri merupakan sumber utama potensi hidup seseorang <xref id="_xref-14" ref-type="bibr" rid="bib12">[12]</xref>. Kepercayaan diri juga memainkan peran penting dalam mencapai kesuksesan seseorang <xref id="_xref-15" ref-type="bibr" rid="bib13">[13]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-21">Individu yang memiliki rasa percaya diri yang positif umumnya memiliki ciri-ciri berikut: 1. Rasa aman, yaitu terbebas dari rasa takut. 2. Ambisi yang realistis dan sesuai dengan kapasitas diri. 3. Keyakinan pada kemampuan diri sendiri. 4. Toleransi terhadap orang lain. 5. Sikap optimis. 6. Mandiri. <xref id="_xref-16" ref-type="bibr" rid="bib14">[14]</xref>. Kepercayaan diri seseorang muncul akibat pengaruh dari berbagai faktor, baik yang berasal dari dalam diri individu maupun dari luar dirinya. Faktor internal, seperti motivasi dan keinginan yang kuat, dapat memicu timbulnya rasa percaya diri dalam diri seseorang <xref id="_xref-17" ref-type="bibr" rid="bib6">[6]</xref>.</p>
      <p id="_paragraph-22">Memberikan edukasi mengenai bullying adalah salah satu langkah efektif untuk mengurangi terjadinya bullying <xref id="_xref-18" ref-type="bibr" rid="bib3">[3]</xref>. Penelitian ini sejalan dengan penelitian terdahulu yakni Efektifitas Psikoedukasi Dalam Peningkatan Pengetahuan Tentang Bullying Pada Remaja yang dilakukan oleh <xref id="_xref-19" ref-type="bibr" rid="bib15">[15]</xref> menunjukkan bahwa kegiatan psikoedukasi yang telah dilakukan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman mengenai bullying. Tindakan bullying berkaitan erat dengan kepercayaan diri seseorang . Individu dengan kepercayaan diri yang rendah sering merasa tidak cukup kuat membela diri, sehingga mereka lebih rentan menjadi sasaran perilaku bullying. Sementara itu, seseorang yang memiliki kepercayaan diri yang baik cenderung memiliki kepribadian yang tangguh secara emosional, kognitif, dan perilaku, sehingga individu tersebut tidak mudah menjadi target tindakan bullying <xref id="_xref-20" ref-type="bibr" rid="bib16">[16]</xref>. Seseorang yang memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi memiliki kemungkinan lebih rendah untuk mendapatkan perilaku bullying dari orang lain <xref id="_xref-21" ref-type="bibr" rid="bib17">[17]</xref>. Penelitian lain yang dilakukan oleh <xref id="_xref-22" ref-type="bibr" rid="bib16">[16]</xref> yakni Kejadian Bullying dan Kepercayaan Diri Pada Remaja dimana terdapat hubungan antara bullying dan kepercayaan diri yang mana semakin tinggi intensitas bullying yang didapat seseorang, semakin rendah kepercayaan diri yang dimiliki. Begitupun sebaliknya, semakin rendah intensitas bullying akan semakin tinggi kepercayaan dirinya <xref id="_xref-23" ref-type="bibr" rid="bib18">[18]</xref>. Penelitian ini diperkuat dengan penelitian lain yakni Hubungan Kepercayaan Diri dengan Perilaku Bullying pada Siswa Kelas XI SMAN 3 Pati yang dilakukan oleh <xref id="_xref-24" ref-type="bibr" rid="bib18">[18]</xref> dimana antara kepercayaan diri dan bullying terdapat hubungan yang signifikan.</p>
      <p id="_paragraph-23">Berdasarkan pemaparan masalah di atas, maka psikoedukasi tentang meningkatkan kepercayaan diri untuk mencegah bullying perlu dilakukan di panti asuhan guna memberikan pemahaman kepada anak-anak panti asuhan dalam menghadapi serta mencegah tindakan bullying yang dilakukan oleh orang lain. Tujuan dari kegiatan psikoedukasi ini adalah meningkatkan pemahaman tentang bullying serta mengembangkan rasa kepercayaan diri yang kuat untuk menghadapi tindakan bullying agar lebih sensitif dan tanggap terhadap tindakan yang dapat merugikan orang lain <xref id="_xref-25" ref-type="bibr" rid="bib19">[19]</xref>.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="_paragraph-24">
        <bold id="_bold-24">Rancangan Penelitian</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-25">Penelitian yang dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimental, yaitu desain one-group pretest-posttest untuk mengukur perubahan pengetahuan anak panti asuhan sebelum dan setelah diberikan perlakuan dalam satu kelompok yang sama. Desain one-group pretest-posttest adalah mengevaluasi efek intervensi pada sampel yang telah diberikan <xref id="_xref-26" ref-type="bibr" rid="bib20">[20]</xref>. </p>
      <table-wrap id="tbl1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-26"/>
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-f676d78c983ce5d045f05215e9838e5a">
              <td id="4863120c025cec30317590a41af243ed"/>
              <td id="f764a894093b9be9d0db976f5d2d3a03">
                <bold id="_bold-25">Pretest</bold>
              </td>
              <td id="322b449d3e406048266d436992108278">
                <bold id="_bold-26">Perlakuan</bold>
              </td>
              <td id="bb00e660677a904a82f5b0bd666352cf">
                <bold id="_bold-27">Posttest</bold>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-928b60cc723bccd6e6cab8b2c53e44ac">
              <td id="f482340fd1d5b3990088b71ff161f9da">
                <bold id="_bold-28">
                  <italic id="_italic-40">Eksperimental Group</italic>
                </bold>
              </td>
              <td id="f51c13ff7bbe409cc52eef049864fa35">01</td>
              <td id="566119c3bf8afa121041aeae2c3a78e0">X</td>
              <td id="657e18ad4db122e7e90e288430cf8402">02</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-27">Keterangan :</p>
      <p id="_paragraph-28">01: Pengukuran sebelum diberikan perlakuan</p>
      <p id="_paragraph-29">02: Pengukuran setelah diberikan perlakuan</p>
      <p id="_paragraph-30">X : Perlakuan</p>
      <p id="_paragraph-31">
        <bold id="_bold-29">Subjek </bold>
        <bold id="_bold-30">P</bold>
        <bold id="_bold-31">enelitian </bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-32">Subjek pada penelitian kali ini adalah 38 anak asuh panti asuhan Mahabbatur Rosul. Penelitian ini menggunakan metode teknik sampling jenuh dimana jumlah seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Subjek penelitian terdiri dari 5 anak berusia 7-12 tahun, sedangkan 33 anak lainnya berada dalam rentang usia 13-19 tahun.</p>
      <p id="_paragraph-33">
        <bold id="_bold-32">Instrumen Penelitian</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-34">Instrumen penelitian ini memanfaatkan kuesioner sebagai sarana untuk mengumpulkan data, yang disusun untuk memperoleh informasi yang relevan dari para responden. Nilai reliabilitas kuesioner adalah 0.784. Materi psikoedukasi terdiri dari dua topik utama yang akan disampaikan oleh pemateri. Topik pertama membahas secara mendalam mengenai bullying beserta dampaknya, sementara topik kedua mengupas pentingnya pengembangan kepercayaan diri sebagai langkah pencegahan terhadap bullying.</p>
      <p id="_paragraph-35">
        <bold id="_bold-33">Metode Pelaksanaan</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-36">Pelaksanaan program psikoedukasi ini dilaksanakan melalui tiga tahap yang sistematis, yaitu dimulai dari persiapan lalu pelaksanaan dan setelah itu evaluasi kegiatan. Tahap persiapan meliputi mengidentifikasi kebutuhan, perencanaan dan perancangan materi, yang terakhir adalah penyusunan rencana dan waktu kegiatan. Tahap pelaksanaan mencakup penyampaian materi melalui presentasi diikuti dengan diskusi kelompok untuk mendalami materi yang telah disampaikan. Terakhir yakni evaluasi yang bertujuan untuk menilai sejauh mana keberhasilan program psikoedukasi dengan cara menganalisis hasil kuesioner serta mengamati peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Kuesioner penelitian dapat diakses melalui tautan berikut <ext-link id="_external-link-1" xlink:href="https://drive.google.com/file/d/1y77_iIxnlNLWXrIXNOYqKqOhkETiZQyp/view?usp=sharing">https://drive.google.com/file/d/1y77_iIxnlNLWXrIXNOYqKqOhkETiZQyp/view?usp=sharing</ext-link>. Dan modul psikoedukasi dapat diunduh melalui tautan berikut <ext-link id="_external-link-2" xlink:href="https://drive.google.com/file/d/1hzytn9n8etWmqgIc7CY4MAFGHPQb2_yu/view?usp=sharing">https://drive.google.com/file/d/1hzytn9n8etWmqgIc7CY4MAFGHPQb2_yu/view?usp=sharing</ext-link> </p>
      <table-wrap id="tbl2">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title>
            <bold id="bold-1">Tabel 2. Tahapan Kegiatan Psikoedukasi</bold>
          </title>
          <p id="_paragraph-37"/>
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-fa292a726eff2901fd83e5c23fe00ce4">
              <td id="642a69f060a0557ef563c080b941be65" colspan="2">
                <bold id="_bold-34">Tahap 1 (Persiapan)</bold>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4e116f60d55b325ae5dd3dc929eaa091">
              <td id="73cc3c9667bec3c7fb3ef887caf0c9aa">Aktivitas</td>
              <td id="4aee44d234b64b74f00baa1481503e4c">: Melakukan survei dan wawancara guna identifikasi masalah atau kebutuhan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-1bfa492b36ddfe4c5349c3df8d15cb54">
              <td id="df604ae29ac79b7aea33db4d144a57c0"/>
              <td id="994093378df336e57fe66f3ed2adbdfa"> Menganalisis data untuk memahami permasalahan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c2512878344f85cb49397b4b8d83b3e3">
              <td id="334caf1d0ab7168bb23a66dc48e04681"/>
              <td id="0cbf0af2e7d7b73b0a2a8fce0e713361"> Perencanaan dan penyusunan program psikoedukasi yang sesuai dengan kebutuhan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ce74744e912bb30186581f3f2174a4f9">
              <td id="4d08ec59b0a9aab6f0ee8ce3dd8b8df1">Tujuan</td>
              <td id="7bdc6c655c399b70fc25df517e2a66fc">: Mengidentifikasi masalah dan merancang program psikoedukasi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-06792edf8baf3a49e0aebdf931f9485e">
              <td id="ae9fd4e398c9f0feb20affd05b3e8f1e">Waktu </td>
              <td id="b1b99d3c3114da517e0bba35067e2498">: Sebulan sebelum pelaksanaan kegiatan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-83a553ed411666b4d6999da8e81c95fe">
              <td id="9092797903fde54de33fb96ece8cc316">Peralatan</td>
              <td id="24240c50a843d60425d500a6270828b7">: Ponsel, buku, pulpen</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <table-wrap id="tbl3">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <title>
            <bold id="bold-46459f94e9c993981bed3cec15ac7e5c">Tabel 2. Tahapan Kegiatan Psikoedukasi</bold>
          </title>
          <p id="_paragraph-38"/>
        </caption>
        <table id="_table-3">
          <tbody>
            <tr id="table-row-7e02e29d93e4aa6c0dce9e2c1277e8cc">
              <td id="c43517ce4740fde92fb17be34c8c2b59" colspan="2">
                <bold id="_bold-35">Tahap </bold>
                <bold id="_bold-36">2</bold>
                <bold id="_bold-37">(Pe</bold>
                <bold id="_bold-38">laksanaan</bold>
                <bold id="_bold-39">)</bold>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-33b61a6dc5c7e965cc6b3f44bc3b9e67">
              <td id="50bf2e9808a5053e61359e37070d1620">Aktivitas</td>
              <td id="4ac681a6488c76672e33cb55a9a73a64">: Pembukaan kegiatan psikoedukasi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-187884b989cd9f3e26590c74a524dade">
              <td id="5da441e9238967b0623e6eb9639a1eb6"/>
              <td id="4a4bf0a415a6eb15ca3b11a3eb310743"> Penyampaian materi </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4a9846baf6b7cfeca38920aa6031487c">
              <td id="eb45dbc90491d87206409d23f2e92ecd"/>
              <td id="fa84b9824287aed274a414dbc2aecf17">: Diskusi dan tanya jawab</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f197bde44192f7c1729c20cda0ce56d6">
              <td id="922ae414c2a88f7d836011c67e3d259f">Tujuan</td>
              <td id="2e1c401d2e61c3e16b36b7e0b8ea3580">: Peserta memperoleh pengetahuan dan meningkatkan kesadaran terhadap topik yang dibahas</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-18c400b14d3ee0faabf583eb9fe91904">
              <td id="7da308e734d33dc46d6d03f117c50ebe">Waktu </td>
              <td id="022c949bdf6a54f842a7fa80cc1fecb7">: Dua jam saat kegiatan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6affb1d6da4996665c7ceafb8b2987cf">
              <td id="24ea83535744077ecbcf9745197bfebb">Peralatan</td>
              <td id="1738a1e7a7735562cfdef2c03290bb0c">: Laptop, proyektor, materi PPT, pengeras suara, mikrofon</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <table-wrap id="tbl4">
        <label>Table 4</label>
        <caption>
          <title>
            <bold id="bold-1eb34ecd74a218be894cb9714d258461">Tabel 2. Tahapan Kegiatan Psikoedukasi</bold>
          </title>
          <p id="_paragraph-39"/>
        </caption>
        <table id="_table-4">
          <tbody>
            <tr id="table-row-3bbf842563332717cb644642a3b0c731">
              <td id="5215334a38caf971dc31580d04ef69c1" colspan="2">
                <bold id="_bold-40">Tahap </bold>
                <bold id="_bold-41">3</bold>
                <bold id="_bold-42">(</bold>
                <bold id="_bold-43">Evaluasi</bold>
                <bold id="_bold-44">)</bold>
              </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bc450767966d141f4ed76dd9daff9504">
              <td id="a8bf24e11466f2c683cf0b8a55f8b9eb">Aktivitas</td>
              <td id="1b87f6419eaa16d5094cb4960ebef9b3">: Pengisian kuesioner oleh peserta</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-9c37dda142cf225a98dcc567b48c351c">
              <td id="26ac7c54fdfebeb7f6efb3c2913adfa7"/>
              <td id="f5bd708c66fb3428c9643e6c78b2e185"> Menganalisis hasil kuesioner dan umpan balik dari peserta</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d6f19597ebc1a22505c9161672705861">
              <td id="0d6dcd83d87292d08da7cd68ced0d851">Tujuan</td>
              <td id="cb10ab09c9772e64e4cf017b32d0e8ee">: Menilai tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang sudah diberikan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-89da0dc7b51e776a447b9a858ac96f44">
              <td id="52c506b08552679ff1ee41f30809d9eb">Waktu </td>
              <td id="a085bbed5872dcd4a005a96bd49596ac">: Satu jam setelah penyampaian materi</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3376c276ca695498ee857c942a02c027">
              <td id="e3bae6c27ea90b782c0502b7879518ae"/>
              <td id="dfd5657a59366c4ed92e88cdf4e5003b"> Satu hari setelah kegiatan untuk menganalisis hasilnya</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4410f32a8b6b77b5be4d447a7984714a">
              <td id="dff15d4b6f216aa5a686fe9787f12025">Peralatan</td>
              <td id="515fd386ce004832433b79215b0557f4">: Kuesioner, Alat tulis</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-40">
        <bold id="_bold-45">Analisa Data</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-41">Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner yang telah dibagikan sebelumnya oleh peneliti. Kuesioner tersebut berisi pertanyaan yang berkaitan dengan pengetahuan, yang dijawab dengan pilihan "iya" atau "tidak". Sebanyak 15 pernyataan diberikan kepada anak panti asuhan. Data yang diperoleh kemudian dikumpulkan, dianalisis, dan ditafsirkan. Data dari 38 peserta penelitian dianalisis menggunakan teknik sampling jenuh, dan hasil analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak JASP versi 0.18.1.0.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <sec id="heading-e8942ced8408dfb510c19f96eb1e67f3">
        <title>Hasil</title>
        <p id="_paragraph-42">Di bawah ini disajikan hasil analisis statistik mengenai efektivitas program psikoedukasi yang diterapkan, dengan fokus utama pada upaya peningkatan kepercayaan diri sebagai langkah pencegahan terhadap bullying:</p>
        <fig id="figure-panel-b5649646654abb38d2de667777ca995b">
          <label>Figure 1</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="bold-6f0b8e8a129498b14aecc59cf0dd253f">Tabel 3. Distribusi umur responden</bold>
            </title>
            <p id="paragraph-85a1318beb8787a5ad22c62eaa809bdb"/>
          </caption>
          <graphic id="graphic-3a703ed4aa904204ab2f7001e2e28c55" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="11093-01.png"/>
        </fig>
        <p id="_paragraph-43">Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah responden terbagi dalam dua kelompok umur, yakni 7-12 tahun dan 13-19 tahun. Dari total 38 responden, sebanyak 5 orang (13,16%) berada dalam kelompok umur 7-12 tahun, sementara 33 orang (86,84%) termasuk dalam kelompok umur 13-19 tahun. Data ini menunjukkan bahwa mayoritas responden berada dalam kelompok umur 13-19 tahun. </p>
        <table-wrap id="tbl5">
          <label>Table 5</label>
          <caption>
            <title>tas (Shapiro-Wilk)</title>
            <p id="_paragraph-44"/>
          </caption>
          <table id="_table-5">
            <tbody>
              <tr id="table-row-4ecfd032c6921a15d19f891a7ca27a53">
                <td id="5d0d79a9d3439b645ba1991a2fef0df8" colspan="10">
                  <bold id="_bold-46">Test of Normality (Shapiro-Wilk)</bold>
                </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-60a17a122e7cc351eee2599476ab5d7f">
                <td id="880b77479bc3066bd9a7a03110f8e27f">
                  <bold id="_bold-47"/>
                </td>
                <td id="a0bc1cfbb1a83fc5df982c065465bb99" colspan="2">
                  <bold id="_bold-48"/>
                </td>
                <td id="ea5926cd9fe654730fd9af0860e2ee88" colspan="3">
                  <bold id="_bold-49"/>
                </td>
                <td id="42a3ce6aa8a0150491ad262147ff3060" colspan="2">
                  <bold id="_bold-50">W</bold>
                </td>
                <td id="032c58f59703affa6e869e0ab229dedf" colspan="2">
                  <bold id="_bold-51">p</bold>
                </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-c51ebee9e3c054d4fa8afed1b145edb0">
                <td id="cdeb0d4c9d8e6159bf49fa379483740c">Pre-Test</td>
                <td id="efca38d307416d53d62b05ea956a589a"/>
                <td id="48d35011e250d9c9a281abdcc749a009">-</td>
                <td id="a596d9d26d7d9a3a8bb057272333f2d4"/>
                <td id="e7aa08dc30aa90b896898454a542d710">Post-Test</td>
                <td id="7e11a7a08b2d4eb705cc6fba1fcc47c5"/>
                <td id="c3c46305cd0a014e65e6419b2868477f">0.903</td>
                <td id="c32ba2d0e08aefa30b6fdd936fe9e5b2"/>
                <td id="819e2c37b90010b8e4ed4468e85c505c">0.003</td>
                <td id="109092f88b3e77fd109aab343b3103a8"/>
              </tr>
              <tr id="table-row-2e43bb6237e14e0cd823d1000fab2c7d">
                <td id="d5c3aad8730a58ce173017aaa2007a27" colspan="10"/>
              </tr>
              <tr id="table-row-e35e25450ed7914c1b518e954611c654">
                <td id="3fb70f7b86a3545a01b06a0601d5b340" colspan="10">Note.  Significant results suggest a deviation from normality.</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-45">Diketahui bahwa p-value sebesar 0.003 dan ini lebih kecil dari 0.05, maka hal ini menunjukkan bahwa data tidak terdistribusi normal. Maka dari itu, uji asumsi yang digunakan ialah uji non-parametrik. Uji non-parametrik menggunakan uji Wilcoxon.</p>
        <table-wrap id="tbl6">
          <label>Table 6</label>
          <caption>
            <title>Tabel 5. Deskriptif Statistik Skor Pre-Post test Psikoedukasi</title>
            <p id="_paragraph-46"/>
          </caption>
          <table id="_table-6">
            <tbody>
              <tr id="table-row-bd1b7f29b01330a084043fa34731c7cc">
                <td id="d85dae2310d1636ca401187b2d24348a" colspan="12">
                  <bold id="_bold-52">Descriptives</bold>
                </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-565ef0fa835217fa253a6a3752de2ced">
                <td id="c7aed6df0072867f39efd3bd45e6e70d" colspan="2">
                  <bold id="_bold-53"/>
                </td>
                <td id="8884f305003cca6a5d5df10d8326fee4" colspan="2">
                  <bold id="_bold-54">N</bold>
                </td>
                <td id="ecb5510a93a8103ac265ac8e625feab7" colspan="2">
                  <bold id="_bold-55">Mean</bold>
                </td>
                <td id="12e7aa641e7f5f26d9f9d3e03ee68857" colspan="2">
                  <bold id="_bold-56">SD</bold>
                </td>
                <td id="625db1efbe242d3fd343ae9ce7a043ab" colspan="2">
                  <bold id="_bold-57">SE</bold>
                </td>
                <td id="b5934dec5aebfa68af1fd2b24accddf7" colspan="2">
                  <bold id="_bold-58">Coefficient of variation</bold>
                </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-366aac6cb608c44691e4ad28d9bbe9e1">
                <td id="c4c408eb47a8c11e2eed9c6e696d04c5">Pre-Test</td>
                <td id="3d48efb4ed788e1b7f898b1bbbe3cd20"/>
                <td id="72b46fe6956f4d01ead08c390fc501b8">38</td>
                <td id="471f719e2e449187ff96c5a4c634876c"/>
                <td id="f0905cc7dec99171529305734dd8bb35">9.842</td>
                <td id="af621fa5f31036f18fff564df804508a"/>
                <td id="882b5a5c467629c66dfb5fe7373d9c67">3.054</td>
                <td id="47a74d44e443c4aa5718edb0943d29e0"/>
                <td id="b6bba35412a5726d125facd4a70025c5">0.495</td>
                <td id="28a2433cc33543a6e10d31842abad0c9"/>
                <td id="c1cd907abb7691f87096acbb3e957104">0.310</td>
                <td id="b8e48dce7bf6e471f66fc4942feb4bef"/>
              </tr>
              <tr id="table-row-906907730ba1d0459d2368da4127ad4b">
                <td id="c37041cc9d2c58297cdf88a71963f01f">Post-Test</td>
                <td id="65ec0fb7cd2cf19e8b31d2aa9dc065bc"/>
                <td id="e8487621506c1145be2c3d945fa56c92">38</td>
                <td id="7e92fe166997b65391961c4245a8d43f"/>
                <td id="e7f688bb9e75eb021291e4fc824e0004">11.474</td>
                <td id="9bd98e4134c32062ee7b4f27fcdfe3ac"/>
                <td id="ab3d3ef502522b26e429a5279038ad33">2.037</td>
                <td id="a0884b018b6648c180690480e394ede9"/>
                <td id="e231237d1926f0c20ed3d3a98368156a">0.330</td>
                <td id="62993c7f96f1c39d2f97cbed01383d43"/>
                <td id="77fbb583c956a3c8d1dcbc010a39f5fe">0.178</td>
                <td id="3319d36f9a131b2a6882f9349bd9d1bc"/>
              </tr>
              <tr id="table-row-76d5426d9c03b2e43fab8dd12e2de48a">
                <td id="11746ad50f07c5205cf60104125fc8c3" colspan="12"/>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-47">Tabel 5 menampilkan hasil statistik deskriptif skor pre-test dan post-test dari 38 anak panti asuhan terkait dengan kepercayaan diri dalam upaya pencegahan bullying. Data tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada rata-rata skor sebelum dan setelah mengikuti psikoedukasi. Sebelum mengikuti psikoedukasi, rata-rata skor pre-test adalah 9.842, yang mencerminkan pengetahuan anak panti asuhan sebelum mengikuti psikoedukasi. Setelah mengikuti psikoedukasi, terjadi peningkatan yang signifikan pada rata-rata skor post-test menjadi 11.474. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada anak panti asuhan setelah mengikuti psikoedukasi, yang dapat dilihat pada grafik 1 di bawah ini.</p>
        <fig id="fig1">
          <label>Figure 2</label>
          <caption>
            <title>
              <bold id="bold-2d1e38f4ffe1bf0f7a26f66ed1838525">Grafik 1. Deskriptif Statistik Skor</bold>
            </title>
            <p id="_paragraph-48"/>
          </caption>
          <graphic id="_graphic-1" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="image1.png"/>
        </fig>
        <table-wrap id="tbl7">
          <label>Table 7</label>
          <caption>
            <p id="_paragraph-49"/>
          </caption>
          <table id="_table-7">
            <tbody>
              <tr id="table-row-67ec429667d8e979169c135405b0bdc2">
                <td id="7c82d0de218c761fcd32916ac817e6eb" colspan="14">
                  <bold id="_bold-59">Paired Samples T-Test </bold>
                </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-1ed19d5e88c8c3d904031b212ab4f818">
                <td id="65121dfbcfa9419d3c9e8367177996c2">
                  <bold id="_bold-60">Measure 1</bold>
                </td>
                <td id="6b18158f1806858b784edd04ae571790" colspan="3">
                  <bold id="_bold-61"/>
                </td>
                <td id="5a22e565a21643de117d80bf56e426e4" colspan="2">
                  <bold id="_bold-62">Measure 2</bold>
                </td>
                <td id="ededdc321de8db6fe9aab007698b734d" colspan="2">
                  <bold id="_bold-63">W</bold>
                </td>
                <td id="bb2df8c63d3c8a47efab2390b5e54bb5" colspan="2">
                  <bold id="_bold-64">z</bold>
                </td>
                <td id="9c4e7986d9ca1fa72090cf55fa338274" colspan="2">
                  <bold id="_bold-65">df</bold>
                </td>
                <td id="20c5aa6ea194f9faf0a1c8b75c0e4354" colspan="2">
                  <bold id="_bold-66">p</bold>
                </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ce24d7cee5efadeed91d47345a4408bf">
                <td id="6479487e350bc0ece08afda50dc2c8e2">Pre-Test</td>
                <td id="551fa63c657810411a7bbb3acabf5643"/>
                <td id="3c8c6be04bc4aff178cf1edb3fa62413">-</td>
                <td id="981e4f25616b998f20a151c3ce59bb63"/>
                <td id="c46b78a117388482b9d0aad61ac64b0d">Post-Test</td>
                <td id="aaaef3b85d95b6fd704bdde41aaad0a1"/>
                <td id="f0d091168d074d3934ffa4745227a51e">27.500</td>
                <td id="ee8c3c9fb6b16de297f51155c1e6a955"/>
                <td id="3b5ebcd680b183c0611a171f513eb8a4">-3.996</td>
                <td id="8ecfaefd4148ebddaa845dba079e7254"/>
                <td id="6cc074184ce8e2c0e67ff8d0f399a910"/>
                <td id="3178af65cb2f7f77abec7953b32331ae"/>
                <td id="17e42e918afb5989c9d3fca66b220add">&lt; .001</td>
                <td id="5adef147beca6f17c1e3cf74c5521241"/>
              </tr>
              <tr id="table-row-c5342385051dbdbd7bfc33350fc99bcf">
                <td id="5b89144c38b68ff63806f00b9e6112fb" colspan="14"/>
              </tr>
              <tr id="table-row-967b91a61a24d5186082878b207ed3e4">
                <td id="7d918b81e15b25e70d499023dbb57996" colspan="14"><italic id="_italic-41">Note.</italic> Wilcoxon signed-rank test.</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-50">Diketahui bahwa p-value adalah &lt; .001 yang mana nilai ini lebih kecil dari 0,05. Hal ini  menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada pre-test dan post-test. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan psikoedukasi berdampak pada perubahan pengetahuan peserta.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-e0967a38ab02adad7aeb54a6f4d97168">
        <title>
          <bold id="_bold-69">Pembahasan</bold>
        </title>
        <p id="_paragraph-51">Penelitian ini bertujuan untuk menilai sejauh mana psikoedukasi dapat meningkatkan pemahaman anak panti asuhan mengenai meningkatkan kepercayaan diri untuk pencegahan bullying. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa psikoedukasi yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan partisipan terkait pentingnya meningkatkan kepercayaan diri untuk mencegah bullying di lingkungan panti asuhan. Temuan ini konsisten dengan hasil penelitian-penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh <xref id="_xref-27" ref-type="bibr" rid="bib21">[21]</xref> bahwa psikoedukasi mengenai gerakan anti-bullying memberikan dampak positif dalam meningkatkan sikap anti-bullying. Hasil analisis menunjukkan bahwa psikoedukasi anti-bullying memberikan dampak positif. Dampak positif ini terlihat dari peningkatan wawasan dan pemahaman tentang bullying, antara lain berupa mengetahui apa itu bullying, bentuk-bentuk bullying, faktor-faktor yang menyebabkan seseorang melakukan tindakan bullying, cara mencegah terjadinya bullying, serta menghentikan perilaku bullying yang terjadi terutama di lingkungan panti asuhan. Temuan ini juga didukung oleh <xref id="_xref-28" ref-type="bibr" rid="bib19">[19]</xref> yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan psikoedukasi terhadap peningkatan pengetahuan tentang bullying dan pentingnya pengetahuan menyeluruh terhadap bullying.</p>
        <p id="_paragraph-52">Psikoedukasi yang dilaksanakan berperan sebagai pendekatan intervensi untuk membangun kesadaran bahwa bullying merupakan perilaku buruk dan merugikan <xref id="_xref-29" ref-type="bibr" rid="bib15">[15]</xref>. Bullying menyebabkan kecemasan, ketakutan, sulit konsentrasi saat belajar, merasa terancam, dan kepercayaan diri yang menurun bahkan hilang . Sehingga jika seseorang sering mengalami bullying maka kepercayaan dirinya akan rendah <xref id="_xref-30" ref-type="bibr" rid="bib22">[22]</xref>. Hal ini diperkuat oleh penelitian yang dilakukan oleh <xref id="_xref-31" ref-type="bibr" rid="bib23">[23]</xref> bahwa seseorang yang pernah menjadi korban bullying dalam bentuk yang ringan, ia memiliki kepercayaan diri yang buruk. Kepercayaan diri dan bullying memiliki hubungan yang erat, di mana seseorang dengan kepercayaan diri yang rendah cenderung lebih rentan menjadi sasaran bullying, karena mereka kurang mampu untuk membela dirinya sendiri. Sedangkan seseorang dengan kepercayaan diri yang baik umumnya memiliki ketangguhan emosional sehingga mereka cukup sulit untuk dijadikan sasaran bullying <xref id="_xref-32" ref-type="bibr" rid="bib16">[16]</xref>. Ketangguhan emosional memungkinkan seseorang untuk mengatasi dan beradaptasi dengan tantangan hidup secara efektif, termasuk dalam menghadapi situasi yang penuh tekanan seperti bullying. Individu dengan ketangguhan emosional yang baik memiliki kemampuan untuk mengendalikan emosi dalam berbagai situasi, yang sangat penting ketika dihadapkan dengan perilaku bullying. Mereka mampu tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh hinaan atau perlakuan negatif dari pelaku bullying. Selain itu, mereka memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan baik, mencari cara untuk melindungi diri mereka, dan tetap menjaga kepercayaan diri meskipun berada dalam situasi yang menantang <xref id="_xref-33" ref-type="bibr" rid="bib24">[24]</xref>. </p>
        <p id="_paragraph-53">Dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi, seseorang memiliki kemungkinan lebih rendah untuk menerima perilaku bullying dari orang lain <xref id="_xref-34" ref-type="bibr" rid="bib17">[17]</xref>. Kepercayaan diri yang tinggi dapat mengurangi risiko seseorang menjadi korban bullying karena individu yang percaya diri cenderung menunjukkan sikap tegas, bahasa tubuh yang kuat seperti badan tegak dan ekspresi wajah yang tenang dan yakin, serta kemampuan untuk bersikap asertif dalam menghadapi tekanan sosial. Mereka tidak mudah terintimidasi, sehingga pelaku bullying melihat mereka bukan sebagai target yang mudah <xref id="_xref-35" ref-type="bibr" rid="bib25">[25]</xref>.</p>
        <p id="_paragraph-54">Oleh karena itu, peran pengelola panti asuhan dan keluarga sangat penting dalam mengawasi tindakan bullying. Pengawasan yang efektif akan memastikan bahwa proses pembelajaran dan kegiatan lainnya tetap berjalan lancar, serta mencegah terjadinya penurunan rasa kepercayaan diri yang disebabkan oleh bullying . </p>
        <p id="_paragraph-55">Psikoedukasi dinilai efektif karena memberikan pendidikan psikologi kepada individu, kelompok, ataupun komunitas dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan mereka <xref id="_xref-36" ref-type="bibr" rid="bib21">[21]</xref>. Mencegah dan mengatasi bullying di panti asuhan merupakan tantangan yang kompleks dan memerlukan proses yang panjang. Program psikoedukasi ini merupakan langkah awal yang harus terus dilanjutkan. Pihak pengelola panti asuhan, pengasuh, serta seluruh anak-anak panti harus terus bersikap proaktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, saling mendukung, bebas dari tindak kekerasan serta menumbuhkan rasa empati terhadap orang lain. </p>
        <p id="_paragraph-56">Keterbatasan dalam penelitian ini adalah subjek yang terbatas, dimana hanya sejumlah kecil anak panti asuhan yang menjadi responden, sehingga hasil penelitian mungkin tidak dapat digeneralisasikan ke panti asuhan lainnya yang memiliki karakteristik atau kondisi berbeda. Selain itu, metode penelitian yang digunakan hanya bersifat kuantitatif, yang berfokus pada pengukuran dan data numerik, sehingga kurang dapat menggali pemahaman mendalam tentang pengalaman dan perasaan subjek yang berpartisipasi dalam program psikoedukasi.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>Simpulan</title>
      <p id="_paragraph-57">Berdasarkan hasil pelaksanaan psikoedukasi mengenai bullying, dapat disimpulkan bahwa setelah menerima psikoedukasi telah terjadi perubahan signifikan dalam pemahaman terkait dengan perilaku bullying. Hasil analisis menunjukkan p-value &lt; 0,001, yang lebih kecil dari 0,05, menandakan adanya perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian psikoedukasi. Ini mengindikasikan bahwa psikoedukasi tentang bullying efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai perilaku bullying. Program psikoedukasi ini terbukti berpengaruh dalam meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pencegahan terhadap perilaku bullying. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam pemahaman anak-anak di panti asuhan mengenai bullying, mencakup pemahaman tentang definisi bullying, bentuk-bentuknya, serta cara untuk mencegah dan menghentikan perilaku bullying.</p>
      <p id="_paragraph-58">Sebagai bagian dari upaya untuk mencegah bullying dan menciptakan lingkungan yang aman, penuh kasih, dan saling mendukung, disarankan agar seluruh anak-anak panti asuhan dapat terus mengaplikasikan sikap empati, peduli terhadap sesama, serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari bullying. Pihak pengelola panti asuhan dan pengasuh juga diharapkan tetap aktif dalam mendukung terciptanya suasana yang saling menghargai, aman, dan bebas dari tindak kekerasan. Saran untuk penelitian selanjutnya dapat berfokus pada pengembangan model intervensi yang lebih terintegrasi misalnya dengan pendekatan holistik. Model ini melibatkan seluruh komunitas yang ada di panti asuhan dalam program psikoedukasi. Pendekatan holistik ini diharapkan dapat menciptakan perubahan yang lebih mendalam dan berkelanjutan di lingkungan panti asuhan. Dengan kolaborasi antara anak-anak, pengasuh, dan pengelola panti, diharapkan dapat terwujud lingkungan yang aman dan terbebas dari tindakan bullying.</p>
      <p id="paragraph-69d8ae653a7e8d97524b04c89bed4035">
        <bold id="bold-39698b7394286263ae1a17038d2a88e8">Ucapan Terima Kasih </bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-59">Peneliti mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Panti Asuhan Mahabbatur Rasul yang telah memberikan izin untuk melakukan penelitian di panti asuhan yang dipimpin. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pengasuh dan anak-anak yang tinggal di panti asuhan yang telah bersedia menjadi responden dalam penelitian ini.</p>
    </sec>
  </body><back>
    <ref-list>
      <ref id="bib1">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>I</issue>
          <page-range>1-19</page-range>
          <volume>VIII</volume>
          <year>2023</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Sari</surname>
              <given-names>Aprilia Tika</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>AT-TAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Islam</source>
          <article-title>IMPLEMENTASI MINDFULNESS REMAJA KORBAN BULLYING DI PANTI ASUHAN DAERAH KOTA SURAKARTA</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib2">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>37-48</page-range>
          <volume>15</volume>
          <year>2024</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Pamungkas</surname>
              <given-names>Naufal Farras</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>ANALISIS YURIDIS PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP TINDAK PIDANA KORBAN BULLYING DI SEKOLAH</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib3">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>3</issue>
          <page-range>851-861</page-range>
          <volume>5</volume>
          <year>2024</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.38048/jailcb.v5i3.3629</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Panggalo</surname>
              <given-names>Iindarda S.</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Padallingan</surname>
              <given-names>Yohanis</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Aryo M.P</surname>
              <given-names>Gidion</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti</source>
          <article-title>Psikoedukasi Kesehatan Mental “Stop Bullying, Start Caring”</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib4">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>3</issue>
          <page-range>1819-1824</page-range>
          <volume>4</volume>
          <year>2023</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.55681/jige.v4i3.1250</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Wahani</surname>
              <given-names>Eka Trisna</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Isroini</surname>
              <given-names>Sheila Putri</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Setyawan</surname>
              <given-names>Agung</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Ilmiah Global Education</source>
          <article-title>Pengaruh Bullying Terhadap Kesehatan Mental Remaja</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib5">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>30-33</page-range>
          <volume>2</volume>
          <year>2023</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Oktaviani</surname>
              <given-names>Selfi Nur</given-names>
            </name>
            <collab>
              <named-content content-type="name">Syawaluddin</named-content>
            </collab>
          </person-group>
          <source>Educatum: Jurnal Ilmu Pendidikan</source>
          <article-title>Peran Pengasuh Panti Asuhan dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib6">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>69-82</page-range>
          <volume>3</volume>
          <year>2022</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.19105/ec.v3i2.6737</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <collab>
              <named-content content-type="name">Moh Anang Zulqurnain</named-content>
            </collab>
            <collab>
              <named-content content-type="name">Mohammad Thoha</named-content>
            </collab>
          </person-group>
          <source>Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam</source>
          <article-title>Analisis Kepercayaan Diri Pada Korban Bullying</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib7">
        <element-citation publication-type="thesis">
          <year>2022</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Havid</surname>
              <given-names>Ahmad</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>PERAN PEMBIMBING DALAM MENANGANI BULLYING DI PANTI ASUHAN TIARA PUTRI SUKARAME BANDAR LAMPUNG</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib8">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>29-39</page-range>
          <volume>8</volume>
          <year>2024</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.30651/sr.v8i1.22136</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <collab>
              <named-content content-type="name">Munawir</named-content>
            </collab>
            <name>
              <surname>Fitriyah</surname>
              <given-names>Roichatuzzuhriyah Filailatil</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Khairunnisa</surname>
              <given-names>Salsabila Artamevia</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Studia Religia : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam</source>
          <article-title>Fenomena Bullying Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib9">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>374-383</page-range>
          <volume>9</volume>
          <year>2024</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.36418/syntax-literate.v9i1.14855</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Asyifah</surname>
              <given-names>Chairani</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Firmansyah</surname>
              <given-names>Mas Agus</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Budiman</surname>
              <given-names>Dwi Aji</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia</source>
          <article-title>Kasus Bullying Dunia Pendidikan di Indonesia dari Perspektif Media dan Pemberitaannya</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib10">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>5</issue>
          <page-range>3551-3558</page-range>
          <volume>5</volume>
          <year>2021</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.31004/basicedu.v5i5.1389</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Azmi</surname>
              <given-names>Indriana Ulul</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Nafi’ah</surname>
              <given-names>Nafi’ah</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Thamrin</surname>
              <given-names>Muhammad</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Akhwani</surname>
              <given-names>Akhwani</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Basicedu</source>
          <article-title>Studi Komparasi Kepercayaan Diri (Self Confidance) Siswa yang Mengalami Verbal Bullying dan Yang Tidak Mengalami Verbal Bullying di Sekolah Dasar</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib11">
        <element-citation publication-type="thesis">
          <year>2023</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Susanti</surname>
              <given-names>Nora</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>BIMBINGAN KEAGAMAAN UNTUK MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI SANTRI DI PONDOK PESANTREN DARUTH THOLIBIN WAY MENGAKU LIWA LAMPUNG BARAT</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib12">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>2963-5071</page-range>
          <volume>3</volume>
          <year>2024</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Yusri</surname>
              <given-names>Fadhilla</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Rahmadani</surname>
              <given-names>Dina</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Tarbiyah</surname>
              <given-names>Fakultas</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Keguruan</surname>
              <given-names>Dan Ilmu</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Djamil</surname>
              <given-names>Sjech M</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Bukittinggi</surname>
              <given-names>Djambek</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Panti</surname>
              <given-names>Amna Amna</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Muhammadiyah</surname>
              <given-names>Asuhan</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Baru</surname>
              <given-names>Koto</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Solok</surname>
              <given-names>Kabupaten</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Concept: Journal of Social Humanities and Education</source>
          <article-title>Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak di Panti Asuhan Muhammadiyah Koto Baru Kabupaten Solok</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib13">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>34-36</page-range>
          <volume>1</volume>
          <year>2022</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.51849/jp3km.v1i2.9</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Amalia</surname>
              <given-names>Ika</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Anastasya</surname>
              <given-names>Yara Andita</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Suzanna</surname>
              <given-names>Ella</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat</source>
          <article-title>Psikoedukasi Upaya Peningkatan Self Confidence pada Siswa SMKN 5 Lhokseumawe</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib14">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>3</issue>
          <page-range>104-111</page-range>
          <volume>1</volume>
          <year>2016</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.17977/um001v1i32016p104</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Fiorentika</surname>
              <given-names>Kasa</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Santoso</surname>
              <given-names>Djoko</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Simon</surname>
              <given-names>Irene</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling</source>
          <article-title>Keefektifan Teknik Self-Instruction Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Smp</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib15">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1s</issue>
          <page-range>214-220</page-range>
          <volume>3</volume>
          <year>2023</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.25299/jicop.v3i1s.12362</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Irwanti</surname>
              <given-names>Renita Uki</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Haq</surname>
              <given-names>Aniq Hudiyah Bil</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Journal of Islamic and Contemporary Psychology (JICOP)</source>
          <article-title>Efektivitas Psikoedukasi dalam Peningkatan Pengetahuan tentang Bullying pada Remaja</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib16">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>8-15</page-range>
          <volume>18</volume>
          <year>2023</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.32504/sm.v18i1.745</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Oktavianto</surname>
              <given-names>Eka</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Melinda</surname>
              <given-names>Dina Wahyu</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Timiyatun</surname>
              <given-names>Endar</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat</source>
          <article-title>Kejadian Bullying dan Kepercayaan Diri Pada Remaja</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib17">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>3</issue>
          <page-range>1539-1546</page-range>
          <volume>2</volume>
          <year>2021</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Riski Novilia</surname>
              <given-names>Arief Budiman</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Hubungan Faktor Kepercayaan Diri dengan Perilaku Bullying pada Remaja di SMP Negeri 5 Samarinda</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib18">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>September</issue>
          <page-range>152-159</page-range>
          <volume>4</volume>
          <year>2024</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Syahputra</surname>
              <given-names>Arya Indra</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Fitriana</surname>
              <given-names>Siti</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Dian</surname>
              <given-names>M A Primaningrum</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi</source>
          <article-title>HUBUNGAN KEPERCAYAAN DIRI DENGAN PERILAKU BULLYING SISWA KELAS XI SMA NEGERI 3 PATI</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib19">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>November</issue>
          <page-range>1150-1159</page-range>
          <volume>4</volume>
          <year>2024</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">https://doi.org/10.58578/masaliq.v4i6.4064</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <collab>
              <named-content content-type="name">Nurmina</named-content>
            </collab>
            <name>
              <surname>Juliah</surname>
              <given-names>Farhany Vi</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>EFEKTIVITAS PSIKOEDUKASI SEBAGAI STRATEGI MENINGKATKAN PEMAHAMAN BULLYING PADA REMAJA PANTI ASUHAN X DI KOTA PADANG</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib20">
        <element-citation publication-type="journal">
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Kumala</surname>
              <given-names>Olivia Dwi</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Sari</surname>
              <given-names>Endah Puspita</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Widayaningsih</surname>
              <given-names>Titi Pratiwi</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Yogyakarta</surname>
              <given-names>Daerah Istimewa</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>PSIKOEDUKASI UNTUK MENURUNKAN PERILAKU BULLYING DAN PEMBENTUKAN KADER ANTI-BULLYING DI SD Y Magister Psikologi Profesi , Universitas Islam Indonesia 2 Program Studi Psikologi , Universitas Islam Indonesia 3 Puskesmas Turi , Kementerian Pendidikan dan Kebu</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib21">
        <element-citation publication-type="journal">
          <page-range>31072-31076</page-range>
          <volume>8</volume>
          <year>2024</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Sulastri</surname>
              <given-names>Tri</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>A</surname>
              <given-names>Andi Fidela Andina</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>M</surname>
              <given-names>Andi Nailah Mardhiyah</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Amalia</surname>
              <given-names>Ananda Putri</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Ayuningsih</surname>
              <given-names>Veronica Widya</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Rura</surname>
              <given-names>Felixsia Helen</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Pengaruh Psikoedukasi “ Gerakan Anti Bullying ” terhadap Perilaku Bullying pada Siswa SMP UNISMUH Makassar</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib22">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>76-82</page-range>
          <volume>2</volume>
          <year>2012</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Stupuris</surname>
              <given-names>Tomas</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Relationship between 12–16-year-old athletes’ self-esteem, self-confidence and bullying</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib23">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>119-132</page-range>
          <volume>7</volume>
          <year>2022</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.33859/dksm.v13i1.768</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Pipit Muliyah, Dyah Aminatun, Sukma Septian Nasution, Tommy Hastomo, Setiana Sri Wahyuni Sitepu</surname>
              <given-names>Tryana</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <source>Journal GEEJ</source>
          <article-title>Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Bullying Pada Remaja di SMP Negeri 5 Samarinda</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib24">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>27-33</page-range>
          <volume>8</volume>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.36858/jkds.v8i1.164</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Utami</surname>
              <given-names>Resti</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Jurnal Kesehatan dr. Soebandi</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib25">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>4</issue>
          <page-range>277-294</page-range>
          <volume>9</volume>
          <year>2024</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Pradana</surname>
              <given-names>Charis Rizqi</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Putri</surname>
              <given-names>Dinda Syahda</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>PENERAPAN TEORI BEHAVIORAL DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING UNTUK MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI PADA REMAJA</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
    </ref-list>
  </back></article>
